cover
Contact Name
Bambang Kholiq Mutaqin
Contact Email
kholiq@unpad.ac.id
Phone
+6285318398908
Journal Mail Official
kholiq@unpad.ac.id
Editorial Address
PSDKU Universitas Padjadjaran Pangandaran. Dsn. Sukamanah Ds. Cintaratu Kec. Parigi, Pangandaran 46393 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Farmers: Journal of Community Services
ISSN : -     EISSN : 27236994     DOI : https://doi.org/10.24198/fjcs
Farmers: Journal of Community Services is a journal managed by PSDKU Pangandaran Universitas Padjadjaran and published in the open journal system (OJS) at August and January. This journal is intended to publish the result of community service activities in the Agriculture, Animal Husbandry, Fisheries, and Agricultural Product Tecnology which include concepts, models, and implementation as an effort increase development.
Articles 148 Documents
Edukasi Manajemen Pemberian Pakan dalam Budidaya Ikan Lele Di Pekarangan Sempit Bagi Masyarakat Desa Raharja, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang Yuniar Mulyani; Ine Maulina; Petrus Putra Bagaskhara; Aldhi Rahmadianto; Anqy Riyanto; Rizka Nurfadillah
Farmers: Journal of Community Services Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v2i2.32535

Abstract

Ikan, salah satunya ikan lele, sebagai sumber nutrisi dan protein dapat dibudidayakan di rumah dengan memanfaatkan pekarangan sempit pada media ember atau kolam terpal. Dalam budidaya ikan lele perlu juga dipertimbangkan pemberian pakan atau dilakukannya manajemen pakan dengan tepat yang dapat mendukung hasil produksi ikan lele. Manajemen pakan yang mencakup jumlah pemberian pakan, jenis pakan, dan cara pemberian pakan menunjang efektivitas pertumbuhan ikan lele. Desa Raharja, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang dengan mata pencaharian utama sebagai petani memiliki potensi dalam budidaya ikan lele dalam media sempit untuk memanfaatkan lahan. Maka telah dilaksanakan kegiatan PPM berupa edukasi manajemen pakan dalam budidaya ikan lele dengan metode webinar sebagai bekal dalam budidaya ikan lele dengan respon yang antusias dari audiens, yaitu masyarakat Desa Raharja yang juga terekam dalam hasil kuesioner yang diberikan di akhir webinar.
Diseminasi Metode Bathing untuk Pencegahan Parasit Penyakit pada Budidaya Ikan Gurame di Pokdakan Kawungsari, Pangandaran Yuli Andriani; Zahidah Hasan; Herman Hamdani; Rusky Intan Pratama
Farmers: Journal of Community Services Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v3i2.39868

Abstract

Keberhasilan usaha budidaya ikan yang dilakukan oleh masyarakat bergantung pada beberapa faktor diantaranya ialah seperti keterbatasan lahan, kualitas air serta pengendalian hama dan penyakit. Proses bathing bermanfaat untuk meningkatkan laju sintasan dalam pemeliharaan benih ikan dari hama dan penyakit. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para pembudidaya ikan gurame di Pokdakan Kawungsari, Kabupaten Pangandaran tentang cara mengaplikasikan bathing benih ikan sehingga diharapkan dan meningkatkan produksi ikan. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini meliputi observasi, demonstrasi, temu teknis dan temu lapang secara hybrid dengan lokasi kegiatan di Pokdakan Kawungsari, Kabupaten Pangandaran. Kelompok sasaran dari kegiatan ini adalah pembudidaya yang melakukan budidaya ikan gurame di lokasi tersebut. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan pada tanggal 19 November 20121, bertempat di Pokdakan Kawungsari, Kabupaten Pangandaran.Pengetahuan yang disampaikan dalam kasus ini adalah metode bathing pada kegiatan budidaya ikan gurame. Kegiatan diseminasi yang dilaksanakan mampu menambah pengetahuan dan keterampilan nelayan dalam menggunakan metode bathing untuk menangani parasit dan penyakit pada ikan.
Penyuluhan Penguatan Kelembagaan Nelayan Untuk Perikanan Berkelanjutan Di Waduk Jatigede Kabupaten Sumedang Zahidah Hasan; Iskandar -; Sunarto -; Isni Nurruhwati; Heti Herawati
Farmers: Journal of Community Services Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v2i1.31160

Abstract

Waduk Jatigede merupakan waduk baru yang dibangun di Sumedang Jawa Barat. Ekosistem waduk memiliki potensi sumberdaya perikanan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar. Dengan adanya pembangunan waduk juga menjadikan perubahan mata pencaharian masyarakat yang terdampak penggenangan. Mata pencaharian masyarakat sebelumnya adalah petani berubah menjadi nelayan tangkap yang memanfaatkan sumberdaya perikanan yang terdapat di Waduk Jatigede. Penerapan strategi yang benar akan menjaga keberlanjutan waduk yang dapat dilakukan melalui pendekatan aspek ekologi, ekonomi dan kelembagaan kelompok. Pelaksanaan tersebut dapat ditempuh melalui modifikasi lingkungan, pengembangan pengaturan dan pengendalian, introduksi ikan di waduk, serta penyuluhan untuk mengembangkan peran serta masyarakat dalam memanfaatkan dan mengelola waduk. Kegiatan pengabdian mengenai pengelolaan waduk dan penguatan kelembagaan kelompok nelayan penangkap ikan di Waduk Jatigede perlu dilakukan, guna menciptakan kelompok nelayan yang unggul, dan kegiatan perikanan yang berkelanjutan. Penyuluhan ini diikuti oleh peserta sebanyak 22 orang, terdiri dari kelompok nelayan di Waduk Jatigede. Materi yang disampaikan mengenai pengelolaan waduk dan pembentukan kelompok nelayan penangkap agar kegiatan perikanan lebih terencana dan tersturktur, mulai dari keanggotaan, pembekalan ilmu dan pembelajaran, asosiasi atau koporasi, hingga administrasi. Selama pelaksanaan kegiatan penyuluhan peserta sangat antusias pada informasi yang disampaikan oleh pemateri. Harapannya peserta dapat mempraktekan langsung sehingga kelompok kelembaagan dapat terbentuk dengan baik.
Pemanfaatan Limbah Ternak Ruminansia Sebagai Pupuk Dasar Tanaman Sayuran Organik di Desa Argomulyo, Sedayu, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta Ajat Sudrajat; Raden Febrianto Christi
Farmers: Journal of Community Services Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v4i2.48136

Abstract

Ternak ruminansia menghasilkan limbah padat dan cair. Limbah padat terdiri dari kotoran atau feses dan sisa pakan,sedangkan limbah cair berasal dari urin. Limbah tersebut dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik yang cocok untuk pupuk dasar tanaman sayuran. Pengabdian ini bertujuan memberikan pengetahuan tentang teknologi pengolahan limbah yang berasal dari ternak ruminansia di Argomulyo, Sedayu, Bantul, D.I.Yogyakarta. Pengabdian ini telah dilaksanakan dan diikuti oleh peserta berjumlah 30 peserta. Metode pelaksanaan dengan cara memberikan edukasi dan praktik secara langsung. Tahapan pelaksanaan dimulai dengan memberikan sosialisasi dan pemaparan materi pengenalan teknologi pengolahan limbah serta manfaat limbah dari ternak ruminansia serta diakhiri dengan sesi tanya jawab peserta dan narasumber. Selanjutnya dilakukan praktik pembuatan pupuk kompos pada minggu pertama, pengolahan lahan pada minggu ke dua, pencampuran pupuk kompos pada lahan yang sudah diolah pada minggu ke tiga, penanaman pada minggu ke 4 dan pelaksanaan panen pada minggu ke delapan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pengetahuan peserta meningkat dan dapat memanfaatkan limbah ternak ruminansia dengan baik serta dapat menghasilkan sayuran organik untuk menambah pendapatan.
Peningkatan Daya Saing Produk Usaha Kecil Menengah dan Mikro (UMKM) Melalui Standarisasi Mutu Kualitas Produk, di Desa Pasigaran Kecamatan Tanjungsari Kecamatan Sumedang Wahyuniar Pamungkas; Sheila Zallesa
Farmers: Journal of Community Services Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v3i1.37602

Abstract

ABSTRAK. Usaha Kecil Menengah dan Mikro (UMKM) memiliki peran besar terhadap perekonomian negara Indonesia, terlebih lagi disaat krisis ekonomi. Pada situasi pandemic covid – 19 terjadi penambahan sektor wirausaha dan informal yang sangat besar yang terjadi diakibatkan oleh pemutusan hak kerja (PHK). Hal tersebut membuat persaingan di sektor UMKM menjadi sangat tinggi. Agar mampu terus bersaing para pelaku UMKM diharapkan mampu berinovasi, salah satu inovasi yang bisa dilakukan melalui inovasi pemasaran dan penerapan standar kualitas yang baik. Upaya penerapan standar kualitas yang baik, para pelaku UMKM sudah menyadari akan pentingnya kualitas produk akan tetapi dalam upaya menjaga standar kualitas nya mereka mengalami beberapa kendala. Dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini diberikan beberapa pelatihan materi mengenai alat – alat (tools) dalam penerapan standar kualitas. Alat standar kualitas yang dirasakan mudah dipahami dan diterapkan oleh para pelaku UMKM di Desa Pasigaran adalah melalui Metode SOP (standard Operation Procedure) dan dipermudah dengan ilustrasi flowchart.   Kata kunci : UMKM ; standar kualitas, SOP, Flowchart
Peningkatan Gizi Protein Hewani Melalui Keterampilan Pembuatan Bakso Ikan kepada Masyarakat Desa Tunggilis dan Banjarharja, Kabupaten Pangandaran Junianto, Junianto; Apriliani, Izza Mahdiana; Dewanti, Lantun Paraditha; Zidni, Irfan
Farmers: Journal of Community Services Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v1i1.28862

Abstract

Ikan merupakan jenis makanan sehat yang rendah lemak jenuh dan tinggi protein serta memiliki kandungan omega 3. Konsumsi jenis protein salah satu faktor yang secara langsung berpengaruh terhadap gizi seseorang. Kabupaten Pangandaran memiliki potensi untuk berkembang dalam bidang perikanan. Namun masih terjadi permasalahan mengenai kualitas gizi masyarakat yang menurun. Untuk mendukung peningkatan gizi masyarakat dan pengembangan produk ikan di Kabupaten Pangandaran berdasarkan potensi yang dimilikinya yaitu melalui upaya peningkatan pemahaman dan pengetahuan dalam produksi pangan yaitu dengan melaksanakan kegiatan pelatihan/workshop pembuatan produk olahan hasil perikanan berupa baso ikan. Tahapan pelaksanaan kegiatan yang telah dilakukan terdiri dari tahap sosialisasi dan inisiasi, tahap penyuluhan dan pelatihan (pentingnya mengkonsumsi ikan; kampanye gemar makan ikan untuk peningkatan gizi masyarakat; serta pelatihan dan demonstrasi pembuatan produk berupa bakso ikan), dan tahap terakhir adalah tahap evaluasi kegiatan. Metode penyampaian berupa metode ceramah, diskusi dan demonstrasi. Hasil kegiatan pelatihan ini menunjukkan bahwa khalayak sasaran memahami pentingnya gizi protein yang bersumber dari ikan. Serta adanya peningkatan skill khalayak sasaran dalan pengolahan diversifikasi produk dari bahan dasar ikan berupa bakso.
Guidance and Counseling through Fish and Vegetable Cultivation Innovation in Bucket (Budiksamber)Use Regional Economic Empowerment in Cipedes District, Tasikmalaya City Hisam Ahyani; Agus Setiana; Dodo Suhada; Agus Yosep Abduloh
Farmers: Journal of Community Services Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v2i1.33276

Abstract

The need for food is something that plays a very important role for the community, especially in the midst of a pandemic like now. Budiksamber as one of the programs launched by the Tasikmalaya City Food Security Care community in collaboration with the Syahla Community can be an alternative to meet food needs, especially those whose income is directly affected by the presence of Covid-19. Innovations made in overcoming the economy in the midst of the COVID-19 pandemic, namely through empowering the use of land around the house, which with the presence of the Budiksamber Program as a form of Economic Empowerment for the Bingluh Group in Cipedes District, Tasikmalaya City, is here to provide solutions in overcoming community denominations, the benefits of the Budiksamber program In addition to gaining knowledge and experience in the management of fish and vegetable cultivation in buckets, it can also economically help reduce the risk of kitchen costs.
Pemanfaatan e-commerce dan Lactiplantibacillus plantarum untuk Meningkatkan Pemasaran dan Kualitas Oncom Merah di Desa Pasireungit, Kecamatan Paseh, Kabupaten Sumedang Yolani Syaputri; Nining Ratningsih; Tatang Suharmana Erawan
Farmers: Journal of Community Services Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v4i1.43128

Abstract

Desa Pasireungit, Kecamatan Paseh merupakan salah satu desa penghasil oncom merah terbaik di Jawa Barat. Oncom merah merupakan produk fermentasi yang terbuat dari bungkil kacang tanah dan onggok dengan bantuan kapang Neurospora sitophila. Oncom merah khas Desa Pasireungit hanya dijual pada warga sekitar, pasar tradisional, dan agen/distributor yang memang sudah menjadi pelanggan tetap. Pemasaran secara online oncom merah Desa Pasireungit masih belum optimal dan memiliki kendala berupa kemasan produk yang kurang menarik; pemasaran yang belum luas; serta kurangnya kemampuan pelaku usaha untuk meningkatkan jumlah produksi dan kualitas oncom. Data yang didapatkan dari hasil survei bahwa, dari 15 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) penghasil oncom, hanya 1 UMKM yang menggunakan e-commerse untuk pemasaran. Pada pengabdian masyarakat ini, dilakukan edukasi dan seminar pemanfaatan e-commerce dan Lactiplantibacillus plantarum untuk meningkatkan pemahaman warga mengenai potensi e-commerce sebagai wadah dalam memperluas potensi pasar, serta memberikan edukasi kepada masyarakat dalam penggunaan bakteri asam laktat agar dapat memperpanjang masa simpan oncom merah. Peserta seminar adalah pelaku usaha yang memproduksi oncom. Data yang didapatkan setelah masyarakat mengikuti seminar adalah 81,86% masyarakat di Desa Pasireungit mengerti dengan penggunaan e-commerce dan pemanfaatan L. plantarum untuk meningkatkan pemasaran dan kualitas oncom merah.
Pendampingan kepada Kelompok Peternak Sukahayu di Desa Kertayasa Cijulang Pangandaran sebagai Upaya Identifikasi Masalah Produktivitas Ternak Endah Yuniarti; Muhammad Rifqi Ismiraj; Bambang Kholiq Mutaqin; Mansyur Mansyur; Heni Indrijani; Denie Heriyadi; Didin S Tasripin; Andry Pratama
Farmers: Journal of Community Services Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v3i2.41222

Abstract

Kelompok Peternak Sukahayu (KPS) merupakan organisasi yang menghimpun para peternak yang membudidayakan sapi potong, dengan tujuan utama pembiakan atau produksi bibit sapi potong, yang berlokasi di Desa Kertayasa, Kec. Cijulang, Kab. Pangandaran. Berdasarkan hasil survey, permasalahan yang terjadi di KPS meliputi kurang baiknya performa reproduktif indukan sapi potong, rendahnya kualitas hijauan makanan ternak yang diberikan selama ini, dan akses transportasi pakan yang rendah dikarenakan lokasi yang terjal. Kegiatan pengabdian pada masyarakat (PPM) ini dilaksanakan dengan metode focus group discussion (FGD), yaitu metode yang langsung mendiskusikan dan menghasilkan rekomendasi terhadap permasalahan yang ada. Hasil dari kegiatan PPM ini adalah berupa rekomendasi kepada para anggota KPS meliputi perbaikan kualitas indukan dan kecocokan bangsa sapi yang digunakan sebagai indukan di wilayah KPM, dan peningkatan pemberian hijauan berkualitas dengan suplementasi tanaman gamal pada ternak sapi potong. Kegiatan ini memerlukan kegiatan lanjutan berupa pendampingan untuk mengetahui apakah rekomendasi yang diberikan telah diaplikasikan oleh para anggota KPS, sekaligus untuk mengukur ketepatan dan keberhasilannya.
Penyuluhan Budidaya Ikan dalam Ember (Budikdamber) di Desa Sukapura Kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung Aulia Andhikawati; Asep Agus Handaka; Lantun Paradhita Dewanti
Farmers: Journal of Community Services Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v2i1.31547

Abstract

Kemunculan pandemi Covid-19 tentu berdampak bagi sebagian besar aspek kehidupan masyarakat. Salah satu aspek yang paling terdampak pandemi Covid-19 adalah ekonomi. Banyaknya PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) secara massal, mengakibatkan sejumlah besar orang kehilangan pekerjaannya. Untuk itu diperlukan suatu upaya alternatif yang mampu membantu meningkatkan pendapatan masyarakat dikala pandemi, dengan risiko kegagalan yang rendah, serta mudah diterapkan sebagai usaha sampingan selama pandemi Covid-19 berlangsung. Budikdamber atau disebut juga dengan budidaya ikan dalam ember, dapat menjadi salah satu alternatif usaha dalam bidang budidaya yang dapat dilakukan untuk menjaga ketahanan pangan perikanan serta meningkatkan pendapatan di kala pandemi Covid-19. Budikdamber merupakan bentuk budidaya ikan yang tidak mengeluarkan biaya banyak serta mudah diterapkan bagi masyararakat awam, khususnya para keluarga di daerah urban perkotaan.Kegiatan penyuluhan Budikdamber menjadi salah satu cara untuk memberikan pengetahuan dan mengedukasi masyarakat sekitar Desa Sukapura Kabupaten Bandung untuk  menerapkan teknik budidaya ikan yang murah dan mudah, serta dikombinasikan bersamaan dengan teknik akuaponik kangkung. Ikan yang digunakan dalam Budikdamber yaitu 50 ekor ikan lele yang berukuran 10-13 cm dalam ember 60 L. Program PPM ini dilakukan selama kurang lebih satu bulan dan berhasil menghasilkan output berupa kegiatan penyuluhan Budikdamber pada 19 Juli 2020, dengan dihadiri sebanyak 20 peserta dari warga Desa Sukapura Kecamatan Dayeuhkolot, Kab. Bandung, yang hadir secara virtual dalam penyuluhan daring bertajuk “Diseminasi Budidaya Perikanan dalam Ember (Budikdamber)”. Output dari program ini adalah masyarakat Desa Sukapura yang menjadi lebih teredukasi mengenai praktik budidaya ikan yang mudah dan murah demi menjaga ketahanan pangan mandiri di tengah wabah pandemi Covid-19.

Page 2 of 15 | Total Record : 148