cover
Contact Name
Tirsa Neyatri Bandrang
Contact Email
tirsaleihitu@gmail.com
Phone
+6281349599188
Journal Mail Official
tneyatri.poltes@gmail.com
Editorial Address
Jl A. Yani Kec Seruyan Hilir Kuala Pembuang Kalimantan Tengah
Location
Kab. seruyan,
Kalimantan tengah
INDONESIA
Jurnal Penelitian Agrihatantiring
Published by Politeknik Seruyan
ISSN : -     EISSN : 28094531     DOI : http://dx.doi.org/10.59900/pagri.v3i1
Jurnal Penelitian Agri Hatantiring merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi Pengelolaan Agribisnis Perkebunan dibawah payung UP2M Politeknik Seruyan diterbitkan secara reguler setiap 2 kali dalam setahun yakni pada bulan Juni dan September. Jurnal Penelitian Agri Hatantiring merupakan ruang forum bagi peneliti, mahasiswa, dosen untuk membagi ilmu penelitian dalam karya Ilmiah dengan topik keilmuan di bidang pertanian, agribisnis, ekonomi pertanian secara luas. Semua artikel ilmiah yang diterbitkan melalui jurnal Agri Hatantiring dapat diakses untuk pembaca. Besar harapan Jurnal Penelitian Agri Hatantiring ini dapat bermanfaat bagi para civitas akademika.
Articles 45 Documents
ANALISIS SIFAT FISIKA DAN KIMIA TANAH PADA LAHAN SAWAH DI DESA LANJUT, KECAMATAN SINGKEP PESISIR Yanis, Muhammad Nazarul; *, Mulyadi; Putra, Adityo Azana; Triandini, Puja; Wildani, Rizka; *, Rehandi; *, Suroto
Jurnal Penelitian Agri Hatantiring Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Penelitian Agri Hatantiring
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pagri.v4i1.191

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui data sifat fisik dan kimia tanah pada lahan sawah di Desa Lanjut, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli 2024. Metode yang digunakan yaitu metode survei eksplorasi menggunakan teknik Purposive Random Sampling, Wawancara dan Analisis Sampel di laboratorium. Parameter yang diamati adalah Warna Tanah (Munsell Color Charts), Tekstur Tanah (Texture by Feel), Struktur Tanah, Kemiringan Lereng (Slope), Ketinggian Tempat (Altitude) dan pH Tanah (pH Meter). Data hasil penelitian kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Tekstur Tanah yang dominan di lokasi penelitian adalah Lempung Berliat dan Liat Berdebu. Warna Tanah yang dominan adalah Dark Brown dan Brown, Struktur Tanah yang dominan adalah bergumpal (blocky), Kemiringan Lerengnya bergelombang dan agak melandai, Ketinggian Tempat berkisar 5-10 mdpl, dan pH Tanah rata-rata adalah 6,9 (Netral). Pada umumnya sifat fisika dan kimia tanah pada lahan sawah di Desa Lanjut, Kecamatan Singkep Pesisir masuk dalam kriteria sesuai untuk pertumbuhan tanaman padi.
KOMPARASI USAHA ASAP CAIR DENGAN MEMAKSIMALKAN PEMANFAATAN LIMBAH PELEPAH DAN TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT DI PARANG KAMPENG KEL. LANJAS Sintya, Dewi; Rahmi, Hidayatul; Kusumawanti, Ira Kusumawanti
Jurnal Penelitian Agri Hatantiring Vol 3, No 2 (2023): Jurnal Penelitian Agri Hatantiring
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pagri.v3i2.157

Abstract

Pengaruh Perkebunan Kelapa Sawit Rakyat Terhadap Perekonomian Masyarakat Kecamatan Seruyan Hilir Timur Safitri, Ahsana Nadia; Ningrum, Parissa Swasti; bandrang, Tirsa Neyatri
Jurnal Penelitian Agri Hatantiring Vol 4 No 2 (2024): Penelitian Agri Hatantiring
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pagri.v4i2.200

Abstract

Penelitian ini dilatarbeakangi adanya persebaran perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Seruyan Hilir Timur menunjukkan adanya peningkatan dari tahun ke tahun. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Perkebunan Kelapa Sawit Rakyat Terhadap Perekonomian Masyarakat Kecamatan Seruyan Hilir Timur (Kependudukan, Kesehatan, Pendidikan, Konsumsi dan Pengeluaran Rumah Tangga).  Penelitian ini menggunakan metode kualitatif data dikumpulkan dengan kuesioner dan wawancara. Narasumber dalam penelitian ini sebanyak 35 orang. Pengambilan sampel berdasarkan teknik (Purposive Sampling) atau berdasarkan karakteristik yang sudah ditentukan. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa setelah adanya perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Seruyan Hilir Timur masyarakat sudah bisa merasakan pengaruhnya kelapa sawit bisa menciptakan peluang usaha dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar, akses masyarakat menuju pelayanan kesehatan meningkat karena seluruh masyarakat sudah mempunyai BPJS sebagai jaminan kesehatan mereka, anak para  petani sudah bisa dikatakan jauh lebih baik dari sebelumnya. Sebelumnya mereka hanya mampu menyekolahkan anak mereka hanya tamatan SMA. Sedangkan sekarang sudah bisa sampai lulus sarjana, masyarakat mampu memenuhi kebutuhan pokok sehari-harinya, serta mampu mengelola keuangan dengan menyisihkan sebagian uang mereka untuk di simpan.Kata Kunci : Pengaruh Perkebunan Kelapa Sawit Terhadap Perekonomian Masyarakat
ANALISIS PEMASARAN KARET RAKYAT DI DESA JAYA KARET KECAMATAN MENTAYA HILIR SELATAN KABUPATEN KOTA WARINGIN TIMUR *, Hermansyah
Jurnal Penelitian Agri Hatantiring Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Penelitian Agri Hatantiring
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pagri.v4i1.189

Abstract

Karet merupakan komoditi pada subsector perkebunan dan terus menjadi perhatian pemerintah untuk selalu dikembangkan dalam upaya memperbaiki tataniaga karet yang berkeadilan. Penelitian tersebut bertujuan menganalisis karakteristik petani dan profil usahatani karet di Desa Jaya Karet Kecamatan Mentaya Hilir Selatan Kabupaten Kota waringin timur, menganalisis produksi dan pemasaran karet (salur pemasaran, biaya pemasaran, dan keuntungan) adapun Metode penelitian ini adalah survey di Desa Jaya Karet Kecamatan Mentaya Hilir Selatan Kabupaten Kota waringin timur. Sedangakan Teknik pengambilan sampel adalah simple random sampling. Sebanyak 25 petani karet dan 3 pedagang atau pengumpul. Karakteristik para petani karet di Desa Jaya Karet Kecamatan Mentaya Hilir Selatan Kabupaten Kota waringin timur yaitu umur rata-rata berumur 30 sampai 37 tahun, jenis kelamin sebagian besar laki-laki, tingkat pendidikan rata-rata berada di lulusan SMP, Sedangkan Luas lahan para petani bokar tertinggi yaitu 1–2 hektar sebesar 76 persen, diikuti 3–4 hektar sebesar24 persen, dan tidak ada petani bokar yang memiliki lahan lebih dari 4 hektar hal tersebut dikarenakan banyak para petani mengubah lahan perkebunan mereka menjadi komoditi lainya selain karet. keuntungan yang diterima para petani bokar adalah sebesar Rp 8.000/Kg. dan Rata- rata biaya yang harus dikeluarkan pedagang atau pengepul sebesar Rp 600/Kg sebagai biaya pemasaran dengan rincian transportasi Rp300 / Kg, Biaya di tempat Dan Penimbangan Rp 100/ Kg, Biaya Bongkar di pabrik Rp 100/Kg, Biaya resiko sebesar Rp 100/Kg, dan mendapatkan Keuntungan untuk pedagang pengepul sebesar Rp 1400/Kg. Adapun pabrik memberikan harga beli pada pedagang sebesar Rp 10.00/Kg,
Dampak Sosial Ekonomi Keberadaan PT. Sumur Pandanwangi Kartika Terhadap Masyarakat Lokal Desa Kartika Bhakti Dan Sungai Bakau alhikmah, devy; bandrang, Tirsa Neyatri; *, Hermansyah
Jurnal Penelitian Agri Hatantiring Vol 4 No 2 (2024): Penelitian Agri Hatantiring
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pagri.v4i2.196

Abstract

Dampak Sosial Ekonomi terhadap Pendapatan lokal Masyarakat Lokal Desa Kartika Bhakti dan Sungai Bakau tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis dampak sosial ekonomi mempengaruhi pendapatan masyarakat respon masyarakat terhadap faktor sosial ekonomi yang mempengaruhi pendapatan Masyarakat beradanya PT. Sumur Pandanwangi Kartika di Kecamatan Seruyan Hilir Timur. Penelitian ini menggunakan Metode analisis Kuantitatif. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan kuesioner yang disebarkan ke masyarakat Desa Kartika Bhakti dan Sungai Bakau, populasinya menggunakan Cluster Random Sampling. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa pendapatan masyarakat Desa Kartika Bhakti dan Sungai Bakau ini mengalami peningkatkan hasil perbandingan. Berdasarkan hasil yang dapat disimpulkan. Sebelum masuknya perusahaan pendapatan masyarakat Kartika Bhakti 14 orang atau 46% berpendapatan rata-rata < Rp.500.000- Rp.1.000.000 dan sesudah adanya perusahan masuk maka mengalami peningkatan 15 orang 50% dan pendapatan Rp.4.000.000-Rp.5.000.000 hanya 4 orang 13,3%. Dan Desa Sungai Bakau sebelum adanya perusahan masuk 9 orang atau 47,3% berpendapatan rata- rata < Rp.500.000- Rp.1.000.000 dan adanya masuk perusahan pendapatan masyarakatnya Rp.2.000.000-Rp.3.000.000 15 orang 50%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan 70,5% responden menyatakan bahwa dengan keberadaan perusahaan ini mengalami peningkatan dan berdampak positif. Kata Kunci : Dampak ekonomi sosial, respon masyarakat
ANALISIS PENENTUAN HARGA JUAL BERAS SIAM EPANG DI TINGKAT PRODUSEN KABUPATEN SERUYAN (Studi Kasus Petani Padi Siam Epang di Desa Pematang Limau Kec Seruyan Hilir Timur) Bandrang, Tirsa Neyatri
Jurnal Penelitian Agri Hatantiring Vol 3, No 2 (2023): Jurnal Penelitian Agri Hatantiring
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pagri.v3i2.158

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seberapa besar harga jual beras yang layak pada tingkat petani padi siam epang di Kabupaten Seruyan berdasarkan pendapatan petani padi, harga jual berdasarkan indikator upah minimum Regional Kabupaten Seruyan dan harga jual berdasarkan indikator tingkat kemiskinan. Penelitian ini dilakukan pada petani beras siam epang di Desa Pematang Limau Kabupaten Seruyan Provinsi Kalimantan Tengah. Metode non-random sampling artinya pengambilan data ditetapkan berdasarkan karakteristik dan ciri-ciri tertentu agar mendapatkan sampel yang sesuai dengan penelitian. Pemilihan sampling lokasi penelitian digunakan pada populasi daerah yang sangat kompleks terdiri dari unit populasi daerah sehingga ditentukanlah Desa Pematang Limau sebagai produksi Padi terbanyak dan memiliki petani padi yang aktif yaitu sebanyak 80 responden. hasil penelitian yang diperoleh pada responden petani beras siam epang yaitu bahwa pendapatan petani dengan harga jual saat ini Rp 17.000/kg mampu mencapai pendapatan petani beras siam epang sekitar Rp 1.207.800/ha/bln dengan titik pulang pokok produksi 469,03 kg/ ha/bln dan titik pulang pokok penerimaan sebesar Rp 7.908.163,26/ ha/bln, harga jual berdasarkan upah Minimum Regional (UMR) yaitu dengan ambang batas Rp 33.963,97/kg . Artinya Rp 33.963,97/ kg merupakan harga yang maksimal yang mampu dibeli oleh konsumen. harga jual berdasarkan tingkat kemiskinan yaitu Rp 18.006,3 / kg artinya harga jual yang terbentuk memang dapat meningkatkan pendapatan petani namun dapat mengakibatkan harga daya beli konsumen akan beras siam epang dapat menurun.
DAMPAK KEBERADAAN PERKEBUNAN KELAPA SAWIT SWADAYA TERHADAP PEREKONOMIAN MASYARAKAT DI DESA BANGUN HARJA KECAMATAN SERUYAN HILIR TIMUR Meilani, Gina; *, Suroto; Triwandoyo, Denny
Jurnal Penelitian Agri Hatantiring Vol 4 No 2 (2024): Penelitian Agri Hatantiring
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pagri.v4i2.201

Abstract

Desa Bangun Harja merupakan salah satu dari 5 (lima) desa yang ada di KecamatanSeruyan Hilir Timur Adapun yang menjadi tujuan dalam penelitian ini adalah:1 ) Untuk menganalisis dampak Perkebunan Kelapa Sawit swadaya terhadap kesempatan kerja bagi masyarakat di Desa Bangun Harja 2 ) Untuk menganalisis dampak Perkebunan Kelapa Sawit swadaya terhadap perekonomian di Desa Bangun Harja . Waktu penelitian ini dari bulan febuari hingga bulan juni  2024. Penentuan Lokasi ini di lakukan secara sengaja (purposive). Metode penelitian menggunakan analisis kualitatif dengan jumlah subjek  petani kelapa sawit swadaya yaitu  17 petani subjek . subjek di tentukan menggunakan  reduksi data (reduktion), penyajian data ( display), penarikan Kesimpulan (verifikasi ).Hasil penelitian ini menunjukan Perkebunan kelapa sawit memberikan dampak terhadap kesempatan kerja bagi petani kelapa sawit yang dapat dilihat dari adanya luas lahan yang dimiliki oleh petani kelapa sawit di Desa Bangun Harja yang semakin luas, dengan adanya pertambahan luas lahan, maka pendapatan petani semakin bertambah sehingga peluang kerja semakin meningkat karena adanya produksi dari perkebunan tersebut yang akan memerlukan tenaga kerja dalam menjalankan proses usahataninya Perkebunan kelapa sawit memiliki dampak terhadap perekonomian Desa Bangun Harja, secara positif perkebunan menghasilkan lapangan kerja bagi penduduk setempat, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan mendorong perekonomian lokal. Dampak perkebuanan kelapa sawit terhadap perekonomian dapat dilihat dari tingkat pendidikan dari anak petani yang sudah menempuh pendidikan tinggi lebih tinggi dari orang tuannya hingga ke universitas, begitupun dengan tingkat perekonomian lainnya Kata kunci : Dampak keberadaan perkebunan kelapa sawit swadaya terhadap perekonomian masyarakat
PENGARUH PEMBERIAN KOTORAN AYAM DENGAN DOSIS BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN ULAT SUTERA (TUBIFEX SP) *, Hj. Harianty; Marda, Alexander Burhani
Jurnal Penelitian Agri Hatantiring Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Penelitian Agri Hatantiring
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pagri.v4i1.187

Abstract

Pupuk kandang kotoran ayam merupakan limbah peternakan yang mudah diperoleh dan mamiliki kelebihan berupa kandungan protein serat kasar sebesar 50% dari berat kotor sehingga baik digunakan untuk pemupukan pada budidaya cacing sutra (Tubifex sp) pupuk kotoran ayam juga dapat digunakan sebagai suplai makanan untuk menopang pertumbuhan cacing sutra (Tubifex sp). Penelitian dilaksanakan dari tanggal 01 Desember 2021 sampai dengan 31 Januari 2022 di Kotawaringin Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk kotoran ayam dengan dosis bebreda terhadap pertumbuhan cacing sutra (Tubifex sp).Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan empat perlakuan satu kontrol dan tiga kali ulangan. Parameter utama yang digunakan yaitu Analisis of Variance (ANOVA) serta uji lanjut dengan Duncan menggunakan SPSS 17.0.Hasil ANOVA menunjukkan nilai F hitung (3,86*) lebih besar dari F tabel, sehingga H1 diterima dan H0 ditolak yang mengartikan bahwa pemberian pupuk kotoran ayam dengan dosis berbeda memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan cacing sutra (Tubifex sp). Pada taraf signifikan di bawah (0,05) dengan nilai dengan nilai (3,48)). Berdasarkan uji lanjut Duncen yang diperoleh bahwa perlakuan B merupakan perlakuan yang terbaik (1,11c), namun perlakuan B tidak berbeda nyata dengan perlakuan A, C, E dan berbeda nyata dengan perlakuan D (0,47a). Hasil ANOVA menunjukkan nilai F hitung (7,30**) lebih besar dari F tabel, sehingga H1 diterima H0 ditolak yang mengartikan bahwa pemberian pupuk kotoran ayam dengan dosis berbeda memberikan pengaruh sangat nyata pada pertambahan berat biomassa cacing sutra (Tubifex sp). Pada taraf nilai signifikan (0,05) dengan niolai (3,48) dan (0,01) dengan nilai (5,99)). Berdasarkan hasil ANOVA H1 diterima H0 ditolak maka dilakukan uji lanjut Duncan. Berdasarkan uji lanjut Duncan diperoleh bahwaperlakuan B merupakan perlakuan yang terbaik (0,001207b), Namun perlakuan B tidak berbeda nyata dengan perlakuan ACE dan berbeda nyata dengan perlakuan D (0,000367b).
Persepsi Masyarakat Terhadap Keberadaan Koperasi Karya Maju Bersama Sekunder (KKMB SKD) Studi Kasus Masyarakat Desa Sungai Bakau Jiyah, Rahmajiyah; Triwandoyo, Denny; *, Suroto
Jurnal Penelitian Agri Hatantiring Vol 4 No 2 (2024): Penelitian Agri Hatantiring
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pagri.v4i2.195

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi persepsi masyarakat Desa Sungai Bakau terhadap keberadaan Koperasi Karya Maju Bersama Skunder (KKMB SKD) dalam pengelolaan kebun plasma PT. Sumur Pandanwangi Kartika. Koperasi ini dibentuk berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian No. 26 Tahun 2007, yang menetapkanbahwa perusahaan Perkebunan yang memiliki Izin Usaha Perkebunan Budidaya (IUP-B) atau Izin Usaha Pengolahan (IUP) wajib membangun kebun masyarakat seluas minimal 20% dari total area kebun perusahaan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 23 anggota koperasi. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada anggota koperasi Desa Sungai Bakau untuk mengukur persepsi mereka. Hasil analisis menunjukkan persepsi positif terhadap keberadaan KKMB SKD, dengan persentase rata-rata hasil kuesioner sebesar 70%, yang termasuk dalam kategori “Setuju” (Kisaran 60%-79.99%). Temuan ini mengindikasikan bahwa koperasi berperan positif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan kebunplasma
Penetapan Kandungan Senyawa Organik Asap Cair Berbahan Limbah Kelapa (Tempurung dan Serabut kelapa Muda) Di Muara Teweh *, Ikhlas; Munawaroh, Siti; Riyani, Cica
Jurnal Penelitian Agri Hatantiring Vol 3, No 2 (2023): Jurnal Penelitian Agri Hatantiring
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pagri.v3i2.159

Abstract

Serabut kelapa muda dan tempurung kelapa merupakan limbah pada pengolahan kelapa. Di muara Teweh pada Kabupaten Barito Utara banyak ditemukan limbah tempurung pada usaha kelapa parut dan serabut kelapa muda pada usaha es kelapa muda. Keberadaaan limbah ini memerlukan pengelolaan agar dapat digunakan dan dimanfaatkan lebih lanjut. Pemanfaatan kedua limbah tersebut dapat dilakukan dengan mengolah limbah menjadi asap cair. Asap cair memiliki manfaat karena kandungan senyawa organik yang terkandung di dalamnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan senyawa organik asap cair dari limbah serabut muda dan tempurung kelapa yang terdapat di Muara Teweh. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Biokimia dan Rekayasa Politeknik Muara Teweh. Penelitian dilakukan melalui 2 (dua) tahapan yaitu : pengolahan asap cair menggunakan pirolisator mini dan penetapan kandungan asap cair dengan menggunakan GCMS. Hasil penelitian menunjukan rendemen asap cair untuk serabut kelapa sebesar 15% dan tempurung kelapa 16%. Hasil pengukuran pH diketahui bahwa pH asap cair serabut kelapa muda 4,01 dan pH asap cair tempurung kelapa 3,35 adapun warna dari kedua asap cair tersebut adalah hitam pekat. Kandungan senyawa organik tertinggi pada asap cair dari serabut kelapa muda adalah dedecanoic acid, 1,2,3-propanetriyl ester sebanyak 33.058%, dan asap cair dari tempurung kelapa adalah dedocanoic acid, 1,2,3-propanetriyl ester sebanyak 25.154%.