cover
Contact Name
Muchlis
Contact Email
najwamuchlis@gmail.com
Phone
+6282182456622
Journal Mail Official
muchlis@rumahriset.id
Editorial Address
Jln. Gotong Royong RT. 02 RW. 03 Kel. Karang Raja, Prabumulih, Sumatera Selatan
Location
Kota prabumulih,
Sumatera selatan
INDONESIA
EDUCATE : Journal of Education and Culture
Published by Rumah Riset ID
ISSN : -     EISSN : 29857988     DOI : https://doi.org/10.61493/educate.v1i1
Core Subject : Education, Social,
Editors accept theory-based and research articles. The scientific scope of this journal includes Education, Socio-cultural Anthropology, Literature, Applied Linguistics, History, Art, Architecture and Urban and Regional Planning, Religion and Philosophy. Articles can come from any of the following areas: Linguistics: phonology, morphology, syntax, semantics, pragmatics, sociolinguistics, conversational analysis, critical discourse analysis Literature: contemporary literature, comparative literature, interdisciplinary approach in literature, literary criticism, literature and history, literature and media, literature and other arts, poetry and prose Philosophy: epistemology, metaphysics, ethics, aesthetics, theology Psychology: educational psychology, social psychology, counseling psychology. Education: instruction, teaching and training, guidance and counselling, learning studies. Cultural Studies, Social
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 01: Januari 2025" : 10 Documents clear
EFFECTIVENESS OF THE RESOTTA STONE APP FOR ENGLISH PRONUNCIATION SKILLS: English Nurhijriah; Hardianti; Lailatul Islami, Dhiya; Maryam Hamid, Sitti
EDUCATE : Journal of Education and Culture Vol. 3 No. 01: Januari 2025
Publisher : Rumah Riset Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61493/educate.v3i01.115

Abstract

Learning media is a form of learning that can present learning materials in a contextual, audio and visual way in an interesting and interactive way. One example of such learning media is the use of the Rosetta Stone application. Rosetta Stone is a language learning app that uses voice recognition and dynamic immersion to make learning more engaging and effective. The study investigated the use of the Rosetta Stone app as a medium for EFL students' speaking abilities. As for this study, qualitative descriptive methods are used. This study used Rosetta Stone application as a learning medium in 8th grade students of MTSN 6 Bulukumba with a focus on word stress and intonation. The data source in the study was MTSN 6th grade students of Bulukumba's 8th grade which numbered 22 students. Data in this study were obtained from observation sheets and interview guidelines. The results show that the use of this application is effective in improving students' pronunciation skills especially in students who have just reached the 8th grade, with the introduction of word stress tests, intonation, and well-managed audio and image learning media on the app arousing enthusiastic learning interest from students. Not only that, this app can also provide a positive factor in English learning in beginners because its features are designed to be interesting and accessible anytime and anywhere.
ANALISIS PENDIDIKAN ISLAM BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI NEGARA INDONESIA DAN FILIPINA Hayat, Nahrul; Sassi, Komarudin
EDUCATE : Journal of Education and Culture Vol. 3 No. 01: Januari 2025
Publisher : Rumah Riset Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61493/educate.v3i01.149

Abstract

Pendidikan Islam berbasis kearifan lokal di Indonesia dan Filipina menawarkan solusi yang relevan dalam menghadapi tantangan globalisasi era kontemporer. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai lokal, pendidikan Islam dapat memberikan bekal bagi generasi muda menghadapi perubahan dan tantangan zaman tanpa melupakan identitas budaya. Pendekatan ini juga dapat memperkuat kohesivitas sosial dan memperkaya khazanah pendidikan di kedua negara. Di Indonesia pendidikan Islam telah berhasil mengimplementasikan model pendidikan yang mengintegrasikan nilai-nilai agama dengan kearifan lokal secara efektif. Pola pembelajaran holistik dan berbasis praktik telah menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki pengetahuan agama yang kuat, tetapi juga memiliki karakter yang mulia, keterampilan beragam, dan berkontribusi pada pengembangan masyarakat. Sedangkan pendidikan Islam di Filipina telah mengalami transformasi cukup besar. Di mana integrasi Madrasah dalam sistem Pendidikan Nasional merupakan langkah penting bagi umat Islam Filipina untuk mengakses pendidikan berkualitas dan pengembangan budaya kearifan lokal.
WAWASAN POLITIK-IDEOLOGIS PENDIDIKAN ISLAM DI PAKISTAN DAN IRAN: INTEGRASI DOKTRIN SUNNI-SYI’AH Maulani; Sassi, Komarudin
EDUCATE : Journal of Education and Culture Vol. 3 No. 01: Januari 2025
Publisher : Rumah Riset Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61493/educate.v3i01.150

Abstract

Studi ini mengeksplorasi wawasan politik-ideologis di Pakistan dan Iran mengenai pendidikan Islam, khususnya berfokus pada integrasi doktrin Sunni dan Syiah dalam sistem pendidikan di kedua negara. Di Pakistan, sistem pendidikan mayoritas dipengaruhi oleh ajaran Sunni, seringkali mengabaikan keberadaan ajaran Syiah, sehingga menimbulkan pola pikir eksklusif di kalangan pelajar dan memperparah ketegangan sosial. Sebaliknya, pendidikan di Iran sangat didasarkan pada ajaran Syiah, yang terintegrasi dengan identitas nasional dan ideologi politik negara, seringkali mengabaikan pluralisme. Melalui pendekatan deskriptif-analitis dengan menggunakan berbagai sumber, antara lain jurnal nasional dan internasional terakreditasi, buku, dan dokumen kebijakan pendidikan dari kedua negara, penulis bertujuan untuk mengeksplorasi sejauh mana integrasi doktrin Sunni dan Syiah meresap ke dalam kurikulum pendidikan di Pakistan dan Pakistan. Iran. Temuan penelitian menunjukkan bahwa mengintegrasikan doktrin Sunni dan Syiah dalam pendidikan Islam dapat berkontribusi pada kehidupan beragama yang harmonis dan toleran, serta mengurangi potensi konflik berkepanjangan di masa depan.
DIMENSI SOSIAL AGAMA: ANALISIS DALAM PERSPEKTIF SOSIOLOGI Syawaludin, Mohammad
EDUCATE : Journal of Education and Culture Vol. 3 No. 01: Januari 2025
Publisher : Rumah Riset Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61493/educate.v3i01.151

Abstract

Agama merupakan fenomena sosial yang memiliki peran signifikan dalam kehidupan masyarakat. Dalam perspektif sosiologis, agama tidak hanya dipandang sebagai sistem kepercayaan, tetapi juga sebagai institusi sosial yang memengaruhi struktur dan dinamika masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara agama dan masyarakat, dengan fokus pada bagaimana agama membentuk nilai, norma, dan perilaku sosial. Selain itu, kajian ini juga mengeksplorasi peran agama dalam menciptakan solidaritas sosial, mengelola konflik, serta memfasilitasi perubahan sosial. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengulas teori-teori sosiologi agama seperti yang dikemukakan oleh Emile Durkheim, Max Weber, dan Karl Marx untuk memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai interaksi agama dan masyarakat. Hasil kajian menunjukkan bahwa agama berfungsi sebagai perekat sosial yang mengintegrasikan komunitas, namun juga dapat menjadi sumber konflik ketika terdapat perbedaan interpretasi atau kepentingan. Melalui perspektif sosiologis, pemahaman tentang peran agama dalam masyarakat dapat lebih diperdalam, memberikan wawasan untuk membangun harmoni sosial yang inklusif.
INTEGRASI NILAI-NILAI SEJARAH UNTUK PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER Pratama, Yudi
EDUCATE : Journal of Education and Culture Vol. 3 No. 01: Januari 2025
Publisher : Rumah Riset Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61493/educate.v3i01.152

Abstract

Pendidikan sejarah memiliki peran strategis dalam membangun dan memperkuat pendidikan karakter di kalangan generasi muda. Integrasi nilai-nilai sejarah ke dalam proses pembelajaran tidak hanya memberikan pengetahuan tentang peristiwa masa lalu, tetapi juga menanamkan nilai-nilai luhur seperti patriotisme, tanggung jawab, kerja sama, toleransi, dan kejujuran. Artikel ini membahas pentingnya pendekatan integratif dalam mengajarkan sejarah, di mana nilai-nilai historis diadaptasi secara kontekstual ke dalam pembentukan karakter siswa.Metode yang digunakan melibatkan analisis literatur dan studi kasus penerapan pembelajaran sejarah berbasis nilai di beberapa institusi pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran sejarah yang diintegrasikan dengan nilai-nilai karakter mampu meningkatkan kesadaran siswa terhadap identitas nasional dan membentuk sikap positif dalam kehidupan sehari-hari.Penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan sejarah harus diarahkan tidak hanya untuk memahami fakta-fakta sejarah, tetapi juga untuk membangun karakter bangsa yang kokoh. Dengan demikian, integrasi nilai-nilai sejarah menjadi solusi yang relevan untuk menghadapi tantangan era globalisasi yang sering mengikis jati diri dan karakter bangsa.
PENDEKATAN MANAJERIAL DALAM PENDIDIKAN TILAWAH AL-QUR'AN UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PESERTA MTQ Arifai, Ahmad; Muhammad Amin
EDUCATE : Journal of Education and Culture Vol. 3 No. 01: Januari 2025
Publisher : Rumah Riset Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61493/educate.v3i01.154

Abstract

Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) merupakan ajang kompetisi yang menuntut peserta untuk memiliki kualitas tilawah yang tinggi, mencakup kemampuan membaca Al-Qur’an dengan tajwid yang benar, suara yang indah, dan penghayatan makna. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pendekatan manajerial dalam pendidikan tilawah Al-Qur’an sebagai upaya meningkatkan kualitas peserta MTQ. Pendekatan ini mencakup perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi program pelatihan yang terstruktur dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi pada lembaga-lembaga pendidikan Al-Qur’an yang secara aktif membina peserta untuk mengikuti MTQ. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen yang efektif memainkan peran signifikan dalam membentuk kualitas tilawah peserta. Faktor-faktor seperti penyediaan pelatih yang kompeten, kurikulum yang komprehensif, serta sarana dan prasarana yang memadai turut mendukung pencapaian hasil yang optimal. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan model manajerial berbasis kolaborasi antara lembaga pendidikan, pemerintah, dan masyarakat untuk menciptakan program pendidikan tilawah yang lebih holistik. Dengan pendekatan yang tepat, diharapkan kualitas peserta MTQ dapat terus ditingkatkan, sehingga mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
PENDIDIKAN KARAKTER ANAK BERBASIS KELUARGA: PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM Ahmad, Sopian; Moh Puadi; M. Saiyid Mahadhir
EDUCATE : Journal of Education and Culture Vol. 3 No. 01: Januari 2025
Publisher : Rumah Riset Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61493/educate.v3i01.155

Abstract

Pendidikan karakter berbasis keluarga merupakan pendekatan yang menekankan peran keluarga sebagai pondasi utama dalam membentuk kepribadian dan moral anak. Dalam perspektif pendidikan Islam, keluarga memiliki tanggung jawab besar untuk menanamkan nilai-nilai islami yang mencakup akhlak mulia, keimanan, dan ketakwaan sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran keluarga dalam pendidikan karakter anak serta relevansinya dengan ajaran Islam. Metode yang digunakan adalah kajian literatur yang mengacu pada sumber-sumber primer dalam Islam, seperti Al-Qur'an dan Hadis, serta penelitian terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa keluarga yang harmonis, dengan teladan orang tua yang baik, komunikasi efektif, dan lingkungan rumah yang mendukung, mampu membentuk karakter anak yang berintegritas dan berlandaskan nilai-nilai Islam. Kesimpulannya, pendidikan karakter berbasis keluarga dalam perspektif pendidikan Islam menjadi strategi penting dalam membangun generasi yang bermoral, beriman, dan mampu menghadapi tantangan zaman dengan berlandaskan nilai-nilai agama.
KONSTRUKSI HUKUM ISLAM TENTANG PENGANGKATAN ANAK DAN IMPLIKASI SOSIALNYA Yusdani; Januariansyah Arfaizar
EDUCATE : Journal of Education and Culture Vol. 3 No. 01: Januari 2025
Publisher : Rumah Riset Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61493/educate.v3i01.156

Abstract

Pengangkatan anak merupakan praktik yang telah dikenal di berbagai budaya dan sistem hukum, termasuk dalam Islam. Studi ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi hukum Islam tentang pengangkatan anak (adopsi) serta mengidentifikasi implikasi sosial yang timbul darinya. Dalam perspektif hukum Islam, pengangkatan anak diperbolehkan dengan syarat-syarat tertentu, seperti menjaga garis nasab, nama keluarga, dan hak waris anak angkat. Prinsip utama yang ditekankan adalah perlindungan terhadap hak-hak anak tanpa melanggar aturan syariat. Implikasi sosial dari pengangkatan anak dalam masyarakat Muslim meliputi tantangan dalam menjaga identitas anak angkat, seperti aspek psikologis, sosial, dan hukum. Selain itu, praktik ini dapat memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan anak yatim atau terlantar, dengan memastikan hak mereka atas pengasuhan dan perlindungan terpenuhi. Namun, sering kali terjadi miskonsepsi di masyarakat, seperti menyamakan anak angkat dengan anak kandung dalam hal warisan, yang berpotensi menimbulkan konflik hukum dan sosial. Penelitian ini menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat terhadap hukum Islam dalam pengangkatan anak, agar praktik ini dapat dilaksanakan secara syar’i serta memberikan manfaat sosial yang optimal. Dengan pendekatan yang sesuai, pengangkatan anak dapat menjadi solusi humanis yang tetap selaras dengan nilai-nilai Islam.
MEMBANGUN KARAKTER MODERASI BERAGAMA MELALUI PEMBELAJARAN PAI DI SMA PGRI KOTA PRABUMULIH suryani, eni; Herlina
EDUCATE : Journal of Education and Culture Vol. 3 No. 01: Januari 2025
Publisher : Rumah Riset Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61493/educate.v3i01.157

Abstract

Moderasi beragama merupakan prinsip penting dalam membangun keharmonisan masyarakat yang majemuk. Dalam konteks pendidikan, pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis untuk menanamkan nilai-nilai moderasi beragama kepada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembelajaran PAI dalam membangun karakter moderasi beragama di SMA PGRI Kota Prabumulih. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru PAI, serta analisis dokumen pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai moderasi beragama, seperti toleransi, penghargaan terhadap perbedaan, dan sikap saling menghormati, diintegrasikan ke dalam berbagai aspek pembelajaran, baik dalam materi, metode, maupun evaluasi. Guru PAI berperan sebagai fasilitator yang mendorong diskusi kritis dan pembelajaran berbasis pengalaman untuk memperkuat pemahaman dan penerapan moderasi beragama dalam kehidupan sehari-hari. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa pembelajaran PAI yang dirancang dengan pendekatan moderasi beragama dapat menjadi sarana efektif untuk membangun karakter siswa yang inklusif, toleran, dan harmonis. Rekomendasi penelitian mencakup perlunya pelatihan bagi guru PAI untuk mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih kreatif dan kontekstual dalam menginternalisasi nilai-nilai moderasi beragama.
NILAI-NILAI MODERASI BERAGAMA PELAJAR RAHMATAN LIL ALAMIN Qadri, Ardan; Mukhlis
EDUCATE : Journal of Education and Culture Vol. 3 No. 01: Januari 2025
Publisher : Rumah Riset Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61493/educate.v3i01.159

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin (PPRA) yang digagas oleh Kementerian Agama, menjelaskan sifat-sifat kenabian (akhlak, sikap dan perilaku Rasulullah saw) dalam kitab Fiqh Al-Sirah Al-Nabawiyyah karya Syekh Sa’id Ramadhan Al Buthy, serta menjelaskan relevansi (hubungan, keterkaitan) antara Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin (PPRA) dengan sifat kenabian dalam kitab Fiqh Al-Sirah Al-Nabawiyyah karya Syekh Sa’id Ramadhan Al-Buthy. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Adapun jenis penelitiannya adalah penelitian kepustakaan (library research). Metode analisis data yang digunakan adalah analisis teks dan wacana. Hasil penelitian yang didapatkan menunjukkan adanya kesesuaian antara prinsip-prinsip atau nilai-nilai moderasi beragama dan karakter Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin (PPRA) dengan sifat kenabian (akhlak, sikap dan perilaku) Rasulullah saw. Kesimpulan yang dapat ditarik dari temuan dan pembahasan penelitian yaitu; pertama, kesepuluh nilai moderasi beragama atau nilai profil pelajar rahmatan lil alamin ditanamkan dalam diri para pelajar agar kemoderatan (wasathiyyah) mewarnai cara berpikir dan beragama para pelajar. Kedua, sifat kenabian adalah akhlak-akhlak Rasulullah saw yang tercermin dalam kehidupan beliau yang mulia pada berbagai peristiwa dan keadaan. Sifat kenabian (akhlak Rasulullah saw) tidak terbatas hanya pada empat sifat wajib yang ada pada nabi/rasul, yaitu jujur (shiddiq), terpercaya (amanah), cerdas (fathanah) dan menyampaikan (tabligh), tetapi lebih luas dari itu meliputi sifat/akhlak dermawan, lembut, penyantun, penyayang, pemaaf, pemalu, tawadhu’, selalu tersenyum, gemar mengunjungi orang sakit, selalu memenuhi undangan, mandiri dan lain sebagainya, termasuk sifat kenabian itu adalah kesepuluh nilai moderasi beragama atau nilai profil pelajar rahmatan lil alamin.

Page 1 of 1 | Total Record : 10