cover
Contact Name
Deri Setiawan
Contact Email
pai@stai-musaddadiyah.ac.id
Phone
+6289699992020
Journal Mail Official
pai@stai-musaddadiyah.ac.id
Editorial Address
Jl. Mayor Syamsu No 2, Desa Jayaraga, Kecamatan Tarogong Kidul, 44151 Kabupaten Garut
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
MASAGI ( Jurnal Pendidikan Agama Islam )
ISSN : -     EISSN : 29639735     DOI : -
MASAGI merupakan media publikasi online yang berisi tentang kajian-kajian dan isu-isu aktual yang berhubungan dengan Ilmu Pendidikan Islam, Pendidikan Agama Islam. dan Pendidikan Islam Kontemporer. Jurnal ini diterbitkan oleh LP2M STAI Al-Musaddadiyah Garut bekerjasama dengan Prodi PAI.
Articles 172 Documents
Konsep Pendidikan Anti Perundungan : Telaah Terhadap Al-Qur'an Surah Al-Hujurat Ayat 11 Ahmad Izzan; Nurman Awaludin
MASAGI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 1 (2026): MASAGI : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : STAI Al-Musaddadiyah Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37968/masagi.v5i1.1634

Abstract

Perundungan (bullying) merupakan masalah sosial yang serius, terutama di lingkungan pendidikan. Fenomena ini tidak hanya berdampak pada aspek fisik, tetapi juga menimbulkan luka psikologis yang mendalam, seperti rasa takut, stres, hingga depresi pada korban. Al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat Islam memuat nilai-nilai luhur yang dapat dijadikan landasan dalam mencegah perilaku tersebut. Salah satu ayat yang secara eksplisit melarang tindakan perundungan adalah Al-Qur’an surat Al-Hujurat ayat 11. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Konsep Pendidikan Antiperundungan telaah terhadap Al-Qur’an Surat  Al-Hujurat : Ayat 11. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan kepustakaan (library research) Data dikumpulkan melalui studi literatur terhadap tafsir-tafsir Al-Qur’an, buku pendidikan Islam, serta jurnal ilmiah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur’an surat Al-Hujurat ayat 11 mengandung larangan keras terhadap perilaku mencela, mengejek, dan memberikan julukan buruk, serta menekankan pentingnya saling menghormati sesama mukmin. Nilai-nilai dalam ayat ini sangat relevan untuk diterapkan dalam dunia pendidikan sebagai dasar pembentukan karakter dan budaya anti perundungan yang islami, inklusif, dan bermartabat. Kata Kunci : al-qur’an al-hujurat ayat 11,ilmu pendidikan  islam, antiperundungan
Model Pembelajaran Make A Match Untuk Meningkatkan Minat Belajar Fiqih Junaidin Basri; Muhamad Gian Gintara
MASAGI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 1 (2026): MASAGI : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : STAI Al-Musaddadiyah Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37968/masagi.v5i1.1640

Abstract

Students' interest in learning Fiqh, especially the material on sujud sahwi, sujud syukur, and sujud tilawah, is still relatively low. The pre-cycle questionnaire results showed that only 45.8% of the 39 respondents achieved this. This requires a learning strategy that can create an interactive and enjoyable learning atmosphere. One alternative used is the Make A Match cooperative learning model, which combines learning activities with educational games. The purpose of this study was to describe the make a match cooperative learning method and its effect on students' interest in learning about sujud syahwi, syukur, and tilawah in fiqh lessons. This study used the Classroom Action Research (CAR) method with two cycles, each consisting of planning, action, observation, and reflection stages. Data collection techniques included questionnaires, observation, and documentation. The data were then analyzed descriptively and quantitatively by calculating the percentage of questionnaire results, as well as qualitatively through a description of the observation results and reflections for each cycle. The results showed that students' perceptions of the Make A Match model increased from 45.8% in the pre-cycle to 52.4% in cycle I and reached 76.8% in cycle II. Thus, the Make A Match model proved to be effective in increasing students' interest in learning Fiqh.  Keywords: fiqh learning, learning interest, make a match