cover
Contact Name
Aceng Ulumudin
Contact Email
Aceng.ulumudin@uniga.ac.id
Phone
+6282119261719
Journal Mail Official
journal.jkp@pasca.uniga.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Samarang No. 52A, Kec. Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat 44151
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Journal Of Entrepeneurship and Strategic Management (JESM)
Published by Universitas Garut
ISSN : 28296400     EISSN : 28294335     DOI : https://doi.org/10.52434/jesm.v2i02
Core Subject : Economy, Education,
Journal Of Entrepeneurship and Strategic Management (JESM) merupakan media publikasi hasil penelitian, telaahan kajian pustaka, dan/ atau gagasan dari berbagai kalangan peneliti pada bidang multi disiplin, yang bertujuan untuk memberikan kontribusi positif bagi perkembangan teori maupun implementasinya.
Articles 49 Documents
Pengaruh Manajamen dan Kinerja Pegawai Dinas Kopersi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Terhadap Efektivitas Program Kopersi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah di Kabupaten Garut Surahmat, Cecep; Firdaus, Oktri Mohammad; Ulumudin, Aceng
Journal Of Entrepreneurship and Strategic Management Vol. 3 No. 01 (2024): Journal Of Entrepeneurship and Strategic Management
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jesm.v3i01.239

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada permasalahan mengenai efektivitas program koperasi usaha mikro, kecil dan menengah di Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Garut yang diindikasikan belum baiknya manajemen program koperasi usaha mikro, kecil dan menengah dan kinerja pegawai di Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Garut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen program koperasi usaha mikro, kecil dan menengah, kinerja pegawai dan efektivitas program koperasi usaha mikro, kecil dan menengah di Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Garut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskripsi analisis statistik dengan model analisis jalur (path analysis). Populasi dan responden dalam penelitian ini adalah sebanyak 66 responden dengan menggunakan teknik simple jenuh. Berdasarkan analisis data dan hasil penelitian bahwa manajemen program koperasi usaha mikro, kecil dan menengah dan kinerja pegawai di Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Garut memiliki pengaruh positif terhadap efektivitas program koperasi usaha mikro, kecil dan menengah di Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Garut. Temuan dilapangan salah satunya adalah pembagian tugas/beban pekerjaan dan dapat memberikan motivasi, proses pelaksanaan kerja dan hasil kerja yang belum optimal hal ini disebabkan oleh keterbatasan sumberdaya manusia yang memadai.
Efektifitas Benchmarking Terhadap Knowledge Gap (Study Pada PT. Changshin Reksa Jaya) Susanto, Riki Aji; Nabhani, Irfan; Suseno, Novie Susanti
Journal Of Entrepreneurship and Strategic Management Vol. 3 No. 01 (2024): Journal Of Entrepeneurship and Strategic Management
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jesm.v3i01.313

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana konsep benchmarking terhadap knowledge gap pada PT. Changshin Reksa Jaya untuk menghasilkan optimalisasi karyawan dalam mencapai tujuan perusahaan dan faktor apa saja yang menjadi kendala dalam penerapan benchmarking terhadap knowledge gap di PT. Changshin Reksa Jaya. Saat ini PT. Changshin reksa jaya menunjukkan belum adanya pengukuran yang jelas knowledge gap yang belum optimal dalam memaksimalkan benchmarking. Aktivitas dalam analisis data kualitatif dilakukan secara interaktif dan berlangsung secara terus menerus sampai tuntas, Adapun langkah-langkahnya adalah reduksi data dan penyajian data peneliti menetapkan sumber data meliputi 35 informan, peristiwa, lokasi, dan dokumen. Sedangkan, untuk dapat memperoleh data secara holistic dan integrative, pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tiga teknik yaitu wawancara mendalam, observasi partisipan, studi dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian PT. Changsin sudah menerapkan brenchmarking dan penerapan knowledge management kurang lebih selama 10 tahun, namun sejauh ini PT Changsin memang belum optimal dan belum memilliki wadah dan tempat untuk berbagi pengetahuan antara satu individu dan individu lainnya, seperti fasilitas, ruang meeting untuk diskusi tatap muka adapun hambatan ataupun kendala dalam penerapan benchmarking terhadap knowledge gap yang terjadi karena kurangnya keinginan untuk berbagi, rendahnya minat baca. Dokumen administrasi (panduan) belum berjalan dengan baik, kendala penerapan benchmarking terhadap knowledge gap yang sering terjadi diantaranya kurangnya kepercayaan baik antara pegawai kepada sesama pegawai maupun antara pegawai dengan pimpinan, perbedaan budaya, bahasa, dan referensi, status dan penghargaan terhadap pemilik pengetahuan, kurangnya kapasitas menyerap dari penerima. Untuk memantau proses perkambangan knowledge gap managemen harus melakukan review dan mengirim perwakilanya untuk mengembangkan pengentahuanya untuk menjaga penerapan knowledge management tetap berjalan diberikan penanggung jawab ditiap departemen untuk meningkatkan kualitas dan nilai dari pengetahuan dan agar orang yang pensiun pengetahuannya tidak ikut pergi.
Manajemen Pembentukan Karakter Santri Di Pondok Pesantren Wanita Babakan Fauzan Kecamatan Sukaresmi Kabupaten Garut Mardiah, Rd. Kilma Kalimatul; Salamah, Ummu; Susilawati, Wati
Journal Of Entrepreneurship and Strategic Management Vol. 3 No. 01 (2024): Journal Of Entrepeneurship and Strategic Management
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jesm.v3i01.314

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terdapat GAP analisis antara manajemen pembentukan karakter saat ini dengan standar pemerintah dan untuk mengetahui strategi manajemen yang bisa diterapkan untuk menutupi kelemahan dan menonjolkan kelebihan model pengelolaan. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan menggunakan analisis POAE dan SWOT. Hasil dari penelitian ini adalah Perencanaan yang dilakukan oleh pesantren dan pemerintah memiliki tujuan yang sama, pengorganisasian yang dilakukan oleh pesantren dan yang dilakukan oleh pemerintah juga sudah sesuai, pada tahap actuating yang dilakukan pesantren dan yang diharapkan pemerintah juga sudah sesuai. Begitupun pada tahap evaluasi juga sudah sesuai. Namun, terdapat Gap yang terjadi antara manajemen saat ini dengan pemerintah, Nilai-nilai PPRA yang ditentukan oleh pemerintah belum sepenuhnya tertuang pada santri di pondok pesantren. Terdapat karakter yang belum terbentuk di kalangan santri, yakni karakter dinamis dan inovatif. Kemudian strategi yang harus dilakukan oleh pondok pesantren wanita babakan fauzan adalah Meningkatkan komitmen/loyalitas pengajar dengan menjamin kesejahteraannya, Meningkatkan motivasi siswa dalam belajar melalui pemberian penghargaan bagi siswa berprestasi dan mengadakan kompetisi antar kelas/antar pesantren, dll., Meningkatkan mutu sekolah dengan mengupayakan pemenuhan nilai-nilai PPRA, Memperketat tingkat kedisiplinan siswa dengan memberikan punishment bagi siswa yang melanggar aturan pesantren, agar siswa merasa jera.
Strategi Penyaluran Program Garut Makmur Sebagai Implementasi Fundraising Zakat Untuk Kesejahteraan Mustahik Di Kabupaten Garut (Studi kasus: Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Garut) Muttaqin, Imam; Firdaus, Oktri Mohammad; Ijudin, Ijudin
Journal Of Entrepreneurship and Strategic Management Vol. 3 No. 01 (2024): Journal Of Entrepeneurship and Strategic Management
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jesm.v3i01.315

Abstract

Kemiskinan merupakan permasalahan yang selalu muncul dihadapi oleh negara maju maupun negara berkembang. Zakat sebagai kewajiban yang ditetapkan oleh Agama Islam adalah metode efisien dan strategis yang dapat digunakan sebagai alat untuk meningkatkan perekonomian bagi kelompok masyarakat yang kurang mampu serta berperan amat penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi penyaluran zakat Program Garut Makmur sebagai implementasi fundraising untuk kesejahteraan mustahik di Kabupaten Garut. Pada penelitian ini, metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan variabel bebas penelitian terdiri dari strategi penyaluran dan implementasi fundraising sedangkan variabel terikatnya adalah kesejahteraan mustahik melalui alat ukur pedoman wawancara terstruktur. Populasi penelitian terdiri 1.962 mustahik/ orang pada 42 kecamatan di seluruh Kabupaten Garut dengan teknik penarikan sampel non probability sampling dimana responden dipilih secara convenience sampling dengan mempertimbangkan kemudahan menjangkau desa-desa yang akan dijadikan sampel dengan menetapkan mustahik zakat sebagai responden sebagai responden yang mewakili dari 42 kecamatan di Kabupten Garut. Teknik analisa data yang digunakan merupakan teknik triangulasi sumber, dimana hasil dari penelitian memperlihatkan di dalam variabel strategi penyaluran hanya satu point belum terealisir yaitu pada kondisi perantara zakat dari Baznas yang berbeda di setiap, pada variabel implementasi fundraising terdapat hanya satu point belum terealisir yaitu mustahik belum mendapatkan penyaluran zakat dari Baznas berlangsung terus atau berkelanjutan, pada variabel kesejahteraan mustahik terdapat tiga point belum terealisir yaitu belum optimal dalam mendapatkan peningkatan dalam pendidikan, kesehatan, akses pada listrik dan air. Sedangkan pada pernyataan mendapatkan peningkatan dalam pendapatan, peningkatan dalam rasa aman dan mendapatkan peningkatan dalam akses informasi sudah dapat diperoleh oleh mustahik.
Penerimaan Warganet Terhadap Berita Dari Influencer vs Media Massa (Analisis Penerimaan Pembaca Terhadap Berita yang Dibuat Influencer vs Media Massa di Media Sosial) Ghani, Hakim Abdul; Nabhani, Irfan; Septiani, Hera Laxmi Devi
Journal Of Entrepreneurship and Strategic Management Vol. 3 No. 01 (2024): Journal Of Entrepeneurship and Strategic Management
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jesm.v3i01.318

Abstract

Kehadiran media sosial mengubah banyak hal. Salah satunya adalah 'Ruang Berita'. Saat ini terdapat fenomena netizen yang lebih memilih mengonsumsi berita dari akun influencer di media sosial, dibandingkan media massa dalam platform yang sama. Faktanya, media massa mempunyai kredibilitas untuk melakukan hal tersebut. Di tingkat lokal, hal ini setidaknya terlihat dari perbandingan yang sangat jauh, antara jumlah pengikut akun influencer dengan jumlah pengikut media massa di media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena tersebut. Untuk membuktikan benar atau tidaknya, kecenderungan netizen lebih memilih mengonsumsi berita dari influencer dibandingkan media massa di media sosial, dan mencari tahu apa saja faktor pendorong yang menyebabkannya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Peneliti melontarkan beberapa pertanyaan kepada warganet yang diambil berdasarkan klasifikasi tertentu. Hasil survei tersebut kemudian didukung dengan pernyataan beberapa ahli di bidangnya yang relevan dengan topik yang diteliti. Hasilnya, warganet diketahui lebih memilih mengonsumsi berita di akun influencer dibandingkan media massa di media sosial. Ada beberapa faktor yang menjadi pemicunya. Diantaranya karena influencer dinilai lebih up to date dibandingkan media massa, dalam hal penyebaran berita di media sosial. Hal ini membuat influencer lebih digandrungi oleh netizen, dibandingkan media massa. Namun di sisi lain, fenomena ini juga menyisakan banyak pertanyaan yang perlu dijawab. Sebab, bagaimana influencer bisa menjadi primadona warganet dalam pemberitaan, padahal mereka tidak berkompeten dalam memproduksi dan mendistribusikan berita.
Analisis Pengguna Shopee Paylaterd dengan Pendekatan Unified Theory Of Acceptance and Use (UTAUT2) Asmara, Rina; Hamdani, Nizar Alam; Yuwono, Minto
Journal Of Entrepreneurship and Strategic Management Vol. 3 No. 02 (2024): Journal Of Entrepeneurship and Strategic Management
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jesm.v3i02.417

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peneriamaan Shopee Paylater di Jawa Barat yang diukur menggunakan Sem-PLS menggunakan pendektatan unified theory of acceptance and use of technology (UTAUT2). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan studi kuesioner, dokumentasi dan studi kepustakaan. Hasil dari penelitian ini, terdapat pengaruh yang siginifikan antara Behavioural Intention terhadap Use Behaviour dengan lima variabel lainnya.
Analisis Kemampuan, Motivasi, dan Kesempatan Dalam Meningkatkan Personal Branding Dosen Pada Fakultas Ekonomi Universitas Garut Sopianti, Rineta Arta Mevia; Susilawati, Wati; Nabhani, Irfan
Journal Of Entrepreneurship and Strategic Management Vol. 3 No. 02 (2024): Journal Of Entrepeneurship and Strategic Management
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jesm.v3i02.418

Abstract

Pendidikan diyakini menjadi salah satu faktor penting dalam mempersiapkan dan menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas. Salah satunya adalah perguruan tinggi, merupakan lembaga pendidikan tingkat tinggi harus memperhitungkan aspek kualitas pendidikan yang fokus pada pengembangan karakter, keilmuan, dan keahlian yang mapan. Dalam melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi, dosen memiliki banyak peran dan tanggung jawab salah satu yang menjadi penyebabnya dipengaruhi oleh Personal branding yang mana selain menjadi citra positif bagi dosen berdampak juga terhadap branding perguruan tinggi itu sendiri. Selama proses berjalannya yang dilakukan secara internal atau eksternal oleh dosen tidak terlepas dari faktor lain yang dipengaruhi juga oleh Kemampuan, Motivasi dan Kesempatan pada dosen di setiap perguruan tinggi. Salah satu perguruan tinggi terbaik di garut yaitu Universitas Garut memiliki Personal branding yang baik sehingga banyak calon mahasiswa yang berminat untuk melanjutkan pendidikannya ke Universitas Garut. Fakultas yang paling banyak mahasiswa di setiap tahunnya adalah fakultas ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana Pengaruh Kemampuan (Ability), Motivasi (motivation), dan Kesempatan (Opportunity) terhadap Personal branding Dosen Pada Fakultas Ekonomi Universitas Garut. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan asosiatif. Data primer diperoleh dengan menyebarkan kuesioner kepada 49 responden dengan menggunakan metode penentuan sampel berdasarkan pertimbangan tertentu. Teknik analisis data yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan PLS-SEM. Hasil analisis menunjukan bahwa Kemampuan (Ability) dan Kesempatan (Opportunity) memiliki Pengaruh signifikan terhadap Personal Branding Dosen Pada Fakultas Ekonomi Universitas Garut sedangkan Motivasi (Motivation) tidak memiliki Pengaruh signifikan terhadap Personal Branding Dosen Pada Fakultas Ekonomi Universitas Garut.
Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Terhadap Peningkatan Manajemen Mutu Pendidikan dan Daya Saing Al Mashduqi Boarding School Garut Nurani, Nispi Gustia; Hermina, Tinneke; Nabhani, Irfan
Journal Of Entrepreneurship and Strategic Management Vol. 3 No. 02 (2024): Journal Of Entrepeneurship and Strategic Management
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jesm.v3i02.419

Abstract

Implementasi penjaminan mutu pendidikan merupakan langkah kunci dalam membangun budaya mutu di sekolah. Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) merupakan salah satu sistem yang dikembangkan oleh pemerintah untuk memastikan kualitas pendidikan di setiap satuan Pendidikan. Dengan implementasi SPMI yang efektif dan berkelanjutan, diharapkan setiap satuan pendidikan dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan yang diselenggarakan, sehingga memberikan manfaat yang optimal bagi peserta didik dan masyarakat secara keseluruhan. SPMI fokus pada pengembangan kualitas internal pendidikan di satuan pendidikan tersebut. Ini berarti lebih menekankan pada peningkatan mutu dari dalam, dengan mengoptimalkan proses-proses pendidikan yang ada. Meskipun pemerintah mungkin memberikan kerangka kerja dan pedoman umum,Dengan tema penelitian "Implementasi SPMI di Al Mashduqi Boarding School Garut," fokus penelitian akan terpusat pada proses implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di sekolah tersebut. Hal ini mencakup pemahaman tentang bagaimana SPMI dirancang, diimplementasikan, dan dievaluasi dalam konteks Al Mashduqi Boarding School Garut. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di Al Mashduqi Boarding School Garut. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi, wawancara, dan analisis dokumen untuk memperoleh informasi tentang bagaimana SPMI diimplementasikan di Al Mashduqi Boarding School Garut. Observasi dapat dilakukan langsung di sekolah untuk melihat praktik-praktik yang dilakukan, wawancara dengan staf sekolah dan pemangku kepentingan lainnya untuk memahami perspektif mereka, dan analisis dokumen seperti kebijakan sekolah, laporan evaluasi, atau dokumen SPMI yang ada. Berdasarkan hasil penelitian tentang implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di Al Mashduqi Boarding School Garut, analisis dapat dilakukan dalam lima aspek yang telah disebutkan, yaitu : 1. Aspek Input dengan analisis : Kurangnya kesesuaian indikator mutu dengan SNP dapat menghambat kemampuan sekolah untuk mengukur dan mengevaluasi kinerja mereka secara efektif sesuai dengan standar nasional yang ditetapkan. 2. Aspek proses dengan analisis sasaran yang tidak cukup ambisius atau tidak realistis dapat menghambat kemajuan sekolah dalam mencapai standar mutu yang diinginkan. 3 Aspek Output dengan analisa terpenuhinya sasaran-sasaran ini menunjukkan kemajuan dalam menjalankan SPMI dan upaya sekolah dalam memenuhi standar nasional Pendidikan. 4. Aspek Outcome dengan analisis Peningkatan ini merupakan hasil dari upaya implementasi SPMI yang berhasil, yang menunjukkan dampak positif dari sistem penjaminan mutu internal terhadap operasional sekolah. 5. Aspek Impact dengan analisis dampak positif ini mencakup berbagai aspek, termasuk prestasi akademik siswa, lingkungan sekolah yang kondusif untuk pembelajaran, serta komitmen terhadap peningkatan mutu yang berkelanjutan. Dengan menganalisis implementasi SPMI di Al Mashduqi Boarding School Garut dalam lima aspek tersebut, dapat diperoleh wawasan yang mendalam tentang keberhasilan, tantangan, dan potensi perbaikan dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di sekolah tersebut.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Proses Keputusan Pembelian Smartphone Iphone pada Konsumen Generasi Z di Kabupaten Garut Hikmatulloh, Dede; Nabhani, Irfan; Firdaus, Oktri Mohammad
Journal Of Entrepreneurship and Strategic Management Vol. 3 No. 02 (2024): Journal Of Entrepeneurship and Strategic Management
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jesm.v3i02.420

Abstract

Kabupaten Garut terletak di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Menurut data dari Garutkab.go.id, Demografi Generasi Z adalah yang terbesar di daerah ini. Keputusan Generasi Z untuk membeli iPhone di Kabupaten Garut yaitu efek dari gaya hidup, citra merek, dan kelompok kelompok referensi. Penurunan harga saham Apple dan pendapatan dikarenakan munculnya iPhone refurbished, iPhone high definition copy & iPhone internasional mempengaruhi kualitas iPhone di pasaran. Keputusan pembelian smartphone iPhone oleh Generasi Z baik itu unit bekas internasional, refurbished, atau resmi sering kali dipilih demi memenuhi gaya hidup mereka tanpa mempertimbangkan harga, kualitas dan isu-isu negatif yang mempengaruhi citra merek iPhone. Sementara itu, Generasi Z belum mampu membeli smartphone iPhone. Diantisipasi bahwa metodologi deskriptif dan asosiatif penelitian ini akan mengklarifikasi dan mengevaluasi kejadian yang diperiksa dengan cermat. Metodologi dalam penelitian ini bersifat kuantitatif dengan basis menganalisis populasi dan sampel pada setiap variabel. Random Sampling merupakan prosedur pengambilan sampel. Pengumpulan data dilakukan melalui distribusi kuesioner melalui penggunaan Google Form, Google Spreadsheet, dan e-mail dengan skala likert. Penelitian ini melibatkan Generasi Z yang menggunakan iPhone sebagai populasi. Seratus responden adalah bagian dari populasi yang ditetapkan menggunakan metode sampel non-probabilitas. Aplikasi pengolahan data statistik seperti SEM-PLS dan SmartPLS 4 akan digunakan untuk teknik analisis data yang akan digunakan.
Faktor-Faktor Preferensi Muzaki dalam Menyalurkan Dana Zakat Melalui Baznas Kabupaten Garut Hendra, Hendra; Firdaus, Oktri Mohammad; Ijudin, Ijudin
Journal Of Entrepreneurship and Strategic Management Vol. 3 No. 02 (2024): Journal Of Entrepeneurship and Strategic Management
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jesm.v3i02.421

Abstract

Zakat merupakan instrumen zakat untuk mewujudkan ekonomi berkeadilan tidak berjalan sebagaimana mestinya dan pengumpulan zakat di lembaga-lembaga penghimpunan zakat tidak ideal instrumen zakat untuk mewujudkan ekonomi. Hal ini karena pengetahuan masyarakat tentang sumber-sumber yang harus dikeluarkan Zakat hanya terfokus pada sumber-sumber tradisional, meskipun hal ini. Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang zakat mempengaruhi penghimpunan dana zakat di lembaga keluarga. Oleh karena itu diperlukan lembaga atau lembaga masyarakat untuk dapat membantu. Tidak dapat dipungkiri bahwa pemahaman masyarakat tentang konsep zakat kini telah berkembang dalam bentuk yang berjanji untuk membayar zakat, membayar zakat secara langsung tanpa perantara Amil menerima zakat (Mustahiq). diteruskan. Hal seperti ini masih berkembang di masyarakat. Pada dasarnya tidak dilarang untuk mengarahkan zakat kepada mustahiq, namun mengingat tujuan zakat yaitu upaya mengentaskan kemiskinan, maka tidak terpenuhi. Efek pendistribusian zakat tersebut hanya berumur pendek, sehingga tujuan utama zakat, mengubah mustahik menjadi muzakki, sulit tercapai. Oleh karena itu, penyaluran zakat melalui Amil sangat penting agar sejalan dengan visi dan misi zakat serta berhasil. Dalam hal ini Amil Zakat diangkat dan diangkat oleh penguasa atau pemerintah, sehingga tidak ada yang bisa menjadi Amil. Beberapa syarat Amil adalah Muslim, kedewasaan, kejujuran, amanah, pengetahuan Fiqh Zakat, dan kekuatan fisik dan mobilitas yang tinggi. Peluang zakat di Indonesia sangat besar. Arifin Purwanto, General Manager BAZNAS, mengatakan dalam siaran langsung IDN Times pada 15 Juni 2020, potensi Zakat sebesar Rp 330 triliun. Berdasarkan terlihat yang cukup signifikan dari tahun 2017 hingga tahun 2021. Akan tetapi, jika merujuk pada potensi yang ada, perolehan tersebut masih sangat jauh dari potensi pengumpulan zakat di Kabupaten Garut.