cover
Contact Name
Achmad Afandi
Contact Email
Triwikrama325@gmail.com
Phone
+628123230129
Journal Mail Official
triwikrama325@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tutut Arjowinangun No 5 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Published by CV. SW Anugerah
ISSN : 29881986     EISSN : 29881986     DOI : -
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Triwikrama Journal uses a license CC-BY-SA or an equivalent license as the optimal license for the publication, distribution, use, and reuse of scholarly works. This license permits anyone to compose, repair, and make derivative creation even for commercial purposes, as long as appropriate credit and proper acknowledgment to the original publication from Journal Sospol is made to allow users to trace back to the original manuscript and author. Readers are also granted full access to read and download the published manuscripts, reprint, and distribute the manuscript in any medium or format
Articles 1,311 Documents
TETAP ELOK DIBAWAH CAHAYA ETIKA: SEBUAH TINJAUAN TERHADAP KEBAIKAN DAN BERBAGI NASI Danang Nugroho; Alif Akbar Kurnia; Destu Muhammad Faizal; Girie Cahya Alam; Jaka Fajar Prasetya
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v3i1.2185

Abstract

Artikel ini membahas bagaimana praktik berbagi nasi sangat penting untuk meningkatkan etika, kesadaran sosial, dan kemandirian masyarakat. Berbagi nasi adalah kegiatan sosial yang memberikan makanan kepada mereka yang membutuhkan untuk mengurangi kelaparan dan meningkatkan keadilan pangan. Dalam konteks etika, berbagi nasi mengajarkan nilai-nilai kebaikan seperti empati, solidaritas, dan keadilan. Praktik ini mengajarkan orang dan masyarakat untuk peduli terhadap sesama yang membutuhkan dan mengakui hak setiap orang untuk mendapatkan makanan yang cukup. Berbagi nasi juga berperan penting dalam membangun kesadaran sosial karena membuat masyarakat lebih peka terhadap situasi sosial di sekitar mereka dan belajar tentang pentingnya saling membantu. Berbagi makanan dapat meningkatkan kesadaran sosial dan membentuk masyarakat yang lebih inklusif. Selain itu, berbagi nasi meningkatkan kemandirian masyarakat. Dengan melibatkan masyarakat secara aktif dalam proses berbagi nasi, mereka dapat belajar untuk bergotong-royong dan mengelola sumber daya pangan secara mandiri, yang membantu masyarakat menjadi lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan mereka sendiri.
PENGARUH KELUARGA DALAM MEMBENTUK KARAKTER ANAK Kristina Malo; Miradiana Elekta Lojam
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v3i1.2187

Abstract

Gambaran Umum Pendidikan Karakter terpenting dan utama bagi seorang anak adalah lingkungan keluarga. Pendidikan di rumah sangatlah penting dan menjadi pilar terpenting dalam perkembangan kepribadian anak. Sebagai unit terkecil dalam masyarakat, keluarga merupakan lingkungan pendidikan yang paling penting dan bertanggung jawab terhadap pendidikan anak. Pendidikan orang tua hendaknya menjadi landasan pendidikan anak dalam proses sosialisasi dan kehidupan bermasyarakat. Pola asuh orang tua yang baik akan memberikan dampak positif bagi tumbuh kembang anak. Keberhasilan perkembangan kepribadian anak salah satunya dipengaruhi oleh pola asuh orang tua yang diterapkan dalam membesarkan anaknya. Orang tua memegang peranan penting dalam terbentuknya sistem interaksi yang erat dan langgeng, bercirikan kesetiaan dan ketaatan, kasih sayang dan hubungan kasih sayang dalam diri seseorang. Tipe pola asuh dimana orang tua memberikan dukungan yang tepat kepada pengasuhnya dan menanggapi kebutuhan dan perkembangan anak, namun tetap menetapkan batasan yang tegas, selalu bertindak berdasarkan idenya sendiri, dan melakukan apa yang benar. Ini dianggap sebagai keinginan untuk dimanjakan karena merupakan gaya pengasuhan yang bercirikan kebebasan, keterbukaan, dan ketidakpedulian yang ditunjukkan orang tua kepada anaknya. Masing-masing gaya pengasuhan ini mempengaruhi perkembangan anak.
FENOMENA PERNIKAHAN USIA DINI Luju Hebbu; Melania Amelia Simpat
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v3i1.2193

Abstract

Penelitian ini mengunakan penelitian kualitatif ini bertujuan untuk pendekatan diri mengungkapkan dan mendeskripsikan bentuk kritik sosial yang terdapat dalam Saya mengkritik Fenomena Perkawinan Usia Dini pernikahan dini merupakan pernikahan diusia muda, dimana dalam pernikahan Usia Dini mencakup hal-hal yang berpotensi negatif dan buruk. Pemerintah menetapkan usia ideal menikah 20 tahun. Tujuan penelitian ini adalah untuk bisa melihat dan mengidentifikasi faktor penyebab pernikahan dini ini sekarang sudah semakin tinggi diera zaman sekarang, terlebih pada kalangan dibawah umur 20 tahun juga ada. Hasil penelitian ini menunjukan faktor penyebab pernikahan dini yaitu hampir seluruhnya berpendidikan rendah (81%). Hampir setengahnya memiliki status ekonomi bawah misalnya status ekonominya (48%). Simpulan penelitian faktor penyebab pernikan dini adalah sebagian besar disebabkan oleh adat istiadat yang bisa diprediski dalam Fenomena Perkawinan Usia Dini, maka diharapkan petugas kesehatan juga bisa melihat lebih lanjut tentang Fenomena Usia Dini dengan tokoh masyarakat untuk menghapus budaya pernikahan dan juga penjodohan bisa juga terjadi. Jenis penelitian ini yang dilakukan adalah penelitian kualitatif, metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskritif, yaitu dengan mendeskripsikan dan memaparkan tentang Fenomena Perkawinan Usia Dini ini, dalam manajemen konflik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh pernikahan diusia dini. Penelitian ini menggunakan metode observasi wawancara dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik survey, hasil penelitian menunjukan bahawa ada pengaruh yang signifikan dan positif antara fenomen pernikahan usia dini, dengan ada penelitian ini kami harap telah jelas bahawa faktor-faktor, norma dan budaya. Dan data-data yang kami gunakan yaitu dengan cara pendekatan diri dan wawancara
DAMPAK SOSIAL BERBAGI NASI DI KOTA BANDUNG Danang Nugraho; Agung Aria Liadi; Dian Nurmansyah S; Justin Saputra Pratama
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v3i1.2201

Abstract

Dengan menggunakan metode penelitian studi literatur, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak sosial dari kegiatan berbagi nasi di Kota Bandung. Berbagi nasi adalah acara sosial di mana orang-orang secara sukarela membagikan makanan kepada orang-orang yang membutuhkan. Berbagai sumber literatur yang relevan dengan kegiatan berbagi nasi di Kota Bandung dikumpulkan dan dianalisis dalam penelitian ini. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari berbagai buku, laporan penelitian, artikel jurnal, dan sumber lainnya. Untuk menemukan dampak sosial dari kegiatan berbagi nasi di Kota Bandung, metodologi penelitian ini menganalisis dan menyusun literatur yang ada. Penelitian ini menunjukkan bahwa berbagi nasi memiliki dampak sosial yang signifikan di Kota Bandung. Pertama, ini memberikan makanan kepada mereka yang membutuhkan, terutama kelompok masyarakat yang rentan terhadap kelaparan dan kekurangan makanan. Dalam konteks Kota Bandung, berbagi nasi telah membantu mengurangi angka kelaparan dan memberikan dukungan kepada mereka yang mengalami kesulitan ekonomi. Selain itu, kegiatan berbagi nasi memiliki efek positif dalam memperkuat hubungan sosial di antara masyarakat. Praktik ini menumbuhkan rasa solidaritas dan kerja sama antar individu, kelompok, dan komunitas. Masyarakat Bandung dapat saling mendukung dan bekerja sama untuk memecahkan masalah sosial yang dihadapi. Namun, penelitian ini menemukan bahwa ada beberapa masalah dengan melakukan kegiatan berbagi nasi di Kota Bandung. Beberapa masalah tersebut termasuk koordinasi antarorganisasi, keberlanjutan program, dan meningkatkan partisipasi masyarakat secara keseluruhan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan berbagi nasi memiliki peran sosial yang signifikan di Kota Bandung, seperti memberikan akses makanan kepada yang membutuhkan dan memperkuat ikatan sosial di masyarakat. Penelitian ini juga dapat membantu mengembangkan kegiatan berbagi nasi yang lebih efisien. dan berkelanjutan serta memberikan pemahaman yang lebih baik tentang peran dan dampak sosial dari kegiatan tersebut.
PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP PERKEMBANGAN PETANI MILENIAL Andrean Prayoga; Mazroatul khamidah
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v3i2.2204

Abstract

Artikel ini membahas dampak perkembangan teknologi informasi dan media sosial terhadap kehidupan generasi muda, khususnya dalam bidang pertanian. Perkembangan teknologi informasi memudahkan generasi muda untuk berkomunikasi dan mendapatkan informasi dengan cepat. Media sosial, sebagai hasil dari perkembangan ini, memiliki peran penting dalam kehidupan generasi muda, memfasilitasi komunikasi dan interaksi tanpa terbatas oleh jarak dan waktu. generasi muda, terutama petani milenial, dapat memanfaatkan media sosial untuk mengakses informasi dan pengetahuan pertanian secara cepat dan efisien. Penggunaan media sosial juga memberikan peluang baru dalam pemasaran produk pertanian, membangun keterhubungan antar petani, dan memengaruhi pola pikir serta cara kerja petani milenial secara positif. namun, artikel juga mengidentifikasi beberapa tantangan dan potensi dampak negatif dari penggunaan media sosial. Informasi yang tidak ter verifikasi dan ketergantungan pada media sosial dapat mengarah pada keputusan yang salah, serta mengganggu efisiensi dan waktu kerja. penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif untuk menganalisis hubungan antara penggunaan media sosial dan perilaku, pengetahuan, serta sikap petani milenial terhadap pertanian. Kesimpulannya adalah bahwa media sosial membawa manfaat besar dalam meningkatkan pengetahuan, pemasaran produk, keterhubungan, pola pikir, cara memperoleh kebutuhan dasar pertanian, pendapatan, akses modal, dan cara kerja petani milenial. Namun, sambil memanfaatkan media sosial, petani milenial perlu mengelolanya secara bijak, seimbang dengan kegiatan pertanian, dan memilah informasi dengan kritis. Dengan demikian, integrasi teknologi informasi dan media sosial dapat menjadi alat efektif dalam mendukung perkembangan pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani milenial.
DAMPAK HENPHONE TERHADAP MAHASISWI UIBU Damianus Lanang Making; Samsius
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v3i2.2205

Abstract

Penelitian ini bertujuan agar kita tidak hanya tau menggunakan handphone tetapi apakah kita tau handphone yang sering kita gunakan memberikan dampak positif atau negatif dalam kehidupan kita terutama para pelajar. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini ialah metode kualitatif dengan metode analisi deskriptif. Dimana dalam pengumpulan data yang berkaitan tersebut dapat menghasilkan fakta-fakta kuat berupa pengalaman dan pengamatan yang benar benar merujuk pada masalah penelitian yakni pengaruh handphone terhadap pelajar atau mahasiswa. Hasil penelitian ini kita bisa tau apa itu handphone dampak positif apa yang di berikan kepada penggunannya, dan dampak negatif apa yang di berikan kepada penggunanya serta saran yang harus di terapkan sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan.
LOBI DAN NEGOSIASI JELANG PILPRES 2024: MEMBANGUN STRATEGI DAN PELUANG DALAM RUANG KOMUNIKASI POLITIK Fera Ferdasah; Harmonis, Harmonis
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v3i2.2207

Abstract

Strategi komunikasi politik melalui praktik lobi dan negosiasi dalam menghadapi Pilpres 2024 merupakan salah satu kegiatan yang dianggap penting namun kontroversial. Karena tidak semua orang menyambut hangat dengan kegiatan lobi atau negosiasi yang berkaitan dengan politik.Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami praktik dan lobi yang dilakukan oleh seluruh elite politik dalam memuluskan kepentingannya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, yang menekankan pada cara bagaimana seseorang menafsirkan dan memahami sebuah realitas individu. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur. Metode ini melibatkan analisis mendalam tentang literatur dan sumber-sumber tertulis yang relevan tentang lobi dan negosiasi. Peneliti dapat menyelidiki teori-teori dan penelitian sebelumnya yang telah dilakukan oleh para ahli di bidang ini. Studi literatur membantu dalam memahami kerangka konseptual, menemukan strategi yang telah terbukti berhasil, dan mengidentifikasi kesenjangan atau area penelitian baru yang perlu dijelajahi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik lobi dan negosiasi akan memberikan beberapa peluang baik dalam membentuk opini publik dan mengamankan dukungan finansial. Elite politik dapat menggunakan lobi dan negosiasi untuk kepentingan opini publik, merancang narasi yang mendukung visi mereka, dan untuk meningkatkan citra yang positif. Dengan lobi dan negosiasi, dapat membantu mengamankan dukungan finansial dari kelompok kepentingan atau donator yang dapat mendukung kampanye politik khususnya pada Pilpres 2024.
TRANSFORMASI SOSIAL DALAM RUANG PENDIDIKAN (Analisis Sosiologis Terhadap Dinamika Interaksi Dan Perubahan) Bahrun Ario Johan
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v3i2.2209

Abstract

Artikel ini membahas dampak transformasi sosial pada pendidikan dengan menekankan analisis sosiologis terhadap dinamika interaksi dan perubahan yang terjadi di ruang pendidikan. Transformasi sosial adalah fenomena kompleks yang mencakup perubahan nilai, norma, dan struktur sosial. Artikel ini membahas bagaimana transformasi ini menimbulkan tantangan dan peluang di dalam sistem pendidikan. Hasil analisis sosiologis dilakukan melalui pendekatan wawancara dan observasi. Analisis ini berkonsentrasi pada bagaimana faktor sosial seperti stratifikasi sosial, budaya, dan perubahan teknologi berkontribusi pada dinamika interaksi antara siswa, pendidik, dan komponen lainnya di lingkungan pendidikan. Penemuan ini memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana transformasi sosial mempengaruhi pola pikir, perilaku, dan struktur kelembagaan di lingkungan pendidikan.
STRATEGI KOMUNIKASI KRISIS DIPLOMASI DALAM MENANGANI TANTANGAN GLOBAL Heidy Mutiara; Harmonis, Harmonis
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v3i2.2230

Abstract

Krisis global yang terjadi di berbagai bidang menuntut adanya respons diplomasi yang efektif untuk menjaga keamanan dan stabilitas dunia. Salah satu aspek kunci dalam mengelola krisis adalah strategi komunikasi yang tepat untuk memitigasi dampak dan mencapai solusi bersama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi krisis diplomasi yang digunakan dalam menangani tantangan global. Permasalahan utama yang dibahas melibatkan kompleksitas krisis global, termasuk konflik bersenjata, krisis kesehatan, dan masalah lingkungan. Fokus penelitian juga terarah pada identifikasi hambatan dan peluang dalam implementasi strategi komunikasi krisis diplomasi di tengah kompleksitas tantangan global. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami efektivitas strategi komunikasi krisis diplomasi dalam merespons permasalahan global serta untuk memberikan rekomendasi perbaikan dan pengembangan strategi yang lebih adaptif dan responsif terhadap dinamika global saat ini. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif litelatur review. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa integrasi teknologi informasi, sinergi antara sektor publik dan swasta, serta penguatan jejaring internasional menjadi kunci dalam meningkatkan efektivitas komunikasi krisis diplomasi. Selain itu, pentingnya transparansi, kepercayaan, dan responsivitas dalam berkomunikasi juga diidentifikasi sebagai faktor kunci dalam mencapai tujuan diplomasi krisis global. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa strategi komunikasi krisis diplomasi dapat menjadi alat yang efektif dalam menangani tantangan global, namun perlu terus disesuaikan dengan perkembangan dan dinamika zaman.
HIPERREALITAS DALAM INTERAKSI PARASOSIAL PADA MAHASISWA PENGGEMAR K-POP DI YOGYAKARTA (STUDI FENOMENOLOGI) Gracia Mayshela Kristya; Robertus Budi Sarwono
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v3i2.2231

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan adanya fenomena dunia hiburan yakni K-Pop yang sedang sangat tren di Indonesia belakangan ini. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk: (1) Mengetahui gambaran pengalaman dan kehidupan interaksi parasosial mahasiswa penggemar K-Pop, (2) Mengetahui alasan mahasiswa penggemar K-Pop, (3) Mengetahui makna yang dimiliki mahasiswa penggemar K-Pop terhadap bias/Idol Korea mereka, (4) Mengetahui dinamika psikologis yang terjadi pada mahasiswa pada mahasiswa penggemar K-Pop. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif fenomenologi dimana peneliti melakukan pengumpulan data lewat teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui proses membuat transkrip wawancara, mereduksi data, menyajikan data, lalu menyimpulkan data yang telah dikumpulkan dari objek penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para individu yang awalnya tertarik pada Idol K-Pop dan menjadi penggemar K-Pop atau K-Popers, memiliki alasan melibatkan perilaku positif dari Idol K-Pop dan sebagai mekanisme penanganan masalah sehari-hari. Dalam proses ini, mereka mengalami dinamika psikologis dan menciptakan pengalaman interaksi parasosial, mulai dari pengetahuan awal tentang K-Pop, lalu pemilihan Idol K-Pop, koleksi merchandise K-Pop, dan hubungan dengan sesama penggemar. Kesimpulan menunjukkan bahwa dari alasan awal ini, para mahasiswa penggemar K-Pop mengalami perjalanan pengalaman dan dinamika psikologis dalam interaksi parasosial, yang akhirnya membawa mereka ke dalam pemaknaan mendalam terhadap Idol K-Pop dan fenomena hiperrealitas.

Page 38 of 132 | Total Record : 1311


Filter by Year

2021 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 12 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 11 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 10 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 12 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 11 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 10 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 8 No. 3 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 8 No. 2 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 8 No. 1 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 9 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 8 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 7 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 6 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 5 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 4 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 3 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 2 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 1 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 9 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 8 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 7 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 4 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 9 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 8 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 7 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 4 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 9 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 8 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 7 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 4 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 9 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 8 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 7 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 4 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 12 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 11 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 10 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 9 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 8 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 7 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 6 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 5 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 4 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 3 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 2 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 1 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 8 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 7 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 6 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 5 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 4 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 3 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 2 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 1 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 9 (2021): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial More Issue