Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) (E-ISSN: 3026-1856) is the latest name for the JTE UNTAN, which underwent a name change. This journal has been in circulation within UNTAN since 2013 under its previous name. The name change reflects an evolution in the topics covered by the journal, encompassing the fields of electrical engineering, energy, and information technology. With the establishment of J3EIT, it is expected to become a significant resource for the academic and research community in this discipline, fostering the exchange of knowledge and innovation among professionals in the field of electrical engineering and related areas. By consistently publishing high-quality scientific papers, this journal is expected to play a vital role in advancing knowledge in its field. J3EIT is published three times a year, April, August and December.
Articles
46 Documents
Search results for
, issue
"Vol 9, No 2: Juli 2021"
:
46 Documents
clear
ANALISA PERHITUNGAN DISTRIBUSI TEGANGAN DAN ARUS BOCOR PADA ISOLATOR RANTAI
Vanisa Gustiana;
Bonar Sirait;
Fitriah -
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 9, No 2: Juli 2021
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/j3eit.v9i2.49158
Penelitian ini melakukan perhitungan distribusi tegangan dan arus bocor serta efisiensi pada isolator rantai dengan melakukan penambahan isolator sebanyak 4,5,6 dan 7 buah pada isolator rantai. Mengingat sedikitnya tulisan yang berhubungan dengan distribusi tegangan pada isolator rantai ini, maka menjadi alasan untuk membahas mengenai masalah ini. Perhitungannya menggunakan metode Eliminasi Gauss berdasarkan pendekatan hukum Kirchoff dengan menggunakan program Matlab. Adapun hasil simulasi perhitungan yang dilakukan pada tegangan 150 kV, 275 kV, 500 kV dan 1000 kV menggunakan 4, 5 dan 6 isolator dengan efisiensi pada variasi tinggi sebesar 132.43% , 183.73 % dan 439.38 % dan variasi rendah 141.71%, 221.69 % dan 1589 %. Arus bocor yang dihasilkan juga tidak lebih dari 1 kA dimana nilai ini relatif kecil dan masih bisa ditoleransi. Efisiensi yang dihasilkan 7 isolator bernilai negatif dimana hasil efisiensi untuk variasi tinggi sebesar -384 % dan variasi rendah -181 %. Berdasarkan analisa hasil perhitungan distribusi tegangan yang menggunakan variasi tinggi dan rendah nilainya baik apabila jumlah isolator yang digunakan tidak lebih dari 6 isolator, hal ini dipengaruhi dari nilai kapasitansi dan jumlah isolator yang digunakan. Selama hasil efisiensi isolator lebih dari 100 % maka isolator yang digunakan baik dan begitu juga sebaliknya. Pada transmisi tegangan tinggi nilai kapasitansi dipengaruhi oleh besar isolator, jarak antar isolator, dan jarak konduktor dengan klem isolator.
ANALISIS UNJUK KERJA UNMANNED AERIAL VEHICLE (UAV) HEXACOPTER PADA LAHAN PERTANIAN
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 9, No 2: Juli 2021
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/j3eit.v9i2.51274
Indonesia adalah negara agraris yang memiliki potensi alam yang mendukung statusnya sebagai negara agraris, dimana sebagian besar masyarakatnya bermata pencaharian sebagai petani. Permasalahan yang selalu dihadapi oleh para petani adalah masalah penyemprotan pada tanaman. Selama ini petani menggunakan sistem penyemprotan pupuk dengan cara manual yang membutuhkan tenaga yang cukup besar dan juga waktu yang cukup lama, sehingga hasil penyemprotan yang dilaksanakan tergantung pada tenaga manusia dan hal ini dirasa kurang efisien. Untuk mengatasi hal tersebut diperlukan inovasi yang salah satunya adalah dengan peran teknologi yaitu pesawat tanpa awak (Unmanned Aerial Vehicle, UAV) yang merupakan salah satu pengembangan teknologi pada bidang robot. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan estimasi waktu terbang hexacopter dan mendapatkan analisis konsumsi daya yang diperlukan untuk hexacopter. Metodologi penelitian ini menggunakan pesawat tanpa awak jenis hexacopter dan proses analisanya dengan menggunakan software matlab. Hasil dari penelitian ini memberikan gambaran estimasi perhitungan konsumsi daya baterai dari hexacopter tersebut tanpa membawa beban dan dengan kondisi membawa beban pada berat tertentu, dan hasil perhitungannya adalah saat tanpa beban konsumsi daya baterai yang digunakan 16 Ah didapatkan lama terbangnya 34,41 menit, dan hasil uji lapangannya dengan konsumsi baterai yang sama didapatkan lama terbangnya 34,04 menit, galat antara perhitungan dan uji saat tanpa membawa beban adalah 3,26 menit. Saat kondisi membawa beban 16 kg, konsumsi daya 16 Ah lama terbangnya 15,18 menit, dan hasil uji lapangannya dengan konsumsi baterai yang sama didapatkan lama terbangnya 14,41 menit, galat saat kondisi membawa beban adalah 2,04 menit
PEMANFAATAN LIMBAH SEKAM PADI TERHADAP PENURUNAN RESISTANSI PENTANAHAN MENGGUNAKAN ELEKTRODA PLAT BERBENTUK PERSEGI
Riska Wahyuningsih;
Purwoharjono -;
M. Iqbal Arsyad
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 9, No 2: Juli 2021
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/j3eit.v9i2.48814
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dan mengetahui pengaruh penambahan arang sekam padi dengan menggunakan jenis tanah gambut yang berlokasi di Jalan Raya Desa Mega Timur P. Lengkong Kecamatan Sungai Ambawang Pontianak Kaliamantan Barat. Pengukuran dilakukan dengan metode 3 titik menggunakan alat ukur Earth Resistance Tester model 4105A. Penelitian ini dilakukan dengan 4 model elektroda A,B,C,D dengan ukuran luas bervariasi mulai dari 15x15 cm2 hingga 60x60 cm2. Elektroda yang digunakan terbuat dari bahan alumunium dengan ketebalan plat 2 mm. Penambahan ketebalan arang sekam padi dibuat bervariasi dengan kedalaman maksimal 120 cm. Hasil pengujian dengan penurunan maksimum didapatkan pada skenario 1 kedalaman 120 cm menggunakan elektroda model D dengan nilai resistansi pentanahan sebesar 9,01 Ohm dan skenario 2 didapatka resistansi pentanahan sebesar 4,05 Ohm turun sebesar 66,80%. Hasil pengukuran resistansi pentanahan pada skenario 3 ketebalan 120 cm menggunakan elektroda model D sebesar 4,05 ohm, pada metoda skenario 4 mengguakan elektroda model D didapatkan hasil 4,08 ohm. Nilai resistansi pentanahan terendah yang didapatkan dengan metoda skenario 5 sebesar 3,83 Ohm. Pengaruh variasi ukuran luas elektroda plat berbentuk persegi berpengaruh terhadap penurunan resistansi pentanahan, dimana semakin luas elektroda plat berbentuk persegi maka nilai resistansi pentanahan semakin rendah.
ANALISIS RADIO TRANSCEIVER PADA LAMPU JALAN DENGAN SISTEM MODUL RA-02 FREKUENSI 433 MHZ
- Roberto;
Redi Ratiandi Yacoub;
Bomo Wibowo Sanjaya
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 9, No 2: Juli 2021
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/j3eit.v9i2.48386
Penerangan jalan umum (PJU) merupakan hal penting untuk diterapkan agar pengguna jalan merasa aman, nyaman melewati jalan yang terang. Banyak cara yang dilakukan untuk mengaktifkan lampu penerangan jalan, yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teknologi LoRa, khususnya LoRa Ra-02. Sistem komunikasi LoRa telah diuji di beberapa tempat di Kota Pontianak yang dilakukan dengan cara LOS (line of sight) dan NLOS, salah satunya di Jalan Parit Haji Husin 2 dengan jarak jangkauan terjauh 1500 meter (LOS), diperoleh parameter RSSI -92,2 dBm, SNR -4,225 dB dan ToA 217,5 ms. Parameter-parameter sistem komunikasi yang diperoleh tergolong baik, dimana paket data yang dipancarkan dapat diterima 100% tanpa ada paket yang hilang (packet loss). Parameter propagasi gelombang yang ditetapkan pada unit pemancar dan penerima adalah SF 12, CR 4/8 dan BW 62,5kHz. Oleh karena data-data indikasi sinyal dalam kategori baik maka selanjutnya sistem komunikasi LoRa digabungkan dengan ESP32 dan smartphone. Dikembangkan program aktifasi berupa tombol On dan Off pada layar smartphone, program ini dibuat dan ditanamkan pada ESP32 yang sekaligus dapat digunakan pada smartphone dan LoRa pemancar, fungsi tombol-tombol pada layar smartphone sama seperti saklar. Program aplikasi ini dapat mendeteksi IP address dari ESP32, yaitu 10.44.2.183. IP address yang diperoleh diketikkan pada tab browser smartphone untuk memunculkan tombol-tombol On dan Off pada layar smartphone. Pada akhirnya lampu penerangan jalan dapat di On dan Off menggunakan smartphone. Sistem komunikasi yang terjadi secara wireless dari smartphone ke ESP32 dan LoRa pemancar kemudian dari secara wireless dari LoRa pemancar ke Lora penerima dan Arduino Nano Board kemudian ke relay dan lampu penerangan jalan.
SIMULASI SKEMA FRACTIONAL FREQUENCY REUSE PADA JARINGAN LONG TERM EVOLUTION (LTE) MENGGUNAKAN ATOLL
- Salimun;
Fitri Imansyah;
Redi Ratiandi Yacoub
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 9, No 2: Juli 2021
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/j3eit.v9i2.48545
Pada tugas akhir ini, simulasi yang dilakukan menggunakan software Atoll dengan skema FFR, pada skema ini, satu cell dibagi menjadi tiga sektor, dimana setiap sektornya dibagi lagi dengan dua area cakupan. Cakupan yang dekat dengan antena pemancar disebut dengan cell centre, sedangkan daerah yang berada pada pinggiran cell, di sebut cell edge. FFR membagi cell menjadi daerah bagian dalam dan luar, dan kemudian faktor-faktor penggunaan kembali frekuensi yang berbeda diterapkan di setiap daerah sedemikian rupa sehingga gangguan berkurang. Hasil dari simulasi skema fraqtional frequency reuse, cakupan kualitas sinyal memiliki rata-rata level sinyal cukup baik yaitu -77.1 dBm. Dimana sinyal dengan kualitas sangat baik -65 dBm dapat mencakup luas 2.5 Km², kecepatan transfer data downlink mencapai 36.000 Kbps dapat mencakup luas area 0.8 Km², sedangkan kecepatan transfer data uplink mencapai 27.000 Kbps yang dapat mencakup luas area 0.79 Km², Nilai SINR tertinggi pada Downlink yaitu 30 dB memiliki luas cakupan 1,9 Km², sedangkan nilai SINR tertinggi pada Uplink yaitu 18 dB memiliki luas cakupan 4,263 Km².
PENGUKURAN PERFORMANSI TRAFIK BTS 4G DARI DATA METRO ETHERNET UNTUK KAWASAN KOMERSIL CENTRAL PERDANA
Syamsul Anwar;
Fitri Imansyah;
F. Trias Pontia W
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 9, No 2: Juli 2021
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/j3eit.v9i2.48818
Jumlah pengguna jaringan telekomunikasi pada kawasan perkantoran jalan Central Perdana yang semakin meningkat khususnya pada jaringan 4G milik PT. Indosat Ooredoo, oleh karena itu bila traffic yang diberikan tidak bisa mencukupi karena banyak nya pengguna berakibatkan jaringan mengalami kegagalan koneksi, untuk mengatasi hal ini perlu di lakukan perhitungan dan pengawasan terhadap jaringan. Sehingga dapat menghsilkan jaringan dengan kualitas yang baik. Pada skripsi ini dilakukan pengukuran terhadap data MRTG yang mempresentasikan trafik data pada software Cacti Metro Ethernet yang terhubung pada BTS 4G 16PTK142_CTRL_PERDANA_PTK_PL. Data yang di amati ialah data MRTG yang di dapat selama 2 minggu. Selain data MRTG penelitian juga dilakukan dari sisi pelanggan dengan melakukan pengujian terhadap jaringan dengan melakukan tes kecepatan data download kemudian di lakukan tes terhadap signal power dan Ping TTL. Hasil penelitian disimpulkan bahwa kondisi traffic pada jaringan 4G dalam keadaan normal, total traffic belum melewati 70% dari total toleransi, peningkatan traffic tertinggi terjadi pada 7 juni 2021 sebesar 61.96 Mbps dimana nilai hampir melewati batas toleransi tetapi masih dalam batas aman karena belum melewati batas toleransi sebesar 70%. Pada pengujian intermittent dapat disimpulkan bahwa durasi pengunduhan data pada jump traffic membutuhkan waktu yang lebih lama. Dari hasil pengamatan kondisi traffic¬ masih dalam batas aman, walaupun demikian untuk mencegah terjadinya kegagalan dalam traffic lebih baik pihak Indosat Ooreedoo membuat jalur backup transmisi di karenakan kegagalan traffic juga dapat disebabkan oleh putusnya kabel optic menuju transmisi Metro Ethernet dan juga dapat dilakukan penambahan terhadadap kapasitas traffic pada Metro Ethernet agar kondisi jaringan tetap dalam kondisi baik
IMPLEMENTASI LORA MULTI NODE UNTUK MONITORING LEVEL AIR PADA WATER BARREL COVID-19
Ade Irawan;
Fitri Imansyah;
Jannus Marpaung;
Redi Ratiandi Yacoub;
Muhammad Saleh
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 9, No 2: Juli 2021
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/j3eit.v9i2.51174
Mulai Maret 2020 dunia dilanda pandemi Covid-19, Penyakit virus corona 2019 (corona virus disease/COVID-19) termasuk Indonesia. Oleh karena itu untuk menekan kasus penularan, pemerintah menerapkan protokol kesehatan yaitu selalu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan, akan tetapi fasilitas mencuci tangan di tempat umum maupun di pusat perbelanjaan seringkali tidak berisi air, sehingga pengunjung ataupun wisatawan sulit untuk menemukan fasilitas mencuci tangan yang berisikan air. Sistem monitoring level air pada fasilitas mencuci tangan perlu diperhatikan, maka diperlukan alat untuk memonitor kapasitas water barrel Covid-19 agar mempermudah mengetahui level air pada water barrel Covid-19. Pada penelitian ini akan dirancang sistem pemantauan level air pada water barrel Covid-19 yang akan di aplikasikan untuk mempermudah monitoring level air pada water barrel covid-19. Sebagai modul komunikasi akan digunakan Teknologi LoRa yang dapat mencapai jarak jangkauan mencapai 3 Km. Maka dari itu kita bisa mengetahui level air serta dapat melihat nilai RSSI, SNR dan ToA dalam keadaan LOS maupun NLOS.
Analisis Penerapan Penggunaan Wajan Bolic Dengan Antena Helix Dalam Memperkuat Sinyal WiFi
Adrianus Umben;
Ade Elbani;
Jannus Marpaung
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 9, No 2: Juli 2021
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/j3eit.v9i2.48235
Sinyal internet di Batulayang di jalan Panca Bakti khususnya Panca Bhakti dalam Bukit Reel yang memiliki sinyal internetan yang rendah, jarak Tower Indosat, 3 (Tri) dan XL terdekat juga terbilang cukup jauh dari lokasi penelitian dan daerah Bukit rell tersebut masih dalam katagori banyak perpohonan sehingga dan dalam katagori daerah blankspot (sinyal lemah) khususnya, menggunakan kartu Indosat, 3 (Tri) dan XL. Hal ini menimbulkan permasalah bagi pengguna internet. Internet sangat di butuhkan pada berbagai kalangan khususnya pada kalangan siswa dan mahasiswa-mahasiswi dimana pada jaman ini virus covid-19 masih melanda sehingga proses ngajar-mengajar secara online dengan ini jaringan internet sangat di butuhkan pada daerah Bukit Reel dan sekitar menginggat jaringan di Bukit Reel khususnya pada layanan Indosat, 3 (Tri) dan XL tidak stabil bahkan terbilang sinyal lelet dengan adanya antena wajan Bolic dan antena Helix dapat menjadi solusi di daerah yang blankspot (sinyal lemah) agar masyarakat setempan dapat mengikuti perkembangan proses ngajar-mengajar menggunakan internetan atau secara daring. Dalam penelitian dimana analisis dilakukan pada dua antena yang berbeda yaitu antena wajan Bolic dan antena Helix dengan tujuan yang sama yaitu memperkuat sinyal sinyal WiFi. Bedasarkan hasil pengujian kecepatan internet menggunakan aplikasi Speedtest dan aplikasi G-NetWiFi mendapatkan nilai kecepatan parameter terbaik menggunakan kartu Indosat dengan antena wajan Bolic di lokasi 1 signal strength -50 dBm, RSSI -8 dBm, jitter 32 ms, kecepatan download 2,84 Mbps dan kecepatan upload 2,29 Mbps sedangkan menggunakan antena Helix signal strength -50 dBm, RSSI -8 dBm, jitter 170 ms, kecepatan download 2,73 Mbps dan kecepatan upload 1,03 Mbps. Dengan kualitas sinyal yang baik maka dapat dilakukan aktifitas akses internet dan fitur-fiturnya seperti whatsapp, googel chrome dan youtube tanpa kendala.
Perhitungan Kebutuhan Campuran Cangkang dan Serat Biomassa Kelapa Sawit sebagai Bahan Bakar pada PLTU
Irfan Nadhif;
Danial -;
Managam Rajagukguk
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 9, No 2: Juli 2021
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/j3eit.v9i2.48527
Penelitian ini membahas pemanfaatan limbah cangkang dan serat biomassa hasil pengolahan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) untuk digunakan sebagai bahan bakar pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dengan kebutuhan panas total boiler sebesar 88.475.872,22 kJ/Jam. Dalam penelitian ini ditentukan kriteria bahan bakar yang digunakan adalah campuran dari limbah cangkang dan serat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi litelatur. Adapun data yang dibutuhkan dalam penelitian ini adalah data aliran air umpan, aliran uap panas lanjutan, temperatur dan tekanan air umpan, temperatur dan tekanan uap panas lanjutan, daya keluaran generator, serta nilai kandungan kalori cangkang dan serat kelapa sawit. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, pencampuran komposisi bahan bakar dapat diaplikasikan berdasarkan kebutuhan panas total boiler serta berdasarkan penggunaan bahan bakar agar dapat sama habis atau sama sisa. Apabila pencampuran bahan bakar berdasarkan kebutuhan panas boiler, komposisi yang paling ekonomis adalah dengan menggunakan campuran 10% cangkang dan 90% serat. Apabila pencampuran dilihat dari penggunaan biomassa agar sama sisa atau sama habis, maka digunakan suplai cangkang 1.435,31 kg/Jam dan serat 3.444,31 kg/Jam dengan biaya pokok produksi Rp 190,-/kWh.
APLIKASI ARTIFICIAL INTELLEGENCE DALAM PERAMALAN KEBUTUHAN ENERGI LISTRIK DI KOTA PONTIANAK DAN SEKITARNYA
Gabriel Yourky Sitohang;
M. Iqbal Arsyad;
Zainal Abidin
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 9, No 2: Juli 2021
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/j3eit.v9i2.48652
Peramalan kebutuhan energi listrik sangat penting dilakukan hal ini tentu bertujuan untuk mengetahui berapa besar energi listrik untuk tahun mendatang. Hal tersebut berupaya untuk tidak merugikan pihak penyedia energi listrik yaitu PT. PLN (persero) karena dalam hal ini tentu banyak biaya yang dikeluarkan, itulah pentingnya melakukan peramalan energi listrik untuk tahun mendatang supaya tidak memakan biaya dan sumber daya lain yang banyak. Didalam penelitian ini menggunakan Artificial Intellegence (AI) atau yang biasa disebut kecerdasan manusia. Kecerdasan manusia ini berbentuk aplikasi yaitu Matlab yang membantu dalam aksi peramalan kebutuhan energi listrik di Kota Pontianak, dan metode yang digunakan adalah metode JST (jaringan syaraf tiruan) yang mana jaringan syaraf tiruan ini memiliki jaringan yang sama seperti otak manusia. Yang dapat memperlajari suatu jaringan neuron untuk dikembangkan hasilnya. Di penelitian ini tentu juga harus memiliki data sebagai penunjang untuk mendapatkan hasil yang terbaik. Data yang digunakan adalah data energi terjual. Data tersebut diambil dalam kurun waktu lima (5) tahun yang lalu. Selanjutnya data tersebut dipisahkan menjadi dua bagian, yaitu untuk proses training dan proses pengujian. Setelah itu dilakukan pelatihan dengan memasukan data latih yang terlah dipisahkan, dalam pelatihan hasil terbaik ialah menggunakan training function trainlm yakni menghasilkan error sebesar 0,00000469. Error ini sangat kecil dan dapat diteruskan dengan pengujian. Didalam pengujian data yang dimasukan tentu sudah dipisahkan sejak awal. Pengujian telah dilakukan kemudian akan keluar hasil untuk peramalan kebutuhan energi listrik untuk tahun kedepannya. Dalam penelitian ini kebutuhan energi listrik di Kota Pontianak memiliki rata-rata pertumbuhan yaitu 5%.