JRIIN :Jurnal Riset Informatika dan Inovasi
1. Komputasi Lunak, 2. Sistem Cerdas Terdistribusi, Manajemen Basis Data, dan Pengambilan Informasi, 3. Komputasi evolusioner dan komputasi DNA/seluler/molekuler, 4. Deteksi kesalahan, 5. Sistem Energi Hijau dan Terbarukan, 6. Antarmuka Manusia, 7. Interaksi Manusia-Komputer, 8. Hibrida dan Algoritma Terdistribusi Pemrosesan Informasi Manusia, 9. Komputasi Berkinerja Tinggi, 10. Penyimpanan informasi, 11. Keamanan, integritas, privasi, dan kepercayaan, 12. Pemrosesan Sinyal Gambar dan Ucapan, 13. Sistem Berbasis Pengetahuan, 14. Jaringan Pengetahuan, 15. Multimedia dan Aplikasi, 16. Sistem Kontrol Jaringan, 17. Klasifikasi Pola Pemrosesan Bahasa Alami, 18. Pengenalan dan sintesis ucapan, 19. Kecerdasan Robot, 20. Analisis Kekokohan, 21. Kecerdasan Sosial, 22. Statistic 23. Komputasi grid dan kinerja tinggi, 24. Realitas Virtual dalam Aplikasi Rekayasa, 25. Intelijen Web dan Seluler, 26. Data Besar, 27. Manajemen Informatika, 28. Sistem Informasi, 29. Desain Permainan, 30. Sistem Multimedia, 31. Pemrosesan Gambar, 32. IOT 33. Pemrograman Seluler, 34. Desain Basis Data, 35. Pemrograman Jaringan, 36. Sistem Terdistribusi, 37. Sistem Pendukung Keputusan, 38. Sistem Pakar, 39. Kriptografi, 40. Model dan Simulasi, 41. Jaringan 42. berkaitan inovasi
Articles
787 Documents
Analisis Penerapan Sistem Informasi Manajemen dalam Pengelolaan Data Mahasiswa
Hamzah, Amri;
Ripan, Fitrah Gisma;
Nezar, Muhammad Gifary;
Oktavian, Muhammad Rifqi;
Wijoyo, Agung
Jurnal Riset Informatika dan Inovasi Vol 3 No 7 (2025): JRIIN : Jurnal Riset Informatika dan Inovasi (INPRESS)
Publisher : shofanah Media Berkah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perkembangan teknologi informasi yang pesat menuntut perguruan tinggi untuk mengelola data akademik secara efektif, efisien, dan terintegrasi. Penggunaan Sistem Informasi Manajemen (SIM) menjadi solusi dalam mengoptimalkan pengelolaan data mahasiswa yang mencakup aspek akademik, keuangan, dan administrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan SIM dalam pengelolaan data mahasiswa di perguruan tinggi, mengidentifikasi manfaat yang dihasilkan, serta meninjau kendala yang dihadapi dalam implementasinya. Metode yang digunakan berupa studi literatur dan analisis deskriptif terhadap penerapan SIM di lingkungan pendidikan tinggi. Hasil analisis menunjukkan bahwa SIM mampu meningkatkan efisiensi administrasi, akurasi data, dan kemudahan akses informasi secara real-time, sehingga mendukung proses pengambilan keputusan berbasis data. Namun, penerapan sistem ini masih menghadapi beberapa kendala seperti keterbatasan infrastruktur teknologi, kurangnya sumber daya manusia yang terampil, serta resistensi terhadap perubahan sistem manual ke digital. Dengan demikian, optimalisasi SIM memerlukan dukungan sumber daya, pelatihan, dan kebijakan manajemen yang berkelanjutan agar pengelolaan data akademik di perguruan tinggi semakin efektif dan berkualitas.
Penerapan Decision Tree dalam Data Mining menggunakan Bahasa Pemrograman Python
Adriansyah, Agung;
Data Fitri;
Fauzi;
Farhan;
Juliana;
Khafi
Jurnal Riset Informatika dan Inovasi Vol 3 No 7 (2025): JRIIN : Jurnal Riset Informatika dan Inovasi (INPRESS)
Publisher : shofanah Media Berkah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Data mining merupakan proses ekstraksi informasi dan pola dari kumpulan data besar yang dapat digunakan untuk mendukung pengambilan keputusan. Salah satu metode populer dalam data mining adalah Decision Tree, yang digunakan untuk klasifikasi dan prediksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan algoritma Decision Tree menggunakan bahasa pemrograman Python dengan library scikit-learn, serta menganalisis performa model melalui evaluasi akurasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Decision Tree mampu mengklasifikasikan data dengan akurasi yang memuaskan dan dapat menjadi alat bantu efektif dalam pengambilan keputusan berbasis data.
Perancangan Sistem Informasi Laporan Kinerja Laundry Menggunakan Metode Extreme Programming
Putri, Anisa Aulia;
Saprudin
Jurnal Riset Informatika dan Inovasi Vol 3 No 8 (2026): JRIIN : Jurnal Riset Informatika dan Inovasi (INPRESS)
Publisher : shofanah Media Berkah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perkembangan teknologi informasi telah mengubah paradigma operasional bisnis jasa laundry yang semula mengandalkan pencatatan manual menjadi sistem terkomputerisasi. Penelitian ini bertujuan merancang sistem informasi laporan kinerja laundry menggunakan metodologi Extreme Programming untuk mengatasi permasalahan pelacakan status pencucian dan penyusunan laporan keuangan pada The Coin Laundry Room. Metodologi penelitian mengimplementasikan empat tahapan Extreme Programming meliputi planning untuk identifikasi kebutuhan sistem, design untuk pemodelan menggunakan Unified Modeling Language (UML), coding untuk implementasi aplikasi berbasis web dengan framework Laravel dan MySQL, serta testing menggunakan metode black box untuk validasi fungsionalitas. Sistem yang dikembangkan mengintegrasikan sepuluh modul fungsional mencakup autentikasi, manajemen transaksi, riwayat transaksi, tracking status pencucian real-time, daftar harga, manajemen pelanggan, voucher, saran/komplain, laporan keuangan otomatis, dan logout. Hasil pengujian menunjukkan tingkat keberhasilan seratus persen dengan seluruh skenario menghasilkan output sesuai ekspektasi. Implementasi sistem memberikan transparansi proses bisnis melalui monitoring real-time, otomasi pelaporan keuangan untuk mendukung pengambilan keputusan strategis, serta peningkatan kepuasan pelanggan melalui akses informasi yang mudah. Penelitian membuktikan bahwa metodologi Extreme Programming efektif dalam menghasilkan aplikasi yang responsif, user-friendly, dan memenuhi kebutuhan bisnis laundry modern dengan transformasi dari sistem manual menuju digital yang lebih efisien dan akurat.
Implementasi Metode Naïve Bayes Untuk Prediksi Penjualan Catering Pada PT Negara Rasa Indonesia
Gulo, Benifati;
Machfud, Syaeful
Jurnal Riset Informatika dan Inovasi Vol 3 No 8 (2026): JRIIN : Jurnal Riset Informatika dan Inovasi (INPRESS)
Publisher : shofanah Media Berkah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini membahas implementasi metode Naïve Bayes untuk memprediksi penjualan catering pada PT.Negara Rasa Indonesia. Latar belakang penelitian didasari oleh permasalahan penjualan yang belum optimal akibat tidak adanya sistem prediksi penjulan yang terstruktur. Metode Naïve Bayes dipilih karena kesederhanaan, kecepatan, serta kemampuannya dalam mengklasifikasikan data dengan tingkat akurasi yang tinggi. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data historis penjualan selama dua tahun terakhir, yang telah melalui proses cleaning, labeling, dan transformasi menjadi empat kategori penjualan, yaitu sangat laris, laris, cukup laris, kurang laris. Proses pengujian dilakukan menggunakan perangkat lunak RapidMiner dengan membagi dataset menjadi data latih dan data uji pada berbagai rasio 80:20, Hasil pengujian menunjukkan tingkat akurasi yang sangat tinggi, dengan nilai tertinggi mencapai 91,41% Temuan ini membuktikan bahwa metode Naïve Bayes dapat diandalkan untuk memprediksi penjualan katering, sehingga dapat membantu pengambilan keputusan dalam pengelolaan dan perencanaan penjualan yang lebih efisien di PT. Negara Rasa Indonesia.
Klasifikasi Tingkat Kerentanan Website Berdasarkan Hasil Vulnerability Assessment Menggunakan Algoritma K-Means Clustering
Saputra, Dandi;
Dhika, Harry;
Fuadah, Siti
Jurnal Riset Informatika dan Inovasi Vol 3 No 8 (2026): JRIIN : Jurnal Riset Informatika dan Inovasi (INPRESS)
Publisher : shofanah Media Berkah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang dan membangun sistem pendukung keputusan (SPK) yang mampu mengklasifikasikan tingkat kerentanan website berdasarkan hasil vulnerability assessment menggunakan algoritma K-Means Clustering. Sistem ini bertujuan untuk mengelompokkan kerentanan website menjadi beberapa kategori risiko yang dapat digunakan untuk memprioritaskan tindakan mitigasi. Algoritma K-Means Clustering digunakan untuk mengelompokkan data hasil assessment yang mencakup jenis kerentanan, tingkat keparahan (severity), dan skoring CVSS. Sistem ini dibangun menggunakan bahasa pemrograman Java (NetBeans) dan basis data MySQL, serta menghasilkan keluaran berupa kategori tingkat kerentanan yang memudahkan tim keamanan dalam mengambil keputusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ini mampu memberikan klasifikasi tingkat kerentanan secara efisien dan objektif, yang dapat membantu dalam pengelolaan risiko dan pemilihan prioritas perbaikan kerentanan website secara lebih tepat sasaran
Perancangan Aplikasi untuk Surveilans dan Informasi Pencegahan Stunting Terintengrasi dengan Sistem Informasi Rumah Sakit Umum Daerah Berbasis Web
Akbar, Dhafa;
Siregar, Riswal Hanafi
Jurnal Riset Informatika dan Inovasi Vol 3 No 8 (2026): JRIIN : Jurnal Riset Informatika dan Inovasi (INPRESS)
Publisher : shofanah Media Berkah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Stunting merupakan masalah kesehatan anak yang serius, ditandai dengan kondisi balita yang memiliki tinggi badan lebih rendah dari standar usianya akibat malnutrisi kronis. Pencegahan dan penanganan stunting memerlukan sistem pemantauan dan pengelolaan data yang terintegrasi dan efektif, khususnya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang berperan sebagai pusat rujukan kasus stunting. Sistem informasi pencegahan stunting di RSUD bertujuan untuk memudahkan pencatatan, pelaporan, dan pengawasan status gizi anak serta ibu hamil melalui aplikasi berbasis digital yang dapat diakses secara realtime. Sistem ini mendukung kegiatan surveilans gizi dengan menyediakan data yang mutakhir dan akurat untuk intervensi yang tepat sasaran. Implementasi surveilans berbasis sistem informasi memungkinkan koordinasi lintas sektor dan optimalisasi pelayanan kesehatan, mulai dari edukasi ibu hamil, monitoring bayi dan balita, hingga penanganan medis oleh dokter spesialis anak. Dengan demikian, sistem informasi dan surveilans di RSUD berkontribusi signifikan dalam percepatan penurunan angka stunting melalui pemantauan terpadu, pelaporan kasus, dan evaluasi intervensi secara berkesinambungan.
Analisis Penyalahgunaan Teknologi Deepfake dalam Penyebaran Hoaks Digital
Tefa, Janeta;
Haq, Arief Rifdul;
Guruh, Wijaya;
Febriyanto, Bimo;
Augustia, Annisa Elfina
Jurnal Riset Informatika dan Inovasi Vol 3 No 8 (2026): JRIIN : Jurnal Riset Informatika dan Inovasi (INPRESS)
Publisher : shofanah Media Berkah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kemajuan teknologi telah menggeser pandangan manusia tentang betapa mudahnya mengatasi berbagai tantangan dunia yang kompleks. Perkembangan ini memberikan banyak keuntungan signifikan, seperti mempermudah pencarian data dan sarana komunikasi yang tak terbatas oleh jarak geografis. Namun, di balik itu, muncul masalah akibat penyalahgunaan teknologi untuk tujuan pribadi semata, salah satunya adalah deepfake. Penelitian ini bertujuan mengurangi risiko dari teknologi deepfake dengan sudut pandang literasi digital. Pendekatan yang dipakai adalah metode kualitatif, dengan pengumpulan data melalui kajian literatur. Temuan utamanya menunjukkan bahwa deepfake merupakan inovasi kecerdasan buatan (AI) yang dimanfaatkan untuk mengubah gambar atau video demi kepentingan spesifik, contohnya untuk menciptakan dan menyebarluaskan berita palsu atau hoaks di tengah masyarakat. Kesimpulannya, langkah pencegahan efektif adalah dengan memperkuat pemahaman literasi digital. Melalui kemampuan ini, orang bisa lebih baik dalam mengakses, menyaring, memilih, dan memahami berbagai macam informasi, yang pada akhirnya bisa meningkatkan kualitas hidup dan lingkungan sekitar. Untuk itu, dibutuhkan regulasi yang lebih tegas dan fleksibel, kolaborasi erat antara pemerintah serta platform online, plus upaya intensif meningkatkan literasi digital masyarakat guna meminimalkan bahaya kejahatan deepfake di dunia maya.
Implementasi Sistem Rekomendasi Tempat Wisata dengan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) Berbasis Website pada Wilayah Tangerang
Syahik, Muhammad Reza Abdillah;
Muiz, Adam
Jurnal Riset Informatika dan Inovasi Vol 3 No 8 (2026): JRIIN : Jurnal Riset Informatika dan Inovasi (INPRESS)
Publisher : shofanah Media Berkah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini membahas tentang implementasi sistem rekomendasi tempat wisata dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) berbasis website pada wilayah Tangerang. Metode AHP digunakan untuk menentukan prioritas dari berbagai kriteria wisata seperti harga tiket, jarak, fasilitas, dan rating pengunjung. Sistem ini dirancang untuk membantu wisatawan dalam memilih destinasi wisata yang sesuai dengan preferensi mereka. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sistem rekomendasi berbasis AHP mampu memberikan rekomendasi yang lebih objektif dan akurat berdasarkan perbandingan berpasangan antar kriteria.
Etika Profesi Ilmu Komputer dalam Pemanfaatan Big Data: Peran Data Scientist Terhadap Privasi dan Kerahasiaan Informasi Pengguna
Muzakki, Sutan Navajo Aufa;
Kadarrusman, Muhammad Daffa;
Putra, Rezka Liduaka;
Ramadhan, Faisal Dwiky;
Augustia, Annisa Elfina
Jurnal Riset Informatika dan Inovasi Vol 3 No 8 (2026): JRIIN : Jurnal Riset Informatika dan Inovasi (INPRESS)
Publisher : shofanah Media Berkah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perkembangan teknologi berbasis Big Data memberikan kontribusi besar terhadap kemajuan di berbagai bidang, termasuk ekonomi, kesehatan, dan pemerintahan. Dalam konteks ini, Data Scientist sebagai aktor utama dalam pengolahan dan analisis data memegang peran vital. Namun, perannya tidak terbatas pada aspek teknis, melainkan juga mencakup tanggung jawab etis, terutama terkait privasi dan kerahasiaan data pengguna. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur dan analisis kasus untuk mengkaji tantangan etis dan praktik terbaik bagi Data Scientist di era Big Data. Hasil studi menunjukkan bahwa pengelolaan data yang etis bergantung pada tiga pilar utama: (1) penerapan prinsip-prinsip etika profesi yang kuat, (2) kepatuhan terhadap regulasi perlindungan data, dan (3) implementasi teknologi keamanan data yang andal. Oleh karena itu, penguatan pelatihan etika, pengembangan kebijakan internal organisasi, dan peningkatan kesadaran akan hak-hak pengguna menjadi sebuah keharusan untuk membangun ekosistem data yang bertanggung jawab dan profesional.
Implikasi Hukum dan Etika Pelanggaran MoU oleh Progammer dalam Kerja Sama Proyek
Hendrawan, Muhammad Habib;
Wahyudi, Rizki Tri;
Hafizh, Damar;
Rizal, Muhammad;
Augustia, Annisa Elfina
Jurnal Riset Informatika dan Inovasi Vol 3 No 8 (2026): JRIIN : Jurnal Riset Informatika dan Inovasi (INPRESS)
Publisher : shofanah Media Berkah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kolaborasi proyek di bidang teknologi informasi (TI) seringkali diawali dengan Memorandum of Understanding (MoU) sebagai landasan kesepakatan awal antar para pihak, termasuk programmer sebagai eksekutor teknis. MoU diharapkan menjadi pedoman moral dan kerangka kerja sebelum kontrak formal mengikat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi hukum dan etika yang timbul ketika seorang programmer melakukan pelanggaran terhadap klausul-klausul yang disepakati dalam MoU. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif (hukum normatif) dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan analisis konseptual (conceptual approach), serta ditinjau dari perspektif etika profesi TI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implikasi hukum dari pelanggaran MoU sangat bergantung pada kekuatan mengikatnya. Apabila MoU tersebut telah memenuhi unsur-unsur esensial suatu perjanjian sebagaimana diatur dalam Pasal 1320 KUHPerdata, maka pelanggarannya dapat dikategorikan sebagai wanprestasi, yang membuka ruang untuk tuntutan ganti rugi. Namun, jika MoU hanya diposisikan sebagai kesepakatan awal (gentleman's agreement), kekuatan eksekutorialnya lemah, meskipun pelanggarannya dapat menjadi bukti adanya itikad tidak baik (Pasal 1338 KUHPerdata). Dari perspektif etika, pelanggaran MoU oleh programmer mencerminkan pengabaian terhadap prinsip profesionalisme, integritas, dan konfidensialitas, yang berpotensi merusak reputasi profesional dan menurunkan tingkat kepercayaan dalam industri. Studi ini menyimpulkan bahwa pelanggaran MoU memiliki dampak ganda, baik secara yuridis maupun etis, yang menyoroti pentingnya kejelasan klausul MoU dan penguatan komitmen etika profesi bagi programmer.