cover
Contact Name
Siska Aprilia Hardiyanti
Contact Email
siska_aprilia3@poliwangi.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jriteks@poliwangi.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Jember km. 13 Labanasem, Kabat, Banyuwangi, Jawa Timur, Indonesia
Location
Kab. banyuwangi,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Riset Teknik Sipil dan Sains
ISSN : -     EISSN : 29637791     DOI : https://doi.org/10.57203/jriteks
The Jurnal Riset Teknik Sipil dan Sains (J-RITEKS) invites submissions of original, empirical, and theoretical papers as well as on the results of the study and review of the literature covering diverse areas of Civil Engineering that are listed (but not limited to) as follows : - Transportation Engineering - Structural Engineering - Geotechnical Engineering - Construction Management - Environmental Engineering - Hydrology - Civil Engineering Technology - Applied science in civil engineering
Articles 48 Documents
PERBANDINGAN BIAYA PEKERJAAN PELAT BOUNDECK DAN PELAT KONVENSIONAL (STUDI KASUS : PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG KULIAH TERPADU POLIWANGI) adhitya, Mifta; Sandi, Enes Ariyanto; Hilmy, Muhammad
Jurnal Riset Teknik Sipil dan Sains Vol. 2 No. 2 (2024): Februari 2024 - Jurnal Riset Teknik Sipil dan Sains
Publisher : Politeknik Negeri Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57203/jriteks.v2i2.2024.78-85

Abstract

Pembangunan gedung bertingkat tak lepas dari pekerjaan pelat lantai. Beberapa metode pelaksanaan pelat lantai diantaranya yaitu konvensional dan boundeck. Pemilihan metode pelaksanaan berpengaruh terhadap biaya dan waktu yang diperlukan. Jika diperkirakan dengan logika, penggunaan pelat konvensional pada gedung lebih dari dua lantai akan lebih ekonomis karena bekisting konvensional dapat digunakan secara berulang. Di Banyuwangi masih jarang ditemukan proyek gedung bertingkat yang menggunakan boundeck. Namun, di kota besar seperti Surabaya, boundeck sudah mulai umum digunakan sebagai pengganti bekisting konvensional. Empat dari lima penelitian terdahulu menunjukan bahwa pelat boundeck lebih murah sebesar 12,77%-38,90%. Kelima penelitian tersebut menggunakan bekisting sekali pemakaian, sedangkan pada proyek Gedung Kuliah Terpadu Poliwangi menggunakan bekisting 2 kali pakai. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung biaya dan waktu pelat lantai konvensional dan boundeck pada proyek pembangunan Gedung Kuliah Terpadu Poliwangi. Penelitian diawali dengan studi literatur, pengumpulan data, perhitungan volume, kemudian perhitungan biaya untuk masing-masing pelat lantai menggunakan AHSP Banyuwangi Tahun 2023.Pelat yang ditinjau yaitu mulai dari pelat lantai 2 hingga pelat dak atap atau sejumlah 7 pelat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya pelat boundeck sebesar Rp5.584.870.281,34, sedangkan biaya pekerjaan pelat konvensional sebesar Rp6.765.876.899,97. Perbandingan biaya pelat boundeck dan pelat konvensional menunjukkan selisih biaya sebesar Rp1.181.006.618,63  atau sekitar 17,46%. Dapat disimpulkan bahwa pekerjaan pelat boundeck membutuhkan biaya yang lebih murah daripada pekerjaan pelat konvensional.
INSPEKSI KESELAMATAN JALAN DI RUAS JALAN GATOT SUBROTO, KOTA TEGAL, JAWA TENGAH Syarifuddin, Anasya Musdalifah; Hadi, Suprapto; Marwanto, Riza Phahlevi
Jurnal Riset Teknik Sipil dan Sains Vol. 2 No. 2 (2024): Februari 2024 - Jurnal Riset Teknik Sipil dan Sains
Publisher : Politeknik Negeri Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57203/jriteks.v2i2.2024.86-92

Abstract

Ruas jalan Gatot Subroto merupakan salah satu jenis jalan lokal primer yang berada di daerah Kota Tegal, Jawa Tengah. Menjadi tipe jalan 2/2 UD dengan panjang jalan 2,4 km. Ruas jalan ini memberikan akses dari ruas jalan kolektor Kolonel Sugiono menuju ruas jalan KS.Tubun. Banyaknya kondisi marka yang sudah tidak terlihat serta kondisi perlengkapan jalan yang sudah tidak dalam kondisi baik, menyebabkan ruas jalan ini memerlukan kegiatan inspeksi keselamatan jalan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan solusi dari permasalahan infrastruktur ruas jalan Gatot Subroto demi meningkatkan keselamatan, aman, dan kenyamanan ruas jalan tersebut. Metode penelitian dimulai dari pengambilan data secara langsung di lapangan lalu melakukan analisis data dan pengelolaan nya. Ditemukan bahwa kerusakan rambu, marka, dan kondisi permukaan jalan menjadi masalah utama dari ruas jalan ini.
PERHITUNGAN KAPASITAS LIFT SEBAGAI SARANA TRANSPORTASI VERTIKAL PADA GEDUNG BERTINGKAT Mohammad Sheva Subairi; Rahayu Pradita; Mohamad Galuh Khomari
Jurnal Riset Teknik Sipil dan Sains Vol. 2 No. 2 (2024): Februari 2024 - Jurnal Riset Teknik Sipil dan Sains
Publisher : Politeknik Negeri Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57203/jriteks.v2i2.2024.70-77

Abstract

Pada Gedung 454 Politeknik Negeri Banyuwangi dengan tinggi 4 lantai pada gedung A dan C, tinggi 5 lantai pada gedung B masih menggunakan tangga sebagai alat transportasi vertikal untuk perpindahan dari setiap lantainya, perlu adanya sistem transportasi vertikal yang efisien dan lift menjadi solusi yang tepat untuk mendukung seluruh aktivitas pada Gedung 454 Politeknik Negeri Banyuwangi. Penelitian ini merujuk pada standar perencanaan lift SNI 03-6573-2001 dan data jumlah penghuni gedung pada Gedung 454 Politeknik Negeri Banyuwangi serta fungsi setiap ruangan sehingga diharapkan akan mempermudah dalam pengolahan data. Pada penelitian ini permasalahan yang akan dibahas adalah menghitung kapasitas dan jumlah lift yang dibutuhkan pada Gedung 454 Politeknik Negeri Banyuwangi. Perhitungan kapasitas dan jumlah lift dengan luasan per lantai 2.476 m2, tinggi 4 lantai pada gedung A dan C, tinggi 5 lantai untuk gedung B. Hasil perhitungan ini menunjukan bahwa lift yang dibutuhkan sebanyak 3 unit dengan kapasitas 15 orang (1000 kg) dan kecepatan 1 m/s mempunyai jumlah maksimal penghuni 3.211 orang, waktu perjalanan bolak balik 89 detik, beban puncak lift 153 orang, daya angkut lift dalam 5 menit 51 orang, waktu tunggu lift 31 detik. Berdasarkan hasil perhitungan lift Gedung 454 menunjukan bahwa telah memenuhi standar SNI 03-6573-2001 dengan ketentuan waktu tunggu Gedung Kantor Instansi 30-40 detik.
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KEGAGALAN KONTRAKTOR DALAM EVALUASI PENAWARAN DI KABUPATEN BANYUWANGI Safitri, Fikca Ayuk; ‘Ulayya, Salsabilla; Hardiyanti, Siska Aprilia
Jurnal Riset Teknik Sipil dan Sains Vol. 2 No. 2 (2024): Februari 2024 - Jurnal Riset Teknik Sipil dan Sains
Publisher : Politeknik Negeri Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57203/jriteks.v2i2.2024.48-56

Abstract

Sejak tahun 2007 tender dilaksanakan secara elektronik biasanya disebut e-tendering atau e-procurement. E-procurement memilik empat evaluasi yaitu evaluasi kualifikasi, evaluasi administrasi, evaluasi teknis, dan evaluasi harga. Dalam mengikuti tender penyedia jasa perlu memenuhi persyaratan dan memiliki strategi penawaran untuk memenangkan persaingan. Namun, pada kenyataannya banyak penyedia jasa yang tidak memenuhi persyaratan sehingga menyebabkan kegagalan tender. Proses tender yang gagal dapat menyebabkan terjadinya keterlambatan pelaksanaan pembangunan serta menghambat percepatan penggunaan anggaran. Pelaksanaan tender di Kabupaten Banyuwangi juga kerap terjadi kegagalan. Menurut website SPSE Kabupaten Banyuwangi, dalam 5 tahun terakhir terjadi sekitar 110 tender gagal, dan beberapa di antaranya dilaksanakan tender ulang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab kegagalan kontraktor dalam evaluasi penawaran di Kabupaten Banyuwangi. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan metode kuantitatif dengan memberikan kuesioner kepada personil Unit Kegiatan Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) di Banyuwangi. Selanjutnya hasil dari kuesioner dilakukan uji validitas dan reliabilitas kemudian dianalisis menggunakan metode Relative Importance Index (RII). Hasil dari pengolahan data menunjukkan sebanyak 27 variabel dari 32 variabel yang valid dan reliabel. Untuk hasil dari pengolahan data menggunakan metode Relative Importance Index (RII) terdapat 1 variabel dengan level kepentingan tinggi yaitu variabel harga penawaran kalah bersaing dengan penawaran lainnya dengan nilai RII sebesar 0,68. Untuk tingkat kepentingan variabel yang lain memiliki kriteria sedang.
PENGARUH PENAMBAHAN ABU SABUT KELAPA TERHADAP NILAI CBR TIDAK TERENDAM PADA TANAH LEMPUNG DI DESA PESUCEN KECAMATAN KALIPURO Rodiyani, Megalita; Rizal, Husnur; Hutasoit, Eva Olivia; Santoso, Catur Bejo; Sandi, Dora Melati Nurita
Jurnal Riset Teknik Sipil dan Sains Vol. 2 No. 2 (2024): Februari 2024 - Jurnal Riset Teknik Sipil dan Sains
Publisher : Politeknik Negeri Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57203/jriteks.v2i2.2024.63-69

Abstract

Tanah dasar yang kokoh dan stabil sangat penting untuk menjaga kekuatan dan keawetan konstruksi, sementara tanah yang tidak stabil seperti tanah lempung dengan sifat kembang susut yang tinggi, dapat menyebabkan kerusakan serius pada struktur di atasnya. Seperti yang terjadi di Desa Pesucen, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi yang dikenal memiliki jenis tanah lanau atau lempung. Beberapa bangunan pada daerah tersebut mengalami keretakan pada dinding maupun strukturnya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan nilai CBR tidak terendam pada tanah lempung di wilayah Desa Pesucen dengan menambahkan bahan stabilisator berupa abu sabut kelapa dalam campuran dengan persentase 4%, 6%, dan 8%. Pengolahan data melibatkan uji sifat fisik dan mekanik tanah di laboratorium, termasuk uji kadar air, berat isi, berat jenis, batas-batas atterberg, analisis saringan, analisis hidrometer, pemadatan proctor, dan CBR tidak terendam. Hasil pengujian menunjukkan peningkatan nilai berat isi kering dan nilai CBR setiap kali persentase abu sabut kelapa ditambahkan, dengan peningkatan tertinggi pada 8%, di mana berat isi kering mencapai 1.265gr/cm3, dan nilai CBR tidak terendam meningkat sebesar 7.85% dari nilai CBR tanah asli. Dapat disimpulkan bahwa penambahan abu sabut kelapa efektif meningkatkan sifat mekanis tanah terhadap nilai CBR, dan berpotensi untuk meningkatkan daya dukung tanah lempung di Desa Pesucen.
EVALUASI KEBUTUHAN LAHAN PARKIR PADA GEDUNG SMA NEGERI 1 BANYUWANGI Supriyanto, Mohammad Irfa’i; Wari, Wahyu Naris; Hilmy, Muhammad
Jurnal Riset Teknik Sipil dan Sains Vol. 3 No. 1 (2024): Agustus 2024 - Jurnal Riset Teknik Sipil dan Sains
Publisher : Politeknik Negeri Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57203/j-riteks.v3i1.2024.17-28

Abstract

SMA Negeri 1 Banyuwangi merupakan salah satu sekolah yang terus mengalami perkembangan. Bertambahnya jumlah siswa di SMA tersebut tidak diimbangi dengan pengembangan fasilitas parkir yang sesuai. Setiap kegiatan operasional gedung yang mengakibatkan lalu lintas/kendaraan wajib menyediakan fasilitas parkir. Pada lokasi penelitian kondisi parkir belum memenuhi Satuan Ruang Parkir (SRP) standar, belum adanya marka, alur lalu lintas yang jelas, rambu-rambu parkir dan kendaraan siswa belum tertata. Kondisi ini mengakibatkan kendaraan terpakir sembarangan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui hasil evaluasi kebutuhan lahan parkir yang tersedia dengan merencanakan sudut pola parkir yang paling efektif. Metode yang digunakan yaitu survei dengan standar Peraturan Direktur Jendral Perhubungan Darat (1996), melakukan pengukuran lahan parkir dan pengumpulan data. Survei kendaraan dilakukan selama 5 hari, kemudian hasil dari pengumpulan dan pengolahan data digunakan untuk mengevaluasi dan merencanakan sudut pola parkir. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa lahan parkir eksisting 258 m2 dan 202,5 m2. Setelah perencanaan sudut dan alur parkir baru dengan hasil maksimum pada sudut 90o dapat menampung 86 SRP dan 60 SRP. Sedangkan berdasarkan hasil survei menghasilkan volume 165 SRP dan 145 SRP, sehingga untuk bisa menampung kebutuhan saat ini perlu penambahan lahan parkir sebesar 164 SRP, untuk menampung kebutuhan parkir dengan luas minimum 246 m2.
PERBANDINGAN KATEGORI TINGKAT PELAYANAN JALAN RAYA PASAR MINGGU MENGGUNAKAN SOFTWARE KAJI DAN PTV VISSIM Radestya, Syaima; Yunita, Nurma; Warianti, Krisna; Choiri Windari, Aulia; Nawang Sari, Ribut
Jurnal Riset Teknik Sipil dan Sains Vol. 3 No. 1 (2024): Agustus 2024 - Jurnal Riset Teknik Sipil dan Sains
Publisher : Politeknik Negeri Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57203/j-riteks.v3i1.2024.11-16

Abstract

Banyaknya jumlah perpindahan penduduk ke kota besar akan mempengaruhi nilai kapabilitas infrastruktur transportasi khususnya pada bagian jalan raya. Dari persoalan tersebut, maka pengujian berupa analisis pelayanan pada suatu segmen jalan sangat perlu dilakukan untuk mengetahui hasil kelayakan jalan dalam menampung kendaraan yang lalu lalang. Jalan Raya Pasar Minggu adalah salah satu jenis jalan arteri sekunder, yang saat ini perlu dilakukan observasi karena adanya masalah kemacetan pada ruas jalan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kategori tingkat kinerja jalan Raya Pasar Minggu menggunakan perangkat lunak, terhadap hasil sensor perhitungan kendaraan yang didapatkan dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Metode penelitian yang digunakan yaitu perangkat lunak KAJI yang berpedoman pada Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997 dan PTV Vissim yang merupakan pemodelan mikrosimulasi lalu lintas 3 dimensi. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa nilai tingkat pelayanan dari kedua perangkat lunak memberikan kategori yang sama dengan hasil sensor perhitungan lalu lintas, yaitu pada arah Kalibata memiliki kategori F yang mengindikasikan kondisi jalan tidak stabil karena terjadi antrean yang cukup panjang. Sedangkan arah Kota Depok memiliki kategori C, dengan deskripsi saat pengendara tidak bebas dalam memilih laju kendaraan walaupun arus lalu lintas masih dalam kondisi konstan. Hasil dari kategori tersebut menandakan bahwa Jalan Raya Pasar Minggu perlu mempertimbangkan perbaikan pada segmen jalan.
Retraction Notice -, -
Jurnal Riset Teknik Sipil dan Sains Vol. 2 No. 2 (2024): Februari 2024 - Jurnal Riset Teknik Sipil dan Sains
Publisher : Politeknik Negeri Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57203/jriteks.v2i2.2024.93

Abstract

Retraction notice to ”Evaluasi Kinerja Ruas Jalan Raya Panjang Jiwo Permai Akibat Pembangunan Rumah Sakit Ubaya Kota Surabaya” [Jurnal Riset Teknik Sipil dan Sains, vol.2, no.1, 2023, pp. 18-23] Salfa Hanum Cahyani1, Kurnia Hadi Putra2 1,2 Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya This article has been retracted. The authors have plagiarized part of a paper that had already appeared in ETNIK : Jurnal Ekonomi dan Teknik Vol.2, No.8, Year 2023 in Indonesian Language and available online at https://etnik.rifainstitute.com/index.php/etnik/article/view/238. One of the conditions of submission of a paper for publication is that authors declare explicitly that their work is original and has not appeared in a publication elsewhere. Re-use of any data should be appropriately cited. As such this article represents a severe abuse of the scientific publishing system. The scientific community takes a very strong view on this matter and apologies are offered to readers of the journal that this was not detected during the submission process.
PENGARUH KEKANGAN JENIS KAWAT ANYAM HEXAGONAL DAN PERSEGI DENGAN METODE CONCRETE WRAPPING TERHADAP KAPASITAS LENTUR BALOK BETON Murtadlo, Mochammad Azam; Dadang Dwi Pranowo; Amin, M. Shofi’ul; Utanaka, Ahmad; Khomari, Mohamad Galuh
Jurnal Riset Teknik Sipil dan Sains Vol. 3 No. 1 (2024): Agustus 2024 - Jurnal Riset Teknik Sipil dan Sains
Publisher : Politeknik Negeri Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57203/j-riteks.v3i1.2024.5-10

Abstract

Balok beton adalah salah satu komponen struktur atas bangunan sederhana. Banyak metode dapat dilakukan untuk perkuatan balok beton dikarenakan alih fungsi bangunan. Salah satu metode yang digunakan adalah metode concrete wrapping. Biasanya concrete wrapping menggunakan material Carbon Fiber Reinforced Polymer Wrap (CFRPW) yang memiliki harga dan material yang relatif sulit di lapangan. Oleh karena itu dilakukan penelitian dengan menggunakan variasi kawat anyam sebagai material pengganti carbon pada metode concrete wrapping. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah ekspiremental dengan benda uji balok beton tanpa tulangan sesuai dengan SNI 4431-2011 serta campuran beton menggunakan peraturan Surat Edaran Nomor. 73/SE/Dk/2023 Tabel A.4.a. Hasil kuat tekan beton sebesar f’c 24,82MPa. Balok mengalami kerusakan patah yang pada 1/3 tengah bentang benda uji. Kuat lentur beton normal adalah 3,86MPa. Beton dengan pengaruh variasi kawat anyam persegi 5,53MPa peningkatanya 1,66% dari beton normal. Beton dengan pengaruh variasi kawat anyam hexagonal 4,93MPa, kenaikannya sebesar 1,06% dari beton normal. Kuat lentur tertinggi diantara dua variasi kawat anyam tersebut adalah beton dengan pengaruh varisi kawat anyam persegi yang mengalami kenaikan 1,66% dari balok beton normal.
PERBANDINGAN WAKTU PEKERJAAN BEKISTING KONVENSIONAL DENGAN BEKISTING SISTEM PADA PEKERJAAN KOLOM PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG RUMAH SAKIT GRESIK SEHATI Mohammad Rizky Fadillah Bagus Pratama Putra; Safitri, Fikca Ayuk; Rifqi, Mirza Ghulam
Jurnal Riset Teknik Sipil dan Sains Vol. 3 No. 1 (2024): Agustus 2024 - Jurnal Riset Teknik Sipil dan Sains
Publisher : Politeknik Negeri Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57203/j-riteks.v3i1.2024.29-35

Abstract

Pembangunan gedung merupakan indikator penting dalam mengukur kemajuan suatu daerah. Dalam proyek Pembangunan Gedung Rumah Sakit Gresik Sehati digunakan bekisting konvensional untuk memaksimalkan pemanfaatan sumber daya yang ada. Namun terjadi penundaan akibat kerusakan alat pancang yang mengakibatkan keterlambatan keseluruhan proyek. Untuk mengatasi masalah tersebut penulis melakukan perbandingan waktu bekisting konvensional dengan bekisting sistem pada pekerjaan kolom.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil dari perbandingan waktu pekerjaan bekisting konvensional dengan bekisting sistem pada pekerjaan kolom proyek Pembangunan Gedung Rumah Sakit Gresik Sehati. Metode penelitian menggunakan pendekatan waktu. Dimulai dengan identifikasi masalah keterlambatan progres pekerjaan, diikuti studi literatur dan pengumpulan data seperti gambar kerja, rancangan anggaran biaya, jadwal tenaga kerja, koefisien tenaga kerja bekisting, serta kurva S. Analisis data meliputi perhitungan volume pekerjaan, waktu pekerjaan, dan produktivitas tenaga kerja serta perbandingan waktu pekerjaan kedua bekisting. Kemudian dilanjutkan pembahasan hasil, serta penarikan kesimpulan dan saran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu pekerjaan kolom pada lantai 1 (pembesian, pemasangan bekisting, pengecoran, dan pembongkaran) menggunakan bekisting konvensional adalah 13 hari, sedangkan waktu pekerjaan kolom pada lantai 1 (pembesian, pemasangan bekisting, pengecoran, dan pembongkaran) menggunakan bekisting sistem adalah 8 hari. Perbandingan waktu pekerjaan pada kolom lantai 1 menggunakan bekisting konvensional dengan bekisting sistem adalah sebesar 1,625, menunjukkan bahwa bekisting sistem memiliki waktu yang lebih cepat dan produktivitas yang lebih besar daripada bekisting konvensional.