cover
Contact Name
Sumianto
Contact Email
jurnalgreen@gmail.com
Phone
+6285274742619
Journal Mail Official
sumianto@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No. 23, Bangkinang Kota, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Indo Green Journal
ISSN : 30252679     EISSN : 30254574     DOI : https://doi.org/10.31004/green
Indo Green Journal is published by Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. Indo Green Journal is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of scientific and technology (religious sciences, humanities sciences, social science group, natural sciences, formal science, applied sciences). All publications in the Indo Green Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. Indo Green Journal is a national journal with e-ISSN: 3025-4574, and p-ISSN: 3025-2679 is free of charge in the submission process and review process. Indo Green Journal publishes articles periodically four a year, in March, June, September, and December. Indo Green Journal uses Turnitin plagiarism checks, Mendeley for reference management and supported by Crossref (DOI) for identification of scientific paper.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 433 Documents
Public Accountability and Its Impact on Organizational Performance and Public Trus Tomi Apra Santosa; Sandy Kurniawan; La Ide Zulfikar Hibali
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.600

Abstract

Public accountability has become a fundamental principle of good governance that enhances organizational effectiveness and strengthens public trust in government institutions. Despite extensive discussions on accountability in the public sector, empirical evidence regarding its simultaneous influence on organizational performance and public trust remains limited, particularly within the context of public service organizations. This study aims to examine the effect of public accountability on organizational performance and public trust. A quantitative explanatory research design was employed using a survey method. Data were collected from 280 respondents consisting of civil servants and public service users selected through stratified random sampling. The research instrument was a structured questionnaire measured using a five-point Likert scale. Data were analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) to evaluate both the measurement and structural models. This study concludes that public accountability is a major determinant in improving organizational performance and public trust in public sector organizations. The results of the analysis using PLS-SEM show that public accountability has a positive and significant effect on organizational performance, indicating that the application of the principles of transparency, answerability, responsibility, compliance with regulations, and responsiveness can improve efficiency, effectiveness, service quality, organizational innovation, and public satisfaction. In addition, public accountability is also proven to have a positive and significant effect on public trust, indicating that public organizations that consistently implement an accountability system will gain a higher level of public trust. The findings of this study also prove that organizational performance has a positive and significant effect on public trust, so that the better the organization's performance in providing public services, the stronger the legitimacy and public trust in government institutions.
Analisis Perhitungan Harga Pokok Produksi pada Usaha Ayam Petelur di Desa Kumbayau Kota Sawahlunto Finni Jum’atul Ummy; Santi Deswita
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.601

Abstract

Penelitian ini berfokus pada kekurangan dalam pengelolaan akuntansi biaya di UMKM, khususnya di Rinaldi Farm, usaha peternakan ayam petelur, yang masih mengandalkan pencatatan sederhana dan manual. Masalah utama yang diangkat dalam penelitian ini adalah bahwa perhitungan harga pokok produksi (HPP) yang dilakukan oleh peternak belum memadai, karena tidak mencakup semua elemen biaya secara rinci, termasuk biaya penyusutan dan biaya overhead lainnya, yang dapat berpengaruh pada akurasi penentuan harga jual dan laba. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi dan menganalisis perhitungan harga pokok produksi di Rinaldi Farm dengan menerapkan metode Full Costing. Metode Full Costing diambil karena merupakan cara penentuan biaya produksi yang mempertimbangkan semua komponen biaya, baik yang bersifat variabel maupun tetap, dalam menghitung harga pokok produksi. Hasil penelitian ini mengungkapkan adanya perbedaan yang signifikan antara perhitungan harga pokok produksi menurut peternakan Rinaldi Farm dan metode Full Costing. HPP yang dihitung oleh peternakan Rinaldi Farm hanya mencapai Rp1.044 per butir. Sementara itu, analisis menggunakan metode Full Costing yang mencakup biaya bahan baku (seperti pakan), biaya tenaga kerja langsung, serta biaya overhead pabrik (termasuk biaya penyusutan, biaya operasional, biaya bibit, dan biaya penolong/vaksin) menghasilkan harga pokok produksi sebesar Rp1.594 per butir. Penelitian ini menegaskan bahwa perhitungan HPP dengan metode Full Costing jauh lebih tepat dan akurat dibandingkan dengan metode yang saat ini digunakan oleh peternakan, karena mempertimbangkan semua komponen biaya produksi.
Evaluasi Implementasi Digitalisasi Administrasi Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Pangkajene Menggunakan Model Edwards III Heriani Heriani; Made Amin; Sakka Sakka; Andi Rahmatia; Risqah Amaliah Kasman
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.602

Abstract

Digitalisasi administrasi pelayanan kesehatan merupakan salah satu strategi pemerintah dalam mendukung transformasi sistem kesehatan melalui peningkatan efisiensi, akuntabilitas, dan kualitas pelayanan di Puskesmas. Namun, implementasi kebijakan tersebut masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan sumber daya manusia, infrastruktur teknologi informasi, jaringan internet, serta kesiapan organisasi dalam mengadopsi sistem digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi kebijakan digitalisasi administrasi pelayanan kesehatan di Puskesmas Pangkajene menggunakan Model Implementasi Kebijakan George C. Edwards III. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Informan penelitian terdiri atas kepala puskesmas, penanggung jawab sistem informasi, tenaga administrasi, dan petugas kesehatan yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan digitalisasi administrasi pelayanan kesehatan telah berjalan cukup baik ditinjau dari aspek komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Meskipun demikian, masih ditemukan beberapa kendala, antara lain keterbatasan sarana dan prasarana teknologi informasi, kualitas jaringan internet yang belum stabil, serta variasi kompetensi digital di kalangan petugas. Keberhasilan implementasi didukung oleh komitmen pimpinan, koordinasi yang baik, serta adanya standar operasional prosedur yang jelas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan kapasitas sumber daya manusia, peningkatan infrastruktur teknologi informasi, dan evaluasi kebijakan secara berkelanjutan diperlukan untuk mengoptimalkan implementasi digitalisasi administrasi pelayanan kesehatan di Puskesmas.
Meningkatkan Kemampuan Mengenal Angka 1–20 melalui Media Gambar Hewan pada Kelompok B TK Frater Don Bosco Tomohon Intan Regina Rangan; Ni Dewi Eka Suwaryaningrat; Olga Sumual
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.606

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan mengenal angka 1–20 melalui penggunaan media gambar hewan pada anak Kelompok B TK Frater Don Bosco Tomohon. Permasalahan penelitian adalah rendahnya kemampuan anak dalam mengenal, menyebutkan, mengurutkan, dan menuliskan angka 1–20. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 15 anak, terdiri atas 9 laki-laki dan 6 perempuan. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan persentase pencapaian perkembangan anak. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan mengenal angka setelah penerapan media gambar hewan. Persentase anak yang mencapai kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan Berkembang Sangat Baik (BSB) meningkat dari 53,3% pada siklus I menjadi 93,3% pada siklus II. Dengan demikian, media gambar hewan efektif meningkatkan kemampuan mengenal angka 1–20 pada anak usia dini.
Peran Komunikasi Interpersonal dalam Membangun Solidaritas Antar Peserta Open Trip Pondok Gede Adventure Kayshalonika Vere Voleta; Sari Ekowati
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.607

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran komunikasi interpersonal dalam membangun solidaritas antar peserta open trip pada komunitas Pondok Gede Adventure (PGA) Bekasi. Latar belakang penelitian menyoroti transformasi tren traveling menjadi gaya hidup modern, salah satunya melalui konsep open trip. Meskipun diminati karena efisiensi biaya dan kepraktisan, perbedaan karakteristik latar belakang peserta sering kali menimbulkan kendala awal bersosialisasi, seperti sikap pasif dan canggung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas peran komunikasi interpersonal dan keterbukaan diri (self disclosure) dalam membentuk ikatan solidaritas tersebut. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif dengan mengikuti langsung kegiatan, wawancara terstruktur bersama tiga informan (ketua pelaksana, tour leader, dan peserta), serta dokumentasi. Analisis data menerapkan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal melalui pola dua arah dan sikap positif panitia berhasil mendorong peserta untuk beradaptasi. Unsur-unsur komunikasi seperti keterbukaan, empati, sikap mendukung, dan kesetaraan terbukti efektif mengatasi kecanggungan peserta. Solidaritas organik antar peserta terbentuk secara bertahap melalui pengalaman menghadapi tantangan bersama serta dapat dipertahankan pascakegiatan melalui komunikasi intensif di media social.
Komunikasi Pemberdayaan sebagai Strategi Perubahan Sosial bagi Perempuan pada Pasangan Blue Collar (Studi Kasus mengenai Dialog Keluarga, Pengambilan Keputusan, dan Penguatan Peran Perempuan di Jabodetabek) Wulan Muhariani; Yulianti Fajar Wulandari; Rr. Roosita Cindrakasih; Cindya Yunita Pratiwi
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.608

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana komunikasi pemberdayaan melalui dialog keluarga, pengambilan keputusan partisipatif, dan penguatan peran perempuan berfungsi sebagai strategi perubahan sosial dalam membangun hubungan yang lebih setara dalam keluarga pasangan kerah biru di Jabodetabek (Jabodetabek). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus untuk menganalisis praktik komunikasi pemberdayaan pada keluarga pasangan kerah biru di Jabodetabek melalui teknik purposive sampling dengan sepuluh pasangan suami istri sebagai informan kunci. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan pasif, dan studi dokumentasi yang dipandu oleh dimensi dialog, partisipasi, pemberdayaan, dan agensi dalam teori Komunikasi untuk Perubahan Sosial Thomas Tufte. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, tampilan data, penarikan kesimpulan dan verifikasi, sedangkan validitas data dijamin melalui triangulasi sumber, triangulasi teknis, dan pengecekan anggota. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi pemberdayaan melalui dialog keluarga, pengambilan keputusan partisipatif, dan penguatan peran perempuan dapat mendorong perubahan hubungan yang lebih setara dalam keluarga pasangan kerah biru di Jabodetabek. Praktik komunikasi dialogis meningkatkan partisipasi perempuan dalam manajemen ekonomi, pengambilan keputusan, dan berbagai kegiatan sosial, sehingga memperkuat ketahanan keluarga. Temuan ini menegaskan bahwa komunikasi pemberdayaan adalah strategi perubahan sosial yang efektif karena membangun dialog, partisipasi, pemberdayaan, dan agensi yang berkelanjutan dalam kehidupan keluarga.
Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V Sd Gmim I Tompaso Sakina Mamonto; Zoya F. Sumampow; Fonny Katili
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.609

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar ilmu pengetahuan alam dan sosial (IPAS) pada materi rantai makanan melalui penerapan model problem based learning dikelas V SD Gmim I Tompaso . Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik yang belum memahami kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran ( KKTP ) yang telah ditetapkan sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan model mc taggart yang dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini terdiri atas 15 peserta didik kelas V SD Gmim I Tompaso. Teknik pengumpulan data melalui , observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi sedanngkan analisis data menggunakan persentase ketuntasan belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model problem based learning dalam pembelajaran memberikan peningkatan terhadap hasil belajar peserta didik. Pada siklus I, persentase hasil belajar mencapai 64,66 % , sedangkan pada siklus II mencapai 83% . Jumlah peserta didik yang mencapi ketuntasan belajar juga mengalami peningkatan yang signifikan, disertai dengan keaktifan peeserta didik yang lebih baik selama proses pembelajaran. Dengan demikian, model pbl terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar ipas pada materi rantai makanan di Kelas V SD Gmim I tompaso.
Strategi Komunikasi Pemasaran Coffe Shop Mangana Melalui Campaign Media Sosial dalam Meningkatkan Penjualan Iechuan Tauzia Hendarsyah Al Hikmah; Sari Ekowati
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.610

Abstract

Perkembangan media sosial di Indonesia mendorong pelaku usaha coffee shop berskala UMKM untuk memanfaatkan Instagram sebagai media komunikasi pemasaran utama. Namun demikian, banyak pelaku usaha yang belum menjalankan pengelolaan campaign secara terencana dan terstruktur sehingga potensi platform tersebut belum dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi komunikasi pemasaran Coffee Shop Mangana melalui campaign media sosial Instagram dalam meningkatkan penjualan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik interaktif Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi pemasaran Mangana melalui kerangka Marketing Mix 4P berjalan secara konsisten dan menghasilkan dampak positif terhadap penjualan. Keberhasilan ini ditopang oleh empat pola kerja informal, yaitu riset data sebelum eksekusi konten, kolaborasi dengan komunitas eksternal, pembagian fungsi fitur Instagram secara intuitif, serta siklus evaluasi reaktif yang cepat. Selama periode pengamatan, akun Instagram Mangana mencatatkan total 201.450 views dengan 16.420 akun terjangkau dan pertumbuhan followers sebesar 2,4 persen.
Pengembangan Modul Ajar Teks Berita Untuk Pelajaran Bahasa Indonesia Temu Temu; Juaidah Agustina; Masnunah Masnunah
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.611

Abstract

Pembelajaran teks berita di SMP menuntut peserta didik mampu memahami fakta, menyusun informasi, serta menulis berita secara runtut dan bertanggung jawab. Namun, hasil analisis awal di SMP Negeri 2 Palembang menunjukkan bahwa bahan ajar yang digunakan masih terbatas pada buku paket dan belum sepenuhnya memandu siswa melakukan praktik jurnalistik sederhana. Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul ajar teks berita untuk pembelajaran Bahasa Indonesia kelas VIII serta mendeskripsikan tingkat kevalidan, kepraktisan, dan kebermanfaatannya. Penelitian menggunakan metode Research and Development dengan model ADDIE yang meliputi Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian adalah guru Bahasa Indonesia dan siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Palembang, sedangkan objek penelitian berupa modul ajar teks berita. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket kebutuhan, lembar validasi ahli, angket respons pengguna, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa kebutuhan guru terhadap modul mencapai 96% dan kebutuhan siswa menunjukkan kecenderungan positif. Validasi ahli materi memperoleh 85% (sangat valid), ahli bahasa 80% (valid), dan ahli media/desain 85% (sangat valid). Uji kepraktisan menunjukkan respons siswa kelas VIII.1 sebesar 92% dan VIII.2 sebesar 89,75%, keduanya berkategori sangat praktis. Dengan demikian, modul ajar teks berita layak digunakan sebagai bahan ajar pendamping pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP, dengan catatan efektivitas belajar perlu diperkuat melalui data pretest-posttest yang lebih lengkap.
Pengembangan Media Pembelajaran Video Animasi pada Aplikasi Canva dalam Meningkatkan Keterampilan Menyimak Siswa Kelas VII SMPN 2 Palembang Deby Marsheila; Juaidah Agustina; Hayatun Nufus
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.612

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran video animasi berbasis aplikasi Canva untuk meningkatkan keterampilan menyimak siswa kelas VII SMP Negeri 2 Palembang pada materi cerpen. Penelitian menggunakan metode Research and Development dengan model ADDIE yang mencakup tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian adalah 30 siswa kelas VII, sedangkan data dikumpulkan melalui observasi, angket kebutuhan, validasi ahli, dokumentasi, dan tes pretest-posttest. Produk dikembangkan dengan mengintegrasikan teks, suara, narasi, ilustrasi karakter, animasi, dan aktivitas menyimak yang disusun sesuai karakteristik siswa SMP. Hasil validasi menunjukkan bahwa media memperoleh persentase 85% dari ahli materi, 80% dari ahli bahasa, dan 85% dari ahli media. Uji kepraktisan berdasarkan respons siswa mencapai 90,75%, sehingga media tergolong sangat praktis. Efektivitas media terlihat dari peningkatan nilai rata-rata siswa dari 62 pada pretest menjadi 87 pada posttest. Temuan ini menunjukkan bahwa video animasi berbasis Canva mampu membantu siswa memusatkan perhatian, memahami isi simakan, dan menafsirkan unsur cerita secara lebih terarah. Dengan demikian, media yang dikembangkan dinyatakan valid, praktis, dan efektif sebagai alternatif media pembelajaran menyimak dalam pembelajaran Bahasa Indonesia kelas VII.