cover
Contact Name
Fiqra
Contact Email
jurnal.attahalli@uniga.ac.id
Phone
+6282126005480
Journal Mail Official
jurnal.attahalli@uniga.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Samarang Jl. Hampor No.52A, Rancabango, Kec. Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat 44151
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Agama Islam
Published by Universitas Garut
ISSN : -     EISSN : 28282337     DOI : http://dx.doi.org/10.52434/jpai.v2i2
Core Subject : Religion, Education,
Fokus dan ruang lingkup Jurnal Ini sebagai berikut: 1. Metode dan model pembelajaran Interaktif 2. Pendidikan Karakter 3. Moderasi Beragama 4. Isu Terkini Sekitar Pendidikan Agama Islam 5. Media Pembelajaran Berbasis Teknologi 6. Teks Suci dalam Agama 7. Keragaman Etnis Budaya, Sosial dan Tradisi keagamaan 8. Studi Wawasan dan Globalisasi 9. Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Teknologi 10. Manajemen Pendidikan Islam
Articles 131 Documents
Pelaksanaan Pembelajaran Asmaul Husna dengan Metode 3MB Terhadap Nilai-Nilai Religius Santri di Madrasah Diniyah Nuruz Zahro' Jember Muzdalifah Salimah; Anita Fitriya
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 2 (2026): Jurnal Pendidikan agama Islam (September)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemahaman akan pendidikan agama sangatlah diperlukan agar pemahaman tersebut dapat menjadikan dasar pengamalan dalam kehidupan sehari-hari. untuk dapat memahami agama seseorang wajib mengenal Allah, sifat-sifatnya dan segala hal ihwal tentangnya diantaranya yaitu, dengan membaca, mendengar dan memahami asmaul husna. Melalui asmaul husna, kita dapat meneladani nilai-nilai yang ada di dalamnya sebagai bekal hidup di dunia, oleh sebab itu, pelaksanaan pembelajaran asmaul husna di sekolah atau madrasah menjadi salah satu upaya yang dilakukan untuk proses pendidikan dan pemahaman agama. Fokus penelitian adalah: 1) Bagaimana pelaksanaan pembelajaran asmaul husna dengan metode 3MB terhadap nilai – nilai tauhid pada santri di madrasah diniyah nuruz zahro’ 2) Bagaimana pelaksanaan pembelajaran asmaul husna dengan metode 3MB terhadap nilai – nilai akidah pada santri di madrasah diniyah nuruz zahro’ 3) Apa saja faktor penghambat dan pendukung dalam pelaksanaan pembelajaran asmaul husna dengan metode 3MB terhadap nilai – nilai religius pada santri di madrasah diniyah nuruz zahro’ Metode penelitian adalah jenis kualitatif deskriptif, jenis penelitian menggunakan purposive, Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, serta dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi, display data, dan penarikan kesimpulan. Validasi data menggunakan triangulasi sumber. Hasil Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pembelajaran asmaul husna dengan metode 3mb terhadap nilai-nilai religius santri adalah dengan guru membacakan, menjelaskan point penting terkait nilai-nilai tauhid dan akidah dalam asmaul husna, kemudian santri diminta membaca bergantian, selanjutnya dibimbing untuk menghafal dengan nada. Adapun faktor pendukungnya adalah adanya kesinambungan proses pembelajaran tersebut. Dan faktor penghambatnya adalah metode menghafal, karena kemampuan hafalan santri yang berbeda beda.
Analisis Efektivitas Program Masjid Untuk Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Terhadap Penghimpunan Dana Ziswaf Muhammad Rizkia Nur Faizi; Rizaludin; Muhibban
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 2 (2026): Jurnal Pendidikan agama Islam (September)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masjid memiliki peran strategis tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program masjid dalam meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap penghimpunan dana zakat, infak, sedekah, dan wakaf di Masjid Darussalam Kota Wisata Cibubur. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program keagamaan, sosial, pendidikan, serta inovasi digital dalam sistem donasi mampu meningkatkan partisipasi masyarakat secara signifikan. Transparansi pengelolaan dana dan keberagaman program menjadi faktor utama dalam membangun kepercayaan jamaah. Namun demikian, terdapat hambatan berupa keterbatasan sumber daya manusia dan fluktuasi partisipasi. Secara keseluruhan, program masjid terbukti efektif dalam mendorong optimalisasi penghimpunan dana dan memperkuat peran masjid dalam pemberdayaan umat.
Analisis Hukum Islam Terhadap Kewajiban Nafkah Dalam Dinamika Peran Suami Istri (Studi Tentang Istri Sebagai Pencari Nafkah Utama) Muhammad Irfan; Yusdi Haq
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 2 (2026): Jurnal Pendidikan agama Islam (September)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kewajiban memberi nafkah adalah kewajiban bagi seorang suami, akan tetapi dalam kenyataannya sekarang kewajiban suami itu diemban juga oleh seorang istri ketika suami tidak mampu mencukupi kebutuhan ekonomi atau finansial keluarga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan cara mengkaji, membaca, mencatat, dan menganalisis berbagai sumber literatur (buku, jurnal, skripsi, laporan) yang relevan dengan topik penelitian untuk membangun landasan teori, mendapatkan gambaran umum, serta memahami penelitian terdahulu terkait masalah yang diteliti. Studi kepustakaan yang dilakukan dengan cara mempelajari kitab-kitab dan buku-buku yang berhubungan dengan nafkah dalam rumah tangga untuk mengetahui permasalahan yang diteliti. Penelitian ini menyimpulkan bahwa demi kemaslahatan dan keadilan, fleksibilitas peran diperlukan tanpa harus menghilangkan prinsip mu’asyarah bil ma’ruf, di mana suami yang tidak mampu memberi nafkah harus mengkompensasi perannya dalam ranah domestik guna menghindari beban ganda (double burden) pada istri
Orang Fasik dalam QS Al-Baqarah Ayat 26-27: Analisis Tafsir Tahlili dan Relevansinya dalam Kehidupan Kontemporer Ramlan; Muhammad Yahya; Hasyim Haddade
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 2 (2026): Jurnal Pendidikan agama Islam (September)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep orang fasik dalam QS. Al-Baqarah ayat 26–27 melalui pendekatan tafsir tahlili serta mengkaji relevansinya dalam kehidupan kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui kajian terhadap Al-Qur’an, kitab-kitab tafsir klasik dan kontemporer, serta berbagai sumber ilmiah yang berkaitan dengan tema penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep fasik tidak hanya bermakna keluar dari ketaatan kepada Allah, tetapi juga mencakup penyimpangan dalam aspek akidah, moral, sosial, dan nilai-nilai keagamaan. Perspektif tafsir kontemporer menunjukkan bahwa kefasikan tidak hanya dipahami sebagai persoalan individu, tetapi juga sebagai fenomena sosial yang dapat memengaruhi kehidupan masyarakat secara luas. Dalam konteks kehidupan modern, konsep fasik masih sangat relevan terhadap berbagai persoalan seperti krisis moral, korupsi, disintegrasi sosial, kerusakan lingkungan, dan penyebaran hoaks di era digital. Dengan demikian, konsep fasik dalam Al-Qur’an memiliki nilai teologis dan sosial yang tetap relevan sebagai pedoman dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan masa kini.
Judul Konflik Dalam Rumah Tangga (Suatu Kajian Tafsir Taḥlīlī Qs. Al-Nisā’/4: 35 Nurjannah; Muhammad Yahya; Hasyim Haddade
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 2 (2026): Jurnal Pendidikan agama Islam (September)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap konsep konflik dalam rumah tangga menurut Al-Qur’an, khususnya melalui kajian tafsir taḥlīlī terhadap QS. Al-Nisā’/4: 35. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif, yang sumber datanya bersumber dari kitab-kitab tafsir, khususnya Tafsir Ibnu Kasir dan Tafsir Al-Misbah karya M. Quraish Shihab, serta didukung literatur pendukung berupa jurnal dan buku terkait. Data dianalisis menggunakan metode tafsir taḥlīlī, dengan menelaah Asbāb Al-nuzūl, munāsabah ayat, mufradat, serta pendapat para mufasir secara sistematis ayat per ayat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur’an memaknai konflik rumah tangga melalui konsep syiqāq, nushūz, dan ‘adl, dan menempatkan QS. Al-Nisā’/4: 35 sebagai jawaban normatif berupa mekanisme mediasi melalui pengutusan hakam dari kedua belah pihak keluarga. Ibnu Kasir dan Quraish Shihab sepakat bahwa mekanisme ini mencerminkan preferensi Al-Qur’an terhadap keutuhan keluarga, dengan menjadikan perceraian sebagai ultimum remedium yang hanya ditempuh setelah upaya islah, musyawarah, dan kesabaran tidak membawa hasil.
Peran Kepala Madrasah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Di MTSS Al-Mahrusiyah Muhamad Sopyan Sholichin; Suko Susilo; Bustanul Arifin
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 2 (2026): Jurnal Pendidikan agama Islam (September)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepala madrasah dalam meningkatkan kinerja guru di MTsS Al-Mahrusiyah Lirboyo Kediri. Kinerja guru merupakan faktor penting dalam peningkatan mutu pendidikan, sehingga diperlukan kepemimpinan kepala madrasah yang efektif. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala madrasah berperan sebagai manajer dan supervisor akademik dalam meningkatkan kinerja guru melalui perencanaan program, supervisi kelas, serta evaluasi berkelanjutan. Selain itu, kepala madrasah juga memberikan motivasi dan pembinaan profesional kepada guru. Dengan demikian, peran kepala madrasah sangat berpengaruh terhadap peningkatan kualitas pembelajaran dan profesionalisme guru.
Konsep Halālan Ṭayyiban dalam Al-Qur’an: Kajian Tafsir Tahlili QS Al-Baqarah Ayat 168 Panca Sakti Kamal; Muhammad Yahya; Hasyim Haddade
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 2 (2026): Jurnal Pendidikan agama Islam (September)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam konsep halālan ṭayyiban yang terkandung dalam QS. Al-Baqarah ayat 168. Pendekatan yang digunakan dalam kajian ini adalah metode tafsir tahlili, sebuah metode penafsiran yang menguraikan ayat demi ayat secara sistematis berdasarkan urutan mushaf dengan menelaah aspek kebahasaan (mufradāt), konteks turunnya ayat (asbābun nuzūl), korelasi ayat (munāsabah), serta pandangan para mufasir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perintah mengonsumsi makanan yang halālan ṭayyiban diawali dengan seruan universal (Yā ayyuhā an-nās) yang ditujukan bagi seluruh umat manusia demi menjaga kemaslahatan bersama. Dimensi halāl merujuk pada pemenuhan aspek hukum syariat (baik zat maupun cara memperolehnya), sedangkan dimensi ṭayyib menekankan pada kualitas fisik dan gizi pangan, yakni bersih, sehat, aman, dan membawa manfaat bagi tubuh. Di era modern, konsep ini tidak hanya terbatas pada kepemilikan sertifikasi halal, melainkan menjadi standar kualitas holistik yang sangat relevan untuk menghadapi tantangan industri pangan kompleks, rekayasa teknologi makanan, serta penyakit metabolik akibat pola konsumsi yang tidak sehat
Munasabah ayat dalam surah al-baqarah analisis korelasi antar ayat dan implikasinya terhadap pemahaman makna Al-Qur'an Nurul Hifdizyah Amniar; Achmad Abubakar; Firdaus
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 2 (2026): Jurnal Pendidikan agama Islam (September)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian munasabah merupakan instrumen metodologis penting untuk mengungkap koherensi makna di balik sistematika ayat Al-Qur’an yang tidak disusun secara kronologis. Penelitian ini menganalisis korelasi antar ayat dalam Surah al-Baqarah serta implikasinya terhadap pemahaman Al-Qur'an secara holistik. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode tafsir tahlili dan maudu’i, penelitian ini secara khusus menelaah struktur intertekstual pada surah tersebut. Berbeda dengan penelitian sebelumnya yang cenderung fokus pada ayat hukum tertentu, aspek etika saja, atau hubungan antarsurah, penelitian ini menawarkan analisis yang lebih komprehensif dengan mengintegrasikan korelasi struktural antar kelompok tema di sepanjang keseluruhan Surah al-Baqarah. Temuan ini menunjukkan adanya pola korelasi yang sistematis dan kohesif, termasuk struktur melingkar antara awal dan akhir surah yang mempertegas kesatuan makna antara aspek akidah, hukum, dan kisah. Implikasinya, kajian ini efektif mencegah penafsiran parsial yang distortif sekaligus memperkuat argumen kemukjizatan struktur Al-Qur'an.
Pendusta Agama Dalam QS Al-Ma’un Tiara Sani; Muhammad Yahya; Hasyim Haddade
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 2 (2026): Jurnal Pendidikan agama Islam (September)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji konsep "pendusta agama" (mukadzdzib bid-din) sebagaimana termaktub dalam QS Al-Ma'un ayat 1-7 melalui pendekatan tafsir tahlili. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis penafsiran lafaz-lafaz kunci dalam surah tersebut, mengungkap korelasi antara kelalaian ibadah ritual dengan ketidakpedulian sosial, serta merumuskan hikmah yang relevan bagi pembentukan karakter muslim dalam konteks kontemporer. Metode yang digunakan adalah tafsir tahlili, Hasil penelitian menunjukkan bahwa QS Al-Ma'un mendefinisikan pendusta agama bukan semata berdasarkan pengingkaran teologis, melainkan melalui tiga indikator perilaku utama: pertama, menghardik anak yatim dengan menolak hak haknya; kedua, enggan menganjurkan pemberian makan kepada orang miskin; dan ketiga, melaksanakan shalat secara lalai (sahun) disertai sikap riya' serta keengganan memberikan bantuan sederhana (al-ma'un). Novelty penelitian ini terletak pada analisis integratif antara aspek linguistik-tahlili dengan implikasi sosio-teologis surah tersebut, sehingga menghasilkan pemahaman komprehensif mengenai karakter muslim ideal yang tidak hanya saleh secara personal, tetapi juga bertanggung jawab secara sosial
Misi Kerasulan Dalam Qs Al-Baqarah Ayat 151 Zakiyuddin Rahim; Hasyim Haddade; Muhammad Yahya
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 2 (2026): Jurnal Pendidikan agama Islam (September)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kandungan dan makna QS. al-Baqarah ayat 151 serta menganalisis misi-misi kerasulan Nabi Muhammad saw. yang terkandung di dalamnya. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kedudukan kerasulan sebagai salah satu pilar utama dalam sistem keimanan Islam, sebagaimana ditegaskan bahwa Rasul diutus bukan hanya sebagai penyampai wahyu, tetapi juga sebagai pembimbing dan pendidik umat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan tafsir tahlili. Hasil penelitian menunjukkan bahwa QS. al-Baqarah ayat 151 memuat lima misi utama kerasulan, yaitu tilawah al-ayat (membacakan ayat-ayat Allah), tazkiyah (penyucian jiwa), ta'lim al-kitab (pengajaran Al-Qur'an), ta'lim al-hikmah (pengajaran hikmah), dan ta'lim ma lam yakunu ya'lamun (pengajaran ilmu yang belum diketahui). Kelima misi tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan membentuk satu sistem pendidikan ilahi yang saling berkaitan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kerasulan Nabi Muhammad saw. bersifat holistik, mencakup dimensi spiritual, intelektual, dan sosial, sehingga tetap relevan sebagai kerangka pendidikan Islam dalam kehidupan modern.