cover
Contact Name
Tirsa Neyatri Bandrang
Contact Email
tirsaleihitu@gmail.com
Phone
+6281349599188
Journal Mail Official
tneyatri.poltes@gmail.com
Editorial Address
Jl A. Yani Kec Seruyan Hilir Kuala Pembuang Kalimantan Tengah
Location
Kab. seruyan,
Kalimantan tengah
INDONESIA
Jurnal Penelitian Agrihatantiring
Published by Politeknik Seruyan
ISSN : -     EISSN : 28094531     DOI : http://dx.doi.org/10.59900/pagri.v3i1
Jurnal Penelitian Agri Hatantiring merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi Pengelolaan Agribisnis Perkebunan dibawah payung UP2M Politeknik Seruyan diterbitkan secara reguler setiap 2 kali dalam setahun yakni pada bulan Juni dan September. Jurnal Penelitian Agri Hatantiring merupakan ruang forum bagi peneliti, mahasiswa, dosen untuk membagi ilmu penelitian dalam karya Ilmiah dengan topik keilmuan di bidang pertanian, agribisnis, ekonomi pertanian secara luas. Semua artikel ilmiah yang diterbitkan melalui jurnal Agri Hatantiring dapat diakses untuk pembaca. Besar harapan Jurnal Penelitian Agri Hatantiring ini dapat bermanfaat bagi para civitas akademika.
Articles 45 Documents
PENGARUH BANTUAN MESIN POMPA AIR BAHAN BAKAR GAS TERHADAP PENURUNAN BIAYA OPERASIONAL PETANI PADI SAWAH Suwarni *; Bayu Mahendra
Jurnal Penelitian Agri Hatantiring Vol 3, No 1 (2023): Jurnal Penelitian Agri Hatantiring
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pagri.v3i1.144

Abstract

Irigasi sawah merupakan salah satu komponen penting dalam sistem pertanian di Indonesia. Dengan curah hujan yang bervariasi dan cuaca yang tidak selalu dapat diprediksi, sistem irigasi yang efisien dan berkelanjutan menjadi kunci untuk meningkatkan produktivitas pertanian, mengurangi risiko kekurangan air, dan mendukung ketahanan pangan nasional. Sampel dari penelitian ini diperoleh setelah memilah populasi yang ada yaitu dari petani padi sawah desa Kaligondang yang menerima bantuan pompa air berbahan bakar gas dan memiliki kesamaan luas lahan dan jenis padi yang sama. Diperoleh 15 sampel yang sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Jika dilihat dari analisis deskriptif terlihat bahwa terjadi penurunan rata-rata biaya bahan bakar sebesar Rp. 62.467 dari biaya Rp. 80.800 menjadi Rp. 18.333 Dapat disimpulkan bahwa penggunaan bahan bakar gas untuk pompa air dapat menurunkan biaya bahan bakar sebesar 75%. Hasil Uji T menunjukkan perbandingan biaya yang dikeluarkan petani antara menggunakan bahan bakar gas dan bahan bakar minyak untuk pompa air dalam membantu irigasi usaha tani padi sawah., hal ini terlihat dari nilai Sig. 0,000 atau 0,005. Hasil uji t dapat dikatakan bahwa penurunan biaya yang dikeluarkan untuk membeli bahan bakar adalah signifikan.
POLA DISTRIBUSI PEMASARAN PERKEBUNAN KARET RAKYAT DI DESA BANGKAL KECAMATAN SERUYAN RAYA KABUPATEN SERUYAN Tirsa Neyatri Bandrang
Jurnal Penelitian Agri Hatantiring Vol 2, No 2 (2022): Jurnal Penelitian Agri Hatantiring
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pagri.v2i2.76

Abstract

Perkebunan karet di desa Bangkal Kecamatan Seruyan Raya Kabupaten Seruyan pada tahun 2019 memiliki luas areal Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) sebesar ±20 Ha, Tanaman Menghasilkan (TM) sebanyak 290,5 Ha dan luas areal untuk tanaman karet yang rusak itu tidak ada. Di desa Bangkal terdapat kurang lebih 48 orang yang mata pencaharian adalah sebagai petani karet. Penelitian ini dimaksudkan dengan tujuan menganalisis pola saluran distribusi dan menganalisis marjin pemasaran komoditi karet di Desa Bangkal Kecamatan Seruyan Raya Kabupaten Seruyan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara menggunakan koesioner.dengan pengambilan sampel dengan cara purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Saluran pemasaran karet yang ada di Desa Bangkal Kecamatan Seruyan Raya Kabupaten Seruyan adalah saluran yang tidak banyak melibatkan banyak lembaga pemasaran, karena pola saluran pemasarannya adalah saluran pemasaran tingkat satu (one lavel channel). Artinya saluran pemasaran karet di Desa Bangkal dimulai dari petani menjual ke pedagang pengumpul dan kemudian di jual kembali ke pabrik (PT Sampit) yang berada di Kotawaringin Timur (Sampit). Harga jual karet petani ke pedagang pengumpul Desa Bangkal adalah sebesar 6.932/Kg dan dari pedagang pengumpul ke pabrik di Sampit (PT. Sampit) adalah sebesar 8.500/Kg. Maka marjin pemasaran yang diperoleh dari komoditi karet di Desa Bangkal adalah sebesar Rp. 1.568/Kg atau 24,12%
PENGARUH TINGKAT PERSEPSI MASYARAKAT KECAMATAN DANAU SEMBULUH TERHADAP PENANGKARAN BURUNG WALET DI KABUPATEN SERUYAN Lestari, Mira
Jurnal Penelitian Agri Hatantiring Vol 1, No 1 (2021): Jurnal Penelitian Agri Hatantiring
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pagri.v1i1.16

Abstract

Budidaya burung walet banyak diminati masyarakat khususnya di Desa Sembuluh, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan. Banyak orang yang menganggap bahwa sarang burung walet memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, selain banyak manfaat bagi kesehatan nilai jual sarang burung walet ini terhitung sangat mahal, yaitu berkisar 10 – 16 Juta per kg.  Perkembangan penangkaran burung wallet yang sangat cepat menyebabkan pendirian bangunan brung wallet ini bergabung dengan pemukiman warga menyebabkan persepsi yang berbeda-beda tiap warga. Sembuluh, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan yang tinggal di sekitar bangunan penangkaran burung wallet meliputi suara burung wallet, suara rekaman burung wallet, rumah/ bangunan burung wallet, dan juga penyakit.  Sampel dalam penelitian ini berjumlah 78 orang responden, penentuan jumlah sampel diambil secara acak dari populasi yang sesuai. Sampel dipilih sesuai dengan metode pemilihan sampel (sampling).  Berdasarkan hasil yang  diperoleh bahwa suara burung walet dan suara rekaman pemanggil burung walet diperoleh 153 dengan kategori sangat terganggu, keadaan tersebut membuktikan bahwa kebanyakan masyarakar sekitar sangat terganggu dengan adanya suara bising yang ditimbulkan oleh suara rekaman pemanggil burung walet, untuk sub variabel rumah tinggal walet diperoleh skor 164 yang berarti berada pada kategori tinggi, dan nilai skor tertinggi dari beberapa indikator adalah 116 dengan kategori terganggu, keadaan tersebut membuktikan bahwa keberadaan tempat tinggal walet mengganggu warga setempat. Variabel penyakit terdapat skor 199 yang berarti berada pada kategori tinggi, nilai sekor yang di peroleh dari beberapa indikator  yaitu 138 dengan kategori sangat khawatir. Artinya rata-rata responden yang tinggal di sekitar bangunan penangkaran burung walet mereka sangat khawatir dengan penyakit yang di timbulkan burung walet.
ANALISIS PENDAPATAN USAHA TANI KELAPA SAWIT DI DESA BANGUN HARJA KECAMATAN SERUYAN HILIR TIMUR KABUPATEN SERUYAN Herman syah
Jurnal Penelitian Agri Hatantiring Vol 2, No 2 (2022): Jurnal Penelitian Agri Hatantiring
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pagri.v2i2.89

Abstract

Kabupaten Seruyan merupakan tempat potensial untuk mengembangkan berbagai komoditas perkebunan, terutama karet yang luas arealnya mencapai 18,072,12 Ha, tanaman kelapa sawit seluas 11.479 Ha, tanaman kelapa seluas 5.991 Ha, tanaman kopi seluas 158 Ha, tanaman lada seluas 214 Ha, dan, Tanaman jambu mente seluas 652 Ha, dan Aren 205 Ha.Sektor perkebunan mempunyai peluang yang sangat besar untuk dijadikan andalan. Peranan sektor perkebunan yang demikian besar bagi peningkatan pendapatan petani dan penyediaan bahan baku untuk industri dalam negeri serta sebagai sumber devisa negara. Kelapa sawit merupakan salah satu tanaman perkebunan yang mempunyai peran penting bagi subsektor perkebunan. Pengembangan kelapa sawit antara lain memberi manfaat dalam peningkatan pendapatan petani dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan usaha tani kelapa sawit di Desa Bangun Harja Kecamatan Seruyan Hilir Kabupaten Seruyan.Penelitian ini dilaksanakan di Desa Bangun Harja Kecamatan Seruyan Hilir Timur Kabupaten Seruyan. Sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 48 orang petani sawit. Teknik pengumpulan data dengan cara menyusun item-item pertanyaan secara terperinci dan melakukan tanya jawab untuk mengetahui seberapa besar pendapatan usaha tani kelapa sawit di Desa tersebut. Dari pengolahan data diperoleh hasil penelitian bahwa hasil penerimaan rata-rata atas usaha yang dijalankan pada usahatani kelapa sawit adalah sebesar Rp. 35.800.568,-/Ha/Tahun, sedangkan total biaya rata-rata yang dikeluarkan adalah sebesar Rp. 10.038.744,-/Ha/Tahun dengan demikian total pendapatan rata-rata yang diperoleh adalah sebesar Rp. 16.804.824,- /Ha/Tahun. Kemudian hasil dari R/C adalah sebesar 2,86. artinya usahatani kelapa di Desa Bangun Harja Kecamatan Seruyan Hilir Kabupaten Seruyan Meguntungkan.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHATANI KOPI LIBERIKA SEBAGAI AGROWISATA DI DESA KUMPAI BATU ATAS KECAMATAN ARUT SELATAN KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT *, Djoni; Saputra, B.E.
Jurnal Penelitian Agri Hatantiring Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Penelitian Agri Hatantiring
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pagri.v4i1.188

Abstract

Penelitian ini adalah untuk mengetahui alternative-alternatif strategi pengembangan dalam usahatani Kopi Liberika sebagai agrowisata di Desa Kumpai Batu Atas, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat. Metode yang digunakan oleh peneliti meliputi observasi, wawancara dan studi pustaka. Lokasi penelitian ditentukan secara sengaja (purposive) dengan mempertimbangkan bahwa usahatani kopi Liberika dalam kondisi mulai dilirik masyarakat seiring berkembangnya gaya hidup Coffeeshop di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat. Kondisi yang merupakan faktor kekuatan usaha tersebut meliputi : kopi liberika yang memiliki rasa yang unik, komoditi kopi yang mudah dibudidayakan, letak lokasi usaha yang mudah dijangkau, nama Kopi Liberika yang dikenal masyarakat setempat, harga komoditi yang tergolong murah. Kondisi yang merupakan faktor kelemahan usaha tersebut meliputi : sumber daya manusia yang terlibat masih kurang, budidaya tanaman kopi Liberika yang masih belum optimal, fasilitas usaha yang kurang memadahi, promosi yang kurang maksimal. Pada Faktor Eksternal, peluang yang ada berupa : kunjungan konsumen dari berbagai kelas sosial, permintaan pasar yang belum bisa dipenuhi , varian produk turunan dan rasa yang masih bisa dikembangkan, dan kemajuan teknologi dapat mendukung. Kondisi ancaman bagi usaha Kopi Liberika di desa ini berupa : kesadaran masyarakat akan nilai ekonomi kopi Liberika ini masih rendah, pengetahuan usahatani dan pengolahan komoditi kopi belum memadai, dan munculnya persaingan berbagai jenis dan merk kopi jenis lain.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EKSPOR MINYAK KELAPA SAWIT INDONESIA KE CHINA Ramadhan, Ditho; Triwandoyo, Denny; bandrang, Tirsa Neyatri
Jurnal Penelitian Agri Hatantiring Vol 4 No 2 (2024): Penelitian Agri Hatantiring
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pagri.v4i2.198

Abstract

Sebagai produk yang lebih baik, minyak kelapa sawit telah mendapat pengakuan internasional sebagai komoditas yang menghasilkan devisa terbesar secara global bagi pengekspor negara-negara yang tidak hanya bergantung pada minyak dan gas dari perkebunan. Minyak kelapa sawit tidak mahal, mudah dibuat, dan sangat stabil, menjadikannya minyak yang paling sering digunakan dan diproduksi di dunia. Penelitian ini bertujuan 1) Untuk menganalisis pengaruh produksi terhadap ekspor kelapa sawit Indonesia ke China. 2) Untuk menganalisis pengaruh harga internasional terhadap ekspor kelapa sawit Indonesia ke China. 3) Untuk menganalisis pengaruh nilai tukar atau kurs terhadap ekspor kelapa sawit Indonesia ke China. 4) Untuk menganalisis pengaruh produksi, harga internasional dan nilai tukar atau kurs terhadap ekspor kelapa sawit Indonesia ke China. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan menggunakan analisis regresi linier berganda sebagai teknik analisis data untuk memperoleh hasil. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah secara simultan variabel produksi, harga internasional serta nilai tukar atau kurs berpengaruh signifikan terhadap ekspor minyak kelapa sawit Indonesia ke China. Sedangkan secara parsial produksi berpengaruh terhadap ekspor minyak kelapa sawit Indonesia ke Tiongkok dan harga internasional tidak berpengaruh terhadap ekspor minyak kelapa sawit Indonesia ke Tiongkok serta nilai tukar atau kurs tidak berpengaruh terhadap ekspor minyak kelapa sawit Indonesia ke Tiongkok.Kata kunci: minyak kelapa sawit, ekspor, produksi, harga internasional, nilai tukar atau kurs 
ANALISIS SALURAN PEMASARAN KOMODITI KELAPA SAWIT DI DESA KARTIKA BHAKTI KECAMATAN SERUYAN HILIR TIMUR KABUPATEN Hermansyah, Hermansyah
Jurnal Penelitian Agri Hatantiring Vol 3, No 2 (2023): Jurnal Penelitian Agri Hatantiring
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pagri.v3i2.160

Abstract

Dalam melakukan penelitian tersebut penelitian melakukan analisis Saluran Pemasaran Komoditi Kelapa Sawit Di Desa Kartika Bhakti Kecamatan Seruyan Hilir Timur Kabupaten Seruyan yang mana penelitian tersebut dapat bermanfaat bagi Petani di desa Kartika Bhakti tersebut. Penelitian tersebut menggunakan metode kualitatif, yang mana metode pengumpulan datanya dilakukan dengan cara wawancara dan observasi. Adapun objek penelitian tersebut adalah Desa Kartika Bhakti Kecamatan Seruyan Hilir Timur Kabupaten Seruyan. Dari hasil penelitian tersebut diperoleh data dan gambaran secara umum bahwa Saluran Pemasaran Kelapa Sawit dengan cara para petani menggunakan saluran pemasaran yang cukup panjang yaitu Petani menjual ke Pedagang Kecil atau pengepul setelah itu dijual ke Pabrik. Hal tersebut digunakan Petani karena Petani sudah terbiasa melakukanya dan menjadi kebiasaan para petani dalam memenuhi kebutuhan hidupnya seharihari. Petani tidak dapat langsung menyalurkan hasil panen tandan sawitnya kepada perusahaan karena petani tidak memiliki akses masuk kedalam pabrik perusahaan sawit. Perilaku pasar di desa tersebut menunjukan hubungan yang sangat kuat antara pedagang kabupaten dengan pedagang besar, Keuntungan yang didapatkan petani adalah sebesar Rp.1150 dan keuntungan pengepul atau pedagang Rp.350 hal tersebut didasari karena adanya pengurangan dari biaya upah panen bagi petani dan biaya pemasaran bagi pengepul hal tersebut terlihat dari cukup panjangnya proses saluran penjualan hasil panen para petani dan juga kurang tersedianya informasi harga yang di peroleh para petani serta adanya kerjasama antara para pembeli yang sengaja menutupi harga dari pabrik.
PERSEPSI PETANI TERHADAP PERAN PENYULUH PERTANIAN LAPANGAN (STUDI KASUS PETANI PADI SAWAH DI DESA LANJUT KECAMATAN SINGKEP PESISIR KABUPATEN LINGGA) *, Mulyadi; Yanis, Muhammad Nazarul; Triandini, Puja; Putra, Adityo Azana; Wildani, Rizka; Karyati, Elva Dwi
Jurnal Penelitian Agri Hatantiring Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Penelitian Agri Hatantiring
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pagri.v4i1.190

Abstract

Kegiatan penyuluhan merupakan salah satu cara yang diharapkan dapat membantu petani dalam menyelesaikan permasalahan mereka dan juga penyuluh juga diharapkan mampu untuk meningkatkan pengetahuan petani padi sawah guna lebih meningkatkan jumlah produksi padi sawah. Di desa lanjut kegiatan penyuluhan kepada petani padi sawah biasanya dilakukan seminggu sekali. Penyuluh merupakan ujung tombak yang berhubungan langsung dengan petani yang diharapkan mampu untuk mengatasi segala permasalahan yang dihadapi oleh petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi petani padi terhadap peran penyuluh pertanian lapangan di desa lanjut kecamatan singkep pesisir kabupaten lingga. Metode penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi petani padi terhadap peran penyuluh di desa lanjut kecamatan singkep pesisir kabupaten lingga provinsi kepulauan riau sebagai pembimbing, organisator , pelatih dan fasilitator dinilai sangat baik, meskipun demikian terdapat beberapa pernyataan yang terkait
Analisis Pendapatan Usahatani Kelapa Sawit Di Desa Kartika Bhakti Kecamatan Seruyan Hilir Timur Sella, Marsela123; *, Suroto; bandrang, Tirsa Neyatri
Jurnal Penelitian Agri Hatantiring Vol 4 No 2 (2024): Penelitian Agri Hatantiring
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pagri.v4i2.199

Abstract

Desa Kartika Bhakti berada di Kecamatan Seruyan Hilir Timur yang mengusahakan tanaman Kelapa Sawit.  Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Menganalisis gambaran usahatani kelapa sawit di Desa Kartika Bhakti Kecamatan Seruyan Hilir Timur 2) Menganalisis besarnya pendapatan usahatani kelapa sawit di Desa Kartika Bhakti Kecamatan Seruyan Hilir Timur. Waktu penelitian adalah dari bulan Mei – Juli 2024. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive). Metode penelitian menggunakan analisis kuantitatif deskriptif dengan jumlah sampel petani kelapa sawit yaitu 22 petani sampel ditentukan menggunakan proportionate stratified random sampling. Gambaran usahatani menggunakan analisis deskriptif sedangkan analisis pendapatan menggunakan rumus total biaya, penerimaan, dan pendapatan. Hasil penelitian menunjukan keadaaan usahatani kelapa sawit dengan mayoritas petani memiliki luas lahan kelapa sawit terbanyak yaitu pada rentang 1 – 3 hektar dengan umur tanaman 8 – 15 tahun dan menjadi umur produktif untuk menghasilkan Tandan Buah Segar, selain itu proses usahatani kelapa sawit yang dijalankan oleh petani menggunakan teknik budidaya yang hampir sama pada umumya hingga tahap produksi. Penerimaan yang diperoleh petani kelapa sawit Rp. 2.426.580.000/Ha/Tahun dengan jumlah produksi 1.249.200 kg/Tahun dan total biaya produksi yang dikeluaran Rp.1.203.429.375/Ha/Tahun dari total keseluruhan sampel, sehingga pendapatan petani yang diperoleh dalam periode setahun adalah Rp. 1.251.866.875/Ha/Tahun, Jadi usahatani kelapa sawit menguntungkan bagi petani. Kata Kunci: Kelapa Sawit, Usahatani, Gambaran Usahatani, Analisis Pendapatan
PENGARUH KEKERINGAN DAN KEBAKARAN LAHAN TERHADAP BIAYA USAHATANI PETANI KELAPA SAWIT DESA KARTIKA BAKTI *, Suroto; Rahim, Fathur; Pratama, Jhossy; Rahmadhani, Farah
Jurnal Penelitian Agri Hatantiring Vol 3, No 2 (2023): Jurnal Penelitian Agri Hatantiring
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pagri.v3i2.161

Abstract