cover
Contact Name
Karimah Dwika Gustandra
Contact Email
jurnal.keperawatangsh@gmail.com
Phone
+62273-322610
Journal Mail Official
jurnal.keperawatangsh@gmail.com
Editorial Address
Kampus Akper Giri Satria Husada Jalan Menur RT 04 RW IV Joho Lor Giriwono Wonogiri KP 57613
Location
Kab. wonogiri,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Keperawatan GSH
ISSN : 20882734     EISSN : 2964156X     DOI : https://doi.org/10.56840/jkgsh.v12i2.92
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Keperawatan GSH adalah jurnal keperawatan untuk perawat, akademisi, dan praktisi. Jurnal Keperawatan GSH ini menerima artikel penelitian asli dan relevan di bidang keperawatan, serta studi literatur dan laporan kasus khususnya keperawatan atau kesehatan. Fokus dan scope jurnal ini adalah Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Anak, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Komunitas, Keperawatan Dasar, Keperawatan Komplementer, Keperawatan Paliatif, Kesehatan, Reproduksi, Kebidanan, HIV/AIDS, Tuberculosis dan masalah kesehatan lainnya. Jurnal ini diterbitkan secara berkala pada bulan Januari dan Juli setiap tahun.
Articles 128 Documents
HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU IBU HAMIL TENTANG PEMERIKSAAN KEHAMILAN DENGAN FREKUENSI KUNJUNGAN PEMERIKSAAN KEHAMILAN Sri Handayani
Jurnal Keperawatan GSH Vol. 7 No. 2 (2018): Juli 2018
Publisher : Akademi Keperawatan Giri Satria Husada Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketidaktahuan ibu akan pentingnya periksa hamil dan sikap ibu hamil yang tidak peduli dengan kehamilannya dan belum adanya perilaku sehat pada diri ibu dan keluarga menjadi faktor penyebab ibu hamil tidak memeriksakan kehamilannya . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap dan perilaku ibu hamil tentang pemeriksaan kehamilan dengankunjungan pemeriksaan kehamilan. Rancangan penelitian ini adalah deskriprif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Total populasi 45 responden ibu hamil Trimester III . Instrumen penelitian berbentuk kuesioner yaitu tentang pengetahuan, sikap dan perilaku ibu hamil tentang pemeriksaan kehamilan yang masing-masing 15 butir pertanyaan dengan pertanyaan skala Likert.Hasil penelitian didapatkan ; (1) ada hubungan positif dan signifikan antara pengetahuan dan kunjungan pemeriksaan ibu hamil(nilai r =0,554 , nilai p sebesar 0.00 dan nilai p untuk uji t sebesar 0,000 ); (2) tidak ada hubungan yang signifikan antara sikap dan kunjungan pemeriksaan ibu hamil (nilai r sebesar 0,149 dan p sebesar 0.032 dan uji t didapatkan nilai p sebesar 0,087) dan ada hubungan yang positif dan signifikan antara perilaku dan kunjungan pemeriksaan ibu hamil (nilai r sebesar 0,600, nilai p sebesar 0.000 dan nilai p untuk uji t sebesar 0,000). Uji korelasi antara X1, X2 dan X3 dengan Y menunjukkan adan hubungan antara X1,X2 , X3 dan Y dengan nilai R2 sebesar 0,629. Dari hasil penelitian disimpulkan ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan, perilaku dengan kunjungan pemeriksaan kehamilan dan tidak ada hubungan yang signifikan antara sikap dan kunjungan pemeriksaan kehamilan. Saran untuk meningkatkan pelayanan pemeriksaan kehamilan dengan membentuk kelas ibu hamil dan meningkatkan program perencanaan persalinan dan pencegahan komplikasi.
EFEKTIVITAS SENAM KAKI DIABETIK TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DIABETUS MELLITIUS DI DESA MULUR Nita Yunianti Ratnasari; Wahyu Susilowati
Jurnal Keperawatan GSH Vol. 7 No. 2 (2018): Juli 2018
Publisher : Akademi Keperawatan Giri Satria Husada Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Mellitus is a chronic metabolic disease wherein diabetics cannot produce enough insulin or the body is unable to use insulin effectively so that excess sugar in the blood. To regulate blood sugar levels can be done pharmacologically or taking drugs or with insulin injections, to regulate blood sugar levels can be done by non-pharmacological means by means of diabeticfoot exercise. This type of research is qualitative with a descriptive case study approach. The population in this study were all residents of Rt / Rw 02/01 in Mulur sub-village, Bendosari sub-district, sukoharjo regency who had Diabetus Mellitus. Sample respondents were 3 respondents. The instrument uses standard operating procedures (SOP), measurement of blood sugar (GDS) and observation sheets. Observations made from all respondents showed that after doing diabetic foot exercises for 3 times a week, the results of blood sugar levels in respondent I = 160 mg / dl, respondent II = 155mg / dl and respondent III = 148mg / dl. The results of the analysis conducted from all respondents obtained data that before and after doing diabetic foot exercises there is a change in each respondent which decreases gradually, thus the problem is partially resolved and interventions arecontinued.
GAMBARAN KONSEP DIRI PADA ORANG TUA DENGAN ANAK USIA SEKOLAH DASAR DI DESA GUMIWANG KECAMATAN WURYANTORO Susana Nurtanti
Jurnal Keperawatan GSH Vol. 7 No. 2 (2018): Juli 2018
Publisher : Akademi Keperawatan Giri Satria Husada Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat konsep diri yang di miliki oleh orang tua dengan orang tua.. Dari 200 anak telantar yang diteliti di Surabaya, diketahui hanya 3,5% responden yang mengaku tidak pernah diperlakukan salah oleh kedua orang tuanya atau keluarganya. Hampir semua anak telantar mengaku pernah menjadi objek tindak kekerasan dalam keluarga (96,5%), dan bahkan 61% di antaranya mengaku sering diperlakukan kasar. Ke-200 anak telantar tersebut, 70% mengaku sering menjadi korban pemukulan di rumah, 66% mengaku dimaki secara kasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat konsep diri yag dimilki oleh orang tua untuk mendukung perkembangan psikologis anak usia sekolah dasar. Desain penelitian ini adalah Descriptive , jumlah sampel 50 responden dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan hasil olah data statistik bahwa distribusi frekuensi konsep diri dengan nilai baik sebesar 39 (78.0%), sedangkan distribusi frekuensi konsep diri dengan nilai buruk sebesar 11 (22.0%).dari hasil penelitian di Desa Gumiwang menunjukkan bahwa sebagian besar orang tua mempunyai konsep diri yang baik. The background of this study is to determine the level of self-concept possessed by parents and parents. Of the 200 neglected children studied in Surabaya, it is known that only 3.5% of respondents admitted to having never been mistreated by their parents or their families. Almost all neglected children admit to having been the object of violence in the family (96.5%), and even 61% of them admit to being treated harshly. Of the 200 abandoned children, 70% admitted that they were often victims of beatings at home, 66% admitted that they were abused. The purpose of this study was to determine the level of self-concept that parents have to support the psychological development of elementary school age children. The design of this research is descriptive, the number of samples is 50 respondents with purposive sampling technique. The results showed that the results of statistical data processing showed that the frequency distribution of self-concept with good scores was 39 (78.0%), while the frequency distribution of self-concept with bad scores was 11 (22.0%).
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN EKONOMI TERHADAP PEMILIHAN KONTRASEPSI IUD PADA WUS DI DESA BULUSULUR WONOGIRI Y. Wahyunti Kristiningtyas; Triwahyuniastuti
Jurnal Keperawatan GSH Vol. 7 No. 2 (2018): Juli 2018
Publisher : Akademi Keperawatan Giri Satria Husada Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Family planning is an effort to regulate population. Family planning is the use of fertilization regulating methods to help a person or family achieve certain goals. The purpose referred to here is an arrangement of pregnancy deliberately by the family and for the welfare of the family. To achieve the success of family planning services, it is necessary to be supported by the community as supporters of the family planning movement by actively participating as family planning participants or family planning acceptors. There are many factors that influence the choice of contraception, including partner factors, health factors, contraceptive method factors, education level, knowledge, family welfare, religion, and support from husband / wife. These factors will also influence the success of the family planning program. This is because each method or method of contraception chosen has different effectiveness. The purpose of this study was to determine the relationship between knowledge and economy on the choice of IUD contraception in Bulusulur Village, Wonogiri District, Wonogiri Regency. This type of research is an analytic survey with a cross sectional approach. The population in this study were all women of childbearing age in RW 09 Bulusari, Bulusulur Wonogiri as many as 91 people. The sample in this study were all women of childbearing age in RW 09 Bulusari, Bulusulur Wonogiri as many as 91 people. The instrument used in this study was a questionnaire to measure the level of knowledge and economy of WUS about the IUD. The data analysis used was univariate analysis to determine the frequency distribution of each variable and bivariate analysis using the Chi Square test to determine the relationship between the independent variable and the dependentvariable. The results showed that most (54.9%) women of childbearing age in RW 09 Bulusulur Wonogiri had good knowledge and 50.5% had high economic status. The results of the analysis show that there is a significant relationship between knowledge and IUD contraceptive selection (p value = 0.001) <0.05 and there is a significant relationship between economy and IUD contraceptive selection (p value = 0.001) <0.05 in women of reproductive age in RW 09 Bulusulur Village Wonogiri. Keluarga Berencana merupakan suatu upaya untuk mengatur jumlah penduduk. Keluarga berencana adalah penggunaan cara cara pengatur fertilisasi untuk membantu seseorang atau keluarga mencapai tujuan tertentu. Tujuan yang dimaksud di sini adalah suatu pengaturan kehamilan secara sengaja oleh keluarga dan untuk kesejahteraan keluarga. Untuk mencapai keberhasilan pelayanan keluarga berencana tersebut perlu didukung oleh masyarakat sebagai pendukung gerakan keluarga berencana dengan berpartisipasi secara aktif sebagai peserta KB atau akseptor KB. Banyak faktor yang mempengaruhi pemilihan jenis kontrasepsi diantaranya adalah faktor pasangan, faktor kesehatan, faktor metode kontrasepsi, tingkat pendidikan, pengetahuan, kesejahteraan keluarga, agama, dan dukungan dari suami/istri. Faktor-faktor ini nantinya juga akan mempengaruhi keberhasilan program KB. Hal ini dikarenakan setiap metode atau alat kontrasepsi yang dipilih memiliki efektivitas yang berbeda-beda. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan ekonomi terhadap pemilihan kontrasepsi IUD pada WUS di Desa Bulusulur Kecamatan Wonogiri Kabupaten Wonogiri. Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh wanita usia subur di RW 09 Bulusari, Bulusulur Wonogiri sebanyak 91 orang. Sampel dalam penelitian ini yaitu seluruh wanita usia subur di RW 09 Bulusari, BulusulurWonogiri sebanyak 91 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan tentang IUD dan ekonomi WUS. Analisa data yang digunakan adalah analisis univariat untuk mengetahui distribusi frekuensi masing masing variabel dan analisis bivariat dengan menggunakan uji Chi Square untuk mengetahui hubungan antara variabel independent dan variabel dependent. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar (54,9%) wanita usia subur di RW 09 Bulusulur Wonogiri memiliki pengetahuan yang baik dan 50,5% memiliki ekonomi yang tinggi. Hasil analisis bivariat menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan pemilihan kontrasepsi IUD (p value = 0,001) < 0,05 dan ada hubungan yang signifikan antara ekonomi dengan pemilihan kontrasepsi IUD (p value = 0,001) < 0,05 pada wanita usia subur di RW 09 desaBulusulur Wonogiri
THE EFFECT OF DISTRACTION TECHNIQUES ON ANXIETY LEVELS IN PREGNANT WOMEN ABOUT THE PROCESS OF LABOR IN WONOGIRI Putri Halimu Husna; Retno Dwi Puji Astuti
Jurnal Keperawatan GSH Vol. 7 No. 2 (2018): Juli 2018
Publisher : Akademi Keperawatan Giri Satria Husada Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Kecemasan adalah kondisi emosi dan pengalaman subjektif individu terhadap objek yang tidak jelas dan spesifik akibat antisipasi bahaya yang memungkinkan individu melakukan tindakan untuk menghadapi ancaman. Kecemasan pada ibu hamil sangatlah beresiko karena bisa mengakibatkan kematian pada ibu dan janin. Teknik distraksi diharapkan daapat menurunkan tingkat kecemasan dari ibu hamil.Tujuan : Tujuan penelitian ini adalah menurunkan tingkat kecemasan pada ibu hamil yang menghadapi proses persalinan.Metode Penelitian :Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan case study research (studi kasus). Dengan jumlah responden 3 ibu hamil dengan usia kehamilan trimester 3. Teknik sampling menggunakan teknik cluster random sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan wawancara, observasi, dan mengukur tingkat kecemasan sebelum dan sesudah pemberian teknik distraksi. Instrumen yang digunakan dalam studi ini adalah kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS).Hasil : Hasil studi menunjukkan menunjukkan tingkat kecemasan informan sebelum perlakuan yaitu informan 1 dengan skor 21, informan 2 dengan skor 21, informan 3 dengan skor 25. Tingkat kecemasan informan setelah perlakuan yaitu informan 1 dengan skor 13, informan 2 dengan skor 12, informan 3 dengan skor 13.Kesimpulan Kesimpulan studi ini menunjukkan tingkat kecemasan ketiga responden teratasi dengam teknik distraksi, ada penurunan tingkat kecemasan setelah pemberian teknik distraksi. Background: Anxiety was a condition of emotions and subjective experiences of individuals towards objects that were not clear and specific due to the anticipation of danger which allows individuals to take action to face threats. Anxiety in pregnant women was very risky because it could cause death to both the mother and the fetus. The distraction technique was expected to reduce the anxiety level of pregnant women.Purpose: The purpose of this study was to reduce the level of anxiety in pregnant women who are facing childbirth.Methods: This research used a qualitative study with a case study research approach. The number of respondents was 3 pregnant women with 3rd trimester of pregnancy. The sampling technique used a cluster random sampling technique. Collecting data using interviews, observation, and measuring the level of anxiety before and after giving distraction techniques. The instrument used in this study was the Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) questionnaire.Results: The results of the study showed that the level of anxiety of the informants before the treatment was informant 1 with a score of 21, informant 2 with a score of 21, informant 3 with a score of 25. The level of anxiety of the informants after the treatment was informant 1 with a score of 13, informant 2 with a score of 12, informant 3 with a score of 13. Conclusion: The conclusion of this study shows that the anxiety level of the three respondents is resolved by the distraction technique, there is a decrease in the level of anxiety after giving the distraction technique.
HUBUNGAN DUKUNGAN TEMPAT KERJA DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA IBU BEKERJA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PUSKESMAS CANGKRINGAN KEBUPATEN SLEMAN 2022 Herbasuki Herbasuki; Anton Yuliawan; Eka Widhia Wati
Jurnal Keperawatan GSH Vol. 11 No. 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Akademi Keperawatan Giri Satria Husada Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: The United Nation Children's Fund (UNICEF) and the World Health Organization (WHO) recommend exclusive breastfeeding to reduce infant mortality and morbidity. Working mothers tend not to breastfeed exclusively compared to mothers who do not work or housewives. Lack of workplace support is one of the factors causing exclusive breastfeeding failure on working mothers. In the area of Puskesmas Cangkringan, exclusive breastfeeding coverage decreased from 2020 to 2021 and became one of the lowest coverage centers in Cangkringan Regency. Purpose: This study aims to determine the relationship of workplace support with exclusive breastfeeding on working mothers in the working area of Puskesmas Cangkringan Sleman Regency in 2022. Metods: The research method was analytical observation with cross sectional design. Purposive sampling technique was demonstrated and obtained 70 working mothers. Data collection used questionnaires that had been tested for its validity and reliability. Data were analyzed using chi-square. Result: There is an indicated that there was a relationship between workplace support and exclusive breastfeeding on working mothers in the working area of Puskesmas Cangkringan in 2022 with p-value 0,011 (α = < 0,05) and low close relationship (Coefficient Contingency 0,291). Conclution: Characteristics of respondents related to exclusive breastfeeding were education, parity and duration of work.The workplace is expected to provide time, facilities and policies that support exclusive breastfeeding of working mothers in accordance with Government Regulations Pendahuluan: United Nation Childrens Fund (UNICEF) dan World Health Organization (WHO) merekomendasikan pemberian ASI Eksklusif untuk menurunkan angka mortalitas dan morbiditas bayi. Ibu bekerja cenderung tidak memberikan ASI eksklusif dibandingkan ibu yang tidak bekerja atau Ibu Rumah Tangga (IRT). Kurangnya dukungan tempat kerja menjadi salah satu faktor penyebab kegagalan ASI eksklusif pada ibu bekerja. Di wilayah Puskesmas Cangkringan cakupan ASI eksklusif menurun dari tahun 2020-2021 dan menjadi salah satu puskesmas dengan cakupan terendah di Kabupaten Sleman. Tujuan: untuk mengetahui hubungan dukungan tempat kerja dengan pemberian ASI eksklusif pada ibu bekerja di wilayah kerja Puskesmas Cangkringan Kabupaten Sleman 2022 Metode penelitian: observasional analitik dengan desain cross sectional. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling dan melibatkan 70 responden yaitu ibu balita yang bekerja. Pengambilan data menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan uji statistik chi- square. Hasil: menunjukkan ada hubungan antara dukungan tempat kerja dengan pemberian ASI eksklusif pada ibu bekerja di wilayah kerja Puskesmas Cangkringan 2022 p-value 0,011 (α = < 0,05) dan keeratan hubungan rendah (Coefficient Contingency 0,291). Kesimpulan: Karakteristik responden yang berhubungan dengan ASI eksklusif yaitu pendidikan, paritas dan durasi kerja. Tempat kerja diharapkan memberikan waktu, sarana prasarana dan kebijakan yang mendukung ASI eksklusif pada ibu bekerja sesuai dengan Peraturan Pemerintah.
PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU PENCEGAHAN PENYEBARAN COVID-19 PADA MAHASISWA AKPER GIRI SATRIA HUSADA WONOGIRI Kristiana Puji Purwandari; Y. Wahyunti Kristiningtyas
Jurnal Keperawatan GSH Vol. 11 No. 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Akademi Keperawatan Giri Satria Husada Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) is an infectious disease caused by Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). The increase in the number of cases took place quite quickly, and spread to various countries in a short time. Transmission of the COVID-19 virus can occur through direct contact with infected people and indirect contact with surfaces or objects used on infected people. Based on the mode of transmission, prevention of Covid-19 is focused on safe community behavior patterns, namely taking preventive steps such as personal hygiene, healthy food, wearing masks, self-isolation by staying at home. This study aims to analyze factors related to COVID-19 prevention behavior. This type of research is an analytic survey with a cross sectional approach. The population in this study were all students of Akper Giri Satria Husada. The research sample was 85 students. The sampling technique used is simple random sampling. Data analysis used univariate analysis, bivariate analysis using chi square test and multivariate analysis using multiple logistic regression. The results showed that most of the respondents aged 17-20 years (48%) and 78.31% were female. The results of the bivariate analysis showed that there was a significant relationship between knowledge and COVID-19 prevention behavior (p value = 0.0001) and there was a significant relationship between attitudes and COVID-19 prevention behavior (p value = 0.001). The results of the multivariate analysis show that the knowledge variable has the greatest influence on the behavior of preventing covid-19 with an OR value of 22.212. Latar belakang : Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Peningkatan jumlah kasus berlangsung cukup cepat, dan menyebar ke berbagai negara dalam waktu singkat. Penularan virus COVID-19 dapat terjadi melalui kontak langsung dengan orang yang terinfeksi dan kontak tidak langsung dengan permukaan atau benda yang digunakan pada orang yang terinfeksi. Berdasarkan cara penularan tersebut, maka pencegahan Covid-19 difokuskan pola perilaku masyarakat yang aman yaitu melakukan langkah pencegahan seperti kebersihan diri, makanan sehat, pemakaian masker, isolasi mandiri dengan tinggal dirumah saja. Tujuan : penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan covid-19. Metode : Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Akper Giri Satria Husada. Sampel penelitian sebanyak 85 mahasiswa. Teknik sampling yang digunakan yaitu simple random sampling. Analisa data menggunakan analisis univariate, analisis bivariate dengan menggunakan uji chi square dan analisis multivariate menggunakan regresi logistik ganda. Hasil : Sebagian besar responden berusia 17-20 tahun (48%) dan 78,31% berjenis kelamin perempuan. Hasil analisis bivariate menunjukkan ada hubungan signifikan antara pengetahuan dengan perilaku pencegahan covid-19 (p value=0,0001) dan ada hubungan signifikan antara sikap dengan perilaku pencegahan covid-19 (p value=0,001). Hasil analisis multivariat menunjukkan variabel pengetahuan memiliki pengaruh paling besar terhadap perilaku pencegahan covid-19 dengan nilai OR = 22,212
PERILAKU HIDUP BERSIH SEHAT (PHBS) : GOSOK GIGI DAN TINGKAT PENGETAHUAN ANAK USIA 7-12 TAHUN Dita Rohma; Nita Yunianti Ratnasari
Jurnal Keperawatan GSH Vol. 11 No. 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Akademi Keperawatan Giri Satria Husada Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Health is one of the important factors in efforts to develop Human Resources (HR), including education. Therefore, it becomes natural for health insurance. Healthy living behavior is one of the important efforts made in creating healthy environmental conditions, especially elementary school children who are still in the growth and development stage. Toothbrush is one of the most effective oral physiotherapy tools. It is widely used for cleaning teeth and mouth. There are various dental techniques. The method used in this research is a descriptive case study which is one type of strategy in qualitative research with a case study research approach (case studies). The population in this study were all children in Tegal Rejo Village, Kaliancar, Selogiri, Wonogiri. A sample of 5 children respondents lacked knowledge about brushing their teeth. The instrument uses the extension program unit (SAP), leaflets and questionnaire sheets. Study results The five respondents experienced an increase in knowledge as evidenced by the ability to answer questionnaires before and after health education, from the less-enough category (35%-45%) to the fairly-good category (85%-95%). Kesehatan merupakan salah satu faktor penting dalam upaya pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), termasuk pendidikan. Oleh karena itu, menjadi hal yang wajar jika penjaminan kesehatan.Perilaku hidup sehat merupakan salah satu upaya yang penting dilakukan dalam menciptakan kondisi lingkungan yang sehat, terutama anak sekolah dasar yang masih dalam tahap pertumbuhan dan perkembangan.Sikat gigi merupakan salah satu alat fisioterapi mulut yang digunakan secara luas untuk membersihkan gigi dan mulut. Terdapat berbagai teknik menyikat gigi. Metode yang digunakan dalam penelitian dalam penelitian ini adalah studi kasus deskriptif yang merupakan salah satu jenis strategi dalam penelitian kualitatif dengan pendekatan case study research (studi kasus). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak di Desa Tegal Rejo, Kaliancar, Selogiri, Wonogiri. Sampel sebanyak 5 responden anak kurang pengetahuan tentang gosok gigi. Instrument menggunakan satuan acara penyuluhan (SAP), Leaflet dan lembar kuisioner. Hasil studi Kelima responden mengalami peningkatan pengetahuan yang dibuktikan dengan kemampuan menjawab kuesioner sebelum dan setelah diberikan pendidikan kesehatan, dari kategori kurang-cukup (35%-45%) ke kategori cukup-baik (85%-95%).
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG POLA ASUH ANAK DI MASA PANDEMI COVID-19 TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU DI BATUWARNO, WONOGIRI Retno Ambarwati; Dela Kartika Ganas Asmara; Maria Tri Wijayanti
Jurnal Keperawatan GSH Vol. 11 No. 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Akademi Keperawatan Giri Satria Husada Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: During the current Covid-19 pandemic, the role of parents is really the main thing in realizing the health, happiness and success of a child. During the current covid-19 pandemic, the most important thing is the development of parenting patterns that adapt to the Adaptation of New Habits (IMR). So that mothers as parents must be able to increase knowledge about parenting in children during the COVID-19 pandemic. Objective: This study aims to determine whether there is an effect of health education on Child Parenting during the Covid-19 Pandemic on Increased Knowledge, and Attitudes of Mothers. Research Methods: This research is a Pre-Experimental study (Pre-Experimental design) with One Group Pretest-Posttest design. The research instrument used is a closed questionnaire. Univariate and bivariate data analysis, using simple linear regression analysis technique and Wilcoxon test. Results: The study showed an increase in respondents with good knowledge from 5 respondents (16.6%) to 16 respondents (53.3%) and an increase in the good attitude of respondents from 5 respondents (16.6%) to 17 respondents (56.7%). ) after the provision of health education. Wilcoxon test results obtained p-value = 0.000 <0.05 indicates there is a significant difference between the level of knowledge and attitudes of mothers before and after the provision of health education. Conclusion: That health education has a significant influence on the level of knowledge and attitudes of mothers towards child rearing patterns during the COVID-19 pandemic. Latar Belakang : Masa pandemi Covid-19 saat ini, peran orang tua benar-benar menjadi hal utama dalam mewujudkan kesehatan, kebahagiaan dan kesuksesan seorang anak. Dimasa pandemi covid-19 saat ini, yang paling penting adalah pengembangan pola asuh yang menyesuaikan dengan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Sehingga ibu sebagai orang tua harus mmpu meningkatkan pengetahuan tentang pola asuh pada anak di masa pandemi covid 19. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh pendidikan kesehatan Pola Asuh Anak Dimasa Pandemi Covid-19 Terhadap Peningkatan Pengetahuan, dan Sikap Ibu . Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian Pra-Eksperimen (Pre-Eksperiment design) dengan rancangan One Group Pretest-Posttest.. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner tertutup. Analisis data univariat dan bivariate, dengan teknik analisa Regresi Linear sederhana dan uji Wilcoxon. Hasil : Penelitian menunjukan terjadi peningkatan responden yang berpengetahuan baik dari 5 responden (16,6 %) menjadi 16 respoden (53,3%) dan peningkatan sikap baik responden dari 5 responden (16,6 %) menjadi 17 responden (56,7%) setelah pemberian pendidikan kesehatan. Hasil uji Wilcoxon didapatkan p-value = 0,000 < 0,05 menunjukan terdapat perbedaan bermakna antara tingkat pengetahuan dan sikap ibu sebelum dan sesudah pemberian pendidikan kesehatan. Kesimpulan : Bahwa pendidikan kesehatan memberikan pengaruh yang signifikan pada tingkat pengetahuan dan sikap ibu terhadap pola asuh anak dimasa pandemi COVID-19
STRATEGI KOPING MAHASISWA DALAM MENGHADAPI KEBOSANAN DISTANCE LEARNING SAAT PANDEMI COVID-19 Siti Sarifah; Septi Aprilia; Anik Enikmawati
Jurnal Keperawatan GSH Vol. 11 No. 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Akademi Keperawatan Giri Satria Husada Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

During the COVID-19 pandemic, Teaching and Learning Activities (KBM) used an online system. The implementation of learning with the online system creates various obstacles for students. One of the obstacles faced by students is the problem of boredom and even prolonged stress if it is not balanced by proper management of coping strategies while experiencing boredom. This study aims to determine the coping strategies used by students to face boredom during distance learning. The research design in this study uses a qualitative approach. The subjects of this study were students of the Faculty of Health Sciences ITS PKU Muhammadiyah Surakarta. The sample taken by random sampling technique is 100 students. The results of this study indicate that most of the coping strategies used by students are Emotional Focused Coping (EFC), which is 73%. Pada saat terjadi pandemic covid 19, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) menggunakan sistem dalam jaringan (daring). Pemberlakuan pembelajaran dengan sistem daring tersebut menimbulkan berbagai kendala bagi mahasiswa. Salah satu kendala yang dihadapi mahasiswa yaitu masalah kebosanan bahkan stres yang berkepanjangan apabila tidak diimbangi manajemen strategi koping yang tepat selama mengalami kebosanan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi koping yang digunakan mahasiswa menghadapi kebosanan selama distance learning. Rancangan penelitian dalam penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan ITS PKU Muhammadiyah Surakarta, yang diambil dengan teknik random sampling sebanyak 100 mahasiswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar strategi koping yang digunakan mahasiswa adalah Emotional Focused Coping (EFC) yaitu sebesar 73 %.

Page 7 of 13 | Total Record : 128