cover
Contact Name
Agung Setya Wibowo
Contact Email
jurnal.grafting@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.grafting@gmail.com
Editorial Address
Jalan Majapahit No. 4 Kec. Sananwetan, Kota Blitar
Location
Kota blitar,
Jawa timur
INDONESIA
Grafting : Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian
ISSN : 20882440     EISSN : 2963041X     DOI : https://doi.org/10.35457/grafting
Core Subject : Agriculture,
Grafting : Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian adalah jurnal yang diterbitkan oleh departemen pertanian untuk para peneliti dan dosen yang akan mempublikasikan atau mempublikasikan penelitiannya. Tujuan jurnal ini adalah untuk memfasilitasi publikasi ilmiah dari hasil penelitian di Indonesia dan berpartisipasi dalam rangka meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitian bagi akademisi dan peneliti. Jurnal Grafting diterbitkan 2 kali dalam setahun yaitu bulan Maret dan September. Grafting berfokus pada pertanian termasuk Hortikultura, Agronomi, Pemuliaan tanaman, Ilmu tanah, Perlindungan tanaman, Sosial Ekonomi Pertanian, Manajemen Agribisnis, Komunikasi dan pemberdayaan pertanian.
Articles 50 Documents
PENGARUH JENIS DAN DOSIS PUPUK ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT (LYCOPERSICUM ESCULENTUM MILL.) VARIETAS SERVO Prasetyo, Jadi; Puspitorini, Palupi; Serdani, Army Dita; Endrawati, Tri
grafting Vol 15 No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/grafting.v15i1.3324

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jenis dan dosis pupuk organik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat varietas Servo (Lycopersicum esculentum). Penelitian dilakukan pada bulan Februari hingga April 2023 di desa Resapombo yang terletak 685 mdpl dan curah hujan cukup tinggi, berkisar antara 401 hingga 500 mm. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) 2 faktor yang diulang sebanyak 5 kali. Faktor pertama adalah pemberian pupuk organik (P) dengan 2 taraf, faktor kedua adalah: Dosis pupuk organik (F) meliputi 3 taraf yaitu 50g/bag (F1), 100g/bag (F2) dan 150g/bag (F3). Peubah yang diamati meliputi tinggi tanaman, diameter batang, jumlah buah pertanaman dan berat buah. Data dianalisis dengan 5n-level analysis of variance (ANOVA), dilanjutkan dengan uji DMRT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi yang nyata antara pengaruh pupuk organik (P) dan dosis pupuk organik (F) terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat (Lycopersicum esculentum Mill). Kombinasi perlakuan pupuk kandang kambing organik takaran 100 gram per polibag (P1F2) merupakan kombinasi perlakuan terbaik ditinjau dari pengamatan vegetatif yaitu tinggi tanaman dan diameter batang bervariasi pada semua umur (14, 28, 42 dan 56). HST). Dengan memperhatikan variasi jumlah buah dan bobot buah pohon, hasil pemupukan kombinasi terbaik adalah kombinasi pupuk organik kotoran kambing dengan dosis 100 gram/kantong (P1F2). The aim of this research was to determine the effect of the type and dose of organic fertilizer on the growth and yield of Servo variety tomato plants (Lycopersicum esculentum). The research was conducted from February to April 2023 in Resapombo village which is located 685 meters above sea level and the rainfall is quite high, ranging from 401 to 500 mm. The research was conducted using a 2-factor Randomized Block Design (RAK) which was repeated 5 times. The first factor is the provision of organic fertilizer (P) with 2 levels, the second factor is: The dose of organic fertilizer (F) includes 3 levels, namely 50g/bag (F1), 100g/bag (F2) and 150g/bag (F3). Variables observed included plant height, stem diameter, number of fruits per plant and fruit weight. Data were analyzed with 5n-level analysis of variance (ANOVA), followed by the DMRT test. The research results showed that there was a real interaction between the effect of organic fertilizer (P) and the dose of organic fertilizer (F) on the growth and yield of tomato plants (Lycopersicum esculentum Mill). The treatment combination of organic goat manure at a rate of 100 grams per polybag (P1F2) was the best treatment combination in terms of vegetative observations, namely plant height and stem diameter varied at all ages (14, 28, 42 and 56). By paying attention to variations in the number of fruit and fruit weight of the tree, the best combined fertilization results are a combination of organic goat manure fertilizer at a dose of 100 grams/bag (P1F2).
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA SAYUR SEGAR HIDROPONIK (HYDROPONOS) URBAN FARMING DI KOTA LANGSA (STUDI KASUS D’7FARM HIDROPONICS GAMPONG PAYA BUJOK TEUNGOH KECAMATAN LANGSA BARAT KOTA LANGSA) Lisna Triana, Lisna; Anzhita, Silvia; Gustiana, Cut
grafting Vol 15 No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/grafting.v15i1.3728

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengindetifikasi faktor strategi yang menjadi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman pada strategi pengembangan usaha sayur segar hidroponik (Hydroponos) Urban Farming di Kota Langsa (Studi Kasus D’7Farm Hidroponics) Gampong Paya Bujok Teungoh Kecamatan Langsa Barat Kota Langsa. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif untuk mengetahui alternatif pengembangan usaha sayur segar hidroponik dengan menggunakan analisis SWOT (Strenght, Weakness, Opportunities, and Threats). Kemudian dirumuskan formulasi strategi pengembangan usaha sayur segar hidroponik. Dan tahap terakhir dilakukan analisis QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix) untuk menentukan strategi prioritas yang menjadi masukan bagi usaha D’7Farm Hidroponics untuk diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan strategi alternative Usaha D’7Farm Hidroponics S-O dengan nilai skor 32,161 skor, strategi W-O dengan nilai skor sebesar 31,407 skor, strategi S-T dengan nilai skor sebesar 31,962 skor, dan strategi W-T dengan nilai skor sebesar 30,282 skor. Ini menunjukkan bahwa S-O memiliki nilai paling tertinggi sehingga dapat di simpulkan bahwa strategi pengembangan usaha sayur segar D’7Farm Hidroponics (Hydroponous) dapat diterapkan oleh Usaha D’7Farm Hidroponics pada Kelurahan Paya Bujok Teungoh Kecamatan Langsa Barat Kota Langsa. Berdasarkan dari hasil analisis QSPM dapat ditentukan prioritas stategi utama yaitu STRATEGI (SO) Meningkatkan pemasaran yang efektif dan menambahkan penawaran insentif produk untuk menambah peluang permintaan dari konsumen serta mempertahankan kualitas produk, kualitas pelayanan dan kewajaran harga agar tidak berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian. (S4,O2,07) Memperluas pasar pemasaran produk untuk mempertahankan pelanggan dengan adanya tanaman hidroponik. (S1,O7,O8). Mempertahankan kualitas perusahaan dalam menjalani proses-proses keberhasilan dalam peningkatan perekonomian Indonesia yang semakin maju dengan kebutuhan masyarakat yang semakin berkembang. (S7,O7,O8).
PENGARUH PEMBERIAN BERBAGAI KONSENTRASI PUPUK ORGANIK NANO TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN OKRA MERAH (Abelmoschus esculentus L. Moench.), VARIETAS REDOK F1 Rindi Triana Okta Dewi, Rindi Triana; Puspitorini, Palupi; Sarjani, Alvita Sekar; Wibowo, Agung Setya
grafting Vol 15 No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/grafting.v15i1.3754

Abstract

Tanaman okra (Abelmoschus esculentus L. Moench) merupakan salah satu komoditas hortikultura yang bernilai ekonomi tinggi. Salah satu upaya untuk meningkatkan produksi yakni dengan pemberian pupuk organik nano. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik nano terhadap hasil buah tanaman okra merah serta konsentrasi pemberian pupuk organik nano yang memberikan hasil terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil buah tanaman okra merah. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 28 Juli sampai 20 Oktober 2023. Lahan yang akan digunakan dalam penelitian tersebut bertempat di Desa Ngadirejo RT/RW 03/01, Kecaman Kepanjenkidul, Kota Blitar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non Faktorial yang terdiri dari 1 faktor 5 ulangan. Perlakuan pertama P1 : (konsentrasi 2 ml/L air), P2 : (konsentrasi 4 ml/L air), P3 : (konsentrasi 6 ml/L air), P4 : (konsentrasi 8 ml/L air), P5 : (konsentrasi 10 ml/L air), P6 : (konsentrasi 12 ml/L air), P7 : (konsentrasi 14 ml/L air). Variabel yang diamati yaitu tinggi tanaman (cm), diameter batang (mm), jumlah daun, panjang buah (cm), diameter buah (mm), bobot buah pertanaman (gr), dan jumlah buah pertanaman. Analisis data perlakuan menggunakan Anova One-Way dengan menggunakan analisis ragam (uji F) pada taraf 5% dan ditunjukkan berbeda nyata, maka dilakukan analisis lanjut menggunakan uji Beda Nyata Jujur (BNJ). Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang nyata pemberian pupuk organik nano pada tanaman okra terhadap pertumbuhan dan hasil. Konsentrasi pemberian pupuk organik nano yang memberikan hasil terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil buah tanaman okra merah varietas Redok F1 adalah 4 ml/L air dengan kode perlakuan P2 yang memiliki rata-rata tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, panjang buah, diameter buah, bobot buah, serta jumlah buah terbaik dan berbeda nyata dengan perlakuan lainnya.
PENGARUH DUA VARIETAS TANAMAN KEDELAI DAN MEDIA TANAM BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI (Glycine max L.) rusitta, nurmala; Puspitorini, Palupi; Endrawati, Tri; Sarjani, Alvita Sekar
grafting Vol 15 No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/grafting.v15i1.3768

Abstract

Tanaman kedelai (Glycine max L.) banyak dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia, namun produksinya belum bisa mencukupi kebutuhan pasar karena tingginya peminat kedelai. Beberapa faktor yang mungkin mempengaruhi pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai adalah penggunaan jenis varietas dan media tanam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dua varietas tanaman kedelai (varietas Argomulyo dan varietas Gepak Kuning) dan media tanam berbeda terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar pada Bulan Juli-Oktober 2023. Penelitian menggunakan percobaan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yang diulang sebanyak 4 kali. Faktor pertama adalah varietas tanaman (V) kedelai yang terdiri dari 2 level dan faktor kedua adalah media tanam (M) yang terdiri dari 3 level. Pertumbuhan vegetatif tanaman diamati pada umur 14, 28, 42, dan 56 HST. Sedangkan pengamatan hasil tanaman (generatif) dilakukan setelah masa panen selesai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi yang nyata antara penggunaan varietas tanaman dengan media tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai. Kombinasi perlakuan terbaik adalah V2M2 yakni penggunaan benih kedelai varietas Gepak Kuning dan media tanam berupa blotong, abu ketel, Trichoderma sp., dan arang sekam yang mampu menghasilkan rata-rata tinggi tanaman 54.54 cm, diameter batang 9.74 mm, jumlah daun 52.53, jumlah polong 114.24, berat basah polong 82.32 gram, berat kering polong 41.29 gram, jumlah biji 233.04, dan berat kering biji 23.64 gram.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN PETANI JAGUNG: STUDI KASUS PERHUTANAN SOSIAL, DESA KARANGBENDO Seta, Kurangga; Zamrodah, Yuhanin; Budiman, Eko Wahyu; Prayudhi, Luhur Aditya
grafting Vol 15 No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/grafting.v15i1.4427

Abstract

This study aims to examine the characteristics of farmers and the influence of education, type of occupation, land area, and age on the income level of social forestry farmers in Karang Bendo Village, Ponggok District, Blitar Regency. The research method used is descriptive analysis and multiple linear regression analysis. The independent variables include education, occupation, land area, and age of farmers, while the dependent variable is the farmers' income. The study involved 25 respondents, with characteristics showing that most farmers had elementary school education, were primarily engaged in farming, were male, had an average land area of < 1000 m², and were aged between 40-50 years. The results of the multiple linear regression analysis indicate that only the land area variable significantly affects farmers' income, with a significance value of 0.002 (p < 0.05) and a t-value of 3.473 > t-table of 2.086.
ANALISIS PENDAPATAN DAN RISIKO USAHA PEMBIBITAN ALPUKAT (Persea americana) PADA CV. KARYA TANI MANDIRI DI KABUPATEN LANGKAT Pratama, Agus; Rini Mastuti; Rozalina
grafting Vol 15 No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/grafting.v15i2.3716

Abstract

The aim of the research is to analyze the income and risks of the CV avocado breeding business. Karya Tani Mandiri in Langkat Regency. The research method used in this research is the case study method. Research data analysis includes; cost analysis, revenue, income, R/C ratio, BEP and risk analysis. Results of analysis of avocado breeding business income at CV. Karya Tani Mandiri Langkat Regency in 2022 is IDR 335,291,500. The results of the BEP analysis are BEPProduction calculated as 6,531 seeds/year < actual production 15,200 seeds/year so BEP has been achieved and BEPRupiah calculated as Rp. 27,931/seed < actual price Rp. 65,000/kg so BEP has been achieved. The results of the R/C ratio analysis are an R/C Ratio value of 1.79 > 1, meaning the business is profitable and worth continuing. The results of the risk analysis are production risk, the CVProduction = 0.14 < 0.5, meaning it has a small risk, the risk of receiving the CVRevenue = 0.13 < 0.5, meaning it has a small risk and the income risk the CVIncome = 0.3 < 0.5 and the lower limit value (L) of income of IDR 10,761,063 means that the CV avocado breeding business. Karya Tani Mandiri has small risks and is profitable (positive income).
ANALISIS USAHA PEMBIBITAN TANAMAN ALPUKAT ALIGATOR (Studi Kasus Di Dusun Sokosari Desa Plumpungrejo Kecamatan Kademangan Kabupaten Blitar) Sahrul Zahri; Eko Wahyu Budiman; Yuhanin Zamrodah; Luhur Aditya Prayudhi
grafting Vol 15 No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/grafting.v15i2.3786

Abstract

Buah alpukat merupakan salah satu tanaman hortikultura yang memiliki nilai ekonomis yang sangat tinggi yang diperdagangkan baik di dalam maupun luar negeri. Dengan melakukan perhitungan pendapatan, petani dapat mendapatkan gambaran yang lebih akurat tentang keadaan usahatani mereka dan dapat membuat pertimbangan yang lebih bijaksana dalam mengelola atau menjalankan usaha tersebut. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari - Juni 2023 di beberapa tempat usaha yang menanam bibit alpukat aligator di Dusun Soko Sari, Desa Plumpungrejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Mengetahui pembibitan tanaman alpukat aligator di Dusun Sokosari Desa Plumpungrejo Kecamatan Kademangan Kabupaten Blitar, (2) Mengetahui besarnya biaya produksi usaha pembibitan alpukat alligator di Dusun Sokosari Desa Plumpungrejo Kecamatan Kademangan Blitar. (3) Mengetahui tingkat keuntungan yang diperoleh dalam usaha pembibitan alpukat aligator di Dusun Sokosari Desa Plumpungrejo Kecamatan Kademangan Blitar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses produksi yang dilakukan pada usaha pembibitan tanaman alpukat aligator di Dusun Soko Sari jika dilihat sifat dari proses produksi, yaitu jenis produksi bibit tanaman alpukat Aligator. Berdasarkan analisis usaha yang sudah dilakukan usaha pembibitan tanaman alpukat aligator di Dusun Soko Sari layak untuk dijalankan. Hal ini terlihat dari (1) untuk memenuhi kebutuhan para petani dan untuk meningkatkan ekonomi keluarga dan petani buah alpukat (2) Hasil dari penelitian tersebut juga mengetahui biaya yang dikeluarkan dari usaha pembibitan tanaman alpukat aligator yang di lakukan di Dusun Soko Sari, Desa Plumpungrejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar yaitu sebesar Rp.133.190.000 per periode tanam bibit. (3) Hasil dari perhitungan pendapatan yang di dapat dari usaha pembibitan tanaman aligator di Dusun Soko Sari, Desa Plumpungrejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar sebesar Rp. 600.000.000 dengan keuntunga Rp. 466.810.000 per periode penjualan, titik impas harga sebesar Rp. 61.875.000 per periode penjualan yang berarti usaha pembibitan tanamana alpukat aligator Dusun Soko Sari, Desa Plumpungrejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar tidak mengalami keuntungan dan kerugian, dan titik impas volume produksi bibit tanaman alpukat mencapai 1.235 pohon per periode tanam, usaha pembibitan tanaman alpukat Dusun Soko Sari tidak mengalami kerugian dan keuntungan. Sementara nilai dari hitungan menggunakan R/C Ratio diperoleh yaitu 4.505. Sehingga dapat disimpulkan bahwasanya usa pembibitan tanaman alpukat aligatorlayak dan menguntungkan karena nilai R/C Ratio lebih dari 1.
PERBANDINGAN PENDAPATAN PETANI CABAI KERITING DENGAN PUPUK CAMPURAN DAN PUPUK ANORGANIK Saputro, Dimas Arya; Rima Dewi Oriza sativa; Tri Kurniastuti; Jeka Widiatmanta
grafting Vol 15 No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/grafting.v15i2.3832

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan pendapatan usahatani cabai keriting dengan menggunakan pupuk campuran (organik dan anorganik) dan pupuk anorganik di Desa Sidorejo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar. Penentuan Sampel pada penelitian ini dipilih dengan menggunakan teknik simple random sampling sehingga diperoleh total 30 responden, dengan rincian 15 petani menggunakan pupuk campuran dan 15 petani menggunakan pupuk anorganik. Penelitian ini memanfaatkan empat alat analisis utama untuk mengolah dan menginterpretasikan data, yaitu Analisis Deskriptif, Analisis Pendapatan, Analisis R/C Ratio dan Uji T. Hasil penelitian menunjukkan Pendapatan usahatani cabai keriting dengan pupuk campuran adalah Rp 61.104.259,00, sedangkan dengan pupuk anorganik adalah Rp 24.247.550,00, menunjukkan peningkatan pendapatan sebesar Rp 36.856.709,00 per hektar per musim tanam. R/C ratio usahatani cabai keriting dengan pupuk campuran adalah 2,66, sedangkan dengan pupuk anorganik adalah 1,51, menunjukkan kedua usahatani tersebut menguntungkan karena nilai R/C ratio lebih besar dari 1. Hasil uji paired samples t-test menunjukkan perbedaan yang sangat signifikan antara pendapatan petani dengan pupuk campuran dan anorganik, dengan rata-rata perbedaan sebesar Rp 8.611.875.200, di mana pendapatan dengan pupuk campuran lebih tinggi secara signifikan.
PENGARUH BERBAGAI KOMBINASI MEDIA TANAM DAN DOSIS PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L.) Qoyim, Zainul; Serdani, Army Dita; Widiatmanta, Jeka; Kurniastuti, Tri
grafting Vol 15 No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/grafting.v15i2.3916

Abstract

Tanaman Selada (Lactuca sativa L.) merupakan salah satu komoditi hortikultural yang memiliki nilai komersial yang cukup baik. Namun budidaya yang kurang baik dan penggunaan bahan kimia yang berlebihan menyebabkan kendala dalam produksi dan kesehatan. Penggunaan pupuk NPK menjadi solusi dan alternatif dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman sayuran. Perakaran selada yang pendek menyebabkan selada membutuhkan media tanam dengan struktur gembur agar perkembangan akar baik dan dapat menembus tanah dengan mudah. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh berbagai kombinasi media tanam (cocopeat, pupuk kandang kambing, arang sekam padi) dan dosis pupuk NPK, serta interaksi antara berbagai kombinasi media tanam (cocopeat, pupuk kandang kambing, arang sekam padi) dengan berbagai dosis pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada. Penelitian dilaksanakan di Kebun Pekarangan Rumah desa Dilem kecamatan Kepanjen kabupaten Malang mulai bulan Mei 2024 sampai dengan Juni 2024. Penelitian ini menggunakan medote faktorial dengan pola Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 2 faktor perlakuan yaitu. Faktor pertama (K) adalah kombinasi media tanam yang terdiri dari 3 kombinasi (Tanah + cocopeat (K1), Tanah + pupuk kandang kambing (K2), dan Tanah + arang sekam padi (K3)). Faktor kedua ialah konsentrasi pupuk NPK (N) yang terdiri dari 4 taraf (terdiri atas 4 taraf yaitu N0 : tanpa pemberian pupuk NPK 16:16:16 (kontrol), N1 : pemberian pupuk NPK 16:16:16 dengan dosis 200 kg/ha setara 1 g/polybag, N2 : pemberian pupuk NPK 16:16:16 dengan dosis 300 kg/ha setara 1,5 g/ polibag dan N3 : pemberian pupuk NPK 16:16:16 dengan dosis 400 kg/ha setara 2 g/ polibag). Analisis data menggunakan sidik ragam dengan uji F pada taraf 5% jika ketiga perlakuan berbeda nyata dilanjutkan dengan Uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Hasil Penelitian menunjukkan perlakuan (P) berpengaruh nyata terhadap variabel tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang , dan berat segar konsumsi. Pada hasil penelitian ini juga melihat perlakuan (N) berepengaruh nyata terhadap semua variabel. dan interaksi (KxN) berepengaruh nyata terhadap semua parameter. Hasil terbaik diperoleh pada K1N3 yaitu campuran 2:1 tanah dengan cocopeat (K1) serta tambahan dosis pupuk 2g/polybag (N3) untuk tinggi tanaman sedangkan untuk jumlah daun, diameter batang dan bobot segar konsumsi interaksi perlakuan terbaik nya pada K2N3 yaitu campuran 2:1 tanah dengan Pupuk kandang (K2) serta tambahan dosis pupuk 2g/polybag (N3) yaitu dengan rata-rata berat konsumsi pertanaman 93,67gram.
ANALISIS EFISIENSI PEMASARAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.) DI KECAMATAN SELOPURO KABUPATEN BLITAR Ahmad Nizar Hasbulloh; Widiatmanta, Jeka; Prayudhi, Luhur Aditya; Budiman, Eko Wahyu
grafting Vol 15 No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/grafting.v15i2.5027

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui tingkatan saluran pemasaran cabai rawit, mengetahui fungsi pemasaran yang dilakukan oleh tiap lembaga pemasaran, serta menganalisis efisiensi saluran pemasaran cabai rawit di Kecamatan Selopuro. Penelitian dilakukan pada bulan November 2024 hingga Januari 2025. Penentuan sampel menggunakan metode sampel acak untuk responden awal atau petani, sementara dalam menentukan responden selanjutnya atau pelaku pemasaran hingga konsumen menggunakan metode snowball sampling. Data diperoleh melalui wawancara secara langsung dan disertai kuesioner, observasi lapangan, serta analisis dokumen. Penelitian menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif, analisis deskriptif kualitatif untuk menjelaskan dan menggambarkan pola saluran pemasaran cabai rawit serta fungsi dari tiap lembaga pemasaran, sementara analisis data kuantitatif digunakan untuk menganalisis nilai farmer’s share, marjin pemasaran, biaya pemasaran, dan efisiensi saluran pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan terdapat setidaknya 5 pola saluran pemasaran: 1.) Petani – Konsumen. 2.) Petani – Pengecer – Konsumen. 3.)Petani – Pengepul – Pengecer – Konsumen. 4.) Petani – Pengepul – Pedagang Besar – Pengecer – Konsumen. 5.) Petani – Pedagang Besar – Pengecer – Konsumen. Dalam menjalankan fungsi pemasaran petani umumnya hanya melakukan penjualan dan sebagian kecil melakukan fungsi pemasaran pada saluran 1 dan 2, karena petani secara langsung ikut terlibat dalam distribusi. Sementara pengepul, pedagang besar dan pengecer menjalankan sebagian besar fungsi pemasaran. Saluran pemasaran cabai rawit di kecamatan Selopuro sudah efisien, yang paling efisien secara berurutan adalah saluran pemasaran 1, 2, 3, 5, dan 4, dengan masing-masing nilai efisiensi 100%, 85%, 77%, 75% dan 71%.