Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

PERAN WANITA TANI DALAM PENGEMBANGAN USAHATANI SAYURAN ORGANIK DAN PENINGKATAN PENDAPATAN KELUARGA DI DESA MELUNG KECAMATAN KEDUNGBANTENG Widyarini, Indah; Putri, Dindy Darmawati; Karim, Akhmad Rizkul
Pembangunan Pedesaan Vol 13, No 2 (2013)
Publisher : Pembangunan Pedesaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran wanita tani dalam pengambilan keputusan usahatani sayuran organik; mengetahui curahan jam kerja yang dilakukan wanita tani dalam usahatani sayuran organik; dan menganalisis pendapatan usahatani sayuran organik dan sumbangannya bagi peningkatan pendapatan keluarga. penelitian dilakukan di Desa Melung Kecamatan Kedungbanteng. Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif analisis, analisis biaya dan pendapatan, serta analisis sumbangan pendapatan usahatani terhadap pendapatan keluarga. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam usahatani sayuran organik di Desa Melung wanita tani berperan sebagai manajer sekaligus pelaksana dalam usahatani sayuran organik. Curahan waktu kerja wanita tani dalam usahatani sayuran organik setara dengan 5 jam per hari. Sedangkan pendapatan dan sumbangan pendapatan dari usahatani sayuran organik relatif rendah.
KARAKTERISTIK KOMUNITAS HIJAU PADA PENGELOLAAN MINYAK JELANTAH Indah Setiawati; Dandi Agustian Pratama; Dindy Darmawati Putri; Bambang Soemanto; Yudi Syahrullah; Indah Widyarini
Agricore: Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian Unpad Vol 6, No 2 (2021): Volume 6 Nomor 2
Publisher : Departemen Sosial Ekonomi Faperta Unpad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agricore.v6i2.37066

Abstract

AbstrakJelantah merupakan minyak nabati yang dapat diolah menjadi produk sabun cuci. Keberadaan komunitas hijau yang mengelola jelantah saat ini hanya bergerak sebagai pengumpul. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik komunitas pengelola minyak jelantah dan bagaimana sikap komunitas hijau terhadap pengelolaan minyak jelantah. Penelitian dilakukan pada bulan April-Oktober 2021 di Komunitas Sedekah Jelantah Kabupaten Tegal yang merupakan komunitas pengelola minyak jelantah pertama di Jawa Tengah. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Data primer didapatkan dari survei kepada anggota komunitas yang masih aktif selama 3 bulan terakhir. Analisis dilakukan secara deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa mayoritas anggota komunitas adalah ibu rumah tangga dengan tingkat pendapatan menengah ke bawah. Karakteristik komunitas hijau memiliki sikap, motivasi, niat dan perilaku yang positif terhadap kegiatan mengelola dan mengolah jelantah. Analisis daya tarik komunitas hijau menunjukkan bahwa sabun cuci olahan minyak jelantah yang diminati adalah sabun cuci cair, aroma lemon, daya bersih baik, busa yang banyak, mengandung bahan alami, dan harga terjangkau.Kata kunci: bank jelantah, minyak jelantah, komunitas hijau, manajemen jelantahAbstractWaste cooking is a vegetable oil that can be processed into laundry soap products. The existence of a green community that manages used cooking oil currently only acts as a collector. The purpose of this study was to determine the characteristics of the used cooking oil management community and how the attitude of the green community towards the management of used cooking oil was made. The research was conducted in April-October 2021 in the Sedekah Jelantah Community, Tegal Regency, which is the first used cooking oil community in Central Java. The data used are primary and secondary data. Primary data were obtained from surveys to community members who were still active during the last 3 months. The analysis was carried out descriptively. The results of the analysis show that the majority of community members are housewives with lower to middle income levels. The characteristics of the green community have positive attitudes, motivations, intentions and behaviors towards the activities of managing and processing used cooking oil. The analysis of the attractiveness of the green community shows that the washing soap processed by used cooking oil that is in demand is liquid laundry soap, lemon scent, good cleaning power, lots of foam, contains natural ingredients, and affordable prices.Keywords: waste cooking bank, used cooking oil, green community, waste cooking management
PENDAMPINGAN STRATEGI PEMASARAN PRODUK OLAHAN SINGKONG ”GROPAK” DI KABUPATEN BANYUMAS Dindy Darmawati Putri; Irene Kartika Eka Wijayanti; Lutfi Zulkifli
Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP) Vol. 7 No. 2 (2022): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 7 NO. 2 MEI 2022
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v7i2.20833

Abstract

Kegiatan pengabdian bertujuan untuk meningkatkan pendapatan dari perajin gropak; meningkatkan ketrampilan perajin dalam mengembangkan pemasaran gropak, dan memperbaiki kemasan retail gropak. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada 8 bulan di Agroindustri Gropak Desa Karangdadap, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berbasis riset dilaksanakan melalui beberapa tahap yaitu sosialisasi program, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi kegiatan. Hasil evaluasi pelatihan mencapai 84%. Pengembangan dan peningkatan produksi industri gropak di Desa Karangdadap dilakukan melalui pendampingan, bantuan pemberian alat produksi, pelatihan serta penyuluhan yang dirancang untuk membantu industri gropak dalam memajukan usahanya. Pendampingan pembuatan web dan kemasan branding serta pelatihan strategi pemasaran baik online maupun offline. Kata kunci: Strategi, Pemasaran, Singkong, Gropak.   ABSTRACT Mentoring activities aim to increase the income of the gropak home industry; improve the skills of crafters in developing gropak marketing, and improve gropak retail packaging. The service activity was carried out for 8 months at the Gropak Agroindustry, Karangdadap Village, Kalibagor District, Banyumas Regency. The method of implementing research-based community service activities is carried out through several stages, namely program socialization, activity implementation, and activity evaluation. The results of the training evaluation reached 84%. The development and improvement of gropak industrial production in Karangdadap Village is carried out through assistance, assistance in providing production equipment, training and counseling designed to assist the gropak industry in advancing its business. Assistance in web development and branding packaging as well as marketing strategy training both online and offline. Keywords: Strategy, Marketing, Cassava, Gropak.
Studi Komparatif Usahatani Tomat dan Ciplukan (Studi Kasus di Desa Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat) Niegy Salzabillah; Anisur Rosyad; Dindy Darmawati Putri
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.03.1

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pendapatan dan perbedaan risiko usahatani ciplukan dan tomat. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh dari petani. Pengambilan petani responden menggunakan metode sensus pada 30 petani ciplukan dan 30 petani tomat di Desa Cikole, Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat dengan melakukan wawancara menggunakan kuesioner. Metode analisis data yang digunakan analisis koefisien variasi, dan analisis statistik uji beda rata-rata dua sampel bebas (independent sample t-test). Hasil penelitian menunjukkan: (1) Pendapatan rata-rata usahatani ciplukan lebih besar yaitu Rp. 7.290.133 per hektar per musim tanam dibanding pendapatan usahatani tomat Rp. 4.902.443 per hektar per musim tanam; (2) Risiko produksi usahatani tomat lebih besar dari pada usahatani ciplukan dengan nilai CV yaitu 0,144 dan 0,136 sedangkan pada risiko pendapatan usahatani tomat diperoleh hasil bahwa risiko pendapatan usahatani tomat juga lebih besar dari pada usahatani ciplukan dengan nilai CV sebesar 0,314 dan 0,186; (3) Hasil analisis uji hipotesis menunjukkan bahwa pendapatan usahatani tomat berbeda secara signifikan (nyata) dengan usahatani ciplukan, sedangkan risiko pendapatan usahatani tomat dan ciplukan tidak terdapat perbedaan signifikan, dan (4) risiko produksi usahatani tomat berbeda secara signifikan (nyata) dengan usahatani ciplukan.
Pengaruh Kemitraan terhadap Loyalitas Anggota Kelompok Tani Lereng Slamet dengan PT Indo Agroforestry di Desa Sunyalangu Kecamatan Karanglewas Kabupaten Banyumas Indah Dwikania Hestiningtyas; Dindy Darmawati Putri; Ulfah Nurdiani
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.03.20

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui loyalitas petani gula semut terhadap kemitraan, mengetahui pendapatan yang diperoleh anggota kelompoktani setelah  bermitra dengan PT Indo Agroforestry dari kegiatan usahatani gula semut, dan mengetahui pengaruh pola kemitraan terhadap loyalitas anggota kelompoktani. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis desktirftif, analisis pendapatan, PLS-SEM (Structural Equation Modeling), dan Likert’s Summated Ratings. Variabel yang diteliti adalah Kepuasan (X1). Kualitas (X2), Citra (X3) dan Kemitraan (Y1), Loyalitas (Y2). Hasil penelitian menunjukkan pendapatan pengrajin gula semut dalam sehari yaitu sebanyak 318 kg total penerimaan sebesar Rp 5.679.000. Faktor-faktor yang mempengaruhi loyalitas anggota kelompoktani secara signifikan yaitu pengaruh kualitas terhadap kemitraan dengan nilai signifikansi sebesar 3,142 > 1,96 (significance level 5%). Nilai signifikansi terendah diperoleh pengaruh dari variabel kualitas terhadap loyalitas anggota dengan nilai signifikansi sebesar 0,351 < 1,96. Dari 7 hipotesis yang diajukan nilai yang tidak signifikan diperoleh oleh 4 hipotesis yaitu kepuasan terhadap kemitraan, kepuasan terhadap loyalitas, kemitraan terhadap loyalitas dan kualitas terhadap loyalitas karena memiliki nilai signifikan yang kurang dari t-tabel (significance level 5% atau 1,96). 
Evaluasi Kinerja Rantai Pasok Gula Kelapa Kristal di Kecamatan Kutasari Kabupaten Purbalingga Suyono Suyono; Wiwiek Rabiatul Adawiyah; Dindy Darmawati Putri; Muslihudin Muslihudin; Mochamad Sugiarto; Agus Sutanto; Budi Dharmawan; Dyah Ethika Noehdiyati; Irene Kartika Eka Wijayanti; Sunendar Sunendar
Agriekonomika Vol 11, No 1: April 2022
Publisher : Department of Agribusiness, Faculty of Agriculture, Universitas Trunojoyo Madura, Indonesi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriekonomika.v11i1.11938

Abstract

Kecamatan Kutasari merupakan sentra industri gula kelapa kristal di Kabupaten Purbalingga. Perkembangan usaha gula kristal dipengaruhi pola distribusinya. Tujuan penelitian yaitu mengukur kinerja rantai pasok gula kristal dan menganalisis efisiensi kinerja rantai pasok gula kristal. Lokasi penelitian meliputi tiga desa yaitu Desa Candinata, Candiwulan, dan Karangcegak Kecamatan Kutasari. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Pengambilan sampel pengrajin menggunakan metode simple random sampling dan metode sensus untuk populasi pengepul kecil dan pengepul besar. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif, analisis SCOR dan Data Envelopment Analysis (DEA) dengan bantuan software LINDO 6.1. Hasil penelitian menunjukkan kinerja rantai pasok gula kristal berdasarkan analisis SCOR sudah memiliki kriteria yang baik. Analisis efisiensi kinerja pengepul kecil dan besar rantai pasok gula kristal dengan menggunakan DEA telah beroperasi secara efisien, sedangkan pengrajin belum efisien.
Implementasi Teori Perilaku Terencana Dalam Pengelolaan Minyak Jelantah Berbasis Komunitas Dandi Agustian Pratama; Indah Setiawati; Bambang Sumanto; Dindy Darmawati Putri
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.04.27

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan teori perilaku terencana dengan instrumen penelitian yang terdiri dari sikap, norma subjektif, persepsi kontrol perilaku, dan niat, untuk menjelaskan perilaku mengelola minyak jelantah berbasis komunitas. Penelitian dilaksanakan pada Bulan September sampai November tahun 2021 pada 60 anggota Komunitas Sedekah Jelantah di Kabupaten Tegal yang dipilih berdasarkan purposive sampling. Data diambil secara daring melalui Google Form dan secara langsung melalui survei lapang. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis SEM (Structural Equation Modeling) dengan software yang digunakan adalah SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh positif dan signifikan pada masing-masing variabel; sikap, norma subjektif, dan persepsi kontrol perilaku terhadap variabel niat dalam pengelolaan minyak jelantah berbasis komunitas. Adapun variabel sikap memiliki pengaruh paling besar yang membentuk niat. Pada variabel niat terhadap variabel perilaku mengelola minyak jelantah berbasis komunitas juga ditemukan pengaruh positif dan signifikan. Sedangkan, pada variabel persepsi kontrol perilaku terhadap variabel perilaku mengelola minyak jelantah berbasis komunitas, memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan
ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI STROBERI DI KABUPATEN PURBALINGGA: ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI STROBERI DI KABUPATEN PURBALINGGA Irene Kartika Eka Wijayanti; Dindy Darmawati Putri; Altri Mulyani
AGRONOMIKA Vol 19 No 2 (2021): JURNAL AGRONOMIKA AGUSTUS 2021
Publisher : Universitas Islam Batik Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroberi merupakan salah satu komoditas unggulan di Kabupaten Purbalingga, tepatnya di Desa Serang Kecamatan Karangreja. Pengembangan tanaman stroberi di daerah tersebut merupakan salah satu unsur pendukung agrowisata stroberi petik sendiri. Jumlah petani yang mengusahakan tanaman stroberi dari tahun ke tahun semakin berkurang dan beralih ke komoditas kentang. Penelitian bertujuan untuk menganalisis biaya, pendapatan, dan kelayakan usahatani stroberi di Kabupaten Purbalingga. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Banyumas. Pemilihan lokasi ditentukan secara purposive. Populasi penelitian adalah 110 petani stroberi yang mengusahakan stroberi musim tanam 2019. Penentuan sampel petani sebanyak 35 orang dilakukan dengan metode simple random sampling. Analisis data menggunakan analisis biaya pendapatan dan R/C ratio. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata penerimaan dan biaya usahatani stroberi sebesar Rp28.805.500,00/1000m2/tahun dan Rp20.213.793,00/1000m2/tahun, sehingga pendapatan bersih yang diperoleh Rp8.591.707,00/1000m2/tahun. Nilai efisiensi usahatani stroberi sebesar 1,43 menunjukkan bahwa usahatani stroberi di Kabupaten Purbalingga layak untuk diusahakan. Kata kunci : Kabupaten Purbalingga, Kelayakan finansial, Usahatani stroberi.