cover
Contact Name
Ida Sofiyanti
Contact Email
ekonurhermansyah@unw.ac.id
Phone
+6287747996725
Journal Mail Official
library@unw.ac.id
Editorial Address
Jl. Diponegoro no 186 Gedanganak, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional dan Call For Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo
ISSN : 29617340     EISSN : 29622913     DOI : -
Core Subject : Health,
Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo merupakan jurnal prosiding open access, diterbitkan oleh Program Studi Kebidanan Program Sarjana dan Prodi Pendidikan Profesi Bidan Program Profesi Fakultas Kesehatan, Universitas Ngudi Waluyo, dimana terdiri dari hasil penelitian pada bidang Kebidanan. semua artikel yang akan diterbitkan melalui proses editor yang direview oleh dua reviewer secara double-blind review process. Dewan redaksi menerima artikel : (1) Theoretical articles; (2) Empirical studies; (3) Case studies; (4) Literature Review .
Articles 802 Documents
Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. R Umur 24 Tahun G1P0A0 di Wilayah Puskesmas Cukir Jombang Pipit Ariani; Kartika Sari
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

According to the World Health Organization (WHO), the maternal mortality rate is the number of maternal deaths due to pregnancy, childbirth, and postpartum, which is used as an indicator of women's health. The Maternal Mortality Rate (MMR) is one of the targets of the Global Sustainable Development Goals (SDGs) in reducing the maternal mortality rate (MMR) to 70 per 100,000 live births by 2030. According to WHO (2019), the maternal mortality rate (MMR) in the world is 303,000 people. The maternal mortality rate (MMR) in ASEAN is 235 per 100,000 live births (ASEAN Secretariat, 2020). The purpose of this midwifery care is to implement comprehensive midwifery care in a continuity of care (COC) manner for Mrs. R Age 24 Years G1P0A0 in the Cukir Jombang Health Center Area with a descriptive approach by conducting anamnesis and observation of patients starting from pregnancy, childbirth, postpartum, and at the time of choosing contraceptives and documenting using SOAP. While health services for children are carried out when the baby is born, neonatal visits and counseling on how to care for the umbilical cord lead to exclusive breastfeeding. The method used in comprehensive care for pregnant women, giving birth, postpartum, neonates, and family planning is a descriptive method. The type of final assignment report used is a case study. Data collection techniques use interview methods and direct observation of patients. The results obtained from comprehensive assistance in continuity of care (COC) on Mrs. R are from pregnancy, childbirth, postpartum, and newborns until the mother uses contraceptives, namely pregnancy within normal limits, CS delivery indicating anemia, and no complications. The conclusion obtained by the author from carrying out comprehensive midwifery care in continuity of care (COC) on Mrs. R is that as health workers, especially midwives, they can implement comprehensive midwifery care to reduce maternal and infant mortality rates. Abstrak Menurut World Health Organization (WHO) Angka Kematian Ibu (Maternal Mortality Rate) merupakan jumlah kematian ibu akibat dari proses kehamilan, persalinan dan pasca persalinan yang dijadikan indikator derajat kesehatan perempuan. Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu target Global Sustainable Development Goals (SDGs) dalam menurunkan angka kematian ibu (AKI) menjadi 70 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2030. Menurut WHO (2019) Angka Kematian Ibu (AKI) didunia yaitu sebanyak 303.000 jiwa. Angka Kematian Ibu (AKI) di ASEAN yaitu sebesar 235 per 100.000 kelahiran hidup (ASEAN Secretariat, 2020). Tujuan dari asuhan kebidanan ini adalah untuk menerrapkan asuhan kebidanan komperhensif secara Continuity of Care (COC) pada Ny. R Umur 24 Tahun G1P0A0 di Wilayah Puskesmas Cukir Jombang dengan pendekatan secara deskriptif dengan melakukan anamnesa dan observasi kepada pasien mulai dari kehamilan, persalinan, Nifas dan pada saat pemilihan alat kontrasepsi seta mendokumentasikan menggunakan SOAP. Sedangkan pelayanan kesehan pada anak dilakukan pada saat bayi baru lair, kunjungan neonatus dan melakukan konseling tentang cara perawatan tali pusat hingga asi Ekslusif. Metode yang digunakan dalam asuhan komprehensif pada ibu hamil, bersalin, nifas, neonatus dan KB ini adalah metode deskriptif. Jenis laporan tugas akhir yang digunakan adalah studi kasus (case study). Teknik pengumpulan data dengan anamnesa, pemeriksaan fisik, hasil laboratorium dan studi dokumentasi menggunakan metode interview dan observasi langsung terhadap pasien. Hasil yang diperoleh dari pendampingan komperhensif secara Continuity of care (COC) pada Ny. R adalah dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir hingga ibu menggunakan alat kontrasepsi yaitu kehamilan dalam batas normal, persalinan SC indikasi anemia dan tidak ada penyulit. Kesimpulan yang diperoleh penulis dari melakukan asuhan kebidanan komperhensif secara Continuity of Care (COC) pada Ny. R adalah bahwa sebagai tenaga kesehatan khususnya Bidan dapat menerapkan asuhan kebidanan secara komperhensif untuk menurunkan AKI dan AKB.
Asuhan Kebidanan Continuity of Care dengan Letak Sungsang, Oligohidramnion dan Kalsifikasi Plasenta Astuti, Sri; Risma Aliviani Putri
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The period of pregnancy, childbirth, postpartum, neonates is a physiological condition that may threaten the life of the mother, baby and even cause death. One effort that can be done is to apply a comprehensive midwifery care model that can optimize the detection of high-risk neonatal maternal. The aim of the research was to analyze midwifery care for pregnant women, maternity, postpartum, BBL and family planning. Analytical descriptive observational research method. A case study approach to the implementation of midwifery care includes care for pregnancy, childbirth, newborns, postpartum, and family planning (KB). The sample was a second trimester pregnant woman, gestation age 27-28 weeks, G2P1A0. Research time Mei 2024 – November2024 in the working area of RSIA Asih Balikpapan. The research instrument uses the SOAP documentation method with a varney management mindset. The collection technique uses primary data through    interviews, observation, physical examination, MCH handbook. Research results Mrs. P G2P1A0 gestational age 27-28 weeks with breech position.Based on the results of a comprehensive case study (Continuity Of Care ) on Mrs P from the two trimester of pregnancy, the third pregnancy visitis2Childbirt 1 time,postpartum 4 time period,newborn and neonatus 3 time wereobtained Mrs.P aged 24 years G2 P1 A0 gestational age 39-40 week with the location of the buttocks,ligohidarmnion and Calsifikasi plasenta Chilbirth in Mrs P took place in the hospital,the pospartum period took place normally, at 6 hours postpartum, the mother complained that there was stil very little breast milk then given provided midwifery care Complementer Oxytocin massage, there was no ab normal bleeding,Uterin contractions are good.In newborns,the resuls of antropometric examinations are normal, and Mrs.P decides to use IUD post plasenta contraception.It is hoped that the midwifery care (Contuuinity Of Care ) will always imlement midwifery management, maintain and improve competence in providing care in accordance with midwifery service standars.   Abstrak Masa kehamilan, persalinan, nifas, neonatus merupakan suatu keadaan fisiologis yang kemungkinan mengancam jiwa ibu, bayi bahkan menyebabkan kematian. Salah satu upaya yang dapat dilakukan menerapkan model asuhan kebidanan komperehensif yang dapat mengoptimalkan deteksi risiko tinggi maternal neonatal. Tujuan penelitian melakukan analisis pelaksanaan asuhan kebidanan ibu hamil, bersalin, nifas, BBL dan KB. Metode penelitian observasional desktiptif analitik. Pendekatan studi kasus pada pelaksanaan asuhan kebidanan meliputi asuhan kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, nifas, dan keluarga berecana (KB).Sampel adalah seorang ibu hamil trimester II usia kehamilan 27-28 minggu, G2P1A0 dengan Letak Sungsang,. Waktu penelitian Mei- November 2024 di RSIA Asih Balikpapan. Instrumen penelitian menggunakan metode dokumentasi SOAP dengan pola pikir manajemen varney. Teknik pengumpulan data menggunakan data sekunder dan data primer melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan buku KIA. Hasil asuhan didapatkan Ny.P Umur 24 tahun G2P1A0 usia kehamilan 27-28 minggu dengan masalah Letak Sungsang Berdasarkan hasil studi kasus secara komprehensif (Continuity Of Care ) pada Ny. P dari kehamilan TM II dilakukan1 kali kunjugan,TM III dilakukan 1 kali kunjungan, persalinan 1 kali kunjungan, nifas 4 kali kunjungan,BBL dan Neonatus 3 kali kunjungandan KB 1 kali kunjungan di dapatkan Ny. P usia 24 tahun G2P1 A0  UK 27-28 minggu dengan kehamilan letak sungsang dan pada TM III UK 39-40 minggu dengan letak sungsang presentasi bokong , Oligohidramnion dan Calcifikasi plasenta,Persalinan pada Ny. P berlangsung di RSIA Asih Balikpapan yang awalnya di rencanakan SC dan akhirnya lahir secara pervaginam, masa nifas berlangsung normal, pada nifas 6 jam ibu mengeluh ASI masih sangat sedikit maka di berikan asuhan kebidanan komplementer yaitu pijat oksitsin, selama nifas tidak ada perdarahan dan kontraksi uterus baik, pada BBL hasil pemeriksaan antropometri normal, dan Ny.P memutuskan untuk mengunakan KB IUD pasca salin.Diharapkan profesi bidan dalam memberikan asuhan kebidanan berkelanjutan ( Cotiunity Of Care ) selanjutnya selalu menerapkan manajemen kebidanan,mempertahankan dan meningkatkan kompetensi dalam memberikan asuhan sesuai dengan standar pelayanan.
Counter Pressure Massage untuk Mengurangi Nyeri Persalinan dalam Asuhan Kebidanan Continuity of Care (COC) pada Ny. E G3P2A0 Umur 26 Tahun dengan KEK dan Anemia Tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Bergas Agustina Sri Wahyuni; Yulia Nur Khayati
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Continuity of Care in Midwifery is a series of continuous and comprehensive services starting from pregnancy, childbirth, postpartum care, newborn care, and family planning services. It addresses the specific health needs of women and the personal circumstances of each individual. Comprehensive care involves thorough examinations, including basic laboratory tests and counseling. Comprehensive midwifery care includes continuous services in areas such as antenatal care, childbirth care, postpartum care, newborn care, and family planning services. Continuity of care in pregnancy emphasizes the importance of women receiving services from the same professional or a consistent team of professionals. This ensures proper monitoring of their condition over time and fosters trust and openness due to familiarity with the caregiver.The type of research used in this study is descriptive, with a case study approach. The sample used is Mrs. A. After providing comprehensive midwifery care, including care during pregnancy, childbirth, postpartum, and newborn care, the outcomes were normal pregnancy, normal delivery, healthy baby, and appropriate family planning. There was no gap identified between theoretical knowledge and practical application in the comprehensive midwifery care provided to Mrs. A and her baby in Bringin Village, Bringin Subdistrict, Semarang Regency.   Abstrak Continuity of care dalam kebidanan adalah serangkaian kegiatan pelayanan yang berkelanjutan dan menyeluruh mulai  dari  kehamilan,  persalinan,  nifas,  pelayanan  bayi baru   lahir   serta   pelayanan   keluarga   berencana   yang menghubungkan     kebutuhan     kesehatan     perempuan khususnya  dan  keadaan  pribadi  setiap  individu.  Asuhan komprehensif    merupakan    suatu    pemeriksaan    yang dilakukan secara lengkap dengan adanya  pemeriksaan, laboratorium sederhana dan konseling. Asuhan kebidanan   komprehensif   mencakup tempat   kegiatan pemeriksaan berkesinambungan diantaranya    adalah asuhan kebidanan  kehamilan, asuhan  kebidanan persalinan, asuhan kebidanan masa nifas dan asuhan kebidanan bayi  baru  lahir  serta  akseptor  KB. Asuhan kehamilan   mengutamakan kesinambungan   pelayanan (continuity of care) sangat penting buat wanita  untuk mendapatkan  pelayanan  dari  seorang  profesional  yang sama atau dari satu tim tenaga profesional, sebab dengan begitu maka perkembangan kondisi mereka setiap saat  akan  terpantau  dengan  baik  selain  juga  mereka menjadi   percaya   dan   terbuka   karena   merasa   sudah mengenal   si   pemberi   asuhan. Jenis   penelitian   yang digunakan   yaitu   deskriptif, dengan   pendekatan   studi kasus (Case Study).  Sampel yang digunakan adalah Ny. A.  Setelah melakukan dan memberikan asuhan kebidanan secara Komprehensif mulai dari Ibu Hamil, Bersalin, Nifas, Bayi dan hasilnya hamil dengan normal, bersalin dengan normal, bayi dengan normal, dan sampai dengan KB. Tidak terdapat kesenjangan antara teori dan kasus pada Asuhan Komprehensif kebidanan pada Ny.E dan By.Ny.E di Desa Bringin Kecamatan Bringin Kabupaten semarang.
Asuhan Kebidanan Continuity of Care (COC) pada Ny.R Umur 26 Tahun G1P0A0 di PMB X Fatmah Baradja; Kartika Sari
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Continuity of care is the provision of obstetric care starting from pregnancy, childbirth, postpartum, neonate to deciding to use a family with family (KB). This aims to help, monitor, and detect the possibility of complications that accompany the mother and baby from pregnancy to the use of birth control. The midwifery care method at PMB X is through home visits by providing counseling according to the needs of mothers. taking place from pregnancy, postpartum delivery, neonates, to family planning with a frequency of 3 pregnancy visits, 4 postpartum visits, and 3 neonates. The method in this study uses a data collection method, namely using interviews, observations with primary and secondary data through the KIA Book, physical examination and this research starts from January – June 2024 research instruments using SOAP documentation. Based on the results of a comprehensive case study (Continuity Of Care) on Mrs. R from the second trimester of pregnancy, childbirth, postpartum period, newborns and neonates. Mrs. R was 26 years old G1P0A0 with a gestational age of 19 weeks. Childbirth in Mrs. R took place in PMB, the postpartum period took place normally, there was no abnormal bleeding, uterine contractions were good. In newborns, the results of anthropometric examinations were normal, and Mrs. R decided to use 3-month injectable birth control. It is hoped that the midwife profession in providing continuous midwifery care (continuity of care) will always implement midwifery management, maintain and improve competence in providing care in accordance with midwifery service standards.   Abstrak Asuhan kebidanan berkelanjutan (continuity of care) yaitu pemberian asuhan kebidanan mulai dari kehamilan, bersalin, nifas, neonatus hingga memutuskan menggunakan keluarga bersencana (KB). Hal ini bertujuan sebagai upaya untuk membantu, memantau, dan mendeteksi adanya kemungkinan timbulnya komplikasi  yang menyertai ibu dan bayi dari masa kehamilan sampai dengan ibu menggunakan KB. Metode asuhan kebidanan di PMB X melalui kunjungan rumah dengan memberikan konseling sesuai dengan kebutuhan ibu. Asuhan kebidanan yang diberikan kepada Ny. “R” berlangsung dari masa kehamilan, bersalin nifas, neonatus, sampai KB dengan frekuensi kunjungan hamil sebanyak 3 kali, nifas 4 kali, dan neonatus 3 kali. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data yaitu menggunakan wawancara, observasi dengan data primer dan sekunder melalui Buku KIA, pemeriksaan fisik serta penelitian ini dimulai dari bulan Januari – Juni 2024 instrumen penelitian menggunakan dokumentasi SOAP. Berdasarkan hasil studi kasus secara Komprehensif (Continuity Of Care) pada Ny. R dari kehamilan trimester II, persalinan, masa nifas, bayi baru lahir dan neonates. Didapatkan Ny. R umur 26 Tahun G1P0A0 usia kehamilan 19 minggu. Persalinan pada Ny. R berlangsung di PMB, masa nifas berlangsung normal tidak ada perdarahan yang abnormal, kontraksi uterus baik. Pada bayi baru lahir hasil pemeriksaan antropometri normal, dan Ny. R memutuskan untuk menggunakan KB suntik 3 bulan. Diharapkan profesi bidan dalam memberikan asuhan kebidanan berkelanjutan (continuity of care) selanjutnya selalu menerapkan manajemen kebidanan, mempertahankan dan meningkatkan kompetensi dalam memberikan asuhan sesuai dengan standar pelayanan kebidanan.
Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. SW Umur 24 Tahun G2P1A0 di Puskesmas Petung Kabupaten Penajam Paser Utara Kalimantan Timur Hapita; Hapsari Windayanti
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Continuity of care (COC) is continuous midwifery care provided to mothers and babies starting during pregnancy, childbirth, newborns, postpartum and family planning. Continuity of care carried out by midwives is generally oriented towards improving the continuity of service in a period. Based on the description above, the authors conducted care for Mrs. M from pregnancy, childbirth, postpartum, neonate and family planning at the Petung Health Center.   Because the Puskesmas has met the standards of midwifery care and has an MOU with educational institutions according to the Decree of the Minister of Health of the Republic of Indonesia No. 938 / MENKES / SK / VIII / 2007. Regulation of the Minister of Health of the Republic of Indonesia No. 1464 / MENKES / PER / X / 2010 concerning licenses and implementation of midwife practice. So that the authors are interested in conducting midwifery care entitled Comprehensive Midwifery Care for Mrs. SW Age 24 Years G2P1A0 at Petung Health Center. by performing continuous midwifery care for pregnant women, maternity, postpartum, newborns (BBL) and family planning.  The method used is descriptive, data collection techniques use primary and secondary data.  After providing care has provided comprehensive midwifery care ranging from pregnant women, childbirth, postpartum, infants and family planning results in normal pregnancy, normal delivery, normal babies, and up to family planning.    There is no gap between theory and case in the Comprehensive Midwifery Care of Mrs. SW and By.  Mrs. SW in Petung Village.   Abstrak Asuhan Kebidanan Continuity of care (COC) merupakan asuhan   kebidanan   berkesinambungan   yang   diberikan kepada   ibu   dan   bayi   dimulai   pada   saat   kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, nifas dan keluarga berencana. Continuity of care yang dilakukan oleh bidan pada umumnya berorientasi untuk meningkatkan kesinambungan pelayanan dalam suatu periode. Berdasarkan  uraian diatas, maka penulis melakukan asuhan pada Ny. SW dari masa   hamil,   bersalin,   nifas,   neonatus   dan   keluarga berencana   di Puskesmas petung.   Dikarenakan Puskesmas  tersebut  sudah  memenuhi  standart  asuhan kebidanan  dan  telah  memiliki  MOU  dengan  institusi pendidikan    menurut    Keputusan    Menteri    Kesehatan Republik   Indonesia   No.   938/MENKES/SK/VIII/2007. Peraturan   Menteri   Kesehatan   Republik   Indonesi   No. 1464/MENKES/    PER/    X/    2010    tentang    izin    dan penyelenggaraan praktik Bidan. Sehingga penulis tertarik untuk   melakukan   asuhan   kebidanan   yang   berjudul Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. SW Umur 24 Tahun G2P1A0 di Puskesmas Petung kabupaten Penajam Paser Utara Kalimantan Timur dengan  melakukan Asuhan  Kebidanan  secara  berkesinambungan    pada  Ibu hamil, bersalin, nifas, bayi baru lahir (BBL) dan keluarga berencana.  Metode  yang  digunakan  adalah  deskriptif, teknik  Pengumpulan  data  mengunakan  data  primer  dansekunder.  Setelah  melakukan  asuhan  telah  memberikan asuhan  kebidanan  secara  Komprehensif  mulai  dari  Ibu Hamil,  Bersalin,  Nifas,  Bayi,  dan  KB  hasilnya  hamil dengan  normal,  bersalin  dengan  normal,  bayi  dengan normal, dan sampai    dengan    KB, sehingga tidak    terdapat kesenjagan antara teori dan kasus pada Asuhan Komprehensif  kebidanan  pada  Ny.SW  dan  By.  Ny.  SW  di  Kelurahan petung.
Asuhan Kebidanan Continuity of Care (Coc) pada Ny. A GPA Umur 26 Tahun Induksi Persalinan dengan Massage Effluerage di RSU Puri Asih Salatiga Fitriyah; Isfaizah
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Continuity of care (CoC) is a service that during pregnancy, childbirth, postpartum, neonates is a physiological condition that is likely to threaten the life of the mother, baby and even cause death. One of the efforts made is to implement comprehensive care that can optimize early detection of high risks. maternal and neonatal. The aim of this research is to provide comprehensive midwifery care for pregnant, maternity, postpartum and neonate women at RSU Puri Asih Salatiga, the method used is descriptive research and the type of descriptive research used is case study. Labor induction is an action performed on pregnant women by stimulating uterine contractions, so that labor can proceed smoothly.  The aim is to analyze factors related to the causes of induction of labor at RSU Puri Asih Salatiga The data collection technique used is primary data and secondary data. Primary data was obtained through interviews, observation and physical examination, as well as documentation using SOAP with Varney's management mindset. while secondary data is data obtained from the KIA book. The sample is a pregnant woman in the third trimester, 34 weeks of gestation, G1P0A0. The results of the care obtained by Mrs. A, 26 years old, G1P0A0, 34 weeks' gestation with physiological pregnancy, labor progressed normally and complementary measures were given in the form of Massage Efflurage, the postpartum period progressed normally, there was no bleeding, good contractions, lochea rubra. Grade 2 perineal wound, the mother received vitamin A and mefenamic acid and amoxcilin, and in the newborn there were no signs of abnormal abnormalities in Mrs. A, and while providing care to Mrs. A, The care provided is in accordance with the baby's needs, such as weight monitoring, early and on demand breastfeeding, infection prevention, heat loss prevention, umbilical cord care, providing IEC regarding danger signs of BBL, Providing IEC regarding BBL care, and regarding mandatory immunization. Mrs. A decided to use birth control injections for 3 months, so as not to disrupt the production and quality of breast milk. Conclusion The care given to Mrs. A was in accordance with midwifery care standards ranging from pregnancy to family planning. The complementary care provided was Efflurage Massage. This Efflurage Massage has been proven to reduce pain in the first stage, making the mother more comfortable and more relaxed when facing the birth process. With this research, it is hoped that the risk of induced labor can be avoided.   Abstrak Continuity of care (CoC) adalah pelayanan yang Masa kehamilan, persalinan, nifas, neonatus meupakan suatu keadaan fisiologis yang kemungkinan mengancam jiwa ibu , bayi bahkan menyebabkan kematian , salah satu Upaya yang dilakukan yaitu dengan menerapkan asuhan komprehensif yang dapat mengoptimalkan deteksi dini resiko resiko tinggi maternal dan neonatal. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan asuhan kebidanan komprehensif pada ibu hamil , bersalin , nifas dan neonatus di RSU Puri Asih Salatiga, metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif dan jenis penelitian deskriptif yang digunakan adalah studi penelaahan kasus (Case Study). Induksi persalinan merupakan tindakan yang dilakukan pada ibu hamil dengan merangsang timbulnya kontraksi rahim, sehingga persalinan dapat berjalan dengan lancar.  Tujuan untuk memberikan asuhan kebidanan berkelanjuntan pada ibu bersalin dengan penyebab induksi pada persalinan di RSU Puri Asih Salatiga. Teknik Pengumpulan data yang digunakan adalah menggunakan data Primer dan data sekunder. Data Primer diperoleh melalui wawancara, observasi dan pemeriksaan Fisik, serta dokumentasi menggunakan SOAP dengan pola piker manajemen Varney. Sedangkan data Sekunder data yang diperoleh dari buku KIA. Sample adalah seorang ibu hamil trimester III Usia Kehamilan 34 Minggu G1P0A0. Hasil asuhan yang didapat Pada Ny. A umur 26 Tahun G1P0A0 usia kehamilan 34 minggu dengan hamil fisiologis, persalinan berlangsung secara normal dan diberikan tindakan komplementer berupa Massage Efflurage masa nifas berlangsung secara normal, tidak ada pendarahan, kontraksi baik, lochea rubra. Luka perineum grade 2, ibu mendapatkan vitamin A dan mefenamic acid dan amoxcilin, Hasil Pengkajian dan pemeriksaan pada bayi baru lahir tidak ditemukan adanya tanda-tanda kelain abnormal pada bayi Ny. A, dan selama diberikan Asuhan pada bayi Ny. A, Asuhan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan bayi. Ny. A memutuskan untuk menggunakan Kb Suntik 3 bulan, agar tidak menganggu produksi dan kualitas Asi. Kesimpulan Asuhan yang diberikan pada Ny.A sudah sesuai dengan standar asuhan kebidanan mulai dari hamil hingga KB, Adapun pemberian asuhan komplomenter yang diberikan yaitu Massage efflurage. Massage efflurage ini terbukti dapat untuk mengurangi nyeri pada kala 1, membuat ibu lebih nyaman dan lebih rileks pada saat menghadapi proses persalinan.
Asuhan Kebidanan Continuity of Care (COC) Pada Ny. “P” di Wilayah Kerja Puskesmas Sidorejo Pagar Alam Julpa, Alrinda; Kartika Sari
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pregnancy care emphasizes the continuity of care (COC), which is crucial for women to receive services from the same professional or a single team of professionals. This approach ensures that the condition of the pregnant woman is continuously monitored, while also fostering trust and openness, as they feel familiar with the caregiver. Midwives must provide continuous midwifery care, including antenatal care (ANC), intranatal care (INC), postpartum care, neonatal care, and family planning services, all of which should be of high quality. In this study, the author employed a descriptive research method with data collection techniques such as interviews, observations, physical examinations, supportive examinations, documentation studies, and literature reviews. The subjects in this case study were selected purposively, meaning they were chosen based on specific objectives to be achieved. This research commenced on June 26, 2024, and concluded on August 17, 2024. The midwifery care provided to Mrs. P, from pregnancy through delivery, postpartum, neonatal care, and family planning, included two prenatal visits, two postpartum visits, two neonatal visits, and delivery at a community health center. In the case of Mrs. P, the pregnancy progressed physiologically without any issues or complications. The entire labor process proceeded normally, and the care provided to the newborn, postpartum period, and neonate was also normal, with no gaps between theory and practice. Continuous midwifery care (COC) consistently applies midwifery management, maintaining and enhancing competencies to provide care in accordance with established midwifery service standards.   Abstrak Asuhan kehamilan mengutamakan kesinambungan pelayanan atau Continuiy Of Care (COC) sangat penting bagi wanita untuk mendapatkan pelayanan dari seorang profesional yang sama atau dari satu tim tenaga profesional, sebab dengan begitu maka perkembangan kondisi ibu hamil setiap saat akan terpantau dengan baik selain itu juga mereka menjadi lebih percaya dan terbuka karena merasa sudah mengenal si pemberi asuhan. Bidan harus memberikan pelayanan kebidanan yang continuity of care mulai dari ANC, INC, Asuhan BBL, Asuhan Postpartum, Asuhan Neonatus, dan Pelayanan KB yang berkualitas Dalam asuhan ini penulis menggunakan metode penelitian deskriptif teknik pengumpulan data yaitu melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, studi dokumentasi dan studi daftar pustaka. Subjek pada studi kasus ini yaitu secara purposive yang artinya pengambilan subjek dilakukan berdasarkan adanya tujuan tertentu yang ingin dicapai. Penelitian ini dimulai sejak tanggal 26 Juni 2024 sampai dengan 17 Agustus 2024. Asuhan kebidanan yang diberikan pada Ny.P yang berlangsung dari masa kehamilan, persalinan, nifas, neonatus sampai KB dengan frekuensi kunjungan hamil sebanyak 2 kali, nifas 2 kali, neonatus 2 kali, persalinan di Puskesmas. Pada Ny. P Proses kehamilan berjalan dengan fisiologis tidak ada masalah maupun komplikasi,. Seluruh proses persalinan berlangsung normal, begitupun asuhan terhadap bayi baru lahir, nifas, dan neonatus berjalan dengan normal tidak ada kesenjangan antara teori dan praktek. Asuhan kebidanan berkelanjutan (continuity of care) selanjutnya selalu menerapkan manajemen kebidanan, mempertahankan dan meningkatkan kompetensi dalam memberikan asuhan sesuai standar pelayanan kebidanan.
Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. S Umur 27 Tahun G2P1A0 di Puskesmas Mekar Sari Neni Sri Rahayu; Ninik Christiani
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The maternal mortality rate is the main indicator for viewing the level of women's health and is one of the components of the development index and quality of life. One of the effort that can be made is Continuity of Care start from pregnancy, childbirth, postpartum, newborn and family planning services that connect health needs, especially for women, and the personal circumstances of each individual. The purpose of this case study is give comprehensive midwifery care from pregnancy to family planning for Mrs. S 27 years old G2P1A0 at Mekar Sari Public Health Center. The method used is case study, the sampling use is pregnant woman in third trimester which is followed from pregnancy, childbirth, newborn, postpartum, neonatus, and familly planing. Instruments used for data collection using the midwifery care format for pregnant women and SOAP method for progress data. Data collection techniques is interview, observation and checkup. Results of care for Mrs. S 27 years old G2P1A0 start from pregnancy for 2 times, childbirth period 1 to 4, newborn, postpartum, neonatus and the mother choose to used pil contraception especially breastfeeding mothers. The conclusion is comprehensive midwifery care for Mrs. S 27 years old start from pregnancy, childbith, newborn, postpartum neonatus and familly planing was normal without any complication.   Abstrak Angka Kematian Ibu menjadi indikator utama untuk melihat derajat kesehatan perempuan dan menjadi salah satu komponen indeks pembangunan dan kualitas hidup. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menurunkan angka kematian ibu yaitu asuhan kebidanan komprehensif  mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir serta pelayanan keluarga berencana yang menghubungkan kebutuhan kesehatan khususnya pada perempuan dan keadaan pribadi setiap individu. Tujuan dari studi kasus ini adalah memberikan asuhan kebidanan komprehensif dari masa kehamilan hingga keluarga berencana pada Ny. S umur 27 tahun G2P1A0 di Puskesmas Mekar Sari. Metode yg digunakan adalah studi kasus, sampel yg digunakan adalah ibu hamil trimester III yang diikuti dari kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir dan keluarga berencana. Instrumen yang digunakan untuk pengambilan data dengan menggunakan format asuhan kebidanan pada ibu hamil dan metode SOAP untuk data perkembangan. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan pemeriksaan. Hasil asuhan yang diberikan pada Ny. S umur 27 tahun G2P1A0 mulai asuhan kehamilan sebanyak 2 kali kunjungan, persalinan kala I-1V, bayi baru lahir, nifas, neonatus dan ibu memilih untuk menggunakan kontrasepsi pil khusus ibu menyusui. Kesimpulan dalam asuhan kebidanan komprehensif yang dilakukan pada Ny. S umur 27 tahun G2P1A0 dari masa kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, nifas, neonatus dan keluarga berencana berlangsung normal tanpa ada komplikasi.
Asuhan Kebidanan Continuity of Care pada Ny. N.E Umur 30 Tahun di Puskesmas Lalowaru Pratiwi, Wilda; Yulia Nur Khayati
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

According to the World Health Organization (WHO), the maternal mortality rate is still very high. In 2017, approximately 295,000 women died from complications related to pregnancy and childbirth, which means approximately 810 women die every day from preventable causes. The role of midwives is very important in reducing MMR and IMR, one of which is through continuous midwifery care. This care includes a "continuity of care" from midwives who provide services starting from the preconception period, pregnancy, childbirth, postpartum, to family planning, in accordance with midwifery standards which can be carried out independently, collaboratively, or through referrals. The aim is to maintain the mother's physical and psychological health and detect complications or problems since early stage that requires immediate treatment. The method used in comprehensive care for pregnant, maternity, postpartum, neonate and family planning women is carried out by examining a problem through a case (case study) consisting of a single unit. Case study in this research is midwifery care for Mrs. H starting from pregnancy, maternity, newborn, postpartum, neonatal, selection of contraceptives and providing complementary midwifery care counter pressure which was carried out at the Maridan Community Health Center. The results of data collection will be documented in the form of recording midwifery care including subjective, objective, analysis and management, abbreviated as SOAP. Based on the results of a comprehensive case study on Mrs E from pregnancy, labor, postpartum, newborns and neonates, it was found that Mrs. E, 30 years old, G3P2A0, 36 weeks pregnant, found a problem, namely frequent urination. Mrs. E gave birth spontaneously at the Maridan Community Health Center and the newborn was in good condition, the postpartum period was normal and Mrs. E decided to use birth control condoms. The care provided by midwives to mothers during pregnancy and contraceptive services after giving birth is very important, namely as an early detection of complications that may occur, so that they can be avoided or managed better.   Abstrak Menurut World Health Organization (WHO), angka kematian ibu masih sangat tinggi. Pada tahun 2017, sekitar 295.000 wanita meninggal akibat komplikasi terkait kehamilan dan persalinan, yang berarti sekitar 810 wanita meninggal setiap harinya karena penyebab yang sebenarnya dapat dicegah. Peran bidan sangat penting dalam menurunkan AKI dan AKB, salah satunya melalui asuhan kebidanan berkesinambungan. Asuhan ini mencakup pendekatan "continuity of care" dari bidan yang memberikan layanan mulai dari masa prakonsepsi, kehamilan, persalinan, nifas, hingga KB, sesuai dengan standar kebidanan yang dapat dilakukan secara mandiri, kolaboratif, atau melalui rujukan. Tujuannya adalah menjaga kesehatan fisik dan psikologis ibu serta mendeteksi komplikasi atau masalah sejak dini yang memerlukan penanganan segera. Metode yang digunakan dalam asuhan komprehensif pada ibu hamil, bersalin, nifas, neonatus dan KB  ini dilakukan dengan cara meneliti suatu permasalahan melalui suatu kasus (case study) yang terdiri dari unit tunggal. Case study dalam penelitian ini adalah asuhan kebidanan pada Ny. E mulai dari kehamilan, bersalin, bayi baru lahir, nifas, neonatal, pemilihan alat kontrasepsi serta pemberian asuhan kebidanan komplementer counter pressure yang dilakukan di Puskesmas Maridan. Hasil dari pengumpulan data akan di dokumentasikan dalam bentuk pencatatan asuhan kebidanan meliputi subyektif, obyektif, analisa dan penatalaksanaan, disingkat SOAP. Berdasarkan hasil studi kasus secara komperehensif pada Ny E dari kehamilan, masa persalinan, nifas, bayi baru lahir dan neonatus didapatkan Ny. E usia 30 Tahun G3P2A0 usia kehamilan 36 minggu ditemukan masalah yaitu ketuban rembes. Ny. E bersalin secara spontan di Puskesmas lalowaru dan bayi baru lahir dalam keadaan baik, masa nifas berlangsung normal dan Ny. E memutuskan menggunakan KB suntik 3 bulan. Asuhan yang diberikan oleh bidan kepada ibu selama masa kehamilan hingga pelayanan kontrasepsi setelah melahirkan sangat penting yaitu sebagai deteksi dini terhadap komplikasi yang mungkin terjadi, sehingga dapat dihindari atau ditanggulangi dengan lebih baik
Pengabdian Masyarakat untuk Meningkatkan Kesehatan Ibu dan Janin dengan Metode Senam Prenatal Yoga pada Ibu Hamil di Klinik Tri Karya Alit Dyaning Arini; Mutia Kasih Sani; Lisjarwati; Intan Zusnita; Cahyaningrum
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the efforts to increase the visit of pregnant women to do pregnancy checks is through the activities of pregnant women's classes. In the class of pregnant women, it is useful to teach yoga exercises to pregnant women. So that mothers have a quality pregnancy, safe delivery, and babies are born in good health. Based on this description, Ngudi Waluyo University Midwifery students conduct community activities with the aim of empowering pregnant women to stay comfortable by improving maternal and fetal health with prenatal yoga exercises. This research method is counselling, pre experimental design, demonstration, and evaluation. The participants of this study were pregnant women in the Tri Karya Clinic working area. The activity was carried out with 3 sessions, namely first giving a pretest questionnaire of pregnant yoga exercises in trimester II and III, second giving material about pregnant yoga exercises in trimester II and III, third demonstration of pregnant yoga exercises in trimester II and III and fourth evaluating and filling out the posttest questionnaire. The results of this community service show that there is a difference from the pretest of mothers who do not know prenatal yoga knowledge is still lacking with the participants the average value is 7.4. of 10 pregnant women. Then after counselling about prenatal yoga, the results of the post test found that the average value rose to 8.7 and the highest value was 10. These results show that providing information is very useful for increasing the knowledge of pregnant women.  This is because information is very necessary to increase the knowledge of pregnant women about prenatal yoga.   Abstrak Salah satu upaya meningkatkan kunjungan ibu hamil melakukan pemeriksaan kehamilan yaitu melalui kegiatan kelas ibu hamil. Pada kelas ibu hamil bermanfaat untuk mengajarkan senam yoga pada ibu hamil. Sehingga ibu memiliki kehamilan yang berkualitas, persalinan aman, serta bayi lahir dalam keadaan sehat. Berdasarkan uraian tersebut, mahasiswa Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo melakukan kegiatan komunitas dengan tujuan pemberdayaan diri pada ibu hamil agar tetap nyaman dengan cara meningkatkan kesehatan ibu dan janin dengan metode senam prenatal yoga. Metode penelitian ini adalah penyuluhan, pre experimental design, demostrasi, dan evaluasi. Peserta Penelitian ini adalah ibu hamil yang ada di wilayah kerja Klinik Tri Karya. Kegiatan dilakukan dengan 3 sesi yaitu pertama memberikan kuisoner pretest senam yoga hamil trimester II dan III, kedua memberikan materi mengenai senam yoga hamil trimester II dan III,ketiga demonstrasi senam yoga hamil trimester II dan III dan keempat melakukan evaluasi serta pengisian kuisoner postest. Hasil pengabdian masyarakat ini menunjukan bahwa terdapat perbedaan dari pretest ibu yang belum mengetahui prenatal yoga pengetahuannya masih kurang dengan peserta nilai rata-ratanya adalah 7.4.dari 10 orang ibu hamil. Kemudian setelah di lakukan penyuluhan tentang prenatal yoga   Hasil  post  test  didapatkan  bahwa  nilai  rata-rata naik menjadi 8.7 dan nilai tertingginya  adalah  10.  Hasil  ini  menunjukkan  bahwa  pemberian  informasi  sangat bermanfaat untuk  meningkatkan  pengetahuan ibu  hamil.  Hal  ini  dikarenakan  informasi memang  sangat  diperlukan  untuk  peningkatan  pengetahuan ibu  hamil  mengenai  prenatal yoga.