cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
andriputrakesmawan@gmail.com
Phone
+6281990251989
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Perumahan Sidorejo, Jl. Sidorejo Gg. Sadewa No.D3, Sonopakis Kidul, Ngestiharjo, Kapanewon, Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : -     EISSN : 30264081     DOI : https://doi.org/10.47134/paud
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ISSN 3026-4081 is a scientific journal published by Indonesian Journal Publisher. PAUD publishes four issues annually in the months of October, January, April, and July. This journal only accepts original scientific research works (not a review) that have not been published by other media. The focus and scope of Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini include different kinds of scientific articles based on the field research and program in the area of early childhood education.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 3 (2024): April" : 10 Documents clear
Peningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Melalui Kartu Huruf Brgambar pada Anak Usia 4-5 Tahun di TK Dharma Wanita Persatuan Sumorame Candi Sidoarjo Rahayu, Dita Lusiana; Destiana, Evie
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 3 (2024): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v1i3.405

Abstract

Pengenalan huruf merupakan suatu kesatuan yang sangat terpadu dari kegiatan membaca, yang mencakup beberapa kegiatan seperti mengenal kata, menghubungkan dengan bunyi dan lain-lain. Proses mengenal huruf sejalan serta proses kecakapan berbahasa secara fisik dan psikologis. Proses yang bersifat fisik menggambarkan kegiatan mengamati tulisan secara visual, anak mengenal dan membedakan gambar-gambar bunyi dan kombinasinya. Proses psikologi merupakan kegiatan berpikir dalam mengolah informasi. Media kartu huruf ialah kartu kecil yang berisi gambar, soal, konseep atau tanda simbol yang mengenalkan atau menuntun anak kepada sesuatu yang berhubungan dengan materi yang sedang dipelajari. Kartu tersebut biasanya berukuran 8x12 cm atau bisa disesuaikan dengan besar kecilnya yang dihadapi. Berdasarkan data awal di TK Dharma Wanita Persatuan Sumorame Candi Sidoarjo terdapat 3 siswa yang belum mampu mengenal huruf dari 15 siswa. Tujuan penelitian untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf pada saat pembelajaran yang disampaikan oleh guru. Penelitian ini adalah pnelitian tindakan kelas yang dimana dapat memperbaiki kondisi di dalam kelas dengan menggunakan suatu tindakan agar berjalan dengan baik. Hasil peningkatan pada penelitian ini mencapai nilai 86,22 % yang dikatakan berhasil.
Peningkatan Konsentrasi Belajar Anak Usia 4 – 5 Tahun Melalui Metode Bermain Sensorimotor di TK Darussalam Sugihwaras Musyafa’ah, Hanim; Salim, Agus
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 3 (2024): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v1i3.406

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena adanya masalah pada konsentrasi belajar anak usia 4-5 tahun tepatnya anak kelompok A1 di TK Darussalam Sugihwaras. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui penerapan metode bermain sensorimotor dalam meningkatkan konsentrasi belajar anak usia 4-5 tahun dan mengetahui hasil dari peningkatan konsentrasi belajar anak usia 4-5 tahun melalui bermain sensorimotor. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (classroom action research) dengan model Kemmis dan Mc Tanggrat yang dilalui dari empat tahapan yaitu perencanaan (planning), pelaksanaan (action), pengamatan (observing), dan refleksi (refleksi). Subjek dalam penelitian ini adalah 20 anak yang terdiri dari 9 laki-laki 11 perempuan. Target keberhasilan yang digunakan pada penelitan ini sebesar 75% - 100%. Pada tahap Pra siklus ketuntasan nilai keseluruhan anak sebesar 52,91%. Pada pelaksanaan siklus I dengan penerapan bermain sensorimotor taktil dan kinestetik melalui kegiatan bermain Cut and Sorting Numbers memperoleh ketuntasan nilai keseluruhan anak sebesar69,58%. Selanjutnya setelah dilakukan perbaikan tindakan dan refleksi pada siklus II diperoleh ketuntasan nilai keseluruhan anak sebesar 89,17% melalui penerapan bermain sensorimotor vestibular, visual, dan propioseptif dengan kegiatan bermain Madusi (Maze Dua Sisi). Hal ini menunjukkan bahwa melalui metode bermain sensorimotor dapat meningkatkan konsentrasi belajar anak usia 4 – 5 tahun.
Penanaman Karakter Mandiri pada Anak Usia 4-5 Tahun di RA Ar-Rahmah Tenggulunan Candi Sidoarjo Yunarin, Antik; Destiana, Evie
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 3 (2024): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v1i3.407

Abstract

Penelitian ini menganalisis perkembangan karakter mandiri pada anak usia 4-5 tahun yang menghadiri RA AR-RAHMAH Tenggulunan, Candi Sidoarjo. Dengan menerapkan metodologi penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, peneliti menggunakan observasi dan wawancara untuk mengumpulkan data. Penelitian ini menghasilkan hasil yang positif, dengan implementasi pendidikan karakter mandiri ditemukan memainkan peran penting, terutama sebagai pilar kedua dalam pengembangan karakter. Selain itu, studi ini mengidentifikasi berbagai faktor yang baik mendukung maupun menghambat dalam proses pembentukan karakter mandiri pada anak-anak. Melalui pemeriksaan menyeluruh terhadap faktor-faktor tersebut, penelitian ini berkontribusi pada pemahaman yang lebih dalam tentang dinamika yang terlibat dalam menanamkan kemandirian pada pembelajar muda.
Penerapan Metode Wafa dalam Pembelajaran Pengenalan Huruf Al-Qur’an Sari, Putri Kartika; Wahyuni, Akhtim
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 3 (2024): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v1i3.408

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode Wafa dalam pembelajaran pengenalan Al-Qur’an pada anak-anak kelompok A di Taman Kanak-Kanak Islam Terpadu Insan Kamil Gempol. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologis. Subyek penelitian ini adalah wali kelas A dan anak-anak kelas A. Teknik pengumpulan data ini penelitian adalah teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari ini penelitian ini adalah penerapan metode Wafa (Tilawah dan Tahfidz) dalam pembelajaran pengenalan Al-Qur’an kepada anak-anak kelompok A di TKIT Insan Kamil Gempol menggunakan metode TANDUR (Tumbuhkan, Alami, Namai, Demonstrasikan, Ulangi, dan Rayakan) dengan tahapan 5P (pembukaan, pengenalan, pembelajaran, penilaian, dan penutup). Metode ini mengakomodasi modalitas belajar anak (Visual, Auditorial, dan Kinestetik). Selain itu, metode ini juga mengoptimalkan potensi kecerdasan majemuk yang dimiliki anak sehingga dengan menggunakan metode ini suasana belajar Al Quran lebih hidup tidak membosankan, dan nyaman sehingga pembelajaran lebih menyenangkan bagi anak.
Activity Board: Media untuk Menstimulasi Kemampuan Berfikir Simbolik Anak Usia 4-5 Tahun di RA Al-Fitrah Supriadi, Khusnul Mar'iyyah; Khoiratih, Ade Irma; Trisnawati, Fitri Ayu; Kartika, Dwy Anandia; Utami, Winda Sherly; Amanda, Riski Surya
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 3 (2024): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v1i3.544

Abstract

Pada setiap tahap perkembangan, anak berusaha menemukan keseimbangan antara struktur kognitif dan pengalaman baru. Berdasarkan analisis masalah yang dilakukan peneliti di RA AL-FITRAH ditemukan suatu masalah pada kegiatan berfikir simbolik anak usia 4-5 tahun. Dari permasalah tersebut peneliti merancang media pembelajaran untuk menstimulasi perkembangan berfikir simbolik yaitu media Activity Board. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana efektivitas penggunaan media Activity Board dalam menstimulasi perkembangan berfikir simbolik anak usia 4-5 tahun di RA AL-FITRAH. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian jenis kuantitatif eksperimen one group pretest postest dengan sampel 10 anak usia 4-5 tahun di RA AL-FITRAH dengan teknik pengumpulan data dengan observasi dan teknik analisis data. Peneliti melakukan uji T-tes dan uji normalitas untuk melihat pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. setelah melakukan eksperimen menggunakan media Activity Board yang diciptakan oleh peneliti, ditemukan hasil yang cukup signifikan, yaitu anak mengalami perkembangan pada setiap indikator berfikir simbolik usia 4-5 tahun.
Pengaruh Media Sosial terhadap Perkembangan Anak Usia Dini dan Tinjauan dari Psikologi Perkembangan Pebriani, Mawar; Darmiyanti, Astuti
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 3 (2024): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v1i3.556

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, khususnya media sosial, telah mengubah situasi interaksi manusia secara global. Anak-anak masa kini tumbuh dalam lingkungan yang dibanjiri oleh berbagai platform media sosial, memunculkan pertanyaan penting tentang dampaknya terhadap perkembangan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki secara menyeluruh pengaruh media sosial terhadap perkembangan anak, khususnya dalam aspek kognitif, sosial, dan emosional. Selain itu, ini juga menyoroti dampak sosial dari penggunaan media sosial oleh anak-anak, seperti peningkatan risiko perilaku bullying, penurunan interaksi sosial langsung, dan perubahan dalam pola komunikasi interpersonal. Selain itu, aspek emosional anak-anak juga terpengaruh, dengan peningkatan tingkat kecemasan dan depresi yang terkait dengan eksposur yang berlebihan terhadap media sosial. Pendidikan dan kesadaran orang tua, pendidik, dan pembuat kebijakan menjadi kunci dalam mengembangkan strategi yang seimbang dan berkelanjutan untuk mengintegrasikan teknologi digital ke dalam kehidupan anak-anak tanpa mengorbankan perkembangan dan kesejahteraan mereka.
Pengaruh Pola Asuh Permisif terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Anak Usia Dini Qotrunnada, Laila; Darmiyanti, Astuti
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 3 (2024): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v1i3.565

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk mengeksplorasi efek pengasuhan penuh pemahaman terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak-anak prasekolah. Teknik pengumpulan data yang diterapkan adalah survei literatur yang merangkum informasi dari berbagai sumber yang relevan dengan subjek ini. Hasil penelitian menegaskan bahwa pendekatan pengasuhan penuh pemahaman, yang cenderung memberikan kehangatan, pengertian, dan dukungan kepada anak-anak tanpa menekankan batasan yang kaku, dapat memiliki implikasi yang signifikan terhadap perkembangan dan pertumbuhan optimal anak-anak pada tahap ini. Dalam konteks pertumbuhan fisik, pola asuh permisif dapat menyebabkan anak kurang disiplin dalam menjaga pola makan dan gaya hidup sehat, yang pada gilirannya dapat memengaruhi pertumbuhan mereka. Sementara itu, dari segi perkembangan emosional dan sosial, anak-anak yang dibesarkan dalam lingkungan permisif mungkin mengalami kesulitan dalam menetapkan batasan, mengelola emosi, dan berinteraksi dengan orang lain dengan cara yang sesuai. Namun demikian, penelitian juga menyoroti bahwa dampak pola asuh permisif dapat bervariasi tergantung pada konteks budaya, kondisi keluarga, dan karakteristik individu anak. Beberapa anak mungkin mampu mengatasi dampak negatifnya dengan dukungan yang cukup dari lingkungan lain seperti sekolah atau teman sebaya.
Integrasi Integrasi Ilmu Keislaman dengan Ilmu Pendidikan Anak Usia Dini dalam Perspektif Muhammad Amin Abdullah Cici Sintia Dewi; Mayra Amanda Putri; Rizki Amrillah
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 3 (2024): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v1i3.575

Abstract

Integrasi ilmu keislaman dengan ilmu pendidikan anak usia dini merupakan topik yang penting dalam pengembangan pendidikan Islam. Muhammad Amin Abdullah, seorang pakar pendidikan Islam, menyoroti pentingnya integrasi ini dalam perspektifnya. Latar belakang penelitian ini adalah meningkatnya minat terhadap pendidikan Islam dan perlunya pemahaman yang holistik terhadap anak usia dini. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggali potensi integrasi ilmu keislaman dengan ilmu pendidikan anak usia dini serta mendorong pengembangan metode pembelajaran yang sesuai. Metode penelitian yang digunakan melibatkan analisis literatur, studi kasus, dan observasi lapangan. Hasil utama dari penelitian ini adalah pemahaman mendalam tentang bagaimana integrasi ilmu keislaman dapat meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini secara holistik. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi ilmu keislaman dengan ilmu pendidikan anak usia dini dapat memberikan manfaat besar dalam membentuk karakter dan moral anak-anak sejak dini.
Pola Asuh Orang Tua Karo: Mempertahankan Identitas Budaya dan Pembentukan Karakter Anak Usia Dini Tambunan, Devi Kristina; Purba, Jesica Mariani; Tarigan, Yosh Eva Arina; Kartika, Jelni; Toruan, Gladys Lumban
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 3 (2024): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v1i3.618

Abstract

Pembentukan karakter anak usia dini dipengaruhi oleh pola asuh orang tua, terutama dalam melestarikan identitas budaya. Artikel ini mengeksplorasi pola asuh orang tua Karo di Sumatera Utara dalam mempertahankan identitas budaya dan pembentukan karakter anak usia dini. Dilakukan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif di Kabanjahe Kabupaten Karo, dengan subjek single parent, tokoh adat, dan orang tua. Metode pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasilnya menunjukkan bahwa pola asuh orang tua Karo sangat terkait dengan kebiasaan dan tradisi turun-temurun, mengajarkan nilai-nilai seperti gotong royong dan penghormatan kepada leluhur. Identitas budaya yang kuat ini memainkan peran signifikan dalam cara orang tua Karo membesarkan anak-anak mereka. Pola asuh dalam masyarakat Karo tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan fisik dan emosional anak, tetapi juga pada penanaman nilai-nilai budaya dan tradisi. Strategi pola asuh ini melibatkan pembelajaran berbasis pengalaman, melalui aktivitas sehari-hari dan upacara adat. Nilai-nilai budaya Karo, seperti gotong royong dan penghormatan terhadap leluhur, ditanamkan sejak dini, membentuk karakter anak yang kuat dan berakar pada budaya Karo.
Mengenal Ras, Budaya dan Pola Pengasuhan Di Desa Susuk, Kec. Tiganderket, Kab. Karo Purba, Asmarani; Surbakti, Insenamira Br; Sari, Raudah Permata; Panjaitan, Yunintan
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 3 (2024): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v1i3.632

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana ras, budaya dan pola pengasuhan yang ada di suku Karo, metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif, data dikumpulkan melalui teknik wawancara langsung. subjek dalam penelitian ini adalah masyarakat suku Karo di desa Susuk, kec. Tiganderket, Kab. Karo, dengan beberapa narasumber diantara kepala desa, ketua adat dan masyarakat Karo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebudayaan di suku Karo tidak terlalu mengalami perubahan dari tahun ke tahun dan tetap dengan peraturan yang dulu, pola asuh suku Karo cenderung keras dilihat dari permainan anak yang ada di suku ini yang melibatkan fisik anak ikut terluka dan tidak memandang temen bermain baik perempuan maupun laki - laki, ras pada suku ini memiliki hidung yang mancung dikarenakan memiliki nenek moyang dari suku India.

Page 1 of 1 | Total Record : 10