cover
Contact Name
Aggi Panigoro S.
Contact Email
lppm@unibi.ac.id
Phone
+628986687080
Journal Mail Official
jurnalbaktikarya@unibi.ac.id
Editorial Address
Jl. Soekarno Hatta No.643, Sukapura, Kec. Kiaracondong, Kota Bandung, Jawa Barat 40285
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Bhakti Karya dan Inovatif
Jurnal Bhakti Karya dan Inovasi mencakup artikel pengabdian kepada masyarakat dalam bidang ilmu ekonomi manajemen dan akuntansi, sosial humaniora, sistem informasi, informatika, desain komunikasi visual, karya seni, dan komunikasi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 64 Documents
Meningkatkan Brand Awareness UMKM Di Wilayah Kecamatan Bojongloa Kidul Bandung Melalui Social Media Ads Menggunakan Video Promosi Nichi Hana Karlina; Budiman Budiman; Aggi Panigoro
Jurnal Bhakti Karya dan Inovatif Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Bhakti Karya dan Inovatif
Publisher : LPPM Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37278/bhaktikaryadaninovatif.v3i2.735

Abstract

Pengembangan sektor UMKM sangat penting dalam meningkatkan perekonomian, terutama di negara-negara berkembang. UMKM dapat menjadi alternatif solusi untuk mengatasi permasalahan sosial seperti kemiskinan dan pengangguran. Permasalahan yang dihadapi oleh para pelaku UMKM adalah adanya kendala dalam pemasaran. Pengelolaan pemasaran secara online sudah dilakukan, namun dalam hal teknis belum menggunakan teknik pemasaran yang sesuai dengan konsep digital marketing. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran merek atau brand awareness dari UMKM dengan memanfaatkan media sosial dan video promosi sebagai alat yang efektif untuk memperkenalkan dan memasarkan produk dan layanan UMKM. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat terkait pendampingan pembuatan social media ads berupa video promosi akan dilakukan melalui pendekatan Metode Participatory Action Research (PAR) dan Asset-Based Community Development (ABCD). Dalam memastikan keberlanjutan program, tim melakukan koordinasi dan kunjungan untuk mendapatkan laporan dari para pelaku UMKM terkait dengan program yang diimplentasikan, melalui assessment dan monitoring berkala program yang sudah berjalan sehingga mampu mendorong pengembangan ekonomi lokal dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pemberdayaan UMKM. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam brand awareness UMKM di wilayah tersebut, terutama melalui kampanye video promosi media sosial. Para UMKM yang telah dilibatkan dalam program mengalami peningkatan penjualan dan pendapatan, sehingga berdampak positif terhadap ekonomi lokal.
Pemberdayaan Peran Masyarakat dalam Implementasi Waste Manangement untuk Peningkatan Kemampuan Pemilahan dan Pengelolaan sampah Berkelanjutan Velue Added pada Waste Incinerator menuju Desa Mandiri sampah di desa Karyamekar kecamatan Pasirwangi Sabilla Saberina; Okta Eka Putra; Elan Rusnendar; Mugi Puspita; Ayu Nike Retnowati; Vika Aprianti; Harianto Simarmata; Shinta Hartini Putri
Jurnal Bhakti Karya dan Inovatif Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Bhakti Karya dan Inovatif
Publisher : LPPM Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37278/bhaktikaryadaninovatif.v3i2.736

Abstract

Pemberdayaan masyarakat desa adalah upaya mengembangkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat dengan meningkatkan pengetahuan, sikap, keterampilan, perilaku, kemampuan, kesadaran, serta memanfaatkan sumber daya melalui penetapan kebijakan, program, kegiatan, dan pendampingan yang sesuai dengan esensi masalah. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan peran dan kemampuan masyarakat dalam implementasi waste management dalam penanganan sampah dan mengurangi perilaku membuang sampah sembarangan sehingga diharapkan dapat memperbaiki kondisi lingkungan sekitar dengan kemampuan waste management melalui pengolahan sampah menjadi ecobrick dan menggunakan shredder machine serta Meningkatkan peran dan kemampuan masyarakat dalam mengolah residu waste incinerator menjadi peroduk bernilai. Waste management adalah proses sederhana yang digunakan untuk membuang,mengurangi,menggunakan kembali dan mencegah limbah. Pendekatan Waste Management merupakan pendekatan dimana dalam penerapan strategi komprehensif untuk mengolah limbah secara efisien mulai dari asal hingga pembuangan akhir. Desa mandiri adalah desa yang memiliki kemampuan untuk melaksanakan pembangunan desa dan memberikan penghidupan yang layak bagi masyarakatnya. Desa mandiri tidak hanya bergantung pada bantuan dari pemerintah, tetapi juga mampu mengembangkan potensi dan suber daya yang ada di desanya. Desa Karya Mekar Kecamatan Pasirwangi diharapkan mampu mengembangkan keberwujudan Lingkungan yang sehat mampu melakukan pengelolaan limbah sampah secara berlanjut dan memiliki value added bagi masyarakat Dimana tujuan dari Pelaksanaan pengabdian ini memiliki capaian akhir sebagai sense of purpose agar terjadi evolusi perilaku dan pemberdayaan peran masyarakat yang berorientasi pada sosial kultur, sehingga muncul kebudayaan bijak sampah melalui peningkatan kesadaran dan kepedulian masyarakat.
Peningkatan Literasi Keuangan pada Tingkat TK, SD, SMP, SMA dan Masyarakat Umum di Desa Tunggilis, Kecamatan Kalipucang – Kabupaten Pangandaran Dikdik Purwadisastra; Titan Parama Yoga; Aninditha Putri Kusumawardhani
Jurnal Bhakti Karya dan Inovatif Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Bhakti Karya dan Inovatif
Publisher : LPPM Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37278/bhaktikaryadaninovatif.v3i2.737

Abstract

Literasi keuangan sangat berkaitan dengan kesejahteraan individu. Pengetahuan keuangan dan ketrampilan dalam mengelola keuangan pribadi sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Kesulitan keuangan bukan hanya dipengaruhi dari rendahnya pendapatan. Kesulitan keuangan juga dapat muncul jika terjadi kesalahan dalam pengelolaan keuangan seperti kesalahan penggunaan hutang dan tidak adanya perencanaan keuangan. Keterbatasan finansial dapat menyebabkan stress, dan rendahnya kepercayaan diri. Literasi keuangan sejak dini bertujuan untuk memberikan edukasi literasi keuangan sejak dini karena pengetahuan dan pengalaman keuangan yang ditanamkan akan melekat dalam diri anak sehingga membentuk karakter dan kebiasaan mengelola keuangan mereka di masa depan sebagai suatu budaya baik, seperti mengenal makna uang, kebiasaan menabung, hingga mendahulukan kebutuhan dari pada keinginan. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah Participatory Action Research (PAR) Metode ini digunakan dalam mengatasi permasalahan mitra melalui tahapan atau langkah-langkah untuk melaksanakan solusi yang ditawarkan. Melihat hasil kegiatan literasi keuangan yang telah dilaksanakan mulai dari tingkat TK, SD, SMP, SMA dan Masyarakat umum, dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dan memberikan edukasi serta pemahaman mengenai pengelolaan keuangan dengan baik dan bijak, mengingat masih kurangnya literasi keuangan yang dimiliki oleh masyarakat desa.
Sosialisasi Waspada Penyebaran Hoaks di Media Sosial Faisal Reza; Nugraha Sugiarta; Yanuar Ilham; Anggita Lestari
Jurnal Bhakti Karya dan Inovatif Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Bhakti Karya dan Inovatif
Publisher : LPPM Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37278/bhaktikaryadaninovatif.v4i1.692

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini membahas tentang sosialisasi waspada hoaks dan penanganannya dalam era digital. Fenomena hoaks yang meresahkan dan dampak negatifnya mendorong perlunya pendidikan literasi digital untuk mengatasi penyebaran informasi palsu. Program ini menggabungkan berbagai metode, termasuk workshop literasi digital, seminar, kompetisi literasi digital, dan distribusi materi edukatif, untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam mengenali serta menghindari hoaks. Hasil dari program ini mencakup peningkatan kesadaran yang signifikan terkait bahaya hoaks, keterampilan verifikasi informasi yang lebih baik, dan partisipasi aktif dalam kompetisi literasi digital. Melalui interaksi dengan para ahli dalam seminar dan diskusi publik, terbentuk kolaborasi dan jaringan yang kuat dalam mengatasi hoaks. Distribusi materi edukatif seperti pamflet, brosur, dan infografis juga mempermudah akses masyarakat terhadap informasi penting. Program ini menghasilkan transformasi positif dalam pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap hoaks. Namun, tantangan dalam mengatasi hoaks tetap berkelanjutan, memerlukan dukungan berkelanjutan dari lembaga pendidikan, media, pemerintah, dan masyarakat. Dengan terus mengembangkan pendekatan yang relevan dengan perkembangan teknologi, masyarakat dapat menghadapi dampak negatif hoaks secara efektif, menciptakan lingkungan yang lebih cerdas, aman, dan beretika dalam menghadapi dunia informasi yang semakin kompleks.
Penguatan Profil Pelajar Pancasila dalam Berekayasa dan Berteknologi Melalui Wawasan Software Development pada Peserta Didik SMP Negeri 7 Bandung Budiman Budiman; Elia Setiana; Venia Restreva Danestiara; Valencia Claudia Jennifer Kaunang; Dirham Triyadi
Jurnal Bhakti Karya dan Inovatif Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Bhakti Karya dan Inovatif
Publisher : LPPM Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37278/bhaktikaryadaninovatif.v4i1.726

Abstract

Pentingnya wawasan software development atau pemrograman bagi peserta didik dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi perkembangan peserta didik dalam berbagai aspek kehidupan. Tujuan untuk memberikan pengetahuan, keterampilan, dan peluang kepada peserta didik untuk berkontribusi dalam memajukan Indonesia melalui pengembangan perangkat lunak. Pemrograman melibatkan pemecahan masalah secara logis dan sistematis. Tahapan-tahapan yang dilakukan dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat adalah penjajakan dengan mitra, wawancara, kunjungan langsung untuk melakukan analisa sebagai bahan penyusunan program, koordinasi dengan mitra terkait program yang akan dijalankan, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi. Setelah dilakukan pemaparan materi bentuk evaluasi kegiatan dilakukan dengan post-test, penyebaran pertanyaan sama dengan pertanyaan pada saat pre-test. Hasil Pos-test menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta pelatihan rata-rata sebesar 45,6%.
Keterampilan Dasar Akuntansi dalam Mengelola Laporan Keuangan UMKM Ragilia Azzahra Andranela; Jisika Jisika; Maria Elfrida; Delia Arofah; Muhamad Fadli Nur Insan; Ester Christianty; Neng Mesa; Zevania Agustisna; Melinda Febriyanti; Vana Jelita
Jurnal Bhakti Karya dan Inovatif Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Bhakti Karya dan Inovatif
Publisher : LPPM Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37278/bhaktikaryadaninovatif.v4i1.782

Abstract

Bagi UMKM, beberapa tahapan yang dapat dilakukan agar dapat mengelola keuangan dengan baik, yaitu mulai melakukan pemisahan keuangan pribadi dan usaha, dan memulai pembukuan sederhana. Jika UMKM sudah mampu memisahkan keuangan pribadi dengan keuangan usaha, dan mempunyai pembukuan atau manajemen administrasi (keuangan bisnis), UMKM bisa mencoba untuk membuat perencanaan keuangan secara sederhana. Dengan memisahkan pencatatan keuangan pribadi dan usaha, para pemilik dapat lebih mudah dalam mengelola keuangan usahanya. Hal ini karena ketepatan pencatatan keuangan usaha dapat mempengaruhi pengambilan keputusan dan mengevaluasi kinerja usahanya. Arus kas yang tercampur antara keuangan pribadi dan usaha dapat menyulitkan para pelaku UMKM dalam menentukan biaya operasional usaha. Salah satu strategi untuk memisahkan pencatatan keuangan pribadi dengan usaha adalah pemilik dapat menggaji dirinya sendiri agar segala kebutuhan pribadi dicatat dari pos gaji tersebut. Pencatatan keuangan sehari-hari merupakan hal yang sederhana, namun dapat membawa manfaat besar untuk jangka waktu panjang. Perusahaan dengan pencatatan keuangan yang lengkap dan akurat akan memiliki kelebihan dalam aspek evaluasi dan pemantauan. Adanya perkembangan teknologi harus dimanfaatkan oleh pelaku bisnis UMKM. Namun, pelaku usaha juga harus dapat menentukan dengan tepat apa yang akan digunakan untuk menunjang keseluruhan operasional usahanya. Semakin berkembangnya teknologi, para pelaku UMKM dapat memanfaatkan aplikasi digital untuk membantu mengelola bisnis agar lebih efektif. Dengan memanfaatkan aplikasi digital, para pelaku UMKM dapat mengetahui transaksi keuangan lebih cepat dan akurat. Target khusus dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pengetahuan dan pelatihan kepada pelaku UMKM Kantin Janda mengenai keterampilan dasar akuntansi dalam mengelola laporan keuangan UMKM.
Pengembangan Strategi Pemasaran Online pada Era Digital untuk Meningkatkan Daya Saing Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) Tamzis Bina Utama di Wonosobo Jawa Tengah Leli Avi Yuliani; Titik Desi Harsoyo
Jurnal Bhakti Karya dan Inovatif Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Bhakti Karya dan Inovatif
Publisher : LPPM Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37278/bhaktikaryadaninovatif.v4i1.785

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) Tamzis Bina Utama yang berlokasi di Jl. S Parman No.46 Wonosobo, Jawa Tengah. Koperasi memerlukan pengelolaan yang baik dan selalu update karena juga menghadapi persaingan dengan koperasi lain yang sejenis dalam mendapatkan anggota baru dan meningkatkan layanan. Menyadari pentingnya pengelolaan yang baik, maka sebagai koperasi simpan pinjam dan pembiayaan berbasis Syariah, KSPPS Tamzis Bina Utama perlu mengelola pemasaran dengan baik dan salah satunya melalui pemanfaatan teknologi terkini. Penerapan teknologi diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan promosi koperasi ke calon anggota koperasi baik secara individu maupun pasar bisnis. Berdasarkan hasil analisis situasi ditemukan ada tiga permasalahan pemasaran utama yang dihadapi oleh KSPPS Tamzis Bina Utama, yaitu: (1) belum memahami bagaimana cara membidik pasar bisnis secara online, (2) belum menemukan cara untuk melayani calon anggota secara online, (3) belum memiliki keterampilan memadai mengenai isi dan desain media promosi yang ditayangkan di media sosial. Untuk membantu mitra dalam mengatasi permasalahan tersebut, maka tim pengabdi mengadakan pelatihan mengenai pemanfaatan media sosial Facebook, pelatihan membuat form online yaitu Google Form dan pelatihan desain pamflet dengan aplikasi Canva. Dari hasil pelatihan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra mengenai strategi pemasaran online, penggunaan formulir online dan aplikasi desain online. Pengetahuan serta keterampilan yang diberikan oleh tim pengabdi diharapkan dapat diterapkan dan dikembangkan oleh pihak mitra untuk meningkatkan kegiatan pemasaran. Pada akhirnya, manfaat pelatihan dapat berlanjut dan mendukung KSPPS Tamzis Bina Utama untuk mampu bersaing secara sehat dengan koperasi sejenis.
Pelatihan dan Pendampingan Pencatatan Keuangan Melalui Aplikasi Buku Warung Anike Putri; Johannes Kristian Siregar; Annisa Salsabila; Husnan Sanaya; Anggan Dini Wanodya Gute Ulayya
Jurnal Bhakti Karya dan Inovatif Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Bhakti Karya dan Inovatif
Publisher : LPPM Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37278/bhaktikaryadaninovatif.v4i1.791

Abstract

Bagi UMKM, beberapa tahapan yang dapat dilakukan agar dapat mengelola keuangan dengan baik, yaitu mulai melakukan pemisahan keuangan pribadi dan usaha, dan memulai pembukuan sederhana. Jika UMKM sudah mampu memisahkan keuangan pribadi dengan keuangan usaha, dan mempunyai pembukuan atau manajemen administrasi (keuangan bisnis), UMKM bisa mencoba untuk membuat perencanaan keuangan secara sederhana. Dengan memisahkan pencatatan keuangan pribadi dan usaha, para pemilik dapat lebih mudah dalam mengelola keuangan usahanya. Hal ini karena ketepatan pencatatan keuangan usaha dapat mempengaruhi pengambilan keputusan dan mengevaluasi kinerja usahanya. Arus kas yang tercampur antara keuangan pribadi dan usaha dapat menyulitkan para pelaku UMKM dalam menentukan biaya operasional usaha. Salah satu strategi untuk memisahkan pencatatan keuangan pribadi dengan usaha adalah pemilik dapat “menggaji” dirinya sendiri agar segala kebutuhan pribadi dicatat dari pos gaji tersebut. Pencatatan keuangan sehari-hari merupakan hal yang sederhana, namun dapat membawa manfaat besar untuk jangka waktu panjang. Perusahaan dengan pencatatan keuangan yang lengkap dan akurat akan memiliki kelebihan dalam aspek evaluasi dan pemantauan. Adanya perkembangan teknologi internet dan aplikasi harus dimanfaatkan oleh pelaku bisnis UMKM. Namun, pelaku usaha juga harus dapat menentukan dengan tepat aplikasi apa yang akan digunakan untuk menunjang keseluruhan operasional usahanya. Semakin berkembangnya teknologi, para pelaku UMKM dapat memanfaatkan aplikasi digital untuk membantu mengelola bisnis agar lebih efektif. Dengan memanfaatkan aplikasi digital, para pelaku UMKM dapat mengetahui transaksi keuangan lebih cepat dan akurat. Target khusus dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pelatihan dan pendampingan kepada para pelaku UMKM di Jl. Simpang Bandung mengenai pencatatan keuangan melalui aplikasi Buku Warung.
Sosialisasi Kesadaran Pentingnya Self-Esteem pada Remaja Niki Anartia; Riska Amaretha; Detya Wiryany; Ridma Meltareza
Jurnal Bhakti Karya dan Inovatif Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Bhakti Karya dan Inovatif
Publisher : LPPM Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37278/bhaktikaryadaninovatif.v4i1.793

Abstract

Self-esteem atau harga diri merupakan aspek penting dalam perkembangan diri remaja. Dalam kondisi yang kurang baik, remaja yang memiliki self esteem rendah cenderung mudah merasa minder, tidak percaya diri, dan rentan mengalami masalah psikologis. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pentingnya self esteem pada remaja di Desa Arjasari melalui program pengabdian kepada masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif yang melibatkan remaja sebagai partisipan aktif dalam pengembangan program. Program ini mencakup kegiatan diskusi kelompok, pelatihan dan edukasi tentang self esteem, serta pembentukan kelompok dukungan yang bertujuan untuk meningkatkan rasa percaya diri dan pengembangan potensi diri pada remaja. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan peningkatan kesadaran pentingnya self esteem pada remaja di Desa Arjasari. Hal ini tercermin dari peningkatan partisipasi remaja dalam kegiatan diskusi kelompok, semakin tingginya tingkat kepercayaan diri remaja, dan semakin aktifnya remaja dalam berpartisipasi dalam kegiatan komunitas.
Optimalisasi Sumber Informasi dan Kolaborasi Produktif Melalui Website Coworking Space di Kecamatan Coblong Budiman Budiman; Venia Restreya Danestiara; Imannudin Akbar
Jurnal Bhakti Karya dan Inovatif Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Bhakti Karya dan Inovatif
Publisher : LPPM Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37278/bhaktikaryadaninovatif.v4i1.797

Abstract

Sebagai wilayah yang terus berkembang, Kecamatan Coblong mengalami banyak perubahan. Meningkatnya konektivitas dan digitalisasi telah menimbulkan tantangan baru, tetapi juga telah membuka peluang untuk meningkatkan potensi ekonomi dan sosial di daerah tersebut. Website Coworking Space ini dibuat dengan tujuan utama untuk menjadi sumber informasi yang memungkinkan masyarakat untuk mengakses peluang penjualan produk lokal. Diharapkan para pelaku usaha dapat memasarkan barang-barang unggulan mereka dengan lebih efektif dengan menyediakan platform yang terintegrasi. Metode pelatihan untuk adopsi situs web Coworking Space di Kecamatan Coblong memberikan pengarahan tentang tujuan pelatihan, mengajarkan konsep dasar pengelolaan konten dan situs web, memberikan kesempatan untuk praktek langsung dalam proyek, dan didukung oleh interaksi langsung dan pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan keterampilan peserta dalam membuat dan mengelola situs web. Kegiatan pengabdian masyarakat untuk adopsi wwebsite Coworking Space Kecamatan Coblong menghasilkan peningkatan keterampilan peserta dalam pembuatan dan pengelolaan website, peningkatan aksesibilitas informasi tentang layanan Coworking Space, dan peningkatan hubungan antara Coworking Space dan komunitas lokal. Kegiatan ini berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi dan reputasi wilayah tersebut.