cover
Contact Name
Kuncoro Asih Nugroho
Contact Email
pend_fisika@uny.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
pend_fisika@uny.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Yogyakarta Jl. Colombo Yogyakarta No.1, Karang Malang, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Fisika
ISSN : -     EISSN : 30259215     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Pendidikan Fisika merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Fisika, Departemen Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Yogyakarta. Jurnal ini menerbitkan karya ilmiah atau artikel dari hasil penelitian bidang pendidikan fisika. Prosedur penerbitan dalam jurnal ini melalui peer-review dan menerapkan etika penerbitan ilmiah sebagaimana ditetapkan oleh Committee on Publication Ethics (COPE). Ruang lingkup artikel dalam jurnal ini adalah pendidikan.
Articles 211 Documents
DEVELOPING A SCIENTIFIC INVESTIGATION LEARNING MODEL OF PHYSICS INSTRUCTIONAL SET TO IMPROVE THE HIGH SCHOOL STUDENTS’ MASTERY LEARNING AND SCIENCE PROCESS SKILLS Khoirul Bariyyah , Juli Astono
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 7, No 5 (2018): Jurusan Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan perangkat pembelajaran fisika berbasis model pembelajaran Scientific Investigation yang layak digunakan untuk pokok bahasan Usaha dan Energi di kelas X SMA N 2 Bantul, (2) mengetahui peningkatan penguasaan materi peserta didik yang menggunakan perangkat pembelajaran fisika berbasis Scientific Investigation, dan (3) mengetahui ketercapaian keterampilan peserta didik yang menggunakan perangkat pembelajaran fisika berbasis Scientific Investigation. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (RD) dengan 4D Models (Define, Design, Develop, Disseminate). Perangkat pembelajaran yang dikembangkan berupa RPP, LKPD, dan instrumen penilaian. Kelayakan perangkat pembelajaran dianalisis menggunakan simpangan baku ideal, Content Validity Index dan Percentage of Agreement. Analisis data penelitian dilakukan dengan mencari skor Normalized Gain dan Percentage Correction. Hasil penelitian ini adalah (1) perangkat pembelajaran fisika berbasis model pembelajaran Scientific Investigation layak digunakan untuk pokok bahasan Usaha dan Energi di kelas X SMA N 2 Bantul. (2) peningkatan rendah ( = 0,22) pada penguasaan materi peserta didik, (3) ketercapaian keterampilan proses sains peserta didik pada pertemuan pertama 55,02% (kurang baik), pertemuan kedua 65,42% (cukup baik), pertemuan ketiga 68,96% (cukup baik). Kata kunci: scientific investigation, penguasaan materi, keterampilan proses sains Abstract This study aimed (1) to produce a scientific investigation learning model of physics instructional set suitable on the subject matter of work and energy in X MIPA 2, 2 Bantul High School, (2) to know the improvement of students’ mastery learning who follow physics learning based on Scientific Investigation learning model, and (3) to know the achievement of students’ science process skills who follow physics learning based on Scientific Investigation learning model,. This study was categorized as Research and Development (R D) by four-D model namely define, design, develop, and disseminate. The developed instructional set was in the form of a lesson plan, students’ worksheet, and assessment tool. The feasibility of instructional set analyzed by using ideal standard deviation, Content Validity Index, and Percentage of Agreement. Data analyzed by searching the normalized gain score, and percent correction score. The result of this research is (1) the Scientific Investigation learning model of physics instructional set suitable to improve the mastery learning and science process skills, (2) a low improvement ( = 0.22) of mastery learning, (3) the achievement of science process skills of the students in the first meeting was 55.02% and categorized as low, the second meeting 65.42% and categorized as pretty good, the third meeting 68.96% and categorized as pretty good. Keywords : scientific investigation, mastery learning, science process skills
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS OUTBOUND GUNA PENINGKATAN PENGUASAAN MATERI DAN PENCAPAIAN KREATIVITAS PESERTA DIDIK KELAS X MAN YOGYAKARTA II DEVELOPMENT OF OUTBOUND BASED PHYSICS LEARNING INSTRUMENT FOR IMPROVING MAN YOGYAKARTA II 10TH GRADE STUDENT’S COMPREHENSION AND CREATIVITY ACHIEVEMENT Pramita Damayanti Pramita Damayanti; Yusman Wiyatmo Yusman Wiyatmo
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan perangkat pembelajaran fisika berbasis outbound yang layak untuk pembelajaran guna peningkatan penguasaan materi dan pencapaian kreativitas peserta didik, (2) mengetahui peningkatan penguasaan materi gerak melingkar beraturan peserta didik kelas X MAN Yogyakarta II yang mengikuti pembelajaran fisika berbasis outbound, (3) mengetahui capaian kreativitas peserta didik kelas X MAN Yogyakarta II yang mengikuti pembelajaran fisika berbasis outbound. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan 4D Models. Pada tahap Define, merencanakan perangkat pembelajaran gerak melingkar beraturan dengan kegiatan outbound untuk peningkatan penguasaan materi dan pencapain kreativitas peserta didik. Tahap Design: merancang produk perangkat pembelajaran berupa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD). Tahap Develop: Validasi draft produk oleh validator ahli dan validator praktisi, uji lapangan terbatas, dan uji lapangan operasional. Tahap Disseminate: penyebarluasan perangkat pembelajaran hasil pengembangan. Data penelitian ini adalah penilaian dan saran perbaikan perangkat pembelajaran dari validator yang dijaring melalui angket validasi, penguasaan materi awal dan akhir melalui tes, serta kreativitas peserta didik melalui angket dan observasi. Analisis data menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif untuk merevisi dan mengetahui kelayakan perangkat pembelajaran hasil pengembangan. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) telah dihasilkan perangkat pembelajaran gerak melingkar beraturan berbasis outbound yang layak digunakan untuk pembelajaran guna peningkatan penguasaan materi dan pencapaian kreativitas peserta didik, (2) peningkatan penguasaan materi gerak melingkar beraturan peserta didik dalam kategori sedang dengan nilai standar gain sebesar 0,59, dan (3) capaian kreativitas peserta didik dalam kategori baik dengan persentase 48% berdasarkan angket dan 72 % berdasarkan hasil observasi dari keseluruhan peserta didik. Kata-kata kunci: perangkat pembelajaran, outbound, mata pelajaran fisika SMA/MA, penguasaan materi, kreativitas Abstract This research aims to: (1) produce a outbound based physics learning instrument which is eligible for learning in order to increase student’s comprehension and to achieve the creativity of studentss, (2) know the comprehension improvement on circular motion of in MAN Yogyakarta II who follow outbound based physics learning, (3) know the creativity achievements of 10th grade students in MAN Yogyakarta II who follow outbound based physics learning. The method of this research was Research and Development with 4D Models. Define stage, defined a circular motion learning instrument with outbound activities to increase student’s comprehension and achieve the creativity of students. Design stage: designed learning instrument products such as Learning Implementation Plan (RPP) and Students Worksheet (LKPD). Develop stage: validated products draft by experts and practitioners , limited field testing, and operational field testing. Disseminate stage: distributed the results of the learning instrument development. Data of this research were the assessment and remediation of learning instrument were captured through a questionnaire validation, student’s comprehension through the test, creativity of students through a questionnaire and observation. Analysis of data used qualitative and quantitative analysis to revise and determine the feasibility of learning instrument development results. The results of this research were: (1) an outbound based circular motion learning instrument which is feasible for learning in order to increase student’s comprehension and to achieve the creativity of students has been produced, (2) improvement student’s comprehension on circular motion in the medium category with a standard gain value of 0.59, and (3) the creativity achievements of students in good categories with a percentage of 48% based on the questionnaire and 72% based on the observation of all students. Keywords: learning instrument, outbound, physics SMA / MA, student’s comprehension, creativity
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS SOFTWARE ARTICULATE STORYLINE GUNA MENINGKATKAN SIKAP ILMIAH DAN PEMAHAMAN KONSEP Febriansyah, Bagus; Pujianto, Pujianto
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 10, No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpf.v10i2.18351

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran fisika berbasis software articulate storyline yang layak digunakan dalam pembelajaran materi usaha dan energi, mengetahui kategori peningkatan sikap ilmiah dan pemahaman konsep peserta didik setelah menggunakan media pembelajaran fisika berbasis software articulate storyline dalam pembelajaran materi usaha dan energi. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (RD) dengan model 4D yang terdiri dari tahap define, design, development, dan dissemination. Subjek penelitian adalah peserta didik dari kelas X dan XI MIPA di SMA Negeri 1 Talun tahun ajaran 2021/2022. Teknik sampling yang digunakan untuk menentukan kelas pada uji coba lapangan adalah purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran fisika berbasis software articulate storyline yang telah dikembangkan layak untuk digunakan dalam pembelajaran materi usaha dan energi, media pembelajaran fisika berbasis software articulate storyline yang telah dikembangkan mampu meningkatkan sikap ilmiah peserta didik pada uji coba lapangan dengan kategori peningkatan sedang dan pemahaman konsep dengan kategori peningkatan tinggi.Kata Kunci: media pembelajaran; articulate storyline; sikap ilmiah; pemahaman konsep.
DEVELOPMENT OF STUDENT’S WORKSHEET (LKPD) BASED ON MULTIPLE REPRESENTATIONS TO INCREASE THE INTEREST AND RESULT OF PHYSICS LEARNING STUDENT Endang Surani , Yusman Wiyatmo
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 7, No 4 (2018): Jurusan Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) menghasilkan LKPD berbasis representasi ganda yang layak digunakan untuk pembelajaran fisika; (2) mengetahui besar peningkatan minat belajar peserta didik; dan (3) mengetahui besar peningkatan hasil belajar peserta didik.Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (RD) dengan model 4-D (Define, Design, Develop, dan Disseminate). Subjek pada penelitian ini adalah peserta didik kelas X MIPA 6 SMA Negeri 2 Klaten. Teknik validitas instrumen menggunakan SBI, CVI, CVR, danPercentage ofAgreement, sedangkan analisis hasil menggunakan Standard Gain dan Interjudge Agreement. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) telah dihasilkan LKPD berbasis representasi ganda yang layak digunakandalam pembelajaran dengan kategori sangat baik; (2) peningkatan minat belajar peserta didik melalui LKPD berbasis representasi ganda dengan sebesar 0,52 dengan kategori sedang; (3) peningkatan hasil belajar fisika peserta didik melalui LKPD berbasis representasi ganda sebesar 0,55 dengan kategori sedang. Kata kunci: LKPD, Representasi Ganda, minat belajar, hasil belajar fisika Abstract This research was aimed (1) to produce a Student’s Worksheet (LKPD) based on Multiple Representations to increase the interest and result of physics learning student; (2) to know how much the increase of resultphysics learning student;(3) to know how much the increase study interest.The type of the research is Research and Development (RD) with 4-D model (Define, Design, Develop, and Disseminate). The main data of the research are the learners in X MIPA 6 class, SMA Negeri 2 Klaten. The technique of analysis instrument validity use SBI, CVI, CVR, and Percentage ofAgreement, whereas for analyzing the learning result use Standard Gain and Interjudge Agreement (IJA). The result of this research showed that(1) LKPD based on Multiple Representationssuitable with good category to increase the interest and result of physics learning student;2) the increase of learning interest is 0.52 with medium category,and (3) the increase of result physics learning is 0,55 with medium category Keyword: Student’s Worksheet (LKPD), Multiple Representations, learning interest,result of physics learning
INFLUENCE OF DIRECT INSTRUCTION MODEL AND TEAMS GAME TOURNAMENT MODEL ON ENHANCEMENT OF LEARNING MOTIVATION AND UNDERSTANDING PHYSICS CONCEPT Fidiyah Nuraini , Suyoso
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 7, No 2 (2018): Jurusan Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran DI dan TGT terhadap peningkatan motivasi belajar fisika dan peningkatan penguasaan konsep fisika peserta didik kelas X MIPA 1 dan X MIPA 2 SMAN 1 Turi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain quasi experimental design. Subjek penelitian adalah peseta didik kelas X MIPA 1 dan X MIPA 2 SMAN 1 Turi. Penelitian dilakukan dengan menerapkan model pembelajaran DI dan TGT. Model pembelajaran DI diterapkan pada kelas eksperimen 1 dengan 26 peserta didik. Sedangkan model pembelajaran TGT diterapkan pada kelas eksperimen 2 dengan 29 peserta didik. Pengumpulan data dilakukan dengan pemberian angket motivasi awal dan angket motivasi akhir kepada peserta didik untuk mengukur peningkatan motivasi. Peningkatan penguasaan konsep diukur dengan pretest dan posttest. Hasil nilai tes dan skor angket motivasi diuji dengan uji Mann-Whitney U untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan penguasaan konsep dan motivasi belajar sebelum dan sesudah penggunaan model pembelajaran. Besarnya peningkatan penguasaan konsep dan motivasi belajar dianalisis dengan analisis gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Model pembelajaran DI berpengaruh terhadap penguasaan konsep namun tidak berpengaruh terhadap motivasi belajar. Sedangkan model pembelajaran TGT berpengaruh terhadap keduanya. Model pembelajaran TGT lebih efektif untuk meningkatkan motivasi belajar dan pengasaan konsep. Kata Kunci: Eksperimen, Direct Instruction (DI), Teams Game Tournament (TGT), motivasi belajar, penguasaan konsep. Abstract This research aims to know the influence of direct learning model and cooperative learning model type teams game tournament (TGT) on enhancement of learning motivation and understanding physics concept. This research is an experimental research with quasi experimental design. The subjects were students from class X of MIPA 1 and X MIPA 2 SMAN 1 Turi. The study was conducted by applying DI and TGT learning model. DI learning model applied to experiment class 1 with 26 students. While the TGT learning model applied to experiment class 2 with 29 students. The data collection was done by giving the initial motivation questionnaire and the final motivation questionnaire to the students to measure the enhancement of motivation. Enhancement of understanding physiscs concept measured by pretest and posttest. The results of test scores and motivation questionnaire scores were tested by Mann-Whitney U test to determine whether there was a difference in understanding physics concepts and learning motivations before and after the use of learning models. The magnitude of the enhancement of understanding physics concepts and learning motivation was analyzed by gain analysis. The result of the research shows that DI learning model has an effect on the understanding concept but has no effect on learning motivation. While the TGT learning model influences both. The TGT learning model is more effective to improve learning motivation and the understanding concept. Keywords: Direct Instruction (DI), Teams Game Tournament (TGT), learning motivation, understanding physics concept
PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS CONCEPTUAL ATTAINMENT UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS PADA MATERI KESEIMBANGAN DAN DINAMIKA ROTASI DEVELOPMENT OF STUDENT WORKSHEET WITH CONCEPTUAL ATTAINMENT METHOD TO IMPROVE CONCEPTS UNDERSTANDING AND SCIENCE PROCESS SKILLS IN EQUILIBRIUM AND ROTATIONAL DINAMICS Syella Ayunisa Rani Syella Ayunisa Rani; Yusman Wiyatmo Yusman Wiyatmo
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTujuan penelitian adalah untuk: (1) menghasilkan LKPD berbasis Conceptual Attainment, (2)mengetahui peningkatan pemahaman konsep, (3) mengetahui peningkatan keterampilan proses sains.Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan desain Four D Models (define, design, develop,dan disseminate). Produk yang dikembangkan diujicoba di kelas XI SMA Negeri 1 Magelang, 20 pesertadidik untuk uji terbatas dan 33 peserta didik untuk uji lapangan. Hasil penelitian: (1) dihasilkan LKPDberbasis Conceptual Attainment yang layak digunakan dilihat dari penilaian kesesuaian tata bahasa dantampilan PA 96,97%, kesesuaian pembelajaran berbasis Conceptual Attainment PA 95,24%, dan kesesuaianpembelajaran untuk meningkatkan keterampilan proses sains PA 95%, ketiganya dalam kategori sangatbaik. Kecenderungan respon peserta didik terhadap aspek penilaian LKPD adalah setuju, dengan persentaseuji terbatas 78% dan uji lapangan 89%. (2) Peningkatan pemahaman konsep uji terbatas 0,56 dan ujilapangan 0,50, keduanya dalam kategori sedang. (3) Peningkatan keterampilan proses sains tidak signifikanpada uji terbatas maupun pada uji lapangan dengan range 0,1-0,3.Kata kunci: LKPD, Conceptual Attainment, pemahaman konsep, keterampilan proses sainsAbstractThis research aims were to: (1) produce Conceptual Attainment student worksheet, (2) know conceptsunderstanding improvement, (3) know science process skills improvement. This was a developmentresearch by using 4-D models (define, design, develop, and disseminate). The development product wastested in grade XI SMA Negeri 1 Magelang, 20 students for limited test and 33 students for field test. Theresearch results: (1) were produced student worksheet based on validator’s score from language structureand design PA 96.97%, appropriate learning with Conceptual Attainment method PA 95.24%, and learningto improve science process skills PA 95%, which all aspects got the best category. Almost students agreedto the worksheet with presentation 78% for limited test and 89% for field test. Concepts understandingimprovement based on Normalized Gain (g) were 0.56 for limited test and 0.50 for field test. Scienceprocess skills improvement weren’t significant for all the test with range 0.1-0.3.Keywords: student worksheet, Conceptual Attainment, concept understanding, science process skills
PENGARUH MEDIA QUIZIZZ TERHADAP MOTIVASI BELAJAR DAN HASIL BELAJAR FISIKA PESERTA DIDIK KELAS X SMA NEGERI KARANGPANDAN Ririn Setyaningsih; Juli Astono
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 8, No 4 (2021): Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara penerapan media Quizizz dan Google Formulir terhadap peningkatan hasil belajar dan motivasi belajar peserta didik, mengetahui manakah yang lebih efektif antara penerapan media Quizizz dan Google Formulir terhadap peningkatan hasil belajar dan motivasi belajar peserta didik Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain penelitian nonequivalent control group design. Instrumen pengumpulan data yaitu soal tes, angket motivasi belajar dan lembar observasi keterlaksanaan RPP. Analisis data hasil belajar dan motivasi belajar dilakukan dengan menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji Mann-Whitney dan uji Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh antara penerapan media Quizizz dan Google Formulir terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik dan tidak ada pengaruh terhadap peningkatan motivasi belajar peserta didik, pembelajaran Momentum dan Impuls dengan media Quizizz lebih efektif dari pada media Google Formulir ditinjau dari hasil belajar peserta didik dan tidak efektif ditinjau dari motivasi belajar peserta didik. Kata kunci : Quizizz, Hasil Belajar, Motivasi Belajar
PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS CONCEPTUAL ATTAINMENT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR RANAH KOGNITIF DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS PESERTA DIDIK KELAS X SMA PADA MATERI POKOK HUKUM NEWTON TENTANG GERAK THE DEVELOPMENT OF PHYSICS CONCEPTUAL-ATTAINMENT-BASED STUDENT WORKSHEET TO IMPROVE COGNITIVE ACHIEVEMENT AND SCIENTIFIC PROCESS SKILL FOR TENTH GRADE STUDENTS OF SENIOR HIGH SCHOOL ON THE SUBJECT MATTER OF NEWTON’S LAWS OF MOTION Indri Frastiyanti; Sukardiyono Sukardiyono
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan LKPD berbasis Conceptual Attainment, mengetahui peningkatan hasil belajar ranah kognitif dan keterampilan proses sains peserta didik setelah diimplementasikan LKPD berbasis Conceptual Attainment. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan desain penelitian model 4-D (Four D Models) yang dilaksanakan dalam 4 tahap, meliputi: pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop), dan penyebaran (disseminate). Hasil penelitian ini adalah: 1) LKPD berbasis Conceptual Attainment yang layak digunakan dalam meningkatkan hasil belajar ranah kognitif dan keterampilan proses sains peserta didik kelas X SMA berdasarkan penilaian penelaah dengan kategori sangat baik, 2) Hasil belajar ranah kognitif peserta didik mengalami peningkatan dari rata-rata 70 menjadi 75,56 pada kelas uji coba terbatas dan 76,28 pada kelas uji coba lapangan, dan 3) Rata-rata ketercapaian peserta didik pada keterampilan proses sains pada uji coba terbatas sebesar 91,3% dan 93% pada uji coba lapangan serta keduanya termasuk dalam kategori sangat baik.  Kata Kunci: Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD), Conceptual Attainment, hasil belajar ranah kognitif, keterampilan proses sains.   ABSTRACT This research aimed to produce Conceptual-Attainment-based student worksheet, to determine the improvement of cognitive and scientific process skill achievement of senior high school student which is applied Conceptual-Attainment-based student worksheet. This research was conducted by 4-D models of research and development design through four steps such as define, design, develop, and disseminate. The research results showing that 1) Conceptual-Attainment-based student worksheet is appropriate to improve of cognitive and scientific process skill achievement of tenth grade student of senior high school based on experts judgment and it is very good categorize of worksheet, 2) the increase result of cognitive learning students having an increase in from average 70 into 75.56 in trials limited class and 76.28 in trials field class, and 3) The average of student achievement in scientific process skill was 91.3% and 93%, in trials limited and trials field, and both results were in the category of very good. keywords: student worksheet, conceptual attainment, cognitive learning, scientific process skill
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS MINDSCAPING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN KREATIF PESERTA DIDIK KELAS X SMA THE DEVELOPMENT OF STUDENTS WORKSHEET (LKPD) BASED ON MINDSCAPING TO IMPROVE CRITICAL AND CREATIVE THINGKING SKILLS IN GRADE X STUDENTS OF SENIOR HIGH SCHOOL dwitami hediati; edi istiyono
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 6, No 8 (2017): Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dwitami Hediati, Edi Istiyono (dwihediati@gmail.com) ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan produk LKPD berbasis mindscaping yang layak digunakan dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan kreatif peserta didik kelas X SMA pada materi impuls dan momentum linear, dan (2) mengetahui pengaruh penggunaan LKPD berbasis mindscaping dalam proses pembelajaran terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis dan kreatif peserta didik kelas X SMA pada materi impuls dan momentum linear.Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan 4-D model yang dilaksanakan dalam 4 tahap, yaitu: Define, Design, Develop, dan Disseminate. Desain uji produk lapangan adalah randomized control group pretest-posttest design. Data yang diamati adalah respon peserta didik, penilaian LKPD hasil pekerjaan peserta didik, aktivitas peserta didik, dan penilaian mindscaping.Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk LKPD berbasis mindscaping yang diujicobakan pada peserta didik kelas X MIPA 1 (1) layak digunakan dalam proses pembelajaran berdasarkan penilaian dari dosen fisika dan guru fisika pada aspek penilaian didaktif, konstruksi, dan teknis yang memiliki kategori sangat baik, dengan proses pembelajaran sesuai dengan total waktu yang dibutuhkan, serta respon positif peserta didik terhadap LKPD berbasis mindscaping, dan (2) terdapat pengaruh dalam penggunaan LKPD berbasis mindscaping. Hasil posttest pada t-test menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kritis dan kreatif masing-masing bernilai sama yaitu 0,000 0,05. Artinya terdapat pengaruh dari penggunaan LKPD berbasis mindscaping dengan LKPD konvensional, serta secara signifikan ketercapaian peserta didik dalam keterampilan berpikir kritis dan kreatif secara rata-rata dalam penggunaan LKPD berbasis mindscaping berdasarkan gain skor mengalami peningkatan sebesar 39,7% dan 41,7%, sedangkan pada LKPD konvensional mengalami peningkatan sebesar 32,1% dan 35,1%. Kata kunci: LKPD, mindscaping, keterampilan berpikir kritis dan kreatif  ABSTRACT           The objectives of this research are: (1) to produce LKPD based on mindscaping product which is feasible to be used in learning process to improve critical thinking and creative skills of grade X of senior high school on impulses and linear momentum, and (2) to know the effect of LKPD based on mindscaping in process learning on improving critical and creative thinking skills grade X of senior  high school students on impulse material and linear momentum. This type of research is a developmental study using 4-D model implemented in 4 stages: Define, Design, Develop, and Disseminate. Product field test design is randomized control group pretest-posttest design. The observed data indicate that LKPD based on mindscaping product tested on the students of  X MIPA 1 class (1) is feasible to be used in the learning process based on the appraisal of physics and physics teacher lecturers on the aspects of active, construction, and technical assessments that have very good categories, with learning process in accordance with the total time required, and positive response of learners to LKPD based on mindscaping, and (2) there is influence in the use of  LKPD based on mindscaping. The posttest result on the t-test shows that critical and creative thinking skills are each valued at 0,000 0,05. This means that there is influence from the use of LKPD based on mindscaping with conventional LKPD, as well as significantly achievement of learners in critical thinking and creative thinking on average in the use of mindset based LKPD based on gain score increased by 39,7% and 41,7%, while in the conventional LKPD increased by 32,1% and 35,1%. Keywords: LKPD, Mindscaping, Critical and Creative Thinking Skills
PENGEMBANGAN LKS EKSPERIMEN DENGAN MEDIA SIMULASI VIRTUAL LAB PhET UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN PENGUASAAN MATERI Zunyatus Zahro , Pujianto
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 7, No 6 (2018): Jurusan Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah (1) menghasilkan LKS eksperimen dengan media simulasi virtual lab PhET yang layak untuk meningkatkan keterampilan proses sains pada siswa kelas XI SMA, (2) mengetahui peningkatan keterampilan proses sains siswa kelas XI SMA dalam pembelajaran menggunakan LKS eksperimen dengan media simulasi virtual lab PhET materi pembiasan cahaya, (3) Mengetahui peningkatan penguasaan materi siswa kelas XI semester 2 SMA dalam pembelajaran menggunakan LKS eksperimen dengan media simulasi virtual lab PhET materi Pembiasan Cahaya, dan (4) mengetahui respon siswa kelas XI SMA dengan penggunaan LKS eksperimen berbantuan media simulasi virtual lab PhET pada proses pembelajaran fisika. Penelitian ini menggunakan desain Model 4-D sebagai sebagai desain penelitian pengembangan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 5 SMA N 4 Yogyakarta tahun 2017/2018. Instrumen penelitian yang digunakan berupa RPP, LKS eksperimen, soal tes, lembar observasi keterampilan proses sains, lembar observasi keterlaksanaan RPP, lembar angket respon siswa, dan lembar validasi. Analisis lembar validasi RPP, LKS, soal tes, dan angket respon menggunakan SBI, analisis keterlaksanaan RPP menggunakan IJA, analisis butir soal pada uji terbatas menggunakanAlpha Cronbach, analisis penguasaan materi peserta didik menggunakan standar gain, dan analisis keterampilan proses sains menggunakan teknik konversi nilai persen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) LKS eksperimen dengan media simulasi virtual lab PhET layak digunakan untuk meningkatkan keterampilan proses pada siswa kelas XI semester 2 SMA N 4 Yogyakarta. (2) LKS eksperimen dapat meningkatkan keterampilan proses sains dengan rata-rata skor total yang semakin meningkat dari praktikum 1 sampai praktikum 3, pada praktikum 1 adalah 3,05 (sangat baik), praktikum 2 adalah 3,31 (sangat baik), dan praktikum 3 adalah 3,60 (sangat baik). (3) LKS eksperimen dapat meningkatkan penguasaan materi dengan skor standart gain (g) 0,79 dalam kriteria tinggi. Dan (4) Respon siswa terhadap LKS eksperimen yaitu dapat memudahkan dan membantu proses belajar fisika dengan rata-rata skor 3,15 dengan kriteria baik. Kata kunci :LKS eksperimen, keterampilan proses sains, dan penguasaan materi. Abstract This study aimed to: (1) produce experiment’s LKSwith virtual lab PhET simulation that is feasible to use during physics learning to improve science process skills and mastery of material for high school students, (2) knowing the achievement of science process skills of students in learning using experiment’s LKS with virtual lab PhET simulation, (3) knowing the increase in material mastery of high school students after participating in learning using experiment’s LKS with virtual lab PhET simulation, (4) knowing the students' responses to the use of experiment’s LKS with virtual lab PhET simulation in the physics learning process. This research uses a 4-D Model design as a research development design. The research subjects were students of class XI MIPA 5 SMA Yogyakarta. The research instruments used were RPP, experiment’s LKS, test questions, observation sheets of science process skills, RPP implementation observation sheets, student response questionnaire sheets, and validation sheets. Analysis of RPP validation sheet, experiment’s LKS, test questions, and response questionnaire using SBI, RPP implementation analysis using IJA, analysis of items in limited tests using Alpha Cronbach, material mastery analysis of students using standard gain , and analysis of science process skills using percent value conversion techniques. The results showed that: (1) Experiment’s LKS with virtual lab PhET simulation were appropriate to be used for the learning of high school students on second semester at SMA N 4 Yogyakarta. (2) Experiment’s LKS can be increase of process skills of students showed good category, this is based on increase the average practicum score 1 is 3,05 (good), practicum 2 score is 3,31 (very good), and practicum 3 of 3,60 (very good). (3) Experiment’s LKS can be increase in material mastery of students after learning using experiment’s LKS is included in the high category with a standard gain of 0,79 at high criteria. And (4) questionnaire responses of students using experiment’s LKS can facilitate and support in physic’s learning process, the average score obtained is 3,15 included in the good category. Keywords:LKS, science process skills, and mastery of material.

Page 9 of 22 | Total Record : 211


Filter by Year

2016 2025