cover
Contact Name
Firman Firdausi
Contact Email
journal.issr@gmail.com
Phone
+6285230383570
Journal Mail Official
journal.issr@gmail.com
Editorial Address
Perum Pesona Mutiara, Karangwidoro, Dau, Kabupaten Malang 65151
Location
Kab. malang,
Jawa timur
INDONESIA
Indonesian Social Science Review
ISSN : 30260035     EISSN : 30257352     DOI : -
This paper is a means of scientific communication in social science fields such as Sociology, Administration, Communication, Politics, Law and Public Policy.
Articles 30 Documents
Implementasi Kebijakan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Di Desa Pujon Kidul Kecamatan Pujon Kabupaten Malang Aja, Sabina; Lestari, Asih Widi; Rohman, Abd.
Indonesian Social Science Review Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/issr.v3i1.107

Abstract

The Village-Owned Enterprise as village development instrument is about to develop its village potency and support village goverment based on the capibility and village authority. According to the Village Regulation Number 2, 2022 about Village-Owned Enterprise Source of Prosperity described that in order to advance the business in economic sector and public service in Pujon Kidul Village needs to build Village-Owned Enterprise, Source of Prosperity. Based on theory George Edward III, to observe four main issues in order the policy implementation be more effective are communication, resource, bureaucracy structure and disposition. This observation purposed to find out how far the implementation of Village-Owned Enterprise policy in Pujon Kidul village. The methods of observation are qualitative observation, data collecting technique by interviewing, observation and documentation. The sampling techniques are purposive sampling, data analysis by data collecting, data condensation, data presentation and conclusion. Based on the observation and discussion, it may concluded that the Implementation of Village-Owned Enterprise Policy in Pujon Kidul village, Pujon Subdistrict, Malang Regency was run expected, means commucation, resource, bureaucracy and disposition were maximal. It caused of good corporation between goverment village and policy executor. There is a support and barrier factor on the Implementation of Village-Owned Enterprise Policy, Source of Prosperity. The support factor is all managments have high effort so all program finished well. Meanwhile, the barrier factor is participation of local society. Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai instrumen pembangunan desa adalah untuk mengembangkan potensi desanya dan mendorong pemerintah desa sesuai dengan kemampuan dan kewenangan desa. Dalam Peraturan Desa Nomor 2 Tahun 2022 Tentang Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sumber Sejahtera, memberi penjelasan bahwa dalam rangka memajukan usaha dibidang ekonomi dan atau pelayanan umum di desa Pujon Kidul perlu dibentuk Badan Usaha Milik Desa Sumber Sejahtera. Berdasarkan teori George Edward III, untuk memperhatikan empat isu pokok agar implementasi kebijakan menjadi efektif, yaitu komunikasi, sumber daya, struktur birokrasi dan disposisi.   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pelaksanaan kebijakan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) di desa Pujon Kidul, jenis penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif, teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi.  Teknik sampel yang digunakan adalah purposive sampling, teknik analisis data menggunakan pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.  Berdasarkan penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa Implementasi kebijakan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Pujon Kidul kecamatan Pujon Kabupaten Malang sudah sesuai harapan, dalam artian mulai dari Komunikasi, sumber daya, struktur birokrasi dan disposisi sudah maksimal. Hal ini karena kerja sama yang baik antara pemerintah desa dan pelaku kebijakan tersebut.   Adapun Faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi kebijakan BUMDes Sumber Sejahtera, faktor pendukung adalah semua kepengurusan memiliki semangat kerja yang tinggi sehingga semua program yang dicanangkan dapat diselesaikan dengan baik. Sementara itu faktor penghambatnya itu partisipasi masyarakat desa. 
Kampanye Destinasi Wisata Melalui Peran Bujang Gadis pada Akun Instagram @bujanggadiskotajambi Magfirah, Noor Khalida; Syahputra, Dendy Seftiawan Eka
Indonesian Social Science Review Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/issr.v3i1.138

Abstract

Social media-based tourism destination campaigns have become one of the effective strategies in increasing the popularity of regional tourism. This research aims to analyze the role of Bujang Gadis Kota Jambi as tourism ambassadors in promoting tourist destinations through their official Instagram account, @bujanggadiskotajambi. The concepts applied in this research include promotion mix, tourism branding, and communication media. Qualitative is the method used in this research by describing the results obtained. Data were analyzed by content analysis of Instagram posts, in-depth interviews with account managers, and participatory observation of promotional activities. The results showed that the @bujanggadiskotajambi account consistently utilizes Instagram features such as feeds, stories, reels, and IGTV to showcase leading destinations in Jambi, such as Gentala Arasy, Lake Sipin, and Muaro Jambi Temple. Bujang Gadis also maximize their role as local icons in delivering informative and inspiring information through interesting captions and high-quality visual narratives. In addition, the use of hashtags, geotags, and collaboration with local influencers is proven to increase the reach of promotional content. Bujang Gadis Kota Jambi has a role in creating a good image of regional tourism through content on Instagram. The campaign not only increased tourist interest but also motivated the local community to contribute to tourism development. Thus, collaboration between the government, tourism ambassadors, and digital technology is the key to successful promotion of tourist destinations in the modern era. Kampanye destinasi wisata berbasis media sosial telah menjadi salah satu strategi efektif dalam meningkatkan popularitas pariwisata daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Bujang Gadis Kota Jambi sebagai duta wisata dalam mempromosikan destinasi wisata melalui akun Instagram resmi mereka, @bujanggadiskotajambi. Konsep yang diterapkan dalam penelitian ini mencakup bauran promosi, branding pariwisata, dan media komunikasi. Kualitatif merupakan metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan mendeskripsikan hasil yang didapat. Data dianalisis dengan analisis konten dari unggahan Instagram, wawancara mendalam dengan pengelola akun, serta observasi partisipatif terhadap kegiatan promosi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akun @bujanggadiskotajambi secara konsisten memanfaatkan fitur Instagram seperti feed, stories, reels, dan IGTV untuk menampilkan destinasi unggulan di Jambi, seperti Gentala Arasy, Danau Sipin, dan Candi Muaro Jambi. Bujang Gadis juga memaksimalkan peran mereka sebagai ikon lokal dalam menyampaikan informasi yang informatif dan inspiratif melalui caption yang menarik serta narasi visual berkualitas tinggi. Selain itu, penggunaan hashtag, geotag, dan kolaborasi dengan influencer lokal terbukti meningkatkan jangkauan konten promosi. Bujang Gadis Kota Jambi memiliki peran menciptakan citra baik pariwisata daerah melalui konten di instagram. Kampanye ini tidak hanya meningkatkan minat wisatawan tetapi juga memotivasi masyarakat lokal untuk berkontribusi dalam pengembangan pariwisata. Dengan demikian, kolaborasi antara pemerintah, duta wisata, dan teknologi digital menjadi kunci keberhasilan promosi destinasi wisata di era modern.
Penggunaan Media Sosial @Collegemenfess terhadap Pemenuhan Kebutuhan Informasi Mengenai Perkuliahan bagi Followers Anggraini, Laila; Mardiana, Siska
Indonesian Social Science Review Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/issr.v3i1.139

Abstract

Saat ini media sosial X menjadi salah satu platform populer di Indonesia yang menyediakan fitur automenfess (mention confess) yang dimanfaatkan untuk mencari informasi-informasi tertentu oleh penggunanya. Akun @collegemenfess hadir sebagai akun yang ditujukan untuk berbagi informasi mengenai perkuliahan khususnya bagi para mahasiswa di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penggunaan media sosial @collegemenfess terhadap pemenuhan kebutuhan informasi mengenai perkuliahan bagi followers yang dibuktikan dengan Teori Uses and Gratification. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang disebarkan menggunakan teknik random sampling sebanyak 100 dari 1,2 juta followers @collegemenfess. Hasil analisis data melalui perhitungan SPSS v29 dalam penelitian ini dilihat dari perolehan hasil uji t dimana nilai t hitung > t tabel (9,538 > 1,924) dengan Sig. 0,001 serta R Square sebesar 48,1% yang artinya terdapat pengaruh yang signifikan mengenai penggunaan media sosial @collegemenfess terhadap pemenuhan kebutuhan informasi bagi followers.
Peran Pemerintah Desa dalam Konsep Perencanaan Pembangunan di Bidang Ekonomi Bagus, Nanang; Waldus, Frumensius
Indonesian Social Science Review Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/issr.v3i1.140

Abstract

The aim of this research is to find out what the role of the Village Government is in the Development Planning Concept in the Economic Sector of Torongrejo Village as well as the supporting and inhibiting factors in the Development Planning Concept in the Economic Sector of Torongrejo Village. The method used in this research was qualitative with five informants. Data collection techniques used in this research were interviews, observation and documentation. The theory used in this research is the Role Theory from Rivai 2006. The focus of this research is the Government's Role in the Development Planning Process in the Economic Sector of Torongrejo Village. The results of field research show that the Torongrejo village government has played a major role in the concept of development planning in the economic sector, which is implemented according to community aspirations and processed according to applicable laws and regulations. Supporting factors for the role of the Village Government in the Development Planning Concept in the Economic Sector, namely by building a strong business network to support business growth and access to wider markets and strengthening cooperatives as a means of empowering the community's economy to complement each other. each other so that they can create and realize good village economic development planning and can improve community welfare so that they can build a more advanced village. Meanwhile, the inhibiting factors are related to honesty, because economic conditions must be acknowledged with a sense of honesty and an honest nature. In general, people tend to be dishonest about their condition. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apa saja Peran Pemerintah Desa Dalam Konsep Perencanaan Pembangunan di Bidang Ekonomi Desa Torongrejo serta faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam Konsep Perencanaan Pembangunan di Bidang Ekonomi Desa Torongrejo. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jumlah informan lima orang. Teknik pengumpilan data yang digunakan dalam penelitian ini melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Peran dari Rivai 2006. Fokus Peneliitian ini adalah Peran Pemerintah dalam Proses Perancanaan Pembanguan di Bidang Ekonomi Desa Torongrejo. Hasil penelitian  menunjukan bahwa pemerintah desa torongrejo telah berperan utama dalam konsep perencanaan pembangunan di bidang ekonomi, yang dilaksanakan sesuai aspirasi masyarakat dan diproses ditetapkan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku. faktor pendukng dari Peran Pemerintah Desa dalam Konsep Perencanaan Pembangunan di Bidang Ekonomi dengan membagun jaringan bisnis yang kuat untuk mendukung pertumbuhan usaha dan akses ke pasar yang lebih luas dan memperkuat koperasi sebagai sarana pemberdaya ekonomi masyarakat agar saling mengisi satu sama lain sehingga dapat menciptakan dan mewujudkan perencanaan pembangunan ekonomi desa yang baik serta bisa meningkatkan kesejahtraan masyarakat sehingga bisa membangun desa yang lebih maju. Sedangkan faktor peenghamat Faktor Penghambatnya yaitu berkaitan dengan kejujuran, karna kondisi ekonomi itu harus diakui dengan rasa jujur dan juga sifat yang jujur. Pada umumnya masyarakat cendrung tidak jujur dengan kondisi dirinya. 
Peran Dinas Sosial Dalam Pemerataan Penyaluran Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) di Kota Batu Wulandary, Roro Merry Chornelia; Trihardiyanto, Willy; Rinung, Irenia
Indonesian Social Science Review Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/issr.v3i1.141

Abstract

One effort to overcome poverty through social services is the Family Hope Program (PKH). The Social Service has the authority to supervise and evaluate the distribution of PKH to the community and implement it. Knowing how social services carry out their duties and the elements that help and hinder the distribution of PKH is the main objective of this research. This research uses qualitative data collection methods in the form of observation, documentation and interviews. The stages of data reduction, data visualization, and drawing up conclusions are part of the data analysis process. Based on the research results, the Batu City Social Service has carried out its duties well in supporting the Family Hope Program (PKH). In addition to providing information and assistance, social workers also act as educators, healers, community organizers, inspirational figures, and sources of support. One form of the role of the Social Service in education is through providing teaching materials about PKH and Family Capacity Building Meetings (P2K2). Coordination with channeling institutions, namely Bank BRI and the Post Office, is one form of representation work carried out by the Social Service. Ensuring that KPM receive PKH social assistance is the main technological responsibility of the Social Service. Salah satu upaya penanggulangan kemiskinan melalui layanan sosial adalah Program Keluarga Harapan (PKH). Dinas Sosial memiliki kewenangan untuk mengawasi dan mengevaluasi penyaluran PKH kepada masyarakat serta melaksanakannya. Mengetahui bagaimana dinas sosial menjalankan tugasnya dan unsur-unsur yang membantu dan menghambat penyaluran PKH merupakan tujuan utama penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data kualitatif berupa observasi, dokumentasi, dan wawancara. Tahapan reduksi data, visualisasi data, dan penyusunan kesimpulan merupakan bagian dari proses analisis data. Berdasarkan hasil penelitian, Dinas Sosial Kota Batu telah melaksanakan tugasnya dengan baik dalam mendukung Program Keluarga Harapan (PKH). Selain memberikan informasi dan bantuan, pekerja sosial juga berperan sebagai pendidik, penyembuh, pengorganisir masyarakat, tokoh inspiratif, dan sumber dukungan. Salah satu bentuk peran Dinas Sosial dalam edukasi adalah melalui pemberian materi ajar tentang PKH dan Pertemuan Peningkatan Kapasitas Keluarga (P2K2).Koordinasi dengan lembaga penyalur, yaitu Bank BRI dan Kantor Pos merupakan salah satu bentuk kerja representasi yang dilakukan Dinas Sosial. Memastikan KPM menerima bantuan sosial PKH merupakan tanggung jawab teknologi utama Dinas Sosial.
Strategi Kampanye Partai Politik dalam Pemilihan Umum 2024: Sebuah Tinjauan Efektivitas di Partai PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur Purnawati, Laily; Rodiyah, Maslikhatur
Indonesian Social Science Review Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/issr.v3i2.142

Abstract

Campaigns are conducted by all political parties with the aim of winning the sympathy of voters and ultimately their votes in the general election. Therefore, political parties must have their own strategies to win this political contest. This study analyzes the effectiveness of the Indonesian Democratic Party of Struggle (PDI Perjuangan) campaign strategy in the 2024 Legislative Elections, focusing on the three main elements of strategy according to Nasution: objectives, means, and methods. The researcher used a qualitative approach with descriptive data. Observation, interviews, and documentation were the methods used in data collection. The informants were PDI Perjuangan administrators from Tulungagung Regency. The results of this study indicate that the PDI Perjuangan campaign strategy in the 2024 Legislative Elections was effective and successful, utilizing a holistic and structured approach in accordance with the effectiveness measurement theory used: program understanding, on-target effectiveness, timely implementation, goal achievement, and tangible change. This success certainly demonstrates the importance of regular evaluation and strategy adjustments to maintain effectiveness in a dynamic political context. Kampanye dilakukan oleh semua partai politik dengan maksud untuk bisa menarik simpati para pemilih dan akhirnya mau memberikan suara pada pemilihan umum. Sehingga partai politik harus memiliki strategi tersendiri agar bisa memenangkan konsestasi politik ini. Penelitian ini menganalisis tentang efektivitas strategi kampanye Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) dalam Pemilu Legislatif 2024, dengan fokus pada tiga elemen utama strategi menurut Nasution yaitu tujuan, sarana, dan cara. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan data dalam bentuk deskriptif. Metode observasi, wawancara, dan dokumentasi merupakan metode peneliti dalam melakukan pengumpulan data. Sebagai narasumber yaitu pengurus dari Partai PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi kampanye PDI Perjuangan dalam Pemilu Legislatif 2024 dapat dikatakan efektif dan berhasil dengan melakukan pendekatan yang holistik dan terstruktur sesuai dengan teori pengukuran efektivitas yang digunakan yaitu pemahaman program, tepat sasaran, tepat waktu, tercapainya tujuan, serta adanya perubahan yang nyata. Keberhasilan tersebut tentu membuktikan bahwa pentingnya evaluasi rutin dan penyesuaian strategi untuk menjaga efektivitas dalam konteks politik yang dinamis.
Layanan Digital E-Skripsi sebagai Inovasi Akademik untuk Mendukung Penyelesaian Tugas Akhir Mahasiswa FISIP UNITRI Lendu, Marthen; Setiamandani, Emei Dwinanarhati; Dewi, Dewa Ayu Putu Shandra
Indonesian Social Science Review Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/issr.v3i2.145

Abstract

Digital services or also commonly called "e-services" are the provision of services via electronic networks such as the internet. Digital services are a fully automated work system where the activities are controlled by software that produces and/or sends digital objects. A thesis is defined as a scientific essay that is required as part of academic requirements, E-Thesis is the final step in obtaining a bachelor's degree for every student, E-thesis is a digital system used by students to write, manage and store their theses online, e -Thesis aims to simplify the process of writing and managing theses, as well as providing easy access for students and lecturers. By paying attention to three approaches to measuring effectiveness, namely input, process and output. This activity aims to find out the effectiveness of the Digital E-Thesis Service at FISIP UNITRI. The type of activity used is a qualitative method. Data collection techniques used interviews, observation and documentation. The technique for determining informants used was snowball sampling. Based on the results of activities and discussions, it can be concluded that the effectiveness of the Digital E-Thesis Service at FISIP UNITRI through the guidance and outreach provided by the study program has been carried out well. The main goal or target in the Digital E-Thesis Service at FISIP UNITRI, namely providing convenience and cheapness for every student, has been achieved well. With the existence of digital e-thesis services, it produces significant positive changes related to completing final assignments or theses for students, but the electronic system certainly has obstacles, namely no internet network, not having sophisticated electronic equipment, there are hackers who break into the website, causing disruption. user of that access. Layanan digital atau juga biasa disebut “e-servivices” merupakan penyediaan layanan melalui jaringan elektronik seperti internet, layanan digital adalah sistem kerja (work system) yang sepenuhnya otomatis dimana aktivitasnya dikendalikan perangkat lunak yang menghasilkan dan atau mengirimkan objek digital. Skripsi diartikan sebagai karangan ilmiah yang diwajibkan sebagai bagian dari persyaratan akademis, E-Skripsi merupakan langkah terakhir untuk memperoleh gelar sarjana bagi setiap mahasiswa, E-skripsi merupakan sistem digital yang digunakan oleh mahasiswa untuk menulis, mengelola, dan menyimpan skripsi mereka secara online, e-skripsi bertujuan untuk mempermudah proses penulisan dan pengelolaan skripsi, serta memberikan kemudahan akses bagi mahasiswa dan dosen. Dengan memperhatiakan tiga pendekata untuk mengukur efektivitas yaitu input, proses dan output. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana Efektivitas Layanan Digital E-Skripsi di FISIP UNITRI. Jenis kegiatan yang digunakan adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data mengunakan wawancara, observasi dan dokumentasi, Teknik penentuan informen yang digunakan adalah snowball sampling. Berdasarkan hasil kegiatan dan pembahasan dapat disimpulakan bahwa efektivias Layanan Digital E-Skripsi di FISIP UNITRI melalui bimbingan dan sosialisasi yang diadakan oleh program studi sudah terlaksana dengan baik. Sasaran atau target utama dalam Layanan Digital E-Skripsi di FISIP UNITRI yaiu memberikan kemudahan dan murah bagi setiap mahasiswa sudah tercapai dengan baik. Dengan adanya layanan digital e-skripsi menghasilkan perubahan positif yang signifikan terkait dalam menyelesaikan tugas akhir atau skripsi bagi mahasiswa, namun yang namanya sistem elektronik tentu terdapat kendala yaitu tidak ada jaringan internet, tidak memiliki alat elektronik yang canggih, adanya hacker yang menjebol website sehingga menggangu pengguna akses tersebut.
Evaluasi Kebijakan Vaksinasi Rabies dalam Upaya Pencegahan Penularan oleh Hewan Penular Rabies melalui Pusat Kesehatan Hewan Kota Batu, jawa Timur Arsyad, Sukarnia; Larasati, Dewi Citra; Fithriana, Noora
Indonesian Social Science Review Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/issr.v3i2.146

Abstract

Rabies is one of the deadly zoonotic diseases and has a significant impact on public health. This disease is caused by a virus that attacks the nervous system and can be transmitted through bites, scratches, or direct contact with the saliva of rabies-transmitting animals (HPR) such as dogs, cats, and monkeys. Rabies in Indonesia is also a very old disease and most of Indonesia is endemic to rabies. Although reports of rabies cases are almost non-existent in Batu City compared to other areas, the potential for transmission remains high due to the high mobility of HPR, both owned by residents and wild animals. The Batu City Government in an effort to prevent rabies-transmitting animals has implemented a vaccination policy through the Animal Health Center. However, the success of this rabies vaccination policy still faces various challenges. One of the main obstacles is the low level of public awareness of the importance of vaccinating their pets. This study aims to evaluate the rabies vaccination policy as an effort to prevent rabies-transmitting animals at the Batu City Animal Health Center. Observation and documentation are used as data sources with a qualitative approach and the Swot technique as an analysis tool. The results of this study obtained a total IFAS matrix score of 2.88 which indicates that the rabies vaccination policy is in a strong internal position and a total EFAS matrix score of 2.69 which indicates that Puskeswan responds to existing opportunities by avoiding external threats. And the position of the rabies vaccination policy quadrant is in quadrant I. Rabies merupakan salah satu penyakit zoonosis yang mematikan dan memiliki dampak signifikan terhadap kesehatan masyarakat. Penyakit ini disebabkan oleh virus yang menyerang sistem saraf dan dapat ditularkan melalui gigitan, cakaran, atau kontak langsung dengan air liur hewan penular rabies (HPR) seperti anjing, kucing, dan kera. Rabies di Indonesia juga merupakan penyakit yang sudah sangat lama dan sebagian besar wilayah Indonesia adalah endemik rabies. Meskipun laporan kasus rabies hampir tidak ditemukan di Kota Batu dibandingkan dengan wilayah lain, potensi penularan tetap tinggi karena tingginya mobilitas HPR, baik yang dimiliki oleh penduduk maupun hewan liar. Pemerintah Kota Batu dalam upaya pencegahan hewan penular rabies melakukan kebijakan vaksinasi melalui lembaga Pusat Kesehatan Hewan. Namun, keberhasilan kebijakan vaksinasi rabies ini masih menghadapi berbagai tantangan. Salah satu kendala utama adalah rendahnya tingkat kesadaran masyarakat tentang pentingnya vaksinasi hewan peliharaan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kebijakan vaksinasi rabies sebagai upaya pencegahan hewan penular rabies di Pusat Kesehatan Hewan Kota Batu. Observasi dan dokumentasi digunakan sebagai sumber data dengan pendekatan kualitatif dan teknik Swot sebagai alat analisis. Hasil penelitian ini memperoleh total skor matriks IFAS 2,88 yang menunjukan bahwa kebijakan vaksinasi rabies berada di posisi internal yang kuat dan total skor matriks EFAS 2,69 yang menunjukan bahwa Puskeswan merespon peluang yang ada dengan cara menghindari ancaman eksternal. Serta posisi kuadran kebijakan vaksinasi rabies berada pada kuadran I.
Strategi Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Pengawasan Pelayanan Prima di Desa Kalisongo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang Kurnia, Helena Afriyati; Purwatiningsih, Annisa; Ghunu, Agustinus
Indonesian Social Science Review Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/issr.v3i2.183

Abstract

Public services at the village level have an important role in governance, especially in providing direct services to the community. Community participation in supervising public services is a basic element in creating governance for the benefit of the community. This study aims to analyze strategies for increasing community participation in supervising excellent services in Kalisongo Village, Dau District, Malang Regency. Using a qualitative approach and descriptive research type, this study explores the factors that influence community participation in supervising services. Law No. 23 of 2014 concerning Regional Government provides a legal framework related to community participation in supervising public services. The theory of community participation by the Ministry of Empowerment of State Apparatus and Bureaucratic Reform (PANRB, 2016) is used as a theoretical basis. Informants in this study include the Village Head, Village Secretary, service staff, and village communities. Data were collected through interviews, observations, and documentation and then analyzed using thematic analysis. Strategies that can be applied to increase community participation in supervising services include forming a community forum that can provide direct input, increasing transparency in the management of public services, and providing easier channels for conveying complaints or suggestions. Pelayanan publik di tingkat desa memiliki peran penting dalam pemerintahan, terutama dalam memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat. Partisipasi masyarakat dalam pengawasan pelayanan publik merupakan elemen dasar dalam menciptakan tata kelola pemerintahan untuk kepentingan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi peningkatan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pelayanan prima di Desa Kalisongo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif, penelitian ini menggali faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam pengawasan pelayanan. Undang-undang No 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah memberikan kerangka hukum terkait partisipasi masyarakat dalam pengawasan pelayanan publik. Teori partisipasi masyarakat oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB, 2016) digunakan sebagai landasan teori. Informan dalam penelitian ini meliputi Kepala Desa, Sekretaris Desa, staf pelayanan, dan masyarakat desa. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi kemudian dianalisis dengan analisis tematik. Strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pelayanan antara lain dengan membentuk forum masyarakat yang dapat memberikan masukan secara langsung, meningkatkan transparansi dalam pengelolaan pelayanan publik, serta menyediakan saluran yang lebih mudah untuk menyampaikan keluhan atau saran.
Using Heidegger's Conceptual Framework to Analyze New Media Technologies and Explain the Effects of Technological Determinism Through the Use of These Media Sajjadi, Sayed Nabi
Indonesian Social Science Review Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/issr.v3i2.207

Abstract

This paper, drawing upon Martin Heidegger’s conceptual framework, re-examines and philosophically analyzes new media technologies and the implications of “technological determinism.” The research employs a qualitative-hermeneutic phenomenological approach, conducting textual analysis of Heidegger’s primary works and relevant secondary literature. The findings indicate that an instrumental and anthropocentric definition of technology is insufficient; Heidegger views technology not merely as a tool but as a “mode of unconcealment,” particularly as Gestell (enframing), which presents the world as a “standing-reserve” ready for exploitation. The application of this insight to new media yields several key consequences: (1) the pictorial reproduction and “pictorialization” of the cognitive world; (2) the formation of “global time” and the speed of message transmission, which transforms the experience of temporality; (3) the emergence of virtual worlds leading to identity crises and the multiplicity of real/virtual identities; and (4) the reinforcement of deterministic aspects of technology, bearing both positive effects (e.g., networked crisis management) and negative ones (e.g., the colonization of time-identity and reduction of human agency). The discussion argues that a critical engagement with technology necessitates moving beyond a purely instrumental understanding and adopting a stance where humanity is the “master” of technology, not its “slave.” The proposed strategy involves a re-evaluation of “dwelling in unconcealment” and fostering a conscious and reflective approach to media. Finally, the study emphasizes the need for further interdisciplinary research (philosophy of technology, media sociology, and identity psychology) to gain a deeper understanding of the effects of new media.

Page 3 of 3 | Total Record : 30