cover
Contact Name
Firman Firdausi
Contact Email
journal.issr@gmail.com
Phone
+6285230383570
Journal Mail Official
journal.issr@gmail.com
Editorial Address
Perum Pesona Mutiara, Karangwidoro, Dau, Kabupaten Malang 65151
Location
Kab. malang,
Jawa timur
INDONESIA
Indonesian Social Science Review
ISSN : 30260035     EISSN : 30257352     DOI : -
This paper is a means of scientific communication in social science fields such as Sociology, Administration, Communication, Politics, Law and Public Policy.
Articles 30 Documents
Analisis Perencanaan dalam Pemanfaatan Rest Area pada Jalan Tol Kawasan Probolinggo Setiamandani, Emei Dwinanarhati; Firdausi, Firman; Dewi, Dewa Ayu Putu Shandra; Setiawan, Muhammad Nur Romi Amin
Indonesian Social Science Review Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/issr.v2i1.50

Abstract

Development planning on a global and national scale has a very clear direction. This is stated in the SDG's which were updated after the MDG's program. In SDG's planning, it is very important to have an element of sustainability in terms of products, energy, natural resources and human resources. One of the infrastructure developments in Indonesia, one of which is toll roads. The construction of toll roads must also annul the objectives of the direction of development in Indonesia and globally. One that is built in the construction of highways is a rest area. Utilization of rest areas on toll roads has a socio-environmental impact on the surrounding area. The Probolinggo highway is a new road so studies are needed for future development. This study uses a qualitative method based on description. Through primary and secondary data analysis, it was found that the construction of a rest area in the Probolinggo area annulled the important points of the SDGs by using sustainable development and involving all development actors as rest area partners. Perencanaan pembangunan di dunia dan skala nasional sudah sangat jelas arahnya. Hal ini tertuang dalam SDG’s yang diperbarui setelah program MDG’s. Pada perencanaan SDG’s penting sekali adanya unsur keberlanjutan baik dari segi produk, energi, sumber daya alam dan sumber daya manusia. Salah satu pembangunan infrastruktur di Indonesia salah satunya adalah jalan tol. Pembangunan jalan tol juga harus menganulir tujuan dari arah pembangunan di Indonesia maupun global. Salah satu yang dibangun dalam pembangunan jalan tol adalah rest area. Pemanfaatan rest area di jalan tol memiliki dampak sosial-lingkungan pada wilayah yang ada di sekitarnya. Jalan tol probolinggo merupakan jalan tol yang masih baru sehingga diperlukan kajian-kajian untuk pengembangan pembangunan dalam jangka waktu di masa depan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang berbasis pada deskripsi. Melalui analisa data primer dan sekunder ditemukan bahwa pembangunan rest area di kawasan probolinggo menganulir poin penting dari SDG’s dengan menggunakan sustainable development dan melibatkan semua aktor pembangunan sebagai mitra rest area.
Penerapan Bahasa Jurnalistik Radio pada Berita Ekonomi dalam Program “Halo Bharabas” di Radio Bharabas FM Pekanbaru Monika, Dinda; Wahidar, Tutut Ismi
Indonesian Social Science Review Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/issr.v2i1.54

Abstract

Using language in journalism is very important. This research aims to find out how journalistic language is applied in the "Halo Bharabas" program on Radio Bharabas FM Pekanbaru. On this research, the researcher used the concept of radio journalistic language by Harley Prayudha. The researcher used descriptive qualitative method. The subject of this research is Bharabas FM Radio and the object is how is the application of radio journalistic language in economics news. The techniques of data collections are observing, interviewing and documenting. The research located in Kali Putih Street number 3, Pekanbaru City, Riau. The sources of the data are collected from President Director of Bharabas radio, script editor and news manager, who is also the radio announcer on Radio Bharabas. From the data, the researcher found the application of radio journalistic language in economics news in Halo Bharabas program based on Harley Prayudha concept, there are five points among twelve of characteristics that applicated in Bharabas FM pekanbaru program.Those are, limited vocabulary, the using of abbreviation is still could be found, simple sentences are not implementing well, have not used the transition words and supported by the voice prompt still happening repeatedly.  And the last is there are structural of negative sentences. The most incompatibility that frequently found are the utilization of abbreviation. The researcher collected thirteen news and only found a single of them that do not contain the abbreviation. For instance, on the second news found that there are seven abbreviation such as, HET, SPHP, PIBC, Satgas, Bulog, Polres and Polsek. Penggunaan bahasa dalam jurnalistik sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan bahasa jurnalistik dalam program “Halo Bharabas” di Radio Bharabas FM Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan konsep bahasa jurnalistik radio menurut Harley Prayudha. Pendekatan yang digunakan ialah kualitatif dengan metode penelitian yakni deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini ialah Radio Bharabas FM, dan objekya ialah penerapan bahasa jurnalistik radio pada program berita ekonomi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni observasi, wawancara, dan dokumentasi. Lokasi penelitian berada di kantor Radio Bharabas yang beralamat di Jalan Kali Putih No 3, Kota Pekanbaru, Riau. Informan dalam penelitian ini ialah direktur utama Radio Bharabas, Penata naskah sekaligus manager pemberitaan Radio Bharabas, dan penyiar Radio Bharabas.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan bahasa jurnalistik radio pada berita ekonomi dalam program “Halo Bharabas” di Radio Bharabas FM Pekanbaru masih terdapat lima dari dua belas karakteristik menurut Harley Prayudha yang belum diterapkan dengan baik. Lima karakteristik tersebut ialah kosata kata terbatas, masih menggunakan singkatan-singkatan, belum mengunakan kalimat yang sederhana, belum menggunakan kata transisi dan petunjuk suara lebih sering, dan masih terdapat susunan kalimat negatif. Ketidaksesuaian yang paling sering ditemukan yakni dalam penggunaan singkatan-singkatan, dari tiga belas berita hanya satu berita yang tidak terdapat penggunaan singkatan. Contohnya pada berita dua dimana ditemukan tujuh singkatan seperti HET, SPHP, PIBC, Satgas, Bulog, Polres, dan Polsek.
Komunikasi Persuasif pada Rumah Sakit Umum Daerah Wates untuk Penguatan Hubungan dengan Pelanggan di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta Amborowati, Lely; Nurdiarti, Rosalia Prismarini
Indonesian Social Science Review Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/issr.v2i1.71

Abstract

A persuasive communication strategy as a form of strengthening customer relations in hospitals is very necessary. This is one of the duties of a public relations person, in establishing and maintaining the hospital's image. This research aims to examine and find out the strategies used by officers when lobbying and negotiating in handling customer complaints at the Wates regional general hospital to reach an agreement. This type of research is a qualitative descriptive study. Data was obtained by conducting interviews with 2 patients, 1 management expert and 2 doctors, observation and documentation. From this research, the results showed that the lobbying and negotiation strategy carried out by RSUD Wates went through several stages, namely preparation, building relationships, gathering information, using information, offering, closing offers, implementing agreements. The importance of the presence and role of public relations in handling complaints also plays a role as a facilitator in the problem-solving process. It can be seen that the ranks/TOP management also plays a role as public relations, which supports and helps the problem-solving process and in handling various customer complaints at a serious level, so that the image and reputation of the hospital can be maintained well. Strategi komunikasi persuasif sebagai bentuk penguatan relasi pelanggan pada rumah sakit sangat diperlukan hal ini merupakan salah satu ketugasan dari seorang public relation, dalam membentuk maupun mempertahankan citra rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mengetahui bagaimana strategi yang digunakan oleh petugas saat melakukan lobi dan negosiasi dalam penanganan keluhan pelanggan pada rumah sakit umum daerah wates untuk mencapai kesepakatan. Jenis penelitian ini adalah studi deskriptif kualitatif. Data diperoleh dengan melakukan wawancara bersama 2 pasien, 1 piham manajemen dan 2 dokter, observasi dan dokumentasi. Dari riset ini diperoleh hasil bahwa Strategi lobi dan negosiasi yang dilakukan oleh RSUD Wates melalui beberapa tahapan yaitu persiapan, pembinaan hubungan, pengumpulan informasi, penggunaan informasi, penawaran, menutup penawaran, menerapkan kesepakatan. Pentingnya kehadiran dan peran public relation dalam penanganan keluhan juga berperan sebagai fasilitator proses pemecahan masalah terlihat jajaran / TOP manajemen berperan juga sebagai public relation, yang mendukung dan membantu proses pemecahan masalah serta dalam menangani berbagai keluhan pelanggan di level berat, sehingga citra dan reputasi rumah sakit dapat terjaga dengan baik.
Inovasi Jaringan Pelayanan Bagi Penyandang Disabilitas (Jalan Pintas) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kabupaten Pasuruan Riberu, Maria Gabriella; Wulandary, Roro Merry Chornelia; Ra'is, Dekki Umamur
Indonesian Social Science Review Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/issr.v2i1.72

Abstract

Administrative services in Indonesia are still an issue that needs comprehensive attention and resolution. There is still discrimination in public service practices for vulnerable groups of persons with disabilities. Therefore, public service providers must be based on social justice without discriminatory elements. As stated in Law Number 25 of 2009 concerning public services which is a breath of fresh air in efforts to provide good public services. So innovation is needed which is the main need as an answer to the various problems that are being faced. This study aims to find out the innovation of "Jalan Pintas" in the Pasuruan Regency Population and Civil Registration Office and what are the factors that influence the innovation of "Shortcuts".  This research method uses qualitative methods. The data collection techniques used are interviews, observation, and documentation. The informant determination technique is purposive sampling, namely the head of the information management division of the population administration and the community with disabilities. The results of the researcher's research show that this innovation is seen from the advantages, suitability, complexity, possibility of being tried and then observed to obtain the results that this innovation makes it easier for people with disabilities to fulfill population documents for people who have physical and mental limitations. The results in this Shortcut innovation service are in the form of Biodata, KK, and KTP-El. As for the supporting factors, namely the laws that regulate and facilities and infrastructure. And the inhibiting factor is the awareness of people with disabilities on the importance of population documents and network constraints during services. Pelayanan administrasi di Indonesia masih menjadi persoalan yang perlu memperoleh perhatian dan penyelesaian yang komperhensif. Masih ada diskriminasi dalam praktik pelayanan publik bagi kelompok rentan penyandang disabilitas. Maka dari itu penyelenggara pelayanan publik harus berasaskan keadilan sosial tanpa unsur diskriminatif. Seperti yang tertera dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang pelayanan publik yang menjadi angin segar dalam upaya peneyedian pelayanan publik yang baik. Maka diperlukan inovasi yang menjadi kebutuhan utama sebagai jawaban atas beragam persoalan yang tengah dihadapi. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui inovasi “Jalan Pintas” di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Pasuruan dan apa saja faktor yang mempengaruhi inovasi “Jalan Pintas”.  Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik penentuan informan adalah purposive sampling yaitu kepala bidang pengelolaan informasi administrasi kependudukan dan masyarakat penyandang disabilitas. Hasil penelitian peneliti menunjukan bahwa Inovasi ini dilihat dari keuntungan, kesesuaian, kerumitan, kemungkinan dicoba dan kemudian diamati memperoleh hasil bahwa inovasi ini memudahkan masyarakat penyandang disabilitas dalam memenuhi dokumen kependudukan bagi masyarakat yang mempunyai keterbatasan fisik dan mental. Hasil dalam pelayanan inovasi Jalan Pintas ini berupa Biodata, KK, dan KTP-El. Sedangkan untuk faktor pendukung yaitu Undang-Undang yang mengatur serta sarana dan prasarana. Dan faktor penghambat yaitu kesadaran masyarakat penyandang disabilitas terhadap pentingnya dokumen kependudukan dan kendala jaringan saat pelayanan
Inovasi Siap Melayani Di Rumah (Si Mamah) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kabupaten Pasuruan Febriani, Reni; Sasmito, Cahyo; Nadeak, Hendrison
Indonesian Social Science Review Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/issr.v2i1.74

Abstract

Public services emerged with various forms of innovation provided. The purpose of the innovation service is to provide a service through good service for the needs of the community as in service innovations in public administration. An innovation is a renewal of ideas that someone has in running, creating, and improving a product or service with a value or benefit economically and socially. Innovation is an idea, idea, object, and practice that is based and accepted as a new thing by a person or certain group to be applied or adopted. This research uses a qualitative approach. Data collection is done through interviews, observation, and documentation. Data analysis uses Miles and Huberman's interactive model consisting of data reduction, data presentation, and conclusions. The results of this study show that the innovation "Si Mamah" has succeeded in providing easy access for vulnerable people who have physical weaknesses and mental retardation. This innovation allows them to record and discard ID cards by being served at home, including in residential homes, hospitals, nursing homes, and even in prisons. The success of this innovation is not only seen from its successful implementation, but also from the positive response and acceptance by the community who are the main target of service. Pelayanan publik muncul dengan berbagai bentuk inovasi yang diberikan. Tujuan dari adanya pelayanan inovasi tersebut adalah untuk memberikan sebuah jasa melalui layanan secara baik atas kebutuhan masyarakat seperti pada inovasi-inovasi pelayanan dalam administrasi publik. Sebuah Inovasi merupakan sebuah pembaharuan ide yang dimiliki seseorang dalam menjalankan, menciptakan, dan memperbaiki sebuah produk maupun jasa dengan sebuah nilai atau manfaat secara ekonomi dan sosial. Inovasi merupakan sebuah ide, gagasan, objek, dan praktik yang dilandasi dan diterima sebagai suatu hal yang baru oleh seseorang atau pun kelompok tertentu untuk diaplikasikan atau pun diadopsi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa bahwa inovasi "Si Mamah" berhasil memberikan akses kemudahan bagi masyarakat rentan yang memiliki kelemahan fisik dan keterbelakangan mental. Inovasi ini memungkinkan mereka untuk melakukan perekaman dan pembubatan KTPel dengan dilayani di rumah, termasuk di rumah tinggal, rumah sakit, rumah panti, dan bahkan di lembaga pemasyarakatan. Keberhasilan inovasi ini tidak hanya terlihat dari implementasinya yang sukses, tetapi juga dari respons positif dan penerimaan oleh masyarakat yang menjadi sasaran utama pelayanan.
Strategi Komunikasi Pemasaran “Lensa Samid” dalam Meningkatkan Pelanggan melalui Instagram Prasetyo, Dimas; Widiantari, Maria Magdalena; Sejati, Veny Ari
Indonesian Social Science Review Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/issr.v2i2.76

Abstract

Marketing communication assists businesses in providing potential consumers with information about products, how to obtain them, the benefits, and other related information. Digital marketing is an effort to promote a brand using digital media to reach consumers in a timely, personal, and relevant manner. One effective digital marketing tool is social media, such as Instagram, which allows users to publish photos and product information online. This study aims to determine the marketing communication strategy of "Lensa Samid" in increasing customers through Instagram. A qualitative approach was used to gather information about the status of existing phenomena as they are at the time of the research. The research subjects included managers and consumers who use the services of "Lensa Samid" in Dagangan, Madiun Regency. The results of the study indicate that the use of Instagram by the account @lensasamid as a promotional medium for photography and videography services is highly appropriate, given that Instagram is a widely used social media platform across various demographics. The account @lensasamid has 1,454 followers, which continues to grow daily. The account is managed strategically, with photos and videos edited using several applications before being uploaded, and uploads are scheduled with intervals to ensure that earlier posts are not overshadowed by new ones. This strategy effectively increases the visibility and appeal of the services offered. Komunikasi pemasaran membantu pelaku bisnis memberikan informasi kepada calon konsumen mengenai produk, cara mendapatkan, manfaat, dan informasi terkait lainnya. Pemasaran digital adalah usaha mempromosikan merek menggunakan media digital untuk menjangkau konsumen secara tepat waktu, pribadi, dan relevan. Salah satu alat pemasaran digital yang efektif adalah media sosial, seperti Instagram, yang memungkinkan pengguna mempublikasikan foto dan informasi produk secara online. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi pemasaran “Lensa Samid” dalam meningkatkan pelanggan melalui Instagram. Pendekatan kualitatif digunakan untuk mengumpulkan informasi mengenai status gejala yang ada sesuai kondisi saat penelitian. Subjek penelitian meliputi pengelola dan konsumen yang menggunakan jasa “Lensa Samid” di Dagangan, Kabupaten Madiun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Instagram oleh akun @lensasamid sebagai media promosi jasa fotografi dan videografi sangat tepat, mengingat Instagram adalah media sosial yang populer di berbagai kalangan. Akun @lensasamid memiliki 1.454 pengikut yang terus bertambah setiap hari. Pengelolaan akun dilakukan secara terencana, dengan foto dan video yang diunggah sudah melalui pengeditan di beberapa aplikasi, serta pengunggahan dilakukan dengan jeda waktu agar foto lebih banyak dijangkau oleh audiens. Strategi ini efektif dalam meningkatkan visibilitas dan daya tarik layanan yang ditawarkan.
Inovasi Pelayanan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Desa Pendem Kota Batu Haryana, Olgaria Devi; Suprojo, Agung; Lestari, Asih Widi
Indonesian Social Science Review Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/issr.v2i2.80

Abstract

This research aims to identify the forms of innovation in services implemented by the Community Information Group in Pendem Village. The research method used is qualitative descriptive, with data obtained from primary and secondary sources. Data collection was carried out through interviews, observations, and documentation, with informants selected using the snowball sampling method. Data analysis techniques in this study include data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The research results show that service innovations by the Community Information Group can be seen from relative advantage, innovation compatibility, complexity, trialability, drivers, and barriers. Supporting factors include equipment provided by the village government to the Community Information Group, as well as adequate facilities and infrastructure such as cameras and computers to facilitate the Community Information Group in managing information. Inhibiting factors include incomplete equipment, limited human resources that need to be developed, time constraints of the information group in coordinating members, and poor communication between the Community Information Group and the local community. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk inovasi dalam pelayanan yang diterapkan oleh Kelompok Informasi Masyarakat di Desa Pendem. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan data yang diperoleh dari data primer dan sekunder. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta penentuan informan menggunakan metode snowball sampling. Teknik analisis data dalam penelitian ini meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi pelayanan Kelompok Informasi Masyarakat dapat dilihat dari keuntungan relatif, kesesuaian inovasi, kerumitan, kemungkinan yang dicoba, pendorong, dan penghambat. Faktor pendukung meliputi alat-alat yang disediakan oleh pemerintah desa kepada Kelompok Informasi Masyarakat, serta penyediaan sarana dan prasarana yang memadai seperti kamera dan komputer untuk memfasilitasi Kelompok Informasi Masyarakat dalam pengelolaan informasi. Faktor penghambat meliputi alat yang kurang lengkap, minimnya sumber daya manusia yang perlu dikembangkan, kendala waktu dari kelompok informasi dalam mengkoordinir anggota, dan komunikasi yang kurang baik antara Kelompok Informasi Masyarakat dengan masyarakat setempat.
Analisis Penerapan Modal Sosial Ekonomi Masyarakat Terhadap Pengembangan Desa Wisata Sidomulyo Kota Batu Pedro, Ernani Lola; Bagus, Nanang; Adiwidjaja, Ignatius
Indonesian Social Science Review Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/issr.v2i2.90

Abstract

Sidomulyo Village in Batu City is one of the villages enriched with agricultural wealth, particularly in the field of ornamental plant cultivation. This village, renowned for its ornamental garden agriculture, possesses diverse and intriguing natural potentials. The village, which has a long-standing history, is characterized by a well-known agricultural sector, with its ornamental flower farms becoming a distinctive icon. The aim of this research is to analyze the application of socio-economic capital by the community in the development of Sidomulyo as a tourist village, and to evaluate its impact on the economic growth of the community. This research employs qualitative methods, utilizing both primary and secondary data collection techniques, followed by data processing to draw conclusions. The findings of this study indicate that strong social capital significantly accelerates economic sector growth due to the high level of trust and the expansive network relationships that develop among economic actors. Social capital is evidenced by aspects such as networks, trust, norms, and values present in Sidomulyo Tourist Village. Desa Sidomulyo di Kota Batu merupakan salah satu desa yang kaya akan potensi pertanian, khususnya dalam budidaya tanaman hias. Desa ini, yang terkenal sebagai pusat pertanian taman hias, memiliki beragam potensi alam yang menarik. Desa yang telah memiliki sejarah panjang ini dikenal dengan sektor pertaniannya yang khas, di mana pertanian bunga hias menjadi ikon yang mencolok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan modal sosial ekonomi oleh masyarakat dalam pengembangan desa wisata Sidomulyo, serta mengevaluasi dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data primer dan sekunder, yang kemudian diolah untuk menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa modal sosial yang kuat secara signifikan mempercepat pertumbuhan sektor ekonomi karena adanya tingkat kepercayaan yang tinggi dan hubungan jaringan yang luas yang berkembang di antara para pelaku ekonomi. Modal sosial terlihat melalui aspek-aspek seperti jaringan, kepercayaan, norma, dan nilai yang ada di Desa Wisata Sidomulyo.
Strategi Marketing Public Relations dalam Meningkatkan Penghimpunan Dana Pada LAZISWAF UNIDA Gontor Utomo, Bambang Setyo; Farhan, Muhammad Syahrul
Indonesian Social Science Review Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/issr.v2i2.104

Abstract

This study aims to determine the marketing public relations strategy of the Amil Zakat Infak Sedekah and Waqf Institution (LAZISWAF) UNIDA Gontor in increasing fundraising for 6 periods. This research uses a qualitative approach with a case study method. The results of this study indicate that LAZISWAF UNIDA Gontor has conducted marketing public relations in increasing fundraising from the theory of marketing public relations proposed by Thomas L. Harris that three ways strategy: push, pull and pass. Push strategy LAZISWAF UNIDA Gontor conducts door to door donations around student dormitories, jabi recycling around lecturers' homes, distributing one day one story posters to student groups via whatsapp and Instagram. Pull strategy LAZISWAF UNIDA Gontor does advertising in the form of bulletins and posters, as well as through billboards, and publishes on social media such us Instagram, Youtube, and websites. Pass strategy LAZISWAF UNIDA Gontor conducts social programs such as: Qur'an waqf, UNIDA cares about natural disasters, and Zakat and Waqf Studies. The implication of these findings suggests that a well-rounded marketing public relations strategy, combining push, pull, and pass approaches, can significantly enhance fundraising efforts over multiple periods.   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi marketing public relations  Lembaga Amil Zakat Infak Sedekah dan Wakaf (LAZISWAF) UNIDA Gontor dalam meningkatkan penghimpunan dana selama 6 periode. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa LAZISWAF UNIDA Gontor telah melakukan marketing public relations dalam meningkatkan penghimpunan dana dari teori marketing public relations yang dikemukakan oleh Thomas L. Harris yaitu three ways strategy: push, pull dan pass. Push strategy LAZISWAF UNIDA Gontor melakukan donasi secara door to door keliling asrama mahasiswa, daur jabi keliling kerumah dosen, menyebarkan poster one day one story ke grup-grup mahasiswa melalui whatsapp dan instagram. Pull strategy LAZISWAF UNIDA Gontor melakukan periklanan berupa bulletin dan poster, serta melalui baliho, dan melakukan publikasi di media sosial seperti Instagram, Youtube, dan website. Pass strategy LAZISWAF UNIDA Gontor melakukan program sosial seperti: wakaf Al-Qur’an, UNIDA peduli bencana alam, dan Kajian Zakat dan Wakaf. Implikasi dari temuan ini adalah bahwa strategi PR yang menyeluruh, menggabungkan pendekatan push, pull, dan pass, dapat secara signifikan meningkatkan upaya penggalangan dana selama berbagai periode.
Penggunaan Media Sosial Instagram sebagai Media Promosi di Yayasan Pondok Pesantren Asy-Syarifiy Lumajang Putriana, Putriana Nur Faizah; Ramadhani, Sahrul Ibra; Purwanto, Harry
Indonesian Social Science Review Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/issr.v2i2.105

Abstract

Social media in this day and age is very relevant as a promotional medium. And one of the social media platforms that is widely used by educational institutions in Indonesia to promote and brand their institutions is Instagram. Because of the large number of Instagram users, this platform is often used as a place to find information about schools or boarding schools. Including one of them, Asy-Syarifiy Islamic Boarding School Foundation Lumajang, which utilizes the foundation's Instagram social media to continue to be active and updated so that it can attract prospective students from various regions in Indonesia and even abroad. The research method used in this research is descriptive qualitative. With data collection techniques used are interviews and literature studies. Asy-Syarifiy Islamic Boarding School Foundation Lumajang has conducted promotional activities through social media with effective and consistent management, so that the social media used can have a positive impact and is classified as maximum. Media sosial di zaman sekarang sangat relevan dijadikan sebagai media promosi. Dan salah satu platform media sosial yang banyak dipakai oleh lembaga pendidikan di Indonesia untuk mempromosikan dan membranding lembaganya yaitu media sosial Instagram. Karena banyaknya pengguna Instagram, menjadikan platform ini seringkali dijadikan sebagai tempat mencari informasi seputar sekolah atau pondok pesantren. Termasuk salah satunya Yayasan Pondok Pesantren Asy-Syarifiy Lumajang yang memanfaatkan media sosial Instagram yayasannya terus aktif dan update sehingga dapat menarik minat calon santri dari berbagai wilayah di Indonesia bahkan luar negeri. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan studi pustaka. Yayasan Pondok Pesantren Asy-Syarifiy Lumajang telah melakukan kegiatan promosi melalui media sosial dengan pengelolaan yang efektif dan konsisten, sehingga media sosial yang digunakan dapat berdampak positif dan tergolong maksimal.

Page 2 of 3 | Total Record : 30