cover
Contact Name
Rudi Kurnianto
Contact Email
rudi.kurnianto@ee.untan.ac.id
Phone
+6285252665807
Journal Mail Official
j3eit@untan.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Hadari Nawawi, Pontianak 78124, Indonesia
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology
ISSN : -     EISSN : 30261856     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/j3eit.v11i2
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) (E-ISSN: 3026-1856) is the latest name for the JTE UNTAN, which underwent a name change. This journal has been in circulation within UNTAN since 2013 under its previous name. The name change reflects an evolution in the topics covered by the journal, encompassing the fields of electrical engineering, energy, and information technology. With the establishment of J3EIT, it is expected to become a significant resource for the academic and research community in this discipline, fostering the exchange of knowledge and innovation among professionals in the field of electrical engineering and related areas. By consistently publishing high-quality scientific papers, this journal is expected to play a vital role in advancing knowledge in its field. J3EIT is published three times a year, April, August and December.
Articles 505 Documents
PENGUKURAN PERFORMANSI TRAFIK BTS 4G DARI DATA METRO ETHERNET UNTUK KAWASAN KOMERSIL CENTRAL PERDANA Syamsul Anwar; Fitri Imansyah; F. Trias Pontia W
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 9, No 2: Juli 2021
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v9i2.48818

Abstract

Jumlah pengguna jaringan telekomunikasi pada kawasan perkantoran jalan Central Perdana yang semakin meningkat khususnya pada jaringan 4G milik PT. Indosat Ooredoo, oleh karena itu bila traffic yang diberikan tidak bisa mencukupi karena banyak nya pengguna berakibatkan jaringan mengalami kegagalan koneksi, untuk mengatasi hal ini perlu di lakukan perhitungan dan pengawasan terhadap jaringan. Sehingga dapat menghsilkan jaringan dengan kualitas yang baik. Pada skripsi ini dilakukan pengukuran terhadap data MRTG yang mempresentasikan trafik data pada software Cacti Metro Ethernet yang terhubung pada BTS 4G 16PTK142_CTRL_PERDANA_PTK_PL. Data yang di amati ialah data MRTG yang di dapat selama 2 minggu. Selain data MRTG penelitian juga dilakukan dari sisi pelanggan dengan melakukan pengujian terhadap jaringan dengan melakukan tes kecepatan data download kemudian di lakukan tes terhadap signal power dan Ping TTL. Hasil penelitian disimpulkan bahwa kondisi traffic pada jaringan 4G dalam keadaan normal, total traffic belum melewati 70% dari total toleransi, peningkatan traffic tertinggi terjadi pada 7 juni 2021 sebesar 61.96 Mbps dimana nilai hampir melewati batas toleransi tetapi masih dalam batas aman karena belum melewati batas toleransi sebesar 70%. Pada pengujian intermittent dapat disimpulkan bahwa durasi pengunduhan data pada jump traffic membutuhkan waktu yang lebih lama. Dari hasil pengamatan kondisi traffic¬ masih dalam batas aman, walaupun demikian untuk mencegah terjadinya kegagalan dalam traffic lebih baik pihak Indosat Ooreedoo membuat jalur backup transmisi di karenakan kegagalan traffic juga dapat disebabkan oleh putusnya kabel optic menuju transmisi Metro Ethernet dan juga dapat dilakukan penambahan terhadadap kapasitas traffic pada Metro Ethernet agar kondisi jaringan tetap dalam kondisi baik
PERANCANGAN JARINGAN AKSES FTTH DENGAN TEKNOLOGI GPON MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA DI ‘KOTA STELIT’ KUBU RAYA Nurus Sabah; Fitri Imansyah; F. Trias Pontia W
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 8, No 1: Januari 2020
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v8i1.39658

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi dari tahun ke tahun semakin pesat, hal ini sejalan dengan kebutuhan masyarakat akan layana komuniksi yang cepat. Perkembangan teknologi ini tersebut memicu masyarakat untuk mendapatkan sarana komunikasi yang lebih baik, sehingga dapat melayani kebutuhan masyarakat akan komunikasi yang praktis, mudah, dan efisien. FTTH (Fiber To The Home) merupakan infrastuktur layanan telekomunikasi yang mendukung transmisi pada bandwith yang besar serta dapat memecahkan masalah hambatan akses bandwith. Untuk membuat perancangan jaringan akses FTTH  dengan teknologi GPON di “Kota Satelit” Kubu Raya menggunakan algoritma genetika untuk mendapatkan jalur terbaik dari hasil perancangan. Optisystem merupakan simulator yang digunakan untuk mengetahui nilai BER (Bit Error Rate) dan nilai redaman perangkat pada hasil perancangan. Dari hasil perancangan yang dilakukan menggunakan program algoritma genetika yang telah dibuat menggunakan software Matlab didapatkan jalur terbaik 3-12-49-29-31-17-1-20-10-2-11-5-6-21-36-41-16-4-3-40-34-44-22-27-25-43-47-48-42-37-9-15-4-5-39-28-18-24-35-8-14-46-32-38-33-7-13-26-19. Dengan jarak terjauh dari sentral ke pengguna adalah 4.85 km.
RANCANG BANGUN SISTEM MONITORING DAN PENGENDALI SMARTHOME BERBASIS WEB MENGGUNAKAN RASPBERRY PI Pantana .
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 6, No 1: Januari 2018
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v6i1.24757

Abstract

Internet of Things (IoT) merupakan sebuah istilah yang belakangan ini mulai ramai ditemui namun masih banyak yang belum mengerti arti dari istilah ini. Sebetulnya hingga saat ini belum ada pengertian atau definisi standar mengenai Internet of Things, namun secara singkat Internet of Things bisa dibilang adalah di mana benda-benda di sekitar kita dapat berkomunikasi antara satu sama lain melalui sebuah jaringan seperti internet. Pada tugas akhir ini dirancang sebuah teknologi elektronika yang dapat memantau dan mengendalikan beberapa perangkat elektronik dirumah dari jarak jauh seperti buka/tutup pintu dan hidup/mati lampu dengan memanfaatkan jaringan internet sebagai penghubung antara pengguna dan perangkat yang dikendalikan serta menggunakan website sebagai antarmuka untuk pengendaliannya. Sistem ini terbagi menjadi dua bagian, yaitu perangkat lunak dan perangkat keras, perangkat lunak merupakan aplikasi yang dibuat dan dijalankan pada Raspberry Pi termasuk aplikasi yang berhubungan dengan halaman website pengendalian yang nantinya dapat di akses melalui PC, laptop, ataupun smartphone dengan bantuan koneksi internet. Sedangkan perangkat keras difungsikan untuk mengolah dan melaksanakan perintah dari perangkat lunak yang dibuat, perangkat keras ini dipasang pada rumah yang ingin dikendalikan. Dari hasil pengujian, respons waktu halaman web sistem monitoring dan pengendali smarthome dipengaruhi oleh besar RAM dan clock prosessor Raspberry Pi serta kecepatan Download dan Upload internet dimana klien dan server terhubung. Dari hasil percobaan yang dilakukan, sistem monitoring dan pengendali smarthome berbasis web menggunakan Raspberry Pi yang dirancang dapat bekerja dengan baik dengan respons waktu yang relative cepat dan dapat membantu menampilkan kondisi rumah dengan baik.Kata kunci : Internet of Thing, IoT, raspberry pi, pintu, lampu, monitoring, pengendali, smarthome
RANCANG BANGUN ANTENA KATHREIN SEBAGAI PENGUAT JARINGAN INTERNET PADA MODEM MIFI DI PERUMAHAN KAYANA SERDAM PUNGGUR KECIL Lora Simir; Jannus Marpaung; Eka Kusumawardhani; Fitri Imansyah; Dedy Suryadi
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 11, No 1: Januari 2023
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v11i1.62133

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan kualitas jaringan yang lebih baik dari hasil analisis antena Kathrein sebagai penguat jaringan internet pada modem mifi di Perumahan Kayana Serdam Punggur Kecil. Menggunakan provider telkomsel dan indosat pada waktu siang dan malam hari dengan variasi data modem tanpa antena, antena tanpa tiang, tiang 6 dan 10 meter. Rincian data pengukuran provider telkomsel siang hari tanpa antena RSSI -89 dBm, SINR -4 dB, antena tanpa tiang dengan RSSI – 83 dBm, SINR -8 dB, tiang 6 meter RSSI -79 dBm, SINR -2 dB, tiang 10 meter RSSI -77 dBm, SINR 0 db sedangkan malam hari tanpa antena RSSI -85 dBm, SINR -6 dB, antena tanpa tiang dengan RSSI – 85 dBm, SINR -1 dB, tiang 6 meter RSSI -79 dBm, SINR -1 dB, tiang 10 meter RSSI -79 dBm, SINR 1 db. Pengukuran provider indosat siang hari tanpa antena RSSI -83 dBm, SINR -8 dB, antena tanpa tiang dengan RSSI – 75 dBm, SINR -8 dB, tiang 6 meter RSSI -65 dBm, SINR 0 dB, tiang 10 meter RSSI 65 dBm, SINR 5 dB sedangkan malam hari tanpa antena RSSI -87 dBm, SINR -7 dB, antena tanpa tiang dengan RSSI – 83 dBm, SINR -7 dB, tiang 6 meter RSSI -67 dBm, SINR 1 dB, tiang 10 meter RSSI -63 dBm, SINR 6 db. Dari hasil pengukuran yang didapatkan dapat disimpulkan provider terdekat dengan tiang 10 meter mendapatkan kualitas jaringan internet yang cukup baik.
STUDI PERBANDINGAN POTENSI PEMANFAATAN SAMPAH SEBAGAI SUMBER PEMBANGKIT LISTRIK DENGAN TEKNOLOGI KONVERSI TERMAL DAN GASIFIKASI DI TPA SORAT KABUPATEN SAMBAS Ridman .
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 6, No 1: Juli 2018
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v6i1.30118

Abstract

Seiring dengan perkembangan teknologi yang semangkin besar, cepat atau lambat sumber energi dari fosil akan habis, sedangkan energi terbarukan masih sedikit yang digunakan. Pemanfaatan sampah sebagai sumber energi pembangkit listrik terbarukan dapat menjadi solusi permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan mengidentifikasi potensi energi listrik yang mampu dibangkitkan dengan sumber sampah sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di TPA Sorat Kabupaten Sambas dengan membandingkan dua teknologi yang berbeda, yaitu teknologi konversi termal dan gasifikasi. Metodologi yang dilakukan adalah dengan melakukan survei dan pengambilan sampel sampah di TPA Sorat Kabupaten Sambas, pemeriksaan sampel di laboratorium dan melakukan perhitungan untuk mengetahui potensi listrik yang dihasilkan. Dari hasil penelitian diketahui bahwa sebagian besar sampah yang ada di TPA Sorat Kabupaten Sambas merupakan sampah organik, dengan jumlah sampah yang masuk ke TPA sebanyak 97,02 ton/hari menghasilkan potensi energi listrik dengan teknologi konversi termal sebesar 6649,7594 MWh/tahun, sedangkan dengan teknologi gasifikasi sebesar 6230,91084 MWh/tahun. Total net present cost diperoleh untuk teknologi konversi termal sebesar Rp 49.460.925.299,15/tahun, sedangkan untuk teknologi gasifikasi sebesar Rp 44.876.364.571,35/tahun. Biaya rata-rata per kWh produksi energi listrik yang dihasilkan dengan teknologi konversi termal sebesar Rp 819,67/kWh, sedangkan dengan teknologi gasifikasi sebesar Rp 793,68/kWh. Selisih biaya rata-rata per kWh produksi energi listrik dengan 2 teknologi pembangkitan sebesar Rp 25,99/kWh. Sehingga biaya rata-rata per kWh produksi energi listrik yang terpakai oleh sistem dengan menggunakan teknologi gasifikasi jauh lebih ekonomis dibanding dengan teknologi konversi termal.
AUDIT ENERGI LISTRIK PADA PUSAT PERBELANJAAN DEPARTMENT STORE MATAHARI A. YANI MEGA MALL PONTIANAK Muslimin .
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 4, No 1: Januari 2016
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v4i1.13127

Abstract

Determining IKE (intensity of energy consumption) as well as the cost of payment according to usage based on historical data Matahari Department Store Mega Mall Pontianak using one of the methods currently used for the efficient use of electric energy is the electrical energy audit. Electric energy audit is to increase the efficiency of energy used or the energy savings. The goal of the energy audit is to look for ways to reduce energy consumption unity output and reduce operating costs. IKE electricity in electricity consumption in the Sun A. Yani Mega Mall widely conditioned Pontianak year a detailed audit results (measurement results) obtained a value of 331.48 kWh / m2, is still far from the value of the existing standard is for the shopping center is 330 kWh / m2 year. From the data analysis of electrical energy consumption in shopping centers A. Yani Mega Mall Pontianak during the day obtained electricity consumption for air conditioning at 5844.04 kWh, for the lamp at 927.45 kWh, for other devices for 165 kWh. Enterprises consumption savings directed towards businesses replacement refrigerant, it is taken because they amount of operating the air conditioner in the room more than one AC that operates so as to do the replacement refrigerant in rotation, but the first observation and checking carefully to the various aspects of the machine aspect of the machine AC.Replacement of refrigerant by using Musicool, which Musicool refrigerant is a natural refrigerant materials that are environmentally friendly type of hydrocarbon that is a substitute refrigerant sintetic halocarbons group CFC R-12, HCFCR HFC-22 and R-134a which still has the potential to destroy nature. From the results of the implementation of energy-saving opportunities (PHE), the analysis of the savings obtained from sintetic types HCFC refrigerant replacement for R-22 using the brand Musicool in every air conditioner installed in the shopping center Mega Mall Sun A. Yani Pontianak, obtained results that the a decrease in the total energy consumption of electricity per day, which before the replacement of freon Musicool obtained total electrical energy consumption amounting to 5844.04 kWh, but after replacement of total electricity to be obtained 5089.76 kWh, and the results of calculations and analysis for the replacement of general lighting lamps with energy saving lamps LEDs installed in A. Yani Mega Mall Pontianak obtained a reduction in total energy consumption of electricity per day, Diman before replacement LED energy saving lamp gained 927.25 kWh total energy consumption, but after a replacement is obtained 729.84 kWh. To target IKE per unit area are conditioned to shopping centers amounted to 330 kWh / m2 a year.It turns before performs IKE implementation IKE value PHE A. Yani Mega Mall Pontianak amounted to 331.48 kWh / m2 and after and PHE IKE value of 296.68 kWh / m2. in the shopping center Mega Mall Sun A. Yani Pontianak seen already in accordance with the standards or target of electricity IKE. The amount of costs incurred after the implementation of the PHE for air conditioning Rp. 18.75 million, - and the total cost for LED replacement lamp Rp. 539 700 000, - the durability of 5 years. The cost savings for a year after implementing PHE is Rp. 463,226,388.5, - Keywords: IKE (Intensity of Energy Consumption), Energy Audit, PHE (Energy Saving Opportunity)
IMPLEMENTASI LORA MULTI NODE UNTUK MONITORING LEVEL AIR PADA WATER BARREL COVID-19 Ade Irawan; Fitri Imansyah; Jannus Marpaung; Redi Ratiandi Yacoub; Muhammad Saleh
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 9, No 2: Juli 2021
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v9i2.51174

Abstract

Mulai Maret 2020 dunia dilanda pandemi Covid-19, Penyakit virus corona 2019 (corona virus disease/COVID-19) termasuk Indonesia. Oleh karena itu untuk menekan kasus penularan, pemerintah menerapkan protokol kesehatan yaitu selalu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan, akan tetapi fasilitas mencuci tangan di tempat umum maupun di pusat perbelanjaan seringkali tidak berisi air, sehingga pengunjung ataupun wisatawan sulit untuk menemukan fasilitas mencuci tangan yang berisikan air. Sistem monitoring level air pada fasilitas mencuci tangan perlu diperhatikan, maka diperlukan alat untuk memonitor kapasitas water barrel Covid-19 agar mempermudah mengetahui level air pada water barrel Covid-19. Pada penelitian ini akan dirancang sistem pemantauan level air pada water barrel Covid-19 yang akan di aplikasikan untuk mempermudah monitoring level air pada water barrel covid-19. Sebagai modul komunikasi akan digunakan Teknologi LoRa yang dapat mencapai jarak jangkauan mencapai 3 Km. Maka dari itu kita bisa mengetahui level air serta dapat melihat nilai RSSI, SNR dan ToA dalam keadaan LOS maupun NLOS.
PENENTUAN INDEKS KEANDALAN JARINGAN SISTEM DISTRIBUSI 20 KV DI PT. PLN (PERSERO) AREA SINGKAWANG DENGAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS Rachmad Irfandi; Bonar Sirait; M. Iqbal Arsyad
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 8, No 2: Juli 2020
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v8i2.41951

Abstract

Penelitian tentang Penentuan Indeks Keandalan Sistem Jaringan Distribusi 20 kV di PT. PLN (Persero) Area Singkawang dengan Metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) pada feeder Tani dan Borneo. Dimana indeks kegagalan dari setiap peralatan utama sistem distribusi diperhitungkan dalam mencari indeks keandalan sistem secara menyeluruh. Sejumlah studi kasus dilakukan guna melihat pengaruh dari jumlah serta lokasi penempatan sectionalizer dan juga fuse di sepanjang jaringan terhadap indeks kandalan sistem. Pada akhirnya solusi optimal akan memberikan nilai indeks keandalan sistem distribusi yang terbaik. Dari hasil perhitungan pada feeder Tani bahwa mempunyai nilai indeks SAIFI : 3,967033 kali/tahun, SAIDI :4,070305 jam/tahun dan CAIDI : 1,026032 jam/tahun/pelanggan, sedangkan untuk nilai indeks pada feeder Borneo yaitu SAIFI :3,575593 kali/tahun, SAIDI :4,50368 jam/tahun dam CAIDI 1,25956 jam/tahun/pealnggan. masing-masing feeder mempunyai nilai SAIFI yang jauh melebihi standar PLN 68-2 tahun 1986 yang digunakan, maka perlu dilakukan upaya perbaikan, seperti mengurangi frekuensi terjadinya gangguan dan mengurangi durasi gangguan dengan menambahkan fuse untuk melokalisir gangguan serta menambahkan sectionalizer agar ketika terjadi pemadaman dapat dilokalisir hanya terjadi pada section tertentu
Implementasi Akses Ruangan Dan Penerangan Ruang Berbasis RFID Dan PIR Menggunakan Arduino Mega Suryanto .
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 6, No 1: Januari 2018
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v6i1.26151

Abstract

Semakin berkembangnya teknologi di zaman moderen akan suatu sistem berbasis mikrokontroler menjadi semakin canggih, membantu manusia dalam mengendalikan suatu sistem dan alat manual menjadi serba otomatis. Sehingga manusia lebih mudah menjalankan aktifitas sehari-hari tanpa mengendalikan suatu alat secara manual, Efisiensi energi penerangan dari penggunaan RFID sensor kunci pintu ruangan dan sistem kendali lampu ruangan menggunakan sensor PIR. Perancangan sistem implementasi akses ruangan dan penerangan ruang yang dibuat terdiri dari beberapa bagian, yaitu RFID sebagai pengganti kunci konvensional, sensor PIR sebagai pendeteksi gerak manusia, solenoid sebagai pengunci otomatis, serta bagian driver triac sebagai switching untuk menyalakan lampuyang dikendalikan dengan mikrokontroler Arduino Mega. Sistem kerja RFID Reader terhadap RFID Tag ± 5 detik,Pada saat RFID Reader mendeteksi RFID Tag yang telah diregistrasi dan tidak teregistrasi akan aktif dan non aktifsehingga pintu dapat diakses atau terbuka. Solenoid akan otomatis nonaktif dengan waktu tunda (delay) selama ± 3detik. Pada perancangan ini pewaktu atau timer lampu menyala dalam satu kali pembacaan objek oleh sensor PIRselama ± 30 detik. Sensor PIR memiliki waktu tunda (delay) pada setiap pembacaan gerakan objek selama ± 2detik.  Jarak  pembacaan  maksimal  sensor  PIR  terhadap  objek  sejauh  7  meter  dengan  sudut  110o.  Pada  saatmendeteksi gerakan sensor PIR memiliki tegangan keluaran sebesar 3,31V. Daya yang dikonsumsi rangkaian akses ruangan dan penerangan ruang berdasarkan gerak tubuh manusia sebesar 7,04 Watt. Kata kunci : implementasi akses ruangan, mikrokontroler, RFID, sensor PIR
PERANCANGAN OPTIMUM SISTEM PLTS PADA KLINIK PRATAMA UNIVERSITAS TANJUNGPURA Tri Wahyuda; Ayong Hiendro; Kho Hiee Khwee; M. Ismail Yusuf; Usman A Gani
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 11, No 1: Januari 2023
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v11i1.64125

Abstract

Energi Baru Terbarukan (EBT) saat ini memiliki peran yang sangat penting di dalam dunia perindustrian khususnya industri listrik. Di Indonesia khususnya Kalimantan Barat, Kota Pontianak merupakan daerah yang dilalui garis lintang khatulistiwa yang mendapatkan sinar matahari dengan intensitas cahaya matahari yang cukup tinggi dan energi tersebut tidak terbatas. Penerapan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai pemanfaatan konversi energi listrik. Alat yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan pada penelitian ini menggunakan aplikasi Homer Energy Modeling. Piranti ini digunakan untuk menganalisis kombinasi terbaik dalam penggunaan energi yang tersedia untuk menyalurkan kebutuhan beban pada Klinik Pratama Universitas Tanjungpura. Kebutuhan untuk memenuhi energi listrik di Klinik Pratama Universitas Tanjungpura selama 24 jam sebesar 84,072 kWh/hari dan untuk energi listrik selama 1 tahun sebesar 30.686 kWh/tahun. Hasil analisis teknis memenuhi kebutuhan energi listrik secara off–grid yang paling optimal, menggunakan panel surya sebesar 26,7 kW, inverter 24 kW, dan sebanyak 45 buah. Pada konfigurasi ini panel surya dapat menyuplai energi listrik sebesar 40.509 kWh/tahun, dengan kelebihan energi sebesar 8.418 kWh/tahun yang dapat disimpan ke dalam penyimpanan baterai. Hasil analisis ekonomi pada skenario off–grid, Untuk skenario off–grid yang paling ekonomis adalah konfigurasi dari panel-inverter-baterai dengan biaya keseluruhan sistem selama 25 tahun (NPC) sebesar Rp436.643.827,63 untuk biaya keseluruhan sistem 1 tahun (AC) sebesar Rp29.526.892,60 serta untuk biaya pokok produksi energi listrik (LCOE) sebesar Rp962,24/kWh.

Page 4 of 51 | Total Record : 505