cover
Contact Name
Ludovikus Bomans Wadu
Contact Email
actualinsight21@gmail.com
Phone
+6281233597270
Journal Mail Official
journalmindset@gmail.com
Editorial Address
Jalan Abdurahman Saleeh Blok GJ2 Kedungkandang Kota Malang Jawa Timur, Malang, Provinsi Jawa Timur, 65148
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Mindset : Jurnal Pemikiran Pendidikan dan Pembelajaran
Published by Actual Insight
ISSN : 27765512     EISSN : 27751228     DOI : https://doi.org/10.56393/mindset.v3i2.1557
Core Subject : Education,
Mindset: Jurnal Pemikiran Pendidikan dan Pembelajaran merupakan jurnal penelitian dalam bidang pendidikan dan pengajaran yang bertujuan untuk mempromosikan beragam hasil penelitian baik studi literatur, maupun studi empiris yang dilakukan para peneliti, tenaga profesional, aparatur sipil negara, guru, dosen dan para mahasiswa dalam relasi pendidikan secara lintas keilmuan. Jurnal ini menjadi sarana informasi ilmiah dalam konteks pendidikan dan pembelajaran serta pengambilan kebijakan.
Articles 46 Documents
Program Sekolah Santun: Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Pembiasaan Jaga Lisan Haerani, Dian
Mindset : Jurnal Pemikiran Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 2 No. 2 (2022): Juli
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/mindset.v2i2.1135

Abstract

Generasi milenial adalah generasi yang dihadapkan pada tantangan informasi yang masif. Hilir mudiknya informasi yang sangat deras mengakibatkan semakin banyaknya dampak negatif yang dirasakan, seperti ujaran kebencian, perundungan, berita bohong dan lain sebagainya. Maka adanya tantangan tersebut memerlukan perhatian lebih pada pendidikan karakter. Artikel ini berpandangan bahwa Penguatan Pendidikan Karakter yang berkaitan dengan nilai-nilai Pancasila tidak cukup diberikan dalam bentuk materi pembelajaran. Selain itu, institusi pendidikan seperti sekolah bertanggung jawab penuh dalam memastikan terinternalisasikannya nilai-nilai Pancasila di kalangan sekolah. Alternatif solusinya adalah aktualisasi nilai-nilai Pancasila melalui program Sekolah Santun yang diterapkan di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Patokbeusi dengan strategi pembiasaan jaga lisan. Studi ini mengadopsi pendekatan kualitatif-studi kasus, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Temuan hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Sekolah Santun yang diimplementasikan di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri Negeri 1 Patokbeusi melalui pembiasaan jaga lisan mampu membentuk habituasi yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Pembiasaan jaga lisan ini dilakukan dengan dua pendekatan yaitu intervensi dan habituasi.
Penerapan Model Pembelajaran Peta Pikiran (Mind Mapping) untuk Meningkatkan Pemahaman Konseptual Supandi, Efvi Liestriyani
Mindset : Jurnal Pemikiran Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 2 No. 2 (2022): Juli
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/mindset.v2i2.1136

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran peta pikiran untuk meningkatkan pemahaman konseptual. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan penelitian tindakan kelas (classroom action research). Penelitian ini dilakukan di SMPN 1 Pamulihan Kabupaten Sumedang. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, catatan lapangan, dokumentasi, dan observasi. Hasil penelitian yaitu pertama, pelaksanaan penerapan model pembelajaran Mind Mapping dalam pembelajaran PKn telah mampu meningkatkan pemahaman konsep siswa. Dengan mencari, mengembangkan dan mempresentasikan sendiri materi yang dipelajari, siswa dapat lebih memahami konsep dan dapat mengingat konsep yang telah dipelajari karena Mind Map menggunakan warna dan gambar sehingga dapat membantu ingatan siswa. Kedua, hambatan penerapan model pembelajaran Mind Mapping adalah kurangnya waktu dalam pelaksanaan, karena aktivitasnya bervariatif serta materi PKn sendiri begitu luas maka membutuhkan waktu banyak. Ketiga, upaya yang dilakukan adalah guru berusaha untuk lebih baik lagi menjalankan perannya sebagai fasilitator dengan lebih mengaktifkan segala potensi yang ada pada diri siswa serta membangun suasana kelas yang menyenangkan dan interaktif.
Penggunaan Metode Mind Mapping untuk Meningkatkan Kreativitas Peserta Didik dalam Pembelajaran PPKn Yunita, Pinta
Mindset : Jurnal Pemikiran Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 2 No. 2 (2022): Juli
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/mindset.v2i2.1137

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana pembelajaran PPKn dengan menggunakan mind mapping mampu mengembangkan kreativitas peserta didik. Pembelajaran yang berkualitas sangat bergantung dari motivasi pelajar dan kreativitas pengajar. Namun Guru PPKn di SMP Negeri 2 Cibatu melakukan pembelajaran konvensional. Metode pembelajaran ikut menentukan keberhasilan proses pembelajaran dan kreativitas peserta didik. Kemampuan kreativitas peserta didik muncul dalam pembelajaran dengan metode yang menyenangkan seperti mind mapping. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian ini berlokasi di SMP Negeri 2 Cibatu. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuisioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) perencanaan pembelajaran menggunakan mind mapping dilakukan dengan menyusun RPP, menyiapkan bahan ajar dan mind mapping sebagai media pembelajaran; 2) pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan mind mapping ini mempermudah pemahaman peserta didik akan materi pembelajaran yang karena materi tersebut telah divisualisasikan; 3) pembelajaran menggunakan mind mapping membuat peserta didik lebih aktif dan termotivasi untuk mengikuti pembelajaran serta berhasil.
Kepemimpinan Instruksional Kepala Sekolah Di Masa Pasca Pandemi Covid-19 Sumiati, Sumiati
Mindset : Jurnal Pemikiran Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/mindset.v2i4.1291

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui kepemimpinan instruksional di masa adaptasi kebiasaan baru khususnya pasca Pandemi Covid-19. Jenis penelitian ini adalah studi literatur (literatur review), dengan tahapan yaitu mengumpulkan literatur hasil penelitian relevan, menandai beberapa istilah penting dalam penelitian, melakukan analisis secara mendalam terhadap literatur yang telah diperoleh dengan menyusun pembahasan, menyusun kesimpulan berdasarkan hasil analisis. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kepemimpinan instruksional diprediksi dapat mengatasi permasalahan proses belajar mengajar di sekolah pasca pandemi dengan skema beradaptasi dengan pola interaksi yang berubah serta memanfaatkan dampak positif dari pandemi yaitu berupa pengembangan media dan metode proses belajar dan mengajar. Praktik dalam konteks pasca pandemi, seorang kepala sekolah perlu mendefinisikan tujuan sekolah yang mengacu pada proses pembelajaran yang mengatasi kekurangan ketercapaian tujuan pendidikan yang diakibatkan kebijakan selama Pandemi Covid-19, mengelola program pembelajaran sebagai fungsi produksi pendidikan terutama dengan memanfaatkan teknologi sebagai pola interaksi yang sudah terbentuk dan juga mendorong profesionalisme guru dan mempromosikan iklim belajar dan pengembangan kerja.
Implementasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaran dengan Model Discovery Learning dalam Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Supraweti, Endang
Mindset : Jurnal Pemikiran Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/mindset.v3i1.1400

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan implementasi dari mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dengan model Discovery Learning. Upaya yang dilakukan adalah untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus dan dua pertemuan di tiap siklusnya. Aktivitas yang dilakukan di tiap siklus adalah perencanaan, implementasi tindakan, observasi dan interpretasi, analisis dan refleksi. Partisipan penelitian ini merupakan peserta didik yang berjumlah 31 orang. Hasil penelitian ini menemukan bahwa penerapan model Discovery Learning mampu meningkatkan hasil belajar pelajaran PPKn. Peningkatan hasil belajar tersebut bisa dilihat dari peningkatan nilai rata-rata Pretest dan Postest dari 66,7 menjadi 72,1. Di siklus 2 juga terjadi peningkatan nilai rata-rata dari 78,5 menjadi 88,8. Dari perbandingan nilai rata-rata postest di siklus 1 dan 2, terdapat peningkatan hasil rata-rata yang sangat signifikan dengan jumlah 16,7 poin. Dengan begitu, model Discovery Learning bisa digunakan oleh guru dengan cara menyiapkan diri untuk pandai memotivasi, membimbing dan mengarahkan peserta didik dalam menyelesaikan pembelajaran.
Respons Dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar Terhadap Perkuliahan Daring Irawan, Bambang; Nurmalia, Laily; Purba, Dreitsohn Franklyn; Darmawan, Dani; Nurdin, Diding; Dituruna, Abubakar
Mindset : Jurnal Pemikiran Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/mindset.v3i1.1405

Abstract

Salah satu landasan pembangunan bangsa yang sangat vital adalah bidang pendidikan. Pendidikan nasional menghadapi tantangan yang semakin kompleks dan menuntut persaingan yang tinggi. Pengembangan kepemimpinan pendidikan merupakan upaya yang harus dilakukan karena terjadi perubahan yang sangat pesat pada konteks lingkungan pendidikan. Pengembangan kepemimpinan pendidikan unggul dapat mengacu kepada karakterisitik personal dan kriteria-kriteria kepemimpinan dari berbagai kajian empirik yang sesuai dengan konteks era revolusi industry 4.0 dan era society 5.0. Sejalan dengan pengertian kepemimpinan, maka kepemimpinan yang unggul dihasilkan melalui suatu proses yang melibatkan pembelajaran melalui pengalaman, pengetahuan, dan keterampilan yang dilakukan secara sengaja. Pengembangan kepemimpinan unggul juga dilakukan melalui pengalaman pribadi maupun pengalaman orang lain dan mengaplikasikannya melalui learning by doing; melalui pendidikan formal dan pelatihan, dan mentorship. Pengembangan kepemimpinan unggul juga dapat dilakukan melalui penerapan filosofi pendidikan nasional Ing ngarso sung tulodo, ing madyo mangun karso, Tut wuri handayani. Pengembangan dilakukan melalui pemberdayaan, memberi teladan, menginspirasi dan memotivasi, serta memberikan dukungan yang signifikan Menjadi pemimpin yang unggul juga dimulai dari menjadi pengikut yang baik.
Implementasi Nilai Tanggung Jawab Pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Kelas III di Sekolah Dasar Pratomo, Wachid; Nadziroh, Nadziroh; Novitasari, Lisa Arum
Mindset : Jurnal Pemikiran Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/mindset.v3i1.1474

Abstract

Implementasi nilai tanggung jawab pada pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn ) sangat penting agar peserta didik bertanggung jawab pada setiap tugas dan kewajiban pada saat pembelajaran PPKn. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi nilai tanggung jawab, faktor pendukung, faktor penghambat dan solusi mengatasi hambatan guru dalam implementasi nilai tanggung jawab pada pembelajaran PPKn kelas III di Sekolah Dasar Negeri Tegalpanggung Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dan dilaksanakan pada semester gasal 2023. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi tahap pengumpulan data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan meningkatkan ketekunan dan triangulasi. Hasil dari penelitian adalah (1) Implementasi nilai tanggung jawab pada pembelajaran PPKn kelas III di Sekolah Dasar Negeri Tegalpanggung peserta didik menyelesaikan soal-soal yang diberikan guru, peserta didik dalam mengumpulkan tugas tepat waktu, peserta didik melaksanakan piket kelas sesuai dengan jadwal, peserta didik mengerjakan tugas kelompok bersama dengan temannya dan peserta didik mengerjakan PR yang diberikan guru.
Analisis Kepribadian Anak Hiperaktif dalam Proses Pembelajaran di Kelas II Sekolah Dasar serta Upaya Mengatasinya Nurafifah, Wulan; Rachmania, Setyaningsih
Mindset : Jurnal Pemikiran Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/mindset.v3i2.1557

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya permasalahan anak yang kurang memahami materi pembelajaran yang ada di sekolah, khususnya di kelas II SDN Wangiwisata, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung. Setelah melakukan observasi dan wawancara bersama guru kelas yang bersangkutan, yang menjadi faktor anak kesulitan dalam mengikuti pembelajaran adalah kepribadian anak tersebut yang hiperaktif. Anak hiperaktif cenderung sulit untuk memfokuskan diri saat proses pembelajaran berlangsung, suka menganggu teman, selalu mencari keributan, bersikap egois, superior, dan tempramen. Hal tersebut tentu memberikan dampak negatif untuk dirinya sendiri, guru, dan teman yang berada di lingkungan kelas yang sama. Kondisi kelas menjadi sangat sulit untuk kondusif dikarenakan banyaknya anak yang hiperaktif di kelas tersebut. Faktor utama yang menjadi penyebab anak memiliki kepribadian hiperaktif adalah keluarga, selanjutnya lingkungan sekitarnya, dan teman sebaya. Berbagai alternatif solusi telah guru berikan, namun peran orang tua dalam bekerja sama menjadi bagian terpenting dalam hal ini, mengingat faktor utama siswa hiperaktif di kelas II adalah kurangnya keharmonisan dalam keluarga mereka sehingga anak merasa tidak diperhatikan oleh keluarganya sendiri yang menjadikan anak tersebut mencari perhatian lebih kepada orang-orang disekelilingnya.
Peran Non-Governmental Organization Cakra Abhipraya Responsif dalam Membangun Pendidikan Anak-anak Terdampak Erupsi Gunung Semeru Atsiilah, Salwaa Putri; Kewuel, Hipolitus Kristoforus
Mindset : Jurnal Pemikiran Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/mindset.v3i2.1690

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengungkap peran Non-Governmental Organization Cakra Abhipraya Responsif dalam menangani pendidikan serta trauma healing pada anak-anak dalam situasi bencana. Kabupaten Lumajang merupakan salah satu wilayah terdampak Erupsi Gunung Semeru pada penghujung tahun 2021. Bencana ini merupakan ancaman serius bagi kehidupan manusia. Dalam situasi seperti itu, Non-Governmental Organization Cakra Abhipraya Responsif mengambil peran untuk mengembalikan hak pendidikan para siswa di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang. Upaya yang dikerahkan adalah agar anak-anak tetap mendapatkan ruang pembelajaran yang aman dan dapat kembali bersekolah dalam situasi pasca-bencana. Lebih dari itu, organisasi ini bertujuan untuk mengalihkan pikiran mereka pada situasi pascabencana. Melalui metode observasi partisipasi serta wawancara, hasil penelitian ini menunjukan bahwa selama kurun waktu 3-4 bulan Non-Governmental Organization Cakra Abhipraya Responsif berhasil melaksanakan program-programnya. Melalui program ‘Semeru kembali Ceria’ mereka berhasil melakukan trauma healing bagi para siswa dan melalui program ‘Sekolah Ceria Cakra’ mereka berhasil membangun kembali sarana dan prasarana pendidikan yang layak bagi anak-anak.
Pengaruh Literasi Digital Terhadap Etika Bermedia Sosial Peserta Didik Agustina, Anggun; Adha, Muhammad Mona; Mentari, Ana
Mindset : Jurnal Pemikiran Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/mindset.v3i2.1696

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan melihat bagaimana Pengaruh Literasi Digital terhadap Etika Bermedia Sosial pada Peserta Didik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini yakni peserta didik di Madrasah Aliyah Negeri 1 Lampung Utara. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 88 responden. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik angket dan wawancara. Teknik analisis data pada penelitian ini yakni menggunakan uji regresi sederhana dengan bantuan Statistical Product and Service Solutions versi 25. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara Literasi Digital terhadap Etika Bermedia Sosial sebesar 42,1%. Hal ini terihat dari tertanamnya pilar literasi digital pada diri peserta didik yang akan membawanya pada kualitas diri yang baik, seperti dalam etika bermedia sosial. Penerapan etika diruang digital dapat dipengaruhi oleh masing-masing dari diri individu, sehingga adanya penguasaan soft skill literasi digital. Sementara itu, sisahnya sebesar 57,9% dipengaruhi faktor lain selain literasi digital.