cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
andriputrakesmawan@gmail.com
Phone
+6281990251989
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Perumahan Sidorejo, Jl. Sidorejo Gg. Sadewa No.D3, Sonopakis Kidul, Ngestiharjo, Kapanewon, Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Pubmedia Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Indonesia
ISSN : -     EISSN : 30259282     DOI : https://doi.org/10.47134/ptk
Core Subject : Education,
Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Indonesia (PTK) is a forum for researchers, students, and professionals who want to publish their writing or research. The focus and scope of Pubmedia Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Indonesia include: Assessment and Feedback Student Motivation and Engagement Higher Order Thinking Skills Educational Leadership and Management Teacher-Student Relationships Teacher Wellbeing and Burnout Community Engagement and Partnerships Elementary and Secondary Education Educational Models of Primary and Secondary Education Learning Media Research and Development Learning Learning Development and Learning Teaching Practices Lesson Study Various Fields Related to Classroom Action Research
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 133 Documents
History of the Formation of the Rule of Law and Civil Society in the Republic of Uzbekistan Rustam o‘g‘li, Ruziyev Dostonbek
Pubmedia Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Indonesia Vol. 3 No. 3 (2026): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/ptk.v3i3.2541

Abstract

Research Purpose: This study aims to analyze the historical stages of the formation of the rule of law and civil society in the Republic of Uzbekistan. It focuses on identifying key factors influencing this evolution and evaluating the outcomes of constitutional and legal reforms aimed at strengthening democratic values. The research employs a comprehensive analysis of legal, political, and social dimensions to understand how the concepts of the rule of law and civil society have evolved. It examines the interrelation between state institutions and independent social organizations, focusing on legislative initiatives and institutional transformations since the country's independence. The findings indicate that the 1992 Constitution created the primary foundation for a legal state by guaranteeing sovereignty and the separation of powers. Over the years, reforms have strengthened judicial independence and expanded the role of the parliament and civil society institutions. Recent reforms starting in 2017 have further liberalized the judicial system, while the 2023 Constitution has specifically bolstered the role of citizens' self-government bodies, known as neighborhoods. The formation of the rule of law and civil society in Uzbekistan is a complex and gradual process shaped by socio-economic and political transformations. While significant progress has been made in establishing a legal framework, further advancement depends on consistent reforms, the consolidation of civic values, and effective interaction between the state and its citizens.
Implementasi Media Audio Visual Shalahuddin Al Ayubi Dalam Meningkatkan Keterampilan Mendengar (Maharah Istima') dan Motivasi Belajar Bahasa Arab: Studi Kasus di SDI Abdurrahman Bin Auf Islamic School Al Fath, Muhammad; Mubarak, Abdullah; Putra, Ilham
Pubmedia Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Indonesia Vol. 3 No. 3 (2026): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/ptk.v3i3.2397

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar dan keterampilan menyimak (maharah istimā‘) bahasa Arab peserta didik melalui penerapan media audio visual berupa film sejarah Islam Shalahuddin Al-Ayyubi berbahasa Arab dengan subtitle Indonesia. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 19 peserta didik kelas V SDI Abdurrahman Bin Auf Islamic School, Cikarang Timur. Data dikumpulkan melalui observasi motivasi belajar, tes keterampilan menyimak (pra-tindakan, siklus I, dan siklus II), serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kondisi pra-tindakan motivasi belajar dan keterampilan menyimak peserta didik masih tergolong rendah. Pelaksanaan tindakan pada siklus I menunjukkan adanya peningkatan awal, namun belum optimal. Pada siklus II, terjadi peningkatan yang signifikan, ditandai dengan meningkatnya motivasi belajar, fokus, dan keterampilan menyimak peserta didik, serta tercapainya Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) secara klasikal. Dengan demikian, penerapan media audio visual berupa film sejarah Islam efektif dalam meningkatkan motivasi belajar dan keterampilan menyimak bahasa Arab peserta didik sekolah dasar Islam.
Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar Peserta Didik Dengan Menggunakan Metode Pembelajaran Snowball Thorowing Kelas IX B SMP Negeri I Adonara Barat Pada Materi Sakramen Perkawinan Dan Sakramen Imamat Nukak, Yuliana; Moi, Yuliana
Pubmedia Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Indonesia Vol. 3 No. 3 (2026): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/ptk.v3i3.2581

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya prestasi belajar peserta didik pada materi Sakramen Perkawinan dan Sakramen Imamat di kelas IX B SMP Negeri 1 Adonara Barat, yang disebabkan oleh kurangnya keaktifan siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar peserta didik melalui penerapan metode pembelajaran Snowball Throwing. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 16 peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan prestasi belajar peserta didik setelah penerapan metode Snowball Thorowing. Pada siklus I, keterlibatan siswa mulai meningkat namun belum optimal, sedangkan pada siklus II terjadi peningkatan yang signifikan baik dari segi keaktifan maupun hasil belajar, di mana sebagian besar siswa telah mencapai kriteria ketuntasan minimal. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode Snowball Throwing efektif dalam meningkatkan prestasi belajar peserta didik serta menciptakan suasana pembelajaran yang lebih aktif dan menyenangkan
Penerapan Model Pembelajaran Problem Bassed Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Materi Sifat Gereja Yang Apostolik Di Kelas XI 4 SMA Negeri I Adonara Barat Hayon, Margareta; Diazviera, Ana
Pubmedia Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Indonesia Vol. 3 No. 3 (2026): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/ptk.v3i3.2582

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik melalui penerapan model Problem Based Learning pada materi sifat Gereja yang apostolik dalam pembelajaran Pendidikan Agama Katolik. Penelitian ini dirancang dalam bentuk Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan melalui dua siklus pembelajaran. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan tindakan, pelaksanaan pembelajaran, pengamatan terhadap proses, serta refleksi untuk perbaikan pada siklus berikutnya. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen tes untuk mengukur capaian hasil belajar serta lembar observasi untuk menilai keterlibatan peserta didik selama proses pembelajaran berlangsung. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning memberikan dampak positif terhadap peningkatan keaktifan dan hasil belajar peserta didik yang mengalami peningkatan secara bertahap pada setiap siklus. Pada siklus I, peserta didik mulai terlibat dalam diskusi dan pemecahan masalah, namun masih terdapat siswa yang pasif dan kurang percaya diri dalam menyampaikan pendapat. Hasil evaluasi pada tahap ini menunjukkan adanya peningkatan dibandingkan kondisi awal, tetapi belum mencapai indikator keberhasilan yang ditetapkan. Oleh karena itu, dilakukan perbaikan pada siklus II melalui pemberian bimbingan yang lebih terarah, penguatan motivasi, dan pengelolaan waktu yang lebih efektif. Pada siklus II, keaktifan dan keberanian peserta didik dalam bertanya, berdiskusi, serta menanggapi pendapat teman meningkat secara signifikan. Peningkatan tersebut berdampak langsung pada hasil evaluasi akhir yang menunjukkan ketuntasan belajar yang diharapkan. Dengan demikian, model Problem Based Learning efektif dalam meningkatkan hasil belajar serta menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, kritis, dan bermakna.
Natural and Sosial Science Learning Management Using an Inquiry Model (Manajemen Pembelajaran IPAS dengan Model Inkuiri) Yana, Cicik; Istikomah
Pubmedia Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Indonesia Vol. 3 No. 3 (2026): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/ptk.v3i3.2620

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan manajemen pembelajaran dengan menerapkanmodel inkuiri. Artikel ini menggunakan metode kualitatif deskriptif guna mengeksplorasi, menggambarkan dan memahami fenomena yang terjadi sesuai dengan keadaan di lingkungan sekolah. Subjek penelitian adalah siswa kelas V MI At Taqwa Sidoarjo. Sebagai proses pemahaman dari data tersebut, penulis menggunakan analisis yang kemudian diseleksi serta digabungkan menggunakan analisis yang deduktif sehingga dapat ditarik kesimpulan yang bersifat khusus. Instrumen dalam penelitian ini yaitu lembar kerja siswa . Dalam pengumpulan data primer, penulis menggunakan pendekatan observasi dan wawancara bersama wakil kepala humas, salah satu guru IPAS dan beberapa murid di MI At Taqwa Sidoarjo. Pengelolaan program pembelajaran di dalam kelas menitikberatkan pada beberapa aspek, yaitu perencanaan pembelajaran, pengaturan proses belajar mengajar serta aktivitas belajar, dan mengevaluasi hasil belajar. Berdasarkan hasil penelitian terdapat peningkatan hasil belajar pada siswa. Aktifitas siswa selama proses pembelajaran juga mengalami peningkatan seperti lebih kreatif dan bebas berpendapat. Dengan demikian manajemen pembelajaran model inkuiri dapat dijadikan alternatif dalam meningkatkan hasil belajar siswa dalam belajar IPAS.
Analisis Buku Monitoring terhadap Pembentukan Karakter Siswa Sekolah Menengah Pertama A’yun, Qurrata; Nurdyansyah
Pubmedia Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Indonesia Vol. 3 No. 3 (2026): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/ptk.v3i3.2621

Abstract

Pada perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini, Pendidikan karakter menjadi hal yang harus diperhatikan dan sangat penting dalam dunia pendidikan. Oleh karena itu perlu diberikan pembiasaan- pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari peserta didik dengan cara mengisi buku monitoring. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis buku monitoring dalam pembentukan karakter siswa di SMP Muhammadiyah 5 Ngoro Mojokerto. Penelian ini berlangsung selama dua bulan  pada tahun 2022/2023, dalam implementasinya melalui tiga tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi.Analisis data dilakukan dengan menggunakan triangulasi data melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan model analisis interaktif, di mana analisis data dilakukan secara bersamaan dengan pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku monitoring yang diterapkan mampu memberikan pengaruh yang positif terhadap pembentukan karakter siswa di SMP Muhammadiyah 5 Ngoro, buku ini berisi tentang kegiatan yang mencerminkan karakter muhafidz, uswah, himmah, Marwah, dan adab siswa baik di sekolah maupun di rumah. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan mengenai praktik terbaik dalam pendidikan karakter di lingkungan sekolah dan berpotensi berkontribusi terhadap kebijakan pendidikan yang lebih efektif.
Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar Peserta Didik Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Cooperative Tipe Student Teams Achievement Division (STAD) Kelas X-3 SMA Negeri 1 Adonara Barat pada Materi Kesetaraan Pria dan Wanita Nuhan, Maria; Tukan, Hermanus
Pubmedia Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Indonesia Vol. 3 No. 3 (2026): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/ptk.v3i3.2580

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Cooperative Tipe Student Teams Achievement Division (STAD) pada materi kesetaraan pria dan wanita dalam pembelajaran Pendidikan Agama Katolik di kelas X-3 SMA Negeri 1 Adonara Barat. Permasalahan utama yang ditemukan adalah rendahnya prestasi belajar peserta didik yang ditunjukkan oleh sebagian besar nilai berada di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), serta rendahnya motivasi, kedisiplinan, dan keaktifan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar untuk mengukur aspek kognitif serta lembar observasi untuk menilai aktivitas dan keterlibatan peserta didik selama proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model STAD mampu meningkatkan keaktifan, kerja sama, serta tanggung jawab peserta didik dalam belajar. Peningkatan tersebut berdampak pada hasil belajar yang menunjukkan adanya kenaikan nilai rata-rata kelas dan persentase ketuntasan belajar pada setiap siklus. Dengan demikian, model pembelajaran Cooperative Tipe Student Teams Achievement Division (STAD) terbukti efektif dalam meningkatkan prestasi belajar peserta didik serta menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, kolaboratif, dan bermakna.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Melalui Model Pembelajaran Cooperative Learning Tipe Numbered Heads Together (NHT) Bagi Peserta Didik Kelas XI IPA SMA Negeri I Wulandoni Pada Materi Sifat Gereja Yang Apostolik Hendrikus Boli; Feriana A. Nona Ice
Pubmedia Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Indonesia Vol. 3 No. 3 (2026): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/ptk.v3i3.2597

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar dan kurangnya keterlibatan aktif peserta didik dalam pembelajaran Pendidikan Agama Katolik, khususnya pada materi Sifat Gereja yang Apostolik di kelas XI IPA SMA Negeri 1 Wulandoni. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Cooperative Learning tipe Numbered Heads Together (NHT). Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, yang masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 17 peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar, observasi aktivitas peserta didik, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Cooperative Learning tipe Numbered Heads Together (NHT) mampu meningkatkan konsentrasi, keaktifan, serta hasil belajar peserta didik secara signifikan. Pada siklus I, pembelajaran masih menunjukkan keterbatasan karena sebagian peserta didik belum aktif dan hasil belajar belum mencapai kriteria ketuntasan minimal. Setelah dilakukan perbaikan pada siklus II melalui penerapan model NHT, peserta didik menjadi lebih aktif, berani berpendapat, dan mampu bekerja sama dalam kelompok. Peningkatan tersebut berdampak pada hasil belajar yang lebih baik dan mencapai ketuntasan yang diharapkan. Dengan demikian, model Cooperative Learning tipe Numbered Heads Together (NHT) efektif dalam meningkatkan hasil belajar serta menciptakan pembelajaran yang lebih aktif dan bermakna
Upaya Mingkatkan Hasil Belajar PAK Melalui Metode Belajar Artikulasi Pada Siswa Kelas X ATR SMKN Witihama ricar wakei; Matilde Bengan Lawan; Yosep Belen Keban
Pubmedia Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Indonesia Vol. 3 No. 3 (2026): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/ptk.v3i3.2589

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar peserta didik melalui penerapan metode pembelajaran interaktif pada materi Aku Pribadi yang Unik. Penelitian menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi sebagai dasar perbaikan pelajaran berikutnya. Data dikumpulkan melalui tes untuk mengetahui hasil belajar serta lembar observasi untuk melihat keaktifan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran interaktif mampu meningkatkan partisipasi siswa dan hasil belajar yang terus mengalami peningkatan pada setiap siklus pembelajaran. Dengan demikian, penggunaan metode pembelajaran interaktif terbukti mampu meningkatkan hasil belajar sekaligus menciptakan suasana belajar yang lebih hidup dan bermakna dalam Pendidikan Agama Katolik. Pada siklus I, beberapa peserta didik mulai terlibat dalam kegiatan diskusi kelompok, walaupun masih ada yang cenderung diam dan belum percaya diri saat menyampaikan pendapat. Hasil penilaian pada tahap ini menunjukkan adanya kemajuan dibandingkan dengan kondisi awal, namun belum memenuhi target yang diharapkan. Oleh sebab itu, pada siklus II dilakukan perbaikan dengan memberikan beberapa arahan yang jelas, meningkatkan motivasi belajar siswa, serta mengatur waktu pembelajaran dengan lebih baik. Pada tahap ini, terlihat peningkatan yang signifikan dalam keaktifan siswa, baik dalam bertanya maupun dalam memberikan tanggapan terhadap pendapat teman. Perubahan tersebut berdampak pada hasil belajar yang semakin meningkat hingga mencapai ketulusan. Selain itu, pembelajaran interaktif juga membantu sikap percaya diri, kerja sama, dan tanggung jawab siswa dalam menghayati serta menerapkan nilai-nilai iman.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Taliking Stick Kelas X-B SMAS Katolik Kejora Riung Pada Materi Manusia Makhluk Otonom Lamberta Beto Koten; Eveta Kau Bauk; Hermania Bhoki
Pubmedia Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Indonesia Vol. 3 No. 3 (2026): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/ptk.v3i3.2601

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi Manusia Makhluk Otonom melalui penerapan model pembelajaran Talking Stick di kelas X-B SMAS Katolik Kejora Riung. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik yang disebabkan oleh kurangnya keterlibatan aktif peserta didik dalam proses pembelajaran serta penggunaan metode pembelajaran yang masih berpusat pada guru. Akibatnya, peserta didik cenderung pasif, kurang percaya diri, dan kurang termotivasi dalam mengikuti proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 26 peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Talking Stick mampu meningkatkan keaktifan, keberanian, kerja sama, dan hasil belajar peserta didik. Pada tahap pra-siklus hanya 11,54% peserta didik yang mencapai ketuntasan belajar, sedangkan pada siklus II sebagian besar peserta didik telah mencapai nilai di atas KKM dengan kategori baik dan sangat baik. Peserta didik juga terlihat lebih aktif dalam berdiskusi, menjawab pertanyaan, dan menyampaikan pendapat selama proses pembelajaran berlangsung. Dengan demikian, model pembelajaran Talking Stick efektif digunakan untuk menciptakan suasana belajar yang aktif, interaktif, menyenangkan, dan mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi Manusia Makhluk Otonom. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi guru dalam menerapkan model pembelajaran inovatif di kelas.