cover
Contact Name
Bambang Kholiq Mutaqin
Contact Email
kholiq@unpad.ac.id
Phone
+6285318398908
Journal Mail Official
kholiq@unpad.ac.id
Editorial Address
PSDKU Universitas Padjadjaran Pangandaran. Dsn. Sukamanah Ds. Cintaratu Kec. Parigi, Pangandaran 46393 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Farmers: Journal of Community Services
ISSN : -     EISSN : 27236994     DOI : https://doi.org/10.24198/fjcs
Farmers: Journal of Community Services is a journal managed by PSDKU Pangandaran Universitas Padjadjaran and published in the open journal system (OJS) at August and January. This journal is intended to publish the result of community service activities in the Agriculture, Animal Husbandry, Fisheries, and Agricultural Product Tecnology which include concepts, models, and implementation as an effort increase development.
Articles 148 Documents
Pemahaman Masyarakat Terhadap Konservasi Ikan Dewa di Desa Darma, Kabupaten Kuningan Fortuna, Friyona Dewi; Gumilar, Iwang; Sahidin, Asep; Arief, Mochamad Candra Wirawan
Farmers: Journal of Community Services Vol 6, No 2 (2025): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kearifan lokal merupakan faktor penting dalam menjaga keberlangsungan ekosistem. Masyarakat memiliki peran utama dalam upaya konservasi berbasis nilai-nilai kearifan lokal yang meliputi pengetahuan dan kepercayaan lokal yang diturunkan turun-temurun secara lisan. Pengetahuan dan kepercayaan lokal masyarakat berpotensi luput dari masyarakat seiring berjalannya waktu karena semakin berkembangnya zaman masyarakat mulai menghiraukan hal-hal yang berbau mistis. Maka studi ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pendidikan dan usia terhadap pengetahuan dan kepercayaan lokal masyarakat terhadap ikan dewa. Hasil studi menunjukan tingkat pendidikan dan usia masyarakat tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pengetahuan masyarakat. Namun tingkat kepercayaan masyarakat pada tingkat pendidikan sarjana menunjukan persentase terendah (75%) sedangkan berdasarkan kelompok usia seluruhnya memiliki persentase yang sama (100%). Berdasarkan hasil studi, perlu dilakukan penyuluhan khususnya mengenai pemahaman masyarakat terkait ikan dewa dan habitatnya untuk mengiringi kepercayaan terhadap mitos yang melekat pada masyarakat.
Penyuluhan Diversifikasi Pangan Lokal untuk Peningkatan Gizi Rumah Tangga di Desa Ciliang, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran Yuniarti, Endah; Akbarsyah, Nora; Khoirunnisa, Khoirunnisa; Sitio, Nurul Mardhiah; Maulid, Deden Yusman
Farmers: Journal of Community Services Vol 6, No 2 (2025): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v6i2.65508

Abstract

Pola konsumsi yang masih terfokus pada nasi berisiko menurunkan keberagaman asupan gizi keluarga. Desa Ciliang, Pangandaran memiliki kekayaan pangan lokal seperti singkong, ubi, talas, jagung, dan kacang-kacangan yang belum dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman ibu rumah tangga terhadap pentingnya diversifikasi pangan guna menunjang ketahanan pangan dan peningkatan gizi keluarga. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terhadap manfaat, faktor pendukung, dan dampak sosial dari diversifikasi pangan. Peserta mulai memahami bahwa pangan lokal dapat menggantikan beras dalam pemenuhan kebutuhan gizi. Selain itu, persepsi terhadap pentingnya dukungan pemerintah dan perubahan pola konsumsi juga meningkat. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi yang tepat dapat menjadi katalis dalam membangun kesadaran dan mendorong praktik diversifikasi pangan di tingkat rumah tangga secara berkelanjutan.
Edukasi Pengetahuan Nelayan tentang Alat Tangkap Ramah Lingkungan di Desa Batukaras, Kabupaten Pangandaran Putra, Pringgo Kusuma Dwi Noor Yadi; Ismiraj, Muhammad Rifqi
Farmers: Journal of Community Services Vol 6, No 2 (2025): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v6i2.66006

Abstract

Aktivitas penangkapan ikan yang tidak ramah lingkungan masih marak terjadi di wilayah pesisir, termasuk Desa Batukaras, Kabupaten Pangandaran. Rendahnya pengetahuan nelayan terhadap prinsip alat tangkap berkelanjutan menjadi faktor utama yang memperburuk kondisi ekosistem laut. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman nelayan mengenai alat tangkap ramah lingkungan berdasarkan kriteria CCRF (Code of Conduct for Responsible Fisheries). Metode yang digunakan berupa survei pre-test dan post-test dengan teknik accidental sampling terhadap 50 orang nelayan pengguna gillnet dan purse seine mini. Hasil pre-test menunjukkan bahwa sebagian besar nelayan belum memahami prinsip selektivitas, ukuran mata jaring, dan dampak bycatch. Setelah diberikan penyuluhan singkat, terjadi peningkatan signifikan pada tujuh dari sembilan indikator pemahaman berdasarkan uji McNemar (p < 0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan edukasi langsung yang berbasis lokal dan kontekstual efektif dalam meningkatkan kesadaran ekologis nelayan. Kegiatan ini menjadi langkah awal menuju perikanan berkelanjutan yang partisipatif dan dapat direplikasi di wilayah pesisir lainnya.
Utilization of Livestock Waste Into Organic Fertilizer in Haurngombong Village, Pamulihan District, Sumedang Regency Maulana, Yasin Pradana; Hidayati, Yuli Astuti; Marlina, Eulis Tanti; Harlia, Ellin; Badruzaman, Deden Zamzam
Farmers: Journal of Community Services Vol 6, No 2 (2025): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v6i2.64350

Abstract

The utilization of livestock waste as organic fertilizer is a strategic effort to address waste problems in rural areas and to support sustainable agriculture. This community service activity was conducted in Haurngombong Village, Pamulihan District, Sumedang Regency. The objective of this activity was to improve the knowledge and skills of the community in processing livestock waste into high-quality solid and liquid organic fertilizers. The methods used included counseling, interactive discussions, and direct demonstration of waste processing techniques. The results showed a significant improvement in participants' understanding, as evidenced by the increased post-test scores. The community responded enthusiastically and committed to adopting the introduced technologies for sustainable waste management.
Edukasi Kesehatan Ternak dan Pemanfaatan Gulma Wedelia Sebagai Pakan pada Peternak Kambing Perah di Giripurwo Kulonprogo D.I.Yogyakarta S.Pt.,M.Pt., IPP., ir. Ajat Sudrajat; Sambodo, Reo; Christi, Raden Febrianto; Khaerudin, Asep Rahmat
Farmers: Journal of Community Services Vol 6, No 2 (2025): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v6i2.65901

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat (PkM) mengenai edukasi kesehatan ternak dan pakan kambing perah telah dilaksanakan di Tompak, Giripurwo, Kulonprogo D.I.Yogyakarta. Tujuan kegiatan untuk memberikan pengetahuan mengenai kesehatan ternak pada kambing perah dan pengenalan potensi gulma wedelia sebagai pakan ternak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan pada bulan Juli 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 10 peternak perwakilan dari anggota gabungan kelompok tani (Gapoktan) Giripurwo, Kulonprogo D.I.Yogyakarta. Metode pelaksanaan dengan cara memberikan edukasi melalui penyuluhan. Tahapan pelaksanaan dimulai menyebarkan kuisioner pre-test, pemaparan materi kesehatan ternak dan potensi gulma wedelia, dilanjutkan sesi diskusi dan diakhiri penyebaran kuisioner post-test. Hasil PkM memberikan peningkatan pengetahuan dalam manajemen kesehatan ternak dan pemanfaatan gulma wedelia sebagai pakan kambing perah. Berdasarkan hasil post-test pengetahuan peternak meningkat yang semula 60% menjadi 100% peternak memahami manajemen kesehatan, macam-macam penyakit, cara pencegahan dan penanggulangannya serta gulma wedelia dapat dijadikan pakan kambing perah. Diharapkan dengan edukasi ini masyarakat Tompak, Giripurwo dapat mengaplikasikan manajemen kesehatan ternak dengan baik serta dapat memanfaatkan gulma wedelia sebagai pakan kambing perah.
Introducing Mulato Hybrid Grass as an Alternative High-Quality Forage Source for Ruminants in the Bakti Mekar Jaya Forest Farmer Group, Bojongsoang District, Bandung Regency Wulansari, Asri; Mayasari, Novi; Firmansyah, Indra; Ismiraj, Muhammad Rifqi
Farmers: Journal of Community Services Vol 6, No 2 (2025): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v6i2.62093

Abstract

Breeding, feeding and management are important components of the success of a livestock business. Feeding, especially in providing feed with good quantity, quality and continuity, is one of the biggest inputs and challenges in livestock business. Until now, providing feed, especially forage, is still a big challenge in ruminant livestock farming. Mulato grass is a potential alternative forage source because it has good quality, is drought resistant, has high biomass, and is popular with livestock. This community activity (PKM) aims to announce hybrid mulato grass to breeders as a potential forage alternative for ruminants. The object or target in this community service activity is the Bakti Mekar Jaya Forest Farmers Group. The counseling method was used in this activity. The stages of implementing activities consisted of the preparation stage, assessment stage (pre-test), counseling stage and evaluation stage (post test). The results achieved in this extension activity provide benefits for livestock, including: (1) obtaining alternative sources of forage for the livestock being kept; (2) minimizing the risk of a shortage of forage during the dry season; (3) gain knowledge about cultivating hybrid mulato grass. The continued phase of this PPM activity involves observing the development of Mulato hybrid grass to serve as a supplementary feed source.
Pemenuhan Gizi Keluarga melalui Budidaya Tanaman Sayur dengan Hidroponik Sistem Sumbu dari Botol Plastik Bekas Fulfilling Family Nutrition through Leafy Greens Cultivation with Hydroponics Wick System using Used Plastic Bottles Mulyana, Jeane Siswitasari; Anisa, Hida Arliani Nur; Imaniar, Lisana Husna; Ariyanti, Yanti; Adhha, Nurul; Sattia, Ana; Hidayah, Nur
Farmers: Journal of Community Services Vol 6, No 2 (2025): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v6i2.64020

Abstract

Wick system is an easy-to-do and energy-efficient hydroponic system. Used plastic bottles can be used as planting media, thereby reducing the amount of plastic waste. Pahawang Village is facing the problem of plastic bottle waste and there has been minimal effort to reduce and manage the plastic waste. Training in leafy greens cultivation using the wick system is very much needed by residents because the production can be consumed to meet the nutritional needs of the family. This activity aims to improve community knowledge and skills through training in vegetable cultivation with wick system using plastic bottle waste. The training succeeded in increasing the understanding and skills of participants regarding cultivation with the hydroponic wick system. There are several factors that drive this outcome, including the easy-to-understand content of material presentation, the easy wick system, and the motivation of the participants. Continuous community assistance needs to be carried out as a follow-up so that cultivation efforts can be continued. In that case, the community can generate economic benefits after fulfilling the nutritional needs of the family. 
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Penyuluhan dan Pelatihan Budidaya Tasapot dan Teknik Transplanting untuk Meningkatkan Keterampilan Ketahanan Pangan Petani di Kelompok Tani Kapasari Indah, Surabaya Kinanti, Ceysha Berliana; Luthfiyah, Lenny; Setiawati, Beta Rianul
Farmers: Journal of Community Services Vol 6, No 2 (2025): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v6i2.65817

Abstract

Extension training on potted vegetable cultivation (tasapot) and transplanting techniques is one effort to support urban farming as an agricultural solution in urban areas. This activity was carried out at the Kapasari Indah Farmers Group, Surabaya, with the aim of improving farmers' understanding and skills in potted vegetable cultivation and transplanting techniques to support food security. The method used was participatory-based extension, which included lectures, demonstrations, and hands-on practice. To measure the effectiveness of this activity, a pre-test was conducted before the extension and a post-test afterward. The results showed a significant increase in participants' understanding, with an average pre-test score of 22.73 increasing to 88.18 in the post-test, with an average difference of 65.45 points. This indicates that extension training combined with hands-on practice can improve farmers' skills in potted vegetable cultivation and transplanting techniques. Although this activity went well, there were several obstacles such as the limited duration of the extension and the limited tools and materials available to participants. Therefore, further mentoring and support for facilities are needed so that this method can be implemented sustainably in urban agriculture to support food security.