Articles
98 Documents
Peran Ayah Terhadap Pendidikan Keagamaan Anak Usia Dini (Studi Kasus di RA Al Falah Tarogong Kaler Garut)
Izzan, Ahmad;
Nurafiyah Kusaeri, Latifah
Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking Vol 1 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking
Publisher : LP2M STAI Al-Musaddadiyah Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37968/anaking.v1i1.130
Perkembangan pendidikan Agama anak usia dini masih belum dapat berkembang secara maksimal, karena pada umumnya masih terdapat beberapa indikator yang masih belum terlampaui dalam Standar Tingkat pencapaian Perkembangan Anak (STTPA) salah satunya Nilai Agama dan Moral. Maka dari itu pentngnya peran ayah dalam keluarga, selain ia sebagau pemimpin rumah tangga ia juga berperan menjadi kepala sekolah yang mengontrol ibu sebagai madrasah anak dan mengontrol anak sebagai muridnya. Sebagai kepala madrasah di rumah memiliki visi atau tujuan akan bagaimana anak kedepanya, menjadikan anak itu beragama, bertahlak, bermoral, dsbnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pentingnya peran ayah dalam keluarga terkhusus dalam pendidikan keagamaan anak usia dini di RA Al Falah Tarogong Kaler Garut. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan jenis pendekatan studi kasus, fenomena yang menjadi kasus dalam penelitian ini adalah peran ayah terhadap pendidikan keagamaan anak usia dini, dengan subjek penelitian 6 orang ayah dari 6 anak di RA Al Falah. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagai seorang ayah yang langsung ikut berkontirbusi dalam pengasuhan dan pendidikan memiliki dampak yang bagus dan signifikan terhadap anak. Latar belakang pendidikan seorang ayah meski harus menjadi kepala madrasah di rumah tidak berpengaruh terhadap pedulinya dalam pendidikan keagamaan anak sejak dini, latar belakang keluarga sebelumnya (keturunan) dan kesadaran pada diri ayah yang menjadi faktor para ayah di RA Al Falah untuk mengutamakan pendidikan keagamaan. Kata Kunci : Keagamaan,Peran Ayah, Pendidikan Keagamaan
Penerapan Metode Total Physical Response (TPR) Untuk Meningkatkan Kemampuan Bahasa Sunda AUD Kelompok B TK Kembang Jati
Jubaedah, Endah;
Indriyanti, Yuki
Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking Vol 1 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking
Publisher : LP2M STAI Al-Musaddadiyah Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37968/anaking.v1i1.180
Seiring dengan perkembangan zaman, bahasa mengalami peningkatan atau perubahaan diakibatkan akulturasi budaya yang menciptakan kosakata atau logat baru. Disisi lain hal ini mengakibatkan hilangnya bahasa asli berganti dengan bahasa baru yang merubah susunan sintakisnya. Bahasa Sunda sebagai Bahasa Ibu untuk wilayah Jawa Barat yang harus diaplikasikan oleh masyarakat dengan seiring perkembangan zaman mulai terkikis perannya. Orang tua lebih mengutamakan bahasa Indonesia sebagai bahasa yang diajarkan kepada anak sejak usia dini. Oleh karena itu perlu adanya suatu metode untuk pembelajaran yang menstimulus anak usia dini agar bisa berbahasa Sunda dengan baik dan benar. Total Physical Response adalah metode pendidikan bahasa untuk diterapkan pada Anak Usia Dini yang menitik beratkan pada koordinasi perintah, ucapan dan gerak untuk membantu anak memahami suatu bahasa. Metode Total Physical Response merupakan metode pengajaran bahasa dengan perintah atau instruksi yang bertujuan untuk mengajarkan bahasa melalui aktivitas fisik atau motorik didasarkan pada koordinasi ucapan dan gerakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hasil dari penerapan metode TPR oleh pendidik kepada peserta didik, mengajarkan bahasa sunda di TK Kembang Jati. Metode penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK). Observasi wawancara, dan dokumentasi dilakukan sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode TPR berdasarkan tiga indikator obsrvasi memberikan hasil yang sangat siginifikan terhadap peserta didik dalam menggunakan bahasa sunda baik dalam segi pemahaman siswa terhadap komunikasi verbal atau pun non verbal. Dengan diterapkan metode TPR oleh pendidik kepada peserta didik yang diterapkan dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari dapat membantu memelihara dan melestarikan budaya bahasa sunda sebagai bahasa ibu. kata kunci : metode total physical response ; bahasa sunda ; anak usia dini
Meningkatkan Konsentrasi Belajar Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Menjahit
Pratiwi, Shelly;
Nur Asi'ah, Yuli
Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking Vol 1 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking
Publisher : LP2M STAI Al-Musaddadiyah Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37968/anaking.v1i1.194
Penelitian ini dilatarbelakangi dari kurangnya kemampuan anak usia dini dalam berkonsentrasi, seperti kurang memahami informasi yang disampaikan, dan belum mampu bertindak sesuai dengan instruksi yang diberikan oleh guru. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menganalisis peningkatan konsentrasi anak usia dini melalui kegiatan menjahit di TK Al-Kautsar Leuwidaun. Jenis penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subyek penelitiannya adalah siswa TK kelompok A usia 4-5 tahun sebanyak 12 orang. Pengumpulan data dengan cara observasi dan dokumentasi. Penelitian dilakukan dalam 2 siklus yang masing-masing terdiri dari 3 sesi. Siklus I dengan tema binatang air yang dimana pada sesi 1 menggunakan tema binatang ikan, sesi 2 menggunakan tema binatang kura-kura, dan sesi ke-3 menggunakan tema binatang lumba-lumba. Sedangkan siklus II menggunakan tema binatang mamalia yang dimana pada sesi 1 menggunakan binatang monyet, sesi 2 menggunakan tema binatang kuda nil, dan sesi ke-3 menggunakan tema binatang jerapah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi anak meningkat tiap siklusnya. Sebelum adanya tindakan, persentase konsentrasi anak yang tadinya 8% meningkat menjadi 58% pada siklus I dan 92% pada siklus II. Peningkatan kemampuan konsentrasi belajar anak usia dini di TK Al-Kautsar dikatakan berhasil, karena peningkatan konsentrasi anak telah melebihi indikator keberhasilan yang ditetapkan 80%. Kata Kunci : Konsentrasi, Belajar dan Menjahit
PENGARUH MEDIA POP-UP BOOK DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR ANAK USIA DINI KELOMPOK B DI RA RIADUL FALAH PAKENJENG GARUT
Ulfah, Fitria;
Aisah, Siti
Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking Vol 1 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking
Publisher : LP2M STAI Al-Musaddadiyah Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37968/anaking.v1i1.200
digunakan untuk membantu meningkatkan minat belajar di kelompk B RA Riadul Falah. Minat dapat diukur melalui empat indikator, antara lain yaitu ketertarikan untuk belajar, keterlibatan siswa, mempunyai perasaan senang atau ceria ketika belajar, dan memperhatikan guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen dan design pre-experimental tipe one group pre-test post-test design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh kelompok B RA Riadul Falah sebanyak 15 siswa. Berdasarkan dari hasil pre-test dan post-test menunjukkan bahwa dari perolehan nilai 15 siswa mengalami peningkatan. Hasil tersebut dapat dilihat dari nilai t tabel sebesar 2,1447 sedangkan nilai t hitung sebesar 11. Berdasarkan ketentuan apabila t hitung > t tabel maka terdapat pengaruh. variabel bebas (X) terhadap variabel terikat (Y) atau hipotesis diterima. Ini berarti media pop-up berpengaruh terhadap peningkatan minat belajar siswa dengan taraf signifikan 5%. Sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Kata Kunci: Minat Belajar, Media Pop-up Book.
Dampak Penggunaan Proyektor Pada Perkembangan Pembelajaran Sains Dengan Tema Hewan Di Kelompok B TK Kartina Kiddy Club
Jubaedah, Endah;
Herawati, Yuni
Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking Vol 1 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking
Publisher : LP2M STAI Al-Musaddadiyah Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37968/anaking.v1i1.203
Penelitian ini di latar belakangi oleh masalah media pembelajaran yang digunakan pembelajaran sains yang masih kurang maksimal karena hal ini terlihat dari fokusnya anak-anak karena media yang digunakan masih menggunakan lembar kerja siswa atau masih menggunakan kartu gambar. Tujuan penelitian ini adalah terdeskripsikasnnya pembelajaran sains untuk anak usia dini pada tema hewan di kelompok B TK Kartina Kiddy Club, penggunaan proyektor pada pembelajaran sains anak usia dini pada tema hewan di kelompok B TK Kartina Kiddy Club, dampak penggunaan proyektor pada pembelajaran sains anak usia dini di kelompok B TK Kartina Kiddy Club. Adapun metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah metode studi kasus yaitu meneliti kasus atau fenomena untuk mempelajari lebih lanjut tentang latar belakang, keadaan dan interaksinya. Objek penelitian ini dampak penggunaan proyektor pada perkembangan pembelajaran sains dengan tema hewan, subjeknya siswa kelompok B dengan jumlah 15 orang. Teknik pengumpulan datanya dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan peningakatan perkembangan pembelajaran sains, dari hasil observasi awal 20% kategori anak yang belum berkembang dan mulai berkembang menjadi 60%. Hal ini menunjukkan cukup signifikan dampak penggunaan proyektor pada perkembangan pembelajaran sains dalam tema hewan. kata kunci : Proyektor, Dampak, Pembelajaran Sains
Upaya Meningkatkan Kemampuan Berhitung Permulaan Melalui Media Magic Ruler Puzzle Pada Kelompok B RA Tanjung Assalam Pakenjeng
Ulfah, Fitria;
Ropiq Alkibtiah, Siti
Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking Vol 1 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking
Publisher : LP2M STAI Al-Musaddadiyah Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37968/anaking.v1i1.205
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan dalam kemampuan berhitung permulaan pada kelompok B RA Tanjung Assalam Pakenjeng. Perlunya media yang menyenangkan untuk menunjang proses pembelajaran yang menarik, aktif dan inovatif. Media magic ruler puzzle dapat mengefektifkan pembelajaran kemampuan berhitung permulaan anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk: 1). Terdeskripsikannya kemampuan berhitung anak kelompok B di RA Tanjung Assalam. 2). Terdeskripsikannya penggunaan media magic ruler puzzle pada kelompok B di RA Tanjung Assalam. 3). Terdeskripsikannya upaya meningkatkan kemampuan berhitung permulaan dengan menggunakan media magic ruler puzzle di kelompok B RA Tanjung Assalam. Metode penelitian yaitu (PTK) dengan model Kemmis MC dan Taggart, pendekatan kualitatif pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan data kualitatif. Penelitian dilakukan pada kelompok B RA Tanjung Assalam sebanyak 14 orang anak. Hasil penelitian dilaksanakan 2 kali tes pada siklus I nilai rata-rata 64,28 dengan persentase ketuntasan 78,57% yaitu 11 orang anak dari 14 orang anak. Sedangkan siklus II nilai rata-rata 90,62 dengan persentase ketuntasan 92,85% yaitu 13 orang anak dari 14 orang anak. Ini menunjukan bahwa terjadi peningkatan nilai rata-rata kemampuan berhitung permulaan dari siklus I ke siklus II 26,34 dan peningkatan ketuntasan hasil belajar 14,28%. Kata kunci: Berhitung Permulaan, Media Magic Ruler Puzzle.
Penerapan Metode Total Physical Respons (TPR) Melalui Kegiatan Gerak Lagu Dalam Meningkatkan Kemampuan Motorik Anak Usia Dini Kelompok A Di Raudhatul Athfal (RA) Ma’arif Al-Ikhlas
Jubaedah, Endah;
nurfadilah, Syifa
Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking Vol 1 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking
Publisher : LP2M STAI Al-Musaddadiyah Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37968/anaking.v1i1.219
Based on initial observations and interviews, several problems were found that affect the inhibition of motor development, including the application of less varied methods, less than optimal stimulus, and the activities provided by the teacher make the child's response less and learning becomes boring, so the use of the right methods, strategies, and approaches are neccesary. One of them by using Total Physical Respons (TPR) is a method created to increase the ability of child's language, but in addition to ncreases the skill of child's motor because this method consists of three elements there are speech, command, motion. To maximize the stimulus given to the application of this Total Physical Response method (TPR) combined with the action of the song, is a singing activity accompanied by a movement. The purpose of this study was tresearch is to determine the motor skills of early childhood group A at RA Ma'arif Al-Ikhlas by applying the Total Physical Response (TPR) method through song movement activities. The types of research is using class action research (PTK) kemmis and tagart design. By using method constructive qualitative and descriptive quantitative. observation,interview,and documentation is made for data collection techniques. The subjects in this study were children's motor development with the object of 13 children consisting of 4 girls and 9 boys. The results of the research conducted showed an increase in children's motor skills, from the results of initial observations of 31% category of children developed as expected and developed very well into 36% later 58 % of the cycle 1. in the cycle 2 increased very quickly from 65% then 77% then 88% at 3rd meeting. this shows significant application of the total physical response (TPR) method through the song gesture activities in improving children's motor skill
Peningkatan Kemampuan Mengenal Warna Pada Anak Usia Dini Dengan Media Menara Hanoi Di Raudhatul Athfal Al-Hikmatul Mubarokah
Jubaedah, Endah;
Siti latifah, Azkiya
Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking Vol 1 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking
Publisher : LP2M STAI Al-Musaddadiyah Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37968/anaking.v1i1.236
This research was motivated by observational data showing the acquisition of the results of the ability of early childhood at RA Al-Hikmatul Mubrokah in the ability to recognize colors by finding several problems including; children who do not know colors, children who cannot distinguish colors correctly and children who are still confused in the pronunciation of colors. The purpose of this study is the use of the Hanoi Tower media in improving the ability to recognize colors at RA Al-Hikmatul Mubarokah referring to three assessment indicators, namely recognizing, communicating and classifying colors by referring to the assessment criteria. The limitation of the problem in this study is about increasing the ability to recognize colors in early childhood at RA Al-Hikmatul Mubarokah. This research methodology uses classroom action research with a qualitative descriptive method. The research design uses a spiral model developed by Kemmis and Mc. Taggart. Broadly speaking, it consists of four stages, namely: planning, implementation, observation and reflection. In the flow of activities, the implementation and observation stages are carried out simultaneously. Based on the results of the study, the increase in the ability to recognize color in early childhood at RA Al-Hikmatul Mubarokah has increased, this can be seen from the accumulated data from the pre-cycle with a percentage of 52.5%, in the first cycle it increased by an increase of 15% with a percentage of 67.5% and in the second cycle it increased again with an increase of 17% with a percentage of 85%. Keywords: Upgrade; Hanoi tower; Recognize Colors
PENERAPAN PENDEKATAN STEAM DALAM MENGEMBANGKAN ASPEK KOGNITIF ANAK USIA DINI KELOMPOK B DI TKIT AL-LATIEF BAYONGBONG-GARUT
Aliyah, Siti;
Nurjanah, Ai Siti
Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking Vol 1 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking
Publisher : LP2M STAI Al-Musaddadiyah Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37968/anaking.v1i1.242
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena di TKIT Al-latief berdasarkan penelitian awal yang dilakukan pada hari senin, tanggal 10 Januari 2022, aspek kognitif anak usia dini belum berkembang pada aspek berpikir logis dalam hal mengklasifikasikan benda berdasarkan warna, bentuk dan ukuran. Tujuan dari penelitian ini untuk mengungkapkan bagaimana mengembangkan aspek kognitif anak usia dini dengan menerapkan pendekatan STEAM. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif dengan Desain penelitian tindakan kelas (PTK) dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi, metode pengumpulan data dengan observasi dan dokumentasi, data dianalisis secara kualitatif dan presentase. Subjek dalam penelitian ini yaitu 15 siswa kelompok B TKIT Al–Latief Bayongbong Garut. Penelitian ini dilakukan dengan dua siklus dan setiap siklus terdiri dari tiga pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase mengembangkan aspek kognitif anak prasiklus 33,3%, siklus I 50,23% dan siklus II 73,33%. Dengan demikian peneliti dapat menarik kesimpulan bahwa perkembangan aspek kognitif anak usia dini kelompok B di TKIT Al-Latief masih rendah. Penerapan pendekatan STEAM dalam meningkatkan aspek kognitif anak usia dini di TKIT Al-Latief dilaksanakan dengan dua siklus dan setiap siklus terdiri dari tiga pertemuan, setelah menerapkan pendekatan STEAM aspek kognitif anak terdapat peningkatan yang signifikan. Kata kunci: Mengembangkan Aspek Kognitif, Pendekatan STEAM
Pengembangan Komunikasi Anak Melalui Dialogic Reading Pada Kelompok B Usia (5-6 Tahun) Di RA Nurul Falah Kecamatan Garut Kota
Aliyah, Siti;
Andriyani, Ani
Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking Vol 1 No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking
Publisher : LP2M STAI Al-Musaddadiyah Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37968/anaking.v1i2.243
Salah satu yang menjadi peranan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan anak adalah komunikasi. Di sekolah guru menggunakan komunikasi sebagai suatu alat interaksi yang mana guru sebagai komunikator dan siswa sebagai komunikan atau sebaliknya. Peneliti menyadari adanya permasalahan tentang perkembangan komunikasi anak yang belum maksimal. Dari 15 anak usia 5-6 tahun ada 13 anak yang belum berani berkomunikasi dengan teman maupun guru. Ketika bermain anak hanya diam dan belum mengkomunikasikan keinginan anak terhadap teman atau guru. Saat kegiatan kelompok, bermain bersama anak juga terlihat fasif. Permasalahan dari penelitian ini adalah apakah dengan Dialogic Reading dapat mengembangkan komunikasi pada kelompok B RA Nurul Falah Garut Kota Kecamatan Garut kota. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengembangan komunikasi anak kelompok B di RA Nurul Falah Garut Kota. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelompok B RA Nurul Falah garut Kota. Pengumpulan data yang dilakukan dengan cara menghitung pencapaian hasil belajar tiap siklus dengan ditantai peningkatan kemampuan. Penelitian ini menunjukkan bahwa Dialogic Reading dapat mengembangankan komunikasi anak pada kelompok B RA Nurul Falah Garut Kota. Hal ini dapat dilihat dari hasil belajar siswa pada siklus I dan siklus II. Pada siklus I di peroleh persentase 26,67% anak yang berkembang sangat baik (BSB) dan pada siklus II diperoleh persentase sebesar 73,33% anak yang berkembang sangat baik (BSB). Dari data yang diperoleh dengan Dialogic Reading dapat mengembangkan komunikasi anak pada kelompok B di RA Nurul Falah Garut Kota. kata Kunci : Pengembangan Komunikasi, Dialogic Reading