cover
Contact Name
Siska Aprilia Hardiyanti
Contact Email
siska_aprilia3@poliwangi.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jriteks@poliwangi.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Jember km. 13 Labanasem, Kabat, Banyuwangi, Jawa Timur, Indonesia
Location
Kab. banyuwangi,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Riset Teknik Sipil dan Sains
ISSN : -     EISSN : 29637791     DOI : https://doi.org/10.57203/jriteks
The Jurnal Riset Teknik Sipil dan Sains (J-RITEKS) invites submissions of original, empirical, and theoretical papers as well as on the results of the study and review of the literature covering diverse areas of Civil Engineering that are listed (but not limited to) as follows : - Transportation Engineering - Structural Engineering - Geotechnical Engineering - Construction Management - Environmental Engineering - Hydrology - Civil Engineering Technology - Applied science in civil engineering
Articles 48 Documents
PENGARUH SUBSTITUSI PASIR MENGGUNAKAN SERBUK BESI DAN ZAT ADITIF BESTMITTEL 0.5 % TERHADAP KUAT TEKAN MUTU TINGGI DAN RESAPAN AIR MORTAR PRACETAK FEROSEMEN Prasetyo, Roby Dwi; Pranowo, Dadang Dwi; Utanaka, Ahmad; Amin, M. Shofi'ul; Wari, Wahyu Naris
Jurnal Riset Teknik Sipil dan Sains Vol. 3 No. 1 (2024): Agustus 2024 - Jurnal Riset Teknik Sipil dan Sains
Publisher : Politeknik Negeri Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57203/j-riteks.v3i1.2024.36-42

Abstract

Mortar merupakan salah satu bahan bangunan campuran dari semen, pasir dan air. Mortar merupakan komponen dari beton. Salah satu cara untuk meningkatkan kekuatan mortar dengan cara meningkatkan kepadatan dengan mencari susunan gradasi butiran ukuran yang dapat mengisi ruang kosong pada matrix semen. Untuk itu penelitian ini menggunakan serbuk besi sebagai filler untuk meningkatkan berat volume. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan serbuk besi terhadap karakteristik mortar mutu tinggi dengan zat aditif bestmittel 0,5% pada penerapan mortar pracetak ferosemen. Hasil kuat tekan pada umur 28 hari mengalami kenaikan pada benda uji normal sebesar 48,29 MPa sedangkan pada benda uji variasi sebesar 56,28 MPa mengalami kenaikan sebesar 7,99%. Kondisi ini terjadi adanya reaksi antara serbuk besi dengan pasir dalam campuran dan adanya zat aditif tipe E yang dapat meningkatkan mortar menjadi kuat tekan yang tinggi. Pada pengujian resapan air dan rembasan air pada umur 28 hari setelah perawatan, hasil pada penambahan serbuk besi dan zat aditif bestmittel mengurangi resapan air pada mortar dan pengujian rembesan air pada mortar pracetak ferosemen menunjukkan tingkat rembesan yang rendah, dengan nilai sebesar 9 % setelah 24 jam. Dengan demikian, penggunaan serbuk besi dan zat adititf dapat meningkatkan kualitas dan kedap air pada mortar pracetak ferosemen.
KARAKTERISTIK BAMBU APUS BANYUWANGI LAMINASI SUSUNAN LURUS BERDASARKAN KUAT TEKAN DAN KUAT LENTUR Solikin, Toha Fikri Rafsanjani; Rifqi, Mirza Ghulam
Jurnal Riset Teknik Sipil dan Sains Vol. 3 No. 2 (2025): Februari 2025 - Jurnal Riset Teknik Sipil dan Sains
Publisher : Politeknik Negeri Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57203/j-riteks.v3i2.2025.58-65

Abstract

Bambu merupakan salah satu bahan yang dapat digunakan sebagai alternatif pengganti kayu, dengan masa panen paling cepat berumur 3 tahun. Bambu memiliki kekuatan yang besar namun belum dikembangkan secara maksimal, untuk mengatasi hal tersebut maka dikembangkan teknik pengolahan bambu menjadi laminasi balok. Berdasarkan hasil pengujian fisik dan mekanik bambu Apus memiliki karakteristik mirip dengan jenis bambu Jawa, Ampel dan Kuning sedangkan berdasarkan pengujian bambu laminasi, kelas kuat bambu Apus laminasi pada penelitian ini memiliki karakteristik yang mirip dengan kayu Meranti, Sungkai, Keruing, dan Merbau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kuat tekan pisau bambu rata-rata sebesar 387,90 kg/cm² dan kuat tarik pisau bambu Apus diperoleh rata-rata sebesar 3.109,11 kg/cm². Dari hasil pengujian kuat kuat laminasi bambu Apus menghasilkan nilai rata-rata sebesar 299,51 kg/cm², pengujian kuat tarik laminasi bambu Apus menghasilkan nilai rata-rata sebesar 5.481,85 kg/cm², sedangkan untuk kuat lentur laminasi bambu Apus menghasilkan nilai rata-rata sebesar 704,58 kg/cm², dan untuk nilai modulus elastisitas dari pengujian ketahanan diperoleh nilai rata-rata sebesar 25.634,20 MPa. Dari hasil pengujian bambu Apus laminasi susunan lurus berdasarkan kuat tekan, kuat tarik dan kuat lentur maka karakteristiknya mendekati pendekatan kelas kuat kayu III dan memiliki kode mutu kayu E25.
PENGARUH SILICA FUME TERHADAP KARAKTERISTIK MORTAR Astari, Dea Fitria; Rifqi, Mirza Ghulam
Jurnal Riset Teknik Sipil dan Sains Vol. 3 No. 2 (2025): Februari 2025 - Jurnal Riset Teknik Sipil dan Sains
Publisher : Politeknik Negeri Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57203/j-riteks.v3i2.2025.66-72

Abstract

Pengembangan inovasi pembuatan mortar dapat ditambahkan dengan menggunakan bahan tambahan lain yang memiliki sifat mengisi rongga-rongga udara diantara agregat (filler) dan pasta semen. Bahan tambahan campuran material penyusun mortar yang digunakan dalam penelitian ini adalah silica fume, yang merupakan material pozzolan yang halus, berbentuk butiran, sangat kecil sekitar 100 kali lebih kecil dibandingkan dari ukuran partikel semen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh silica fume terhadap karakteristik mortar dengan presentase silica fume yang digunakan sebesar 0%, 25% dan 30%. Pengujian dilakukan dengan metode eksperimen dengan pengujian kuat tekan sesuai standar SNI 03-6825-2002, untuk memperoleh hasil nilai kuat tekan umur 3, 14 dan 28 hari dan hasil pengujian resapan air pada umur 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan silica fume dengan presentase 30% pada nilai maksimum di umur 28 hari mendapatkan nilai rata-rata kuat tekan sebesar 33,35 MPa menunjukkan bahwa semakin tinggi presentase silica fume maka semakin tinggi nilai kuat tekan yang dihasilkan karena efek microfiller. Pengujian resapan air mengalami penurunan sebesar 3,76%. Hal tersebut terjadi karena butiran silica fume yang sangat kecil dapat mengisi rongga diantara semen dan agregat halus, sehingga membuat benda uji mortar lebih rapat, kedap dan mengurangi porositas.
PEMETAAN KARAKTERISTIK PASIR SUNGAI DI WILAYAH BANYUWANGI SELATAN Anisa, Nindi; Rifqi, Mirza Ghulam
Jurnal Riset Teknik Sipil dan Sains Vol. 3 No. 2 (2025): Februari 2025 - Jurnal Riset Teknik Sipil dan Sains
Publisher : Politeknik Negeri Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57203/j-riteks.v3i2.2025.51-57

Abstract

Banyuwangi Regency is a regency located at the southern coastal tip of the island of Java. Banyuwangi has abundant natural resources, especially in the southern region, one of which is river sand as a building material. This research was conducted to find out how the characteristics and quality of river sand in 6 sub-districts located in the southern region. This research uses SNI and ASTM as the basis of research, the things studied include: specific gravity, volume weight, sieve analysis, sand absorption water content, mud content, and sand moisture. The results showed that the average fineness modulus (FM) is included in the gradation zone 2 with FM values of 2.50-3.00, which is classified as moderately coarse sand. The specific gravity of sand in Pesanggaran, Gambiran, and Tegalsari 2 (North) sub-districts does not meet the standard requirements (2.4-2.7). In the volume weight test, all sand samples from seven sub-districts met the requirements. The infiltration water content varied, with the smallest value in Tegalsari 1 (east) sub-district at 1.45% and the highest value in Purwoharjo sub-district at 2.92%. Mud content was generally below 5%, except in Kecamatan Pesanggaran where it reached 5.45% (dry) and 5.30% (wet). Sand moisture in Siliragung, Bangorejo, and Tegalsari 1 (East) sub-districts met the requirement of no more than 2%. The sand cleanliness test for organic matter showed that the sand in Bangorejo sub-district was free of organic matter, while the sand in the other 6 sub-districts was indicated to contain organic matter.
PENGARUH PENGGUNAAN FLY ASH DAN ZAT ADITIF TIPE E (BESTMITTEL) TERHADAP KUAT TEKAN MORTAR MUTU TINGGI Qolbilla, Ratna; Pranowo, Dadang Dwi; Khomari, Mohamad Galuh; Santoso, Catur Bejo; Utanaka, Ahmad
Jurnal Riset Teknik Sipil dan Sains Vol. 3 No. 2 (2025): Februari 2025 - Jurnal Riset Teknik Sipil dan Sains
Publisher : Politeknik Negeri Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57203/j-riteks.v3i2.2025.73-80

Abstract

Mortar mutu tinggi adalah mortar yang mempunyai karakteristik sebagai material yang sangat padat dengan kuat tekan mencapai lebih dari 150 MPa, penggunaan mortar mutu tinggi perlu diperhatikan agar dapat memperkuat suatu bangunan. Peningkatan kekuatan mortar dengan cara meningkatkan kepadatan dengan mencari susunan gradasi ukuran butir yang dapat mengisi ruang kosong pada mortar. P ada penelitian ini digunakan pencampuran normal mortar dengan bahan tambah dari limbah fly ash dan zat aditif Bestmittel yang diharapkan dapat membantu peningkatan mutu mortar serta mencapai kuat tekan yang diinginkan. Pengujian yang dilakukan yaitu pengujian kuat tekan dengan variasi komposisi persentase campuran Bestmittel 0,5% serta variasi persentase penggunaan fly ash diantaranya 0%, 10%, dan 20% dari berat semen. Pengujian dilakukan pada umur 3, 14, dan 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh penambahan proporsi fly ash dan zat aditif tipe E bestmittel terhadap mortar sesuai SNI 2002 dapat dikategorikan mortar mutu tinggi, dengan nilai kuat tekan variasi fly ash bestmittel 10% (FAB-10%) umur 28 hari sebesar 42,96 MPa, serta nilai kuat tekan variasi fly ash bestmittel 20% (FAB 20%) umur 28 hari sebesar 47,58 MPa. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan fly ash dengan zat aditif bestmittel serta lama waktu perawatan atau umur mortar menunjukkan semakin tinggi nilai mutu kuat tekan yang dihasilkan dikarenakan butiran halus yang terkandung pada fly ash dan zat aditif yang dapat mempercepat waktu pengerasan atu hidrasi.
ANALISIS BIAYA KECELAKAAN LALU LINTAS BERDASARKAN KORBAN KECELAKAAN MENGGUNAKAN METODE GROSS OUTPUT DI KABUPATEN JEMBER Ganda Surahman; Springfield, Dzackirendy
Jurnal Riset Teknik Sipil dan Sains Vol. 3 No. 2 (2025): Februari 2025 - Jurnal Riset Teknik Sipil dan Sains
Publisher : Politeknik Negeri Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57203/j-riteks.v3i2.2025.46-50

Abstract

Traffic accidents in Indonesia continue to increase and remain a major issue in road transportation. Traffic accidents are unexpected incidents on the road involving vehicles, either with or without other road users, resulting in human casualties and/or material losses. The material losses caused by these accidents are referred to as traffic accident costs. This study aims to analyze changes in the number of accidents and calculate the total cost of traffic accidents in Jember Regency. The calculation of accident costs is conducted using the gross output (human capital) method. Data on fatalities (MD), serious injuries (LB), minor injuries (LR), and material losses (KM) from 2018 to 2023 were obtained from the Jember Police Traffic Unit (Satlantas Polres Jember). The analysis results show that the highest increase in the number of accidents occurred in 2022, with a rise of 71.49% compared to 2021. Meanwhile, the largest decline in accidents happened in 2020, with a decrease of 16.78% from 2019. Based on the Gross Output method, the highest cost of traffic accident victims was recorded in 2019, with the Biaya Besar Korban Orang (BBKO) reaching Rp 303,423,395,039.79.
METODE PELAKSANAAN PEKERJAAN PONDASI PADA PROYEK PEMBANGUNAN MASJID DI TLOGOANYAR LAMONGAN Nurhayati, Zuriyah; Carina, Annisa’; Intan Mayasari
Jurnal Riset Teknik Sipil dan Sains Vol. 3 No. 2 (2025): Februari 2025 - Jurnal Riset Teknik Sipil dan Sains
Publisher : Politeknik Negeri Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57203/j-riteks.v3i2.2025.43-45

Abstract

Pondasi strous memiliki fungsi sangat penting didalam konstruksi pada suatu bangunan karena fungsi dari semua pondasi adalah titik dasar perkuatan pada konstruksi. Fungsi dari pondasi strous sangat banyak yang salah satunya yaitu mengurangi resiko penurunan tanah pada bangunan yang nantinya akan berdiri menggunakan dasaran pondasi strous. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui metode dan rencana anggaran biaya dalam pekerjaan pondasi strouss. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif melalui studi kasus pada proyek pembangunan masjid di Tlogoanyar Lamongan. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa pekerjaan pembangunan pondasi strouss pada proyek pembangunan masjid di Tlogoanyar Lamongan sudah sesuai dengan metode berstandar SNI dan ada metode yang belum menggunakan standar SNI saat melakukan pekerjaan pembangunan pondasi strous berlangsung.
KARAKTERISTIK GENTENG KOMPOSIT POLIMER BAMBU IJUK SEBAGAI MATERIAL RAMAH LINGKUNGAN DITINJAU DARI POROSITASNYA Imam Fahmi Dian Sukma; Dzackirendy Springfield; Fajar Indra Kusuma
Jurnal Riset Teknik Sipil dan Sains Vol. 4 No. 1 (2025): Agustus 2025 - Jurnal Riset Teknik Sipil dan Sains
Publisher : Politeknik Negeri Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57203/jriteks.v4i1.2025.49-55

Abstract

The rapid development and the advancement of technology require humans to strive for various kinds of innovations. One of them is the advancement in terms of building construction. A roof is an important part of a building. One of the innovations of roof covering is the use of a polymer composite roof. Polymer composite roof in this research was made by bamboo, palm fiber (ijuk), and resin 157 BQTN and catalyst. This research was objected to explore the influence of palm fiber length and the concentration of catalyst use towards porosity in a roof with composite materials and the minimum porosity produced by the optimum palm fiber length a roof with composite materials. The research employed a quantitative method by experiment approach. The variations in the research were 5 cm, 15 cm, and 30 cm of palm fiber length and the variations of catalyst concentration toward the volume of resin were 3%, 5%, and 7%. The test specimens of porosity which have 200x300x3 mm in dimension with a total of 36 samples. The results of this research showed that there was no effect on palm fiber variations and the concentration of catalyst use toward the porosity of polymer composite roof and the minimum porosity was 0.21%; optimally produced at 30 cm palm fiber length variation and 5% catalyst concentration.
ANALISIS PERBANDINGAN PEMILIHAN MODA ANGKUTAN KOTA DAN ANGKUTAN PRIBADI (STUDI KASUS : JLN. JENDERAL SUDIRMAN KOTA AMBON) Lestaluhu, Rosdiani; Metekohy, Juliet G.; Ohorella, Fuad H.
Jurnal Riset Teknik Sipil dan Sains Vol. 4 No. 1 (2025): Agustus 2025 - Jurnal Riset Teknik Sipil dan Sains
Publisher : Politeknik Negeri Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57203/jriteks.v4i1.2025.69-78

Abstract

Jenderal Sudirman adalah salah satu jalan di kawasan Kota Ambon dan merupakan jalur utama pintu masuk Kota Ambon yang berada pada area dengan aktivitas yang tinggi dengan kondisi banyaknya angkutan pribadi melebihi angkutan kota sehingga menjadi salah satu penyebab kemacetan pada jam puncak diikuti peningkatan jumlah angkutan pribadi yang tidak terkendali dan angkutan kota yang kurang baik dari segi kualitas pelayanan, sehingga angkutan kota mulai ditinggalkan dan beralih ke angkutan pribadi. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor, nilai persentase dari kriteria serta menentukan nilai probabilitas pemilihan moda angkutan kota dan angkutan pribadi pada ruas jalan Jenderal Sudirman. Pemilihan moda menjadi peran penting dalam perencanaan transportasi untuk mengidentifikasi sejauh mana masyarakat memilih moda transportasi, sehingga menggunakan beberapa metode dalam menganalisis yaitu analisis deskriptif berupa data nominal pada kuesioner, adapun data skala likert diolah menggunakan analisis regresi linear berganda dan model logiet biner. Hasil analisis menunjukkan faktor waktu, biaya, kenyamanan, dan keamanan berpengaruh secara signifikan yaitu nilai signifikansi <0,05 dan yang palingan dominan yaitu kenyamanan angkutan kota sebesar 0,380 dan angkutan pribadi 0,437, sedangkan alasan responden menggunakan angkutan kota adalah biaya sebesar 44% dan responden angkutan pribadi adalah kenyamanan sebesar 72%. Dalam probabilitas pemilihan moda peluang untuk memilih angkutan kota sebesar 47% dan untuk memilih angkutan pribadi sebesar 53%.
Manajemen Risiko Pelaksanaan Pembangunan Proyek Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai Sudana, Gde Bayu Mahatmanda; Sofiana, Risqi
Jurnal Riset Teknik Sipil dan Sains Vol. 4 No. 1 (2025): Agustus 2025 - Jurnal Riset Teknik Sipil dan Sains
Publisher : Politeknik Negeri Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57203/jriteks.v4i1.2025.10-21

Abstract

Simpang Tugu Ngurah Rai sering mengalami kemacetan terutama pada jam sibuk, sehingga pada September 2017 dibangunlah Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai. Selama pelaksanaan proyek tentu dapat terjadi berbagai risiko. Oleh karena itu, perlu dilakukan tindakan manajemen risiko terhadap pembangunan Proyek Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai. Dengan melakukan manajemen risiko, maka dapat membantu mengidentifikasi risiko apa yang mungkin terjadi selama pelaksanaan proyek, apa saja risiko yang berkategori dominan, bagaimana menangani risiko dan siapa yang bertanggung jawab terhadap risiko yang terjadi. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan what can go wrong analysis, brainstorming, penyebaran kuesioner, dan wawancara. Responden ditentukan dengan metode purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 21 responden. Analisis penilaian dan penerimaan risiko berdasarkan ketentuan AS/NZS 4360:2004. Secara keseluruhan didapat 80 item risiko dengan rincian 58 risiko dikelompokkan berdasarkan jenis pekerjaan dan 22 risiko dikelompokkan berdasarkan sumber risiko yang berasal dari kesamaan risiko. Adapun 80 risiko yang teridentifikasi terdiri dari 36 risiko diperoleh dari penelitian terdahulu dan 44 risiko diperoleh dari penelitian ini. Hasil analisis penilaian dan penerimaan risiko sebanyak 36 risiko diantaranya termasuk risiko kategori dominan yang terdiri dari 3 risiko kategori very high risk dan 33 risiko kategori high risk. Penanganan risiko didapat dari hasil wawancara kepada pihak responden yang memiliki wewenang dalam penanganan risiko yang dibahas, melalui metode tersebut alokasi kepemilikan risiko dapat ditentukan, sehingga didapatkan bahwa lokasi kepemilikan risiko terbanyak ada pada Engineering manager.