cover
Contact Name
Otto Fajarianto
Contact Email
ofajarianto@gmail.com
Phone
+6281296890687
Journal Mail Official
ofajarianto@gmail.com
Editorial Address
Golden Plaza (D'Best) Blok E -16 Jl. RS. Fatmawati No. 15, Jakarta Selatan 12420
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Sepakat : Sesi Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 2686441X     DOI : -
SEPAKAT Sesi Pengabdian pada Masyarakat is an international, peer-reviewed journal publishing articles on all aspects of SOCIAL SCIENCES. SEPAKAT Sesi Pengabdian pada Masyarakat welcomes submissions of the following article types: (1) Papers: reports of high-quality original research with conclusions representing a significant advance, novelty or new finding in the field; (2) Topical Reviews: written by leading researchers in their fields, these articles present the background to and overview of a particular field, and the current state of the art. Topical Reviews are normally invited by the Editorial Board; (3) Comments: comment or criticism on work previously published in the journal. These are usually published with an associated Reply. SEPAKAT Sesi Pengabdian pada Masyarakat publishes four issues per year, published by IPEST, International Peneliti Ekonomi, Sosial dan Teknologi, Indonesia, and published in English, published in hybrid English or Bahasa.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 95 Documents
SOSIALISASI DAN ADVOKASI REGULASI PELAYANAN KESEHATAN KOLABORATIF ANTARA DOKTER ASING DAN DOKTER LOKAL DI INDONESIA Yeni Vitrianingsih
SEPAKAT Sesi Pengabdian pada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): SEPAKAT JUNI 2024
Publisher : INTERNATIONAL PENELITI EKONOMI, SOSIAL, DAN TEKNOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56371/sepakat.v4i1.579

Abstract

Kegiatan sosialisasi dan advokasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam tentang kerangka hukum yang mengatur praktik kolaboratif antara dokter asing dan dokter lokal di Indonesia. Inisiatif ini didasari oleh urgensi untuk menciptakan lingkungan praktik yang adil, kompetitif, dan tetap mengutamakan keselamatan pasien di tengah arus globalisasi tenaga medis. Pokok-pokok Bahasan Sosialisasi petama Landasan Hukum: Sosialisasi ini berfokus pada analisis regulasi terkini, terutama Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Dijelaskan bahwa UU ini membuka peluang bagi dokter dan dokter gigi asing untuk praktik di Indonesia, namun dengan persyaratan ketat, seperti keharusan berkolaborasi dengan dokter pendamping dari Indonesia. Kedua Mekanisme Perizinan: Peserta diberikan pemahaman tentang alur dan syarat-syarat untuk mendapatkan Surat Tanda Registrasi (STR) dan Surat Izin Praktik (SIP) bagi dokter asing. Dibahas juga prosedur verifikasi kompetensi dan evaluasi yang dilakukan oleh Konsil Kedokteran Indonesia untuk memastikan standar yang setara. Ketiga Aspek Etika dan Kompetensi: Selain legalitas, sosialisasi menekankan pentingnya adaptasi budaya dan etika profesi. Disoroti bahwa kolaborasi yang sukses tidak hanya membutuhkan izin, tetapi juga pemahaman tentang budaya komunikasi, hak pasien, dan etika medis lokal. Hasil dan rekomendasi advokasi dari kegiatan ini, disimpulkan bahwa meskipun regulasi telah membuka pintu bagi dokter asing, masih terdapat sejumlah ketidakjelasan teknis yang dapat menimbulkan kendala di lapangan. Oleh karena itu, bagian advokasi merekomendasikan: Pemerintah, organisasi profesi, dan akademisi perlu menyusun pedoman teknis yang lebih rinci terkait mekanisme praktik kolaborasi. Pentingnya penguatan program adaptasi bagi dokter asing, termasuk pemahaman tentang sistem kesehatan nasional, rekam medis, dan budaya lokal. Peningkatan daya saing dokter lokal melalui program pelatihan berkelanjutan agar mereka dapat menjadi mitra kolaborasi yang setara, bukan hanya sebagai pendamping administratif.
PENGEMBANGAN DESAIN LABEL KEMASAN PRODUK UMKM MELALUI PELATIHAN KREATIF DI DESA MIRIGAMBAR TULUNGAGUNG Khoirul Amin; Indah Chrysanti Angge; Asy Syams Elya Ahmad; Nur Wakhid Hidayatno
SEPAKAT Sesi Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): SEPAKAT DESEMBER 2025
Publisher : INTERNATIONAL PENELITI EKONOMI, SOSIAL, DAN TEKNOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56371/sepakat.v5i2.580

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing serta nilai jual produk-produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) melalui pelatihan pembuatan desain label kemasan yang menarik, informatif, serta sesuai karakter produk lokal. Pelatihan dilaksanakan di Balai Desa Mirigambar, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung, pada tanggal 14 dan 15 Agustus 2025. Peserta kegiatan pelatihan 17 orang perwakilan dari UMKM. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui tahapan pemberian materi, demonstrasi pembuatan desain, praktik penerapan label pada kemasan, serta evaluasi hasil karya peserta. Fokus pelatihan diarahkan pada dua merek lokal yaitu “Tiga Berlian” milik Bapak Ashari dan “Dua Kelapa” milik Ibu Tatik. Keduanya merupakan produsen jajanan tradisional seperti opak gambir, opak matahari, dan rengginang. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan peserta mendesain label yang komunikatif, memahami fungsi branding, serta mampu menerapkan label secara mandiri pada kemasan produk. Pelatihan ini juga berhasil menumbuhkan kesadaran pelaku UMKM terhadap pentingnya identitas visual sebagai strategi pemasaran serta penguatan citra merek. Kegiatan ini sangat berkontribusi terhadap penguatan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal serta menjadi model pemberdayaan UMKM melalui desain label kemasan produk.
IMPLEMENTASI PROGRAM KKN UNTUK PENGEMBANGAN KELOMPOK WANITA TANI SEBAGAI MODEL PEMBERDAYAAN BERBASIS POTENSI LOKAL Ahmad Sam'un
SEPAKAT Sesi Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): SEPAKAT DESEMBER 2025
Publisher : INTERNATIONAL PENELITI EKONOMI, SOSIAL, DAN TEKNOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56371/sepakat.v5i2.582

Abstract

Mengingat pentingnya partisipasi wanita tani dalam kegiatan pemanfaatan pekarangan maka dilaksanakan pembentukan KWT ini yang bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan di desa selebung khususnya dusun selebung II. Adapun metode pelaksanaan program dimulai dari penetapan program kerja KKN yaitu pembentukan Kelompok Wanita Tani (KWT) yang dimulai dari penentuan konsep pembentukan KWT, tanaman yang dibudidayakan, penentuan anggota, pengumpulan data anggota kelompok, nama, logo, dan stempel, hari peresmian, pengumpulan bibit yang akan dibudidayakan. Hasilnya kemudian KWT diresmikan pada tanggal 19 Desember 2025 dengan tujuan utama peningkatan ketahanan pangan desa melalui optimalisasi peran perempuan serta pemanfaatan pekarangan rumah sebagai lahan produktif. Pekarangan rumah yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara maksimal diarahkan untuk ditanamkan berbagai jenis tanaman pangan dan Tanaman Obat Keluarga (TOGA).
BUDAYA MENABUNG DAN PENGELOLAAN KEUANGAN DI ERA DIGITAL MENUJU INDONESIA EMAS PADA YAYASAN TAJAUL KAROMATU DESA SITU GANDUNG TANGERANG BANTEN Neneng Tita Amalya; Try Sulistyani; Yhonanda Harsono
SEPAKAT Sesi Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): SEPAKAT DESEMBER 2025
Publisher : INTERNATIONAL PENELITI EKONOMI, SOSIAL, DAN TEKNOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56371/sepakat.v5i2.585

Abstract

Menabung adalah menyimpan sejumlah uang agar dapat digunakan di kemudian hari jika diperlukan. Melalui menabung seseorang bisa menjadi pribadi yang lebih hemat dan dapat belajar mengelola keuangan. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) melibatkan 3 (tiga) dosen dari Program Studi Sarjana Manajemen dan Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, dalam rangka pemenuhan tugas Tri Dharma Perguruan Tinggi Universitas Pamulang, yang bertujuan untuk memberikan edukasi tentang pentingnya menabung dan pengelolaan keuangan yang baik sehingga dapat digunakan sebagai persiapan di masa depan di Yayasan Tajaul Karomatu Desa Situ Gandung Tangerang Banten, dengan peserta dari berbagai latar belakang sosial. Metode yang digunakan meliputi seminar (ceramah) dan pelatihan interaktif dalam membuat anggaran dan pengelolaan keuangan secara digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada tingkat literasi keuangan peserta dan kesadaran dalam pentingnya budaya menabung. Program ini membuktikan bahwa edukasi keuangan yang terstruktur dan berbasis perilaku budaya menabung pada peserta efektif dalam hidup lebih hemat dan sesuai dengan anggaran yang telah dibuat untuk cukup memenuhi kebutuhan hidupnya. Menjalani kehidupan yang lebih baik di masa depan.
PELATIHAN PEMBUATAN MODUL AJAR BERBASIS STEAM UNTUK GURU SD DI SERANG BANTEN Pratiwi Kartika Sari; Cecep Maman Hermawan; Lativa Qurrotaini; Otto Fajarianto; Shinta Listiani
SEPAKAT Sesi Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): SEPAKAT DESEMBER 2025
Publisher : INTERNATIONAL PENELITI EKONOMI, SOSIAL, DAN TEKNOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56371/sepakat.v5i2.598

Abstract

Pendekatan Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics (STEAM) merupakan salah satu strategi pembelajaran yang relevan untuk mengembangkan keterampilan abad ke-21 pada siswa Sekolah Dasar. Namun, implementasi pembelajaran STEAM di sekolah dasar masih menghadapi berbagai kendala, terutama terkait keterbatasan kompetensi guru dalam menyusun modul ajar terintegrasi STEAM. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru Sekolah Dasar dalam mengembangkan modul ajar berbasis STEAM melalui kegiatan pelatihan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan pelatihan dengan desain pre-test dan post-test terhadap 38 guru peserta pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pre-test peserta sebesar 74,6 meningkat menjadi 87,6 pada post-test, dengan persentase peningkatan sebesar 16,43%. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan pembuatan modul ajar berbasis STEAM efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan pemahaman guru. Meskipun demikian, hasil observasi mengungkapkan bahwa sebagian guru masih mengalami kesulitan dalam mengintegrasikan seluruh komponen STEAM secara terpadu dalam perancangan kegiatan proyek pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan lanjutan untuk memastikan implementasi modul ajar STEAM dapat diterapkan secara optimal dalam pembelajaran di kelas.
LASKAR ANGKA: PENDAMPINGAN BELAJAR MATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN NUMERASI DI SD KECAMATAN MENTEWE Tri Candra Wulandari; Isbadar Nursit; Audiyah Shinta Bela; Leonora Cristovao Romo
SEPAKAT Sesi Pengabdian pada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): SEPAKAT JUNI 2026
Publisher : INTERNATIONAL PENELITI EKONOMI, SOSIAL, DAN TEKNOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56371/sepakat.v6i1.543

Abstract

Program Laskar Angka merupakan program pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pendampingan belajar matematika untuk siswa sekolah dasar. Kegiatan pendampingan ini fokus pada kemampuan numerasi siswa sekolah dasar di Kecamatan Mentewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Kegiatan Laskar Angka dilaksanakan dalam bentuk pendampingan selama lima minggu, yang di mulai pada bulan Oktober hingga November 2025. Peserta program ini adalah siswa kelas IV sampai dengan kelas VI, dilaksanakan secara tatap muka saat sore hari. Program ini mengintegrasikan pendekatan kontekstual, pemanfaatan media manipulatif sederhana dan teknologi yaitu Wordwall. Hasil program menunjukkan bahwa terdapat peningkatan sebesar 86% dalam menyelesaikan soal numerasi tingkat sekolah dasar secara mandiri. Selain itu, setelah mengikuti program Laskar Angka, siswa tampak lebih antusias dalam belajar matematika dan lebih percaya diri saat di sekolah. Melalui program pengabdian dalam bentuk pendampingan kepada siswa sekolah dasar diharapkan dapat terus berlanjut meski keiatan magang telah usai.
OPTIMALISASI PEMASARAN MEDIA SOSIAL PADA UMKM TOKO OLEH-OLEH HUSNA SNACK Muhamad Syarief Yunizar; Yulianingsih
SEPAKAT Sesi Pengabdian pada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): SEPAKAT JUNI 2026
Publisher : INTERNATIONAL PENELITI EKONOMI, SOSIAL, DAN TEKNOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56371/sepakat.v6i1.590

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pemasaran media sosial pada usaha mikro kecil menengah Toko Oleh-Oleh Husna Snack. Permasalahan utama yang dihadapi mitra usaha meliputi belum optimalnya perencanaan konten pemasaran, kurang konsistennya tampilan visual konten, keterbatasan informasi produk yang disampaikan, serta rendahnya intensitas interaksi dengan konsumen melalui media sosial. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui observasi langsung terhadap akun media sosial usaha, wawancara dengan pengelola dan konsumen, serta diskusi untuk mengidentifikasi permasalahan dan merumuskan solusi yang sesuai dengan kondisi mitra. Teknik analisis yang digunakan bersifat deskriptif dengan menelaah temuan lapangan untuk menggambarkan kondisi pemasaran media sosial yang berjalan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan dan rekomendasi perbaikan yang diberikan, khususnya pada aspek peningkatan kualitas visual konten, penyusunan konten yang lebih informatif, peningkatan frekuensi unggahan, serta penguatan respon terhadap interaksi konsumen, mampu mendorong respons yang lebih positif dari konsumen. Hal ini terlihat dari meningkatnya perhatian dan interaksi konsumen melalui media sosial. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa pengelolaan pemasaran media sosial yang lebih terencana dan konsisten berpotensi meningkatkan efektivitas promosi serta memperkuat citra usaha.
PENDAMPINGAN UMKM BARRACKS CAFE DALAM PENETAPAN HARGA DIKAWASAN PUNCAK BOGOR Nendi Setiawan; Yulianingsih
SEPAKAT Sesi Pengabdian pada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): SEPAKAT JUNI 2026
Publisher : INTERNATIONAL PENELITI EKONOMI, SOSIAL, DAN TEKNOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56371/sepakat.v6i1.591

Abstract

Persaingan usaha kafe di kawasan wisata Puncak Bogor semakin meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah pelaku usaha kuliner yang menawarkan konsep dan harga yang beragam. Kondisi tersebut menuntut pelaku usaha untuk memiliki strategi penetapan harga yang tepat agar mampu menarik konsumen dan mempertahankan daya saing. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan pendampingan kepada UMKM Barracks Cafe Cibeureum dalam mengevaluasi dan memperbaiki strategi penetapan harga produk guna meningkatkan kinerja pendapatan usaha. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan partisipatif dengan teknik observasi langsung terhadap harga produk dan aktivitas usaha, wawancara dengan pemilik usaha, diskusi bersama mitra, serta analisis perbandingan harga dengan kafe pesaing di wilayah Cisarua. Berdasarkan hasil kegiatan, diketahui bahwa sebagian besar harga menu Barracks Cafe relatif lebih tinggi dibandingkan kafe sejenis, yang berdampak pada fluktuasi pendapatan dan belum tercapainya target pendapatan secara konsisten. Melalui kegiatan pendampingan, mitra diberikan rekomendasi strategis berupa penyesuaian harga menu tertentu, penyusunan strategi harga paket, serta penerapan harga yang lebih fleksibel sesuai kondisi pasar dan daya beli konsumen. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu Barracks Cafe meningkatkan daya saing usaha dan mencapai pendapatan yang lebih stabil di kawasan wisata Puncak Bogor.
PROGRAM EDUKASI MELALUI MEDIA SOSIAL DAN AKSI BERSIH LINGKUNGAN SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN DBD DI WILAYAH DESA TANJUNG PINANG II Syahriarti Fakhriah; Oktariani Purwasi; Nabila Okta Widiyanti; Muhammad Nasrudin; Arya Rahmat Hidayatullo
SEPAKAT Sesi Pengabdian pada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): SEPAKAT JUNI 2026
Publisher : INTERNATIONAL PENELITI EKONOMI, SOSIAL, DAN TEKNOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56371/sepakat.v6i1.604

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) hingga kini masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang sering dijumpai di masyarakat pedesaan, termasuk di Desa Tanjung Pinang II. Tingginya angka kejadian DBD tidak terlepas dari kondisi lingkungan yang mendukung berkembangnya nyamuk Aedes aegypti, serta masih rendahnya kesadaran masyarakat dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektif program edukasi yang dilakukan melalui media sosial dan dipadukan dengan kegiatan bersih lingkungan sebagai upaya pencegahan DBD di Desa Tanjung Pinang II. Metode yang diterapkan menggunakan pendekatan partisipatif, meliputi penyuluhan kesehatan berbasis media sosial, sosialisasi secara langsung kepada masyarakat, serta kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan yang berpotensi menjadi sarang nyamuk. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan DBD, disertai dengan berkurangnya tempat penampungan air yang berpotensi menjadi lokasi perkembangbiakan nyamuk. Oleh karena itu, program edukasi melalui media sosial yang didukung dengan aksi bersih lingkungan dapat menjadi strategi yang efektif dalam upaya pencegahan DBD di tingkat desa.
PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE MELALUI MEDIA SOSIAL Hendra Apriyanto; Rahmat Alpian Agustino; Ade Saskia; Wiwinda Suciyurni; Nurul Aprilia
SEPAKAT Sesi Pengabdian pada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): SEPAKAT JUNI 2026
Publisher : INTERNATIONAL PENELITI EKONOMI, SOSIAL, DAN TEKNOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56371/sepakat.v6i1.606

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang memerlukan upaya pencegahan berkelanjutan. Rendahnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan DBD menjadi faktor yang berkontribusi terhadap tingginya angka kejadian penyakit tersebut. Seiring perkembangan teknologi informasi, media sosial mulai dimanfaatkan sebagai sarana edukasi kesehatan yang dinilai efektif menjangkau masyarakat secara luas. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue melalui media sosial. Metode pelaksanaan pengabdian ini menggunakan pendekatan edukasi digital yang dengan memanfaat media sosial. Hasil kegiatan ini adalah adanya pemanfaatan media sosial berperan positif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penyebab, gejala, serta langkah-langkah pencegahan DBD. Selain itu, media sosial juga mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menerapkan perilaku pencegahan, meskipun dalam beberapa studi masih ditemukan ketidaksesuaian antara tingkat pengetahuan dan perubahan perilaku. Dengan demikian, media sosial dapat dijadikan sebagai sarana strategis dalam mendukung program promosi kesehatan dan pencegahan DBD, terutama apabila dilakukan secara berkelanjutan dan disertai dengan konten edukatif yang menarik dan mudah dipahami.

Page 7 of 10 | Total Record : 95