cover
Contact Name
Ludovikus Bomans Wadu
Contact Email
actualinsight21@gmail.com
Phone
+6281233597270
Journal Mail Official
journalsistemamong@gmail.com
Editorial Address
Jalan Abdurahman Saleeh Blok GJ2 Kedungkandang Kota Malang Jawa Timur, Malang, Provinsi Jawa Timur, 65148
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Sistem-Among : Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Published by Actual Insight
Core Subject : Education,
Sistem-Among: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar adalah Jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian tentang pendidikan dasar dengan berbagai topik kajian seperti sains, sosial, matematika, kewarganegaraan, bahasa, seni, budaya, agama, keolahragaan, teknologi, lingkungan, belajar dan pembelajaran, perangkat pembelajaran, media pembelajaran, model, pendekatan, metode, dan atau strategi pembelajaran, evaluasi pembelajaran, psikologi pembelajaran, dan atau pedagogi. Jurnal ini menerima hasil riset empiris dan rasional teoritis. Keaslian isi naskah di setiap artikel menjadi tanggung jawab para peneliti yang tercatat dalam artikel.
Articles 44 Documents
Pengaruh Model Pembelajaran Probing Prompting Berbantuan Media Audio Visual Terhadap Hasil Belajar Tematik Ema, Emelia; Yuniasih, Nury; Yasa, Arnelia Dwi
Sistem-Among : Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 2 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/sistemamong.v2i2.357

Abstract

Pembelajaran tematik di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Bandungrejosari 1 Malang dilaksanakan melalui sistem pembelajaran Blended Learning yang menuntut pendidik untuk kreatif dalam menyampaikan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Probing Prompting berbantuan media audio visual terhadap hasil belajar tematik siswa kelas IV SDN Bandungrejosari 1 Malang. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Metode eksperimen dengan desain penelitian quasi eksperimental design dengan menggunakan rancangan penelitian non-equivalent control group design. Hasil penelitian menunjukkan hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Probing Prompting berbantuan media audio visual (X1) dengan model pembelajaran Problem Solving berbantuan media audio visual (X2) memiliki perbedaan yang signifikan. Hal ini didukung dengan nilai sig t hitung < 0.05 yakni 0.003 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Nilai rata-rata posttest kelas eksperimen 88,15 dan kelas kontrol yaitu 78,46. Hal ini menjelaskan bahwa model pembelajaran Probing Prompting berbantuan media audio visual berpengaruh terhadap hasil belajar siswa.
Penerapan Model Pembelajaran Kontekstual Dalam Peningkatan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS Hukunala, Aryon; Lesnussa, Ariantjie; Ritiauw, Samuel Patra
Sistem-Among : Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 1 No. 2 (2021): Oktober
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/sistemamong.v1i2.480

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penggunaan model pembelajaran Kontekstual Dalam Peningkatan Hasil Belajar Siswa pada mata Pelajaran IPS di Kelas IV SD Negeri Liang Kecamatan Leksula Kabupaten Buru Selatan. Adapun penelitian tindakan kelas ini dipilih model spiral dari Kemmis dan Taggart yang terdiri dari empat tahapan yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif. Analisis ini dihitung dengan menggunakan statistic sederhana. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada kemajuan, berdasarkan hasil observasi pada siklus II pelaksanaan pembelajaran telah dilakukan dengan memperhatikan kekurangan-kekurangan pada siklus I. Kekurangan – kekurangan yang ada pada siklus I dapat diperbaiki pada siklus II yaitu guru lebih efektif membimbing siswa. Hasil belajar yang dicapai oleh para siswa dan model pembelajaran kontekstual dapat diterapkan dalam pembelajaran IPS karena langkah-langkah model ini mampu dilaksanakan guru dengan efektif sehingga proses pembelajaran menjadi lebih kondusif dan siswa semakin aktif dan kreatif.
Analisis Kesulitan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Operasi Hitung Pecahan di Kelas V SD Inpres 17 Ambon Ishabu, La Suha; Takaria‬, Johannis; Hendrikz‬, Batseba
Sistem-Among : Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 2 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/sistemamong.v2i2.481

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika operasi hitung pengurangan dan penjumlahan pecahan dan faktor yang mempengaruhi kesulitan tersebut di kelas V SD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitalif dengan metode studi kasus. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V yang tediri dari 2 orang dari keseluruhan jumlah siswa sebanyak 26 orang. Teknik pengumpulan data menggakan tes, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan validasi data menggunakan triangulasi. Hasil menunjukan bahwa kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika siswa kelas V SD yaitu: pertama, belum memahami soal. Kedua, belum mengetahui model matematika dan langkah menyelesaikan model matematika tersebut. Ketiga, belum menuliskan jawaban akhir. Faktor yang mempengaruhi kesulitan tersebut yaitu: pertama, faktor epistimologis. Kedua, faktor psikologi dan ketiga, faktor pedagogis. Rekomendasi penelitian, guru dalam mengajarkan materi soal cerita kepada siswa hendaknya dapat menerapkan pembelajaran yang intensif menggunakan model yang variatif dengan disertai alat peraga.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Melalui Model Course Review Horay Dengan Bantuan Permainan Ular Tangga Tahu, Enny Marice; Takaria‬, Johannis; Pattimukay, Nessy
Sistem-Among : Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 2 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/sistemamong.v2i2.482

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengobservasi mata pelajaran matematika khususnya di kelas VI pada materi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat. Permasalahan yaitu pada penyampaian materi guru terlalu monoton dan kurang menggunakan model maupun alat peraga sehingga membuat siswa merasa bosan dan tidak aktif. Peneliti menerapkan model Course Review Horay dengan bantuan permainan ular tangga pada materi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Hasil analisis data memperoleh peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I dan siklus II, pada siklus I menunjukkan bahwa dari 13 orang siswa terdapat 4 orang siswa tuntas dengan persentase 31% dan 9 orang siswa tidak tuntas dengan persentase 69%. Kemudian pada siklus II menunjukkan bahwa 10 orang siswa tuntas dengan persentase 77% dan 3 orang siswa tidak tuntas dengan persentase 23%. Penerapan model pembelajaran Course Review Horay dengan bantuan permainan ular tangga pada materi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI SD Inpres 45 Wayame.
Penggunaan Model Pembelajaran Blended Learning Berbantuan Aplikasi Classroom Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Makaruku, Fino; Lesnussa, Ariantjie; Abdurachman, Ode
Sistem-Among : Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 2 No. 1 (2022): April
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/sistemamong.v2i1.483

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 1 Kairatu tahun pelajaran 2021/2022. Penelitian ini dilakukan secara kolaboratif dan partisipasif dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi partisipan dan tes tertulis. Hasil penelitian menemukan bahwa penggunaan model blended learning berbantuan aplikasi classroom dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini didukung dengan data penelitian yaitu peningkatan persentase ketuntasan tes tertulis yang dilakukan pada pertemuan kedua di setiap siklusnya. Pada saat pra siklus, ketuntasan siswa hanya 20%, setelah dilaksanakan siklus I dengan model blended learning persentase ketuntasan kemampuan belajar siswa sebesar 86% kemudian pada tindakan siklus II, ketuntasan kemampuan belajar mencapai 100%. Minat belajar siswa terdiri dari tekun, ulet dan disiplin. Pada siklus I minat belajar siswa memperoleh skor akhir 86%, artinya minat belajar siswa berada pada kriteria baik. Pada siklus II skor akhir minat belajar siswa mencapai 100% sehingga berada pada kriteria sangat baik.
Penggunaan Zoom Meeting Sebagai Sarana Pembelajaran Dalam Meningkatkan Keterampilan Membaca Intensif Wamesea, Grisenda; Notanubun, Zainuddin; Abdurachman, Ode
Sistem-Among : Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 2 No. 1 (2022): April
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/sistemamong.v2i1.484

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui bagaimana penggunaan zoom meeting sebagai sarana pembelajaran di masa pandemi Covid-19 dalam meningkatkan keterampilan membaca intensif siswa kelas IV SD Negeri 1 Latihan SPG Ambon. Pandemi sangat berdampak pada semua bidang termasuk bidang pendidikan. Bidang pendidikan sangat berperan penting. Teknologi mengalami perkembangan karena semua pendidik dan peserta didik dituntut untuk mengusai teknologi dalam menunjang berlangsungnya proses pembelajaran. Pembelajarannya dilakukan melalui jaringan atau kerap disebut daring. Banyaknya aplikasi belajar daring salah satunya adalah zoom meeting yang digunakan untuk melakukan proses pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan dua siklus setiap siklus terdiri dari empat tahap yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan/observasi dan refleksi. Zoom meeting merupakan media pembelajaran yang efektif dalam menunjang proses pembelajaran, hal ini dapat dilihat dari meningkatnya keterampilan membaca intensif pada siklus II di mana semua peserta didik mencapai nilai ketuntasan. Pembelajaran menggunakan zoom meeting juga dapat melatih peserta didik dalam mengenal teknologi sejak usia dini.
Peningkatan Kemampuan Menulis Pantun Menggunakan Teknik Pemodelan Pada Siswa Kelas V SD Inpres 2 Piru Ririhena, ‪Ribka Lemi; Notanubun, Zainuddin; Salelua, Maichel Bernaldo
Sistem-Among : Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 2 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/sistemamong.v2i2.485

Abstract

Penelitian ini adalah sebuah permasalahan yang di temukan dalam kemampuan menulis pantun pada siswa kelas V SD INPRES 2 PIRU. Proses belajar mengajar pada siswa kelas V dengan materi pelajaran menulis pantun kurang dikuasai oleh siswa. Dapat dikatakan hasil pembelajarannya kurang maksimal karena siswa belum dapat menemukan hubungan sampiran dengan isi yang terlihat pada pola sajak pantun dengan baik serta kurang memiliki keberanian untuk menuangkannya dalam bentuk kata-kata. Siswa cenderung melakukan kesalahan pada pola sajak dan mengalami kesulitan dalam menemukan kosa kata yang tepat. Oleh karena itu dirancang sebuah perencanaan pembelajaran mengunakan Teknik Pemodelan dalam menjawab permasalahan tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan sampel 9 orang siswa yang memiliki kemampuan rendah, sedang dan tinggi. Hasil yang di peroleh siswa pada prasiklus, siklus I dan siklus II mengalami peningkatan. Pada prasiklus nilai rata-rata siswa adalah 51, 2 %, siklus I nilai rata-rata 60, 5%, dan siklus II 81,1%.
Meningkatkan Ketrampilan Menulis Karangan Narasi Dengan Model Experiental Learning Siswa Ririhena, Ribka Lemi; Sahetapy, Sarah; Margareta, Toatubun
Sistem-Among : Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 2 No. 1 (2022): April
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/sistemamong.v2i1.486

Abstract

Narasi adalah karangan yang menceritakan tentang peristiwa berdasarkan fiktif atau nonfiktif. Narasi dapat berupa pengalaman pribadi, informasi, cerita imajinasi, atau biografi yang tersusun secara kronologis. Karangan narasi lebih sulit dilakukan karena siswa harus mengembangkan imajinasi agar dapat menciptakan cerita yang logis dan bermakna. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian tindakan kelas yaitu sesuatu bentuk kajian yang bersifat reflektif oleh pelaku tindakan. Penelitian ini membagi prosedur penelitian menjadi empat tahap, yaitu Perencanaan, Tindakan, Pengamatan, Refleksi. Hal tersebut berdasarkan hasil tes siklus I nilai diperoleh sebesar 67.55 atau kategori cukup, sedangkan hasil tes siklus II. Sebesar 80.88 atau termasuk kategori nilai baik. Hal ini dapat membuktikan adanya peningkatan dari siklus I ke siklus II, peningkatan ini menunjukan bahwa ketrampialan menulis karangan narasi dengan model pembelajaran experiental learning pada kelas V SD Negeri 2 Latihan SPG Ambon dapat ditingkatkan. Rekomendasi, kepala sekolah memfasilitasi guru mata pelajaran untuk mengembangkan model pembelajaran dengan kreativitas.
Penerapan Metode Pembelajaran Daring Melalui Aplikasi Zoom Meeting Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Tetelepta, Alwin Christh; Lesnussa, Ariantjie; Ritiauw, Samuel Patra
Sistem-Among : Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 2 No. 1 (2022): April
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/sistemamong.v2i1.493

Abstract

Berdasarkan hasil observasi awal pada siswa kelas IV SD Negeri 7 Ambon diperoleh suatu permasalahan yaitu sebagian besar hasil belajar siswa tidak memuaskan. Oleh karena itu, maka dirancanglah sebuah perencanaan pembelajaran dengan Menerapkan metode pembelajaran daring melalui aplikasi zoom meeting untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Metode Penelitian yang di gunakan adalah Metode penelitian mix method yaitu metode penelitian yang menggunakan dua sifat penelitian yang terdiri dari penelitian kualitatif dan penelitian kuantitatif. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan Gain Ternomalisasi (N-Gain). Dari hasil analisis data di peroleh peningkatan hasil belajar siswa dari pretest dan posttest dalam normalisasi n-gain terlihat jumlah n-gain 11,2 dan rata-rata 0.6. setelah melakukan proses perhittugan, data hasil belajar pretest dan posttest dengan jumlah siswa 20 orang di lihat jumlah nilai pretest 1.200 dengan nilai rata-rata 60, dan jumlah nilai posttest adalah 1.660 dengan nilai rata-rata 83, jumlah normalisasi n-gain adalah 11,2 dengan nilai rata-rata 0.6.
Uji Efektivitas Penggunaan Media Audio Visual Dalam Pembelajaran Daring Menggunakan Platform Google Classroom Nettana, Amro Bernard; Rumahlatu, Dominggus; Talakua, Melvie
Sistem-Among : Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 3 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/sistemamong.v3i2.494

Abstract

Penelitian ini mengkaji masalah dalam proses pembelajaran daring di SD Negeri 2 Latihan SPG Ambon, khususnya mata pelajaran IPA materi perubahan wujud benda. Peserta didik kurang memahami materi pelajaran karena keterbatasan media dan tidak bisanya proses praktikum dilakukan saat pembelajaran daring. Tes awal dan tes akhir nilai yang diperoleh peserta didik ada beberapa yang masih di bawah standar nilai. Penelitian ini mendeskripsikan efektivitas penggunaan media audio visual dalam pembelajaran daring menggunakan platform google classroom materi perubahan wujud benda. Penggunaan media pembelajaran audio visual pada digunakan sebagai mediasi bagi pendidik terhadap peserta didik untuk membagikan pengetahuan sikap maupun ide yang lebih inovatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah diberikan tes awal skor pencapaian peserta didik dengan jumlah 24 orang berada pada kualifikasi baik dengan pencapaian rata-rata nilai tes awal yaitu 73,75. Setelah mengikuti pembelajaran secara daring melalui penggunaan media audio visual dan diberikan tes akhir, skor pencapaian rata-rata peserta didik yaitu 91,25 dan berada pada kualifikasi sangat baik.