cover
Contact Name
Teresia Noiman Derung
Contact Email
teresiaderung@gmail.com
Phone
+6282143778367
Journal Mail Official
sapa@stp-ipi.ac.id
Editorial Address
Jln. Seruni No 6 MALANG 65141, Jawa Timur
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Sapa: Jurnal Kateketik dan Pastoral
ISSN : 25035150     EISSN : 26543214     DOI : https://doi.org/10.53544/sapa
Core Subject : Religion, Education,
SAPA merupakan jurnal yang dikelola oleh STP-IPI Malang. Nama SAPA, bukan sebuah nama kebetulan dan juga bukan singkatan. Melainkan memiliki makna yang amat mendalam. Sapa tidak hanya sekedar menyapa para pembaca melainkan mengajak para pembaca untuk semakin mendalami karya pastoral dan katekese, sehingga juga menjadi terlibat dalam kegiatan pastoral dan katekese di manapun berada
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 172 Documents
Pengaruh Pastoral Dasar Dalam Pembentukan Petugas Pastoral Bagi Alumni di Malang Kota X, Intansakti Pius; Tawa, Angelika Bule; Kurniantono, ME. Kakok
SAPA - Jurnal Kateketik dan Pastoral Vol 5 No 1 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral IPI Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekolah Tinggi Pastoral IPI Malang, sebagai lembaga Pendidikan formal yang membentuk petugas Pastoral. Seorang petugas Pastoral adalah seorang guru iman. Petugas Pastoral tidak saja sebagai seorang yang memberikan pelajaran kepada para pendengarnya. Dia harus berada didalam dan oleh sebab itu menjadi anggota kelompok Manusiawi. Ia harus sepenuhnya solider dengan kelompoknya dan menghayati semua peristiwa serta segi-segi kehidupan termasuk ketegangan dan konflik dengan rasa tanggungjawab. Pertama-tama, ia sendiri harus menafsirkan dan menemukan rencana Allah didalam hidupnya, lingkungan serta masyarakatnya baruy kemudian ia dapat mengikutsertakan orang lain untuk menikmati apa yang telah ia temukan melalui pengamatan dan keterlibatannya dari dalam dengan mendengarkan Sabda Allah dan merenungkannya. Dalam hal ini Lembaga menenpatkan mata kuliah Pastoral Dasar sebagai hal yang utama dalam pembentukan keperibadian menjadi seorang petugas Pastoral. Maka penelitian ini untuk mengetahui penggarugh Pastroral Dasar bagi alumni di Malang Raya. Hasil penelitian menunjukan bahwa para alumni Sekolah Tnggi Pastoral IPI Malang, selama masih sebagai mahasiswa mereka mendapatkan pendampingan dan melaksanakan Pastoral Dasar setelah lima tahun ternyata masih menjalankannya terus di lapangan, dalam hidupnya sehari-hari dan mengatakan bahwa Pastoral Dasar memiliki manfaat yang besar dalam kehidupan mereka sehari-hari. Sila dalam Pastoral Dasar yang paling mennonjol dijalankan oleh para alumni Sekolah Tinggi Pastoral IPI Malang adalah sila yang Pembentukan Diri dan yang kuran menonjol yaitu sila Ekaristi atau Ibadat.
Peran Pengasuh Dalam Pelayanan Anak Berkebutuhan Khusus di Wisma Dewandaru Kota Malang Goa, Lorentius
SAPA - Jurnal Kateketik dan Pastoral Vol 5 No 1 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral IPI Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran pengasuh merupakan keikutsertaan, keaktifan, dan keterlibatan dalam melaksanakan tugas dan kewajiban untuk merawat, menjaga, membimbing dan mendidik anak berkebutuhan khusus. Namun pada kenyataan para pengasuh tidak menjalankan perannya layaknya seorang pengasuh, pengasuh belum menjalankan semua perannya dengan baik, sehingga perkembangan kemampuan anak ada yang sudah mengalami perkembangan kemampuan dan ada yang masih belum mengalami perkembangan kemampuan baik motorik maupun sensorik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran pengasuh dan faktor pendukung serta penghambat dalam melayani anak berkebutuhan khusus di Wisma Dewandaru Kota Malang. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara dan observasi dengan menggunakan instrumen pedoman observasi dan wawancara terarah. Kegiatan penelitian dilakukan di Wisma Dewandaru Kota Malang. Hasil penelitian berdasarkan instrumen yang dibuat, dan peneliti memperoleh hasilnya melalui wawancara dan observasi melalui informan yaitu para pengasuh di Wisma Dewandaru Kota Malang. Dari hasil yang diperoleh mengenai peran pengasuh dapat dikatakan tidak sepenuhnya bisa mereka jalankan. Faktor pendukung adalah terpenuhnya sarana dan prasarana, program latihan/master, sedangkan faktor penghambat 1) kurang adanya kerjasama antara pengasuh untuk menjalankan kegiatan keseharian anak dan kegiatan latihan master/program anak; 2) pengasuh kesulitan dalam melatih anak berkebutuhan khusus yang memiliki hambatan yang berat; 3) kurangnya kreatifitas dari pengasuh dalam mengajar dan membimbing anak berkebutuhan khsusus dengan hambatan yang berbeda-beda; 4) kurangnya rasa tanggungjawab dari pengasuh dalam melaksanakan tugasnya.
Peran Kepala Sekolah Dalam Implementasi Pendidikan Karakter di SMAK Bakti Luhur Malang Tawa, Angelika Bule
SAPA - Jurnal Kateketik dan Pastoral Vol 5 No 1 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral IPI Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui nilai-nilai karakter yang dikembangkan, 2) untuk menganalisis peran kepala sekolah sebagai edukator dalam implementasi pendidikan karakter, 3) untuk menganalisis peran kepala sekolah sebagai manajer dalam implementasi pendidikan karakter, 4) untuk menganalisis peran kepala sekolah sebagai inovator dalam implementasi pendidikan karakter. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data primer dengan wawancara dan sumber data sekunder dengan penelusuran dokumen. Pengambilan informan sebagai sumber data dilakukan secara purposive dan snowball. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) nilai-nilai karakter yang dikembangkan meliputi nilai-nilai perilaku manusia dalam hubungannya dengan Tuhan Yang Maha Esa, diri sendiri, sesama manusia, dan lingkungan serta kebangsaan. 2) Peran kepala sekolah sebagai edukator dalam implementasi pendidikan karakter. 3) Peran Kepala Sekolah sebagai manajer ditunjukkan dengan menerapkan pengelolaan manajemen terbuka. 4) Peran Kepala sekolah sebagai inovator ditunjukkan dalam pembinaan personalia, pembaharuan personalia dan wilayah kerja, fasilitas fisik, penggunaan waktu, perumusan tujuan, prosedur pendidikan karakter, peran guru yang diperlukan, bentuk hubungan antar bagian, hubungan sistem-sistem yang lain, dan strategi pendidikan karakter yang inovatif. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, peneliti merekomendasikan Kepala sekolah agar meningkatkan pendidikan karakter dengan cara lebih sering melakukan kegiatan-kegiatan yang berkaitan pendidikan karakter kepada guru dan peserta didik. Kepada guru hendaknya memahami pendidikan karakter dan mempelajari strategi dan metode yang tepat untuk menerapkan pendidikan karakter yang efektif. Kepada peserta didik hendaknya menampilkan perilaku yang baik dan menginternalisasikan nilai-nilai karakter yang diajarkan di SMAK Bakti Luhur Malang agar menjadi karakter diri yang bermanfaat untuk diri sendiri, orang lain dan bangsa.
Memahami Manusia Dan Alam Dalam Terang Filsafat Proses Alfred North Whitehead dan Relevansinya Bagi Teologi Selatang, Fabianus
SAPA - Jurnal Kateketik dan Pastoral Vol 5 No 1 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral IPI Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Intensitas kedalaman pengalaman dan bukan banyaknya yang dialami, adalah adigium mendasar untuk menjelaskan gagasan mengenai manusia dan alam menurut Alfred North Whitehead. Oleh karen itu, tanggung jawab manusia untuk mengisi hidupnya yang autentik dan bermakna merupakan gambaran dari prinsip “proses” dalam kajian filsafat Proses Whitehead. Olehnya, tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan gagasan filsosofis Whitehead mengenai manusia sebagai (mikrokosmos) dan alam sebagai (makrokosmos) serta sumbangannya terhadap teologi. Tulisan ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan document studies. Literatur dari tulisan Whitehead atau tulisan orang lain tentangnya menjadi sumber informasi utama bagi penulis dalam rangka memahami gagasan manusia dan alam menurut Whitehead. “Proses menjadi” adalah frasa yang dipakai oleh whitehead untuk memahami entitas otonomitas manusia dan alam. Dari sinilah Whitehead hendak menegaskan satu pola relasi yang dinamis antara manusia dan alam. Sifat “dinamis dan berproses” inilah yang kemudian menurut penulis memberikan sumbangan besar terhadap bangunan teologi dari konsep filosofis Whitehead. Dalam hubungan dengan itu, kedalaman pengalaman manusia membawa sebuah konsekuensi perubahan. Perubahan terhadap cara pandang terhadap dirinya sendiri, alam dan Tuhan. Konsekuensi teologis dari gagasan ini sesungguhnya hendak menyatakan bahwa dunia termuat dalam Allah, itu sama benarnya dengan mengatakan bahwa Allah imanen dalam dunia. Selain itu, dengan mengatakan bahwa Allah transenden terhadap dunia, itu sama benarnya dengan mengatakan bahwa dunia transenden terhadap Allah.” Inilah sumbangan pemikiran Whitehead terhadap teologi.
Redaksi Jurnal SAPA Vol. 5 No.2 Editor, Tim
SAPA - Jurnal Kateketik dan Pastoral Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral IPI Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Vol. 5 No. 2 | November 2020 P-ISSN: 2503-5150 E-ISSN: 2654-3214 S A P A Jurnal Kateketik dan Pastoral Terbit dua kali setahun, bulan Mei dan Nopember PENANGGUNG JAWAB Yohanes Subasno KETUA PENYUNTING Yohanes Sukendar PENYUNTING AHLI Paskalis Edwin I Nyoman Paska Sermada, SVD Laurensius Laka Martinus Irwan Yulius, CM PENYUNTING PELAKSANA Yohanes Sukendar Emmeria Tarihoran ALAMAT REDAKSI Sekolah Tinggi Pastoral - IPI Malang Jalan Seruni No. 6 Malang 65141 Email: ipimalang@stp-ipi.ac.id
Daftar Isi Jurnal SAPA Vol. 5 No.2 Editor, Tim
SAPA - Jurnal Kateketik dan Pastoral Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral IPI Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Silakan lihat atau unduh file pdf.
Editorial Jurnal SAPA Vol. 5 No.2 Editor, Tim
SAPA - Jurnal Kateketik dan Pastoral Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral IPI Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jurnal SAPA edisi November 2020, berisi lima artikel. Tiga artikel merupakan hasil penelitian, dan dua artikel merupakan analisa pustaka. Artikel pertama merupakan hasil penelitian tentang realitas hidup peserta didik yang banyak dipengaruhi oleh perkembangan zaman, yang mengakibatkan adanya perubahan sikap, mental maupun tingkah laku ke arah yang kurang baik. Pendidikan Agama Katolik diharapkan mampu menghantar peserta didik semakin beriman kristiani dan membangun kesetiaan pada iman akan Yesus Kristus. Fakta yang terjadi adalah, peserta didik di SMPN 2 Malinau Utara sulit terlibat dalam kegiatan gereja, meningkatnya tindak kekerasan antarteman, kurang memperhatikan kebersihan lingkungan, serta saling sindir lewat media sosial. Artikel yang kedua merupakan hasil analisa tentang adanya pertukaran pandangan, produk, pemikiran, dan unsur-unsur budaya telah mendorong bangsa-bangsa di dunia untuk hidup saling tergantung. Bangsa-bangsa yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi berpeluang mengambil keuntungan dari pola interaksi semacam itu. Sayangnya, Indonesia dianugerahi sumber daya alam dan penduduk yang besar, tetapi dunia pendidikan Indonesia belum menunjukkan kemajuan yang berarti. Artikel ketiga bertujuan mendeskripsikan tata kelola sekolah berbasis karakter di SMK Bhakti Luhur dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui kajian literatur, observasi dan wawancara. Melalui kajian literatur hendak melihat teori-teori sebagai sumber referensi. Observasi dan wawancara untuk mendapatkan data-data terkait dengan pelaksanaan tata kelola sekolah berbasis karakter yang diterapkan. Hasil yang diperoleh bahwa tata kelola sekolah berbasis karakter merupakan proses gerakan bersama yang terencana dan terstruktur untuk menanamkan nilai keyakinan atau kepercayaan yang menjadi dasar bagi seseorang atau sekelompok orang atau organisasi untuk memilih tindakannya atau menilai sesuatu yang bermakna atau tidak bermakna bagi kehidupannya dengan sistem penilaiannya berdasarkan peringkat atau skala nilai-nilai bagi hidupnya. Artikel keempat merupakan analisa tentang gambaran hasil akhir sebuah katekese ditentukan bukan saja oleh isi dan metode pembelajarannya melainkan juga oleh sikap siswa yang menerimanya, antara lain apakah siswa tersebut memiliki self-regulated learning (SRL). Hubungan antara self-regulated learning (SRL) dan prestasi belajar telah banyak diungkap dalam penelitian-penelitian terdahulu, tetapi seperti apakah pengaruh lingkungan sosial terhadap strategi SRL siswa SMK, di Indonesia, masih menyisakan tanda tanya. Artikel kelima membahas hasil penelitian tentang Penyandang disabilitas adalah mereka yang memiliki keterbatasan fisik, mental, intelektual, atau sensorik dalam jangka waktu lama yang dapat menghalangi partisipasi mereka secara penuh dalam masyarakat. Keterbatasan yang dialami oleh penyandang disabilitas sering menjadi lebih berat oleh karena pengetahuan, pandangan, dan sikap masyarakat termasuk umat katolik, yang tidak tepat.
Peran Pendidikan Agama Katolik Dalam Pembentukan Karakter Religius Peserta Didik Di SMPN 2 Malinau Utara X, Intansakti Pius
SAPA - Jurnal Kateketik dan Pastoral Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral IPI Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

English: This research is motivated by the reality of the lives of students who are heavily influenced by the times, which results in changes in attitudes, mental and behavior in an unfavorable direction. Catholic Religious Education is expected to be able to deliver students to be more Christian in faith and to build loyalty to the faith in Jesus Christ. The fact that what happened was, students at SMPN 2 Malinau Utara found it difficult to get involved in church activities, increased violence between friends, did not pay attention to environmental cleanliness, and satire on social media. The formulation of the problem in this study is the extent to which Catholic Religious Education plays a role in the formation of religious character at SMPN 2 Malinau Utara. The research design was descriptive quantitative. The data collection instrument was a questionnaire. The research subjects consisted of teachers and parents. The population in this study were all Catholic students at SMPN 2 Malinau Utara class VII to class IX. Data processing using F percent, scoring, and chi squared to analyze and describe the data. The results of the study proved to reject the null hypothesis, and accept the alternative hypothesis which states that the role of Catholic Religious Education in the formation of Participant Religious character at SMPN 2 Malinau Utara is quite good. These results are in accordance with the results of the overall data processing using scoring, where the score was 2.393. Indonesia: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh realitas hidup peserta didik yang banyak dipengaruhi oleh perkembangan zaman, yang mengakibatkan adanya perubahan sikap, mental maupun tingkah laku ke arah yang kurang baik. Pendidikan Agama Katolik diharapkan mampu menghantar peserta didik semakin beriman kristiani dan membangun kesetiaan pada iman akan Yesus Kristus. Fakta yang terjadi adalah, peserta didik di SMPN 2 Malinau Utara sulit terlibat dalam kegiatan gereja, meningkatnya tindak kekerasan antarteman, kurang memperhatikan kebersihan lingkungan, serta saling sindir lewat media sosial. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah, sejauh mana Pendidikan Agama Katolik berperan dalam pembentukan karakter religius di SMPN 2 Malinau Utara. Rancangan penelitian adalah deskriptif kuantitatif. Instrumen pengumpul data berupa angket. Subyek penelitian terdiri dari para guru dan wali murid. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik yang beragama Katolik di SMPN 2 Malinau Utara kelas VII sampai kelas IX. Pengolahan data menggunakan F persen, scoring, dan chi kuadrat untuk menganalisa dan mendeskripsikan data. Hasil penelitian terbukti menolak hipotesa nol, dan menerima hipotesa alternatif yang menyatakan bahwa peran Pendidikan Agama Katolik dalam pembentukan karakter Religius Peserta di SMPN 2 Malinau Utara cukup baik. Hasil ini sesuai dengan hasil pengolahan data secara keseluruhan menggunakan scoring, dimana diperoleh skor sebesar 2,393.
The Influence of Parental Involvement, Teacher, and Peer Support on Mastery Goal Orientation and Self-Efficacy among Vocational High School Students Laka, Laurensius
SAPA - Jurnal Kateketik dan Pastoral Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral IPI Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

English: In order to exchange views, products, ideas, and culture, nations are encouraged to live interdependently. Countries that master science and technology likely take advantage of such exchanges. But although Indonesia is rich in natural resources and has a large population, the education in Indonesia has not shown significant progress. Educational policies for Vocational High School (SMK) students are relatively unique, because students are prepared both to enter the workforce, and to pursue a higher knowledge in university. According to theorists, in such an environment, students need self-regulated learning (SRL). Menurut teoretisi, dalam kondisi seperti itu, siswa membutuhkan self-regulated learning (SRL). Theoretically, the SRL strategies of students are influenced by a motivation component, which includes mastery goal orientation (MGO) and self-efficacy. Student motivation is influenced by their perception of their social environment (parental involvement, peer support, and teacher support). The purpose of this study was to investigate the influence of parental involvement, teacher and peer support on mastery goal orientation and self-efficacy among Vocational High School students in Pasuruan, Indonesia. To achieve these objectives, this study was designed using a quantitative approach, with survey research methods. The instrument used was a questionnaire filled out by a sample of 500 students. The analysis applied to examine the hypothesis in this study was structural equation modeling (SEM) based on the variance, namely partial least squares (PLS). Findings showed that parental involvement, peer support, and teacher support were positive predictors of mastery goal orientation (MGO). Parental involvement, peer support, teacher support, and MGO were also positive predictors of self-efficacy. Indonesia: Adanya pertukaran pandangan, produk, pemikiran, dan unsur-unsur budaya telah mendorong bangsa-bangsa di dunia untuk hidup saling tergantung. Bangsa-bangsa yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi berpeluang mengambil keuntungan dari pola interaksi semacam itu. Sayangnya, Indonesia dianugerahi sumber daya alam dan penduduk yang besar, tetapi dunia pendidikan Indonesia belum menunjukkan kemajuan yang berarti. Menyoroti pendidikan pada jenjang menengah, kebijakan untuk siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) relatif unik, sebab siswa disiapkan untuk bekerja sesuai dengan keahliannya, tetapi pada saat yang sama, pengetahuan siswa juga diperluas agar dapat melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi. Menurut teoretisi, dalam kondisi seperti itu, siswa membutuhkan self-regulated learning (SRL). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh keterlibatan orang tua, guru dan dukungan teman sebaya terhadap mastery goal orientation dan self-efficacy pada siswa SMK di Pasuruan, Indonesia. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini dirancang dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan metode penelitian survei. Instrumen yang digunakan adalah angket yang diisi oleh sampel sebanyak 500 siswa. Analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis dalam penelitian ini adalah Structural Equation Modelling (SEM) berbasis varians yaitu partial least squares (PLS). Temuan menunjukkan bahwa keterlibatan orang tua, dukungan teman sebaya, dan dukungan guru adalah prediktor-prediktor positif dari mastery goal orientation (MGO). Keterlibatan orang tua, dukungan teman sebaya, dukungan guru, dan MGO juga merupakan prediktor positif dari self-efficacy.
Implementasi Tata Kelola Sekolah Berbasis Karakter bagi Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Bhakti Luhur Malang Goo, Maria Yulianti
SAPA - Jurnal Kateketik dan Pastoral Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral IPI Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

English: The purpose of this article is to describe character-based school governance in vocational high schools using qualitative descriptive methods through literature review, observation and interviews. Through literature studies to see theories as a reference source. Observations and interviews, the authors made observations and interviews to obtain the required data related to the implementation of character-based school governance that was applied at Bhakti Luhur Malang Vocational School. The results obtained are that character-based school governance is a planned and structured joint movement process, thus the application of character-based management systems is actually the planting of beliefs or beliefs that form the basis for a person or group of people or organization to choose their actions or judge something meaningful or not meaningful to his life with his appraisal system based on rank or scale of values for his life. Thus to find out the school governance based on values that lead to character can be seen from the meaning of reality in the form of action, behavior, mindset, and attitude of a person or group of people in a school organization that flows from the vision, mission and goals of the school: to become a professional social worker for disabled, sick, neglected and elderly people. Indonesia: Artikel ini bertujuan mendeskripsikan tata kelola sekolah berbasis karakter di SMK Bhakti Luhur dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui kajian literatur, observasi dan wawancara. Melalui kajian literatur hendak melihat teori-teori sebagai sumber referensi. Observasi dan wawancara untuk mendapatkan data-data terkait dengan pelaksanaan tata kelola sekolah berbasis karakter yang diterapkan. Hasil yang diperoleh bahwa tata kelola sekolah berbasis karakter merupakan proses gerakan bersama yang terencana dan terstruktur untuk menanamkan nilai keyakinan atau kepercayaan yang menjadi dasar bagi seseorang atau sekelompok orang atau organisasi untuk memilih tindakannya atau menilai sesuatu yang bermakna atau tidak bermakna bagi kehidupannya dengan sistem penilaiannya berdasarkan peringkat atau skala nilai-nilai bagi hidupnya. Dengan demikian untuk mengetahui tata kelola sekolah bersumber pada nilai yang mengarah pada karakter dapat dilihat dari pemaknaan terhadap kenyataan-kenyataan berupa tindakan, tingkah laku, pola pikir, dan sikap seseorang atau kelompok dalam sebuah organisasi sekolah yang mengalir dari visi, misi dan tujuan sekolah: menjadi pelayan sosial yang profesional bagi para penyandang disabilitas, sakit, terlantar dan lanjut usia.

Page 9 of 18 | Total Record : 172