cover
Contact Name
Sean Institute
Contact Email
editorjournal@seaninstitute.or.id
Phone
+6281264451404
Journal Mail Official
editorjournal@seaninstitute.or.id
Editorial Address
Komplek New Pratama ASri Blok C, No.2, Deliserdang, Sumatera Utara, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat (M-PKM)
Published by SEAN INSTITUTE
ISSN : -     EISSN : 28293738     DOI : https://doi.org/10.54076
Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat (M-PKM) Merupakan jurnal Pengabdian yang diterbitkan oleh Sean Institute.M-PKM merupakan jurnal peer review, open access, dan ilmiah yang ditujukan kepada pelaksana pengabdian dengan fokus adalah PKM pada bidang komputer dan Informatika, PKM pada bidang sains,PKM pada bidang ekonomi dan manajemen, PKM pada bidang pendidikan, PKM pada bidang kesehatan dan hukum, PKM diterbitkan 3 kali dalam setahun
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 80 Documents
LESSON STUDY LEARNING COMMUNITY MELALUI MODEL TRANSCRIPT BASED LEARNING ANALYSIS (TBLA) DALAM PEMBELAJARAN MAHASISWA S-1 PENDIDIKAN BIOLOGI Qomariyah, Siti; Rouf, Aunur; Mustofa, Farhan
Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 03 (2023): Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat, November 2023
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58471/pkm.v2i03.2182

Abstract

Lesson Study Learning Community (LS-LC) melalui model Transcript Based Learning Analysis (TBLA) adalah suatu pendekatan pengembangan yang menggunakan teknik pengamatan dan analisis transkrip sebagai alat evaluasi dan perbaikan dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas Lesson Study dengan menggunakan model Transcript Based Learning Analysis(TBLA) dalam meningkatkan kualitas pembelajaran pada mahasiswa S-1 Pendidikan Biologi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah diskriptif kualitatif dengan subjek Mahasiswa S-1 Pendidikan Biologi kelas 22D-b di ITSNU Pasuruan dengan model (TBLA) yang digunakan untuk mengukur kualitas pembelajaran. Data diperoleh dari observasi, wawancara, dan pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lesson Studydengan menggunakan model (TBLA) efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran pada mahasiswa S-1 Pendidikan Biologi. Model (TBLA) juga membantu para calon guru biologi dalam mengembangkan kemampuan mereka dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran, serta membantu dalam mengembangkan kemampuan kolaborasi dan refleksi. Penelitian lanjutan dengan subjek penelitian yang lebih banyak dan menggunakan desain metode penelitian yang lebih kuat dapat dilakukan untuk mengembangkan Lesson Study dengan menggunakan model TBLA sebagai alternatif metode pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran pada mahasiswa S-1 Pendidikan Biologi.
PENGARUH KEGIATAN PENANAMAN OBAT KELUARGA TERHADAP PENINGKATAN KARAKTER CINTA LINGKUNGAN MAHASISWA STIKes KB DOLOK SANGGUL Sontry Node Siregar, Nova; Felda Simamora, Mayes; Hasian Sihombing, Joeyi; Egi M Nababan, Cantri; May Simatupang, Wantry
Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 03 (2023): Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat, November 2023
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58471/pkm.v2i03.2405

Abstract

Tanaman Obat Keluarga (TOGA) merupakan tanaman obat yang ditanam di lahan pekarangan asrama oleh mahasiswa. TOGA berfungsi sebagai sarana untuk mendekatkan tanaman obat dengan upaya kesehatan masyarakat. Namun, pengetahuan mahasiswa STIKes KB Dolok Sanggul tentang TOGA masih kurang, sehingga mereka sulit memanfaatkan lahan pekarangan untuk membudidayakan tanaman obat. Untuk mengatasi hal tersebut, dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat dosen bersama mahasiswa dengan tujuan melakukan penanaman TOGA dalam media polybag, memanfaatkan hasil penanaman TOGA sebagai obat untuk masalah kesehatan umum di Bukit Sipalakki, dan memberikan contoh peduli lingkungan di Desa Sipalakki. Metode yang digunakan adalah ceramah, demonstrasi, dan diskusi, dengan tiga tahapan kegiatan: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Setelah program pelatihan penanaman TOGA dalam media polybag, terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat Desa Sipalakki, terutama mahasiswa, tentang jenis, manfaat, pengolahan, dan penanaman TOGA dalam media polybag. TOGA adalah tanaman dengan efek farmakologis positif yang biasanya ditanam di rumah atau skala komunal. Dalam kegiatan pengabdian ini, sosialisasi dan penanaman dilakukan secara terpisah. Sosialisasi bertujuan memberikan informasi kepada mahasiswa agar TOGA mereka bermanfaat setelah ditanam, sedangkan penanaman bertujuan meningkatkan kesadaran dan menjadi awal bagi mahasiswa dalam budidaya tanaman obat. Penanaman dilakukan di lahan pekarangan asrama agar mudah dijaga, dirawat, dan dimanfaatkan. TOGA memiliki peran penting dalam upaya kesehatan bersumber daya manusia dan pemberdayaan masyarakat, terutama bagi keluarga yang tidak memiliki akses ke layanan kesehatan. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman dan kemampuan dosen dan mahasiswa dalam memanfaatkan TOGA. Pengabdian masyarakat melibatkan 150 mahasiswa dengan menggunakan pre-test, post-test, dan checklist sebagai instrumen. Setelah pelaksanaan program, terjadi peningkatan pengetahuan peserta dari pre-test dengan nilai rata-rata 71,56 menjadi post-test sebesar 84,69, menunjukkan ketercapaian pelaksanaan KIE dan sosialisasi dengan indikator nilai post-test minimal 75. Hal ini menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat tentang TOGA dan pemanfaatannya. Puskesmas diharapkan dapat menyelenggarakan workshop dan pembinaan tentang TOGA serta pemanfaatannya kepada dosen dan mahasiswa.
PENGEMBANGAN PRODUK SERTA KEMASAN SEHAT BAGI PEDAGANG KULINER KAKI LIMA Andini Nurwulandari
Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 02 (2023): Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat, July 2023
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58471/pkm.v2i02.2754

Abstract

Kewirausahaan yang banyak ditemukan di lingkungan perkotaan dalam skala kecil diantaranya adalah pedagang kaki lima (PKL), yang biasanya banyak ditemukan di area umum yang cukup ramai. Lokasi keramaian tersebut diantaranya adalah di area depan sekolah sekaligus di tepi jalan raya. Area PKM merupakan pedagang kaki lima di depan SMP Negeri 8 Kelurahan Tugu Kecamatan Cimanggis Kota Depok, yang terdiri dari para pedagang makanan merupakan salah satu area usaha pedagang kaki lima yang cukup diminati pembeli. Metode pelaksanaan yang dilakukan meliputi identifikasi masalah yang dihadapi para pedagang kaki lima dengan analisis deskriptif, serta penambahan wawasan dan pendampingan, serta evaluasi. Kegiatan identifikasi menunjukkan bahwa penambahan wawasan akan pengembangan produk serta penggunaan kemasan yang sehat sangat dibutuhkan para pedagang, agar dapat meningkatkan minat beli para calon pelanggan. Peminat kuliner saat ini semakin sadar akan pentingnya mengkonsumsi makanan yang sehat, selain juga dapat menggugah selera. Diharapkan kegiatan ini dapat menginspirasi pedagang untuk melakukan perbaikan berkelanjutan.
PENCEGAHAN STUNTING MELALUI SOSIALISASI PROGRAM BAPAK ASUH ANAK STUNTING DI KABUPATEN SUBANG Willya Achmad; Rizky Ilhami
Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 01 (2022): Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat, Maret 2022
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58471/pkm.v1i01.2841

Abstract

Stunting is a chronic nutritional problem that stunts children's physical growth and cognitive development, having a long-term impact on their future health and productivity. This study aims to investigate the effectiveness of the socialization of the Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) program in stunting prevention efforts in Subang Regency, Indonesia. This study utilized a qualitative design. Data was collected through a structured survey of mothers of children under five and fathers in Subang District. The results showed that the "Bapak Asuh Anak Stunting" (BAAS) program is an important initiative in stunting prevention in Indonesia. BAAS involves various stakeholders and focuses on families at risk of stunting, including stunted infants, pregnant women from at-risk families, brides-to-be, new families, and non-stunted toddlers from poor families. The program provides a package of benefits, including nutrition care and family economic support. Socialization of the BAAS program in Subang District through various methods, such as public campaigns, mass media, school education, community activities, and collaboration with the private sector, aims to increase community understanding and support for the program. Collaboration between the local government, the community, and the private sector is the key to success in implementing BAAS in stunting prevention efforts.
PENGEMBANGAN JURNAL ILMIAH ONLINE PADA SEKOLAN TINGGI TEOLOGIA BETHEL MEDAN Paska Marto Hasugian
Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 02 (2023): Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat, July 2023
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58471/pkm.v2i02.2842

Abstract

This community service aims to document the process of developing an online scientific journal as an effort to expand the impact of academic knowledge from Bethel College of Theology (STT) in Medan. Through a collaborative approach, this research involved faculty members and administrative staff in developing an effective and accessible online scientific journal platform. The development process included needs analysis, interface design, technical development, and pilot testing and evaluation. The outcome of this service was the launch of a scientific journal platform that facilitates publication, peer-review, and knowledge exchange digitally. It is hoped that this initiative will enrich the quality of research and scientific understanding among students, lecturers, as well as the academic community, while making a sustainable contribution to the development of knowledge in the field of theology and religion.
PELATIHAN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK GURU SEKOLAH DASAR PUTRI DELI NAMORAMBE Paska Marto Hasugian
Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 01 (2024): Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat 2024
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan penggunaan media pembelajaran digital bagi guru sekolah dasar bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi guru dalam mengintegrasikan teknologi digital ke dalam proses pembelajaran. Dalam konteks pendidikan masa kini yang semakin didorong oleh perkembangan teknologi, penggunaan media pembelajaran digital menjadi suatu keharusan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. Melalui serangkaian aktivitas yang terstruktur, peserta pelatihan akan diberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya media pembelajaran digital serta praktik-praktik terbaik dalam penerapannya. Pelatihan ini mencakup pemahaman tentang berbagai jenis media pembelajaran digital, strategi integrasi ke dalam rencana pembelajaran, dan keterampilan pemilihan serta evaluasi media pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran siswa. Dengan demikian, diharapkan pelatihan ini dapat memberikan dukungan yang signifikan bagi guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar melalui pemanfaatan teknologi digital secara efektif.
PENINGKATAN UMKM LOKAL BERBASIS DIGITALISASI DAN PUBLIKASI ECO GREEN DI PERUMAHAN PLN SURABAYA (KEL. PETEMON, KECAMATAN SAWAHAN, KOTA SURABAYA) Lis Setyowati; Reza Duta Apriliyanto
Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 01 (2024): Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat 2024
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era ini, masyarakat sangat kreatif dalam memanfaatkan kemajuan teknologi dan informasi. Kemajuan teknologi memudahkan pertukaran informasi melalui berbagai platform yang tersedia. Hal ini sangat menguntungkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan memungkinkan berkembangnya inisiatif Eco Green modern di perkotaan. Merupakan kesempatan besar dimana mahasiswa STIE Pemuda akan berkolaborasi dengan masyarakat melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), dengan fokus utama pada kelompok PKM Surabaya 1. Tujuan kami adalah memberdayakan UMKM yang berada di Perum. PLN Tidar Surabaya untuk memaksimalkan potensi bisnis online mereka, serta mengembangkan inisiatif Eco Green untuk menumbuhkan kesadaran lingkungan di dalam kota.
KETAHANAN PANGAN MENUJU PENINGKATAN UMKM SIDOARJO Nur Hidayah; Nur Aini Anisa; Nuryadi , Nuryadi; Mohammad Ainur Rizki; Lailia Ananda Putri; Retno Dwiyanti; Riska Amelia
Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 01 (2024): Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat 2024
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PKM atau Pengabdian Masyarakat merupakan program wajib yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi. Program pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh PKM Sidoarjo ini didasari oleh permasalahan yang ada di Desa Tawangsari Kecamatan Taman. Kesadaran masyarakat Desa Tawangsari terhadap kebersihan lingkungan masih rendah hal ini ditandai dengan banyaknya sampah di pinggir jalan dan disekitarnya, selain itu masyarakat Desa Tawangsari masih minim memanfaatkan hasil perkebunan hingga memasarkan hasilnya. Secara garis besar program kerja yang dilakukan PKM Sidoarjo bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang Go Green, penghijauan, kebersihan, serta membantu pemanfaatan dan pemasaran hasil kebun warga Desa Tawangsari. Kegiatan yang dilakukan dalam program kerja PKM Sidoarjo antara lain membersihkan area kantor desa, sekolah, dan juga pasar. PKM Sidoarjo juga mempunyai program bimbingan belajar bagi siswa untuk menyelesaikan pekerjaan rumah di Rumah Belajar yang diikuti oleh 40 peserta. Selain itu, PKM Sidoarjo melakukan penanaman tanaman herbal dan sayuran sekaligus memberikan edukasi kepada ibu-ibu PKK mengenai pemanfaatan hasil kebun untuk UMKM yang lebih luas dan berpotensi naik kelas.
PENGGUNAAN ISAK 35 DIDALAM LAPORAN KEUANGAN ORGANISASI NONLABA PADA GEREJA GMI “ANUGERAH” SIMPANG RAYA Stefanus Andy; Purba, Sahala
Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 01 (2024): Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat 2024
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gereja Methodist termasuk salah satu anggota Persekutuan Gereja-Gereja Seluruh Indonesua (PGI). Dalam melaksanakan tugas pelayanan gerja, juga membutuhkan dana agar tujuan dan program gereja tercapai. Gereja wajib membuat laporan keuangan sebagai pertanggung jawaban kepada anggota jemaat. Untuk memudahkan penyusunan laporan keuangan ikatan akuntansi indonesia menerbitkan standat yaitu Interpretasi standar akuntansi keuangan 35 ( ISAK 35). Agar mempermudah GMI “Anugerah” memperoleh sumber dana dari luar. Tujuan penelitian adalah perbandingan laporan keuangan yang ada di GMI ‘Anugerah” dengan yang sesuai di ISAK 35 dapat dipahami secara sederhana, penelitian ini menggunakan metode kualitatif . dalam pengumpulan data peneliti menggunakan teknik observasi dengan melakukan perbandingan laporan keuangan yang ada di GMI “anugerah” dan yang sesuai dengan ISAK 35. Hasilnya dalam penyusunan GMI “ anugerah” hanya , pemasukan dan pengeluaran hal ini tidak relevan dengan ISAK 35. Kesimpulan dari penelitian dalam perencanaan laporan keuangan GMI‘’Anugerah” tidak sesuai dengan ISAK 35.
PENERAPAN ISAK 35 TENTANG LAPORAN KEUANGAN ORGANISASI NON LABA PADA GEREJA METHODIST INDONESIA DOLOK NAGODANG Reymondo Simanjuntak; Sahala Purba
Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 01 (2024): Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat 2024
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Interpretasi baru terhadap aturan pelaporan keuangan dipilih oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) karena pentingnya laporan keuangan bagi organisasi nirlaba, khususnya GMI Dolok Nagodang. ISAK 35, Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan Nomor 35, merupakan salah satu hasil reformasi PSAK 1: Penyajian Laporan Keuangan. Tujuan ISAK 35 adalah untuk meningkatkan relevansi, komparabilitas, dan kemudahan pemahaman pelaporan keuangan. Standar ini akan membantu GMI Dolok Nagodang dalam mendapatkan sponsor eksternal. Penelitian ini bertujuan agar mendapatkan pemahaman tentang bagaimana laporan keuangan di GMI Dolok Nagodang dibandingkan dengan laporan keuangannya yang diurutkan menurut ISAK 35. Penelitian ini bersifat kualitatif dan membandingkan teori ISAK 35 dengan praktik GMI Dolok Nagodang melalui analisis deskriptif. Dalam penelitian ini, data dikumpulkan melalui observasi. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa GMI Dolok Nagodang belum melakukan pelaporan keuangannya sesuai dengan standar yang berlaku, khususnya ISAK 35 karena laporan keuangannya hanya mencakup laporan penerimaan dan pengeluaran.