cover
Contact Name
Rona Taula Sari
Contact Email
ronataulasari@bunghatta.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalesabi@gmail.com
Editorial Address
Jurusan Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Bung Hatta Kampus Proklamator II: Jl. Bagindo Aziz Chan By Pass Aie Pacah Padang, Sumatera Barat.
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Esabi (Jurnal Edukasi dan Sains Biologi)
Published by Universitas Bung Hatta
ISSN : -     EISSN : 2620584X     DOI : https://doi.org/10.37301/esabi
This journal publishes articles on research results related to biology education and biology science. The scope contained in this journal includes: Biology 1. Botany 2. Zoology 3. Environmental 4. Physiology 5. Biotechnology 6. Applied Science using objects biology Biology Education 1. Teaching and learning biology 2. Biology teaching materials 3. Technology in biology learning 4. Innovation in teaching and learning biology 5. Evaluation in biology learning 6. Exploration of the potential of nature as a source of learning biology, 7. Teaching and learning of environment
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 2 (2025)" : 10 Documents clear
Identifikasi lalat buah (Drosophila sp.) tangkapan di pasar TAC dan Aur Duri 1 Jambi Defina, Azzira Welmi; Atmanda, Aulia; Rustina, Desi; Br Munthe, Winda; Tentia, Ine; Siburian, Jodion; Saparudin, Saparudin
Jurnal Esabi (Jurnal Edukasi dan Sains Biologi) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37301/esabi.v7i2.63

Abstract

Drosophila merupakan organisme model yang mengalami metamorfosis dengan distribusi populasi sangat dipengaruhi oleh faktor lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi spesies Drosophila serta menganalisis perbedaan morfologi dan faktor lingkungan yang memengaruhi distribusinya di Aur Duri 1 dan Pasar TAC. Hasil menunjukkan perbedaan morfologi memisahkan jantan dan betina, di mana betina berukuran lebih besar dengan abdomen melengkung, sementara jantan memiliki abdomen lebih pendek, lebih gelap, dan ditandai oleh sisir kelamin (sex comb). Perbedaan komposisi spesies di kedua lokasi ini dipengaruhi secara signifikan oleh intensitas cahaya dan ketersediaan makanan; populasi Drosophila lebih banyak ditemukan di Pasar TAC karena kondisi cahaya redup dan melimpahnya buah matang atau busuk. Selain itu, suhu ideal antara 18-30 OC turut memengaruhi siklus hidup dan ukuran populasi. Kesimpulannya, faktor lingkungan, terutama ketersediaan sumber makanan dan intensitas cahaya, berperan krusial dalam menentukan distribusi dan komposisi spesies Drosophila.
Identifikasi keanekaragaman fungi tanah di hutan Mangrove Pantai Alam Indah Kota Tegal Ulwiyah, Ulwiyah; Syaifudin, Andang
Jurnal Esabi (Jurnal Edukasi dan Sains Biologi) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37301/esabi.v7i2.85

Abstract

Ekosistem hutan Mangrove menyediakan tempat unik bagi kehidupan mikroorgnisme, termasuk fungi didalamnya.  Salah satu pantai yang memiliki hutan Mangrove adalah Pantai Alam Indah Kota Tegal. Namun kajian tentang keragaman fungi di hutan Mangrove Pantai Alam Indah Kota Tegal belum dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis fungi yang terdapat di hutan Mangrove Pantai Alam Indah Kota Tegal dan keanekaragaman fungi tanah di Hutan Mangrove Pantai Alam Indah kota Tegal. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental, isolat fungi didapat dari sampel tanah yang diisolasi dari 6 lokasi dengan teknik purposive sampling. Sampel diisolasi dan diinkubasi, kemudian diamati dan diidentifikasi. Adapun jenis fungi yang teridentifikasi adalah Aspergillus sp 1, Aspergillus sp 2, Aspergillus sp 3, Aspergillus sp  4, Aspergillus sp 5, Aspergillus sp 6, Penicillium sp, Mucor sp, Fusarium sp, Sepedonium sp, Verticillium sp dan Curvularia sp. Keanekaragaman fungi tanah di Hutan Mangrove Pantai Alam Indah termasuk dalam kategori sedang dengan nilai indeks keanekaragaman 1,893. Kemerataan jenis Fungi di hutan Mangrove Pantai Alam Indah termasuk tinggi dengan nilai total indeks kemerataan 0,762. Penicillium sp (33%) dan Aspergillus sp 2 (28%) adalah jenis fungi yang mendominasi.
Aktivitas harian Binturong (Arctictis binturong) di Taman Safari Bogor Aidawati, Nida Nur; Susanto, Lufty Hari; Rostikawati, Teti
Jurnal Esabi (Jurnal Edukasi dan Sains Biologi) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37301/esabi.v7i2.86

Abstract

Jumlah keberadaan Binturong (Arctictis binturong) mengalami penurunan karena adanya pemburuan dan perdagangan ilegal untuk dijadikan sebagai satwa peliharaan. Perlu adanya upaya konservasi untuk melindungi dan menjaga kelestarian binturong. Adanya konservasi ex-situ dapat menjadi tempat untuk mempelajari aktivitas harian binturong saat berada di dalam penangkaran. Salah satu bentuk konservasi ex-situ adalah Taman Safari Indonesia. Penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana aktivitas harian binturong (Arctictis binturong) di kawasan konservasi ex-situ. Penelitian dilakukan di kandang exhibit Taman Safari Bogor, Indonesia, dengan total 14 hari pengamatan terhadap binturong. Jumlah binturong yang diamati sebanyak 4 individu, terdiri dari 3 betina dan 1 jantan. Pengamatan dilakukan dari pukul 09.00 hingga 16.00 WIB menggunakan metode libitum sampling. Parameter lingkungan yang diukur meliputi suhu dan kelembapan. Berdasarkan hasil pengamatan, ditemukan 6 aktivitas utama, yaitu bergerak, grooming, istirahat, sosial, makan, serta urinasi dan defekasi. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa aktivitas harian binturong berbeda-beda pada setiap individu. Aktivitas tertinggi terjadi saat fase istirahat dengan persentase 55,08%, sedangkan aktivitas terendah terjadi selama urinasi dan defekasi dengan persentase 0,63%.
Jenis burung lokal dan statusnya di Situ Bagendit Kabupaten Garut Erma, Nabila; Surtikanti, Hertien Koosbandiah; Surakusumah, Wahyu; Hernawati, Hernawati
Jurnal Esabi (Jurnal Edukasi dan Sains Biologi) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37301/esabi.v7i2.88

Abstract

Situ Bagendit merupakan sebuah danau wisata alam di Kabupaten Garut yang memiliki status kawasan lindung berdasarkan undang-undang. Sebagai Kawasan lindung Situ Bagendit perlu mempertahankan fungsinya di bidang konservasi. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari keanekaragaman jenis dan status konservasi burung di Situ Bagendit, Kabupaten Garut. Penelitian dilakukan pada bulan Juli sampai Oktober 2023 dengan metode point count. Data yang diambil yaitu jenis dan jumlah burung yang dihitung menggunakan indeks Margalef, Evennes, dan Shannon Wiener. Berdasarkan hasil penelitian, semua jenis burung yang ditemukan di area ini berada pada kategori tidak terancam punah berdasarkan IUCN Red List. Kemudian, terdapat dua jenis burung endemis pulau Jawa dan Bali, yaitu Halcyon cyanoventris dan Lonchura leucogastroides. Selain status konservasinya, diketahui pula keanekaragaman jenis burung di Situ Bagendit berada pada kategori rendah hingga sedang dan distribusinya tidak merata berdasarkan perhitungan menggunakan indeks Margalef dan Evenness.
Kajian pustaka: Keanekaragaman burung sebagai bioindikator polusi udara di area perkotaan Izzatunnisa, Dhiya; Az-Zahra, Lula Kamilia; Surtikanti, Hertien Koosbandiah
Jurnal Esabi (Jurnal Edukasi dan Sains Biologi) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37301/esabi.v7i2.89

Abstract

Penelitian ini membahas keanekaragaman burung sebagai bioindikator polusi udara di area perkotaan. Polusi udara menjadi masalah lingkungan yang semakin mengkhawatirkan, terutama di kota-kota besar, yang berdampak negatif pada kesehatan manusia dan ekosistem. Burung, sebagai komponen penting dalam ekosistem, dapat berfungsi sebagai indikator perubahan kualitas udara karena kepekaannya terhadap polusi. Tujuan dari kajian pustaka ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan antara keanekaragaman burung dan tingkat polusi udara di lingkungan perkotaan. Beberapa studi terdahulu mengungkapkan bahwa spesies burung tertentu cenderung menghindari area dengan kualitas udara buruk, sementara spesies lainnya dapat bertahan meski dalam kondisi polusi tinggi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian literatur, yang menganalisis hasil penelitian terkait peran burung dalam memantau polusi udara. Analisis ini melibatkan evaluasi data ekologi burung dan kualitas udara di beberapa kota besar di dunia. Hasil kajian menunjukkan bahwa burung dapat memberikan informasi penting mengenai kondisi lingkungan perkotaan, terutama terkait dengan konsentrasi polutan seperti PM2.5 dan NOx. Temuan ini menegaskan pentingnya pemanfaatan keanekaragaman burung sebagai indikator lingkungan yang efektif dan terjangkau. Sebagai kesimpulan, penelitian ini menyarankan agar keberagaman spesies burung dapat dijadikan salah satu indikator dalam pemantauan kualitas udara perkotaan, sehingga dapat membantu upaya mitigasi polusi udara yang lebih efektif.
Pengembangan bahan ajar biologi berbasis inkuiri pada materi keanekaragaman hayati terintegrasi potensi lokal Indow, Detty Gunarsi; Sirait, Silvia Hanna Kusuma; Jeni, Jeni
Jurnal Esabi (Jurnal Edukasi dan Sains Biologi) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37301/esabi.v7i2.90

Abstract

Berdasarkan pengamatan awal di kelas, penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk bahan ajar biologi berbasis inkuiri tentang bahan keanekaragaman hayati yang terintegrasi dengan potensi lokal di SMA N 1 Warmare. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (R&D), yaitu metode penelitian yang digunakan untuk menciptakan atau menghasilkan produk baru yang efektivitasnya akan diuji kemudian sebelum produk tersebut digunakan di suatu lembaga atau sebagainya. Penelitian ini menggunakan model ADDIE (Analisis-Desain-Pengembangan-Implementasi-Evaluasi) dalam bentuk bahan ajar biologi berbasis inkuiri tentang bahan keanekaragaman hayati yang terintegrasi dengan potensi lokal. Penelitian ini bertujuan untuk melihat validitas dan kepraktisan. Hasil penelitian tentang validasi bahan ajar biologi dinilai oleh validator dengan nilai yang harus sangat valid atau valid sebagai syarat agar perangkat tersebut dapat diimplementasikan dan memenuhi kriteria. Hasil validasi bahan ajar menunjukkan 89% berada dalam kategori sangat valid. Hasil kuesioner tanggapan siswa memperoleh respons positif, yaitu 93,75% dalam kategori sangat praktis. Berdasarkan permasalahan yang telah dijelaskan, dapat disimpulkan bahwa bahan ajar biologi berbasis inkuiri tentang keanekaragaman hayati yang terintegrasi dengan potensi lokal di SMA N 1 Warmare cocok digunakan karena telah dikategorikan sangat valid dan praktis, sehingga dapat digunakan dalam pembelajaran.
Analisis in silico potensi senyawa metabolit sekunder pada tumbuhan meniran (Phyllanthus niruri L.) sebagai antiiflamasi Sari, Assyifa Kurnia; Jannah, Miftahul; Handayani, Handayani; Primayanti, Tiara
Jurnal Esabi (Jurnal Edukasi dan Sains Biologi) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37301/esabi.v7i2.96

Abstract

Phyllanthus niruri L. atau yang dikenal sebagai tumbuhan meniran merupakan salah satu tumbuhan herbal yang kaya akan senyawa metabolit sekunder dan telah dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional, khususnya sebagai aktivitas antiinflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi farmakologis dan toksikologis dari senyawa metabolit sekunder meniran, yaitu phyllanthin, hypophyllanthin, dan galic acid melalui pendekatan in silico. Metode yang digunakan dengan melakukan pencarian data senyawa dari database Knapsack, analisis struktur melalui PubChem, prediksi aktivitas biologis menggunakan PASS Online, dan prediksi toksisitas pada senyawa melalui Protox II. Hasil analisis menunjukkan bahwa ketiga senyawa memiliki nilai Pa > 0,7 sebagai antiinflamasi. Berdasarkan prediksi toksisitas, ketiga senyawa termasuk dalam kelas toksisitas 4 atau sedikit beracun dengan nilai LD50 antara 500 sampai 2000 mg/kg, galic acid menunjukkan tingkat toksisitas paling rendah. Toksisitas organ spesifik menunjukkan bahwa phyllanthin memiliki profil paling aman karena tidak menghasilkan hepatotoksik, karsinogenik, imunotoksik, mutagenik, dan sitotoksik. Sebaliknya hypophyllanthin dan galid acid menghasilkan potensi imunotoksik dan karsinogenik secara prediktif, namun tetap dalam batas aman.
Pengaruh problem based learning terhadap kemampuan literasi sains peserta didik pada submateri pencemaran lingkungan Hardiyanti, Putri; Simatupang, Halim
Jurnal Esabi (Jurnal Edukasi dan Sains Biologi) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37301/esabi.v7i2.103

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning terhadap kemampuan literasi sains peserta didik pada submateri pencemaran lingkungan di SMA Negeri 5 Medan Tahun Pelajaran 2024/2025. Model Problem Based Learning adalah suatu proses pembelajaran yang terdiri dari 5 fase yaitu orientasi pada masalah, mengorganisasikan siswa, membimbing penyelidikan, mengembangkan dan menyajikan hasil karya dan menganalisis proses pemecahan masalah. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April-Mei 2025 di SMA Negeri 5 Medan. Penelitian ini menggunakan rancangan quasi experimental. Desain yang digunakan adalah pretest posttest control group desain dengan teknik simple random sampling. Sampel yang digunakan adalah X-3 sebagai kelas eksperimen dan X-4 sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan pada uji-t data posttest diperoleh nilai t hitung> t tabel yaitu 3,451 > 1,994 pada taraf signifikan (a= 0,05), Sehingga disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning terhadap kemampuan literasi sains peserta didik berpengaruh secara signifikan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya pengaruh penggunaan model Problem Based Learning terhadap kemampuan literasi sains peserta didik pada submateri pencemaran lingkungan di SMA Negeri 5 Medan.
Studi in silico potensi toksisitas senyawa andrografolid dalam penggunaan terapi diabetes Rinah, Rinah; Jannah, Miftahul; Handayani, Handayani; Primayanti, Tiara
Jurnal Esabi (Jurnal Edukasi dan Sains Biologi) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37301/esabi.v7i2.111

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik kronis yang prevalensinya terus meningkat secara global, sehingga mendorong perlunya pengembangan terapi alternatif yang lebih aman dan efektif. Salah satu pendekatan yang potensial adalah pemanfaatan senyawa alami, seperti andrografolid yang terdapat dalam tanaman Andrographis paniculata. penelitian bertujuan untuk menganalisis potensi toksisitas senyawa andrografolid dalam penggunaan terapi diabetes menggunakan pendekatan in silico melalui protox II. Metode yang digunakan deskriptif kualitatif dengan prosedur meliputi prediksi toksisitas menggunakan ProTox-II, prediksi aktivitas biologis dilakukan melalui PASS Online berdasarkan struktur kimia senyawa. Hasil menunjukkan bahwa andrografolid berada dalam klasifikasi Toxicity Class IV dengan nilai LD50 sebesar 1190 mg/kg dan diprediksi tidak bersifat mutagenik, sitotoksik, maupun karsinogenik. Namun, terdapat kemungkinan efek hepatotoksik dan imunotoksik yang perlu dikaji lebih lanjut. Sementara itu, PASS Online menunjukkan bahwa andrografolid memiliki potensi aktivitas hepatoprotektif dan antiinflamasi yang kuat, relevan dalam terapi penyakit metabolik seperti diabetes. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan in silico berbasis struktur kimia dapat menjadi strategi awal yang efektif dalam mengevaluasi keamanan dan efektivitas senyawa herbal. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada kombinasi analisis toksikologi dan farmakologi dalam satu pendekatan terpadu.
Pengaruh problem based learning terhadap hasil belajar siswa pada materi ekologi kelas VII Simbolon, Tirini Gabriella Veronica; Daulae, Abdul Hakim
Jurnal Esabi (Jurnal Edukasi dan Sains Biologi) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37301/esabi.v7i2.115

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1). Mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning terhadap hasil belajar siswa pada materi ekologi di kelas VII SMP Negeri 24 Medan. (2) Mengetahui hasil belajar siswa dengan menggunakan model Pembelajaran Problem Based Learning pada materi ekologi kelas VII di SMP Negeri 24 Medan. (3) Mengetahui peningkatan hasil belajar siswa yang signifikan setelah diterapkannya model Problem Based Learning pada materi ekologi kelas VII di SMP Negeri 24 Medan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian quasi eksperimen dengan desain pretest posttest control group design, yang dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2024/2025 di SMP Negeri 24 Medan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII yang terdiri dari sembilan kelas. Pengambilan sampel penelitian dilakukan dengan teknik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data berupa tes hasil belajar berbentuk pilihan ganda sebanyak 20 soal, yang telah divalidasi. Data diperoleh melalui pretest dan posttest, serta dianalisis menggunakan uji-t satu pihak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest dan posttest di kelas eksperimen adalah 37,10 dan 75,97, Sementara itu, kelas kontrol memperoleh nilai rata-rata pretest dan posttest sebesar 31,88 dan 70,47. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa thitung > ttabel (2,99 > 1,670), sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan model pembelajaran Problem Based Learning terhadap hasil belajar siswa pada materi ekologi kelas VII di SMP Negeri 24 Medan, sehingga model ini dapat dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa.

Page 1 of 1 | Total Record : 10