cover
Contact Name
NANI IRMA SUSANTI
Contact Email
naniirma99@gmail.com
Phone
+628112957752
Journal Mail Official
editor.jurnal@stie-aub.ac.id
Editorial Address
Lantai 3 Jl. Mr. Sartono No. 47 Nusukan, Surakarta, Jawa Tengah 57132 Indonesia Jl. Mr. Sartono No. 47 Nusukan, Surakarta, Jawa Tengah 57132 Telp. 0271-854904 Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
WASANA NYATA
Dari pemahaman teori diaplikasikan hal kecil akan kesadaran kebersihan di lingkungan rumah akan berdampak pada lingkungan global. Manusia dapat merubah dunia dari diri sendiri dengan pemahaman ilmu, disipilin dan empati. Sampah di pilah dengan menyediakan 3 tempat sampah sesuai dengan jenis sampah
Articles 224 Documents
Sosialisasi Sertifikasi Halal Pada Kelompok Usaha Bersama (Kube) Kamboja Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta Murni Sulistyowati; Nuryati Nuryati; Dian Nurmastuti; Endang Brotojoyo
WASANA NYATA Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v10i1.2243

Abstract

Produk halal bagi Masyarakat Indonesia yang dikenal sebaga negara dengan populasi muslim terbesar di dunia merupakan sebuah kebutuhan.dan Pemerintah mendukung melalui jaminan produk halal yang mencakup banyak aspek bukan hanya makana minuman tetapi juga produk lain seperti kosmetik, obat-obatan, fashion, pariwisata, keuangan dan lain-lain.Jaminan produk halal memberikan ketentraman batin bagi orang yang mengonsumsinya. Setelah  melalui rangksin proses  audit  panjang  yang dilakukan  mencakup pemeriksaan data yang diajukan , pemeriksaan proses produksi, pemeriksaan laboratorium, pengemasan, penyimpanan, distribusi dan transportasi, pemasaran, ,penyajian hingga penetapan sertifikasi halal dengan pencantuman label/logo halal pada setiap produk. Sertifikasi halal menjadi  salah satu aspek penting pengembangan usaha, khususnya usaha makanan minuman, seperti para pelaku usaha KUBE Kamboja yang memiliki keterbatasan pengetahuan terkait pentingnya sertifikasi halal, prosedur pengajuan, serta manfaat yang dapat diperoleh dari kepemilikan sertifikat halal bagi kelangsungan dan pengembangan usahanya, Tim kami tergerak turun tangan untuk memberiakn sosialisasi sertifikasi halal melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan metode ceramah, tanya jawab dan pendampingan yang disambut antusias oleh peserta. Kegiatan ini memberi kontribusi dan dampak positif dalam menanamkan dan meningkatkan pemahaman dan kesadaran peserta pentingnya sertifikasi halal atas produknya  dan prosedur pengajuan sertifikasi halal hingga mendapatkan label halal.
Pendampingan Test Potensi Akuntansi (Tpa) Untuk Persiapan Kompetisi Siswa Bidang Akuntansi Di Smkn I Musuk Kabupaten Boyolali Lilis Sulistyani; Anton Respati Pamungka; Ifah Lathifah; Paryanta Paryanta; Nugroho Wisnu Murti
WASANA NYATA Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v10i1.2244

Abstract

This community service activity aims to enhance the competence of students at SMKN 1 Musuk, Boyolali Regency, in the Accounting Potential Test (TPA) through the AKUNTAMATIKA approach, in preparation for academic competitions and university-level selection tests. The program was implemented using a participatory training model, beginning with a pre-test to assess students' initial abilities, followed by material presentations, interactive discussions, and practical simulations. The session concluded with a post-test to evaluate improvements in students' understanding of accounting concepts and problem-solving skills. The expected outcomes include increased student insight and technical proficiency in accounting, as well as greater readiness to participate in accounting competitions at the regional (Solo Raya), provincial (Central Java), and even national levels. As a follow-up, sustained mentoring will be provided to teachers and students to build long-term confidence and competitiveness in academic accounting events.
“Eco- Creative Village” Pemanfaatan Botol Bekas Menjadi Kreasi Bunga Di Desa Gebang, Masaran, Sragen Aris Tri Haryanto; Septiana Novita Dewi; Adnan Terry Suseno; Jarot Santosa; Anggoro Panji Nugroho
WASANA NYATA Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v10i1.2246

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat melalui program “Eco-Creative Village: Pemanfaatan Botol Bekas Menjadi Kreasi Bunga” menjadi salah satu solusi yang relevan dan aplikatif. Program ini mengintegrasikan konsep kepedulian lingkungan (eco-friendly) dengan kreativitas masyarakat dalam mengolah limbah botol plastik menjadi produk kerajinan berupa bunga hias yang bernilai estetika dan ekonomis. Pemanfaatan botol bekas sebagai bahan dasar kerajinan diharapkan dapat mengurangi jumlah sampah plastik sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya prinsip reduce, reuse, dan recycle (3R). Dengan demikian, program ini tidak hanya berdampak pada kebersihan dan kelestarian lingkungan, tetapi juga membuka peluang peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dengan tema Eco-Creative Village sangat penting untuk dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam menjawab permasalahan nyata di masyarakat. Kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan desa yang lebih peduli lingkungan, kreatif, mandiri, serta berkelanjutan, khususnya di Desa Gebang, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berjalan dengan baik dan mendapatkan respon positif dari masyarakat Desa Gebang, khususnya peserta kegiatan. Program Eco-Creative Village mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah plastik secara ramah lingkungan melalui pemanfaatan botol bekas. Peserta kegiatan memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru dalam mengolah botol plastik bekas menjadi kreasi bunga yang memiliki nilai estetika dan potensi nilai ekonomi. Kegiatan ini berkontribusi dalam mengurangi volume sampah plastik di lingkungan desa serta menumbuhkan budaya peduli lingkungan. Program ini juga berpotensi menjadi sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan produk kerajinan berbasis limbah plastik.
Peningkatan Keterampilan Pembuatan dan Pemasaran Produk Hantaran Pengantin melalui Pemanfaatan Media Digital pada Komunitas Dasa Wisma Bougenville di Desa Kepuh, Nguter, Sukoharjo Ernes Cahyo Nugroho; Hartawan Hartawan; Adi Penawan; Budhi Sumboro; Agung Koes Indarto
WASANA NYATA Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v10i1.2248

Abstract

Anggota Dasa Wisma Bougenville 1 di Desa Kepuh, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo, yang mayoritas merupakan ibu rumah tangga memiliki potensi untuk mengembangkan usaha rumahan sebagai sumber pendapatan tambahan keluarga. Namun, keterbatasan keterampilan produksi, akses modal, dan kemampuan pemasaran menjadi kendala dalam mengoptimalkan potensi tersebut. Sebagian peserta telah memiliki pengalaman membuat hantaran sederhana, sedangkan sebagian lainnya belum memiliki pengalaman dalam pembuatan produk tersebut. Peserta juga masih menghadapi keterbatasan dalam teknik pembuatan, pemilihan bahan yang ekonomis, penentuan harga, pengelolaan pesanan, serta pemanfaatan media digital sebagai sarana pemasaran. Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan anggota Dasa Wisma Bougenville 1 dalam membuat dan memasarkan produk hantaran pengantin dengan memanfaatkan media digital. Kegiatan pemberdayaan masyarakat dilaksanakan pada 9 November 2025 di Gedung Pertemuan Serba Guna, Kedungsari RT 04/01, Desa Kepuh, Nguter, Sukoharjo, dengan melibatkan 20 peserta. Metode pelaksanaan menggunakan seminar dan pelatihan berbasis workshop serta praktik berdasarkan pesanan nyata. Materi pelatihan meliputi pengenalan produk hantaran, teknik desain dan finishing, pengelolaan pesanan, penentuan harga, dokumentasi produk, serta pemasaran digital melalui WhatsApp, Facebook, dan Instagram. Pada tahap praktik, peserta secara langsung membuat produk hantaran, melakukan pemeriksaan kualitas, mendokumentasikan hasil, dan mempublikasikannya melalui media digital sebagai bagian dari strategi pemasaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan peserta yang ditunjukkan dengan kemampuan seluruh peserta menyelesaikan minimal satu unit produk hantaran dengan memperhatikan aspek kerapian, ketahanan, dan kesesuaian tema. Peserta juga mampu melakukan pemeriksaan kualitas, mendokumentasikan hasil produk, serta mempublikasikan hasil produk melalui media digital dengan minimal tiga foto produk disertai caption informatif dan harga. Publikasi tersebut memperoleh respons berupa pertanyaan harga, permintaan tema, dan permintaan penawaran dari calon pelanggan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa kombinasi seminar dan pelatihan berbasis praktik dapat meningkatkan keterampilan produksi dan kemampuan pemasaran digital peserta serta membuka peluang pengembangan usaha rumahan sebagai sumber pendapatan tambahan keluarga.