cover
Contact Name
Syaiful Bahri
Contact Email
syaifulpb11@gmail.com
Phone
+6281263823278
Journal Mail Official
jurnalijstech@gmail.com
Editorial Address
Dusun Suka Mulia Desa Karang Rejo, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Indonesian Journal of Science, Technology, and Humanities
ISSN : 29887976     EISSN : 3024997X     DOI : https://doi.org/10.60076/ijstech
IJSTECH: Indonesian Journal of Science, Technology, and Humanities adalah jurnal akademik yang memberikan wadah bagi para peneliti, ilmuwan, dan akademisi untuk berbagi pengetahuan dan pemahaman dalam tiga bidang utama: Ilmu Pengetahuan, Ilmu Teknologi, dan Humaniora. Jurnal ini diterbitkan secara berkala sebanyak tiga kali dalam satu tahun, yaitu pada bulan Februari, Juni, dan Oktober.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 3 (2025): IJSTECH - February 2025" : 8 Documents clear
Pengenalan Pola Pada Daun Sirih Menggunakan Metode Backpropagation Putra Djoelham Sembiring; Darjat Saripurna; Suci Ramadhani
Indonesian Journal of Science, Technology and Humanities Vol. 2 No. 3 (2025): IJSTECH - February 2025
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60076/ijstech.v2i3.1048

Abstract

Tanaman sirih memiliki berbagai jenis dengan bentuk dan warna yang mirip, yang sering kali menyebabkan kesulitan dalam mengidentifikasi dan membedakan jenis-jenisnya, terutama bagi masyarakat awam, lansia, dan penderita buta warna. Untuk mengatasi permasalahan ini, riset ini bertujuan untuk mengembangkan sistem identifikasi jenis daun sirih menggunakan metode Backpropagation pada jaringan saraf tiruan. Riset ini berfokus pada lima jenis daun sirih yang umum ditemui, yaitu sirih hijau, sirih merah, sirih hitam, sirih perak, dan sirih gading. Metode Backpropagation dipilih karena kemampuannya dalam mengenali pola yang kompleks melalui proses pembelajaran yang berulang. Sistem ini dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman MATLAB, dengan dataset citra daun sirih yang diambil dengan resolusi tinggi. Proses identifikasi melibatkan beberapa tahap, termasuk akuisisi citra, praproses citra, ekstraksi fitur, dan klasifikasi menggunakan jaringan saraf tiruan
Lintasan Belajar Matematika Realistik Bentuk Aljabar Konteks Kuliner Nusantara Berbatuan Aplikasi Mentimeter Dengan Strategi Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, Transferring (React) Ibrahim; Selamet; Ellis Mardiana Panggabean; Tua Halomoan Harahap
Indonesian Journal of Science, Technology and Humanities Vol. 2 No. 3 (2025): IJSTECH - February 2025
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60076/ijstech.v2i3.1090

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan desain lintasan belajar matematika realistik bentuk aljabar konteks kuliner Nusantara berbantuan aplikasi mentimeter dengan strategi relating, experiencing, applying, cooperating,transferring (REACT). Subjek penelitian ini adalah 29 Peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Tanjung pura Kabupaten Langkat Sumatera Utara,pada tahap pilot experiment sejumlah 5 orang dan pada tahap teaching experiment sejumlah 24 orang.Penelitian dengan pendekatan kualitatif dan jenis design research ini menunjukkan Hyphotetical Learning Trajectory (HLT) yang diujicobakan dalam lintasan belajar matematik serta dapat diterapkan dengan  strategi REACT, mengawali pembelajaran dengan mengaitkan (relating) pengalaman belajar yang telah dimiliki dengan konsep materi baru yang bersifat kontekstual atau  matematis.peserta didik diarahkan untuk mengeksplorasi pengalaman belajarnya dan menemukan hubungannya dengan materi baru sehingga menciptakan pengalam belajar baru (design experiencing).Pengalaman belajar yang baru tersebut digunakan (applying) untuk menyelesaikan permasalahan kontekstual dengan mendiskusikan pengalaman belajar dan hasil penerapannya secara berkelompok (cooperating). Pada akhirnya, Peserta didik menerapkan pengalaman belajar baru pada situasi kontekstual yang berbeda (transferring), Penelitian ini menghasilkan desain pembelajaran yang valid, praktis dan efektif dalam hal konten dan bahasa, praktis dan efektif dan pada pendekatan belajarnya serta berdampak pada keterampilan penalaran matematis.
Euphemism in the Reporting of Immoral Acts in Online Media (A Linguistic Review) Nurul Fadhilah; Raden Khaeru Ahmadi; Yuni Putri Utami
Indonesian Journal of Science, Technology and Humanities Vol. 2 No. 3 (2025): IJSTECH - February 2025
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60076/ijstech.v2i3.765

Abstract

In journalism, the role of language is paramount due to its crucial influence on readers. This study aims to identify linguistic units in online media reporting that serve as euphemisms. This research is important because, in the digital age, the ease of accessing news must align with its acceptability and safety for readers. This study employs a descriptive qualitative method with a sociolinguistic approach. The forms of euphemism that appear in reporting on immoral acts in online media include foreign word euphemisms, loan word euphemisms, periphrasis, metaphorical euphemisms, figurative euphemisms, euphemisms used to replace another term, acronym euphemisms, and abbreviation euphemisms. in addition to following the code of ethics, journalists must also understand how to use euphemisms to produce acceptable writing without causing new societal conflicts.
Ethnography of Communication: Woman Role Representation in the Proverb “Bapa’ Babu’ Guru Rato” as Madurese Proverb Cristian Anggraini
Indonesian Journal of Science, Technology and Humanities Vol. 2 No. 3 (2025): IJSTECH - February 2025
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60076/ijstech.v2i3.771

Abstract

This study discerns the contextualization of the proverb bapa' babu' guru rato (father, mother, teacher, ruler), on women's involvement. Data was collected utilising ethnography of communication framework, including participant observation, triangulation, and in-depth interviews, and analysed using the Miles and Hubermann approach with Nvivo software. The findings show that the proverb emphasises women's responsibilities in education, leadership, and household management for societal betterment. The study suggests that proverbs such as bapa' babu' guru rato (father, mother, teacher, ruler) impact community attitudes and actions, acting as cultural guides that considerably increase women's involvement and social growth.
Rancang Bangun Inkubator Penetasan Telur Bebek Berbasis Internet of Things (IoT) Rendy Aginta; Achmad Fauzi; Milli Alfhi Syari
Indonesian Journal of Science, Technology and Humanities Vol. 2 No. 3 (2025): IJSTECH - February 2025
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60076/ijstech.v2i3.848

Abstract

Penelitian ini berhasil merancang sebuah alat penetas telur bebek berbasis Internet of Things (IoT) yang efektif. Dengan menggunakan mikrokontroler NodeMCU ESP8266, sensor DHT11, dan aplikasi Blynk, alat ini mampu mengendalikan dan memantau suhu serta kelembapan secara otomatis dan real-time. Sistem ini mempermudah proses penetasan telur dengan meningkatkan efisiensi dan produktivitas dibandingkan metode konvensional, Kestabilan suhu pada alat penetas dijaga dengan menggunakan sensor DHT11 yang terhubung dengan NodeMCU ESP8266 untuk mengontrol lampu pijar sebagai sumber panas. Sistem ini memastikan bahwa suhu di dalam inkubator tetap berada dalam kisaran yang optimal untuk penetasan, yaitu relatif pada 36˚C Alat ini memungkinkan pemantauan secara real-time melalui aplikasi Blynk yang terhubung dengan internet. Pengguna dapat memantau kondisi suhu dan kelembapan serta mendeteksi gerakan telur dari jarak jauh menggunakan perangkat mobile, sehingga tidak perlu berada di dekat inkubator secara langsung.Data suhu dan kelembapan yang terdeteksi oleh sensor DHT11 divisualisasikan dalam aplikasi Blynk, yang menyediakan tampilan yang intuitif dan mudah dimengerti. Hal ini memudahkan pengguna dalam memantau kondisi inkubator dan membuat keputusan berdasarkan data yang tersedia secara cepat dan akurat.Alat ini juga memungkinkan untuk penghangatan anakan bebek atau day on duck (dod) ketika cuaca sedang sangat dingin
Optimalisasi Pemanfaatan Media Ajar Digital Berbasis Formative untuk Siswa SMPN 2 Bandung Febrianti Putri Pamungkas; Hana Cantika Putri; Syayidah Imaroh Al Hamid Ghonim Assalam; Yolanda Carina
Indonesian Journal of Science, Technology and Humanities Vol. 2 No. 3 (2025): IJSTECH - February 2025
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60076/ijstech.v2i3.1091

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas media ajar digital berbasis Formative dalam meningkatkan pemahaman teks prosedur siswa kelas IX SMPN 2 Bandung. Dengan menggunakan metode eksperimen, penelitian melibatkan dua kelompok: kelompok eksperimen yang menggunakan media Formative dan kelompok kontrol yang menggunakan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD). Hasil analisis Independent Samples T-Test menunjukkan nilai p = 0,042, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Rata-rata nilai kelompok eksperimen sebesar 80,000 lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol sebesar 73,086. Uji asumsi normalitas menunjukkan data tidak berdistribusi normal, tetapi asumsi homogenitas varians terpenuhi sehingga uji t tetap valid. Temuan ini menegaskan bahwa teknologi pendidikan interaktif dengan fitur umpan balik langsung seperti Formative dapat meningkatkan keterlibatan siswa dan efektivitas pembelajaran. Selain itu, Formative mempermudah guru dalam mengevaluasi dan memberikan skor yang akurat dibandingkan LKPD. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis dan teoretis terhadap pengembangan media ajar digital di era digital untuk mendukung pembelajaran yang lebih adaptif dan efisien.
Perbandingan Akurasi Algoritma Decision Tree dan Random Forest dalam Diagnosa Penyakit Hepatitis Muhammad Riansyah; Syaiful Bahri; Harry Pratama Fiqna
Indonesian Journal of Science, Technology and Humanities Vol. 2 No. 3 (2025): IJSTECH - February 2025
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60076/ijstech.v2i3.1108

Abstract

Penyakit hepatitis merupakan salah satu masalah kesehatan global yang membutuhkan deteksi dini untuk mencegah komplikasi lebih lanjut. Dalam konteks ini, algoritma machine learning dapat memberikan kontribusi penting untuk meningkatkan akurasi diagnosis. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan tingkat akurasi antara dua algoritma machine learning yang populer, yaitu Decision Tree dan Random Forest, dalam memprediksi penyakit hepatitis. Dataset yang digunakan Kaggle.com. Kedua algoritma dievaluasi menggunakan metrik akurasi, klasifikasi eror, presisi, dan recall, setelah dilakukan pembagian data menjadi 80% untuk pelatihan dan 20% untuk pengujian. Hasil pengujian menunjukkan bahwa algoritma Random Forest memberikan tingkat akurasi yang lebih tinggi 90,32% dibandingkan dengan Decision Tree 80,65%. Selain itu, Random Forest juga lebih efektif dalam menangani data yang tidak seimbang, yang sering ditemukan dalam diagnosis penyakit hepatitis. Meskipun Decision Tree memiliki keunggulan dalam interpretasi model, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Random Forest lebih unggul dalam meningkatkan akurasi prediksi.
Filsafat Ilmu Dalam Era Digital: Analisis Epistemologis Dan Etis Terhadap Transformasi Pengetahuan Di Dunia Modern Ai Nurhayati; Samsul Pahmi
Indonesian Journal of Science, Technology and Humanities Vol. 2 No. 3 (2025): IJSTECH - February 2025
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60076/ijstech.v2i3.1118

Abstract

Era digital telah membawa perubahan revolusioner dalam cara manusia memperoleh, menyebarkan, dan memvalidasi pengetahuan. Transformasi ini dipicu oleh perkembangan pesat teknologi informasi, termasuk internet, kecerdasan buatan, big data, dan media sosial, yang memungkinkan akses tanpa batas terhadap berbagai informasi. Namun, perubahan ini juga memunculkan tantangan epistemologis yang signifikan, terutama dalam menentukan validitas, reliabilitas, dan objektivitas suatu informasi. Kemudahan akses terhadap data sering kali tidak diimbangi dengan mekanisme verifikasi yang ketat, sehingga meningkatkan risiko penyebaran misinformasi dan disinformasi. Selain itu, algoritma yang digunakan dalam mesin pencari dan media sosial sering kali bersifat bias, membentuk gelembung informasi (filter bubble) yang dapat mempersempit wawasan intelektual. Dari sisi etika, era digital menimbulkan berbagai dilema, seperti pelanggaran privasi, kepemilikan data, serta penyalahgunaan teknologi untuk manipulasi informasi. Artikel ini menganalisis perubahan ini melalui perspektif filsafat ilmu, khususnya dari sudut pandang epistemologi dan etika, dengan menyoroti tantangan serta peluang yang ditawarkan oleh era digital terhadap ilmu pengetahuan. Kajian ini menunjukkan bahwa pendekatan epistemologi yang lebih adaptif dan kritis, serta regulasi etis yang lebih ketat, diperlukan untuk memastikan bahwa perkembangan teknologi tetap sejalan dengan prinsip-prinsip ilmiah yang bertanggung jawab dan bermanfaat bagi masyarakat. Dengan demikian, filsafat ilmu tetap relevan dalam menghadapi tantangan dan perubahan yang diakibatkan oleh digitalisasi, serta berperan penting dalam mengembangkan paradigma keilmuan yang lebih inklusif, kritis, dan berbasis nilai.

Page 1 of 1 | Total Record : 8