cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
therunurgiansah@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
therunurgiansah@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Puri Nirwana Bangunjiwo No.A-5 Dusun Kenalan Kelurahan Bangunjiwo Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary
Published by CV. Rayyan Dwi Bharata
ISSN : 30257999     EISSN : 30257980     DOI : https://doi.org/10.57235
JERUMI: Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary dengan nomor ISSN terdaftar 3025-7999 (Cetak) dan 3025-7980 (Elektronik) adalah jurnal akses terbuka ilmiah yang diterbitkan oleh CV Rayyan Dwi Bharata. JERUMI: Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary bertujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian asli dan review hasil penelitian pada lingkup bidang pendidikan, agama, multidfisiplin. JERUMI: Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary diterbitkan 1 tahun 2 kali terbit pada bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 496 Documents
Pemerkosaan yang dilakukan oleh Ustadz sesuai dengan Pasal 81 & Pasal 76 D Undang Undang Perlindungan Anak Saly, Jeane Neltje; Tarigan, Egieta Christy; Chandra, Juan Benedict; Arkeisya, Mochammad Raka
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 1, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v1i2.1254

Abstract

Menurut Peraturan Perundang-undangan Indonesia KUHP, pemerkosaan adalah tindakan memaksa seorang perempuan yang bukan istrinya untuk berhubungan seks dengannya dengan paksaan atau ancaman kekerasan. Pencabulan dan Pemerkosaan yang dilakukan oleh Ustaz melanggar UU No. 1 Tahun 2023 Tentang Perkosaan. Hak asasi manusia atau HAM secara umum adalah hak-hak dasar manusia yang dimiliki oleh setiap insan yang lahir di dunia sebagai karunia Tuhan serta harus dihormati dan ditegakkan. Setiap manusia mempunyai hak, baik bayi maupun tua, miskin atau kaya, tua atau muda. HAM tidak dapat dicabut karena bersifat hakiki dan universal pada semua orang. Perkosaan pada anak merupakan salah satu jenis tindak pidana yang diatur dalam UU Perlindungan Anak Pasal 81 ayat 1, ayat 3 Jo. Pasal 76 D yang isinya Melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan, memaksa Anak melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain, yang dilakukan oleh orang tua, wali, orang orang yang mempunyai hubungan keluarga, pengasuh anak, pendidik, tenaga kependidikan, aparat yang menangani perlindungan anak, atau dilakukan oleh lebih dari satu orang secara bersama sama. Menyatakan terdakwa Achmad Fadilla Ramadhan bersalah melakukan tindak pidana Melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan, memaksa Anak melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain. Perbuatan Ustaz Ramadan sangat meresahkan masyarakat, mencoreng pendidikan islam, serta melanggar nilai-nilai moral dan agama. Ia melanggar nilai nilai sila yang terkandung dalam Pancasila. Ia mencoreng nilai sila pertama yaitu “Ketuhanan yang Maha Esa” karena melakukan perbuatan yang tidak pantas dalam Pendidikan agama.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Model Pembelajaran Kooperaitf Tipe Student Facilitator and Explaining (SFAE) pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Siswa Kelas XI IPS 2 SMA Negeri 6 Ambon Mainake, Novisty; Hatala, Ridwan; Soumokil, Agustinus
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 1, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v1i2.1470

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran  PKN di kelas XI IPS SMA Nageri 6  Ambon dengan menerapakan model pembelajaran Kooperatif Tipe Student Facilitator And Explaining. Jenis  penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas , penelitian ini dilakukan sebanyak 2 siklus. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan,pelaksanaa, pengamatan,dan refleksi. Untuk memperoleh data peneliti menggunakan teknik observasi dan tes. Berdasarkan penelitian ini di peroleh hasil belajar siswa pada pretes dengan ketuntaan belajar sebesar 31,43%. Setelah di terapkan model pembelajaran Student Facilitator And Explaining  hasil belajar siswa pada setiap siklusnya mengalami perubahan. Pada  siklus I  ketuntasan hasil belajar  meningkat sebesar  71,43%,  dan  pada Siklus II ketuntasan  hasil belajar siswa meningkat  sebesar  100% dengan kategori sangat baik.
Analisis Peran Petugas Aviation Security Dalam Pemeriksaan Penumpang yang Membawa Barang Berbahaya Dalam Penerbangan Domestik Bandar Udara Internasional Adi Soemarmo Solo Listiani, Risa; Prakosawati, Elisabeth Endang
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 1, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v1i2.1379

Abstract

Salah satu posisi yang paling penting atau garda terdepan yang harus ada di bandar udara adalah aviation security. Batasan penelitian skripsi ini difokuskan pada peran petugas aviation security pada penumpang yang membawa barang berbahaya dan proses pada saat melakukan pemeriksaan. Untuk mengetahui peran petugas Aviation Security dalam pemeriksaan penumpang yang membawa barang berbahaya dalam penerbangan domestik dan kendala yang dialami oleh petugas aviation security dalam melalukan pemeriksaan, serta dengan solusinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Proses pengambilan data melalui teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data primer didapatkan melalui kegiatan wawancara dengan subjek penelitian, sedangkan data sekunder didapatkan melalui dokumentasi-dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan cara reduksi, penyajian data, kesimpulan. Dalam penelitian kuliatif meliputi uji kredibilitas, uji transferability, uji konfirmability. Uji kredibilitas dilakukan dengan cara triangulasi. Triangulasi sumber, triangulasi teknik, triangulasi waktu. Penelitian ini menunjukkan bahwa personil Aviation Security berperan penting dalam menjaga dan menjamin keselamatan dalam penerbangan. Berkewajiban untuk mencegah tindakan yang melawan hukum yang dapat mengancam keselamatan dalam penerbangan. Berperan untuk mengatur arus penumpang agar berjalan dengan optimal. Setaip personil dalam menjalankan perannya selalu melakukan koordinasi. Sehingga walaupun memiliki SOP yang berbeda tetapi semua dapat berjalan dengan sebagaimana mestinya. Di Bandar udara yang setiap harinya selalu dipadati oleh penumpang yang memiliki karakter berbeda-beda. Pastinya hal ini akan menyebabkan kendala pada saat dilakukan pemeriksaan di Security Check Point.
Peran Bimbingan Karir pada Anak Sekolah Dasar Melalui Bimbingan Konseling Julia, Mona; Amelia, Ervin; Awalia, Desta Putri; Pratiwi, Syahra Ahta; Haryanti, Dini; Hopeman, Teofilus Ardian
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 2, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v2i1.2023

Abstract

Penelitian ini didasari dari fenomena siswa di sekolah dasar  yang masih bingung dan tidak paham akan berbagai jenis profesi. Sehingga berpengaruh terhadap pilihan cita-cita siswa. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah :1. Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pemahaman karir siswa SDN sukamanah 2, 2. Untuk memperoleh peningkatan pemahaman karir siswa SDN sukamanah 2  setelah pelaksanaan bimbingan karir dengan layanan informasi. Pemahaman karir siswa merupakan usaha individu untuk memahami diri baik dari sikap, kemampuan dan minatnya. Individu kemudian menyiapkan diri untuk menguasai mengenai dunia karir dan juga mengenai informasi karir. Di Sekolah Dasar (SD) pemahaman karir merupakan permasalahan yang sering dialami pleh siswa. Hal ini muncul Ketika siswa merasa tidak yakin akan memilih jenjang karir di masa depan dan bagaimana Menyusun rencana agar kemampuan dan cita-citanya dapat terwujud. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Tindakan bimbingan dan konseling. Subjek yang diteliti yaitu siswa kelas V SDN Sukamanah 2. Teknik pengumpulan data menggunakan Teknik observasi dan wawancara. Analisis data yang digunakan yaitu analisis data kualitatif deskriptif.
Implementasi Pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) pada Ibu Hamil Dengan Kadar Hemoglobin (Hb) Rendah Untuk Mencegah Stunting Sari, Novita
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 1, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v1i2.1440

Abstract

Penurunan stunting penting dilakukan sedini mungkin untuk menghindari dampak jangka panjang yang merugikan seperti terhambatnya tumbuh kembang anak. Penurunan angka stunting masih terus diupayakan untuk mendukung Indonesia emas 2045. WHO mendefinisikan stunting sebagai gangguan pertumbuhan yang menggambarkan tidak tercapainya potensi pertumbuhan sebagai akibat status kesehatan dan atau nutrisi yang tidak optimal. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian Tablet Tambah Darah (ttd) pada ibu hamil sehingga dapat mencegah anemia gizi besi pada ibu hamil. Literatur yang digunakan dalam penelitian ini 10 artikel yang hanya melakukan penelitian tentang ibu hamil dengan kadar hemoglobin rendah dan artikel yang digunakan dibatasi dari tahun 2017-2023.Berdasarkan hasil analisis Systematic Literature Review (SLR) pemberian tablet tambah darah (ttd) pada ibu hamil dapat meningkatkan kadar hemoglobin. Kadar hemoglobin yang lebih rendah dipengaruhi oleh rendahnya asupan zat gizi terutama pada zat besi, asupan zat besi yang tidak adekuat dapat menurunkan simpanan zat besi dan berimplikasi terhadap penurunan kadar hemoglobin.Ibu yang mengalami anemia saat kehamilan akan meningkatkan peluang anak yang stunting sebanyak 4 kali lebih tinggi dibanding dengan ibu yang tidak mengalami anemia.Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian tablet tambah darah (ttd) pada ibu hamil yang mempunyai hemoglobin rendah dapat dijadikan rujukan dalam rangka intervensi pencegahan stunting pada balita.
Perlindungan Hukum Korban Kekerasan Seksual Anak Dalam Lingkungan Keluarga (Studi Penelitian pada Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kepulauan Riau) Sitohang, Citra Permata; Siadari, Lagat Paroha Patar; Kurniawan, Harry; Fadlan, Fadlan; Prasetyasari, Christiani
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 1, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v1i2.1356

Abstract

Perlindungan Hukum merupakan pengayoman kepada hak asasi manusia yang dirugikan orang lain dan perlindungan tersebut diberikan kepada masyarakat agar mereka dapat mendapatkan semua hak-hak yang diberikan oleh hukum. Anak adalah sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan mahluk sosial yang sejak dalam kandungan sudah mempunyai hak atas hidup dan merdeka serta mendapat perlindungan baik dari orangtua, keluarga, masyarakat. Kekerasan seksual adalah sebuah tindakan atau intimidasi yang berhubungan dengan keintiman atau hubungan seksualitas yang dilakukan oleh pelaku terhadap korbannya dengan cara memaksa korban menjadi pemuas hasrat seksual sipelaku yang dimana tindakan tersebut sangat bertentangan dengan norma agama dan hukum serta melanggar  kesopanan dan sesusilaan. Penelitian ini membahas tentang perlindungan hukum terhadap Anak  yang diatur dalam Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 dan Undang- undang Nomor 17 tahun 2016 serta perundangan terkait lainnya. Selanjutnya juga untuk meneliti implementasi, faktor kendala dan solusi terhadap perlindungan hukum anak yang mengalami kekerasan seksual didalam lingkungan keluarga. Metode penelitian skripsi ini adalah yuridis normatif (legal reasearch) melalui studi kepustakaan dengan pendekatan dengan pendekatan yuridis empiris ( yuridis sosiologis) melalui studi lapangan yang bertujuan memperoleh Penelitian ini pengetahuan hukum secara empiris. Berdasarkan hasil penelitian bahwa Kekerasan Seksual Yang Terjadi Pada anak dalam lingkungan keluarga merupakan Hubungan yang disalahgunakan. Upaya Unit PPA dalam menangulangi kasus kekerasan seksual yaitu dengan  memberikan perlindungan berupa tahap awal yaitu memberikan pemulihan, tahap kedua pemberian  pendampingan hukum, tahap ketiga pendampingan lanjutan, dan tahap keempat pengawasan . Kendala yang dialami Unit PPA dalam proses penanganan kekerasan seksual terhadap anak dalam lingkungan keluarga adalah pihak keluarga yang kurang pro-aktif terhadap kepolisian adanya hambatan psikologis seperti rasa malu dan takut. sehingga korban tidak berani dalam melaporkan kejadian yang terjadi pada dirinya. Serta anggaran yang terbatas membuat kepolisian terkendala dalam bersosialisai terhadap masyarakat.
Penerapan Prinsip-Prnsip Good Governance Dalam Pelayanan Publik di Pengadilan Tata Usaha Negara Serang Setianingrum, Huldah Nilan; Damanhuri, Damanhuri; Juwandi, Ronni
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 2, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v2i1.2081

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan prinsip-prinsip good governance dalam pelayanan publik di Pengadilan Tata Usaha Negara Serang. Pelayanan yang efektif dan efisisen sangat diperlukan untuk menyelesaikan perkara yang semakin meningkat di Pengadilan Tata Usaha Negara. Terwujudnya pelayanan publik yang berkualitas merupakan salah satu ciri good governance. Penerapan prinsip good governance sangat penting dalam pelaksanaan pelayanan publik di Pengadilan Tata Usaha Negara Serang yang baik dan bermutu tentunya meningkatkan kepercayann masyarakat terhadap lembaga peradilan dalam memutuskan setiap perkara yang diajukan oleh masyarakat. Dengan diterapkannya prinsip-prinsip good governance dalam pelayanan publik akan diketahui apakah prinsip-prinsip tersebut benar-benar diterapkan dan dirasakan manfaatnya oleh para pihak, pegawai maupun staff di Pengadilan Tata Usaha Negara Serang. Penelitian ini dilakukan di Pengadilan Tata Usaha Negara Serang. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi. Subjek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah staff pengadilan PTSP, pegawai PTSP, dan pihak yang berperkara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip-prinsip good governance  di Pengadilan Tata Usaha Negara Serang didukung dengan adanya inovasi-inovasi yang terus diciptakan serta dikembangkan oleh Pengadilan Tata Usaha Negara serang. Namun ada sedikit hambatan dalam pelaksanaannya yaitu masih terdapat masyarakat yang belum mengerti menggunakan inovasi teknologi yang diciptakan oleh Pengadilan Tata Usaha Negara Serang. Dengan diterapkannya good governance di Pengadilan Tata Usaha Negara Serang maka Pengadilan Tata Usaha Negara Serang dapat memberikan pelayanan yang optimal dan sesuai yang diharapkan oleh pihak yang berperkara.
Asisten Rumah Tangga Disabilitas yang Bekerja Tanpa Diberi Upah oleh Majikannya Selama Delapan Bulan Naru, Margareth Trisya Adefinola; Lie, Gunardi
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 1, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v1i2.1224

Abstract

Disabilitas dimaknai sebagai kondisi dimana seseorang mengalami kekurangan atau ketidaksempurnaan dari segi fisik, mental, intelektual dan sensorik. Kehadiran penyandang disabilitas di tengah-tengah masyarakat terkadang menjadi polemik yang dapat menimbulkan permasalahan sosial. Sebagai bagian dari warga Negara Indonesia, sudah sepantasnya penyandang disabilitas mendapatkan perlakuan khusus, yang dimaksudkan upaya perlindungan dari kerentanan terhadap tindakan diskriminasi terutama perlindungan dari berbagai pelanggaran hak asasi manusia. Studi kepustakaan digunakan sebagai dasar penelitian yuridis-normatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual untuk mempelajari teori dan perspektif ahli hukum secara menyeluruh dan sistematis. Fokus penelitian adalah aturan hukum positif di Indonesia. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa tidak dipenuhinya hak upah ART oleh pihak majikan yang disebabkan oleh keterlambatan pemberian gaji pekerja. Undang -Undang Ketenagakerjaan mengatur segala sesuatu yang berkaitan dengan pekerja sebelum, selama, dan sesudah bekerja. Majikan mempunyai tanggung jawab untuk menghormati hak-hak Asisten Rumah Tangganya yang mengalami disabilitas. Jika hak-hak asisten rumah tangga disabilitas Yani Septiani (YS) tidak dipenuhi, maka dapat diajukan gugatan ke pengadilan. Meskipun tidak ada perlindungan hukum yang kuat bagi pekerja rumah tangga, seperti Undang-Undang Dasar Republik Indonesia 1945 dan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia dapat digunakan sebagai dasar gugatan. Majikan yang terlambat membayar upah dapat dikenakan denda. Upaya perlindungan dan pemenuhan hak-hak pekerja rumah tangga disabilitas perlu dilakukan melalui perbaikan sistem pengupahan, pengawasan terhadap agen perekrutan tenaga kerja, dan perubahan hukum ketenagakerjaan yang lebih inklusif.
Analisis Kedudukan Anak Angkat Sebagai Pancer Laki Laki Dalam Harta Waris dari Orang Tua Angkatnya Dalam Pewarisan Hukum Adat Bali dan Hukum Nasional Wijaya, Niko
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 1, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v1i2.1429

Abstract

Indonesia sebagai salah satu negara yang memiliki puluhan ribu pulau dari sabang hingga marauke, mengakibatkan Indonesia emiliki berbagai macam suku bangsa, ras, agama dan golongan sehingga menimbulkan keberagaman atau banyaknya adat istiadat. Dari keberagaman tersebut mengakibatkan tiap-tiap adat di daerah atau kepulauannya masing-masing memiliki hukum yang tidak tertulis atau yang dikenal sebagai hukum kebiasaannya masing-masing. Atau yang sekarang dikenal sebagai hukum adat. Fungsi dalam hukum adat ini tidak hanya mengatur perihal apa yang diperbolehkan dan tidak boleh dilakukan oleh tiap-tiap perilaku masyarakat, melainkan juga mengatur setiap peristiwa penting dalam kehidupan manusia seperti kelahiran, perkawinan dan kematian tidak telepas dari peran hukum adat khususnya terkait dengan sistem kekeluargaan. Hukum waris merupakan salah satu bagian dari sistem kekeluargaan yang terdapat di Indonesia. Oleh karena itu, pokok pangkal uraian tentang hukum waris adat bertitik tolak dari bentuk masyarakat dan sifat kekeluargaan yang terdapat di Indonesia. Sistem kekeluargaan yang terdapat dalam masyarakat Indonesia memiliki kekhususan dalam hukum warisnya yang satu sama lain berbeda-beda
Efektivitas Implementasi Kebijakan Tentang Ketertiban Sosial di Kota Pekanbaru (Studi Gelandang dan Pengemis) Siregar, Vonny Aprilia; Habibie, Dedi Kusuma
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 2, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v2i1.2054

Abstract

Ketertiban sosial adalah keadaan ketentraman sosial sesuai dengan norma-norma, nilai-nilai, tatanan agama dan budaya yang berlaku dimana pemerintah dan masyarakat dapat melakukan kegiatan secara tertib, teratur, nyaman, dan tentram. Ketertiban sosial menandakan kehidupan sosial yang harmonis dan juga tertib sesuai dengan fungsi dan peran setiap masyarakat. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih banyaknya ditemukan gelandang dan pengemis yang ditemukan di tempat umum di Kota Pekanbaru yang menimbulkan permasalahan ketertiban sosial di tengah kehidupan masyarakat Kota Pekanbaru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Efektivitas Implementasi Kebijakan Tentang Ketertiban Sosial Di Kota Pekanbaru (Studi Gelandang dan Pengemis). Penelitian ini dilakukan dengan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan bersifat analisis deskriptif. Dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori Matland dalam Kadji (2015) dengan empat indikator yaitu: ketepatan kebijakan, ketepatan pelaksanaan, ketepatan target, ketepatan lingkungan. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Efektivitas Implementasi Kebijakan Tentang Ketertiban Sosial Di Kota Pekanbaru (Studi Gelandang dan Pengemis) belum efektif. Faktor penghambat dalam efektivitas implementasi kebijakan tersebut yaitu lemahnya penegakan sanksi, kurangnya koordinasi antar pelaksana kebijakan, tidak adanya panti sosial khusus gepeng berusia produktif, target menolak untuk diintervensi, dan kurangnya partisipasi masyarakat akibat sosialisasi yang tidak merata sehingga hal tersebut memberikan pengaruh terhadap Efektivitas Implementasi Kebijakan Tentang Ketertiban Sosial Di Kota Pekanbaru (Studi Gelandang dan Pengemis).