cover
Contact Name
NANI IRMA SUSANTI
Contact Email
naniirma99@gmail.com
Phone
+628112957752
Journal Mail Official
editor.jurnal@stie-aub.ac.id
Editorial Address
Lantai 3 Jl. Mr. Sartono No. 47 Nusukan, Surakarta, Jawa Tengah 57132 Indonesia Jl. Mr. Sartono No. 47 Nusukan, Surakarta, Jawa Tengah 57132 Telp. 0271-854904 Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
WASANA NYATA
Dari pemahaman teori diaplikasikan hal kecil akan kesadaran kebersihan di lingkungan rumah akan berdampak pada lingkungan global. Manusia dapat merubah dunia dari diri sendiri dengan pemahaman ilmu, disipilin dan empati. Sampah di pilah dengan menyediakan 3 tempat sampah sesuai dengan jenis sampah
Articles 18 Documents
Search results for , issue "vol 10, no 1 (2026)" : 18 Documents clear
Penguatan Layanan Kesehatan Mental Berbasis Recovery-Oriented di RS Menur dan Suku Tengger Kamilah Sa'diah; Nor Balkish Zakaria; Asna Manullang; Yustiana Wardhani; Ridha Azahra
WASANA NYATA Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v10i1.2183

Abstract

Peningkatan kasus gangguan kesehatan mental dan penyalahgunaan zat, termasuk kecanduan judi daring, menjadi tantangan serius bagi sistem pelayanan kesehatan di Indonesia. RS Menur Surabaya sebagai rumah sakit rujukan Provinsi Jawa Timur mencatat tingkat keterisian tempat tidur (BOR) yang tinggi. Di sisi lain, komunitas adat Suku Tengger di Desa Ngadiasari juga menghadapi keterbatasan akses layanan kesehatan mental dengan pendekatan budaya yang khas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis penguatan layanan kesehatan mental berbasis recovery-oriented melalui pendekatan psikososial pada dua konteks berbeda, yaitu rumah sakit dan komunitas adat. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan semi-empiris melalui observasi respons psikososial dan instrumen sederhana berupa indikator partisipasi, ekspresi emosional, dan keterbukaan komunikasi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan respons sosial-emosional pasien serta penerimaan positif masyarakat adat terhadap pendekatan berbasis budaya. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pengabdian masyarakat dapat menjadi model intervensi sosial komplementer dalam sistem layanan kesehatan mental berbasis komunitas.
Literasi Kepatuhan 5.0 Mengoptimalkan Notifikasi Dan Edukasi Mandiri Pada Dashboard Coretax Bagi Pelaku Usaha UKM Tangan Terampil Kota Semarang Citra Andriani Kusumawati; Asih Niati; Tri Rinawati; Naini Rizka Amalia
WASANA NYATA Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v10i1.2197

Abstract

Transformasi digital administrasi perpajakan melalui implementasi Coretax oleh Direktorat Jenderal Pajak bertujuan meningkatkan kualitas layanan dan kepatuhan wajib pajak. Namun, masih terdapat pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang belum memanfaatkan fitur-fitur Coretax secara optimal karena rendahnya literasi digital perpajakan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh optimalisasi notifikasi dan edukasi mandiri pada dashboard Coretax terhadap peningkatan literasi kepatuhan pajak pelaku UKM Terampil di Kota Semarang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap pelaku UKM yang telah memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan menggunakan Coretax. Data dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk menguji hubungan antara optimalisasi notifikasi, edukasi mandiri, literasi kepatuhan, dan kepatuhan formal wajib pajak. Hasil penelitian diharapkan menunjukkan bahwa pemanfaatan notifikasi digital dan fitur edukasi mandiri pada dashboard Coretax berpengaruh positif terhadap peningkatan literasi perpajakan serta kepatuhan formal pelaku UKM. Temuan penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi bagi Direktorat Jenderal Pajak dalam mengembangkan layanan edukasi digital yang lebih adaptif, mudah diakses, dan sesuai dengan kebutuhan wajib pajak, sehingga mampu mendukung peningkatan kepatuhan pajak secara berkelanjutan.
Pendampingan Pelatihan Pembuatan Lilin Aromaterapi sebagai Kreativitas Ramah Lingkungan pada Masyarakat Desa Pilangrejo, Kabupaten Sragen Andri Octaviani; Rina Ani Sapariyah; Siti Fatonah; Eko Meiningsih Susilowati
WASANA NYATA Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v10i1.2184

Abstract

Desa Pilangrejo, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen merupakan desa agraris yang sebagian besar penduduknya menggantungkan penghasilan pada sektor pertanian dan pekerjaan informal, sehingga rentan terhadap fluktuasi cuaca dan harga komoditas. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas ekonomi dan keterampilan masyarakat, khususnya ibu rumah tangga dan pemuda desa, melalui pendampingan pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan alami (soy wax dan beeswax) sebagai bentuk kreativitas ramah lingkungan. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan berbasis praktik langsung (hands-on learning), edukasi bahan ramah lingkungan, pendampingan produksi dan pengemasan, serta pengenalan pemasaran digital sederhana melalui media sosial. Keberhasilan program dievaluasi secara kuantitatif dan kualitatif melalui pre-test dan post-test, kuesioner kepuasan berskala Likert, serta wawancara dengan peserta dan perangkat desa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta secara signifikan, dari rata-rata 35% pada pre-test menjadi 92% pada post-test. Peserta berhasil memproduksi lilin aromaterapi dengan berbagai varian aroma dan kemasan yang layak jual, serta membentuk empat kelompok usaha mikro berbasis komunitas. Tingkat kepuasan peserta terhadap pelaksanaan program mencapai skor rata-rata 4,8 dari skala 5. Program pendampingan ini terbukti efektif mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat desa melalui pengembangan keterampilan berbasis kreativitas dan kesadaran lingkungan, serta berpotensi direplikasi pada wilayah pedesaan lain yang berkarakteristik serupa guna memperkuat UMKM berbasis desa.
Optimalisasi Manajemen Produksi, Keuangan dan Pemasaran Digital Pada UMKM Kripik Tempe Dapoer Amy Di Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah Estrelita Nasya Aisyah; Nila Irsada; Maula Rizal Pamungkas; Nia Nur Ainiyah; Erna Sudarmawanti
WASANA NYATA Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v10i1.2198

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan manajemen produksi, pengelolaan keuangan, dan pemasaran digital pada UMKM Keripik Tempe Dapoer Amy di Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. UMKM berbasis produk pangan lokal memiliki potensi ekonomi yang besar, namun masih menghadapi keterbatasan dalam perencanaan produksi, pencatatan keuangan, dan strategi pemasaran. Kegiatan pengabdian dilaksanakan menggunakan pendekatan kualitatif partisipatif melalui tahap observasi, wawancara, perencanaan program, implementasi, monitoring, dan evaluasi yang dilaksanakan pada bulan Januari hingga Februari. Program pendampingan meliputi pengaturan alur kerja produksi dan penjadwalan, perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP), penerapan pencatatan keuangan sederhana, serta pengembangan pemasaran digital melalui media sosial dan marketplace. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa perbaikan perencanaan produksi serta rekomendasi penambahan satu hingga dua tenaga kerja mampu meningkatkan efisiensi dan kapasitas produksi. Pendampingan keuangan membantu pelaku usaha dalam menghitung biaya produksi secara lebih akurat dan melakukan pencatatan transaksi secara teratur. Selain itu, penerapan pemasaran digital mampu memperluas jangkauan promosi produk. Secara keseluruhan, program pendampingan ini berkontribusi terhadap peningkatan efisiensi usaha, daya saing, dan keberlanjutan UMKM.
Penguatan Kapasitas Guru sebagai Agen Literasi Keuangan dan Perlindungan Generasi Muda dari Pinjaman Online Ilegal melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat Nugroho Wisnu Murti; Setyani Sri Haryanti; Indriyana Widyastuti; Saptani Rahayu; Nunuk Herawati
WASANA NYATA Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v10i1.2185

Abstract

Perkembangan yang yang cukup massif tentang pinjaman online ilegal menjadi ancaman serius bagi generasi muda Indonesia yang disarkan pada dengan data OJK yang menunjukkan bahwa hampir 74% korban pinjol ilegal berasal dari kelompok usia muda dan lebih dari 72 ribu anak di bawah usia 19 tahun. Guru memiliki peran strategis sebagai agen perubahan di lingkungan sekolah, namun belum semua guru memiliki pemahaman yang memadai tentang literasi keuangan dan bahaya pinjol ilegal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk lebih dapat mendorong guru secara optimal dapat memberikan pengendalian sejak dini kepada peserta didik terkait dengan potensi terjebaknya terhadap pinjol illegal. Tahap PKM ini dilakukan dalam tiga tahapan: identifikasi kebutuhan (pretest dan koordinasi dengan OJK), pelatihan dengan narasumber dari OJK dan tim PKM perguruan tinggi, serta evaluasi melalui posttest. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru yang signifikan, dengan rata-rata nilai pretest 8,37 meningkat menjadi 8,82 pada posttest, dan jumlah peserta dengan nilai sempurna (10) meningkat dari 46,3% menjadi 60,5%. Meskipun demikian, masih terdapat sebagian kecil peserta yang memerlukan pendampingan intensif lanjutan. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa pelatihan literasi keuangan bagi guru efektif dalam meningkatkan kapasitas mereka sebagai pelopor literasi keuangan dan pelindung generasi dari pinjol ilegal, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat sekitar.
Scratch Sebagai Media Stimulasi Kognitif: Penguatan Berpikir Komputasional Berbasis Service Learning pada Pendidikan Dasar Heribertus Ary Setyadi; Wawan Nugroho; Supriyanta Supriyanta; Candra Agustina
WASANA NYATA Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v10i1.2199

Abstract

Wacana integrasi kelas pemrograman bagi siswa dasar dan menengah yang diusulkan oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memicu restrukturisasi kurikulum nasional oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui penyusunan kerangka strategis berbasis coding dan Kecerdasan Buatan (AI). Edukasi pemrograman pada usia dini diproyeksikan mampu menstimulasi penalaran kreatif serta mengonstruksi soft skills abad ke-21 termasuk problem solving, kolaborasi, dan critical thinking, sehingga orientasi siswa bergeser dari konsumen instruksi menjadi arsitek solusi digital. Selaras dengan arah kebijakan tersebut, artikel/kegiatan ini mengkaji program kemitraan bersama Pondok Pesantren dan Panti Asuhan Al Ikhsan Surakarta dalam memitigasi urgensi kesenjangan digital (digital divide) dan keterbatasan logika sistematis siswa. Melalui intervensi teknologis yang terarah, program ini mengombinasikan instruksi teknis dan penguatan psikologis guna memperluas domain kognitif serta membangun efikasi diri siswa. Hasil implementasi menegaskan bahwa sintesis antara metode Service Learning dan platform Scratch efektif mengakselerasi literasi digital serta pertumbuhan kognitif. Transformasi peserta dari pengguna pasif menjadi kreator aktif diindikasikan oleh penguasaan empat pilar Berpikir Komputasional (Computational Thinking): dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan perancangan algoritma, yang secara simultan meningkatkan kapabilitas pemecahan masalah secara signifikan.
Pemanfaatan Limbah Botol Plastik Sebagai Media Hidroponik Di Taman “Aku Hatinya Pkk” Kelurahan Kadipiro, Banjasari, Surakarta Yofhi Septian Panglipurningrum; Lukman Ahmad Imron Pahlawi; BRM Suryo Triono
WASANA NYATA Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v10i1.2195

Abstract

Permasalahan sampah plastik hingga saat ini masih menjadi isu lingkungan yang mendapatkan perhatian serius di berbagai daerah di Indonesia. Plastik merupakan bahan yang sulit terurai secara alami sehingga keberadaannya dapat mencemari tanah, air, dan lingkungan sekitar apabila tidak dikelola dengan baik. Salah satu jenis sampah plastik yang paling banyak dihasilkan oleh masyarakat adalah botol plastik bekas kemasan minuman. Tingginya konsumsi produk dalam kemasan plastik menyebabkan jumlah limbah botol plastik terus meningkat dari waktu ke waktu. Kondisi tersebut menuntut adanya upaya pengelolaan limbah yang tidak hanya berorientasi pada pengurangan sampah, tetapi juga mampu memberikan nilai guna dan nilai ekonomi bagi masyarakat. Kegiatan pemanfaatan limbah botol plastik sebagai media hidroponik di Taman Aku Hatinya PKK Kelurahan Kadipiro, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta merupakan salah satu bentuk inovasi pengelolaan lingkungan yang mengintegrasikan aspek pengurangan sampah plastik, penghijauan lingkungan, serta penguatan ketahanan pangan keluarga. Melalui kegiatan sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, dan pendampingan, masyarakat memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru dalam mengolah limbah botol plastik menjadi media tanam hidroponik yang produktif, ekonomis, dan ramah lingkungan. Partisipasi aktif anggota PKK RW XV dalam seluruh rangkaian kegiatan menunjukkan adanya kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah berbasis pemanfaatan kembali (reuse) serta optimalisasi pemanfaatan pekarangan melalui Program Aku Hatinya PKK. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya masyarakat yang lebih peduli terhadap lingkungan sekaligus mendukung terwujudnya kawasan permukiman yang bersih, hijau, sehat, dan berkelanjutan.
Penerapan Sistem Kesehatan dan Keselamatan Kerja Sebagai Upaya Peningkatan Produktivitas Pekerja Pengolahan Tempe: Studi Kasus UMKM Tempe Tiga Putra, Jepara Ayudyah Eka Apsari; Diyah Dwi Nugraheni; Ahmad Zada Hilmi Syifa
WASANA NYATA Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v10i1.2200

Abstract

Pengabdian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada sektor UMKM, khususnya pada proses produksi tempe yang masih menggunakan metode tradisional dengan tingkat risiko kecelakaan kerja yang cukup tinggi. UMKM Tempe Tiga Putra sebagai objek Pengabdian memiliki berbagai potensi hazard seperti paparan panas, lantai licin, serta pengangkatan beban berat yang berisiko terhadap keselamatan pekerja. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi tahap identifikasi masalah melalui observasi dan wawancara, tahap sosialisasi, tahap pendampingan, serta tahap edukasi dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa perbaikan sederhana seperti penataan ulang stasiun kerja, penggunaan alat pelindung diri, serta peningkatan kesadaran pekerja terhadap pentingnya K3 mampu menurunkan potensi risiko kecelakaan kerja. Selain itu, penerapan sistem kerja yang lebih terstruktur juga meningkatkan kenyamanan dan keamanan dalam proses produksi. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa penerapan sistem K3 yang terintegrasi dan berkelanjutan pada UMKM mampu meminimalisir risiko kecelakaan kerja serta meningkatkan produktivitas kerja secara keseluruhan.
Pendampingan Pengolahan Limbah Galon Le-Mineral Menjadi Produk Kerajinan Bernilai Ekonomis Pada Kelompok Pengrajin Griya Karebet Makamhaji Kartasura Sukoharjo Tri Widianto; I Gusti Putu Diva Awatara; Lukman Ahmad Imron Pahlawi; Andri Octaviani; Yosephine Angelina Yulia
WASANA NYATA Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v10i1.2182

Abstract

Permasalahan sampah plastik menjadi isu lingkungan yang semakin serius, terutama limbah plastik dari kemasan air minum dalam kemasan. Salah satu jenis limbah plastik yang banyak ditemukan adalah galon bekas air mineral seperti produk dari Le Minerale. Jika tidak dikelola dengan baik, limbah tersebut dapat mencemari lingkungan dan membutuhkan waktu yang sangat lama untuk terurai secara alami.Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada kelompok pengrajin Griya Karebet di Makamhaji dalam mengolah limbah galon plastik menjadi produk kerajinan bernilai ekonomis seperti pot bunga, lampu hias, tempat alat tulis, dan berbagai produk dekoratif lainnya.Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi penyuluhan, pelatihan keterampilan, praktik langsung, serta pendampingan produksi dan pemasaran produk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami teknik pengolahan limbah plastik menjadi produk kerajinan serta mampu menghasilkan produk yang memiliki nilai estetika dan potensi nilai jual.Program ini tidak hanya memberikan manfaat dalam meningkatkan keterampilan masyarakat, tetapi juga berkontribusi terhadap pengurangan limbah plastik serta membuka peluang usaha baru bagi masyarakat setempat.
Pelatihan Dan Pengembangan Minat Berwirausaha Bagi Kelompok Masyarakat Desa Doplang Kecamatan Bawen Kabupaten Semarang Mada Adi Wibowo; Syahraz Risang Rzi Kusumo; Lisa Lailatul Qusna
WASANA NYATA Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v10i1.2196

Abstract

Desa Doplang merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Secara geografis, Desa Doplang memiliki lokasi yang cukup strategis karena berada di wilayah yang dekat dengan jalur penghubung antarkota dan pusat kegiatan ekonomi di Kecamatan Bawen. Kondisi ini memberikan peluang yang cukup besar bagi masyarakat untuk mengembangkan berbagai usaha produktif, baik di bidang perdagangan, jasa, kuliner, maupun usaha mikro berbasis potensi lokal.Rendahnya minat berwirausaha tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor. Faktor pertama adalah kurangnya pengetahuan dan wawasan mengenai kewirausahaan. Faktor kedua adalah adanya rasa takut gagal yang cukup tinggi.Metode pengabdian yang telah dilakukan Adalah : Tahap Persiapan yaitu observasi (bertemu dengan calon pelaku UMKM). Pada tahap ini dilakukan berbagai kegiatan antara lain : observasi lokasi, bertemu dengan calon pelaku UMKM dilingkungan RT 4 RW 2 Dusun Pelemsari Desa Doplang Kecamatan Bawen Kabupaten Semarang.Selanjutnya adalah pendampingan. Setelah selesai tahap persiapan maka diberikan pelatihan dengan memberikan beberapa materi yang meliputi :  evaluasi dan diskusi terhadap calon pelaku UMKM untuk berbagai usaha yang ada dilingkungan RT 4 RW 2 Dusun Pelemsari Desa Doplang Kecamatan Bawen Kabupaten Semarang.Hasil dari PPM (Pengabdian pada Masyarakat) ini Adalah membangun minat berwirausaha kepada calon pelaku UMKM dilingkungan RT 4 RW 2 Dusun Pelemsari Desa Doplang Kecamatan Bawen Kabupaten Semarang. Kegiatan PPM ini dilakukan karena banyak kelompok Masyarakat khususnya warga dilingkungan RT 4 RW 2 Dusun Pelemsari Desa Doplang Kecamatan Bawen Kabupaten Semarang belum berani mengambil resiko dan mencoba profesi wirausaha.

Page 1 of 2 | Total Record : 18