cover
Contact Name
Novena Adi Yuhara
Contact Email
novena@ukrimuniversity.ac.id
Phone
+6281329032354
Journal Mail Official
jfki@ukrimuniversity.ac.id
Editorial Address
Jalan Solo km 11,1 Kalasan Sleman DI Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
JURNAL FARMASI DAN KESEHATAN INDONESIA
ISSN : -     EISSN : 27784818     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Farmasi dan Kesehatan Indonesia (JFKI) merupakan jurnal resmi yang diterbitkan oleh Fakultas Farmasi, Universitas Kristen Immanuel. Jurnal Farmasi dan Kesehatan Indonesia (JFKI) memiliki fokus pada penelitian secara khusus di bidang Farmasi dan umumnya di bidang Kesehatan. Fokus Topik penelitian JFKI: 1. Farmasi komunitas 2. Farmasi Manajemen 3. Farmasi klinis 4. Biologi Farmasi 5. Kimia Farmasi 6. Teknologi Farmasi Jurnal Farmasi dan Kesehatan Indonesia (JFKI) mengundang peneliti, pengajar dan praktisi di bidang farmasi dan kesehatan untuk menerbitkan karya penelitian dalam bentuk original research dan literature review dalam bahasa Indonesia maupun dalam bahasa Inggris. Jurnal Farmasi dan Kesehatan Indonesia (JFKI) terbit secara cetak dan online dengan frekuensi terbit 2 kali setahun (Maret dan September) serta dapat diakses oleh umum secara gratis.
Articles 37 Documents
EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK DENGAN METODE DEFINED DAILY DOSE (DDD) PADA PASIEN ULKUS DIABETIKUM DI RAWAT INAP RSUD SLEMAN PERIODE JANUARI-DESEMBER 2020 Rosmawati Sidabalok; Aris Widayati
JURNAL FARMASI DAN KESEHATAN INDONESIA Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Farmasi dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Universitas Kristen Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61179/jfki.v2i2.342

Abstract

Perkembangan antibiotik yang pesat berpotensi menyebabkan penggunaan antibiotik yang tidak tepat. Evaluasi penggunaan antibiotik secara kuantitatif dapat dilakukan dengan metode Defined Daily Dose (DDD). Metode DDD merupakan perhitungan dosis rata-rata per hari pada orang dewasa. Evaluasi penggunaan antibiotik di rumah sakit menggunakan DDD/100 patient-days. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola peresepan dan gambaran kuantitas penggunaan antibiotik serta mengetahui dasar pemilihan antibiotik yang diresepkan pada pasien ulkus diabetikum. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional deskriptif dengan pendekatan cross-sectional dan bersifat retrospektif. Populasi penelitian adalah pasien ulkus diabetikum yang mendapatkan terapi antibiotik di RSUD Sleman periode januari-desember 2020 yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Penelitian secara kuantitatif dilakukan dengan metode DDD dan DU 90%. Hasil evaluasi penggunaan antibiotik pada jumlah keseluruhan nilai DDD/100 patient-days diperoleh nilai tertinggi yaitu ceftriaxone sebesar 52,31 DDD/100 patient-days diikuti oleh metronidazole 30,99 DDD/100 patient-days , gentamycin 15,68 DDD/100 patient-days, ciprofloxacin 12,31 DDD/100 patient-days, cefazoline 2,09 DDD/100 patient-days, ceftazidime 5,27 DDD/100 patient-days, meropenem 3,96 DDD/100 patient-days, clindamycin 2,53 DDD/100 patient-days, cefixime 1,1 DDD/100 patient-days, cefoperazone 0,66 DDD/100 patient-days, levofloxacin 0,66 DDD/100 patient-days dan amikasin 0,52 DDD/100 patient-days. Dengan 6 jenis antibiotik yang masuk dalam segmen DU 90% yaitu ceftriaxone, metronidazole, gentamycin, ciprofloxacin, cefazoline dan ceftazidime. Tingginya nilai DDD/100 patient-days menunjukkan banyaknya jumlah penggunaan antibiotik tersebut dalam pengobatan ulkus diabetikum yang menunjukkan kemungkinan terdapat penggunaan antibiotik yang kurang selektif. Kata kunci : antibiotik, Defined Daily Dose (DDD), DU 90%, ulkus diabetikum.
Dampak Edukasi Kesehatan Secara Online Dalam Meningkatkan Pengetahuan tentang Bahaya Merokok di Kalangan Mahasiswa Veronika Susi Purwanti Rahayu; Sr. Maria Karla Sumiyem; Y.B. Arya Primantana
JURNAL FARMASI DAN KESEHATAN INDONESIA Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Farmasi dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Universitas Kristen Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61179/jfki.v2i2.352

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai dampak edukasi kesehatan secara online tentang bahaya merokok di kalangan mahasiswa. Penelitian dilakukan dengan survei secara online sebelum dan sesudah mahasiswa mendapatkan edukasi melalui media sosial. Hasil penelitian dengan perhitungan skala Guttman dan Likert menunjukkan bahwa edukasi kesehatan secara online melalui media sosial yang diberikan kepada 20 responden memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap pengetahuan dan sikap di kalangan mahasiswa. Pengetahuan mahasiswa meningkat dari 56,00% menjadi 80,50%, dan sikap mahasiswa meningkat dari 81.63% menjadi 89.88% setelah mendapat edukasi.
The COVID-19: PENGARUH PROMOSI KESEHATAN PADA SWAMEDIKASI MENGGUNAKAN VITAMIN DI ERA PANDEMI COVID-19 DENGAN METODE CARA BELAJAR INSAN AKTIF ( CBIA ) Endah Sri Lestari; Titien Siwi Hartayu; Nunung Priyatni
JURNAL FARMASI DAN KESEHATAN INDONESIA Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Farmasi dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Universitas Kristen Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61179/jfki.v2i2.359

Abstract

The COVID-19 pandemic, which was set at the beginning of 2020, requires people to make changes related to their daily lifestyle habits. Starting from limiting themselves to interact or social distancing, using masks when outside the house, and washing hands frequently. Apart from maintaining social distance, people must also maintain their immune system to avoid Covid-19. This is usually done by taking a variety of vitamins and supplements. This study aims to increase the knowledge, attitudes and actions of PKK mothers in the Panggungharjo Village, Sewon District in using vitamins during the Covid-19 pandemic. This study uses a quantitative method with a quasi-experimental design with a pretest-posttest design with a control group. The research instrument used a booklet and a questionnaire. The normality test using the Kolmogorov-Smirnov method showed that the knowledge variable was not normal. Homogeneity test using Levene's method. The data of the intervention and control groups showed that all data were homogeneous P > 0.05. The statistical test was continued with the Wilcoxon method which showed that there was a significant change in the knowledge variable pretest - posttest I in the intervention group p = 0.00 < 0.05 so that Ho was rejected. Knowledge of pretest - posttest III in the control group obtained p = 0.036 > 0.05 so that Ho is accepted. In the attitude variable, the results obtained were Ho was accepted in the intervention group, P value = 0.506 and Ho was rejected in the control group with P value = 0.042. The action variable showed a significant change where Ho was rejected in the intervention group with a P value of 0.000 and the control group with a P value of 0.051. Thus the CBIA method is effective in increasing knowledge and action on the use of vitamins in the Covid-19 era.
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL BATANG SERAI WANGI (Cymbopogon nardus L) DENGAN METODE DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl) Chairina, Nurvita; Ayu Irma Permatasari, Desy; Veranita, Weri
JURNAL FARMASI DAN KESEHATAN INDONESIA Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Farmasi dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Universitas Kristen Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61179/jfki.v3i2.376

Abstract

Serai wangi (Cymbopogon nardus L) merupakan tanaman yang cukup melimpah di Indonesia. Serai wangi (Cymbopogon nardus L) mengandung antioksidan flavonoid, dan senyawa fenolik seperti luteolin, glikosida, quercetin, kaempferol, elimicin, catecol, asam klorogenat, asam caffeic yang berkhasiat obat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai IC50 ekstrak batang serai wangi (Cymbopogon nardus L) dengan metode DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl). Ekstraksi batang serai wangi (Cymbopogon nardus L) dilakukan dengan metode maserasi dengan menggunakan pelarut etanol 96%. Uji aktivitas antioksidan ekstrak etanol batang serai wangi (Cymbopogon nardus L) dengan metode DPPH ((2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl) dibuat dalam berbagai konsentrasi. Penelitian ini menunjukan bahwa aktivitas antioksidan batang serai wangi dengan nilai IC50 adalah 919,52 ppm.
STUDI LITERATUR REVIEW UJI EFEKTIVITAS TANAMAN BELIMBING WULUH (AVERRHOA BILIMBI L.) SEBAGAI ANTIDIABETES: STUDI LITERATUR REVIEW UJI EFEKTIVITAS TANAMAN BELIMBING WULUH (AVERRHOA BILIMBI L.) SEBAGAI ANTIDIABETES Amelia Sholu Pratiwi; Melia Eka Rosita
JURNAL FARMASI DAN KESEHATAN INDONESIA Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Farmasi dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Universitas Kristen Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61179/jfki.v2i2.378

Abstract

Diabetes mellitus is a disease caused by a chronic disorder that occurs when the pancreas produces enough insulin or the body cannot effectively use the insulin it produces. Belimbing wuluh (Averrohoa bilimbi L.) is an antidiabetic plant. The plant parts that can be used are the fruit and leaves of star fruit. It can be seen that Belimbing wuluh contains carotenoid compounds, anthocyanins, flavonoids, phenolic compounds, saponins, and alkaloids which are thought to be antidiabetic. The literature review study of this journal aims to provide information about giving starfruit plants to reducing blood glucose levels for alternative therapies. This literature review study was made using qualitative methods using a descriptive non-experimental research design, which was compiled using data from national journals and websites published from 2018-2021 through a literature search process related to the effectiveness of star fruit (Averrohoa bilimbi L.) . The results of this study indicate that the starfruit plant, both leaves and fruit, ethanol extract, and water fraction have effectiveness in reducing blood glucose levels. Keywords: Antidiabetic, wuluh starfruit plant extract
REVIEW: AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK HERBA SURUHAN (Peperomia Pellucida (L.) Kunth) Ni Putu Indah Widyantari; Pande Made Nova Armita Sari
JURNAL FARMASI DAN KESEHATAN INDONESIA Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Farmasi dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Universitas Kristen Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61179/jfki.v3i1.384

Abstract

Reaksi oksidasi yang berlebihan pada tubuh dapat menyebabkan terbentuknya radikal bebas yang sangat aktif, sehingga merusak struktur dan fungsi sel tubuh. Antioksidan dapat menstabilkan radikal bebas dengan melengkapi kekurangan elektron yang dimiliki radikal bebas serta dapat menghambat terjadinya reaksi berantai dari pembentukan radikal bebas. Herba suruhan (Peperomia pellucida (L.) Kunth) mengandung senyawa antioksidan seperti flavonoid, fenol, serta tanin yang berpotensi sebagai antioksidan. Review artikel ini bertujuan untuk mengetahui nilai total fenol dan flavonoid ekstrak herba suruhan serta mengetahui nilai aktivitas antioksidan ekstrak herba suruhan (Peperomia pellucida (L.) Kunth) berdasarkan pelarut, metode ekstraksi, serta metode pengujian aktivitas antioksidan. Review artikel ini dibuat dengan metode studi literatur dengan menggunakan artikel penelitian terdahulu yang diperoleh melalui database online yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil menunjukkan bahwa aktivitas antioksidan ekstrak herba suruhan memiliki perbedaan hasil berdasarkan perbedaan jenis pelarut, metode ekstraksi, serta metode pengujian aktivitas antioksidan yang digunakan.
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI SEDIAAN HAND SANITIZER EKSTRAK DAUN KERSEN (Muntingia calabura L.) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus ATCC 25923 Rizqi Nurjanah -
JURNAL FARMASI DAN KESEHATAN INDONESIA Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Farmasi dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Universitas Kristen Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61179/jfki.v3i1.385

Abstract

Daun kersen (Muntingia calabura L.) merupakan salah satu tumbuhan yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai sediaan gel hand sanitizer. Daun kersen (Muntingia calabura L.) mengandung senyawa fitokimia yang menunjukkan aktivitas antibakteri yakni senyawa alkaloid, flavonoid, saponin, dan tanin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ekstrak daun kersen (Muntingia calabura L.) dapat diformulasikan menjadi sediaan gel yang baik dan memenuhi persyaratan, serta mengetahui kemampuan daya hambat sediaan gel hand sanitizer ekstrak daun kersen terhadap bakteri Staphylococcus aureus ATCC 25923. Uji evaluasi sediaan yang dilakukan yaitu uji organoleptik, uji pH, uji homogenitas, uji viskositas, dan uji daya sebar sediaan gel. Uji aktivitas antibakteri ekstrak daun kersen dan gel hand sanitizer dilakukan dengan cara pengukuran zona hambat menggunakan disc diffusion test. Didapatkan hasil pada evaluasi sediaan basis, F1, dan F2 memenuhi persyaratan sediaan yang baik. Hasil pengujian aktivitas antibakteri menunjukkan bahwa ekstrak daun kersen serta gel hand sanitizer ekstrak daun kersen memiliki daya hambat bakteri. Daya hambat ekstrak kersen terbesar pada penelitian ini yaitu konsentrasi 20% dengan daya hambat sebesar 20 mm. Sedangkan pada uji aktivitas antibakteri sediaan gel hand sanitizer ekstrak daun kersen, daya hambat terbesar pada penelitian ini yaitu konsentrasi 7,5% dengan daya hambat sebesar 13 mm. Kata kunci : kersen, hand sanitizer, difusi, Staphylococcus aureus
INTERAKSI ANTIBIOTIK DENGAN OBAT LAINNYA PADA PASIEN PEDIATRI : SEBUAH KAJIAN NARATIF sarah atmaja; Aloysia Yossy Kurniawaty; Yosua Adi Kristariyanto
JURNAL FARMASI DAN KESEHATAN INDONESIA Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Farmasi dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Universitas Kristen Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61179/jfki.v2i2.393

Abstract

Peresepan obat antibiotik pada pasien pediatri umumnya disertai dengan obat-obatan yang digunakan untuk mengatasi gejala penyakit. Oleh karenanya tidak jarang didapati adanya interaksi antibitotik dengan obat lainnya yang bersifat minor, moderate maupun mayor. Kajian naratif ini merangkum kejadian interaksi antibiotik dengan obat lainnya dari beberapa penelitian yang bersumber dari Google scholar dengan kata kunci: interaksi AND antibiotik AND anak , antibiotic AND interaction AND pediatric AND Indonesia. Dari hasil penelusuran didapati interaksi antibiotik dengan obat lainnya pada berbagai tingkat interaksi, namun acuan yang seringkali digunakan untuk mengevaluasi potensi interaksi obat tersebut menggunakan acuan interaksi obat pada pasien dewasa. Hal tersebut menyebabkan prediksi interaksi yang berlebihan atau kurang dari yang seharusnya. Oleh karena itu masih ada kesempatan atau pandangan penelitian interaksi obat khusunya antibiotik pada golongan pasien pediatri
MEMAHAMI PERILAKU KETIDAKPATUHAN PENGGUNAAN OBAT DI KALANGAN PENDERITA PENYAKIT HIPERTENSI: APLIKASI TEORI HEALTH BELIEF MODEL Sumiyem, Sr. M. Karla; Agustina, Reni; Nugrahanto, Ignasius Andika; Jati, Yohana Gita Sasmaya; Hadijaya, Gladys Larasati
JURNAL FARMASI DAN KESEHATAN INDONESIA Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Farmasi dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Universitas Kristen Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61179/jfki.v3i2.395

Abstract

Hypertension disease is one of the risk factors for cardiovascular and blood vessel disease which is increasing constantly through the world and it is the main cause of premature death. Currently, the therapy that used for hypertension is antihypertensive treatment and applying the healthy lifestyle. Adherence in using antihypertensive medications is very important to achieve controlled hypertension. However, there are many nonadherence behaviors in the use of drugs that can cause a decrease in the patient’s quality of life. This study aimed to explore factors related to patient’s adherence in antihypertensive medications using Health Belief Model theory. This research is a qualitative study through deep interviews with open-ended questions. Respondents were all hypertension patients with minimum 3 months treatment of antihypertensive medications. Interviews were conducted using an interview guide compiled based on HBM constructs. Data were analyzed with content analysis. Result: 34 respondents were interviewed. Most respondents have high adherence in antihypertensive treatment 62% and 38% respondents have low adherence. This behavior is influenced by the low perception of susceptibility and severity to hypertension, which is caused by a lack patient knowledge. In addition, the high perception of barrier and the lack of perceived benefits when taking medication regularly also affects the level of patient nonadherence. Conclusion: Nonadherence behavior to antihypertensive medications was noticed in 38% of the respondents studied. Interventions strategies aiming to improve adherence can be done through patient education and using the electronic reminders.
TINGKAT PENGETAHUAN DAN PERILAKU MAHASISWA BARU UNIVERSITAS SANATA DHARMA TENTANG PENGGUNAAN ANTIBIOTIK DENGAN PENDEKATAN TEORI HEALTH BELIEF MODEL Ifa Aris Suminingtyas
JURNAL FARMASI DAN KESEHATAN INDONESIA Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Farmasi dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Universitas Kristen Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61179/jfki.v3i1.407

Abstract

Dewasa ini, penggunaan antibiotik di masyarakat semakin meningkat, kondisi ini menimbulkan masalah resistensi antibiotik. Resistensi antibiotik terjadi ketika kuman seperti bakteri dan jamur mengembangkan kemampuan untuk mengalahkan obat yang dirancang untuk membunuh mereka. Artinya kuman tidak mati dan terus berkembang. Konsep dasar dari teori Health Belief Model adalah bahwa perilaku perawatan kesehatan ditentukan oleh keyakinan atau persepsi pribadi individu tentang suatu penyakit dan strategi untuk mengurangi penyakit tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yaitu penelitian yang menggambarkan fenomena yang ditemukan pada satu waktu dan satu kali, baik berupa faktor risiko maupun efek luaran. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester 1 Fakultas Farmasi dan Fakultas Pendidikan Biologi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta tahun ajaran 2021/2022. Terdapat perbedaan pengetahuan tentang antibiotik antara mahasiswa baru Fakultas Farmasi dengan Fakultas Pendidikan Biologi, hal ini terlihat dari hasil penelitian bahwa sebanyak 80% mahasiswa Farmasi menjawab pertanyaan pengetahuan antibiotik dengan benar, sedangkan hanya 40% mahasiswa Fakultas Biologi yang menjawab benar.

Page 3 of 4 | Total Record : 37