cover
Contact Name
Mohamad Ihsan
Contact Email
mohammad.xzan@gmail.com
Phone
+62816675419
Journal Mail Official
agronomika.uniba@gmail.com
Editorial Address
Jl. Agus Salim No.10, Sondakan, Kec. Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57147
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Agronomika
ISSN : 16930142     EISSN : 25979019     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agronomika, Receive scientific manuscripts of scientists / academics and practitioners in agriculture or related, could be a result of research, case studies, as well as new innovations that have never been published to support agricultural development. This journal contains the results of agricultural research. JURNAL AGRONOMIKA covers research in the following areas: 1. Agrotechnology 2. Pest Management 3. Organic farming 4. Plant Breeding 5. Sustainable agriculture 6. Horticulture 7. Agribusiness 8. Social-economic agricultural issues 9. Agricultural development 10. Agricultural diversification
Articles 106 Documents
PENGARUH JUMLAH POPULASI TANAMAN PER POLYBAG DAN UMUR PEMANGKASAN TERHADAP PERTUMBUHAN DANHASIL TANAMAN KACANG PANJANG (Vigna sinensis L.): PENGARUH JUMLAH POPULASI TANAMAN PER POLYBAG DAN UMUR PEMANGKASAN TERHADAP PERTUMBUHAN DANHASIL TANAMAN KACANG PANJANG (Vigna sinensis L.) Andika Rosyid Zulkarnain; Tri Rahayu; Srie Juli Rachmawatie
AGRONOMIKA Vol 19 No 2 (2021): JURNAL AGRONOMIKA AGUSTUS 2021
Publisher : Universitas Islam Batik Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh jumlah populasi tanaman per polybag dan umur pemangkasan terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang panjang (Vigna sinensis L.). Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Maret 2019 sampai dengan Mei 2019, di Desa Ngampel, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo pada ketinggian antara 110 m dpl. Penelitiaan ini menggunakan metode faktorial dengan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dua faktor perlakuan. Faktor perlakuan yang pertama yaitu macam umur pemangkasan tanaman (U) yang terdiri dari 4 macam (U0 = tanpa pemagkasan, U1 = 15 Hari Setelah Tanam (HST), U2 = 25 HST, U 3 = 35). Faktor perlakuan kedua, jumlah populasi per polybag (P) yang terdiri atas 2 macam (P1 = 1 tanaman per polybag, P2 = 2 tanaman per polybag). Analisis data menggunakan sidik ragam dengan uji F pada taraf 5% dan 1% dan jika ketiga perlakuan berbeda nyata dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan pada taraf 5%. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan jumlah populasi berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah polong per polybag, berat polong per polybag, panjang polong, berat segar dan berat kering tanaman per polybag dan berat polong per tanaman. Pengaruh jumlah populasi terbaik pada perlakuan populasi 2 tanaman per polybag. Umur pemangkasan daun berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah polong per tanaman, namun berbeda nyata terhadap berat polong per polybag, panjang polong per polybag, berat segar dan berat kering tanaman. Pengaruh umur pemangkasan terbaik pada perlakuan 35 HST. Kombinasi antara jumlah populasi dan umur pemangkasan (P x U) menunjukkan hasil rata- rata semua parameter yang paling baik adalah kombinasi perlakuan perlakuan 2 populasi per polybag dengan umur pemangkasan 35 HST , kombinasi ini memberikan berat polong per polybag tertinggi yaitu 154,75 g dan berat polong per polybag terendah pada perlakuan1 populasi dengan tanpa pemangkasan yaitu 90,42 g. Kata Kunci : populasi, pemangkasan daun, kacang panjang, pertumbuhan
Aplikasi Pupuk Kandang Burung Puyuh Dan Pgpr Pengaruhnya Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Mentimun (Cucumis sativus L.): Aplikasi Pupuk Kandang Burung Puyuh Dan Pgpr Pengaruhnya Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Mentimun (Cucumis sativus L.) Muhammad Ridwan; Pramono Hadi; Srie Juli Rachmawatie
AGRONOMIKA Vol 19 No 2 (2021): JURNAL AGRONOMIKA AGUSTUS 2021
Publisher : Universitas Islam Batik Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan hasil pupuk kandang burung puyuh dan PGPR terhdap tanaman mentimun (Cucumis sativus L.)Penelitian ini telah dilaksanakan pada 11 September 2019 sampai 12 Desember 2019, di Dukuh Jrangkah RT 01 RW IV Desa Sudimoro, Kecamatan Teras , Kabupaten Boyolali. Ketinggian tempat ± 265 mdpl. Penelitian ini menggunakan rancangan lingkungan dengan pola dasar Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) disusun secara faktorial dengan 2 (dua) faktor yang diulang 3 (tiga) kali. Faktor pertama adalah pemberian tanpa pupuk kandang burung puyuh dan dengan pupuk kandang burung puyuh. Faktor kedua yaitu pengunaan PGPR dengan 4 taraf yaitu tanpa pemberian kosentrasi PGPR,dengan kosentrasi 5 ml/l air PGPR,10 ml/l air PGPR dan 15 ml/l air PGPR. Parameter pengamatan terdiri atas tinggi tanaman, jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman ,berat berangkasan kering, dan panjang buah per tanaman.Interaksi pupuk kandang burung puyuh dan PGPR (KxP) berbeda nyata terhadap tinggi tanaman dengan hasil teringgi pada perlakuan (K1P2) dengan hasil 300,23 cm dan hasil terendah pada perlakuan (K0P1) dengan hasil 214,30 cm. Penggunaan pupuk kandang burung puyuh (K) berbeda nyata terhadap berat berangkasan kering . Hasil terbaik di peroleh pada perlakuan (K1P2) dengan hasil 225,67 g dan hasil terendah di peroleh pada perlakuan (K0P1) denganhasil 171,00 g. Kata kunci: burung puyuh, PGPR, mentimun
ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI STROBERI DI KABUPATEN PURBALINGGA: ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI STROBERI DI KABUPATEN PURBALINGGA Irene Kartika Eka Wijayanti; Dindy Darmawati Putri; Altri Mulyani
AGRONOMIKA Vol 19 No 2 (2021): JURNAL AGRONOMIKA AGUSTUS 2021
Publisher : Universitas Islam Batik Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroberi merupakan salah satu komoditas unggulan di Kabupaten Purbalingga, tepatnya di Desa Serang Kecamatan Karangreja. Pengembangan tanaman stroberi di daerah tersebut merupakan salah satu unsur pendukung agrowisata stroberi petik sendiri. Jumlah petani yang mengusahakan tanaman stroberi dari tahun ke tahun semakin berkurang dan beralih ke komoditas kentang. Penelitian bertujuan untuk menganalisis biaya, pendapatan, dan kelayakan usahatani stroberi di Kabupaten Purbalingga. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Banyumas. Pemilihan lokasi ditentukan secara purposive. Populasi penelitian adalah 110 petani stroberi yang mengusahakan stroberi musim tanam 2019. Penentuan sampel petani sebanyak 35 orang dilakukan dengan metode simple random sampling. Analisis data menggunakan analisis biaya pendapatan dan R/C ratio. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata penerimaan dan biaya usahatani stroberi sebesar Rp28.805.500,00/1000m2/tahun dan Rp20.213.793,00/1000m2/tahun, sehingga pendapatan bersih yang diperoleh Rp8.591.707,00/1000m2/tahun. Nilai efisiensi usahatani stroberi sebesar 1,43 menunjukkan bahwa usahatani stroberi di Kabupaten Purbalingga layak untuk diusahakan. Kata kunci : Kabupaten Purbalingga, Kelayakan finansial, Usahatani stroberi.
KAJIAN BUDIDAYA TANAMAN TOMAT (Solanumlycopersium L.) VARIETAS DATARAN RENDAH SECARA ORGANIK DENGAN BEBERAPA MACAM PUPUK KANDANG: KAJIAN BUDIDAYA TANAMAN TOMAT (Solanumlycopersium L.) VARIETAS DATARAN RENDAH SECARA ORGANIK DENGAN BEBERAPA MACAM PUPUK KANDANG Muhammad Rifai; Tri Rahayu; Libria Widiastuti
AGRONOMIKA Vol 19 No 2 (2021): JURNAL AGRONOMIKA AGUSTUS 2021
Publisher : Universitas Islam Batik Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan pupuk kandang terhadap pertumbuhan dan hasil beberapa jenis varietas tomat dataran rendah. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 23 Desember 2017 hingga 23 Februari 2018 yang berlokasi di Desa Tumpak Sari, Nguter, Kabupaten Sukoharjo pada ketinggian 104 meter di atas permukaan laut. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 2 faktor perlakuan. Faktor pertama: Variasi permata (T1); Varietas Tantyna (T2), faktor kedua: kotoran sapi (K1); kotoran kambing (K2); kotoran ayam (K3). Analisis data menggunakan uji F pada level 5% dan 1% dengan varians, dan jika ada perbedaan yang signifikan, dilanjutkan dengan Uji Duncan 5% dan 1%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan berbagai jenis pupuk kandang secara signifikan mempengaruhi jumlah bunga per tanaman, jumlah buah per tanaman, dan pengaruhnya terhadap umur berbunga, berat buah per tanaman dan volume buah per tanaman. Perlakuan berbagai varietas secara signifikan mempengaruhi jumlah bunga per tanaman, jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman, dan pengaruhnya terhadap jumlah buah dan volume tanaman. Interaksi antara varietas dataran rendah dan perlakuan pupuk kandang memiliki efek yang sangat signifikan terhadap volume buah perkebunan dan tidak berbeda pada jumlah tanaman, terutama ketika berbunga, jumlah buah yang ditanam, berat tanaman. Kata kunci: Organik, Dataran Rendah, Tomat, Pupuk Kandang
Analisis Efisiensi Ekonomi Usahatani Ubi Kayu Di Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang : Analisis Efisiensi Ekonomi Usahatani Ubi Kayu Di Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang Adhiana; riana
AGRONOMIKA Vol 20 No 1 (2022): JURNAL AGRONOMIKA FEBRUARI 2022
Publisher : Universitas Islam Batik Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Upaya pencukupan penyediaan pangan pokok demi terwujudnya ketahanan pangan tergantung dari swasembada pangan daerah masing – masing. Ubi kayu merupakan salah satu komoditas subsektor tanaman pangan penghasil karbohidrat. Kecamatan Tanjung Morawa merupakan daerah yang memiliki lahan ubi kayu terluas nomor dua setelah Kecamatan Percut Sei Tuandi Kabupaten De li Serdang, yaitu luas areal sebesar 981 Ha. Kecamatan Tanjung Morawa menghasilkan produksi ubi kayu sebesar 28.605 Ton dan produktivitas sebesar 29,15 Ton/Ha. Namun Kecamatan Tanjung Morawa memiliki produktivitas ubi kayu lebih rendah dibandingkan kecamatan lainnya. Rendahnya produktivitas ubi kayu diduga berkaitan erat dengan efisiensi penggunaan faktor produksi, karena kurang optimalnya penggunaan jumlah dan kombinasi faktor produksi yang mengakibatkan rendahnya produksi dan tingginya biaya produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap produksi ubi kayu dan menganalisis tingkat efisiensi ekonomi usahatani ubi kayu. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder. Metode pemilihan sampel terhadap 57 responden dilakukan secara simple random sampling. Analisis efisiensi teknis pada penelitian ini menggunakan estimasi fungsi produksi stochastic frontier dan efisiensi alokatif mengunakan nilai produksi marginal (NPM), kemudian efisiensi ekonomi dihitung dengan cara mengalikan nilai efisiensi teknis dengan efisiensi alokatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas lahan, tenaga kerja dan bibit berpengaruh signifikan terhadp produksi ubi kayu. Usahatani ubi kayu di Kecamatan Tanjung Morawa telah mencapai efisiensi secara teknis, dengan rata-rata tingkat efisiensi teknis sebesar 81,16%. Namun secara alokatif rata-rata nilai efisiensi alokatif sebesar 1,5157 > 1 dan nilai efisiensi ekonomi sebesar 1,2301 > 1. Artinya usahatani ubi kayu di Kecamatan Tanjung Morawa masih belum efisien secara ekonomi. Kata Kunci : Ubi kayu, produksi, efisiensi Dimasukkan : 27 September 2021 Diterima : 22 Desember 2021 Diterbitkan : 22 Februari 2022
KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR DENGAN MEDIA TANAM ORGANIK TERHADAP HASIL DAN PERTUMBUHAN TANAMAN SAWI SENDOK (Brassica rapa L.): KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR DENGAN MEDIA TANAM ORGANIK TERHADAP HASIL DAN PERTUMBUHAN TANAMAN SAWI SENDOK (Brassica rapa L.) Ahmad Yhogi Nugroho; Pramono Hadi; Srie Juli Rachmawatie
AGRONOMIKA Vol 20 No 1 (2022): JURNAL AGRONOMIKA FEBRUARI 2022
Publisher : Universitas Islam Batik Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media tanam organik, konsentrasi pupuk organik cair dan kombinasi kedua factor, terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi sendok (Brassica rapa L.). Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Juni 2020 sampai bulan Juli 2020 di Dukuh Kuwelan, RT 010, RW 002, Desa Kadireso, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah dengan ketinggian tempat 233 m dpl. Penelitian ini menggunakan metode faktorial dengan pola dasar Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 faktor perlakuan dan 3 blok sebagai ulangan. Faktor pertama adalah media tanam yang terdiri (M1) media tanah, (M2) tanah dan kompos, (M3) tanah dan arang sekam, faktor kedua adalah konsentrasi pupuk organik cair nasa (O1) konsentrasi 5 ml/l, (O2) konsentrasi 7,5 ml/l, dan (O3) konsentrasi 10 ml/l. Parameter pengamatan terdiri atas tinggi tanaman, Jumlah daun, panjang akar, berat basah, dan berat kering berangkasan. Hasil penelitian menunjukan perlakuan media tanam (M) berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, berat berangkasan kering, dan panjang akar namun tidak berpengaruh nyata terhadap berat basah. Perlakuan media tanam yang paling baik adalah M3 (tanah dan arang sekam). Perlakuan konsentrasi pupuk organik0cair Nasa (O) berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, berat basah, berat kering berangkasan dan panjang akar. Perlakuan konsentrasi POC yang paling baik adalah konsentrasi 10 ml/l (O3). Kombinasi perlakuan media tanam organik dan konsentrasi POC (M X O) menunjukkan pengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun dan panjang akar, berbeda nyata dengan berat basah dan tidak berbeda nyata terhadap berat kering berangkasan. Kombinasi perlakuan yang paling baik adalah tanah dan arang sekam dengan konsentrasi 10 ml/l (M3O3). Kata kunci : Tanaman sawi sendok, media tanam, konsentrasi poc, Interaksi Dimasukkan : 6 Desember 2021 Diterima : 13 Januari 2022 Diterbitkan : 22 Februari 2022
KAJIAN EFEKTIVITAS PGPR UNTUK PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN OKRA (Abelmoschus esculentus) PADA MEDIA TANAM ORGANIK : KAJIAN EFEKTIVITAS PGPR UNTUK PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN OKRA (Abelmoschus esculentus) PADA MEDIA TANAM ORGANIK Fera Handayani; Tri Rahayu; Libria Widiastuti
AGRONOMIKA Vol 20 No 1 (2022): JURNAL AGRONOMIKA FEBRUARI 2022
Publisher : Universitas Islam Batik Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Kebutuhan sayur bergizi tinggi seperti okra (Abelmoschus esculentus) semakin meningkat.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas PGPR pada pertumbuhan dan hasil tanamanokra pada media tanam organik. Penelitian dilakukan di Desa Rembun, Kecamatan Nogosari, Kabupaten Boyolali, menggunakan metode faktorial dengan pola dasar Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari dua faktor perlakuan. Faktor perlakuan pertama, konsentrasi PGPR yang terdiri dari tiga taraf (P0 = tanpa perlakuan PGPR, P1= 15 ml/l air, P= 30 ml/l air). Faktor perlakuan kedua, ragam media tanam (M) yang terdiri dari tiga taraf (M12= tanah, cocopeat dan pupuk kandangkambing, M2= tanah, arang sekam dan pupuk kandang kambing, M= tanah, kompos dan pupuk kandang kambing). Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah buah, berat buah, berat 3 brangkasan segar dan berat brangkasan kering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi PGPR 30 ml/l air dengan media tanam tanah, kompos dan pupuk kandang dapat meningkatkan pertumbuhan tinggi tanaman dan hasil (jumlah buah dan berat buah segar) pada tanaman okra. Kata Kunci : okra, konsentrasi, PGPR, media tanam
KAJIAN KOMPOSISI MEDIA TANAMAN DAN DOSIS PUPUK NITROGEN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L.) : KAJIAN KOMPOSISI MEDIA TANAMAN DAN DOSIS PUPUK NITROGEN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L.) Mursid Adi Prabowo; M. Ihsan; Srie Juli
AGRONOMIKA Vol 20 No 1 (2022): JURNAL AGRONOMIKA FEBRUARI 2022
Publisher : Universitas Islam Batik Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh macam media tanam dan dosis pupuk nitrogen terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2018 – Desember 2018, berlokasi di Dusun Gatak Baturan, Kelurahan Kebonbimo, Kecamatan Boyolali, Kabupaten Boyolali. Penelitian mengunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) disusun secara faktorial dengan 2 (dua) faktor perlakuan yang diulang 3 (tiga) kali ulanan. Faktor perlakuan pertama, yaitu macam media tanam terdiri dari tiga macam, (M tanam tanah dengan akar pakis; M21: campuran media: campuran media tanam tanah dengan kompos; M3:campuran media tanam tanah dengan arang sekam). Faktor perlakuan kedua, dosis pupuk nitrogen, yang terdiri dari tiga aras (P1: 0,4 g/polybag, P2: 0,6 g/polybag, P 3: 0,8 g/polybag). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan komposisi media tanam berpengaruh nyata terhadap jumlah daun, berat tanaman segar dan perbandingan shoot dan root tanaman. Perlakuan dosis pupuk nitrogen berpengaruh nyata terhadap jumlah daun dan perbandingan shoot dan root tanaman. Interaksi komposisi media tanam dan dosis pupuk nitrogen menunjukan hasil berpengaruh nyata terhadap berat tanaman segar dan volume tanaman. Berat tertinggi tanaman selada segar adalah 253,59 g pada perlakuan M2P1. Berat terendah tanaman selada adalah 157,53g pada perlakuan M1P3. Kata kunci : media tanam, dosis pupuk nitrogen, selada, akar pakis, kompos.
APLIKASI ASAM HUMAT DAN PUPUK NPK TABLET UNTUK MENINGKATKAN HASIL TANAMAN KAKAO (Theobroma cacao L.) Santi Rosniawaty; Naufal Alwin; Mira Aryanti; Cucu Suherman
AGRONOMIKA Vol 20 No 1 (2022): JURNAL AGRONOMIKA FEBRUARI 2022
Publisher : Universitas Islam Batik Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biji kakao merupakan bahan pembuat produk cokelat, baik berupa makanan, minuman, Kesehatan dan kosmetik. Produksi biji kakao berfluktuasi pada setiap tahunnya yang dapat disebabkan oleh pengaruh lingkungan. Faktor lingkungan yang berbengaruh terhadap produksi kakao adalah kesuburan media tanam. Pemupukan merupakan salah satu kunci untuk mengatasi fluktuasi hasil tanaman kakao. Aplikasi kombinasi antara pupuk organik (asam humat) dan pupuk anorganik (NPK tablet) diharapkan meningkatkan hasil tanaman kakao. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh asam humat dan NPK tablet terhadap hasil tanaman kakao. Percobaan ini dilaksanakan di PT.PP Bajabang Indonesia, Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat dari bulan Mei 2018 sampai Agustus 2018. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok dengan perlakuan yaitu kontrol, asam humat (15 ml, 30 ml, 45 ml), dosis pupuk NPK tablet (10 butir dan 20 butir) dan kombinasi keduanya. Hasil percobaan menunjukkan NPK tablet dengan dosis 10 butir (100 g) dan asam humat 30 ml cenderung menghasilkan pengaruh terbaik untuk meningkatkan persentase jumlah pentil kakao sehat 12 MSA, menekan persentase jumlah pentil layu pada 12 MSA, dan peningkatan jumlah buah kakao pada 10 MSA dan 12 MSA.
MOTIVASI DAN PARTISIPASI PETANI DALAM KEGIATAN PENYULUHAN DI GAMPONG COT SEURANI KECAMATAN MUARA BATU Zuriani
AGRONOMIKA Vol 20 No 1 (2022): JURNAL AGRONOMIKA FEBRUARI 2022
Publisher : Universitas Islam Batik Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berbagai usaha dilakukan pemerintah dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan masyarakat, diantaranya pembinaan petani padi sawah melalui kegiatan penyuluhan. Namun demikian, belum semua petani berpartisipasi aktif dalam mengikuti kegiatan penyuluhan yang diberikan. Fenomena ini adalah masalah klasik yang terjadi di berbagai daerah termasuk di Gampong Cot seurani Kecamatan Muara Batu Kabupaten Aceh Utara. Padahal pemerintah menargetkan kegiatan penyuluhan dapat terealisasi dengan maksimal dan petani mendapatkan pengetahuan cara budidaya padi yang bisa meningkatkan produktivitas padi sawah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi petani dan hubungannya dengan tingkat partisipasi petani dalam mengikuti kegiatan penyuluhan. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan analisis korelasi pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi petani untuk mengikuti penyuluhan umumnya adalah untuk meningkatkan produksi, meminimalisir biaya produksi saprodi (benih, pupuk dan pestisida), untuk meningkatkan pendapatan, mempermudah kegiatan usahatani serta untuk mengetahui cara bercocok tanam yang baik dan informasi yang terbaru. Analisis korelasi menunjukkan bahwa tingkat motivasi petani berhubungan signifikan dengan partisipasi petani dalam mengikuti penyuluhan pertanian di Gampong Cot Seurani Kecamatan Muara Batu Kabupaten Aceh Utara.

Page 8 of 11 | Total Record : 106