cover
Contact Name
Ludovikus Bomans Wadu
Contact Email
actualinsight21@gmail.com
Phone
+6281233597270
Journal Mail Official
journalsistemamong@gmail.com
Editorial Address
Jalan Abdurahman Saleeh Blok GJ2 Kedungkandang Kota Malang Jawa Timur, Malang, Provinsi Jawa Timur, 65148
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Sistem-Among : Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Published by Actual Insight
Core Subject : Education,
Sistem-Among: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar adalah Jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian tentang pendidikan dasar dengan berbagai topik kajian seperti sains, sosial, matematika, kewarganegaraan, bahasa, seni, budaya, agama, keolahragaan, teknologi, lingkungan, belajar dan pembelajaran, perangkat pembelajaran, media pembelajaran, model, pendekatan, metode, dan atau strategi pembelajaran, evaluasi pembelajaran, psikologi pembelajaran, dan atau pedagogi. Jurnal ini menerima hasil riset empiris dan rasional teoritis. Keaslian isi naskah di setiap artikel menjadi tanggung jawab para peneliti yang tercatat dalam artikel.
Articles 44 Documents
Meningkatkan Prestasi Melalui Materi Himpunan dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Stad Pada Mata Pelajaran Matematika Meko, Emanuel Lambertus; Bahtiar, Reza Syehma
Sistem-Among : Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 4 No. 1 (2024): April
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/sistemamong.v4i1.1966

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menguraikan upaya meningkatkan prestasi belajar peserta didik melalui materi himpunan dengan model pembelajaran kooperatif pada mata pelajaran matematika. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dari Kemmis dan McTaggart dengan empat komponen, yaitu: perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Berdasarkan hasil observasi awal, diperoleh data bahwa dalam mata pelajaran matematika nilai rata-rata siswa rendah dibandingkan dengan mata pelajaran yang lain. Guru masih banyak menggunakan metode ceramah dan masih jarang menggunakan media pembelajaran. Berdasarkan daftar nilai siswa kelas IV, didapat bahwa nilai rata-rata matematika materi himpunan masih rendah. Mayoritas siswa kelas IV masih kesulitan memahami materi himpunan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division. Hal ini terlihat dari ulangan harian matematika siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri Pakis V Surabaya pada materi pecahan, dari 37 siswa, ada 17 siswa yang nilainya tidak mencapai Kriteria ketuntasan minimal. Kriteria Ketuntasan Minimal belajar Matematika di Kelas IV Sekolah Dasar Negeri Pakis V Surabaya sebesar 75. Model pembelajaran yang lebih mendorong keaktifan, kemandirian dan tanggung jawab dalam diri siswa adalah model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division.
Penggunaan Media Animasi untuk Meningkatkan Kemampuan Bercerita dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia pada Siswa Adawiyah, Auliyatul; Bahtiar, Reza Syehma
Sistem-Among : Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 4 No. 1 (2024): April
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/sistemamong.v4i1.1967

Abstract

Media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menunjang pembelajaran menjadi lebih mudah dipahami dan dimengerti. Media pembelajaran merupakan sebuah sarana perantara yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar dan alat bantu guru dalam mengajar. Penelitian ini merupakan model penelitian tindakan kelas dari Kemmis dan McTaggart. Menurut Kemmis dan McTaggart (Bloom and Reenen 2020) bahwa desain ini melalui siklus yang masing-masing terdiri dari empat komponen, yaitu: perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Penggunaan media animasi dalam pembelajaran memiliki kemampuan untuk menyampaikan sesuatu yang lebih sulit dengan penjelasan hanya menggunakan gambar atau kata-kata. Manfaat media animasi pembelajaran menjadi lebih menarik siswa sehingga dampak yang dapat dirasakan tumbuhnya motivasi siswa dalam belajar meningkat. Keterampilan bercerita memerlukan pengetahuan, pengalaman serta kemampuan berpikir yang memadai. Pembelajaran Bahasa Indonesia untuk sekolah dasar seperti membaca, menulis dan berbicara, karena siswa kelas II belum menguasai keterampilan berbicara. Pembelajaran menggunakan media animasi yang pada mata pelajarana bahasa Indonesia yaitu bercerita di kelas II SDN Pakis V ada peningkatan.
Pengembangan Media Kartu Gambar Kata Dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila di Sekolah Dasar Janah, Faralia Sholiqaqul; Nadziroh, Nadziroh; Chairiyah, Chairiyah; Pratomo, Wachid
Sistem-Among : Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 4 No. 1 (2024): April
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/sistemamong.v4i1.2098

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi proses pengembangan media kartu gambar kata dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila bagi siswa kelas II di Sekolah Dasar Ngoto Bangunharjo Sewon Bantul, serta menilai kelayakan media tersebut. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian dan Pengembangan, dengan model Borg dan Gall yang telah dimodifikasi, terdiri dari tujuh langkah penelitian: (1) identifikasi masalah potensial, (2) pengumpulan data, (3) desain produk, (4) validasi produk, (5) revisi produk, (6) pengujian produk, dan (7) revisi produk. Teknik pengumpulan data melibatkan observasi, kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan mencakup lembar wawancara kuesioner untuk guru kelas II, lembar validasi kuesioner untuk ahli media dan ahli materi, serta kuesioner tanggapan guru dan siswa. Analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengembangan media kartu gambar kata memperoleh persentase rata-rata 91% dengan kriteria "Sangat Layak". Penilaian dari ahli materi dan ahli media masing-masing mencapai 91% dan 95% dengan kriteria "Sangat Baik". Tanggapan guru kelas II dan siswa terhadap media ini juga positif, dengan persentase masing-masing mencapai 90%. Dengan demikian, media kartu gambar kata yang dikembangkan dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dianggap "Sangat Menarik".
Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Interaktif Wordwall dalam Meningkatkan Kosakata Siswa di Sekolah Dasar Hasbin, Natasya Nabilah Hi.; Irfan, Muhammad; Hermuttaqien, Bhakti Prima Findiga
Sistem-Among : Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 4 No. 1 (2024): April
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/sistemamong.v4i1.2110

Abstract

Penelitian ini dilakukan di UPT SPF SDN Pannara Kota Makassar yang didasari oleh permasalahan rendahnya peningkatan kosakata siswa kelas II. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mengetahui gambaran Penggunaan media pembelajaran interaktif Wordwall pada kelas II, (2) mengetahui gambaran peningkatan kosakata siswa kelas II, dan (3) Meneliti pengaruh media pembelajaran interaktif Wordwall dalam meningkatkan kosakata siswa kelas II. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimental. Teknik purposive sampling digunakan untuk memilih dua kelas sebagai sampel yaitu kelas eksperimen (II B) dan kelas kontrol (II A). data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan analisis statisktik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan (1) gambaran penggunaan media pembelajaran interaktif Wordwall di kelas II berjalan dengan sangat baik, dikarenakan hasil pengamatan observasi pertemuan pertama dan kedua mengalami peningkatan secara signifikan, (2) gambaran peningkatan kosakata siswa kelas II menunjukkan bahwa kelas eksperimen mengalami peningkatan kosakata lebih baik dibandingkan kelas kontrol setelah kelas eksperimen menerima perlakuan (Treatment), (3) pengaruh media pembelajaran interaktif Wordwall dalam meningkatkan kosakata siswa kelas II, berdasarkan hasil analisis statistik SPSS, terdapat pengaruh positif media pembelajaran interaktif Wordwall dalam meningkatkan kosakata siswa kelas II.
Pengaruh Program Literasi Bahasa Inggris Terhadap Keterampilan Berbahasa Inggris Pada Siswa Sekolah Dasar Rigianti, Henry Aditia; Situmorang, Fenita
Sistem-Among : Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 4 No. 1 (2024): April
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/sistemamong.v4i1.2111

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui seberapa besar pengaruh program literasi bahasa Inggris terhadap keterampilan berbahasa Inggris; 2) mengetahui pengaruh program literasi bahasa Inggris terhadap keterampilan berbahasa Inggris siswa di SD Mutiara Persada Yogyakarta. Wawancara dan kuesioner digunakan sebagai teknik pengumpulan data. Dilakukan di SD Mutiara Persada Yogyakarta, penelitian ini memiliki responden sejumlah 138 siswa dari kelas 5 dan 6. Dengan menggunakan perangkat lunak SPSS, analisis regresi linier sederhana digunakan untuk analisis data. Hasil penelitian Dari hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa: 1) Program literasi bahasa Inggris menunjukkan persamaan garis regresi Y = -17,590 + 1,177X. Persamaan tersebut menunjukkan bahwa nilai koefisien regresi bernilai positif sebesar 1,177. Koefisien korelasi X terhadap Y bernilai positif sebesar 0,462. Koefisien determinasi antara X terhadap Y sebesar 0,214 (21,4%). 2) Thitung lebih besar dari Ttabel (6,082 > 1,656) dan taraf signifikansi variabel Program Literasi Bahasa Inggris 0,00 < 0,05. Berdasarkan perhitungan ini terbukti bahwa terdapat pengaruh yang positif Program Literasi Bahasa Inggris (X) terhadap Keterampilan Berbahasa Inggris (Y) Siswa SD Mutiara Persada Yogyakarta.
Penerapan Model Discovery Learning Untuk Meningkatkan Partisipasi Aktif Peserta Didik di Sekolah Dasar Buton, Handrini; Salamor, Lisye
Sistem-Among : Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 4 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/sistemamong.v4i2.2152

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat partisipasi aktif siswa di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 71 Ambon, yang mengakibatkan penurunan keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Salah satu penyebab rendahnya hasil belajar siswa adalah kurangnya keragaman metode dan model pembelajaran yang digunakan selama proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan model Penelitian Tindakan Kelas dalam studi deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan penjelasan yang sistematis, faktual, dan akurat mengenai fakta-fakta di lapangan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas dua SDN 71 Ambon. Data penelitian diperoleh dari kuesioner, observasi, dan dokumen, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi aktif siswa meningkat setelah penerapan model pembelajaran Discovery Learning. Aktivitas guru dan siswa selama penerapan model ini, seperti memberikan inspirasi, mengidentifikasi masalah, mengumpulkan data, mengolah data, dan menarik kesimpulan, tergolong baik. Selain itu, tingkat partisipasi aktif siswa pada setiap sesi mengalami peningkatan dibandingkan sebelum intervensi. Secara spesifik, tingkat partisipasi aktif siswa sebelum intervensi sebesar 42,27%, dan meningkat menjadi 85,90% pada sesi ketiga setelah intervensi.
Pengembangan E-Modul Interaktif Berbasis Kearifan Lokal Pada Pembelajaran Seni Rupa Kelas V Sekolah Dasar Rahayu, Binti Puji; Nita, Cicilia Ika Rahayu; Gutama, Andika
Sistem-Among : Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 4 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/sistemamong.v4i2.2531

Abstract

Modul ajar yang inovatif diperlukan karena penggunaan bahan ajar sebagai penunjang pembelajaran Seni Rupa di satuan pendidikan masih belum sepenuhnya terwujud. Mayoritas guru dan siswa saat ini masih mengandalkan buku saja yang menyebabkan pembelajaran menjadi monoton sehingga antusias serta minat belajar siswa dalam belajar sangat kurang. Oleh sebab itu, dibutuhkannya perangkat pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan guru maupun siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kevalidan, kepraktisan dan keefektifan produk bahan ajar untuk kelas V SD dengan mengembangkan E-modul berbasis kearifan lokal Jawa Timur dalam pembelajaran Seni Rupa. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan menggunakan kerangka model pengembangan ADDIE. Subjek penelitian meliputi dua puluh tiga siswa dan instruktur kelas yakni guru kelas V Sekolah Dasar yang melibatkan ahli media, ahli materi dan ahli bahasa. Data dikumpulkan menggunakan metode kuesioner dan tes dengan menggunakan kombinasi analisis pengolahan data kualitatif dan kuantittatif. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa persentase kevalidan media menghasilkan 93,33%, materi 95,00%, sedangkan bahasa 91,57% dengan kategori keseluruhan dinyatakan sangat layak. Nilai kepraktisan penelitian kepada siswa memperoleh persentase 92,68% dengan kategori sangat praktis. Keefektifan E-modul dari hasil skor N-Gain menunjukkan skor persentase 0,81 rata-rata 81,93 dengan kategori tinggi, sehingga dinyatakan sangat efektif.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Model STAD Pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di Sekolah Dasar Nampe, Mainatila; Indawati, Ninik; Sakdiyah, Siti Halimatus
Sistem-Among : Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 4 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/sistemamong.v4i2.2532

Abstract

Pembelajaran yang masih banyak berfokus pada instruktur dan kurang melibatkan siswa secara aktif menjadi pendorong penelitian ini. Hal ini dapat menyebabkan siswa menjadi kurang tertarik dalam belajar karena pembelajaran menjadi kurang menarik dan efektif. Instruktur perlu berupaya untuk menemukan metode yang kreatif agar siswa dapat menemukan LKPD yang menarik sesuai dengan minat mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kelayakan dan penggunaan produk LKPD berbasis model STAD dalam pembelajaran IPS untuk siswa kelas IV SDN Malang. Strategi penelitian dan pengembangan (R&D) yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari tahapan model penelitian ADDIE, yaitu: analisis, perencanaan (design), pengembangan (development), implementasi (implementation), dan evaluasi (evaluation). Berdasarkan hasil penelitian pengembangan, kelayakan dan kepraktisan berkaitan dengan seberapa bermanfaat angket dan instrumen validasinya. Sebanyak 88,22% siswa dan 98,48% pendidik menjawab kuesioner kepraktisan, dan 92,86% ahli media, 72,22% ahli bahasa, dan 92,86% ahli materi merupakan responden analisis kelayakan. Temuan studi pengembangan menunjukkan bahwa penggunaan LKPD, yang didasarkan pada paradigma STAD, sebagai alat pengajaran di kelas IPS layak dan menguntungkan.
Implementasi Pendidikan Karakter Peduli Sosial Melalui Budaya Sekolah Pada Siswa Kelas II Sekolah Dasar Ismanto, Rudik; Nadziroh, Nadziroh; Pratomo, Wachid
Sistem-Among : Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 4 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/sistemamong.v4i2.2542

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi pendidikan karakter peduli sosial melalui budaya sekolah di kelas II Sekolah Dasar Negeri Gesi 1 Sragen, serta mengidentifikasi faktor pendukung, penghambat, dan solusi yang diterapkan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi siswa, guru kelas II, dan kepala sekolah. Instrumen yang digunakan terdiri dari panduan wawancara, lembar observasi, dan dokumentasi. Uji keabsahan data dilakukan dengan perpanjangan waktu pengamatan, ketekunan, dan triangulasi untuk memastikan kredibilitas temuan. Analisis data mengikuti model Miles dan Huberman, melalui tahapan pengumpulan, reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter peduli sosial diterapkan melalui kegiatan rutin, terprogram, spontan, keteladanan, dan pengondisian lingkungan. Faktor pendukung berasal dari lingkungan sekolah dan keluarga, sedangkan hambatan muncul dari keterbatasan pendidikan karakter sebagai mata pelajaran dan pengaruh lingkungan luar. Solusi yang diambil meliputi integrasi pendidikan karakter dalam pembelajaran, program parenting, dan pembiasaan sikap peduli di sekolah. Rekomendasi dari penelitian ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan karakter melalui pendekatan holistik di lingkungan sekolah.
Efektivitas Aplikasi Quizziz Mode Kertas Dalam Pembelajaran Matematika Materi Perkalian Kelas 3 Sekolah Dasar Andarawan, Najla Delfina; Oktaviani, Vivi; Kowiyah, Kowiyah
Sistem-Among : Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 4 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/sistemamong.v4i2.2546

Abstract

Media pembelajaran yang inovatif diperlukan untuk menunjang pembelajaran supaya peserta didik dapat memahami materi dengan mudah. Namun, mayoritas guru saat ini masih berfokus pada capaian materi pembelajaran tanpa melihat kemampuan penalaran peserta didik. Penelitian ini dirancang supaya dapat mengetahui tingkat efektivitas media pembelajaran berbasis web Quizziz menggunakan Mode Kertas dalam pembelajaran matematika materi perkalian kelas 3 Sekolah Dasar. Metode yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian deskriptif. Penelitian ini bertujuan guna meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap materi perkalian, mengingat guru sebelumnya belum memanfaatkan pembelajaran digital secara optimal. Pada penelitian ini, data diperoleh melalui pre-test dan post-test yang melibatkan 32 peserta didik. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata nilai peserta didik meningkat dari 66 pada pre-test menjadi 85 pada post-test, serta persentase ketuntasan belajar naik dari 62,07% menjadi 93,10%. Penerapan paper Mode Kertas terbukti dapat meningkatkan minat dan konsentrasi peserta didik dalam pembelajaran, dan juga dapat menciptakan suasana kelas yang lebih interaktif dan menyenangkan. Temuan ini menunjukkan pentingnya integrasi teknologi dalam pendidikan untuk mengembangkan kualitas pembelajaran. Maka dari itu, kami memberikan rekomendasi agar guru terus mengembangkan metode pembelajaran yang inovatif dan mengimplementasikan teknologi digital dalam proses belajar mengajar.