cover
Contact Name
Andrie
Contact Email
andrie.dty@uim-makassar.ac.id
Phone
+6285250358721
Journal Mail Official
iltekjournal@uim-makassar.ac.id
Editorial Address
Jl. Perintis Kemerdekaan KM. 9 No. 29 Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
ILTEK : Jurnal Teknologi
ISSN : 19070722     EISSN : 27213447     DOI : https://doi.org/10.47398/iltek
Fokus dan lingkup keilmuan yang mencakup dalam jurnal ini khususnya dalam bidang Teknik seperti Teknik Industri, Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Informatika, dan Teknik Sipil.
Articles 176 Documents
PENGEMBANGAN METODE PENENTUAN NITRIT DAN NITRAT DALAM DAGING SEGAR DAN PRODUK DAGING OLAHAN SECARA SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS Budi, Firman Shantya; Havizul, Havizul
ILTEK : Jurnal Teknologi Vol. 17 No. 02 (2022): ILTEK : Jurnal Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47398/iltek.v17i02.21

Abstract

Validasi metode analisis nitrit dan nitrat dalam daging segar dan produk daging olahan secara spektrofotometri UV-Vis dengan pereaksi sulfanilamida dan N-naftiletilendiamina (NEDA) telah dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan metode analisis nitrit dan nitrat pada kondisi optimum yang memenuhi parameter. Nitrat direduksi menjadi nitrit menggunakan reduktor serbuk Zn. Optimasi metode analisis dilakukan sebelum validasi. Tahap selanjutnya metode divalidasi dengan pendekatan spiking buta nol berdasarkan parameter validasi meliputi linieritas, sensitivitas, batas deteksi, batas kuantifikasi, ketelitian dan ketepatan. Metode diaplikasikan untuk penentuan nitrit dan nitrat dalam daging segar dan produk daging olahan (sosis, daging asap dan kornet). Absorbansi senyawa azo mencapai optimum pada panjang gelombang 541 nm. Sementara itu, hasil validasi menunjukkan linieritas standar nitrit pada rentang 0,1 – 0,8 mg/L (R2= 0,9995) dengan absorptivitas molar sebesar 5,37 104 L mol-1 cm-1. Batas deteksi dan kuantifikasi masing-masing sebesar 0,021 dan 0,063 mg/L dengan %RSD analisis nitrit dan nitrat masing-masing sebesar 0,56 dan 1,73%. Persentase perolehan kembali analisis nitrit dan nitrat masing-masing antara 85 – 99% dan 82 – 100%. Konsentrasi nitrit dan nitrat yang ditentukan dalam daging masing-masing antara 0,60 – 14,79 mg/kg dan 0,68 – 8,39 mg/kg. Hasil tersebut menginformasikan bahwa nitrit dan nitrat yang ada dalam sampel berasal dari proses eksogen dan endogen.
PENERAPAN WAKTU KERJA DENGAN METODE PENGUKURAN KERJA SECARA LANGSUNG PADA PROSES PEMBUATAN PUTU Hanafie, Ahmad; Haslindah, Andi; Suradi, Suradi
ILTEK : Jurnal Teknologi Vol. 17 No. 02 (2022): ILTEK : Jurnal Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47398/iltek.v17i02.22

Abstract

Pengukuran waktu ini menggunakan jam henti (stop watch) sebagai alat utamanya. Cara ini seringkali digunakan karena merupakan cara yang paling banyak dikenal. Alasan lainnya yang menyebabkan metoda ini sering digunakanadalah kesederhanaan aturan-aturan pengukuran yang dipakai, faktor yang diperhatikan dapat diperoleh waktu yang pantas untuk pekerjaan yang bersangkutan seperti yang berhubungan dengan kondisi kerja, cara pengukuran, jumlah pengukuran. Tujuan penelitian untuk menganalisa penerapan waktu kerja dengan metode pengukuran kerja secara langsung pada proses pembuatan putu. Hasil penelitian diperoleh bahwa belum oprimalnya tasiun-stasiun kerja perlu dilakukan re layout, gerakan-gerakan kerja pekerja, penggunaan alat sarung tangan pekerja. perlu diperhatikan dalam penelitian ini adalah proses mengisi cetakan dengan pemasang lapisan, mengisi adonan, dan meletakkan ditungku waktu proses dibutuhkan 62,14 detik, Kedua proses kegiatan mengambil cetakan yang telah matang, dan dikeluarkan dari cetakan dengan tongkat dibutuhkan waktu 55,18 detik, dan proses kegiatan meletakkan tongkat, lalu mengambil daun untuk dibungkus putu dengan isi 5 buah waktu yang dibutuhkan 61,37 detik, penerapan waktu baku dalam proses pembuatan putu diperoleh hasil secara keseluruhan 248,28 detik, atau sama dengan 4,14 menit.
PERANCANGAN SISTEM DISTRIBUSI SEMEN CURAH PADA PT SEMEN TONASA (PERSERO) MENGGUNAKAN METODE ANALYTIC HIERACHY PROCESS (AHP) (Studi Kasus PT. Semen Tonasa) Suradi, Suradi; Hanafie, Ahmad; Samudera Irwan, Muh Ralfiansyah; Amahoru, Abdussalam
ILTEK : Jurnal Teknologi Vol. 17 No. 02 (2022): ILTEK : Jurnal Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47398/iltek.v17i02.23

Abstract

Aktivitas distribusi pada perusahaan merupakan salah satu faktor yang sangat penting dari akhir sebuah proses produksi. Penelitian kami bertujuan mengetahui kriteria prioritas dalam perencanaan distribusi semen curah dengan pengiriman moda transportasi laut, sebelumnya kami merancang terlebih dahulu kriteria perencanaan distribusi semen curah pada perusahaan yakni; Fasilitas, Persediaan, Transportasi dan Komunikasi. Dari hasil penelitian dapat kami simpulkan bahwa, kriteria transportasi memiliki bobot (0.564) dengan bobot tertinggi, urutan kedua merupakan kriteria komunikasi dengan bobot (0.202), urutan ketiga kriteria persediaan (0.182) dan kriteria dengan urutan keempat ialah kriteria fasilitas dalam proses perencanaan sistem distribusi semen curah di PT Semen Tonasa dimana dalam penentuan bobot kami menggunakan metode AHP. Hasil pengambilan keputusan dengan menentukan bobot pada setiap kriteria perencanaan sistem distribusi semen curah memiliki tingkat konsistensi yang sesuai dengan dasar penentuan konsistensi yaitu hasil pertimbangan yang kami dapatkan dimana nilai CR 8% , dasar penentuan dari konsisten dimana hasil yang di dapatkan harus lebih kecil dari (<10% ).
ANALISA PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU TAPIOCA PEARL DENGAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) PADA CV. YOTTA SUKSES INDONESIA Suradi, Suradi; Haslindah, Andi; Astuti, Asti
ILTEK : Jurnal Teknologi Vol. 15 No. 02 (2020): ILTEK : Jurnal Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47398/iltek.v15i02.24

Abstract

Pengendalian persediaan (stock control) merupakan suatu usaha yang dilakukan oleh perusahaan dalam penyediaan barang-barang yang dibutuhkan untuk proses produksi agar terpenuhi secara optimal sehingga proses produksi berjalan dengan lancar dan mengurangi adanya risiko yang akan terjadi seperti kekurangan bahan baku serta perusahaan dapat memperoleh biaya persediaan sekecil-kecilnya yang menguntungkan perusahaan. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui jumlah bahan baku yang ekonomis dan optimal dalam pengendalian persediaan bahan baku Tapioca Pearl dengan menggunakan metode EOQ. Metode analisis data yang digunakan adalah metode Economic Order Quantity (EOQ), yaitu model jumlah pesanan terhemat digunakan untuk menentukan jumlah barang yang akan dipesan dan frekuensi pemesanan dalam satu tahun, sampel yang dianalisa yaitu tapioca pearl, dengan membandingkan jumlah pemesanan perusahaan dan hasil perhitungan pemesanan EOQ. Dari hasil penelitian yang dilakukan didapatkan jumlah pemesanan ekonomis sebesar 205,04 kg setiap kali pesan dengan frekuensi pemesanan 4 kali dalam setahun. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa dengan menerapkan metode Economic Order Quantity (EOQ), maka perusahaan dapat mengemat biaya persediaan bahan baku sebesar Rp. 299.700,-.
PEMBUATAN PUPUK KOMPOS DARI LIMBAH PRODUKSI BIOHIDROGEN YANG BERBAHAN BAKU AMPAS KELAPA Ifa, La; Syarif, Takdir; Hasan, Safrudin; Sangkala, Sangkala
ILTEK : Jurnal Teknologi Vol. 15 No. 02 (2020): ILTEK : Jurnal Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47398/iltek.v15i02.25

Abstract

Ampas kelapa hasil samping (limbah) pembuatan biohidrogen masih memiliki kandungan protein yang cukup tinggi. Hal ini menyebabkan ampas kelapa berpotensi untuk dimanfaatkan dan diolah menjadi kompos. Penelitian ini dilakukan dengan membuat variasi rasio antara limbah biohidrogen dan kotoran sapi dengan perbandingan 100:0; 80:20; 60:40; 40:60; 20:80 kemudian ditempatkan pada alat pengomposan. Dari penilitian ini diperoleh kandungan BOD, COD, TSS pada limbah biohidrogen (ampas kelapa) masih sangat tinggi, belum dapat dibuang langsung ke lingkungan karena dibutuhkan proses lebih lanjut dengan menjadikannya sebagai kompos. Dipelajari variabel yang berpengaruh pada proses pengomposan, yaitu waktu pengomposan dan rasio limbah biohidrogen dan kotoran sapi. Uji akhir yang dianalisis adalah kandungan unsur hara untuk menentukan kualitas kompos. Analisis pH selama proses pengomposan menujukkan hasil rata-rata optimal yaitu pH berkisaran antara 6-8 sesuai SNI 19-7030-2004 pH yang diizinkan antara 6,8-7,49 dan analisis suhu selama proses pengomposan masih berada pada fase mesofilik dengan suhu berkisaran 27-30 oC. C/N rasio kompos yang memenuhi syarat SNI 19-7030-2004 adalah ratio 80 : 20; 60:40; 40:60; dan 20 : 80 dengan nilai C/N rasionya 9,816%, 11,902%,10,938%,dan 13,516%.
PENENTUAN INDIKATOR PENGUKURAN KINERJA PEGAWAI BIDANG PERLINDUNGAN LINGKUNGAN HIDUP DI DINAS LINGKUNGAN HIDUP KOTA BATAM Bora, M. Ansyar; Saputra, Tommy; Haslindah, Andi
ILTEK : Jurnal Teknologi Vol. 15 No. 02 (2020): ILTEK : Jurnal Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47398/iltek.v15i02.26

Abstract

Instrumen penilaian kinerja dapat digunakan untuk mereview kinerja, peringkat kerja, penilaian kinerja, penilaian pegawai, dan sekaligus evaluasi pegawai sehingga dapat diketahui mana pegawai yang mampu melaksanakan pekerjaan secara baik, efisien, efektif dan produktif sesuai dengan tujuan. Kinerja pegawai merupakan suatu hal yang sangat penting dalam upaya perusahaan untuk mencapai tujuannya. Indikator kinerja merupakan kriteria yang digunakan untuk menilai keberhasilan pencapaian tujuan organisasi yang diwujudkan dalam ukuran-ukuran tertentu. Penelitian ini ditujukan untuk menentukan indikator pengukuran kinerja pegawai Bidang Perlindungan Lingkungan Hidup Kota Batam. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa penentuan indikator kinerja Bidang Perlindungan Lingkungan Hidup pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam diukur dengan menggunakan metode AHP (Analytical Hierarchy Process). Terdapat 12 (dua belas) indikator pengukuran kinerja Bidang Perlindungan Hidup berdasarkan visi dan misi yang ditetapkan oleh institusi. Dari pembobotan indikator kinerja tersebut didapatkan bahwa tersedianya data kualitas lingkungan menjadi skala prioritas terpenting yang harus dicapai oleh bidang lingkungan hidup yaitu 19,56%. Setelah itu pengolahan data menjadi informasi menjadi skala terpenting berikutnya, yaitu sebesar 18,18%. Pembinaan sektor formal maupun informal menjadi skala terpenting selanjutnya yaitu 12,42%.
ZEOLIT DAN SILIKA SEKAM PADI SEBAGAI ADSORBEN UNTUK ION LOGAM PADA LIMBAH CAIR INDUSTRI SMELTER NIKEL Abidin, Zainal; Kalla, Ruslan; Yani, Syamsuddin
ILTEK : Jurnal Teknologi Vol. 15 No. 02 (2020): ILTEK : Jurnal Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47398/iltek.v15i02.27

Abstract

Adsorben merupakan zat padat yang dapat menyerap komponen tertentu dari suatu fase fluida. Kebanyakan adsorben yang digunakan dalam proses adsorpsi adalah alumina, karbon aktif, silika gel, dan zeolit. Tujuan penelitian ini mengetahui kondisi optimum (pH dan Waktu kontak) adsorben silika sekam padi dan zeolit untuk mengadsorpsi limbah cair dalam penyerapan logam berat pada industri smelter nikel. Penelitian dilakukan dengan metode adsorpsi (batch), penelitian ini diawali dengan preparasi dan aktivasi zeolit menggunakan larutan HCL 0.15 N dengan rasio 1 g zeolit / 10 ml larutan HCl selama 3 jam sambil diaduk, zeolit dikeringkan di dalam oven pada suhu 105oC selama 3 jam, analisa sampel dengan FAAS. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa waktu kontak optimum yang dibutuhkan kedua adsorben yaitu 30 dan 60 menit pada pH asam (5), dimana pada adsorben silika sekam padi dapat menyerap timbal (Pb) sebesar 85,4 %, dan krom heksavalen (Cr) sebesar 82,6 % dan adsorben Zeolit dapat menyerap timbal (Pb) sebesar 49.6 % - 85,4 %, dan Krom heksavalen (Cr) sebesar 73.9 % - 82,6 % yang terkandung dalam limbah cair smelter nikel.
POTENSI PEMANFATAN LIMBAH BIOMASSA SERBUK GERGAJI KAYU BESI (Eusideroxylon zwageri) MENJADI ASAP CAIR MELALUI PROSES PIROLISIS Muzdalifah, Muzdalifah; Syarif, Takdir; Aladin, Andi
ILTEK : Jurnal Teknologi Vol. 15 No. 02 (2020): ILTEK : Jurnal Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47398/iltek.v15i02.28

Abstract

Limbah serbuk kayu hasil proses penggergajian ataupun limbah dari penghalusan kayu memilki banyak manfaat bila diproses lebih lanjut. Salah satu yang dapat dilakukan yaitu dengan memanfaatkan limbah serbuk gergaji kayu menjadi asap cair. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui potensi pemanfaatan limbah biomassa serbuk gergaji kayu besi menjadi asap cair melalui proses pirolisis. Metode penelitian ini dilakukan dengan cara menyiapkan sampel limbah serbuk gergaji kayu besi sebanyak 1000 gram, kemudian dilanjutkan dengan metode pirolisis selama 120 menit dan temperatur pirolisis yang dipertahankan yaitu 400 oC, hasil pirolisis diperoleh tiga produk yaitu asap cair, charcoal dan sedikit tar, asap cair yang dihasilkan kemudian ditimbang dan diukur volumenya, analisa dilakukan dengan metode MC-GS. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara batch diperoleh kandungan total Phenol 49% area. Kandungan total Benzen sebesar 12% area. Kandungan total asam sebesar 11% area. Yield asap cair sebesar 38%. Dari hasil analisa yang telah dilakukan, tidak ditemukan adanya senyawa benzopyren, yang berarti bahwa asap cair yang dihasilkan bagus digunakan sebagai bahan pengawet pangan.
TEKNOLOGI PEMBUATAN TELUR ASIN DENGAN PENERAPAN METODE TEKANAN OSMOTIK Ramli, Irawati; Wahab, Nurhikmah
ILTEK : Jurnal Teknologi Vol. 15 No. 02 (2020): ILTEK : Jurnal Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47398/iltek.v15i02.29

Abstract

Teknologi yang memproduksi telur asin secara umum merupakan teknologi sederhana. perbedaan proses produksi dan kualitas produk telur asin ditentukan berdasarkan cara pengolahannya. Tujuan penelitian ini telur asin dapat dibuat dalam waktu singkat melalui manipulasi faktor tekanan osmotik, perendaman telur dalam asam cuka dapat membuka membran semipermeabel pada kulit telur sehingga larutan garam cepat masuk dalam telur. Metode penelitiannya pertama pemilihan telur itik dengan kualitas yang baik, lalu dibersikan, menyiapkan larutan asam asetat dengan konsentrasi 5%,10%,15%,20%, dan 25%. Lalu rendam telur dalam larutan asam asetat dengan variasi waktu 5,10,15 dan 20 menit. lalu bungkus telur dengan adonan serbuk batu merah, memasukkan bungkusan telur kedalam alat pemanas selama 3 jam suhu 60oC, proses terakhir dengan uji SNI dan uji organoleptik. Dari penelitian ini didapatkan hasil untuk kadar garam dengan waktu perendaman singkat (5 menit) dan konsentrasi larutan perendam Asam Asetat 15% sudah memenuhi standar SNI 4277.1996 yaitu minimal 2%. Di mana dalam hal ini proses perendaman telur dengan menggunakan asam asetat berfungsi membuka pori cangkang telur agar proses osmostik garam lebih cepat. Dari hasil penelitian diperoleh semakin tinggi konsentrasi asam asetat dan semakin lama waktu perendaman diperoleh tingkat osmosis garam semakin cepat dan kadar garam dalam telur semakin tinggi, dengan metode manipulasi faktor tekanan osmotik telur asin dapat dibuat dalam waktu singkat yaitu 3 jam.
PERANCANGAN SISTEM PINTU PAGAR OTOMATIS MENGGUNAKAN REMOTE KONTROL WIRELESS RF 315 Hanafie, Ahmad; Suradi, Suradi; Susilawati, Susilawati; Hasmirati, St.
ILTEK : Jurnal Teknologi Vol. 15 No. 02 (2020): ILTEK : Jurnal Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47398/iltek.v15i02.30

Abstract

Pagar sebagai akses keluar masuk ke dalam pekarangan atau rumah, umumnya pintu pagar dibuka secara manual. Namun, pada kondisi tertentu seperti pada saat hujan melakukan buka tutup pagar rumah dengan manual akan sangat repot. Tujuannya, merancang pagar menggunakan remote kontrol wireless RF315 dan mengaplikasikan software arduino uno dengan remote kontrol.. Metode penelitian ini berbasis arduino uno, yaitu mikrokontroler ATMega328p yang terkoneksi dengan remote control melalui radio frekuensi untuk menjalankan fungsi buka tutup pagar secara otomatis. Berdasarkan hasil pengujian dilakukan ketika menekan tombol A dan C yang berfungsi sebagai menutup dan membuka pagar, lampu led menyala dan buzzer berbunyi kemudian pagar bergerak otomatis untuk menutup dan membuka sesuai perintah dari remote control. Kesimpulan penelitian adalah perancangan sistem kerja pintu pagar otomatis menggunakan remote control RF513 berhasil diselesaikan dengan kecepatan mnggunakan motor DC 12V, remote control RF315 dapat digunakan sebagai sistem kendali pintu pagar dengan jarak maksimal 10 meter tanpa penghalang dan dengan penghalang jarak maksimal 5 meter.

Page 3 of 18 | Total Record : 176