cover
Contact Name
Aufa Rizka Azzumi
Contact Email
ahmad.ashifuddin@gmail.com
Phone
+6285156704080
Journal Mail Official
aufa.r.azzumi@stikes-ibnusina.ac.id
Editorial Address
JALAN RAYA AJIBARANG KM 1 BANYUMAS, JAWA TENGAH
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal An-Najat: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan
ISSN : 29872987     EISSN : 29874793     DOI : 10.59841
Core Subject : Health,
Farmasi Klinis; Farmasi Sosial;Farmasi Klinikal;Farmasi Industri;Farmasi Kesehatan Masyarakat;Farmasi Klinik;Farmasi Komunitas;Farmasi Klinikal dan Sosial;Ilmu Biomedis;Epidemiologi;Kesehatan Masyarakat;Kedokteran;Gizi;Psikologi Kesehatan;K3;Manajemen Farmasi;
Articles 322 Documents
Evaluasi Penerapan Lean Six Sigma Terhadap Ruang Operasi Di Rumah Sakit : Literature Review Tania Rahmayanti; Muhammad Fawwaz; Anisya Febriyanti; Acim Heri Iswanto
An-Najat Vol. 1 No. 2 (2023): MEI : An-Najat: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/an-najat.v1i2.34

Abstract

The operating room in a hospital is the most complicated in terms of management and has the biggest cost in terms of health facilities. Lean six sigma as an approach to the management to improve service and speed up service. This study aims to determine the application of lean six sigma in the operating room at the hospital. The research design used in this study was a literature review using Google Scholar to search for previous related articles. The criteria for related articles used are those published from 2019-2023 from a total of 6 journals have collected. Based on these journals, the application of lean six sigma in the operating room has a positive impact on performance efficiency that can benefit the hospital.
Uji Kandungan Sakarin Dan Siklamat Pada Olahan Getuk Goreng Yang Berada Di Wilayah Sokaraja Noviana Haryati Eka; Eko Hidayaturrohman Khumaeni
An-Najat Vol. 1 No. 1 (2023): FEBRUARI : An-Najat: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/an-najat.v1i1.37

Abstract

Pemanis merupakan bahan tambahan pangan berupa pemanis alami dan pemanis buatan yang memberikan rasa manis pada produk. Sakarin merupakan pemanis buatan dengan tingkat kemanisan 300-700 kali lebih manis dari gula biasa, sedangkan siklamat merupakan pemanis buatan yang tingkat kemanisannya 30 kali lebih manis dari gula biasa. Penelitian ini untuk mengetahui ada dan tidaknya kandungan pemanis sakarin dan siklamat pada olahan getuk goreng yang berada Di Wilayah Sokaraja. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan analisis kualitatif dengan uji resorsinol dan uji pengendapan serta analisis kuantitatif dengan uji asam basa dan uji gravimetri. Sampel diambil 9 dari total sampel sebanyak 18 sampel. Uji kualitatif sakarin dan siklamat menunjukkan sampel negatif sakarin dan positif siklamat dengan kadar berbeda. Kadar tertinggi dari uji siklamat diperoleh pada sampel ke 1 milik getuk goreng HT yaitu 0,68 gr atau 680 mg/kg produk dan kadar terendah pada sampel ke 4 milik getuk goreng SM dengan kadar 0,37gr atau 370 mg/kg produk. Perlu adanya sosialisasi untuk pedagang dan konsumen mengenai dampak penggunaan pemanis buatan jika selalu mengkonsumsinya dalam jumlah diatas batas yang sudah ditentukan.
Upaya Pengelolaan Diabetes Melitus Tipe 2 Dengan Pendekatan Pelayanan Dokter Keluarga Noviana Zara; Muhammad Alief Hawari
An-Najat Vol. 1 No. 3 (2023): AGUSTUS : An-Najat: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/an-najat.v1i3.41

Abstract

A 52-year-old female patient came to the Muara Batu Health Center with complaints of tingling hands and feet which were getting worse every day, especially in the last 5 days. Initially, the feeling of tingling was only felt in the two feet, but in the last 3 days, the feeling of tingling had also been felt in both hands. Another complaint felt by the patient is that the patient often urinates at night. Based on the results of the anamnesis, the patient has a history of type 2 diabetes mellitus since ± 3 years ago. Based on the results of anamnesis related to family history, it is known that the patient's father also has a history of type 2 diabetes mellitus. The patient has often come and seek treatment at the Puskesmas. On physical examination, BP 130/90 mmHg, RR 19 x/minute, HR 81 x/minute, BMI 20.44 kg/m2. Primary data were obtained through anamnesis and physical examination by conducting home visits, filling out family folders, and filling out patient files. The assessment was carried out based on the initial holistic diagnosis, process and end of the visit both quantitatively and qualitatively. The interventions were in the form of promotive, preventive, curative, rehabilitative and psychosocial efforts.
EFEKTIVITAS PEMAKAIAN VAKSIN IMUNISASI DASAR MULTIPLE DOSE DI RUMAH SAKIT X DEPOK BULAN AGUSTUS 2022 Rosita; Milda Rianty Lakoan
An-Najat Vol. 1 No. 2 (2023): MEI : An-Najat: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/an-najat.v1i2.53

Abstract

Beberapa ketentuan yang harus selalu diperhatikan dalam pemakaiaan vaksin secara berurutan adalah paparan vaksin terhadap panas, masa kadaluwarsa vaksin, waktu pendistribusian atau penerimaan serta ketentuan pemakaian sisa vaksin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas pemakain vaksin dasar multiple dose terhadap pembiayaan. Metode dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif yang menggambarkan semua data atau keadaan subyek atau obyek penelitian kemudian dianalisis secara kuantitatif dengan cara pengumpulan data. Tempat penelitian di Rumah Sakit X Depok, sedangkan data penelitian terdiri dari empat vaksin dasar multiple dose yang dipakai yaitu vaksin BCG, vaksin Polio, IPV, dan vaksin Measles rubella yang diambil bulan Agustus 2022. Hasil penelitian menunjukkan pemakaian vaksin setiap minggu kurang dari 50% dan sisa pemakaian di atas 50%. Hal tersebut tentunya berkaitan dengan pemborosan biaya vaksin yang berlebihan dimana ketika petugas kesehatan membuka botol vaksin multiple dose untuk mengimunisasi pasien dan kemudian tidak dapat menggunakan sisa dosis sebelum habis masa berlakunya. Untuk pemakaian vaksin dilihat dari data hari hampir setiap hari terdapat pemakaian dimana persentase terbanyak rata-rata di hari Sabtu yaitu sebesar 18 % - 29%.
Gambaran Pengelolaan Obat Rusak dan Kadaluarsa di Instalasi Farmasi Rumah Sakit X Bekasi Evi Gosyanti; Milda Rianty Lakoan
An-Najat Vol. 1 No. 2 (2023): MEI : An-Najat: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/an-najat.v1i2.76

Abstract

Pengelolaan sediaan farmasi merupakan salah satu kegiatan pelayanan kefarmasian, yang dimulai dari pemilihan, perencanaan kebutuhan, pengadaan, penerimaan, penyimpanan, pendistribusian, pemusnahan, penarikan, pengendalian dan administrasi. Terjadinya obat rusak dan kadaluarsa mencerminkan ketidaktepatan perencanaan, kurang baiknya sistem distribusi dan kurangnya pengamatan mutu dalam penyimpanan obat serta perubahan pola penyakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengelolaan obat rusak dan kadaluarsa di Instalasi Farmasi Rumah Sakit X Bekasi. Penelitian ini menggunakan metode dekskiptif kualitatif. Dilakukan dengan mengamati langsung cara pengelolaan obat rusak dan kadaluarsa di Instalasi Farmasi Rumah Sakit X Bekasi. Pada penelitian ini tidak ditemukan adanya obat yang rusak, namun didapatkan 19 jenis obat yang kadaluarsa dari total 3711 jenis persediaan obat yang ada di Instalasi Farmasi Rumah Sakit X Bekasi periode Januari- Maret 2023. Sehingga presentase jenis obat kadaluarsa adalah 0,5 %. Penyebab obat-obat tersebut kadaluarsa adalah karena adanya perubahan pola penyakit, perbedaan pola peresepan dokter yang praktek dan stok obat yang tingkat pengunaanya sedikit sehingga obat menjadi menumpuk dan kadaluarsa.
Kepatuhan Penulisan Resep Rawat Jalan Pasien BPJS Subspesialis Terhadap Formularium Nasional (FORNAS) di Rumah Sakit X Depok Periode Januari-Maret 2022 Desi Risnawati; Milda Rianty Lakoan
An-Najat Vol. 1 No. 2 (2023): MEI : An-Najat: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/an-najat.v1i2.91

Abstract

Tingkat kepatuhan dokter dalam menuliskan resep berdasarkan formularium adalah salah satu indikator mutu pelayanan kefarmasian di rumah sakit. Metode penelitian ini metode kuantitatif, jenis penelitian yang digunakan deskriptif analitik non eksperimental dengan teknik simpel random sampling dan data diambil secara retrospektif, bertujuan untuk mengetahui persentase kepatuhan penulisan resep rawat jalan dokter subspesialis pasien poli BPJS terhadap Formularium Nasional di Rumah Sakit X Depok periode Januari-Maret 2022. Angka kepatuhan dokter subspesialis dalam meresepkan obat sesuai FORNAS periode Januari-Maret 2022 adalah 79,97% dengan rincian pada bulan Januari sebesar 77,26% sesuai dan 22,74% tidak sesuai, bulan Februari 80,79% sesuai dan 19,21% tidak sesuai, bulan Maret 81,87% sesuai dan 18,13% tidak sesuai, angka ini masih belum memenuhi standar yang telah ditetapkan oleh Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 129/Menkes/SK/II/2008 tentang Pedoman Penyusunan Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit, dimana penulisan resep BPJS seluruhnya harus mengacu kepada Formularium Nasional dengan standar 100%. Jenis obat diluar FORNAS yang banyak dipakai di Rumah Sakit X Depok periode Januari-Maret 2022 adalah jenis insufisiensi ginjal kronis, enzim pencernaan, hipoalbuminemia, probiotik, dan vitamin neurotropik. Dari data tersebut, ketidakpatuhan penulisan resep terhadap FORNAS disebabkan karena belum luasnya variasi jenis obat yang masuk dalam FORNAS, terutama yang bersifat spesialistik.
UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.) DENGAN METODE PERKOLASI SEBAGAI ANTIHIPERGLIKEMIA PADA MENCIT (Mus musculus) Aini Budi Ashari; Andita Nur Wijayanti
An-Najat Vol. 1 No. 2 (2023): MEI : An-Najat: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/an-najat.v1i2.93

Abstract

Hiperglikemia menjadi salah satu gejala penyakit diabetes melitus. Pengobatan diabetes dapat dilakukan dengan obat kimia dan herbal, salah satunya adalah herbal daun belimbing wuluh dapat membantu dalam menurunkan kadar glukosa darah. Kandungan ekstrak daun belimbing wuluh yaitu saponin, tanin, steroid, alkaloid, dan flavonoid berkhasiat sebagai antihiperglikemia. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui apakah ekstrak daun belimbing wuluh dengan metode perkolasi memiliki efektivitas sebagai antihiperglikemia pada mencit. Penelitian ini menggunakan pretest dan postest control group design terhadap 20 ekor mencit. Daun belimbing wuluh diperkolasi menggunakan 1800 ml etanol 96%, kemudian dilakukan evaporasi dan pengovenan pada suhu 50oC, hingga didapatkan ekstrak kental 18,87 gram. Dosis ekstrak kental daun belimbing wuluh yaitu 250, 500, 750 mg/KgBB. Kadar glukosa darah mencit diukur sebanyak 6 kali, kemudian diuji One Way Anova dan dilanjutkan Uji Tukey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun belimbing wuluh dengan metode perkolasi efektif sebagai antihiperglikemia pada mencit yang diinduksi glukosa dengan penurunan rata-rata ekstrak dosis 250 mg/KgBB sebesar 105.75±16.72 mg/dL, dosis 500 mg/KgBB sebesar 112.25±24.81 mg/dL, dosis 750 mg/KgBB sebesar 118 ±24.39 mg/dL.
Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Sikap Masyarakat Kelurahan Tello Baru, Kecamatan Panakukang, Kota Makassar Terhadap Krim Pemutih Wajah Cici Nirwanti; Raimundus Chaliks; Rusli; Hidayati
An-Najat Vol. 1 No. 3 (2023): AGUSTUS : An-Najat: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/an-najat.v1i3.94

Abstract

Sebagian besar orang di Indonesia memiliki kulit sawo matang. Sementara itu, memiliki kulit putih adalah salah satu cita-cita kecantikan yang semakin merasuk ke dalam masyarakat. Kosmetik adalah alat yang digunakan seseorang untuk tampil cantik. Salah satu jenis kosmetik yang disebut krim pemutih adalah racikan bahan kimia dan/atau komponen lain yang memiliki kemampuan untuk mencerahkan area gelap (hitam) pada kulit. Penggunaan krim pemutih dalam jangka waktu yang lama akan mengakibatkan pigmentasi permanen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengetahuan, sikap, dan hubungan antara pengetahuan dengan sikap tentang krim pemutih wajah pada warga Kelurahan Tello Baru Kecamatan Panakukang Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh warga Kelurahan Tello Baru Kecamatan Panakukkang Kota Makassar.
Analisis Rhodamin B Dalam Saos Pentol Tusuk di Wilayah Banjarmasin Rahmadani Rahmadani; Seva Bela Nata Asi; Shofa Tsuraya Salsabila; Tegar Fernanda Alfi; Tri Dewi Jayanti; Yesika Yesika
An-Najat Vol. 1 No. 3 (2023): AGUSTUS : An-Najat: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/an-najat.v1i3.115

Abstract

Food is one form of basic human needs. Food additives (BTP) can be found in food, one of which is food coloring. Food coloring is divided into two, namely natural and synthetic. However, there are still foods that use illegal BTP, such as food coloring derived from Rhodamin B. Rhodamin B is a dye that is usually used in the textile industry. If this substance is consumed it can cause poisoning, impaired liver function to cancer. to find out the presence of Rhodamin B in the sauce of pentol skewers in Banjarmasin.This study uses qualitative analysis methods and quantitative analysis. Results were obtained for 4 samples obtained from 4 pentol skewer traders in Banjarmasin with S1 values of 5.01 mg/ml, S2 of 3.48 mg/ml, S3 of 3.53 mg/ml, S4 of 3.68 mg/ml ml. The concentration value indicates the presence and amount of Rhodamin B present in the sample The sauce used by pentol skewer traders in Banjarmasin contains Rhodamin B
Pengaruh Terapi Guide Imagery Terhadap Penurunan Kecemasan Remaja Korban Bullying Di SMPS Shabilla Indah Nur Jannah
An-Najat Vol. 1 No. 3 (2023): AGUSTUS : An-Najat: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/an-najat.v1i3.116

Abstract

Bullying has a negative impact not only on victims but also on perpetrators, bullying causes psychological problems for adolescents such as anxiety, they can experience mental and social problems, including suicide. The World Health Organization (WHO) (2020) reveals generically that one of the mental disorders that can occur due to bullying is an anxiety disorder whose directed effect is depression, therapy guide imgery is a therapeutic activity for young victims of bullying who experience anxiety so that it gives the effect of feeling comfortable and relaxes the body. Objective: This study aims to determine the effect of guided imagery therapy on reducing anxiety in adolescent victims of bullying at Shabilla Junior High School. Methods: This type of research is a quantitative study with a Quasi Experimental design with a One group Pre-Post Test Design Group Without Control Design approach and data analysis using the Paired t- Test and Total Sampling method, with a sample of 20 adolescents. Results: The results of the study found that the level of anxiety before being given guide imagery therapy found that most of the teenagers who were victims of bullying had mild anxiety levels, namely as many as 14 teenagers (70%). The level of anxiety of adolescent bullying victims after guided imagery therapy was found that most of the adolescent victims of bullying were at a normal level (not anxious) as many as 12 teenagers (60%), The results of the analysis test found that there was an effect of guided imagery therapy on reducing anxiety in adolescent victims of bullying at Shabilla Junior High School, p value = 0.000 (p < 0.05). Suggestion: Suggestion: for SMPS Shabilla schools to form and deploy an Anti Bullying task force, put up Anti Bullying posters, and specifically for BK (counseling) teachers must be able to master imagery therapy guides for adolescent bullying victims who experience anxiety

Page 2 of 33 | Total Record : 322