cover
Contact Name
Deri Setiawan
Contact Email
piaud@stai-musaddadiyah.ac.id
Phone
+6289699992020
Journal Mail Official
piaud@stai-musaddadiyah.ac.id
Editorial Address
Jl. Mayor Syamsu No. 2, Jayaraga 44151, Garut, Indonesia
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini (Anaking)
ISSN : -     EISSN : 29886759     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Jurnal Anaking adalah media publikasi online untuk mewadahi artikel atau jurnal yang berkaitan dengan anak usia dini atau pendidikan islam anak usia dini. Diterbitkan oleh LP2M STAI Al Musaddadiyah Garut bekerja sama dengan Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini STAI Al Musaddadiyah Garut
Articles 98 Documents
Pengaruh Permainan Tradisional Galah Asin Terhadap Perkembangan Fisik Motori Anak Usia Dini 5-6 Tahun Kelompok B di TK Aisyiyah 03 Cikelet Pratiwi, Shelly; Nuraeni, Henhen
Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking Vol 1 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking
Publisher : LP2M STAI Al-Musaddadiyah Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37968/anaking.v1i1.302

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh fenomena yang terjadi di TK Aisyiyah 03 Cikelet bahwa peserta didik banyak yang kurang berkembang dalam perkembangan fisik motoriknya terutama pada saat berlari, melompat dan meloncat banyak yang masih lamban dalam pergerakannya. Tujuan penelitian ini adalah melatih aktivitas fisik anak kelas B di TK Aisyiyah 03 Cikelet. Penelitian ini menggunakan metode desain PTK dengan model pendekatan kualitatif, metode pengumpulan data dilakukan penyusunan instrumen penilaian kemudian di analisis secara kualitatif & persentase. Pengaruh permainan tradisional galah asin terhadap perkembangan fisik motorik anak usia dini usia 5-6 tahun di TK Aisyiyah 03 Cikelet tiap siklusnya meningkat hasilnya menunjukan pada pra siklus dengan nilai rata-rata 20,625, pada siklus I dengan nilai rata-rata 26,125, dan pada siklus II dengan nilai rata-rata 33,5 dengan indikator anak mampu berlari melewati garis pertama tanpa setuhan lawan, anak mampu melompat melewati garis tanpa sentuhan lawan dan anak mampu meloncat melewati garis finis tanpa ada sentuhan dari lawan dalam aspek fisik motorik berlari, melompat dan meloncat.   kata kunci: fisik motorik, permainan, galah asin
Mengembangkan Kemampuan Berpikir Logis Melalui Media Papan Pola Pada Anak Usia 4-5 Tahun (Penelitian Tindakan Di Kelas A PAUD KOBER Birulwaliden Kecamatan Cilawu Garut) Ulfah, Fitria; Nuraffiyah, Citra
Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking Vol 1 No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking
Publisher : LP2M STAI Al-Musaddadiyah Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37968/anaking.v1i2.303

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kemampuan berpikir  logis pada anak usia 4-5 Tahun di kelas A KOBER Birulwaliden, dilihat dari salah satu indikator yaitu 7 dari  12 anak belum mampu menyebutkan warna dan mengenal jenis pola warna A-B. Sedangkan Kemampuan berpikir logis merupakan suatu hal yang penting dalam proses pembelajaran, karena dalam berpikir logis anak dapat mengenal proses pembelajaran mengenai klasifikasi yang dapat mengelompokkan benda berdasarkan      persamaan, serasi atau mengurutkan perbedaan benda berdasarkan ukuran, serta mengenal suatu urutan atau jenis pola. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang perkembangan kemampuan berpikir logis anak usia 4-5 tahun di kelas A Kober Birulwaliden ketika menggunakan media papan pola.           Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan dalam tiga siklus, masing- masing siklus terdiri dari 2 kali pertemuan. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas A KOBER Birulwaliden. Pengumpulan data dilakukan dengan cara menghitung pencapaian hasil belajar tiap siklus dengan ditandai peningkatan kemampuan berpikir  logis. Penelitian ini menunjukan bahwa media papan pola mampu mengembangkan kemampuan berpikir  logis pada anak usia 4-5 Tahun di kelas A KOBER Birulwaliden dengan hasil siklus 1 16.6% (MB) , pada siklus ke II 33,3% (BSH) Sedangkan pada siklus ke III 75% (BSB). Kata Kunci: Kemampuan Berpikir Logis, Media Papan Pola.
Pengaruh Penerapan Metode Logical Consequences Terhadap Kepatuhan Anak Usia Dini Pada Aturan Sekolah Di PAUD Daruth Tholibin Wardani, Elia; Apriliani, Melani
Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking Vol 1 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking
Publisher : LP2M STAI Al-Musaddadiyah Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37968/anaking.v1i1.304

Abstract

The purpose of this study is to reveal how the influence of early childhood compliance with school rules through the Logical Consequences Method in Daruth Tholibin's early childhood. The research design used in this classroom action research is the Kemmis and Mc Taggart model, the cycle in this model includes developing an action research design known as planning, implementing action, observing, and reflecting. This study uses 3 cycles with 12 meetings. The subjects of this study were students in groups A and B, totaling 20 students at PAUD Daruth Tholibin. Observational data collection techniques, and documentation, how to analyze data using data reduction, data exposure, conclusion drawing and verification. The results of this study indicate that the application of the Logical consequences method can increase compliance for early childhood, especially in Daruth Tholibin Early Childhood Education. With the results of BM 0%, M 40% AND 60% SM.
Implementasi Pola Asuh Demokratis Dalam Mendorong Kemandirian Anak Usia 4-5 Tahun (Tk Darul-Arqom Di Desa TanjungAnom Kecamatan Samarang Kabupaten Garut) Aliyah, Siti; Susiani, Desi
Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking Vol 1 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking
Publisher : LP2M STAI Al-Musaddadiyah Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37968/anaking.v1i1.312

Abstract

Parents always hope that their children can develop perfectly. They want their children to grow up to be morally excellent, independent, strong, personality-rich, creative, intelligent, and obedient to their religious teachings. To achieve this desire, parents have a primary role because they are the primary educators (Al ummah madrhosatul ula) and serve as role models for their children before they are exposed to education outside the family. Relevant parenting styles can stimulate children's independence development. Lake Crouter & McHale state that independence is recognized as a crucial aspect of developmental education. Independence does not develop on its own but requires a continuous process, indicating that independence needs to be instilled from an early age. Considering that independence is essential in life, as long as parents are willing to change their parenting methods for the development of their children. A democratic parenting style is highly relevant in promoting independence in 4-5-year-old children. The independent behavior of children is produced because parents implement a democratic parenting style that involves two-way communication. The implementation of a democratic parenting style greatly assists in fostering the independence of 4-5-year-old children at Tk Darul-Arqom in Tanjung Anom Village, Samarang District. Democratic parents show full expression of love and responsiveness to their children, allowing them freedom with responsibility under careful supervision. This study aims to determine the level of independence in 4-5-year-old children, understand the form of democratic parenting styles in promoting independence in 4-5-year-old children, and understand the implementation of democratic parenting styles in fostering independence in 4-5-year-old children.  Keywords: Implementation of Democratic Parenting Styles, Independence of 4-5-Year-Old Children  
Implementasi Dialogic Reading Dalam Upaya Meningkatkan Attachment Antara Guru dan Siswa (Studi PenelitianTindakan Kelas di TK. An-Nuur Tanjungkamuning, Garut) Pratiwi, Shelly; Al-Hasni, Sri Rezeki
Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking Vol 1 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking
Publisher : LP2M STAI Al-Musaddadiyah Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37968/anaking.v1i1.315

Abstract

This research is motivated by the low level of attachment between teachers and students in Early Childhood Education institutions due to schedule changes and reduced teaching time during the Covid-19 pandemic. According to several studies, the dialogic reading method has an impact on various aspects of early childhood development. Therefore, the researcher is interested in further examining the application of this method to enhance the attachment between teachers and students at TK An-Nuur Tanjungkamuning. The aim of this study is to observe the improvement in attachment between teachers and students at TK An-Nuur before and after the implementation of the dialogic reading method. In this classroom action research, the population used is students in Group B at TK An-Nuur Tanjungkamuning, totaling 32 students, with a sample of 16 students from class B at TK An-Nuur Tanjungkamuning. This research uses a qualitative approach with data collection techniques. The research instruments used are observation and documentation techniques. Based on the analysis of the existing problems, this classroom action research is planned to consist of several stages: pre-cycle, cycle 1, and cycle 2. The attachment percentage in the pre-cycle was 0%. Then, in cycle 1, the success rate reached 87.5%. In cycle 2, there was an increase of 12.5%, resulting in a success rate of 100%.  Keywords: Attachment, Dialogic Reading
Pembiasaan Kegiatan Cooking Class di TK Asy-Syuhada dalam Upaya Pencegahan Stunting Nurjani, Yan Yan; Silviana, Siti Saharah
Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking Vol 1 No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking
Publisher : LP2M STAI Al-Musaddadiyah Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37968/anaking.v1i2.316

Abstract

Stunting merupakan indikator kekurangan gizi kronis akibat ketidak cukupan asupan makanan dalam waktu yang lama, kualitas pangan yang buruk, meningkatnya morbiditas serta terjadinya peningkatan tinggi badan yang tidak sesuai dengan umurnya (TB/U). Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui kegiatan Cooking Class di Tk Asy-Syuhada dalam upaya pencegahan stunting dengan menuju pada kesehatan gizi anak. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode deskriptif kualitatif adalah metode penelitian yang berdasarkan pada filsafat postpositivisme digunakan untuk meneliti pada kondisi objek yang alamiah (sebagai lawannya adalah eksperimen) dimana peneliti adalah sebagai instrument kunci teknik pengumpulan data dilakukan secara trigulasi (gabungan), analisis data bersifat induktif/kualitatif, dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan makna daripada generalisasi. Penelitian deskriptif kualitatif bertujuan untuk menggambarkan, melukiskan, menerangkan, menjelaskan dan menjawab secara lebih rinci permasalahan yang akan diteliti dengan mempelajari semaksimal mungkin seorang individu, suatu kelompok atau suatu kejadian. Dari hasil penelitian kegiatan cooking class dalam tingkat satuan pendidikan anak usia dini dapat dijadikan sebagai upaya pencegahan stunting pada anak. Karena dengan kegiatan cooking class dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi anak serta dapat memberikan pemahaman pada orang tua mengenai kebutuhan gizi anak sehingga pemenuhan gizi anak akan lebih optimal ketika diberikan oleh pihak sekolah dan keluarga. Kata Kunci : Cooking Class, Stunting
MENINGKATKAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS ANAK MELALUI KEGIATAN MEMBUAT PUZZLE DARI KARDUS BEKAS DI KELOMPOK A RA AL-KAUTSAR KAMOJANG KEC. IBUN KAB. BANDUNG Widari, Ida; Sukmawati, Susan
Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking
Publisher : LP2M STAI Al-Musaddadiyah Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37968/anaking.v2i1.376

Abstract

Dalam perkembangan seorang anak, keadaan fisik motorik memang sangat menjadi perhatian dan menjadi suatu pembahasan, sebab proses tumbuh kembang anak akan mempengaruhi kehidupan mereka di masa yang akan datang. Sehingga mengetahui perkembangan fisik anak, memaksimalkan perkembangan fisik anak serta pentingnya perkembangan fisik anak menjadi suatu keharusan untuk ditelaah dan dipahami.  Perkembangan keterampilan motorik halus, yaitu gerakan terbatas dari bagian yang meliputi otot kecil, terutama gerakan di bagian jari-jari tangan. Motorik halus adalah gerakan-gerakan tubuh yang melibatkan otot-otot kecil, gerakan motorik halus, terutama yang melibatkan otot tangan dan jari biasanya membutuhkan kecermatan tinggi, ketekunan dan koordinasi antara mata dan otot kecil. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan motorik halus anak melalui kegiatan membuat puzzle dari kardus bekas. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan kolaborasi guru kelas di kelompok A RA Al-Kautsar Kamojang Kec. Ibun Kab. Bandung. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan motorik halus anak di kelompok A RA Al-Kautsar Kamojang Kec.Ibun Kab.Bandung terutama dalam menggambar, mewarnai, menggunting dan menempel. Kata Kunci : Motorik halus, Puzzle, kardus bekas.
PERSEPSI ORANGTUA DAN GURU MENGENAI PERAN GURU LAKI-LAKI DI RAUDHATUL ATHFAL AL-MUSADDADIYAH GARUT Widari, Ida; Amelia, Evi
Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking
Publisher : LP2M STAI Al-Musaddadiyah Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37968/anaking.v2i1.386

Abstract

Berdasarkan data yang diperoleh mengenai jumlah Pendidik RA antara guru perempuan dan laki-laki sangat berbeda. Pada jenjang PAUD guru perempuan lebih mendominasi dibandingkan guru laki-laki. Oleh karena itu penelitian ini dilatar belakangi dengan jumlah pendidik laki-laki di PAUD yang sangat sedikit karena masih banyaknya masyarakat yang memandang sebelah mata erhadap guru PAUD laki-laki, bahkan ada juga yang menganggap bahwa guru PAUD itu harus perempuan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan persepsi orangtua dan guru perempuan mengenai peran guru laki-laki dan untuk mendeskripsikan bentuk responsive guru laki-laki dalam penyelenggaraan PAUD. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi sebagai alat pengumpulan data. Penelitian ini dilakukan di RA Al-Musaddadiyah Garut. Dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa peran guru laki-laki di PAUD penting dan sangat dibutuhkan. Juga bentuk responsive yang didapatkan merupakan respon yang baik dan mengapresiasi karena dapat mendobrak pemikiran masyarakat yang menganggap bahwa guru PAUD itu harus perempuan. Kata kunci: Pendidikan Anak Usia Dini, Peran Guru Laki-laki, Pendidikan
PERMAINAN MONKEY BAR DALAM PENGEMBANGAN MOTORIK KASAR ANAK USIA 2-4 TAHUN DI KELOMPOK BERMAIN MANDALA Nurjani , Yan Yan; Jamilah, Mila Siti
Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking
Publisher : LP2M STAI Al-Musaddadiyah Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37968/anaking.v2i1.396

Abstract

Berdasaran hasil obsevasi di Kelompok Bermain Mandala ditemukan beberapa permasalahan Faktor-faktor yang menghambat perkembangan motorik seperti permainan yang kurang variatif, stimulasi dan aktivitas yang kurang optimal. Oleh karena itu, menggunakan gameplay, strategi, dan pendekatan yang tepat sangatlah penting. Permainan yang belum pernah digunakan adalah monkey bar karena lebih sulit dari permainan lainnya dan memiliki resiko tinggi untuk kotor dan jatuh dalam pengasuhan orang tua. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji kemampuan motorik anak usia dini pada kelompok Bermain Mandala. Jenis kegiatannya adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dirancang oleh Kemmis dan Tagart dengan menggunakan metode kualitatif konstruktif dan deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah perkembangan motorik anak, 13 anak, 9 perempuan dan 4 laki-laki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan motorik anak meningkat, terbukti dari observasi lapangan guru sebelumnya menunjukkan bahwa pembelajaran tidak mengalami kemajuan 0% mulai berkembang 0% berkembang sesuai harapan 47% berkembang sangat baik 53%. Kata kunci: Monkey Bar; Motorik
METODE BERCERITA DALAM MENGEMBANGKAN KARAKTER DISIPLIN BAGI ANAK USIA 5-6 TAHUN DI R.A NURUL ISLAM Furkony , Deni Konkon; Farida, Rida
Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking
Publisher : LP2M STAI Al-Musaddadiyah Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37968/anaking.v2i1.398

Abstract

  Berdasarkan kajian ini, mengingat RA Nurul Islam dalam pembelajaran, maka kedisiplinan anak masih belum ada, misalnya tidak semua anak datang tepat waktu, anak tidak menyelesaikan tugas sekolahnya, tidak semua anak setuju dengan aturan kelas, dan menggunakan bahasa kurang baik. Pada penelitian menggunakan metode tindakan kelas (PTK) kualitatif . Tujuan dari penelitian ini untuk mengembangkan kedisiplinan anak RA Nurul Islam usia 5-6 tahun. Penelitian  ini menggunakan model Kemmis dan Mc Taggart dengan 3 siklus dan 9 kali pertemuan. Subyek penelitian ini adalah siswa kelompok B berjumlah 18 siswa RA Nurul Islam. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan peneliti  terhadap penerapan metode percerita pada karakter disiplin anak usia dini di RA Nurul Islam, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: Dari jumlah keseluruhan anak di kelompok B RA Nurul islam yaitu 18 orang, anak yang sudah berkembang sesuai harapan baru mencapai 55% (10 anak), yang mulai berkembang mencapai 28% (5 anak) dan belum berkembang tersisa 17% (3 anak). Data tersebut didapat dari hasil salah satu kegiatan yang dilakukan anak ketika anak membereskan mainan ke tempatnya, namun masih ada anak yang tidak menyimpan sesuai aturan selain mengenal kedisiplinan, anak juga diajak bersama-sama melakukan agar guru bisa mengetahui sejauh mana kedisiplinannya. Kata kunci: Metode  Bercerita,  Karakter Disiplin  

Page 3 of 10 | Total Record : 98