cover
Contact Name
-
Contact Email
pratamasandi2008@gmail.com
Phone
+6285299364950
Journal Mail Official
pratamasandi2008@gmail.com
Editorial Address
https://journal.unismuh.ac.id/index.php/J-BKPI/about/editorialTeam
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam
ISSN : 2797295X     EISSN : 30249562     DOI : -
Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam adalah media publikasi ilmiah yang fokus menyebarluaskan hasil penelitian di bidang Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam dan psikologi islam. Jurnal ini diterbitkan oleh Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Makassar bekerjasama dengan LP3M Unismuh Makassar, dan terbit secara berkala dua kali dalam setahun. Tim Editor mengundang kepada ahli dan praktisi di bidang Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam untuk berpartisipasi mengirimkan hasil penelitian terbaru untuk di muat dalam jurnal ini.
Articles 53 Documents
KONSELING ISLAMI DENGAN TEKNIK SCALING QUESTION UNTUK MENGURANGI KECEMASAN PRANIKAH Ana Fitriani; Ratna Wulandari
JBKPI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam Vol 1, No 1 (2021): J-BKPI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/j-bkpi.v1i1.6535

Abstract

ABSTRAKKecemasan Pranikah merupakan gangguan psikologis yang dialami oleh individu atau pasangan yang akan menempuh jenjang pernikahan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gejala kecemasan pranikah yang dialami pada calon pengantin, serta efektifitas konseling islami dengan teknik scaling question untuk mengurangi kecemasan pranikah pada calon pengantin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus klinis dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis deskriptif kualitatif. Pelaksanaan konseling islami dengan teknik scaling question untuk mengurangi kecemasan pranikah dengan urutan proses sebagai berikut: (1) rapport (2) meminta konseli untuk mengambil posisi yang nyaman dengan mata terpejam kemudian merasakan apa yang menjadi beban pikirannya, (4) meminta konseli menceritakan apa yang sedang dirasakannya saat mata terpejam tadi, (5) menanyakan tingkatan masalah antara 0–10, (6) melakukan dialog ditambahan memaparkan hikmah atau resiko sampai konseli mendapatkan pencerahan, (7) dikuatkan dengan ayat-ayat Al-Qur’an atau hadits, (8) menanyakan tingkatan masalah antara 0-10 kembali, (9) berpamitan.  Kata Kunci:  Konseling Islam, Teknik Scaling Question, Kecemasan Pranikah. ABSRACT               Premarital anxiety a psychological disorder is served by individuals or couples who are going to go throught the marriage ladder. The study at examining for the anxiety of pre-marital experienced by the bride and groom, also the effectiveness counseling islamic to solve anxiety of pre-marital experienced by the bride and groom. Data is obtained by employing interview, observation, and documentation. The data collections is the analyzed with qualitative descriptive analisys. Implementation of Islamic counseling with scaling question techniques to reduce pre-marital anxiety with the following sequence of procces: (1) rapport, (3) asking the counsele to take a comfortable position with his eyes closed then feel what the burden of his mind , (4) asking the counsele to tell what he is feeling when his eyes are closed, (5) asking the level of problem between 0-10, (6) dialogue plus exposing the wisdom or risk until the counsele raises the insight or gets enlightenment, (7) reinforced with the verses of the Qur'an or hadith, (8) Asking the level of problem between 0-10 back, (9) farewell.  Keyword: Islamic Counseling, Scaling Questions Technique, Anxiety Of Pre-Marital.
Dampak Kompetensi Kultural Pada Efektivitas Bimbingan dan Konseling Multibudaya di Universitas Muhammadiyah Makassar Ratna Wulandari; Alamsyah Alamsyah; Evi Faura Lutfia
JBKPI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam Vol 2, No 02 (2023): J-BKPI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam
Publisher : JBKPI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrac:College today is becoming an increasingly culturally diverse environment with students coming from a variety of ethnic and cultural backgrounds. In this context, it is important for higher education institutions to provide effective guidance and counseling services to support students in dealing with their academic and personal challenges. This study aims to investigate the impact of cultural competence on the effectiveness of guidance and counseling in tertiary institutions. By collecting qualitative data through interviews with counselors at the Muhammadiyah University of Makassar, this research explores how the cultural competence of counselors contributes to the results achieved in guidance and counseling. The results of the study show that the cultural competence of the counselor has a significant impact on the effectiveness of guidance and counseling. Counselors who have a deep understanding of student culture are able to build better connections with them, creating strong bonds and building trust. In addition, a good understanding of the cultural context of students allows counselors to provide more relevant and effective interventions.
PENGARUH GURU PENDIDIKAN ISLAM DALAM MEMBANGUN KESEHATAN MENTAL BELAJAR SISWA Sandi Pratama; Alamsyah Alamsyah
JBKPI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam Vol 1, No 02 (2022): J-BKPI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam
Publisher : JBKPI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembinaan mental merupakan suatu aktivitas yang sangat penting dan merupakan suatu keharusan serta merupakan sebagaian dari kehidupan pribadi manusia. Sikap dan tindakan manusia dalam hidupnya yang tak merupakan pantulan kepribadiannya yang tumbuh dan berkembang sejak lahir bahkan ketika masih dalam kandungan. Pendidikan Agama hendaknya dapat mewarnai kepribadian anak, sehingga agama itu benar-benar menjadi bagian dari pribadinya yang akan menjadi pengendali dalam hidupnya dikemudian hari.. SMP Muhammadiyah 1 Makassar dalam pembinaan mental mempunyai cara maupun tekhnik dalam membangun mental tersebut. Adapun upaya yang dilakukan oleh guru PAI adalah sebagai berikut :Melalui kegiatan pembelajaran dan Pembinaan di Muhsollah Adapun faktor penghambat Guru PAI SMP Muhammadiyah 1 Makassar  dalam membangun kesehatan mental siswa adalah pengaruh keluarga dan pengaruh pergaulan.  Guru pendidikan agama islam mempunyai pengaruh dalam pembinaan mental siswa karena selain mengajarkan ilmu pengetahuan, guru pendidikan agama islam juga mengajarkan/penanaman nilai-nilai agama.t.
STRATEGI LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING BERBASIS CYBER COUNSELING Aina Alfira; Syaifullah Nur
JBKPI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam Vol 2, No 01 (2022): J-BKPI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam
Publisher : JBKPI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstact: The research approach used in this study is a qualitative descriptive approach. Qualitative research is research that intends to understand the phenomenon of what is experienced by research subjects, for example behavior, perceptions, motivations, actions and others. The approach or strategy of this research uses a phenomenological approach and data collection methods in this study, namely observation, interviews and documentation. The use of cybercounseling can benefit counselors and counselees from a time and financial standpoint, because the counseling process is not limited by space and time, whenever and wherever the counseling process can be carried out. In addition to the advantages of cybercounseling, it also has weaknesses which until now are still the starting point for criticism from various groups, for example implementation procedures. Besides that, the weakness of cybercounseling is that the counselor does not have enough attention to pay attention to facial expressions, counselee's body language and verbal cues, lack of dynamics, and cannot be clearly controlled behaviors that weaken the dynamics of counseling.Keywords: Service, BK and Cybercounseling
PERAN BIMBINGAN DAN KONSELING PENDIDIKAN ISLAM DALAM PENENTUAN BIDANG KARIR MASA DEPAN Rukiana Novianti Putri; Farida Aryani
JBKPI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam Vol 1, No 1 (2021): J-BKPI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/j-bkpi.v1i1.6538

Abstract

ABSTRAKKebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka dikeluarkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Nadiem Anwar Makarim. Kebijakan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kompetensi lulusan, baik soft skills maupun hard skills , agar lebih siap dan relevan dengan kebutuhan zaman, menyiapkan lulusan sebagai pemimpin masa depan bangsa yang unggul dan berkepribadian. Program-program experiental learning dengan jalur yang fleksibel diharapkan akan dapat memfasilitasi mahasiswa mengembangkan potensinya sesuai dengan passion dan bakatnya. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskripsi. Penelitian ini tergolong ke dalam jenis penelitian kualitatif deskriptif. Deskripsi merupakan gambaran ciri-ciri data secara akurat dan sesuai dengan sifat alamiah data itu sendiri. Data yang dianalisis, yaitu konsep peran bimbingan dan konseling pendidikan islam di era merdeka belajar kampus merdeka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep Merdeka Belajar-Kampus Merdeka terwujud dalam delapan bentuk kegiatan pembelajaran, yaitu pertukaran pelajar, magang/praktik kerja, asistensi mengajar di satuan pendidikan, penelitian/riset, proyek kemanusiaan, kegiatan wirausaha, studi/proyek independen, dan membangun desa/kuliah kerja nyata tematik. Kata Kunci: BKPI, KarirABSTRACTThe Independent Learning-Independent Campus Policy was issued by the Minister of Education and Culture of the Republic of Indonesia, Nadiem Anwar Makarim. It aims to improve the competence of graduates, both soft skills and hard skills, to be more prepared and relevant to the needs of the times, to prepare graduates as future leaders of the nation with good personality. Experiential learning programs with flexible pathways are expected to facilitate students to develop their potential according to their passions and talents. This type of research is a qualitative description. This research belongs to the type of descriptive qualitative research. Description is a description of the characteristics of the data accurately and in accordance with the nature of the data itself. The data analyzed is the concept of the role of Islamic education guidance and counseling in the independent era of learning on an independent campus. The results showed that the concept of Merdeka Learning-Independent Campus was manifested in eight forms of learning activities, namely student exchanges, internships/work practices, teaching assistance in education units, research/improvement, humanitarian projects, entrepreneurial activities, independent studies/projects, and village building. thematic real work lectures.Keywords: BKPI, Career
Sejarah Lahirnya Negara Islam Sekuler Turki dan Ide Perbaharuan Mustafa Kemal Samsuriadi Samsuriadi; Indo Santalia; Wahyuddin Wahyuddin
JBKPI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam Vol 2, No 02 (2023): J-BKPI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam
Publisher : JBKPI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Turki Utsmani yang tidak lagi diragukan dengan kekuasaan kesultanannya dengan Syaikhul Islamnya dimana sebagia lembaga keagamaan, mengatakan bahwasannya Islam tidak cocok dengan sekularisme. Ideologi tersebut bertolak belakang dengan pendapat Sultan, dimana Ideolagi Politik serta negara tidak mungkin dapat di pisahkan dari konsep Islam yang tidak memisahkan urusan negara dari urusan Agama. Pandangan  ini berbeda dengan perkembangan sajarah masyarakat Turki yang bersampingan dengan masuknya imperialisme Barat ke Dunia Islam yang diketahui pada awalnya membawa pemikiran sekularismenya dimana urusan Politik negara dipisahkan dari urusan Agama dan Keyakinan. Hal tersebutlah yang mempengaruhi kelompok Modernis Turki di bawah pimpinan Kemal, menuju Turki Modern. Naman muncul pertanyaan, mengapa kemal melaksakan politik sekularisme, bagaimana Negara Turki dapat menerapkan politik Sekularisme,  yang pada dasarnya kita ketahui bahwa mayoritas masyarakat Turki adalah Masyarakat Islam, oleh karena itu seharusnya umat Muslim lebih terbuka dalam mencerminkan ajaran Islam berdasarkan Al-Qur'an dan Al-Hadist  sesuai dengan kontekstualnya. Sehingga dapat menghasilkan bahwa Islam dan sekularisme  dapat bersinergi. Sehingga hal tersebut perlu di kembalikan pada bagaimana pandangan masyarakat terhadap Agama dan Sekularisme yang dipahami masing-masing Individu, serta peluhnya materi sekularisme turki ini menjadi refesensi untuk pengembangan sejarah Islam dalam Konsep Pemerintahan
PENERAPAN TEKNIK ACTING OPPOSITE UNTUK MENINGKATKAN EMOSI POSITIF SISWA DI SMP NEGERI 23 MAKASSAR Nurhidayatullah D; Salmiati Salmiati
JBKPI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam Vol 1, No 02 (2022): J-BKPI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam
Publisher : JBKPI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menelaah Penerapan Teknik Acting Opposite untuk meningkatkan Emosi Positif Siswa di SMPN 23 Makassar. Masalah dalam penelitian ini adalah: 1.Bagaimana tingkat emosi positif siswa di SMPN 23 Makassar? 2. Bagaimana gambaran pelaksanaan acting opposite di SMPN 23 Makassar?. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : 1. Gambaran emosi positif siswa di SMPN 23 Makassar. 2. Gambaran pelaksanaan acting opposite di SMPN 23 Makassar. 3. Perbedaan rata-rata kelompok yang diberikan perlakuan berupa teknik acting opposite dengan kelompok yang tidak diberikan perlakuan dalam meningkatkan emosi positif siswa di SMPN 23 Makassar.  Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan quasi experimental design dengan desain nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah  siswa kelas VIII SMPN 4 Bulukumba. Sampel penelitian sebanyak 20 siswa yang terbagi menjadi 10 pada kelompok kontrol dan 10 pada kelompok eksperimen. Pengumpulan data dengan menggunakan instrumen angket dan observasi. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1. Tingkat emosi positif siswa di SMPN 23 Makassar berada pada kategori rendah. 2) Pelaksanaan teknik acting opposite yang dilakukan melalui 3 tahapan di SMPN 23 Makassar berada pada kategori tinggi. Artinya, siswa berpartisipasi aktif dan antusia selama kegiatan pemberian treatment.. Artinya, teknik acting opposite dapat meningkatkan emosi positif siswa di SMPN 23 Makassar 
MEDIA BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM PELAKSANAAN NEED-ASSESSMENT Nur Faisah Atirah; Sandi Pratama
JBKPI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam Vol 2, No 01 (2022): J-BKPI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam
Publisher : JBKPI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstact: The research used is qualitative research. This study uses a descriptive analysis research method. The type of data used is secondary data. The methods of collecting data in this study are observation, interviews and documentation and the data analysis process carried out in this study uses three steps, namely: data reduction, data display and conclusion drawing. The sophistication of today's technological media such as the internet, CDs, films, videos from you tube, multimedia percentages and so on will make it easier for counselors to present material to their students. As explained above, learning media that have been developed into guidance and counseling media are not only used in the process of providing guidance and counseling services, but can cover all aspects, starting from program planning, implementing guidance and counseling services and even evaluating the results of guidance. and counseling itself Keywords: Media, BK and Need Assessment
PENGEMBANGAN WEBSITE SEBAGAI MEDIA PENGUNGKAPAN MASALAH SISWA KEPADA GURU BIMBINGAN DAN KONSELING Syaifullah Nur
JBKPI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam Vol 1, No 1 (2021): J-BKPI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/j-bkpi.v1i1.6536

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui Bagaimana gambaran  tingkat kebutuhan tentang website sebagai media pengungkapan masalah  siswa kepada guru bimbingan dan konseling di SMK Negeri 3 Makassar?, Bagaimana gambaran pengembangan website sebagai media pengungkapan masalah  siswa kepada guru bimbingan dan konseling di SMK Negeri 3 Makassar?. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan serta metode kualitatif dan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah SMK Negeri 3 makassar dengan sampel pada uji coba kelompok kecil sebanyak 4-6 siswa dan uji coba kelompok besar 20-30 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kebutuhan berada pada kategori sangat tinggi, model pengembangan ini disusun berdasarkan analisis kebutuhan di SMK Negeri 3 makassar. Model terkembangkan adalah model yang melalui validasi ahli, uji kelayakan dan uji keberterimaan dan keterpakaian sehingga model tersebut telah teruji secara konstruk/isi maupun secara deskriptif. Berdasarkan hal tersebut maka model pengembangan ini telah mengalami berbagai macam revisi berdasarkan saran serta masukan dari validator-validator tersebut. Model ini juga telah melalui tahap uji coba produk yang dilakukan oleh konselor untuk mengetahui bagaimana gambaran pelaksanaan produk berupa website E-counseling di sekolah kedepannya. Berdasarkan hal tersebut maka program Website sebagai media pengungkapan masalah siswa telah layak, diterima dan dapat untuk digunakan sebagai pedoman guru pembimbing dalam melaksanakan program Website sebagai media pengungkapan masalah siswa.   Kata Kunci : Website sebagai media, Pengungkapan Masalah ABSTRACT This research aims at examining the description of the needs of website as problem disclosure media of students to guidance and counseling teachers in SMKN 3 Makassar. This research employs research and development approach as well as qualitative and quantitative method. The population in this research is SMKN 3 Makassar, with the tryout samples of small group for 4-6 students and big group for 20-30 students. The result of the research shows that the level of needs is in extremely high category, the development model is arranged based on needs analysis at SMKN 3 Makassar. The model developed is the model which had been processed by experts, validation, feasibility, acceptance, and usable so the model had been tested in construct/content and descriptively. Based on the aforementioned results; thus, the model had revision based on the suggestion and feedback from the experts. The model had also been tested through product tryout conducted by the counselor to discover the description of the implemetation of the product in a from of website E-counseling in school for years to come. Therefore, the website program as problem disclosure media is feasible, accepted, and can be used as a guidance for counseling teachers.  Keywords: Website as media, Problem Disclosure
Inovasi Cyber Counseling untuk Layanan Bimbingan dan Konseling Islam Sandi Pratama; Syaifullah Nur
JBKPI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam Vol 2, No 02 (2023): J-BKPI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jbkpi.v2i02.11462

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian deskriptif adalah penelitian yang bertujuan untuk menyelidiki dan menggambarkan keadaan, kondisi, situasi, peristiwa dan kegiatan. Fungsi dari Cyber Counseling ini sendiri yaitu sebagai upaya alternatif yang dapat dilakukan oleh konselor dalam upaya mencegah, mengurangi, mengembangkan kesadaran akan koreksi diri, meningkatkan dan membantu menyelesaikan masalah klien dengan metode virtual atau internet. Cybercounseling memiliki kelebihan dalam menjangkau secara lebih luas setting layanan konseling . Artinya , dengan cybercounseling dapat menguntungkan konselor dan konseli dari sisi waktu dan finansial , karena proses konseling tidak dibatasi oleh ruang dan waktu , kapan dan dimana saja proses konseling dapat dilaksanakan . Selain kelebihan cybercounseling juga memiliki kelemahan adalah konselor tidak punya cukup perhatian dalam memperhatikan ekspresi wajah , bahasa tubuh konseli dan isyarat verbal , kurangnya dinamika , dan tidak dapat dikontrol secara jelas perilaku - perilaku yang melemahkan dinamika konseling.