cover
Contact Name
Ahmad Syukron Prasaja
Contact Email
pusat-demografi@uinjambi.ac.id
Phone
+6285725973914
Journal Mail Official
pusat-demografi@uinjambi.ac.id
Editorial Address
Pusat Kajian Demografi, Etnografi dan Transformasi Sosial UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi Jl. Jambi - Muara Bulian Km.16, Muaro Jambi-Jambi 36361
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Journal of Demography, Etnography, and Social Transformation
ISSN : -     EISSN : 28097610     DOI : https://doi.org/10.30631/demos
Core Subject : Humanities, Social,
Focus and Scope: Demographical components (fertility, mortality, mobility), Population dynamics System dynamic analysis in demography, etnography, or social transform Examines and analyses the issues in societies, Analysis of population study seen from both the quantity and the quality. Human Ecology covers the relationship between population, natural resources, and environment, Family encompasses maternal and child health, adolescence, and ageing. Social and cultural anthropology Social identity; Interactionism and symbolism; The religion of anthropology. Ethnography of communication. Anthropological tourism. Medical anthropology.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Demografi
Articles 81 Documents
Penentuan Daya Dukung Dan Daya Tampung Menggunakan Analisis Kemampuan Lahan Di Kecamatan Lowokwaru Kota Malang Mochamad Alif Khula Muttaqin; Muttaqin, Mochamad Alif Khula
DEMOS: Journal of Demography, Ethnography and Social Transformation Vol. 3 No. 1 (2023): Journal of Demography, Etnography and Social Transformation
Publisher : LPPM UIN SULTHAN THAHA SAIFUDDIN JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/demos.v3i1.1788

Abstract

Kota malang adalah Kota yang ada di Jawa Timur yang mempunyai jumlah Penduduk begitu besar, selayaknya Kota besar maka dengan jumlah Penduduk tinggi berakibat pada kebutuhan akan lahan yang meningkat namun jumlah lahan semakin berkurang khususnya di Kecamatan Lowokwaru. Kapasitas penggunaan lahan ialah penilaian untuk menilai kemampuan suatu lahan untuk digunakan dalam penggunaan tertentu yang dinilai berdasarkan setiap faktor baik potensi maupun penghambat. Penggunaan lahan yang tak sesuai dengan kapasitasnya dan tidak disertai dengan upaya perlindungan tanah yang baik akan mempercepat terjadinya erosi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mensurvei lahan Pemukiman di Kecamatan Lowokwaru berdasarkan data citra dan satuan kapasitas lahan. penelitian ini menggunakan metode Overlay dan skoring dengan Sistem Informasi Geografis (SIG) dari berbagai peta fisik dasar yaitu peta morfologi, peta topografi, peta geologi, peta jenis tanah, peta iklim dan peta satuan kapasitas lahan. Selanjutnya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan lahan di Kecamatan Lowokwaru sesuai untuk fungsi permukiman baru ditinjau dari satuan tanah dasar dan kapasitas fisik dengan mempertimbangkan kondisi dan kebijakan teknis yang tengah berlaku.
Analisis Cluster Pengelompokan Provinsi di Indonesia Berdasarkan Sub Sektor Nilai Tukar Petani Amelia, Dwi; Kholijah, Gusmi
DEMOS: Journal of Demography, Ethnography and Social Transformation Vol. 3 No. 1 (2023): Journal of Demography, Etnography and Social Transformation
Publisher : LPPM UIN SULTHAN THAHA SAIFUDDIN JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/demos.v3i1.1812

Abstract

Semakin tinggi nilai tukar petani, relatif semakin kuat pula tingkat kemampuan atau daya belipetani. Sub Sektor pertanian yang mencakup dalam pengolahan nilai tukar petani meliputi lima sub sektor, antara lain sub sektor padi dan palawija, holtikultura, tanaman perkebunan rakyat, peternakan, dan perikanan. Dalam rangka perkembangan ekonomi diperlukan adanya pengelompokkan indeks nilai tukar petani dari setiap sektor nilai tukar petani sehingga dilakukanlah pengelompokkan nilai tukar petani dengan menggunakan analisis cluster. Analisis cluster merupakan suatu metode dalam analisis peubah ganda yang bertujuan untuk mengelompokkan n satuan pengamatan kedalam k cluster dengan (k < n) berdasarkan p variabel, sehingga unit-unit pengamatan dalam satu kelompok memiliki ciri-ciri yang lebih homogen dibandingkan unit pengamatan dalam kelompok lain. Pengelompokan yang dilakukan pada 3 metode cluster yang digunakan yaitu single linkage, complete linkage dan average linkage diperoleh metode yang paling baik untuk digunakan dalam pengklasifikasian data nilai tukar petani tersebut yaitu metode average linkage karena memiliki nilai korelasi yang tertinggi.
Masyarakat Pemberdayaan Masyarakat Desa Wisata Pandean untuk Pembangunan Berkelanjutan di Wilayah Kecamatan Dongko Armanda, Henda
DEMOS: Journal of Demography, Ethnography and Social Transformation Vol. 3 No. 1 (2023): Journal of Demography, Etnography and Social Transformation
Publisher : LPPM UIN SULTHAN THAHA SAIFUDDIN JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/demos.v3i1.1826

Abstract

Pengembangan pariwisata Desa telah menjadi alternatif pembangunan perekonomian Masyarakat yang telah diterapkan di berbagai Daerah di Indonesia. Salah satu Desa Wisata yang telah dikembangkan adalah Desa Pandean, Kecamatan Dongko, Kabupaten Trenggalek, yang merupakan salah satu Desa yang tergabung menjadi SADEWA (Seratus Desa Wisata) yang telah dikembangkan oleh Pemerintah Kabupaten Trenggalek pada Bidang Pariwisata dan Kebudayaan. Desa Pandean memiliki beragam potensi pengembangan yang sangat beragam dan jika ditinjau dari aspek aksesibilitas dan kontur geografis. Dari aspek aksesibilitas, Desa Pandean mudah diakses karena dilewati oleh jalur antar Kabupaten Trenggalek-Pacitan. Sedangkan dari aspek geografis, wilayah Desa Pandean yang memiliki kontur pegunungan menambah keasrian dan keistimewaan tersendiri Desa Pandean. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksploitasi potensi pengembangan Desa Pandean sebagai Desa wisata berdasarkan pada kajian aspek kesediaan dan permintaan sehingga mampu memberi rekomendasi bagi pengembangan Desa Pandean secara berkelanjutan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode campuran meliputi metode kualitatif untuk mengkaji aspek sediaan (supply), karakteristik Masyarakat, kebijakan, serta metode kuantitatif untuk mengkaji aspek permintaan (demand) wisata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Pandean memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai Desa wisata berkelanjutan. Namun ada berbagai permasalahan di Desa Pandean seperti, amenity, informasi, support dari Pemerintah Desa dan kelembagaan yang masih baru dan kurang pengetahuan dalam pengembangan pariwisata.
Generalized Structured Component Analysis pada Hubungan antara Pengelolaan Lingkungan, Faktor Sosial, dan Kualitas Lingkungan Ladini, Urwawuska
DEMOS: Journal of Demography, Ethnography and Social Transformation Vol. 3 No. 1 (2023): Journal of Demography, Etnography and Social Transformation
Publisher : LPPM UIN SULTHAN THAHA SAIFUDDIN JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/demos.v3i1.1844

Abstract

Salah satu dampak pemanasan global yang masih dirasakan saat ini adalah terkait masalah lingkungan. Beberapa faktor mempunyai hubungan dengan kualitas lingkungan, baik dari segi sosial maupun ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan antara partisipasi dan pengelolaan lingkungan, faktor sosial, dan kualitas lingkungan menggunakan analisis SEM yaitu metode generalized structured component analysis (GSCA). Data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data dari 34 provinsi di Indonesia dari tahun 2016-2020 yang memberikan kesimpulan bahwa pada model pengukuran, semua indikator pembentuk peubah laten valid dan masing-masing peubah laten mempunyai validitas konvergen yang baik yang dapat menjelaskan masing-masing indikator. Begitupun pada model struktural bahwa seluruh jalur pengaruh antara ketiga peubah mempunyai pengaruh yang signifikan. Hasil analisis menggunakan GSCA ini memberikan kebaikan model sebesar 54.4% yang dapat dijelaskan oleh seluruh peubah laten dan indikator yang ada didalam model.
Fenomena Korban Body Shaming Pada Mahasiswa FISIP Universitas Sriwijaya Hanifatunnisa, Hanifatunnisa; Lidya, Eva
DEMOS: Journal of Demography, Ethnography and Social Transformation Vol. 3 No. 1 (2023): Journal of Demography, Etnography and Social Transformation
Publisher : LPPM UIN SULTHAN THAHA SAIFUDDIN JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/demos.v3i1.1859

Abstract

Perbedaan fisik dari tiap individu melahirkan adanya standarisasi ideal. Penelitian ini bertujuan untuk memahami alasan individu dapat menjadi korban body-shaming dan untuk mengetahui jenis-jenis perilaku body shaming yang dirasakan korbannya pada mahasiswa FISIP Universitas Sriwijaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan konsep stereotype oleh Hewstone. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa terdapat alasan yang melatarbelakangi seseorang menjadi korban body shaming diantaranya terdapat perasaan insecure, korban mempunyai perasaan khawatir dan ketakutan, tumbuhnya perasaan sakit hati dan membenci pelaku serta identitas pelaku yang tidak dapat diterima oleh korban. Adapun bentuk-bentuk body shaming yang dialami para korban berupa postur tubuh yang tidak seimbang, area di sekitar wajah dan penampilan yang tidak menarik.
Interaksi Sosial dalam Highrise : Studi Etnografi Digital pada Komunitas Virtual: Interaksi Sosial dalam Highrise: Studi Etnografi Digital pada Komunitas Virtual Nanda Andini; Refki Rusyadi
DEMOS: Journal of Demography, Ethnography and Social Transformation Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Demography, Etnography and Social Transformation
Publisher : LPPM UIN SULTHAN THAHA SAIFUDDIN JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/h9a7nc11

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena munculnya bentuk interaksi sosial yang menyerupai kehidupan nyata dalam ruang digital. Seiring dengan perkembangan teknologi, game online seperti Highrise Metaverse menjadi wadah baru untuk membentuk komunitas dan berkomunikasi secara real-time. Penelitian ini berfokus pada bagaimana interaksi sosial yang menyerupai realitas terbentuk dalam dunia virtual melalui Highrise Metaverse, dengan menggunakan pendekatan Interaksionisme Simbolik dari George Herbert Mead. Kajian ini tidak hanya mengeksplorasi pola interaksi antar pengguna, tetapi juga dinamika kelompok yang terbentuk di dalamnya. Selain itu, penelitian ini mengkaji bagaimana identitas virtual terbentuk dengan pendekatan Dramaturgi. Penelitian ini menggunakan pendekatan etnografi digital dengan observasi partisipatif dan wawancara mendalam terhadap pengguna aktif Highrise. Teori Interaksionisme Simbolik Mead dan Dramaturgi Erving Goffman digunakan untuk menganalisis konstruksi identitas, simbol sosial, dan pola komunikasi. Hasilnya menunjukkan bahwa Highrise bukan sekadar platform hiburan, melainkan ruang jejaring sosial dengan dinamika komunitas yang kompleks. Selain itu, ruang virtual memungkinkan individu membentuk identitas baru yang berbeda dengan yang ada pada realitas. Studi ini diharapkan dapat memberikan perspektif baru tentang realitas yang terbentuk dalam ruang digital.
PERAN IMUM MUKIM DALAM MENGELOLA HUTAN ADAT MUKIM PALOH, PADANG TIJI, PIDIE: Peran Imum Mukim dalam Mengelola Hutan Adat Mukim Paloh, Padang Tiji, Pidie Raihan, Muhammad; Nubli Gadeng, Ahmad
DEMOS: Journal of Demography, Ethnography and Social Transformation Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Demography, Etnography and Social Transformation
Publisher : LPPM UIN SULTHAN THAHA SAIFUDDIN JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/44m4cc70

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Imum Mukim dalam mengelola Hutan Adat di Mukim Paloh, Kabupaten Pidie, Aceh. Metode penelitian kualitatif yang digunakan dengan teknik pengumpulan data wawancara dan kuesioner kepada 10 informan bertempat tinggal di hutan adat Mukim Paloh. Teknik analisis data kualitatif mulai dari pengumpulan, reduksi dan penyajian data, ditutup kesimpulan. Hasil penelitian diperoleh yaitu imum mukim sebagai pemimpin adat memiliki peran penting dalam pengelolaan hutan adat, seperti memberikan akses, menerapkan aturan adat, sosialisasi keberlanjutan, dan menyelesaikan konflik dengan mempertimbangkan prinsip-prinsip syariat Islam dan tradisi lokal. Saat ini, pengelolaan hutan adat menghadapi masalah seperti konflik kepemilikan lahan, ancaman eksploitasi oleh pihak luar, dan kurangnya regulasi. Imum mukim bersama perangkat adat bertindak langsung memberikan hukuman kepada pelanggar aturan di hutan adat mukim paloh untuk menjaga kelestarian ekosistem hutan adat yang menjadi warisan dari generasi sebelumnya
TRADISI RITUAL RAJAH SEUMAPA (BALEK KUNYET) SEBAGAI PENGOBATAN TRADISIONAL PADA MASYARAKAT IE BUBOH KECAMATAN MEUKEK KABUPATEN ACEH SELATAN: Tradisi Ritual Rajah Seumapa (Balek Kunyet) Sebagai Pengobatan Tradisional Pada Masyarakat Ie Buboh Kecamatan Meukek Kabupaten Aceh Selatan Gadeng, Ahmad Nubli; Mirna, Lydia; Azis, Daska; Ruliani, Ruliani; Kamza, Muhjam
DEMOS: Journal of Demography, Ethnography and Social Transformation Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Demography, Etnography and Social Transformation
Publisher : LPPM UIN SULTHAN THAHA SAIFUDDIN JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/y99a7y63

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tradisi ritual rajah seumapa (balek kunyet) sebagai pengobatan tradisional pada Masyarakat Ie Buboh Kecamatan Meukek Kabupaten Aceh Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi lapangan, wawancara dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dilakukan tidak terstruktur dengan menggunakan pedoman wawancara, kemudian menggunakan observasi dilakukan dengan cara anecdotal. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari 3 pawang rajah seumapa, keuchik dan juga 11 masyarakat umum yang ada di Desa Ie Buboh. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Rajah seumapa merupakan suatu cara pengobatan tradisional dan merupakan peninggalan budaya dari nenek moyang yang harus dilestarikan, rajah seumapa bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja dan hanya bisa dilakukan oleh seseorang yang memiliki keahlian khusus dalam menyembuhkan penyakit seumapa. Gejala dari seumapa adalah sakit kepala, badan terasa panas dan lemas, sakit perut. Ada juga sebagian yang merasakan gejala seumapa sama seperti gejala sakit arwah yang menyapanya di masa hidup. Bahan yang digunakan adalah kunyit dan kapur disertakan pembacaan surah Al-Qur’an dan mantra pada bahan tersebut. Masyarakat Ie Buboh masih melakukan ritual rajah seumapa meskipun pengobatan modern telah ada. Masyarakat juga percaya jika penyakit seumapa hanya bisa disembuhkan dengan ritual rajah seumapa.
Implementasi Regresi Data Panel Untuk Mengetahui Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Kemiskinan Di Provinsi Jambi: Implementasi Regresi Data Panel Untuk Mengetahui Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Kemiskinan Di Provinsi Jambi Arisha, Bella; Hidayah, Nurul; Safitri, Yuliana
DEMOS: Journal of Demography, Ethnography and Social Transformation Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Demography, Etnography and Social Transformation
Publisher : LPPM UIN SULTHAN THAHA SAIFUDDIN JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/07m2r461

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kemiskinan di Provinsi Jambi pada periode 2017–2022 dengan menggunakan regresi data panel. Data yang digunakan meliputi 11 kabupaten/kota dengan enam variabel independen, yaitu Angka Harapan Hidup ( ), Rata-rata Lama Sekolah ( ), Tingkat Pengangguran Terbuka ( ), Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja ( ), Indeks Pembangunan Manusia ( ), dan Laju Pertumbuhan Penduduk ( ). Analisis dilakukan dengan pendekatan terhadap Uji Chow dan Uji Hausman. Berdasarkan pengujian hasil yang diperoleh menunjukkan model terbaik adalah Fixed Effect Model. Selanjutnya diperoleh  nilai Adjusted R² sebesar 0,3922, artinya variabel independent mampu menjelaskan 39,22% variasi tingkat kemiskinan. Uji parsial (t) mengindikasikan bahwa variabel Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja dan Laju Pertumbuhan Penduduk berpengaruh signifikan terhadap tingkat kemiskinan. Hasil ini menunjukkan bahwa peningkatan partisipasi angkatan kerja dapat menurunkan tingkat kemiskinan, sementara pertumbuhan penduduk yang tinggi cenderung meningkatkan kemiskinan. Implikasi kebijakan dari penelitian ini adalah perlunya pemerintah daerah meningkatkan kualitas tenaga kerja serta mengendalikan laju pertumbuhan penduduk untuk menekan angka kemiskinan di Provinsi Jambi
IDENTIFIKASI KOMODITAS UNGGULAN DI KAWASAN TRANSMIGRASI SEULIMEUM DAN STRATEGI PENGEMBANGANNYA: Identifikasi Komoditas Unggulan di Kawasan Transmigrasi Seulimeum dan StrategiPengembangannya Sutikno; Wiguna, Husein Sadewa; Erisa, Junia; Indriyani, Khofifah; Yusuf Syahadah, Abdullah
DEMOS: Journal of Demography, Ethnography and Social Transformation Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Demography, Etnography and Social Transformation
Publisher : LPPM UIN SULTHAN THAHA SAIFUDDIN JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/q8chft57

Abstract

Kawasan Transmigrasi Seulimeum di Kabupaten Aceh Besar menghadapi tantangan dalam mewujudkan perekonomian yang mandiri dan berkelanjutan, salah satunya disebabkan oleh belum teridentifikasinya komoditas unggulan yang dapat menjadi penggerak utama. Studi pendahuluan ini bertujuan untuk mengidentifikasi secara sistematis potensi komoditas unggulan di kawasan tersebut berdasarkan analisis data sekunder dari instansi terkait. Hasil analisis pada empat subsektor—pertanian, perkebunan, peternakan, serta perikanan dan kelautan—menunjukkan bahwa komoditas dengan potensi terbesar untuk dikembangkan sebagai unggulan adalah padi sawah, cabai rawit, pepaya, dan jahe pada subsektor pertanian; kemiri pada subsektor perkebunan; sapi potong (sapi Aceh dan Bali) serta kambing PE pada subsektor peternakan. Sementara itu, subsektor perikanan tangkap memiliki potensi dengan dukungan 122 nelayan, meskipun masih dibatasi oleh sarana dan prasarana yang sederhana. Identifikasi ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi perumusan kebijakan pengembangan kawasan yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan.