cover
Contact Name
Ilham Hariaji
Contact Email
jurnalpanduhusada@umsu.ac.id
Phone
+6281262082844
Journal Mail Official
jurnalpanduhusada@umsu.ac.id
Editorial Address
Laboratorium Farmakologi dan Terapi Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Gedung Kampus 1 UMSU Jalan Gedung Arca Nomor 53 Medan Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pandu Husada
ISSN : 27160254     EISSN : 27160254     DOI : https://doi.org/10.30596/jph.v4i1
Jurnal Pandu Husada merupakan jurnal yang di kelola oleh Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Bekerjasama dengan Divisi Karya Tulis Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Pandu Husada Terbit 4 Kali dalam Satu Tahun (Januari-April-Juli-Oktober) Meliputi Bidang Kesehatan, Kedokteran.
Articles 204 Documents
Hubungan Hipertensi dengan Gangguan Pendengaran di Rumah Sakit Bhayangkara TK II Medan Dinda Syari Nasution; Muhammad Edy Syahputra Nasution
JURNAL PANDU HUSADA Vol 1, No 4 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v1i4.5434

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang penting dikarenakan prevalensinya tinggi dan dapat menyebabkan kerusakan organ. Salah satu organ sasaran hipetensi adalah sistem auditorik yang dapat menyebabkan gangguan pendengaran. Faktor risiko gangguan pendengaran seperti diabetes melitus, hipertensi, merokok, obesitas, dan hiperlipidemia diindikasikan berhubungan dengan gangguan pendengaran namun mekanismenya masih belum diketahui sepenuhnya. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan hipertensi dengan gangguan pendengaran di Rumah Sakit TK II Bhayangkara Medan. Sebanyak 60 subjek terdiri dari 30 subjek kelompok hipertensi dan 30 subjek kelompok kontrol (kelompok normotensi), laki-laki dan perempuan, berusia 25-60 tahun dilakukan pengukuran tekanan darah dengan sphygmomanometer serta pemeriksaan pendengaran dengan garpu tala dan audiometri nada murni. Penelitian ini bersifat analitik dengan desain case control study. Analisis hasil penelitian ini menggunakan chi-square dan uji Fisher exact. Hasil Penelitian: Terdapat 18 penderita hipertensi yang mengalami gangguan pendengaran, 12 penderita hipertensi tidak mengalami gangguan pendengaran, 2 penderita normotensi gangguan pendengaran, dan 28 penderita normotensi tidak mengalami gangguan pendengaran. Jadi terdapat hubungan antara hipertensi dengan gangguan pendengaran.
Karakteristik Demam Typoid Dengan Uji Tubex Positif Pada Usia Anak Di Rumah Sakit Umum Daerah Lubuk Pakam Tahun 2017 Annisa Rahmadayani; Said Munazar Rahmat
JURNAL PANDU HUSADA Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v1i1.3848

Abstract

Abstract: Typhoid fever is one of the health problems in Indonesia as adeveloping country in the world. Typhoid fever can affect anyone, includingchildren. Typhoid fever at the age of the child varies in the clinical picture so it isdifficult to make a diagnosis and treat the disease. This study used a descriptiveresearch method and used secondary data taken from the medical records of DeliSerdang Lubuk Pakam Hospital in children with typhoid fever in 2017. Thenumber of samples in the study was obtained by the total sampling method. Fromthe results of the study, there were male patients (55.6%), and 92 women (44.4%).Patients aged 29 days to 2 years was 31 (15%), ages above 2 years to 6 years was70 (33.8%) aged over 6 years to 15 years was 106 (51.2%). Clinicalmanifestations found in the form of 207 cases by fever (100%), vomiting by 156persons (75.4%), nausea by 125 persons (60.4%), diarrhea by 80 persons(38.6%), abdominal pain by 82 persons (39.6%), cough by 73 persons ( 35.3%),headache by 14 persons (6.8%), constipation by 28 persons (13.5%), and dirtytongue by 43 persons (20.8%). Uncomplicated patients by 202 person (97.6%),anemia complications by 2 people (1%), bronchopneumonia by 1 person (0.5%),bronchitis by 1 person (0.5%), seizures by 1 person (0.5%). Most people withtyphoid fever in the Deli Serdang Lubuk Pakam Regional General Hospital aremale, aged over 6 years to 15 years, manifest fever, and the most commoncomplication is anemia.Keywords: typhoid fever, children, characteristics, tubex test
Hubungan Akne Vulgaris Dengan Gejala Ansietas Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Arisa Atika Meliala; Riri Arisanti Syafrin Lubis
JURNAL PANDU HUSADA Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v1i2.4604

Abstract

Akne vulgaris (AV) adalah penyakit kulit akibat inflamasi kronis folikel pilosebasea yang ditandai dengan adanya komedo, papul, pustul, nodus, dan kista. Akne sering ditemukan pada wajah, berdampak besar pada penampilan visual seseorang, sehingga dapat mempengaruhi fungsi emosional, sosial, psikologis serta kualitas hidup penderitanya. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa AV memiliki dampak negatif pada kepercayaan diri pasien. Kepercayaan diri yang rendah berhubungan dengan kecemasan dan depresi. Mengetahui hubungan AV dengan gejala ansietas pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Jenis penelitian yang dilaksanakan bersifat cross sectional. Subjek pada penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Hasil penelitian ini menggunakan uji Chi-Square, dan didapatkan nilai p-valuae = 0,020.Terdapat hubungan AV dengan gejala ansietas pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.
Perbandingan Efektivitas Madu Trigona Dan Madu Sidr Dikombinasikan Dengan Minyak Jintan Hitam (Nigella Sativa) Sebagai Nefroprotektor Tikus Wistar (Rattus Norvegicus) Yang Diinduksi Parasetamol Shinta Damayanti; Des Suryani
JURNAL PANDU HUSADA Vol 2, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v2i3.9402

Abstract

Parasetamol adalah salah satu obat analgetik-antipiretik yang paling umum digunakan di seluruh dunia. Penggunaan dengan dosis toksik dapat menimbulkan kerusakan ginjal. Minyak jintan hitam dan madu digunakan sebagai obat untuk berbagai masalah kesehatan. madu trigona adalah madu multiflora dan madu sidr merupakan madu monoflora yang telah diolah dengan lebih baik dan diimpor dari luar negeri dengan harga yang mahal. membandingkan efektivitas minyak jintan hitam ditambah madu trigona dengan minyak jintan hitam ditambah madu sidr terhadap fungsi ginjal tikus yang diinduksi parasetamol. penelitian eksperimental dengan rancangan posttest only with controlled group design. Sebanyak 4 kelompok diberi perlakuan selama 28 hari. Uji kadar Ureum dan Kreatinin dilakukan. Analisis data menggunakan one way ANOVA post hoc bonferroni. Terdapat pengaruh pemberian parasetamol dosis tunggal 2 g/KgBB pada fungsi ginjal tikus ditandai dengan peningkatan kadar Ureum dan kreatinin pada kelompok KP, tidak terdapat perbedaan signifikan pemberian minyak jintan hitam dosis 2 ml/kgBB ditambah madu sidr dengan dosis 1 g/kgBB dan minyak jintan hitam dosis 2 ml/kgBB ditambah madu trigona dengan dosis 7,4 ml/kgBB selama 28 hari terhadap ginjal tikus yang telah diinduksi parasetamol (p0,05). Pemberian parasetamol memiliki pengaruh terhadap kerusakan ginjal tikus. Serta pemberian minyak jintan hitam ditambah madu dibandingkan dengan minyak jintan hitam ditambah madu trigona memiliki efek nefroprotektor yang sama.
Edukasi Pengenalan Penyakit Diare Secara Umum Di Lingkungan 6, Teladan Barat : Clinical Experiences Muhammad Fadhly Zahran; Nabira Maharani Gurusinga; Rania Gusmi Putri; Revo Fauzio; Anggi Yulisna Frisilia Saputri; Ilham Hariaji
JURNAL PANDU HUSADA Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v4i2.16441

Abstract

Abstrak:  Salah satu penyakit menular adalah diare. Penyakit diare masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama penyebab kesakitan dan kematian terutama pada balita. Studi ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang pengenalan penyakit diare secara umum di lingkungan 6 Teladan Barat. Edukasi pengenalan penyakit diare secara umum ini berkaitan dengan bagaimana pola hidup sehari-hari pada keluarga termasuk dalam pola makan. Edukasi ini dilakukan dengan metode secara langsung terhadap keluarga. Data ini merupakan hasil dari kegiatan edukasi yang dilakukan ke keluarga terkait pengenalan penyakit diare secara umum. Penganalisisan data yang dilakukan dengan pengumpulan data kemudian dilakukan pemilahan data kemudian mengklasifikasi data yang akhirnya menyajikan hasil dari edukasi yang telah dilakukan. kesimpulan  studi ini adalah pada keluarga memiliki potensi untuk mengalami infeksi diare, pengetahuan keluarga  binaan tentang infeksi penyakit diare secara umum sudah ada, kebersihan dari rumah keluarga binaan masih belum memenuhi standar rumah yang bersih dan sehat. 
Hubungan Kebersihan Diri dan Jenis Kelamin dengan Kejadian Pedikulosis Kapitis pada Murid SD Siti Lasmi Yani Al Azhar; Siti Mirhalina Hasibuan; Riri Arisanty Syafrin Lubis; Heppy Jelita Sari Batubara
JURNAL PANDU HUSADA Vol 1, No 4 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v1i4.5256

Abstract

Pedikulosis kapitis adalah infeksi kulit dan rambut kepala yang di sebabkan oleh Pediculus humanus var. capitis. Pediculus ini merupakan parasit obligat yang harus menghisap darah manusia untuk dapat bertahan hidup. Jenis kelamin dan kebersihan diri merupakan faktor resiko terjadinya pedikulosis kapitis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara jenis kelamin dan kebersihan diri dengan kejadian pedikulosis kapitis pada siswa SDN 018455 Desa Tanah Tinggi. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik denga desain cross sectional. Subjek penelitian ini adalah siswa SDN 018455 Desa Tanah Tinggi yang terdaftar di administrasi sekolah. Teknik penelitian ini menggunakan consecutive sampling dan analisa data uji chi-square. Pengambilan data melalui pengisian kuisioner dan pemeriksaan langsung pada sampel. Hasil penelitian ini memperoleh bahwa sebanyak 22 orang anak perempuan (56.4%) menderita pedikulosis kapitis, sedangkan pada anak laki-laki sebanyak 5 orang (14.7%) dan anak dengan kebersihan diri yang baik sebanyak 3 orang (7.9%) menderita pedikulosis kapitis,sedangkan pada anak dengan kebersihan kurang baik sebanyak 24 orang (68.6%) menderita pedikulosis kapitis. Hasil Uji Chi-square di dapati p=value 0.000. Adanya hubungan antara kebersihan diri dan jenis kelamin dengan kejadian pedikulosis kapitis pada siswa SDN 018455 Desa Tanah Tinggi.
Observasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Sebagai Masalah Kesehatan Keluarga Di Lingkungan 6, Teladan Barat : Clinical Experiences Muhammad Fadhly Zahran; Nabira Maharani Gurusinga; Rania Gusmi Putri; Revo Fauzio; Anggi Yulisna Frisilia Saputri; Ilham Hariaji
JURNAL PANDU HUSADA Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v4i1.16364

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang masalah kesehatan keluarga di lingkungan 6, Teladan Barat. Observasi masalah kesehatan ini berkaitan tentang pola hidup bersih dan sehat serta lingkungan pada keluarga. Penelitian dilakukan dengan metode observasi (pengamatan) dan pendekatan terhadap keluarga secara langsung. Data penelitian ini adalah hasil observasi dan hasil pendekatan yang dilakukan ke keluarga terkait masalah kesehatan. Penganalisisan data dilakukan dengan pengumpulan data yang kemudian dilakukan pemilahan data serta mengklasifikasi data yang akhirnya menyajikan hasil dari observasi.
Hubungan Nilai Fraksi Ejeksi Ventrikel Kiri pada Pasien Gagal Jantung dengan Tingkat Gejala Depresi yang Diukur dengan The Beck Depression Inventory II (BDI-II) Reza Nofita Sari; Faisal Habib
JURNAL PANDU HUSADA Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v2i1.5377

Abstract

ABSTRAKLatar belakang: Gagal jantung adalah penyakit dimana jumlah darah yang dipompa oleh jantung seseorang setiap menitnya tidak mampu memenuhi kebutuhan normal pada metabolisme tubuh manusia. Pada tahun 2016 menurut WHO terdapat 17,7 juta orang meninggal akibat penyakit kardiovaskular yang mewakili 31% kematian didunia.Depresi sering dialami oleh pasien penyakit kardiovaskuler seperti Chronic Heart Failure (CHF). Sekitar 21,5% symptom depresi ditemukan pada pasien CHF dan meningkat seiring dengan memberatnya CHF. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk menilai hubungan nilai fraksi ejeksi ventrikuler pada pasien gagal jantung dengan derajat symptom depresi.Metode: penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan desain cross sectional. Data diolah menggunakan uji Kruskal-Wallis pada SPSS.Hasil: Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara fraksi ejeksi ventrikuler pada pasien gagal jantung dengan derajat depresi pada pasien di Rumah Sakit Mitra Medika amplas dan Rumah Sakit Tingkat II Putri Hijau Medann dengan p value 0,0001 . Kesimpulan:Ada hubungan yang signifikann antara fraksi ejeksi ventrikel kiri dengan derajat depresi pada pasien gagal jantung.Kata kunci: Depresi, fraksi ejeksi, gagal jantung.
Berbagai Manfaat Daun Bidara (Ziziphus mauritiana Lamk) Bagi Kesehatan di Indonesia : Meta Analisis Maulana Siregar
JURNAL PANDU HUSADA Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v1i2.4415

Abstract

Khasiat daun bidara (Ziziphus mauritiana Lamk) telah disebutkan dalam Al-Quran dan Hadist Nabi Muhammad SAW,Studi meta analisis ini bertujuan untuk mengetahui berbagai manfaat daun bidara (Ziziphus mauritiana Lamk) yang telah dibuktikan secara ilmiah melalui penelitian di Indonesia. Melakukan penelusuran literatur menggunakan aplikasi Google Scholar dan melalukan analisis terhadap literatur yang masuk dalam kriteria inklusi. Dari hasil penelusuran ditemukan 22 artikel dan hasil penelitian yang menyimpulkan tentang maanfaat daun bidara. Manfaat terbesar daun bidara adalah sebagai antimikroba, selain itu juga terdapat banyak manfaat lain seperti analgetik antipiretik dan antiinflamasi, antikanker, serta dalam berfungsi sebagai pelindung sel-sel tubuh seperti ginjal, hati dan otak.
Pengetahuan Dan Kebiasaan Ibu Meningkatkan Risiko Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (Ispa) Pada Balita: Studi Cross-Sectional Amellia Prisca Mahdelima; Oky Rahma Prihandani; Kanti Ratnaningrum
JURNAL PANDU HUSADA Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v2i2.7135

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) masih menjadi salah satu penyakit pemicu tingginya angka kesakitan dan kematian anak di Indonesia. Pengetahuan dan kebiasaan orang tua terutama ibu, merupakan faktor yang ikut berperan dalam kejadian ISPA pada balita. Beberapa penelitian memaparkan hasil yang berbeda terkait hubungan antar pengetahuan dan kebiasaan ibu dengan kejadian ISPA oleh karena itu peneliti ingin mengetahui apakah faktor tingkat pendidikan, pengetahuan dan kebiasaan ibu dapat meningkatkan risiko kejadian ISPA pada balita di Desa Alasdowo, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, Provinsi Jawa Tengah. Metode penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional, teknik consecutive sampling. Data primer menggunakan wawancara kuesioner didahului dengan validasi kuesioner. Terdapat kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis menggunakan uji chi-square dan uji regresi logistik.Dari 90 sampel diperoleh sebanyak 33 anak menderita ISPA (36,7%). Faktor tingkat pendidikan ibu tidak berhubungan dengan kejadian ISPA (p=0,233). Sedangkan pengetahuan ibu dan kebiasaan ibu memiliki hubungan bermakna dengan kejadian ISPA pada balita (p=0,000; p=0,000). Pengetahuan ibu merupakan variabel yang paling berpengaruh terhadap kejadian ISPA pada balita dengan peningkatan risiko 14,7x (p=0,000; PR=14,733; CI=4,002-54,232) dibandingkan kebiasaan ibu.Pengetahuan ibu yang kurang dapat meningkatkan risiko kejadian ISPA 14,7 kali. Faktor kebiasaan ibu yang kurang dapat meningkatkan risiko kejadian ISPA 5.8 kali

Page 8 of 21 | Total Record : 204