cover
Contact Name
M. Miftach Fakhri
Contact Email
fakhri@lontaradigitech.com
Phone
+6281212989654
Journal Mail Official
kreativa@lontaradigitech.com
Editorial Address
Jalan Abdullah Dg. Sirua, Kompleks BTN CV Dewi Blok B6 Nomor 12, Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30249236     DOI : https://doi.org/10.61220/kreativa
Core Subject : Humanities, Social,
This journal publishes research articles on various innovation education that are interesting and have an impact on the development of education. The journal publishes articles on interdisciplinary content and cross-field dimensions related to education from various cultural perspectives. The journal includes, but is not limited to the following fields: Sosial Kependidikan Sains Bisnis dan Ekonomi Teknik dan Kejuruan
Articles 8 Documents
Search results for , issue "volume 3 issue no. 4: september 2026" : 8 Documents clear
Penguatan Etos Kerja dan Optimalisasi Fasilitas Kerja Melalui Pelatihan dan Pendampingan untuk Mendukung Kinerja Karyawan Putri Ayu Permata Devi; Solihin Solihin; Rosdiana Rosdiana; R. Dewi Mutia Farida; Deti Kurniati
Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat Volume 3 Issue No. 4: September 2026
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/kreativa.v3i4.1715

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat etos kerja dan meningkatkan kemampuan karyawan dalam mengoptimalkan fasilitas kerja sebagai sumber daya pendukung kinerja. Program dilaksanakan di PT Sinar Dinamika Beton (SDB), Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten, selama April 2026 dengan melibatkan 45 karyawan. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui identifikasi kebutuhan, pre-test, pelatihan, diskusi kasus, simulasi, pendampingan, penyusunan tindak lanjut, dan post-test. Evaluasi dilakukan secara kuantitatif melalui perbandingan nilai pre-test dan post-test serta secara kualitatif melalui observasi keterlibatan peserta dan kemampuan merumuskan tindakan perbaikan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa nilai rata-rata peserta meningkat dari 61,54 pada pre-test menjadi 84,86 pada post-test, dengan kenaikan sebesar 23,32 poin atau 37,89%. Peningkatan terbesar terjadi pada aspek optimalisasi fasilitas kerja, yaitu dari 58,70 menjadi 85,60 atau meningkat 45,83%. Kegiatan juga meningkatkan kemampuan peserta dalam memahami etos kerja secara lebih komprehensif, membedakan hambatan yang berasal dari faktor individu dan lingkungan kerja, serta merumuskan tindakan perbaikan berupa penguatan disiplin waktu, pemeliharaan fasilitas, percepatan pelaporan kerusakan, dan peningkatan koordinasi antarbagian. Program menunjukkan bahwa penguatan perilaku kerja perlu dikembangkan secara terpadu dengan optimalisasi fasilitas agar mitra mampu membangun proses kerja yang lebih disiplin, efisien, adaptif, dan berkelanjutan.
Cafe "Rumah Teduh" sebagai Ruang Edukasi: “Pemanfaatan Investasi Digital untuk Meningkatkan Literasi Akuntansi dan Keuangan Generasi Muda” Taufik Tahawa; Hisyam Ichsan; Rahmat Ghazali; Riady Ibnu Khaldun
Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat Volume 3 Issue No. 4: September 2026
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/kreativa.v3i4.1721

Abstract

Rendahnya literasi investasi digital dan pemahaman teknologi blockchain di kalangan pemuda Kabupaten Majene menjadi salah satu kendala dalam menghadapi perkembangan ekonomi digital. Pada sisi lain, Cafe Rumah Teduh sebagai ruang berkumpul komunitas belum didukung oleh pengelolaan usaha, pembukuan digital, pemasaran, dan kegiatan edukasi yang terstruktur. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan dan digital pemuda sekaligus memperkuat kapasitas pengelolaan Cafe Rumah Teduh sebagai ruang belajar komunitas. Program melibatkan 35 peserta dan dilaksanakan menggunakan pendekatan Participatory Learning and Action melalui sosialisasi, pelatihan, praktik, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Materi kegiatan mencakup pengelolaan keuangan, investasi digital, risiko aset kripto, keamanan transaksi, identifikasi investasi ilegal, teknologi blockchain, pembukuan digital, dan pemasaran media sosial. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan nilai rata-rata peserta dari 56,3 pada pre-test menjadi 84,7 pada post-test. Program juga menghasilkan sistem pembukuan digital, kalender konten, perangkat edukasi, forum bulanan “Ngopi Pintar”, dan lima fasilitator lokal. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kapasitas peserta dan memperkuat peran Cafe Rumah Teduh sebagai pusat edukasi komunitas yang inklusif dan berkelanjutan.
Pelatihan Google My Maps Untuk Penguatan Literasi Geospasial Guru Geografi SMA MGMP Jawa Tengah Andi Irwan Benardi; Sufi Amalia; Muhammad Yusuf Anugrah; Joshua Vincent Gerar Yametis; Nadhine Shallom Aletheia; Muhammad Dwi Utomo Aji; Wafda Nailal Izza; Lina Adi Wijayanti; Yan Amal Abdilah; Yocellyn Vincencia Yametis
Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat Volume 3 Issue No. 4: September 2026
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/kreativa.v3i4.1722

Abstract

Pelatihan literasi geospasial bagi guru geografi umumnya dievaluasi menggunakan instrumen kepuasan tunggal, sehingga kesenjangan antara pemahaman konsep dan keterampilan penerapan sering kali tidak terdeteksi. Kegiatan pengabdian ini bermitra dengan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Geografi Provinsi Jawa Tengah untuk melatih guru Sekolah Menengah Atas dalam memanfaatkan Google My Maps sebagai media pemetaan digital di kelas. Tujuan kegiatan adalah memperkuat literasi geospasial guru melalui pemaduan konsep keruangan dengan praktik langsung serta mengevaluasi capaian peserta secara terpisah pada dimensi konseptual dan aplikatif. Kegiatan dilaksanakan pada 23 April 2026 dan diikuti oleh 129 guru yang mengisi kuesioner daring pascapelatihan berskala Likert empat poin sebanyak 33 butir, terdiri atas 11 butir Persepsi Kompetensi Konseptual Keruangan dan 22 butir Persepsi Kompetensi Aplikatif Geospasial. Evaluasi dilengkapi dengan wawancara terhadap lima peserta dan satu pertanyaan terbuka yang dijawab oleh 125 responden. Analisis meliputi uji konsistensi internal, statistik deskriptif, uji normalitas, uji peringkat bertanda Wilcoxon, pemeringkatan butir, serta analisis tematik. Kedua konstruk memiliki konsistensi internal yang sangat baik dengan Cronbach’s alpha 0,920 dan 0,976. Skor dimensi konseptual lebih tinggi daripada dimensi aplikatif (Z = −6,738; p < 0,001; r = 0,593), meskipun selisihnya kecil secara praktis dan 29% peserta tidak menunjukkan perbedaan. Butir terendah pada dimensi aplikatif berkaitan dengan keterampilan tingkat lanjut, yaitu penyusunan proyek pemetaan dan evaluasi akurasi data. Informan menunjuk keterbatasan durasi sebagai penyebab utama, sedangkan harapan pelatihan lanjutan yang paling spesifik adalah pendalaman GIS, WebGIS, dan pemetaan sebanyak 22,4%. Kegiatan ini menawarkan model evaluasi diagnostik dua konstruk sebagai alternatif evaluasi kepuasan tunggal yang dapat direplikasi di daerah lain.
Proyek PINTAR: Belajar Sains dan Teknologi dari Pemilah Sampah Otomatis di Yayasan Hasballah Syam Medan Indah Revita Saragi; Siti Utari Rahayu; Suri Mutia Siregar; St. Mardiana; Vina Octavia Azzahra; Fathurrahman Fathurrahman
Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat Volume 3 Issue No. 4: September 2026
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/kreativa.v3i4.1723

Abstract

Yayasan Hasballah Syam di Kota Medan masih menghadapi keterbatasan media pembelajaran sains dan teknologi yang interaktif, khususnya yang berkaitan dengan pengelolaan sampah. Proyek PINTAR dilaksanakan untuk menghubungkan edukasi lingkungan, pembelajaran STEM, dan teknologi tepat guna melalui mesin pemilah sampah otomatis. Program berlangsung selama delapan bulan melalui tahap persiapan dan koordinasi, sosialisasi, pelatihan, pemasangan mesin, pendampingan, serta evaluasi dan perencanaan keberlanjutan. Evaluasi pascakegiatan melibatkan 130 siswa menggunakan kuesioner lima butir berskala empat pilihan dan observasi praktik pemilahan. Dua kategori jawaban teratas digabungkan sebagai respons positif, kemudian dianalisis secara deskriptif dengan rumus persentase. Sebanyak 585 dari 650 respons kuesioner (90%) berada pada kategori positif, sedangkan 104 dari 130 siswa (80%) dapat mempraktikkan pemilahan sampah dengan benar. Satu unit mesin berhasil dipasang, disertai pembentukan titik pengumpulan sampah terpilah dan jejaring dengan bank sampah setempat. Hasil ini menunjukkan bahwa mesin pemilah sampah dapat digunakan sebagai media belajar kontekstual yang membantu siswa menghubungkan konsep sensor, otomatisasi, dan pengelolaan lingkungan Dengan demikian, Proyek PINTAR menunjukkan bahwa teknologi tepat guna dapat menjadi jembatan yang efektif antara pembelajaran sains, kepedulian lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.
Pemberdayaan UMKM Berbasis Digital Marketing dalam Mendorong Pembangunan Ekonomi Lokal di Desa Laliko Kabupaten Polewali Mandar Irawati Irawati; Dian Rahmayanti Rivai; Futri Ayu Wulandari; Rahmat Ghazali; Nur Ariyandani
Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat Volume 3 Issue No. 4: September 2026
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/kreativa.v3i4.1725

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai strategi pemasaran guna memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing produk lokal di Desa Laliko, Kabupaten Polewali Mandar. Permasalahan utama yang dihadapi mitra, yaitu Kelompok UMKM Sisenga, adalah rendahnya literasi digital, keterbatasan pemanfaatan media sosial dan marketplace, lemahnya strategi branding, serta desain kemasan produk yang belum optimal. Solusi yang diberikan melalui kegiatan ini berupa pelatihan dan pendampingan penerapan digital marketing, penguatan identitas merek, inovasi kemasan, serta pembuatan konten promosi digital. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) melalui tahapan identifikasi kebutuhan mitra, pelatihan, praktik penggunaan platform digital, pendampingan, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep digital marketing, branding, dan strategi pemasaran digital, yang ditunjukkan melalui peningkatan nilai rata-rata pre-test sebesar 46% menjadi 89% pada post-test. Selain itu, kegiatan menghasilkan pengembangan desain kemasan, logo, tagline produk, akun bisnis digital, serta peningkatan kemampuan mitra dalam membuat konten promosi. Program ini diharapkan mampu memperkuat daya saing UMKM dan mendukung pembangunan ekonomi lokal secara berkelanjutan.
Penguatan Karakter Tanggung Jawab dan Gotong Royong Siswa melalui Model Project-Based Learning di Sekolah Nani Salwani; Muhammad Iqbal; Sri Rozalita Br Sitepu; Jihan Shaffira; Kamaruddin Kamaruddin
Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat Volume 3 Issue No. 4: September 2026
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/kreativa.v3i4.1726

Abstract

Penguatan karakter tanggung jawab dan gotong royong merupakan aspek penting dalam membentuk siswa yang mampu menjalankan kewajiban secara mandiri sekaligus berkontribusi dalam kehidupan sosial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat karakter tanggung jawab dan gotong royong siswa melalui penerapan model Project-Based Learning (PjBL) pada jenjang sekolah dasar. Kegiatan dilaksanakan secara daring pada 30 Mei 2026 bersama mitra UPTD SD Negeri 27 Peusangan, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif-edukatif melalui lima tahapan, yaitu persiapan, asesmen awal dan penguatan konsep, perencanaan proyek, pelaksanaan dan presentasi proyek, serta evaluasi dan refleksi. Peserta kegiatan berjumlah 102 siswa yang terlibat dalam proyek kelompok bertema penerapan tanggung jawab dan gotong royong di lingkungan sekolah dan keluarga. Evaluasi dilakukan melalui pre-test, post-test, observasi perilaku, penilaian proses proyek, dan refleksi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa, dengan skor rata-rata meningkat dari 69,18 pada pre-test menjadi 87,43 pada post-test, dengan nilai N-Gain sebesar 0,59. Pada aspek tanggung jawab, skor observasi mencapai 3,50, sedangkan aspek gotong royong mencapai 3,51 pada skala 1–4. Perubahan perilaku terlihat melalui kemampuan siswa menerima dan menjalankan peran, menyelesaikan tugas sesuai kesepakatan, mempertanggungjawabkan hasil pekerjaan, bekerja sama, membantu anggota kelompok, menghargai pendapat, serta menyelesaikan permasalahan secara bersama. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa PjBL dapat menjadi strategi pembelajaran yang mendukung penguatan pendidikan karakter melalui pengalaman belajar yang aktif, kontekstual, kolaboratif, dan reflektif. Implementasi berkelanjutan dengan pendampingan yang lebih panjang diperlukan agar penguatan karakter siswa dapat berkembang secara optimal.
Pelatihan Identifikasi Pinjaman Online Legal dan Ilegal Guna Meningkatkan Keamanan Finansial Masyarakat Ayu Hasnining; Haekal Febriansyah Ramadhan; Muhammad Ihsan Zulfikar; Muhammad Fahri Azhari
Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat Volume 3 Issue No. 4: September 2026
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/kreativa.v3i4.1727

Abstract

Maraknya pinjaman online ilegal yang menerapkan bunga tidak wajar, penyalahgunaan data pribadi, dan penagihan tidak etis menjadi ancaman bagi masyarakat berliterasi digital rendah, khususnya pelaku usaha mikro dan pekerja informal yang membutuhkan pembiayaan cepat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat RT 01/RW 07 Kelurahan Gunung Sari, Kota Makassar, dalam mengidentifikasi dan memverifikasi legalitas pinjaman online. Metode meliputi pelatihan literasi digital, praktik verifikasi mandiri, dan pengembangan website edukasi. Efektivitas diukur melalui pre-test dan post-test terhadap 31 peserta. Hasil menunjukkan rata-rata skor pemahaman naik dari 6,00 menjadi 9,00 (skala 0-10), dengan proporsi peserta kategori paham meningkat dari 25,8 persen menjadi 87,1 persen, melampaui target 80 persen. Keyakinan diri peserta turut meningkat signifikan, terutama pada kemampuan verifikasi mandiri. Sebanyak 64,5 persen peserta berhasil melakukan verifikasi tanpa bantuan fasilitator, dan mayoritas menilai website edukasi sangat bermanfaat serta berniat menggunakannya berkelanjutan. Pemahaman mengenai batasan akses data aplikasi masih memerlukan penguatan lanjutan. Kegiatan ini berkontribusi meningkatkan literasi digital dan keamanan finansial masyarakat, sekaligus menghasilkan website edukasi sebagai sarana verifikasi berkelanjutan untuk mencegah kerugian akibat pinjaman online ilegal.
Integrasi Sistem Manajemen Stok Otomatis dan Inventaris Digital pada UMKM melalui Aplikasi Seluler: Studi Kasus di Kota Serang, Indonesia Rezty Arizta Putri; Heny Fitriani; Praditya Adi Nugroho; Putri Wahyu Novika; Fitriani Yuniar
Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat Volume 3 Issue No. 4: September 2026
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/kreativa.v3i4.1728

Abstract

Digitalisasi pengelolaan persediaan menjadi kebutuhan penting bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan akurasi informasi, efisiensi operasional, dan kualitas pengambilan keputusan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku UMKM di Kota Serang dalam mengelola persediaan melalui penerapan sistem manajemen stok otomatis dan inventaris digital berbasis aplikasi seluler. Kegiatan melibatkan 30 pelaku dan pengelola UMKM dengan tahapan pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan, pre-test, sosialisasi, demonstrasi aplikasi, praktik penggunaan sistem, implementasi, pendampingan, dan evaluasi. Evaluasi dilakukan melalui perbandingan hasil pre-test dan post-test, observasi kemampuan penggunaan aplikasi, serta pengukuran perubahan efektivitas pengelolaan persediaan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan sistem mampu meningkatkan kompetensi peserta dalam pengelolaan stok digital, dengan peningkatan skor rata-rata dari 58,7 menjadi 85,3. Selain itu, sebagian besar peserta mampu menjalankan fungsi utama aplikasi secara mandiri dengan tingkat keberhasilan penggunaan sistem mencapai 95,0%. Implementasi aplikasi juga berkontribusi terhadap peningkatan akurasi pencatatan dan efisiensi proses pengelolaan persediaan melalui pembaruan stok otomatis dan akses informasi inventaris secara lebih cepat. Kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi sistem manajemen stok otomatis dan inventaris digital berbasis aplikasi seluler dapat menjadi solusi yang sesuai bagi UMKM dalam melakukan transformasi pengelolaan persediaan dari sistem manual menuju sistem yang lebih terintegrasi, akurat, dan berbasis data. Tingkat penerimaan pengguna menunjukkan adanya indikasi potensi keberlanjutan penerapan sistem setelah kegiatan pendampingan selesai.

Page 1 of 1 | Total Record : 8