cover
Contact Name
Widayat Widayat
Contact Email
widayat@live.undip.ac.id
Phone
+6281329163105
Journal Mail Official
pspi@live.undip.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik Universitas Diponegoro Jl. Prof. Sudarto SH Tembalang Semarang 50275 Semarang Jawa Tengah Indonesia www. pspi.undip.ac.id; Email pspi@live.undip.ac.id
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 29858100     DOI : 10.14710/jpii.xxxx.xxxxx
Fokus dari JPII ini adalah mempublikasikan setiap artikel ilmiah dari dari para peneliti, insinyur, Insinyur Profesional. Artikel yang diterbitkan dapat berbentuk Artikel Riset, Artikel Review, Artikel dari Studi Kasus, Review Artikel baik Singkat maupun Lebar. Pekerjaan Keinsinyuran diantaranya dalam bidang keteknikan /rekayasa, pertanian, peternakan, perikanan dan kelautan. Ruang lingkup dari jurnal ini adalah: - Teknik Industri yang meliputi teknik mesin, teknik elektro, teknik kimia, teknik industri - Teknik Sipil dan Rekayasa Bangunan yang meliputi perairan, sungai dan bendungan - Teknik Informatika, Komputer dan Sistem Informasi - Rekayasa Sumber Daya Hayati yang meliput pertanian, peternakan dan perikanan
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 4 (2024): JPII" : 10 Documents clear
Implementasi Advanced Metering Infrastructure (AMI) Munandar, Agus Haris; Denis, Denis; Soetrisno, Yosua Alvin Adi
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 4 (2024): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.24571

Abstract

Implementasi AMI adalah suatu proyek yang memiliki tantangan dan kompleksitas tinggi, tidak hanya memasang smart meter tetapi juga infrastruktur sebagai ekosistem meter untuk mengirim data melalui sistem jaringan komunikasi yang terintegrasi. Tujuan dari penelitian karya ilmiah ini adalah memastikan bahwa dengan implementasi AMI dapat memberi manfaat bagi perusahaan dan pelanggan. Metode penelitian dengan menentukan lokasi pengambilan data, pengambilan data, pengolahan data, hasil analisa dan kesimpulan. Dalam pengimplementasian AMI dibutuhkan infrasturktur berupa Smart Meter, Media Komunikasi, Data Concentrator Unit (DCU), Head End System (HES), Meter Data Management System (MDMS), dengan media komunikasi yang paling efektif untuk digunakan dari smart meter ke DCU menggunakan media komunikasi PLC/RF dan media komunikasi FO dari DCU ke server. Konfigurasi yang paling efektif dalam implementasi AMI dengan menggunakan konfigurasi cluster. Manfaat yang didapat dengan implementasi AMI di antaranya dapat meningkatkan keberhasilan pencatatan meter, menekan losses dari pencurian tenaga lsitrik dan dapat memberikan layanan secara real time bagi pelanggan dengan pengembangan proses bisnis. Kata kunci: PLN, AMI, Smart Meter, DCU, HES, MDMS
Analisis Tegangan Tembus Minyak Jarak dan Minyak Shell Diala B Sebagai Isolasi Cair Transformator Diantari, Retno Aita; Sofwan, Aghus; Susanty, Aries
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 4 (2024): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.24586

Abstract

Salah satu bagian terpenting dari transformator adalah minyak transformator. Minyak pada transformator berfungsi sebagai isolasi dan pendingin. Minyak yang digunakan pada minyak transformator ini secara umum menggunakan minyak mineral atau minyak shell diala B yang berasal dari minyak bumi. Minyak mineral merupakan isolasi cair yang tidak ramah lingkungan, sebab minyak ini secara biologis sulit terdegradasi dan persediaannya terbatas. Oleh karena itu, saat ini sudah mulai dilakukan penelitian dengan menggunakan minyak nabati yaitu minyak jarak dimana minyak jarak ini secara biologis mudah terdegradasi, sehingga lebih ramah lingkungan. Untuk mengetahui karakteristik tegangan tembus, baik minyak mineral shell diala B, minyak jarak dan campuran minyak mineral shell diala B dan minyak jarak, dilakukan pengujian di Laboratorium Teknologi dan Peralatan Tegangan Tinggi IT PLN Jakarta. Standar nilai tegangan tembus berdasarkan SPLN’49-1982 dan IEC No. 56 tahun 1991, nilai tegangan tembus minimal sebesar 30 kV/2,5 mm. Hasil pengujian menunjukkan bahwa tegangan tembus minyak mineral shell diala B, minyak jarak dan pencampuran antara keduanya mencapai standar minimal tegangan tembus. Nilai tegangan tembus terbesar pada pencampuran minyak mineral shell diala B dan minyak jarak 50%:50% dengan rata-rata tegangan tembus sebesar 53 kV dan kekuatan dielektrik tertinggi yaitu 212 kV/cm. Semakin besar tegangan tembus, maka semakin besar pula kekuatan dielektriknya. Kata kunci: minyak shell diala B, minyak jarak, tegangan tembus, kekuatan dielektrik, SPLN 49-1982
Metode Analisis Integrasi Aset Konektivitas Proyek untuk Mencapai Target Penyelesaian Proyek Kholid, Kholid; Sumardi, Sumardi; Isnanto, R. Rizal
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 4 (2024): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.24572

Abstract

PT PLN (Persero) bertugas untuk meningkatkan kapasitas penyediaan tenaga listrik, tantangan terbesarnya adalah keterlambatan penyelesaian proyek pembangkit, transmisi dan gardu induk. Sesuai dengan perencanaan RUPTL 2021-2030, pada proyek PLTU Sumsel-8 evakuasi dayanya direncanakan melalui sistem PLN jaringan transmisi 500 kV sistem Sumatera yaitu SUTET 500 kV Muara Enim-Aur Duri, SUTET 500 kV Aur Duri-Peranap dan SUTET 500 kV Peranap-Perawang. Sehingga perlu dilakukan analisis terhadap proyek PLTU Sumsel-8. Hasil dari analisis integrasi aset konektivitas proyek yang menggunakan integrasi jalur 500 kV SUTET dan GITET adalah terkait schedule key date untuk back feeding (BF) yaitu pada Maret 2021 dan target penyelesaian proyek yaitu Commercial Operation Date (COD) pada Desember 2021 tidak akan tercapai karena pada jaringan transmisi SUTET 500 kV Muara Enim-Aur Duri kontrak proyek yang belum efektif dan direncanakan baru selesai pada bulan Desember 2022 dan kendala permasalahan pembebasan lahan, ROW dan IPPKH (Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan). Sebagai alternatif proyek PLTU Sumsel-8 menggunakan jalur 275kV dengan menganalisis terkait jalur interkoneksinya (single line diagram), analisis aliran daya menggunakan kriteria keandalan keamanan N-1 dapat diketahui terkait kapasitas dari jalur tersebut dan aset konektivitas mana saja yang perlu mendapat perkuatan pada jaringan tersebut. Sesuai dengan hasil analisis integrasi aset konektivitas proyek pada jalur alternatif 275 kV optimis selesai sesuai schedule key date PLTU Sumsel-8 untuk back feeding (BF) dan mendukung target penyelesaian proyek yaitu Commercial Operation Date (COD). Kata kunci: analisis integrasi aset konektivitas proyek, single line diagram, schedule key dates, project review meeting
Perancangan Mikrogrid di Pulau Tunda Menggunakan Aplikasi HOMER Pro Wibowo, Arie; Triwiyatno, Aris; Soetrisno, Yosua Alvin Adi
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 4 (2024): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.24583

Abstract

Sumber energi terbarukan, khususnya energi matahari, memiliki potensi besar untuk memenuhi permintaan energi di daerah terpencil yang jauh dari jaringan listrik yang ada. Artikel ini menyajikan penggunaan optimal energi matahari yang ditangkap oleh panel photovoltaic (PV), dikombinasikan dengan sistem penyimpanan baterai, konverter dan generator diesel untuk menyediakan listrik di Pulau Tunda, Banten, Indonesia. Simulasi sistem Mikrogrid dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak HOMER Pro. Hasil optimal HOMER diurutkan berdasarkan Net Present Cost (NPC) terendah. Hasil simulasi HOMER menunjukkan bahwa konfigurasi sistem paling optimal terdiri dari generator diesel 130 kW, panel PV 500 kW, 75 rangkaian penyimpanan baterai dan konverter sistem 125 kW. Kata kunci: Mikrogrid, PV, energi terbarukan, HOMER
Analisis Penguatan Jaringan Distribusi dalam Penyelenggaraan Event Internasional di Wilayah Kerja ULP Manahan-Surakarta Arianto, Mufid; Isnanto, R Rizal; Syakur, Abdul
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 4 (2024): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.24573

Abstract

Keandalan kelistrikan adalah hal yang wajib dipenuhi oleh PLN bagi kenyamanan konsumennya sesuai dengan service level agreement yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah. Selain pelanggan VIP, VVIP dan pelanggan penting yang memerlukan perhatian khusus, ada juga event dengan skala nasional dan internasional seperti FIFA World Cup U-17 di Indonesia yang memerlukan tingkat keandalan yang sangat baik. Pada penyelenggaraan event tersebut seluruh petugas PLN disiagakan untuk memastikan pasokan listrik ke lokasi venue utama dengan kualitas baik. Venue utama yang memerlukan pengamanan ekstra adalah Jakarta International Stadium, Stadion Si Jalak Harupat, Stadion Manahan dan Stadion Gelora Bung Tomo. Seluruh venue utama telah dilakukan assessment dan penguatan jaringan kelistrikan. Pada pembahasan ini penulis akan fokus pada satu venue utama yang berada di wilayah kerja Unit Layanan Pelanggan (ULP) Manahan yaitu di Stadion Manahan Solo. Saat penyelenggaraan  tidak ditolerir terjadinya kedip dan dipastikan generator set (genset) dalam keadaan stanby dingin. Potensi gangguan distribusi perlu menjadi perhatian seperti penyebab internal (kegagalan relay proteksi, gangguan jointing dan terminating saluran kabel tegangan menengah) dan penyebab eksternal (cuaca ekstrim dan pekerjaan pihak lain). Untuk meningkatkan keandalan jaringan distribusi maka dilakukan penguatan seperti rekonfigurasi jaringan tegangan menengah (TM), penambahan backup suplai dan assessment peralatan dan instalasi milik langganan. Dengan penguatan jaringan distribusi diperoleh SAIDI sebesar 316,8 menit/pelanggan menjadi 172,8 menit/pelanggan, SAIFI sebesar 3,26 kali/pelanggan menjadi 2,2 kali/pelanggan dan diperoleh keandalan jaringan distribusi menjadi suplai layanan tanpa kedip disuplai melalui jaringan kelistrikan PLN. Kata kunci: Kedip Tegangan, SAIDI, SAIFI
Analisis Saluran Kabel Tanah pada Proyek Pembangunan Saluran Kabel Tegangan Tinggi 150kV Kawasan Industri Kapasitas 170MVA Sepanjang 6,5 kmr Kartojo, Ismail Hartanto; Triwiyatno, Aris; Nisworo, Sapto
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 4 (2024): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.24584

Abstract

Karya ilmiah ini disusun untuk melakukan analisis pembangunan transmisi berkapasitas 170 MVA dan panjang 6,5 kmr guna memenuhi kebutuhan pelanggan tegangan tinggi di kawasan industri. Pelanggan akan disuplai dari dua sub sistem yang berbeda dan pasokan listrik mulai digunakan dalam jangka waktu satu tahun. Sehubungan jangka waktu konstruksi yang singkat, maka pasokan listrik tahap satu akan disuplai melalui SKTT. Agar pembangunan SKTT dilaksanakan secara tepat mutu, biaya dan waktu maka dilakukan analisis untuk menentukan saluran kabel tanah yang akan digunakan meliputi jenis dan ukuran penampang kabel, metode penggelaran kabel, proteksi mekanis kabel serta memenuhi aturan yang berlaku dengan mempertimbangkan perkembangan teknologi kabel tanah. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan maka pembangunan SKTT menggunakan kabel konduktor aluminium 2000 mm2 dengan metallic sheath corrugated aluminium sheath. Sesuai hasil perhitungan KHA, pada kedalaman 7 meter dengan konfigurasi trefoil dan metode HDD, saluran kabel dapat mengaliri arus senilai 760 A atau setara 197 MVA. Kata kunci: Analisis SKTT, kawasan industri, KHA, trefoil, HDD, corrugated aluminium sheath
Evaluasi Milestone Hydrotest Boiler Unit 1 Menggunakan Temporary Facility Pada PLTU Palu 3 (2x50 MW) Ananta, Reza; Denis, Denis; Handayani, Noer Abyor
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 4 (2024): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.24574

Abstract

Penugasan supervisi konstruksi di PLTU Palu 3 (2x50 MW) khususnya untuk bidang mekanikal berupa supervisi erection peralatan boiler, turbine, coal handling, ash handling dan balance of plant. Penugasan pada supervisi konstruksi boiler mengangkat masalah yakni evaluasi milestone hydrotest boiler unit 1 di PLTU Palu 3 (2x50 MW), di mana berdasarkan persyaratan di dalam buku kontrak Book III section 4.6 Mechanical Works III sub-section 4.6.1.1.2 disebutkan sistem perpipaan pembangkit didesain, difabrikasi, di-install dan diuji berdasarkan persyaratan ANSI code B31.1, power piping. Selain itu juga disyaratkan di dalam buku kontrak Book III section 4.6 Mechanical Works, Sub-Section 4.6.2.4 disebutkan bahwa bagian boiler bertekanan harus memenuhi persyaratan ASME Boiler and Pressure Vessel Code, Section I dan harus sepenuhnya mematuhi undang-undang atau peraturan yang berlaku di Indonesia. Terlambatnya target tercapainya milestone hydrostatic test boiler unit 1 sehingga diperlukan evaluasi lebih lanjut terhadap semua aspek yang dapat memengaruhi proses hydrostatic test boiler tersebut. Tujuan penyusunan evaluasi ini untuk memastikan hydrostatic test boiler PLTU Palu 3 (2x50 MW) dapat diselesaikan tepat waktu untuk menunjang pemenuhan kebutuhan ketenagalistrikan di Provinsi Sulawesi bagian utara dan pemenuhan keandalan PLTU Palu 3 (2x50 MW). Pengumpulan data menggunakan teknik observasi pada boiler, unit sistem pendukung (chlorination system, air compressor system, WTP, CWP system, temporary pipe) dan peralatan pekerjaan persiapan. Teknik analisa statistik inferensial digunakan untuk mengidentifikasi kekurangan pekerjaan konstruksi bagian dari tahapan tercapainya hydrotest boiler unit 1 yang perlu segera diselesaikan. Kesimpulan dan saran diharapkan menjadi rekomendasi terhadap pekerjaan mana yang perlu diselesaikan segera agar hydrotest boiler unit 1 dapat diselesaikan tepat waktu dengan kualitas yang sesuai standar. Kata kunci: erection boiler, persyaratan kontrak, hydrostatic test, unit sistem pendukung, peralatan pekerjaan persiapan, analisa statistik
Analisis Potensi Daya Listrik PLTS Atap di Gedung PLN Unit Induk Distribusi Riau dan Kepri (UID RKR) Pekanbaru dengan Perangkat Lunak PVsyst Yulfin, Muhammad Dhani; Wardhani, Dyah Hesti; Purwaningsih, Ratna
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 4 (2024): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.24587

Abstract

Pemerintah dalam tujuannya mencapai target bauran energi terbarukan sebesar 23% pada tahun 2025 terus mendorong masyarakat dalam menggunakan energi terbarukan, terutama di jenis energi surya melalui pemanfaatan PLTS Atap. Dalam pembangunan sistem PLTS Atap, perlu dilakukan perancangan sistem PLTS terlebih dahulu, untuk mengkalkulasi energi yang dapat dihasilkan pada sistem tersebut. Perhitungan potensi daya listrik perlu dilakukan karena merupakan salah satu dari tahap perencanaan dalam pembangunan sistem PLTS. PLN UID Riau dan Kepri hendaknya dapat ikut berkontribusi dalam mengembangkan dan mensosialisasikan peraturan pemerintah tersebut dengan cara mengembangkan dan mensosialisasikan PLTS Atap di lingkungan Gedung PLN UID RKR. Untuk itu dalam penelitian ini dilakukan perhitungan potensi energi listrik dari PLTS Atap jika dilakukan pengaplikasian teknologi PLTS Atap di lingkungan Gedung PT PLN (Persero) UID Riau dan Kepri sebagai salah satu tahapan dalam perancangan suatu sistem. Dari simulasi PVsyst yang telah dilakukan didapat potensi energi listrik di Gedung PT PLN UID RKR sebesar 9321 kWh/tahun atau 25,56 kWh/hari dengan kapasitas PLTS sebesar 6,08 kWp. Untuk Performance Ratio dari sistem PLTS ini sebesar 0,82. Kata kunci: PLTS Atap, PVsyst, energi surya
Desain Proteksi Kubikel 20 kV pada Gardu Distribusi Pelanggan Tegangan Menengah di PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bali Utara Saputra, I Gede Dharma; Sofwan, Aghus; Isnanto, R. Rizal
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 4 (2024): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.24575

Abstract

PLN adakalanya dalam menyalurkan tenaga listrik ke pelanggan rumah tangga dan industri menggunakan jaringan distribusi yang sama, sehingga keandalan jaringan harus terjaga dengan baik. Pada pelanggan tegangan menengah (TM) menggunakan level tegangan yang sama dengan jaringan distribusi yaitu 20 kV. Gangguan pada instalasi milik pelanggan TM dapat menyebabkan proteksi pada jaringan distribusi bekerja atau membuat jaringan trip (terputus), sehingga penyaluran tenaga listrik terhenti, baik kepada pelanggan rumah tangga dan industri. Maka dari itu pada pelanggan TM, tenaga listrik disalurkan melalui kubikel 20 kV yang dilengkapi dengan relay proteksi. Dengan relay tersebut, gangguan pada instalasi milik pelanggan TM dapat dilokalisir. Agar relay dapat berfungsi dengan baik perlu dibuat desain dan perhitungan proteksi yang tepat. Proteksi didesain untuk bekerja pada gangguan overcurrent (arus lebih), ground fault (gangguan ke tanah) dan proteksi thermal (overload). Perhitungan proteksi akan menggunakan data-data daya pelanggan, kapasitas trafo pelanggan dan rasio CT yang digunakan, kemudian menggunakan beberapa persamaan untuk menentukan nilai setting yang tepat. Dari daya pelanggan akan didapatkan nilai arus nominal (In), dan dari hasil desain untuk In pada nilai 105%, 120% dan 150% termasuk kategori beban pemakaian lebih, sedangkan untuk In dengan nilai 400% masuk kategori gangguan overcurrent. Untuk setting ground fault, mengacu besar nilai arus maksimum trafo pelanggan (Ine), dengan cara membatasi arus netral sebesar 20% dari Ine. Kata kunci: kubikel 20 kV, relay proteksi, overcurrent, ground fault, proteksi thermal
Metode Pemilihan Tindak Lanjut Pemeliharaan Pemutus Tegangan (PMT) 150 kV Berdasarkan Nilai Condition Assesment Factor (CAF) dan Certainty Level (CL) Yulianto, Eko; Sofwan, Aghus; Windarta, Jaka
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 4 (2024): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.24582

Abstract

Kebutuhan pelanggan listrik di Indonesia untuk mendapatkan keandalan pasokan listrik semakin besar dengan semakin meningkatnya kegiatan ekonomi yang bergantung kepada pasokan listrik. Dalam memastikan keandalan pasokan listrik, salah satu lokasi yang sangat penting untuk dilakukan pengujian rutin adalah gardu induk 150 kV, di mana salah satu material transmisi utamanya Pemutus Tegangan (PMT) memiliki fungsi sebagai saklar sehingga memerlukan evaluasi kondisi kesehatannya. Salah satu metode evaluasi kesehatan PMT 150 kV yang dikembangkan [A11] oleh PT PLN Divisi Transmisi berdasarkan data hasil pengujian rutin dinamakan Condition Assessment Factor (CAF) serta Certainty Level (CL). Hasil dari nilai CAF menunjukkan kondisi kesehatan keseluruhan dari PMT yang dinilai, berdasarkan standar PLN digunakan batasan nilai 1-9 di mana nilai 1 kondisi buruk dan nilai 9 kondisi sangat baik. Untuk hasil nilai CL menggunakan satuan persentase dengan nilai 100% merupakan kondisi seluruh pengujian terpenuhi sedangakan nilai di bawahnya menunjukkan beberapa pengujian belum dilaksanakan. Kombinasi antara nilai CAF dan CL akan digunakan sebagai pengambilan keputusan dalam menghasilkan bentuk tindak lanjut yang tepat pada proses pemeliharaan PMT 150 kV. Kata kunci: condition assessment factor, pemutus tegangan, certainty level, pemeliharaan

Page 1 of 1 | Total Record : 10