cover
Contact Name
Sean Institute
Contact Email
editorjournal@seaninstitute.or.id
Phone
+6281264451404
Journal Mail Official
editorjournal@seaninstitute.or.id
Editorial Address
Komplek New Pratama ASri Blok C, No.2, Deliserdang, Sumatera Utara, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat (M-PKM)
Published by SEAN INSTITUTE
ISSN : -     EISSN : 28293738     DOI : https://doi.org/10.54076
Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat (M-PKM) Merupakan jurnal Pengabdian yang diterbitkan oleh Sean Institute.M-PKM merupakan jurnal peer review, open access, dan ilmiah yang ditujukan kepada pelaksana pengabdian dengan fokus adalah PKM pada bidang komputer dan Informatika, PKM pada bidang sains,PKM pada bidang ekonomi dan manajemen, PKM pada bidang pendidikan, PKM pada bidang kesehatan dan hukum, PKM diterbitkan 3 kali dalam setahun
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 80 Documents
EDUKASI PENCEGAHAN LEPTOSPIROSIS PADA PETANI DI DESA NONAPAN Hairil Akbar; Henny Kaseger; Fachry Rumaf; Jefri Monoarfa; Rifqi Raji Potabuga; Andini Nur Aisyah Rasjid; Nadira Aulia Mokoagow
Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 03 (2025): Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat, inpress edition 2025
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Leptospirosis merupakan penyakit zoonosis yang berisiko tinggi bagi petani karena paparan lingkungan yang terkontaminasi urin hewan, khususnya tikus. Berdasarkan kebutuhan masyarakat mengenai penyebab, cara penularan, gejala, dan upaya pencegahan mendorong dilaksanakannya kegiatan pengabdian masyarakat ini dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran petani serta mendorong praktik hidup bersih dan sehat. Kegiatan dilakukan melalui ceramah interaktif, diskusi, dan demonstrasi dengan tahapan perencanaan, persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Materi edukasi mencakup pengertian leptospirosis, cara penularan, gejala, langkah pencegahan, serta pentingnya deteksi dini dan penanganan medis. Evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta, dengan rata-rata peningkatan pengetahuan sebesar 54%, dan observasi perilaku menunjukkan kesadaran peserta untuk menerapkan pencegahan dalam aktivitas sehari-hari. Kegiatan ini memberikan manfaat langsung bagi mitra berupa peningkatan pengetahuan dan kemampuan menerapkan praktik hidup bersih dan sehat, serta menjadi model untuk replikasi dan keberlanjutan edukasi pencegahan leptospirosis di desa lain.
ENVIRONMENT-RESPONSIVE SMART MATERIALS: SUSTAINABLE INNOVATION BASED ON WEST JAVA CLIMATE DATA FOR FUTURE ENERGY TRANSITION Jogi R. N. Panggabean; Hilmi F. Putra; Irsyad M. Habibie; M. Raihan Hidayat; Kurnia, Julian; Kenjiro K. Counedio; Teuku S. Huseen
Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 03 (2025): Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat, inpress edition 2025
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Climate variability demands materials that adapt to environmental changes rather than simply resist them. This study analyzed environment-responsive smart materials for West Java's tropical climate using satellite data (2021-2024) tracking rainfall, sea surface temperature (SST), and chlorophyll-a. Statistical analysis revealed significant correlations: rainfall-SST (r = -0.41), rainfall-chlorophyll-a (r = 0.49), and SST-chlorophyll-a (r = -0.69), creating predictable environmental states affecting material degradation. Metal-Organic Framework (MOF) materials achieved 99% water harvesting efficiency at 80% relative humidity, typical of wet season conditions. Self-healing polymers performed optimally at 29-31°C, matching regional temperatures and minimizing energy requirements. Weathering analysis showed polymers degraded fastest (7.8% annually) versus aluminum (1.7% annually) under wet-dry cycling. Rainfall-optimized circular economy implementation demonstrated 65% resource efficiency improvement and 55% carbon emission reduction compared to traditional systems, with economic value reaching $60 per unit under optimal conditions. Biological recycling achieved 105% efficiency during wet seasons, while chemical recycling performed better during dry periods, suggesting complementary seasonal strategies. Temporal trends indicated precipitation increases and SST decreases consistent with regional climate projections, though natural variability remained dominant. This integrated framework linking satellite climate data with material performance enables evidence-based selection for tropical applications and provides replicable methodology for other regions facing similar environmental challenges.
REMAJA CERDAS, REPRODUSKSI SEHAT: PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI PADA REMAJA PUTRI DI PONDOK PESANTREN RAUDHATUL ULUM SAKATIGA Risma Oktaria; Sri Suryani; Nurul Aliyah
Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 03 (2025): Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat, inpress edition 2025
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap berbagai masalah kesehatan reproduksi akibatkurangnya pengetahuan dan keterbatasan akses terhadap informasi yang akurat. Kegiatanpelayanan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja perempuantentang kesehatan reproduksi melalui konseling dan diskusi interaktif. Kegiatanini dilaksanakan pada tanggal 3 Oktober 2025 di Madrasah Tsanawiyah (MTs) PondokPesantren Raudhatul Ulum Sakatiga, Kabupaten Ogan Ilir, dengan melibatkan 50 siswikelas sembilan sebagai peserta. Metode yang digunakan adalah pendidikan kesehatan denganpendekatan partisipatif melalui ceramah, sesi tanya jawab, dandiskusi kelompok. Materi yang disampaikan meliputi definisi remaja, pubertas, anatomi organ reproduksi, siklus menstruasi, infeksi menular seksual(IMS), kebersihan diri, dan pengembangan citra diri yang positif. Hasil menunjukkan peningkatan antusiasme dan partisipasi aktifsiswa selama proses pembelajaran, yang terlihat darijumlah pertanyaan yang diajukan dan konsultasi individu setelah sesi berakhir.Tanggapan positif dari siswa dan guru pendamping menunjukkan bahwapendidikan kesehatan reproduksi tetap sangat dibutuhkan di lingkungan sekolah asrama Islam. Kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan literasi kesehatan remajadan memberikan kesempatan bagi sekolah untuk secara berkelanjutan mengintegrasikanpendidikan kesehatan reproduksi ke dalam kurikulum dan program ekstrakurikuler.
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI MESIN CNC UKIR KAYU DENGAN SISTEM PENGATURAN TEKANAN OTOMATIS UNTUK MENINGKATKAN PRESISI PRODUKSI KERAJINAN KAYU DI DESA BANTUR, KABUPATEN MALANG Fauzi, Deni Nur; Yoga Ahdiat Fakhrudi; Eva Mirza Syafitri
Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 03 (2025): Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat, inpress edition 2025
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menerapkan teknologi Mesin CNC Ukir Kayu dengan Sistem Pengaturan Tekanan Otomatis sebagai solusi peningkatan presisi dan efisiensi proses produksi kerajinan kayu di Desa Bantur, Kabupaten Malang. Desa Bantur dikenal sebagai sentra mebel, namun proses produksi kerajinan kayu masih dilakukan secara manual dengan presisi yang rendah. Inovasi mesin CNC ini dikembangkan untuk mengatur gaya tekan pahat terhadap kekerasan kayu secara otomatis menggunakan sensor tekanan dan sistem kontrol berbasis Mach3. Metode pelaksanaan meliputi perancangan mesin, pelatihan pengoperasian bagi anggota Karang Taruna Rajawali 56, dan uji performa alat. Hasil penerapan menunjukkan peningkatan efisiensi waktu produksi hingga 40% dan peningkatan kualitas hasil ukiran sebesar 30%. Penerapan teknologi CNC adaptif ini tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga membuka peluang wirausaha berbasis teknologi di kalangan pemuda desa
SOSIALISASI EKOLOGI BERBASIS PENDIDIKAN KARAKTER DI GEREJA HKI LUMBAN BARAT Betty Arli Sonti Pakpahan; Pardomuan Simanullang
Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 03 (2025): Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat, inpress edition 2025
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian Masyarakat Prodi S2 Manajemen Pendidikan Kristen IAKN Tarutung tahun 2025 bertemakan “ekologi berbasis karakter”. Tema ini sangat relevan dengan situasi dan kondisi Sumatera Utara yang sangat rentan terhadap bencana alam, khususnya banjir bandang dan tanah longsor, yang terjadi secara signifikan sepanjang tahun 2024 dan tahun 2025, termasuk di daerah Tapanuli utara. Terjadinya kebakaran hutan dan lahan di beberapa desa serta cuaca ekstrem yang memicu banjir di Kecamatan siatas barita dan Pahae Jae. Hal ini tidak terlepas dari ulah manusia, maraknya penebangan pohon dan pembakaran hutan sehingga mempengaruhi terhadap rusaknya ekosistem, yang memicu bencana alam seperti banjir dan tanah longsor, serta memperparah pemanasan global dan penurunan kualitas air dan tanah. Oleh karena itu edukasi ekologi kepada masyarakat sangat penting agar masyarakat memiliki kesadaran dan tanggung jawab dalam menjaga lingkungan hidup. Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan dengan 3 (tiga) kegiatan; Ibadah, Penyuluhan dan penanaman bibit pohon. Hasilnya terlihat dari respons positif dan antusiasme warga gereja selama proses pelaksanaan PKM, bahkan sebulan setelah kegiatan menunjukkan bahwa program ini tidak hanya berhasil secara teknis, tetapi juga berhasil menanamkan kesadaran dan rasa kepemilikan jangka panjang terhadap lingkungan.
SOSIALISASI PEMANFAATAN CHATGPT SEBAGAI ALAT BANTU CERDAS DALAM MENINGKATKAN LITERASI DIGITAL SANTRI PESANTREN Hasdyna, Novia; Kesuma Dinata, Rozzi; Fadhilah, Cut; Irfan Fajri, T.; Mutasar, Mutasar
Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 03 (2025): Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat, inpress edition 2025
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesantren sebagai lembaga pendidikan berbasis keagamaan menghadapi tantangan yang cukup besar dalam meningkatkan literasi digital di era modern. Keterbatasan pemahaman santri terhadap pemanfaatan teknologi informasi menyebabkan akses terhadap sumber belajar yang relevan dan mutakhir menjadi terbatas. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan untuk mengatasi permasalahan tersebut melalui sosialisasi pemanfaatan ChatGPT sebagai alat bantu cerdas dalam mendukung proses pembelajaran dan peningkatan literasi digital. Tujuan utama kegiatan ini adalah membekali santri dengan keterampilan dasar dalam menggunakan ChatGPT secara efektif, etis, dan produktif sebagai media pencarian informasi, penyusunan tulisan, serta pendukung pembelajaran mandiri. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pelatihan interaktif yang meliputi sosialisasi konsep literasi digital, demonstrasi penggunaan ChatGPT, sesi praktik langsung, serta pendampingan dan evaluasi. Kegiatan ini dilaksanakan di Dayah Darul Ulum Al Munawarah, Cunda, Kota Lhokseumawe, pada Kamis, 18 September 2025. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman santri terhadap pemanfaatan ChatGPT sebesar 78%, berdasarkan perbandingan hasil pre-test dan post-test, disertai perubahan sikap positif terhadap penggunaan teknologi digital secara bertanggung jawab. Program ini memberikan dampak nyata dalam meningkatkan literasi digital dan kemandirian belajar santri, sekaligus menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem pendidikan pesantren yang adaptif terhadap perkembangan teknologi berbasis Artificial Intelligence.
“SMART ENERGY CLASS”: EKSPLORASI TEORI DAN RISET ENERGI BERSAMA SISWA SMA IT DAARUL ILMI BANDAR LAMPUNG Ayu Aprili; Ahmad Faruq; Surya Prihanto; Yusril Al-Fath
Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 03 (2025): Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat, inpress edition 2025
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Isu mengenai keberlanjutan energi menjadi tantangan global saat ini. Fenomena ini menuntut peningkatan literasi energi sejak tingkat pendidikan. Kenyataan saat ini pemahaman mengenai energi terbarukan akan sangat mendukung transisi energi bersih terbarukan di Indonesia. Kegiatan “Smart Energy Class” menjadi implementasi untuk mendukung isu keberlanjutan energi. Kegiatan ini dilaksanakan di SMA IT Daarul Ilmi, Bandar Lampung dengan pendekatan participatory learning dan contextual teaching. Kegiatan melihatkan 30 siswa kelas XI dan dilaksanakan pada 19 Agustus 2025. Kegiatan ini meliputi beberapa tahap mulai dari pemaparan teoritis, diskusi interaktif dan study kasus ditutup dengan presentasi. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest untuk mengukur pengetahuan kognitif. Penilaian presentasi untuk mengamati kemampuan berpikir kritis dan komunikasi ilmiah. Berdasarkan hasil test menunjukkan peningkatan signifikan nilai rata-rata siswa dari 55.3 menjadi 78.7. Nilai rata-rata study kasus dan presentasi lebih baik yaotu 82.6. Hal ini menunjukkan bahwa integrasi pembelajran kontekstual dan partisipatif mampu meningkatkan pemahaman terkait keberlanjutan energi. Secara keseluruham, kegiatan Smart Energy Class menadi model pembelajaran efektif untuk menumbuhkan kesadaran terkait literasi energi.
FOOD EDUCATION ON SCHOOL CHILDREN'S SNACKS USING CREATIVE LEARNING MEDIA (E-BOOKLET) TO IMPROVE STUDENTS' KNOWLEDGE AT SMA NEGERI 5 PALU Kiki Sanjaya; Pitriani, Pitriani; Sendhy Krisnasari; Alchamdani, Alchamdani; Adhe Sofyan Anas; Riri Suwahyuni Wahid; Ocvita Maharani; Adnan Sari Bite
Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 03 (2025): Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat, inpress edition 2025
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

School Children’s Snacks (PJAS) serve as one of the daily food sources for students; however, many issues regarding hygiene and food safety are still frequently found. The 2023 BPOM inspection revealed that 126 samples (55.75%) did not meet biological standards due to contamination by Escherichia coli. In addition, three samples of noodles and tofu (1.95%) were found not to meet chemical standards because they contained formalin. This situation is exacerbated by the lack of supervision from parents and teachers, as well as students’ limited knowledge about food safety. To address these problems, a community service program was conducted at SMA Negeri 5 Palu on August 25, 2025. The activity began with coordination between the principal and teachers regarding the use of an e-booklet as an educational medium for PJAS. A pre-test was carried out to assess students’ baseline knowledge, followed by counseling sessions delivered through short lectures, e-booklets, and videos. A post-test was then administered to measure knowledge improvement. To further motivate students, educational games with prizes were organized, and the PJAS e-booklet was handed over to the school for continuous use. Analysis of the pre- and post-test results showed a significant increase, both in understanding PJAS selection and awareness of harmful substances. Thus, this educational activity effectively enhanced students’ knowledge of safe PJAS consumption and helped reduce the risk of foodborne illness.
APLIKASI SEMAR MESEM (SISTEM ELEKTRONIK MONITORING ANAK RAWAT MENCEGAH STUNTING EFEKTIF MODERN) UNTUK MENGENDALIKAN STUNTING DI POSYANDU DAHLIA Dyah Suryani; Sri Handayaningsih; Solikhah, Solikhah; Taufan Ali; Ira Hardina; Mohammad Soleh; Aulia Nahda Az-Zahra
Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 03 (2025): Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat, inpress edition 2025
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan utama yang dihadapi mitra, yaitu Posyandu Dahlia di Padukuhan Pringgading, Kelurahan Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul, adalah pencatatan status gizi balita yang masih dilakukan secara manual sehingga data belum terintegrasi dan rawan kesalahan. Kondisi ini berdampak pada keterlambatan deteksi dini risiko stunting dan pengambilan keputusan dalam intervensi gizi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader posyandu dalam melakukan pemantauan pertumbuhan anak melalui penerapan aplikasi Semar Mesem (Sistem Elektronik Monitoring Anak Rawat Mencegah Stunting Efektif Modern). Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan kader posyandu dalam penggunaan aplikasi digital untuk pencatatan dan pelaporan status gizi balita. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan kader serta observasi terhadap efektivitas penggunaan aplikasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan kader dari 79% menjadi 100% setelah pelatihan, serta meningkatnya efisiensi dan akurasi pencatatan data gizi anak. Selain itu, kader melaporkan kemudahan dalam memantau pertumbuhan anak dan masyarakat menunjukkan peningkatan kesadaran terhadap pentingnya gizi seimbang. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam memperkuat sistem pemantauan stunting berbasis masyarakat, sekaligus membuka peluang replikasi dan pengembangan aplikasi Semar Mesem di posyandu lain secara berkelanjutan.
WORKSHOP PENGUATAN KOMPETENSI GURU PAUD DALAM IDENTIFIKASI DAN STIMULASI PERKEMBANGAN SOSIAL-EMOSIONAL ANAK DI KABUPATEN SUKAMARA Vera Novita Sari
Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 03 (2025): Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat, inpress edition 2025
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan sosial-emosional merupakan salah satu aspek penting dalam tumbuh kembang anak usia dini yang memengaruhi kemampuan anak dalam membangun hubungan sosial, mengelola emosi, dan berinteraksi secara positif. Namun, pemahaman dan keterampilan guru PAUD dalam melakukan identifikasi dan stimulasi sosial-emosional anak masih bervariasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru PAUD dalam mengenali indikator perkembangan sosial-emosional serta merancang stimulasi yang sesuai. Workshop dilaksanakan secara daring menggunakan Microsoft Teams, dengan melibatkan 15 guru PAUD di Kabupaten Sukamara. Kegiatan mencakup penyampaian materi, pelatihan penggunaan lembar identifikasi perkembangan sosial-emosional, demonstrasi penyusunan aktivitas stimulasi, serta diskusi interaktif. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dari rata-rata 55% menjadi 85%. Peserta juga mampu menggunakan lembar identifikasi perkembangan sosial-emosional serta mampu merancang aktivitas stimulasi yang dapat diterapkan dalam pembelajaran. Respons peserta terhadap kegiatan sangat positif. Dengan demikian, workshop ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru PAUD terkait perkembangan sosial-emosional anak usia dini.