cover
Contact Name
-
Contact Email
pratamasandi2008@gmail.com
Phone
+6285299364950
Journal Mail Official
pratamasandi2008@gmail.com
Editorial Address
https://journal.unismuh.ac.id/index.php/J-BKPI/about/editorialTeam
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam
ISSN : 2797295X     EISSN : 30249562     DOI : -
Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam adalah media publikasi ilmiah yang fokus menyebarluaskan hasil penelitian di bidang Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam dan psikologi islam. Jurnal ini diterbitkan oleh Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Makassar bekerjasama dengan LP3M Unismuh Makassar, dan terbit secara berkala dua kali dalam setahun. Tim Editor mengundang kepada ahli dan praktisi di bidang Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam untuk berpartisipasi mengirimkan hasil penelitian terbaru untuk di muat dalam jurnal ini.
Articles 53 Documents
Penerapan Metode Diskusi Kelompok Sebagai Upaya Meningkatkan Minat dan Partisipasi Siswa Kelas X Dalam Pembelajaran PAI di SMAN 13 Gowa Ramlah Ramlah
JBKPI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam Vol 3, No 2 (2024): J-BKPI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jbkpi.v3i2.15696

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan metode diskusi kelompok dalam meningkatkan minat dan partisipasi siswa kelas X dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMAN 13 Gowa. Minat dan partisipasi siswa adalah dua aspek penting dalam pembelajaran yang dapat meningkatkan pemahaman dan hasil belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan melibatkan siklus perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi yang berulang. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan kuesioner, dan dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode diskusi kelompok dapat meningkatkan minat dan partisipasi siswa secara signifikan. Siswa menjadi lebih aktif, terlibat dalam diskusi, dan termotivasi untuk memahami materi PAI lebih mendalam. Metode ini juga membantu siswa mengembangkan keterampilan sosial seperti kerja sama dan penghargaan terhadap pendapat orang lain. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar sekolah-sekolah lain mempertimbangkan penerapan metode diskusi kelompok dalam pembelajaran PAI atau mata pelajaran lainnya
Eksplorasi Persepsi Diri dan Implikasinya terhadap Kesejahteraan Psikologis Mahasiswa Ratna Wulandari; Sandi Pratama
JBKPI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam Vol 3, No 1 (2023): J-BKPI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jbkpi.v3i1.13682

Abstract

Penelitian ini mendalami eksplorasi mengenai persepsi diri mahasiswa dan dampaknya terhadap kesejahteraan psikologis mereka. Melibatkan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi, penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana mahasiswa membentuk persepsi diri mereka dalam berbagai dimensi, termasuk penilaian kemampuan akademik, citra tubuh, hubungan sosial, dan pencapaian pribadi. Hasil penelitian menyoroti peran penting lingkungan sosial dan tekanan akademik dalam membentuk persepsi diri mahasiswa. Mahasiswa yang mendapatkan dukungan sosial yang positif cenderung memiliki persepsi diri yang lebih positif, sementara tekanan akademik dapat merangsang berbagai respons yang mempengaruhi cara mahasiswa menilai diri mereka sendiri. Mahasiswa dengan persepsi diri positif cenderung memiliki tingkat kesejahteraan psikologis yang lebih tinggi. Implikasinya, penelitian ini menekankan pentingnya mendukung mahasiswa dalam membentuk persepsi diri yang sehat melalui penguatan dukungan sosial, pendekatan sensitif terhadap tekanan akademik, dan pengembangan strategi koping yang positif.
Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) Kelas X.10 SMA Negeri 9 Gowa St. Harlinah Ali ar; Idi Warsah
JBKPI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam Vol 3, No 2 (2024): J-BKPI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jbkpi.v3i2.15818

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di kelas X.10 SMA Negeri 9 Gowa. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan desain pre-test dan post-test. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode alur yang meliputi reduksi data,penyajian data dan penarik kesimpulan. Yang mana hasil dari penelitian ini ,menunjukkan hasil belajar pada mata pelajaran pendidikan agama islam pra siklus 55% pada akhir siklus 1sebesar  76,75% dan pada akhir siklus II mengalami peningkatan yang cukup besar sehingga mencapai 92% peserta didik yang mencapai kriteria ketuntasan tujuan pembelajaran (KKTP).  Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Jigsaw meningkatkan pemahaman materi dan keterlibatan siswa dalam proses belajar. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi penggunaan model Jigsaw sebagai alternatif strategi pembelajaran yang efektif di kelas.Kata Kunci:   Hasil Belajar, strategi kooperatif model jigsaw
Program Bimbingan Konseling Dalam Mengurangi Tingkat Bullying di SMP Muhammadiyah 10 Surakarta Haidar Afnan; Anisa Meilawati
JBKPI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam Vol 3, No 1 (2023): J-BKPI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jbkpi.v3i1.13629

Abstract

penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui pentingnya program bimbingan konseling dalam mengurangi terjadinya bulliying disekolah SMP Muhammadiyah 10 Surakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif Pengumpulan data ini menggunakan dua metode yaitu wawancara dan library research. hasil penelitian ini adalah untuk mengetahui Program bimbingan konseling di SMP Muhammadiyah 10 Surakarta, berperan sangat penting dalam membentuk karakteristik siswa sebagai tolak ukur agar selain berbakti dengan guru maka berbakti pula dengan orang tua nya. Kata kunci: bimbingan konseling, bulliying
PENGARUH PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA DI SMA NEGERI 14 GOWA Juli Anis; Sutarto Sutarto; Dewi Purnamasari
JBKPI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam Vol 3, No 2 (2024): J-BKPI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jbkpi.v3i2.15853

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Pengaruh Pendidikan Agama Islam dalam Budi Pekerti terhadap Karakter Siswa di SMA Negeri 14 GOWA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif asosiatif, yaitu penelitian yang bertujuan untuk mengumpulkan dan memberikan gambaran terhadap ada tidaknya hubungan antara Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti dalam pemebntukan Karakter Siswa di SMA Negeri 14 GOWA. Data-data yang diperlukan dalam penelitian ini diperoleh melalui hasil analisis skor kusioner dan dokumentasi dari responden. kusioner diberikan melalui dua tahap, tahap pertama pemberian kuis untuk mengukur tingkat Pendidikan Agama Islam dan budi pekerti pada siswa. sedangkan pada tahap kudua, responden yang sama kemudian diberikan kuis untuk mengetahui tingkat karakter siswa. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Pendidikan Agama Islam dan budi pekerti memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap pembentukan karakter siswa. Sehingga dapat dikatakan bahwa semakin baik pemahaman dan kualitas belajar siswa pada pelajaran Pendidikan Agama Islam maka akan semakin baik pula karakter siswa di SMA Negeri 14 GOWA. Walaupun tak dapat dipungkiri adanya faktor lain yang dapat mempengaruhi karakter siswa di luar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti seperti dipengaruhi oleh faktor guru, orang tua, lingkungan, media sosial, dan pergaulan yang didapatkan oleh siswa.
Bimbingan Keagamaan untuk Menurunkan Kenakalan Peserta Didik di sekolah Abil Fida Muhammad Qois Al Hadi
JBKPI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam Vol 3, No 1 (2023): J-BKPI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jbkpi.v3i1.13622

Abstract

The background to the problem of this research is how religious guidance contributes to reducing juvenile delinquency in schools. The aim of this writing is to provide an understanding of how religious guidance can deal with juvenile delinquency in the educational environment. This research uses a literature review. The approach used is hermeneutic-philosophical. This study is information that researchers seek by searching for literature according to the problems presented. Religious guidance helps teenagers solve their problems and create peace in their lives through religious guidance provided by mentors during the guidance process. Therefore, religious guidance can be said to play an important role in overcoming the problem of juvenile delinquency and can also make teenagers' lives more successful both in this life and in the afterlife.
Optimalisasi Program Pendidikan Vokasional: Meningkatkan Sikap dan Kompetensi Karier Siswa Tunarungu Marlenatul Fitria; Ika Ariyati; Aprezo Pardodi MABA
JBKPI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam Vol 3, No 2 (2024): J-BKPI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jbkpi.v3i2.14287

Abstract

Deaf students have the same developmental tasks as teenagers in general, namely to be able to complete developmental tasks for teenagers aged 18-21 years who must be able to make careful considerations about their chosen career goals. The aim of this research is to determine the optimization of vocational education programs: improving the attitudes and career competencies of deaf students. The informants used in this research were 2 students in class XII SMALB B at SLB Negeri Kotagajah. This research is based on Super career maturity indicators 1) Career planning, 2) Career exploration, 3) knowledge of making career decisions, 4) career world information, 5) knowledge of preferred jobs and realism. This research uses a qualitative descriptive approach, data analysis uses Miles and Huberman. Data collection techniques using interviews, observation, documentation. The results of research on optimizing vocational education programs: improving the attitudes and career competencies of deaf students in class career world. For the dimensions of job groups preferred by deaf students, they have not yet been able to decide on a specific type of job for their career, as well as the realism dimensions which are still not suitable. Knowing this requires social support from the family, especially parents and siblings, in communicating hopes and attitudes towards future career planningKeywords: Vocational Programs, Adolescents, Attitudes and Career Competencies
Pembiasaan Sholat Dhuha Untuk Mengurangi Perilaku Menyimpang pada Siswa Haidar Amran
JBKPI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam Vol 3, No 1 (2023): J-BKPI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jbkpi.v3i1.13680

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah sebagai pendeskripsian mengurangi perilaku menyimpang pada siswa yang terbilang masih cukup tinggi di lingkungan sekolah dengan membiasakan sholat dhuha secara berjamaah.Pembiasaan sholat dhuha dilingkungan sekolah bukan hanya sekedar kegiatan rutinan yang dapat dipandang sebelah mata. Seperti yang kita tahu, bahwa minimnya pembelajaran agama yang dilakukan didalam kelas dapat berakibat pada Tingkat kenakalan siswa yang tinggi. Apalagi, manusia pada hakekatnya merupakan makhluk sosial yang mendambakan sebuah kebebasan. Hal demikian harus disikapi dengan serius dan profesional oleh pihak sekolah demi terciptanya karakter siswa yang baik dan mengurangi perilaku menyimpang di lingkungan sekolah. Harapannya, dengan mengadakan pembiasaan sholat dhuha berjamaah dan disisipkan sebuah kultum didalamnya, dapat meminimalisir perilaku menyimpang pada siswa yang dapat merugikan diri sendiri, orang lain, guru, dan bahkan reputasi sekolah itu sendiri. Program ini dapat dilaksanakan oleh pihak sekolah dengan manajemen yang baik walaupun masih didalam situasi, kondisi, hingga sarana prasarana yang terbilang masih terbatas.  Dengan penelitian kualitatif  deskriptif. Menggunakan instrument library research (studi kepustakaan) yang berfokus pada pencarian data melalui berbagai jurnal dan buku. Hasilnya, penerapan pembiasaan sholat dhuha dilingkungan sekolah dapat berdampak besar terhadap pembentukan karakter siswa pada minimalisasi perilaku menyimpang siswa.
Edukasi Peran Zikir Terhadap Peningkatan Derajat Kesehatan Mental Pada Dewasa Awal Pertiwi Nurani
JBKPI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam Vol 3, No 2 (2024): J-BKPI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jbkpi.v3i2.15418

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh zikir dalam meningkatkan derajat kesehatan mental pada dewasa awal. Masa dewasa awal adalah fase perkembangan yang kompleks dan penting, ditandai dengan berbagai perubahan signifikan dalam aspek fisik, kognitif, emosional, dan sosial. Pada fase ini, individu sering menghadapi tekanan untuk membuat keputusan penting yang dapat mempengaruhi kesehatan mental mereka. Zikir, sebagai praktik spiritual dalam Islam, dapat memberikan ketenangan dan kedamaian jiwa, membantu individu menghadapi tekanan hidup. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik simple random sampling, melibatkan 80 mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Makassar. Data dikumpulkan melalui kuesioner sebelum dan sesudah intervensi tentang zikir. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pemahaman dan pengetahuan peserta tentang peran zikir dalam kesehatan mental. Skor rata-rata pretest dan posttest menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan pada berbagai aspek kesehatan mental dan zikir. Zikir terbukti efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan dan stres, serta meningkatkan perasaan tenang dan kedamaian batin. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi praktik spiritual seperti zikir dalam terapi psikologis untuk meningkatkan kesehatan mental, terutama dalam konteks komunitas Muslim. Kesimpulannya, zikir memiliki manfaat komprehensif bagi kesehatan mental, spiritual, dan sosial, dan dapat menjadi bagian penting dari strategi kesehatan mental yang holistik.
GAMBARAN KEMAMPUAN KREATIVITAS SISWA SLOW LEARNER (LAMBAT BELAJAR) Rukiana Novianti Putri; Pertiwi Nuraini; Bahrul Amsal
JBKPI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam Vol 3, No 1 (2023): J-BKPI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jbkpi.v3i1.13681

Abstract

This research aims to determine the description of the creativity of slow learner students using a qualitative approach using purposive sampling techniques. The results of the research show that slow learner students are slow to understand the subject matter, have short attention span, slow reaction time, are lagging behind in academics, especially in reading, limited vocabulary, low retention and memory, low level of initiative, less stable emotional control and less capable. interact openly. The picture of creativity of slow learner students that emerged from the subjects is that they are able to express their ideas using attractive colors and shapes; able to tell stories with interesting and entertaining imagination; able to find ways to express themselves with rhythm and body movement through music. This shows that the picture of creativity of slow learner students in general can be a source of unexpected potential because each student has a unique way of showing their creativity. Despite the fact that students understand academic lessons more slowly than their classmates.