cover
Contact Name
Choiril Anwar
Contact Email
choirilanwar@unissula.ac.id
Phone
+6281931704317
Journal Mail Official
choirilanwar@itpd.or.id
Editorial Address
Gang Melati 8 Ds. Mlaten, Mijen, Demak, Jawa Tengah. 59583
Location
Kab. demak,
Jawa tengah
INDONESIA
Community Empowerment Journal
Published by CV. Yudhistt Fateeh
ISSN : -     EISSN : 30248558     DOI : https://doi.org/10.61251/cej
The mission of Community Empowerment Journal is to serve as the premier peer-reviewed, interdisciplinary journal to advance theory and practice related to all forms of outreach and empowerment. This includes highlighting innovative endeavors; critically examining emerging issues, trends, challenges, and opportunities; and reporting on studies of impact in the areas of public service, outreach, empowerment, extension, engaged research, community-based research, community-based participatory research, action research, public scholarship, service-learning, and community services. Focus Community Empowerment Journal aims to provide a forum for international researchers on applied Society Development and Empowerment to publish the original articles. The scope of Community Empowerment Journal is Society Development and Empowerment.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 4 (2023)" : 6 Documents clear
Pelatihan pengisian KMS pada kader posyandu balita sebagai upaya optimalisasi pemantauan tumbuh kembang balita Aisyaroh, Noveri; Fadhilah, Nur; Fajri, Nabila Febrina; Nisa, Ulfatun; Maulida, Khoirunnisa; Lestari, Fika Ayu; Diana, Evi Nur Maulid
Community Empowerment Journal Vol. 1 No. 4 (2023)
Publisher : CV. Yudhistt Fateeh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61251/cej.v1i4.29

Abstract

Anak masuk dalam kelompok rentan dan menjadi salah satu prioritas pembangunan kesehatan di Indonesia. Upaya kesehatan anak salah satunya dengan pemantauan pertumbuhan dan perkembangan untuk menilai status gizi. Posyandu adalah bentuk UKBM untuk mendeteksi secara dini masalah gizi pada anak melalui pengisian KMS yang dilakukan oleh kader posyandu. Di RW.02 Kelurahan Karangroto pengisian KMS hanya dilakukan oleh bidan dan kader senior, serta beberapa kader belum tahu cara pengisian KMS yang benar. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan keterampilan kader posyandu balita dalam pengisisan KMS. Metode pengabdian masyarakat yang digunakan adalah dengan melakukan pelatihan pengisian KMS dengans sasaran kader posyandu balita sebanyak 10 orang yang dilaksanakan di Balai Paud Mangga RW.02 Kelurahan Karangroto. Intrumen yang digunakan adalah koesioner pre post test dan dianalisis menggunakan Paired Sampel Test. Hasil kegiatan pelatihan yaitu rerata tingkat pengetahuan kader dalam pengisian KMS sebelum dilakukan pelatihan adalah 10,78. Setelah diberikan pelatihan nilai rerata tingkat pengetahuan kader tentang pengisian KMS menjadi 13,44. Kesimpulan ada perbedaan tingkat pengetahuan kader posyandu balita RW.02 di Kelurahan Karangroto sebelum dan sesudah diberikan pelatihan pengisian KMS. Children are a vulnerable group and are one of the priorities for health development in Indonesia. One of the efforts for children's health is monitoring growth and development to assess nutritional status. Posyandu is a form of UKBM to detect early nutritional problems in children through filling out KMS carried out by posyandu cadres. In RW.02, Karangroto Subdistrict, KMS filling is only done by midwives and senior cadres, and some cadres do not know how to fill in KMS correctly. The aim of this community service is to improve the skills of toddler posyandu cadres in filling out KMS. The community service method used is by conducting KMS filling training. The target of this training activity was 10 toddler posyandu cadres which were carried out at the Mangga Early Childhood Center RW.02, Karangroto Village. The instrument used was a pre-post questionnaire and analyzed using the Paired Sample Test. The results of the training activities were that the average level of knowledge of cadres in filling out the KMS before the training was carried out was 10.78. After being given training, the average value of cadres' knowledge level about filling out KMS was 13.44. In conclusion, there is a difference in the level of knowledge of RW.02 toddler posyandu cadres in Karangroto Village before and after being given training on filling out the KMS.
Pelatihan penerjemahan naskah Kidungan Jula-Juli ke dalam bahasa Inggris di SMA 12 Surabaya Widyastuti, Widyastuti; Kholidah, Uci Elly; Retnaningdyah, Pratiwi; Darma, Diana Budi
Community Empowerment Journal Vol. 1 No. 4 (2023)
Publisher : CV. Yudhistt Fateeh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61251/cej.v1i4.30

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat ini yang dilakukan di masa pelaksanaan Kurikulum Merdeka Belajar dalam bentuk P5 bertujuan membekali guru dan siswa dalam menghasilkan proyek budaya yang diangkat dari kearifan lokal. Adapun pelatihan penerjemahan Kidungan Jula-Juli bertujuan meningkatkan kemampuan para guru dan siswa dalam menerjemahkan teks puitis dari bahasa Indonesia ke dalam bahasa Inggris yang sarat dengan unsur kearifan lokal. Media promosi hasil proyek penerjemahan adalah di media sosial sehingga pelatihan ini juga memperkenalkan cara tepat mengedit hasil terjemah mesin penerjemahan sebagai salah satu bentuk kecerdasan buatan yang bisa digunakan. Sasaran kegiatan pelatihan ini ialah siswa-siswi serta para guru di SMAN 12 Surabaya dengan tujuan setelah dilangsungkannya kegiatan pelatihan ini, para siswa juga guru dapat lebih mengenal tentang kebudayaan lokal dan juga lebih terampil dalam bidang alih bahasa khususnya dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris maupun sebaliknya dan dapat menggunakan keterampilan tersebut dalam penerjemahan tulisan kreatif lainnya, seperti tulisan mengenai makanan lokal. Metode yang diterapkan dalam kegiatan pelaksanaan pelatihan ini ialah metode tutorial penerjemahan Kidungan Jula-Juli yang dikaitkan dengan kegiatan Menulis Kreatif Puisi Kidungan Jula-Juli oleh para siswa dan guru SMAN 12 Surabaya. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat di SMAN 12 adalah siswa dan guru berkolaborasi menghasilkan puisi terjemahan Kidungan Jula-Juli yang akurat dan berterima. This Community Service occurred during the launch of Merdeka Curriculum, Freedom in Teaching Platform in the form of P5, aims to acknowledge teachers and students working with cultural projects based on local wisdom. Therefore, the Jula-Juli ballad translation training was conducted in order to encourage teachers and students to practice translating poetic texts from Indonesian into English or vice versa. Since the media for promoting translation project results is on social media, so this community service trains how to edit the translated result using machine translation results accurately and acceptability. The target of this service are the students and the teachers at SMAN 12 Surabaya. At the end of this community service, the students and the teachers will be able to translate poetic language from Indonesian to English and vice versa. Besides, these skills may have beneficial in translating other creative writings, such as writing about local food. The method in this community service applied the tutorial method where tutors help a small group of students and teachers at SMAN 12 Surabaya to improve their creative thinking as well as translation abilities in translating Jula-Juli Ballads. The result shows that the the translation projects produced by the collaboration between teachers and students have qualities.
Training on making e-books for teachers at SMP IT Insan Permata Bojonegoro with AI Tauchid, Ahmad
Community Empowerment Journal Vol. 1 No. 4 (2023)
Publisher : CV. Yudhistt Fateeh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61251/cej.v1i4.31

Abstract

This article discusses community service activities aimed at training teachers of SMP IT Insan Permata Bojonegoro in utilizing learning technology, especially in making e-books using AI. This training aims to improve teachers' understanding of e-book applications, create teaching materials that can be accessed by students without being constrained by time and place, and provide better material visualization alternatives. The teachers are divided into groups to create e-books with relevant subject matter, involving hands-on practice in the creation of e-books. The comprehensive reflection and evaluation stage is an important step to ensure that community service goals are maximally achieved and provide sustainable benefits for teachers at SMP IT Insan Permata. This training is expected to open up new opportunities for a more modern and inclusive learning approach, as well as increase teachers' active involvement and participation in the learning process.
Strategi pemasaran mengenai promosi dan packaging pada UMKM Adi, Henny Pratiwi; Pujianto, Ahmad; Az Zukhruf, Alif; Octaviano, Bagas; Rhamadhan, Bintang Fajri; Falah, Fajrul; Azmia, Ghefira Raras Nur; Istighfah, Jafifah Mega Nur; Wanti, Novita Rizka; Agustina, Rizqa Dwi
Community Empowerment Journal Vol. 1 No. 4 (2023)
Publisher : CV. Yudhistt Fateeh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61251/cej.v1i4.32

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah merupakan salah satu tulang punggung perekonomian nasional di Indonesia. Salah satu masalah yang sering terjadi pada pelaku UMKM yaitu kemasan yang sederhana dan kurangnya promosi terkait produk UMKM. Salah satu Program KKN yaitu memberdayakan dan mengedukasi UMKM mengenai tata cara promosi dan packaging produk dengan baik. Kegiatan ini dilakukan di Desa Curugsewu, Kecamatan Patean, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah Indonesia. Metode Pelaksanaan mencakup survei lapangan dan sosialisasi langsung yang melibatkan 20 pelaku UMKM. Hasil survei didapat bahwa kurangnya pemahaman Masyarakat tentang teknologi digital yang mengakibatkan kesulitan dalam melakukan promosi melalui media sosial dan membuat packaging yang menarik. Sehingga pelaksanaan KKN ini berperan penting dalam memberikan wawasan kepada pelaku UMKM mengenai tata cara promosi dan packaging dengan baik. Micro, Small and Medium Enterprises are one of the backbones of the national economy in Indonesia. One of the problems that often occurs in MSME actors is simple packaging and lack of promotion related to MSME products. One of the Community Service Programs in Empowering and educating MSMEs regarding proper promotion and product packaging procedures. This activity was carried out in Curugsewu Village, Patean District, Kendal Regency, Central Java, Indonesia. The implementation method includes field surveys and direct outreach involving 20 MSME actors. The survey results foundtheta the public’s lack of understanding of digital technology resulted in difficulties in promoting through social media and making attractive packaging. So that the implementation of KKN plays an important role in providing insight to MSME actors regarding proper promotion and packaging procedures.
MathVenture: Pengembangan alat peraga Matematika guna meningkatkan pemahaman konsep Matematika siswa SD di Karanggumuk 1 Maharani, Mellynda; Fitrianingsih, Ihtiara
Community Empowerment Journal Vol. 1 No. 4 (2023)
Publisher : CV. Yudhistt Fateeh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61251/cej.v1i4.33

Abstract

Program kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan alat peraga Matematika, yakni "Pohon Penjumlahan" dan "Ular Tangga Matematika," sebagai solusi untuk meningkatkan pemahaman konsep Matematika siswa Sekolah Dasar (SD) di Padukuhan Karanggumuk 1. Permasalahan utama adalah kurangnya pemahaman konsep Matematika di tingkat dasar dan keterbatasan alat peraga yang dapat mendukung pemahaman konsep secara konkret. Melalui pendekatan Research and Development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE, kegiatan ini bertujuan mengidentifikasi kebutuhan siswa, merancang, mengembangkan, mengimplementasikan, dan mengevaluasi efektivitas alat peraga yang dirancang. Metode pengabdian melibatkan observasi dan kuesioner terhadap 8 siswa SD kelas 1-6 di Padukuhan Karanggumuk 1. Hasil menunjukkan bahwa alat peraga tersebut berhasil meningkatkan minat belajar serta pemahaman konsep Matematika siswa melalui kegiatan MathVenture Meskipun demikian, evaluasi lebih lanjut diperlukan untuk menyempurnakan tingkat kesulitan soal cerita yang disajikan. Simpulannya, alat peraga tersebut memiliki potensi besar dalam meningkatkan pembelajaran Matematika di lingkungan sekolah dasar, namun memerlukan evaluasi lanjutan untuk kesuksesan jangka panjangnya. This community service program aims to develop mathematical teaching aids, namely "Addition Tree" and "Mathematical Ladder Snake," as a solution to improve the understanding of mathematical concepts of elementary school students in Padukuhan Karanggumuk 1. The main problem is the lack of understanding of mathematical concepts at the basic level and the limitations of teaching aids that can support the understanding of concepts concretely. Through a Research and Development (R&D) approach using the ADDIE model, this study aims to identify student needs, design, develop, implement, and evaluate the effectiveness of the designed teaching aids. The research method involved observation and questionnaires on 8 elementary school students in grades 1-6 in Padukuhan Karanggumuk 1. The results showed that the teaching aids succeeded in increasing students' interest in learning and understanding of mathematical concepts through MathVenture activities. However, further evaluation is needed to improve the difficulty of the story presented. In conclusion, the teaching aids have great potential in improving mathematics learning in elementary school environments, but require further evaluation for their long-term success.
Pencegahan pernikahan dini sebagai upaya mewujudkan keluarga berkualitas dan sejahtera di Desa Kalirejo Distinarista, Hernandia; Silvianasari, Firly Nur; Mahyudin, Amnan Alfasya Ibnu; Muharifin, Eko; Setyaningrum, Eva; Uly, Rizkiyah Dewi; Zahroh, Intan; Ashbara, Kevin Arielga Biyan; Qomariyah, Nurul; Reginald, Muhammad Alvin
Community Empowerment Journal Vol. 1 No. 4 (2023)
Publisher : CV. Yudhistt Fateeh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61251/cej.v1i4.34

Abstract

Definisi sederhana dari pernikahan dini adalah terikatnya sepasang anak yang masih dibawah umur melalui pernikahan. Dikategorikan sebagai dibawah umur ketika anak tersebut belum mencapai batas usia yang diajurkan untuk menikah yaitu 19 tahun. Berdasarkan Undang-undang Nomor 16 Tahun 2019 yang mengatur tentang Perkawinan bahwasanya batas usia untuk menikah adalah 19 tahun. Hal ini berlaku bagi pihak perempuan maupun laki-laki. Hal ini diterapkan dengan mempertimbangkan akibat atau konsekuensi apabila terjadi ketidaksiapan remaja secara psikis dan emosional terhadap kehamilan. Tidak hanya itu, tercatat setidaknya 40,45% remaja di wilayah Kabupaten Kendal sudah menikah ditahun 2019. Dengan meningkatnya jumlah pernikahan, semakin meningkat pula risiko kasus BBLR. Khusus wilayah Kabupaten Kendal di tahun 2019 terjadi peningkatan menjadi 3,2% dari tahun sebelumnya. Melihat belum adanya sosialisasi terkait pencegahan ‘pernikahan dini’ khususnya di Desa Kalirejo, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal kelompok KKN 16 Universitas Islam Sultan Agung berinisiatif melakukan pengabdian masyarakat dengan melaksanakan sosialisasi pencegahan pernikahan dini yang dilaksanakan di Desa Kalirejo sebagai upaya membantu pemerintah dalam mewaspadai kasus pernikahan dini. Kegiatan sosialisasi yang kami susun berupa edukasi pengenalan pernikahan dini, sosialisasi pencegahan ‘pernikahan dini’ untuk anak dibawah umur yang dalam hal ini adalah para remaja, faktor penyebab ‘pernikahan dini’ dan dampak dari adanya ‘pernikahan’ anak di bawah umur. Sasaran pada kegiatan sosialisasi ini adalah ibu dan remaja di Desa Kalirejo. Target yang ingin dicapai melalui sosialisasi adalah bertujuan memajukan pola pikir serta meningkatkan pengetahuan terkait pernikahan dini. Berdasarkan kegiatan yang telah dilaksanakan, warga memiliki antusias yang tinggi terhadap program kerja yang kami laksanakan dilihat dari respon tanya jawab yang diadakan. The simple definition of early marriage is the binding of a pair of children who are underage through marriage. Categorized as underage when the child has not reached the recommended age for marriage, which is 19 years. Based on Law Number 16 of 2019 which regulates marriage, the age limit for marriage is 19 years old. This applies to both woman and men. This applied by considering the consequences or consequences if there is a psychological an emotional unpreparedness of adolescent towards pregnancy. Not only that, it was recorded that at least 40.45% of teenagers in the Keendal Regency area were married in 2019.with the increasing number of marriages, the risk of LBW cases also increases. Specifically for the Kendal Regency area in 2019 there was an increase to 3.2% from the previous year. Seeing that there is no socialization regarding the prevention of ‘early marriage’ especially in Kalirejo Village, Singorojo District, Kendal Regency, the KKN 16 Islamic University of Sultan agung group took the initiative to carry out community service by carrying out socialization on prevention of early marriage which was carried out in Kalirejo Village as an effort to assist the government in being aware of cases of early marriage. The socialization activities that we arrange include education on the introduction of early marriage, socialization on the prevention of ‘early marriage’ for minors in this case teenagers, the causes of ‘early marriage’ and the impact of the exixtence of ‘early marriage’ for minors. The targets for this activity were mothers and adolescent in Kalirejo Village. The target to be achieved through socialization is aimed at advancing the mindset and increasing knowledge related to early marriage. Based on the activities that have been carried out, resident have high enthusiasm for the work program that we carry out, seen from the responses to questions and answers held.

Page 1 of 1 | Total Record : 6